cover
Contact Name
Fathirma'ruf
Contact Email
ainarajiepp@gmail.com
Phone
+6285253190336
Journal Mail Official
ainarajiepp@gmail.com
Editorial Address
Ainara Press, Jln. Lintas Sumbawa, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, Indonesia
Location
Kab. dompu,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
ISSN : 27757854     EISSN : 27757854     DOI : https://doi.org/10.54371/jiepp.v1i2
JIEPP-Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP) dengan Focus & Scope pada bidang: Inovasi Pembelajaran, Implementasi Teori & Manajemen Pendidikan, Evaluasi Pembelajaran, Pengembangan Teknik, Model & Perangkat Pembelajaran, Teknologi Pendidikan, Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum, Belajar dan Pembelajaran, Desain sistem Pembelajaran, serta Makalah Ilmiah Hasil Penelitian bidang Ilmu Pendidikan.
Articles 147 Documents
Pengembangan LKPD Elektronik Berbasis Liveworkshet pada Materi Ekosistem di Sekolah Dasar Rosdianah, Puput Tri; Sofwan, Muhammad; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.403

Abstract

Penggunaan LKPD digital menghadirkan inovasi dalam proses pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mejelaskan prosedur pengembangan, tingkat validitas dan tingkat kepraktisan LKPD elektronik berbasis liveworksheet pada materi ekosistem untuk peserta didik kelas V sekolah dasar. Metode penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Sampel penelitian terdiri dari 23 peserta didik kelas V SDN 76/IX Mendalo Darat. Berdasarkan hasil penelitian, validasi ketiga ahli memperoleh presentase gabungan sebesar 93,29% sehingga masuk ke dalam kategori sangat layak. Tingkat kepraktisan yang dinilai oleh praktisi, mendapatkan rata-rata persentase sebesar 98,33%, yang masuk dalam kategori sangat praktis. Hasil dari angket respon pendidik pada uji coba kelompok kecil menunjukkan persentase sebesar 89,70%, dengan kategori sangat praktis, sementara uji coba kelompok besar mendapatkan rata-rata persentase sebesar 87,85%, juga dengan kategori sangat praktis. Hal ini menunjukkan bahwa LKPD elektronik berbasis liveworksheet pada materi ekosistem untuk kelas V di sekolah dasar layak digunakan dalam pembelajaran.
Analisis Strategi Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di Kelas Maryati, Eva; Sholeh, Muhammad; Saputra, M. Riski; Viqri, Denada; Simarmata, Debora Enjelina; Yunizha, Thera Dies; Syafitr, Arini
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.408

Abstract

Motivasi adalah kemampuan seseorang untuk meningkatkan kemampuan mereka untuk melakukan suatu kegiatan. Kemampuan berasal dari lingkungan eksternal individu dan dari dalam diri individu. Tingkat motivasi seseorang akan menentukan jenis perilaku yang ia tunjukkan dalam konteks belajar, bekerja, dan berinteraksi dengan orang lain. Salah satu komponen dari proses pembelajaran adalah motivasi, Motivasi dapat memberikan dorongan positif kepada siswa untuk mengembangkan dan meningkatkan minat dan keinginan untuk belajar agar proses pembelajaran berjalan dengan lancar. Guru memainkan peran penting dalam membentuk dan meningkatkan semangat belajar siswa di dalam kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi-strategi yang efektif yang dapat digunakan oleh para pendidik untuk meningkatkan motivasi belajar siswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Materi Diagram Garis menggunakan Model Problem Based Learning Syafitri, Dwi Arum; Sumarno, Sumarno; Rumiarci, Endang
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.409

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam materi diagram garis dengan model problem based learning. Metode yang digunakan yaitu metode kualitatif untuk menguraikan dan mendeskripsikan menganalisis kemampuan berpikir kritis. Alat atau instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sumber data berasal dari hasil analisis dokumen Soal Evaluasi dalam pembelajaran diagram garis. Peserta didik yang mendapatkan nilai A sebesar 48%, peserta didik yang mendapatkan nilai B sebesar 28%, dan peserta didik yang mendapatkan nilai C sebesar 24%. Dengan hasil indikator persentase berpikir kritis 50% peserta didik mampu menyimpulkan dan 50% peserta didik mampu menganalisis dugaan dan keterpaduan soal dan jawaban. Berdasarkan hasil nilai yang diperoleh dapat dikatakan bahwa nilai modus yang diperoleh adalah 90.  Dengan begitu, dapat disimpulkan bahwa model problem based learning terbukti mampu membantu peserta didik dalam memecahkan masalah materi diagram garis dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Analisis Permasalahan Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Mayangsari, Puspitri; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Mukti, Rayi Arista; Yunizha, Thera Dies; Enjelina, Della; Irfan, Irfan; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.415

Abstract

Kurikulum Merdeka telah diperkenalkan sebagai inisiatif untuk meningkatkan relevansi dan efektivitas pendidikan di Sekolah Dasar (SD). Namun, implementasinya di lapangan menghadapi berbagai tantangan, terutama dari segi keterbatasan sumber daya dan pemahaman guru terkhusus guru yang sudah berusia tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan yang dihadapi oleh guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SD. Dalam penelitian ini, digunakan metode kualitatif. Instrumen pengumpulan data yang dipakai meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi/foto. Kegiatan pengumpulan data dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung melalui jadwal yang telah terjadwal sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tantangan yang dihadapi SD Negeri 34/I Teratai dalam penerapan kurikulum merdeka, minimnya pengetahuan personal guru terkait kemerdekaan belajar, adanya kebijakan seluruh siswa naik kelas, tidak memiliki patokan khusus dalam penentuan materinya, kesulitan menyusunan modul ajar dan desain pembelajaran, serta kesulitan dalam melakukan evaluasi pembelajaran.  Pelatihan bagi guru secara rutin dapat membantu mengatasi permasalahan yang diidentifikasi dan memastikan keberhasilan penerapan Kurikulum Merdeka di tingkat SD.
Analisis Problematika Penerapan Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Anjeliani, Silvi; Yanti, Lusi Dwi; Aisyah, Siti; Saputra, M. Riski; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.416

Abstract

Pengenalan Kurikulum Merdeka Belajar (KMB) sebagai upaya pembaruan dalam pendidikan Indonesia menandai langkah penting dalam mengatasi tantangan perkembangan zaman. Namun, penerapan Kurikulum Merdeka di lapangan sering kali dihadapkan pada sejumlah kendala. Penelitian ini bertujuan untuk memahami tantangan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 121/I Muara Singoan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang kendala-kendala yang dihadapi dalam implementasi kurikulum tersebut. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat beberapa problematika dalam penerapan kurikulum merdeka termasuk kesulitan dalam penyusunan modul ajar, kurangnya pemahaman mengenai konsep kurikulum merdeka, dan kesulitan dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Selain itu, guru juga jarang menggunakan media dan alat peraga dalam pembelajaran karena keterbatasan sumber daya dan keterampilan dalam pembuatan alat peraga. Diperlukan upaya lebih lanjut dalam memberikan pelatihan dan sumber daya kepada guru untuk meningkatkan efektivitas implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah dasar.
Problematika Pembelajaran IPAS dalam Kurikulum Merdeka Viqri, Denada; Gesta, Lara; Rozi, M. Fattur; Syafitri, Arini; Falah, Andy Makarim; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Risdalina, Risdalina
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.419

Abstract

Kurikulum Merdeka menawarkan berbagai kesempatan belajar ekstrakurikuler, dengan konten yang dirancang secara optimal untuk memberikan siswa banyak kesempatan untuk memperkuat dan mengeksplorasi topik. Untuk lebih memenuhi kebutuhan dan minat siswa mereka, guru dapat menyesuaikan pelajaran mereka dengan memilih dari berbagai alat bantu instruksional. Kurikulum merdeka sendiri menampilkan pembaruan dari kurikulum sebelumnya, khususnya di bidang IPA dan IPS menjadi IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Tujuan mempelajari sains dalam kurikulum ini adalah untuk menumbuhkan keterampilan inkuiri, memahami diri sendiri dan lingkungannya, serta memperluas pengetahuan dan konsep pembelajaran. Minat alami siswa tentang dunia di sekitar mereka terusik oleh pendidikan ilmiah. untuk menyadari peristiwa yang terjadi di sekitarnya.
Implementasi Pendidikan Karakter melalui Pembiasaan Budaya Sekolah pada Peserta Didik Kelas III Sekolah Dasar Indrianingrum, Marlinda Dwi; Miyono, Noor; Nurhayati, Sri
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.428

Abstract

Pendidikan karakter dapat dibangun melalui pelaksanaan pembiasaan budaya di sekolah. Masih terdapatnya peserta didik yang menyimpang dengan nilai-nilai etika, mengindikasikan bahwa peranan pendidikan karakter melalui pembiasaan budaya sekolah menjadi alternatif untuk mengatasi masalah tersebut. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan implementasi pendidikan karakter peserta didik melalui pembiasaan budaya sekolah di SDN Rejosari 01 Semarang, pada kelas IIIC yang berjumlah 27 peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengungkap dan menjelaskan suatu fenomena yang terjadi atau memberikan gambaran secara menyeluruh tentang suatu kejadian. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan karakter peserta didik melalui pembiasaan budaya sekolah sudah berjalan dengan baik. Salah satu kegiatan dari masing-masing pembiasaan budaya sekolah yaitu karakter religius dengan sholat dzuhur berjamaah. Karakter nasionalis dengan kegiatan Rabu unjuk bakat. Karakter mandiri dengan mengikuti ekstrakurikuler pramuka. Karakter gotong royong dengan piket kelas. Karakter integritas dengan menerapkan 5S (senyum, sapa, salam, sopan, santun), serta membuat puisi karya sendiri.
Persepsi Guru terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Mayangsari, Nara; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Fitria, Dewi; Fauziah, Sobrini; Rizkia, Nadila Putri; Hoiriyah, Verny Nur; Wasito, Muhammad
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.433

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap guru SD yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPAS. Hasil penelitian menunjukkan variasi dalam persepsi guru terhadap Kurikulum Merdeka, termasuk tantangan dan manfaat yang mereka alami dalam penerapannya. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana guru memandang dan menghadapi perubahan kurikulum dalam konteks pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar.
Analisis Peran Orang tua dalam Motivasi Belajar Peserta Didik Kelas V Al Fadli, Ahmad Asyrof; Mushafanah, Qoriati
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.437

Abstract

Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui peran orang tua dalam motivasi belajar peserta didik, dengan rumusan masalah untuk mengetahui bagaimana peran orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif sebagai tahapan rancangan dalam melaksanakan penelitian. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data meliputi tahap observasi, wawancara, dan analisis. Penelitian ini akan dilaksanakan dengan mengambil subjek orang tua dan peserta didik sebagai subjek penelitian. Analisis data yang digunakan merupakan analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orangtua menerapkan   pola asuh demokratis, dengan menerapkan kebiasaan disiplin belajar, mandiri, dan taat beribadah. Pola asuh yang diterapkan kepada anak mampu membuat motivasi belajar anak yang baik sehingga mendapatkan hasil belajar yang maksimal. Pola asuh demokratis juga dapat membentuk karakter berupa kedisiplinan, kemandirian, religius, dan komunikatif.
Meneladani Gaya Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dalam Pendidikan Islam Febriana, Winda; Nengsih, Dona; Asmendri, Asmendri; Sari, Milya
Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Inovasi, Evaluasi dan Pengembangan Pembelajaran (JIEPP)
Publisher : ELRISPESWIL - Lembaga Riset dan Pengembangan Sumberdaya Wilayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54371/jiepp.v4i2.441

Abstract

Nabi Muhammad SAW merupakan teladan bagi seluruh umat manusia, termasuk dalam hal kepemimpinannya. Gaya kepemimpinan beliau terbukti mampu membawa perubahan yang signifikan bagi masyarakat Arab yang saat itu hidup dalam kebodohan dan kegelapan. Prinsip-prinsip kepemimpinan beliau, seperti siddiq (jujur), amanah (terpercaya), tabligh (menyampaikan), dan fathanah (cerdas), dapat diterapkan dalam berbagai konteks dan situasi. Jurnal ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan Nabi Muhammad SAW dan relevansinya dengan konteks masa kini. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan analitik. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti Al-Qur'an, Hadist, dan kitab-kitab sejarah Islam. Gaya kepemimpinan Nabi Muhammad SAW terbukti efektif dan mampu membawa perubahan yang positif bagi masyarakat. Oleh karena itu, gaya kepemimpinan beliau dapat dijadikan sebagai teladan bagi para pemimpin masa kini dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

Page 7 of 15 | Total Record : 147