cover
Contact Name
Marimbun
Contact Email
marimbun.kauman@gmail.com
Phone
+6285272243552
Journal Mail Official
connection@iainlangsa.ac.id
Editorial Address
IAIN Langsa Jl. Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama, Langsa, Aceh 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27971627     DOI : https://doi.org/10.32505/connection
Connection: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat adalah suatu wadah bagi mahasiswa, guru, dosen serta dalam ruang lingkup pengabdian kepada masyarakat. Connection digagas oleh Prodi Bimbingan dan Konseling Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah Institut Agama Islam Negeri Langsa karena tempat publikasi ilmiah khususnya di bidang pengabdian masyarakat. Connection memiliki E- ISSN: 2797-1627 diterbitkan dua kali dalam setahun yaitu bulan April dan Oktober. Connection mempublikasikan hasil-hasil pengabdian masyarakat diutamakan berdasarkan riset dengan tema pemberdayaan masyarakat atau kelompok profesi tertentu, pemberdayaan keluarga, pengembangan sekolah / madrasah, penerapan teknologi tepat guna, pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan, dan pelatihan.
Articles 91 Documents
Art Therapy: Penggunaan Media Seni Sebagai Upaya Mengatasi stress Warga Binaan Suhara, Grasi Cantika; Damai Syaputra, Yogi; Furqonuddin, Asep; Monalisa, Monalisa
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i1.10368

Abstract

Gangguan kesehatan mental dan stress rentan dialami oleh warga binaan yangberada di lingkungan lapas. Program pengabdian ini bertujuan untukmembantu warga binaan mengatasi stress serta mengetahui bagaimana arttherapy dapat menjadi salah satu pendekatan yang dapat mengatasi stress padawarga binaan dan mengetahui manfaat lain yang diperoleh dari penerapanmetode ini di lingkungan lembaga pemasyarakatan. Program dilaksanakanmenggunakan metode psikoterapi dengan teknik art therapy (terapi seni).Kegiatan ini melibatkan mahasiswa bimbingan konseling, staf pembina dannarapidana lembaga pemasyarakatan kelas IIA Kota Serang dalammelaksanakan program art therapy. kegiatan art therapy diikuti oleh 11 orangwarga binaan dengan jenis kasus yang berbeda-beda dan memiliki gejala stresspada tingkat sedang sampai berat. Hasil dari kegiatan ini, mahasiwamengamati dan melakukan wawancara terlihat warga binaan yang sebelumnyamurung dan pendiam, sudah bisa tersenyum dan terbuka untuk bercerita.Setelah diadakannya program art therapy mahasiswa melihat perubahan padaprilaku dan mimik wajah warga binaan. Art therapy atau terapi seni terbuktimenjadi metode yang efektif dalam upaya mengatasi stres pada warga binaankelas IIA kota Serang. Melalui penggunaan media seni lukis, para peserta terapidapat menyalurkan emosi dan mengekspresikan perasaan yang sulit merekaungkapkan secara verbal.
Meningkatkan Kreativitas Mencipta Tari bagi Guru RA Dinul Islam di Kota Kendari Hasanah, Nur; Rahmaniar Abubakar, Sitti; Safiuiddin Saranani, Muhamad; Salwiah; Gadafi, Muamal; Yuliani M, Sri; Aeni Muhlisa Dhafet, Nur
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Januari - Juni
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i1.11406

Abstract

Anak usia 4 hingga 6 tahun berada pada tahap praoperasional yang memerlukan stimulasi untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, dan ekspresi diri. Aktivitas tari merupakan media yang efektif untuk menstimulasi aspek-aspek tersebut secara menyenangkan. Namun, sebagian besar guru RA Dinul Islam Kota Kendari masih memiliki keterbatasan dalam mencipta tari yang edukatif dan sesuai konteks perkembangan anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas guru dalam mencipta tari yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan pada Desember 2024 dengan melibatkan tujuh guru sebagai peserta. Pelatihan dilakukan melalui enam tahapan: (1) identifikasi kebutuhan melalui observasi dan Focus Group Discussion; (2) penyusunan rencana pelatihan; (3) persiapan materi, sarana, dan peserta; (4) pelaksanaan pelatihan yang mencakup pengenalan konsep, pemutaran video, praktik, diskusi, dan kolaborasi sekolah; (5) evaluasi pelatihan melalui penilaian partisipasi dan pemahaman; serta (6) tindak lanjut berupa monitoring, pelatihan lanjutan, dan evaluasi dampak terhadap karya ilmiah tim pengabdi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% peserta memahami konsep dan langkah mencipta tari, 87% mampu memodifikasi gerakan tari, dan 85% melakukan evaluasi dalam proses penciptaan tari. Kemudian, sebanyak 90% peserta merespons positif terhadap pelatihan yang dinilai berdampak pada peningkatan kreativitas peserta. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas guru RA dalam mencipta tari, dan dapat menjadi acuan pengembangan metode pembelajaran kreatif di pendidikan anak usia dini.
Penguatan Kompetensi Guru: Implementasi Asesmen dan Pembelajaran Terdiferensiasi di Sekolah Penggerak Marimbun, Marimbun
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.11669

Abstract

Tujuan dari program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah dalam menerapkan asesmen dan pembelajaran terdiferensiasi di SMA yang tergabung dalam Program Sekolah Penggerak di Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh. Program ini dilaksanakan dengan menggunakan metode pendampingan berbasis lokakarya interaktif yang mengintegrasikan pembelajaran kolaboratif dan reflektif. Kegiatan ini melibatkan tiga sekolah, yaitu SMA Negeri 1 Sinabang, SMA Negeri 3 Sinabang, dan SMA Negeri 3 Teupah Selatan, dengan peserta terdiri dari pengawas sekolah, kepala sekolah, dan dua perwakilan guru dari masing-masing sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep asesmen dan pembelajaran terdiferensiasi, di mana peserta mencapai pemahaman mendalam setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, guru berhasil menyusun rencana pembelajaran yang mengintegrasikan asesmen dengan strategi pembelajaran terdiferensiasi, sementara kepala sekolah dan pengawas sekolah menyusun kebijakan dukungan dan strategi supervisi berbasis data asesmen. Implementasi rencana aksi nyata di masing-masing sekolah menunjukkan bahwa program ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkuat komitmen terhadap pendidikan yang berbasis pada kebutuhan peserta didik. Secara keseluruhan, program ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung tujuan Program Sekolah Penggerak dan dapat menjadi model untuk direplikasi di wilayah lain untuk meningkatkan kualitas pendidikan yang lebih inklusif.
Psikoedukasi Bahaya Adiksi Game Online untuk Meningkatkan Kesadaran Remaja di SMA Negeri 7 Prabumulih Oktaviana, Rina; Yani, Sapri
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.11730

Abstract

Meningkatnya intensitas penggunaan game online di kalangan remaja telah menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti gangguan tidur, penurunan konsentrasi, serta gejala emosional yang mengarah pada perilaku adiktif digital. Namun, pemahaman siswa terhadap risiko ini masih tergolong rendah, dan belum tersedia program preventif yang komprehensif di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa SMA Negeri 7 Prabumulih terhadap bahaya game online addiction melalui pendekatan psikoedukatif. Metode yang digunakan adalah penyuluhan interaktif selama dua jam pelajaran dengan materi seputar ciri-ciri adiksi, dampaknya, serta strategi pengendalian diri. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kognitif, afektif, dan partisipasi siswa. Mereka mulai memahami risiko adiksi, menunjukkan kesadaran terhadap pentingnya manajemen waktu, serta berkomitmen untuk mengubah kebiasaan digital mereka. Kegiatan ini membuktikan bahwa psikoedukasi merupakan strategi efektif dalam membangun literasi digital dan kontrol diri pada remaja. Kolaborasi dengan pihak sekolah dan keberlanjutan tindak lanjut menjadi kunci dalam mencegah adiksi digital sejak dini.
Penyuluhan Lupus Eritematosus Sistemik untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Perempuan di SMKS Bandung Barat Ramadhan, Muhammad Deri; Manumara, Theophylia Melisa; Nirwanti, Elsa Sandari Ayudia; Lerian, Sopia Nurma Yunita; Alifiyah, Syfa Rahma Nur; Amelia, Nita; Feronika, Adinda Siska; Maryati, Gina; Dila, Neng; Fauzan H, Muhammad Triananda; Jesen; Faqihudin, Muhammad Rizky
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.11847

Abstract

Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun kronis yang lebih sering terjadi pada remaja perempuan. Remaja adalah fase peralihan dari anak - anak menuju dewasa yaitu usia 11 - 24 Tahun. Kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang akurat di Masyarakat menyebabkan rendahnya pemahaman mengenai LES, sehingga penderita terlambat mendapatkan pertolongan dan berujung komplikasi hingga kematian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa penyuluhan dilakukan pada 4 Juni 2025, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah komplikasi LES. Penyuluhan dilaksanakan pada 20 Remaja Perempuan kelas XI Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMKS Bandung Barat menggunakan metode Edukatif yang terdiri dari 2 proses yaitu persiapan (pembagian tugas panitia, survei lokasi, pendekatan pada pihak sekolah, wawancara kebutuhan siswa, penjadwalan Penyuluhan) dan pelaksanaan (Penyampaian Materi secara Interaktif kemudian distribusi pre-test, post-test yang telah teruji validitasnya). Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman Remaja perempuan secara signifikan dibuktikan dari nilai rata-rata pre test 40 poin dan post-test 98 poin. Kesimpulan dari Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai LES dan mencegah komplikasi LES pada penderita
Pemberdayaan Santri melalui pengembangan Ekonomi Kreatif: Menuju Kemandirian Produk di Pondok Pesantren Darul Fikri Laksamana, Rio; Ardelia, Aya Sofia; Mubaraq, Abd.; Achmad; Ittasyaq, Nurul Laili
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.11922

Abstract

Pondok pesantren berperan strategis dalam membentuk SDM yang unggul secara keagamaan dan mandiri secara ekonomi. Namun, banyak pesantren masih kesulitan mengembangkan potensi ekonomi santri dan masyarakat sekitar. Pondok Pesantren Darul Fikri di Desa Sungai Belidak memiliki peluang besar mengembangkan ekonomi kreatif berbasis santri, didukung potensi wisata religi. Kegiatan ini bertujuan merancang program pemberdayaan ekonomi kreatif berbasis prinsip ekonomi pembangunan dan ekonomi Islam. Metode pelaksanaan program ini mencakup empat tahapan utama, yaitu survei awal untuk mengidentifikasi potensi dan kebutuhan pesantren, wawancara dengan pengelola untuk menggali informasi mendalam, pelatihan keterampilan kewirausahaan serta pemasaran digital berbasis syariah, dan pendampingan langsung guna mendukung implementasi serta penguatan jejaring usaha. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas kewirausahaan santri, membentuk unit usaha yang berkelanjutan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi pesantren dan masyarakat sekitarnya. Dengan mengoptimalkan peran pesantren sebagai pusat ekonomi berbasis komunitas dan nilai-nilai syariah, model ini dapat menjadi rujukan dalam pengembangan ekonomi pesantren di berbagai daerah.
Melawan Narasi Pekanbaru Intoleran: Penguatan Inklusivitas Beragama Melalui Dialog Pengalaman Puasa dalam Tradisi Lintas Agama dan Kepercayaan Ansor, Muhammad; Pakpahan, Saiman; Habibi, Mhmd.; Masyhur, Laila Sari; Hermanto, Bambang
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.12162

Abstract

Tulisan ini membahas kegiatan penguatan keberagamaan yang inklusif pada Muslim di Pekanbaru melalui perjumpaan dan dialog bertema puasa dalam tradisi lintas agama dan kepercayaan. Metode pengabdian dilakukan dengan menyelenggarakan kegiatan kolaboratif dengan komunitas lintas agama dan kepercayaan. Metode pengabdian tersebut dipilih lantaran sejumlah studi menyatakan inklusifitas beragama seringkali dipicu rendahnya intensitas perjumpaan lintas iman maupun upaya terstruktur untuk saling memahami doktrin dan tradisi keagamaan di luar agamanya. Subyek pengabdian mayoritas merupakan Muslim muda di Pekanbaru sebanyak 50 peserta dengan fasilitator enam orang dari komunitas lintas iman seperti Nahdlatul Ulama dan Ahmadiyah, Kristen, Hindu, Bahai dan Penghayat Kepercayaan Parmalim dan Kejawen. Dari kegiatan ini para peserta diharapkan mendapatkan wawasan tentang tradisi puasa dalam komunitas lintas agama sekaligus jaringan sosial yang berguna bagi penguatan interfaith relation. Berdasarkan evaluasi setengah tahun setelah kegiatan, tim pengabdi menemukan peningkatan interaksi antar peserta kegiatan dengan komunitas lintas agama baik melalui silaturahmi atau kolaborasi program kegiatan untuk penguatan tata kelola keagamaan
Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Pesantren IT Al-Hidayah Riadi, Akhmad; Saputra, Ahmad Rama; Zahratunnisa, Fadia; Wulandari, Erika Fitri; Fadilah, Muhammad Rio
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.11936

Abstract

Perkembangan globalisasi yang semakin pesat telah membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, di mana kebutuhan belajar menjadi semakin kompleks dan menuntut adanya inovasi yang relevan dengan tantangan zaman. Kurikulum Merdeka hadir sebagai salah satu terobosan yang menekankan pendidikan kontekstual, dinamis, dan transformatif. Salah satu instrumen penting dalam kurikulum ini adalah Profil Pelajar Pancasila (P5), yang berorientasi pada pembentukan peserta didik religius, adaptif, berwawasan luas, serta berkarakter kuat. Namun, realitas di lapangan menunjukkan bahwa tidak semua lembaga pendidikan, termasuk pesantren, memiliki kapasitas memadai untuk mengintegrasikan nilai-nilai tersebut, terutama dalam konteks perkembangan teknologi digital.Berangkat dari kondisi tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Pesantren IT Al-Hidayah dengan tujuan mendampingi guru dan santri dalam menginternalisasikan nilai-nilai P5 melalui pendekatan yang terintegrasi dengan teknologi. Program ini dilaksanakan secara partisipatif dengan berbagai kegiatan, seperti pelatihan penggunaan media pembelajaran berbasis digital, diskusi kelompok tentang penerapan nilai karakter dalam keseharian, serta pendampingan penyusunan program pendidikan yang selaras dengan Kurikulum Merdeka.Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan santri dalam memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar sekaligus sebagai media pembentukan karakter dan etika digital. Guru pun memperoleh pengalaman dalam merancang strategi pembelajaran yang menggabungkan aspek spiritual dengan teknologi modern. Temuan ini menegaskan bahwa pesantren, bila dikelola secara inovatif, dapat menjadi model pendidikan karakter yang sejalan dengan semangat Pancasila sekaligus adaptif terhadap tantangan global.
ScreeningKejadian VertigoPada Lansia di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi Sartika, Mila; Sartika, Aprilina; Tahanora, Risti Tamara; Nurpratiwi, Yulidian; Rahayu, Previarsi
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.12154

Abstract

Vertigo merupakan gejala akibat gangguan sistem keseimbangan, dengan keluhan pusing berputar-putar bisa disertai mual, muntah, hingga resiko jatuh.Banyaknya kasus vertigo pada kalangan usia produktif bahkan usia lanjut (lansia), yang berdampak pada masalah kesehatan lansia. Gangguan keseimbangan merupakan salah satu penyebab utama jatuh pada lansia, yang berdampak pada kecacatan, menurunnya kualitas hidup, terhentinya aktivitas sehari- hari bahkan dapat menyebabkan kematian. Untuk meningkatkan kualitas kesehatan lansia, perlunya dilakukan pemeriksaan screening vertigo secara berkala dengan Test Romberg. Test Romberg merupakan metode screening sederhana dan efektif untuk menilai keseimbangan. PkM ini bertujuan untuk mengidentifikasi kasus vertigo pada lansia, dan dapat di jadikan dasar untuk melakukan tindak lanjut, memberikan intervensi seperti senam vertigo, latihan fisik brandt daroff , pelatihan deteksi dini atau bisa memberikan maafaat yang lebih luas dengan melakukan pemeriksaan atau screening massal sebagaikontribusi khususnya pada aspek preventif dan promotif. Hasil PkM screening vertigo dengan Test Romberg pada 53 lansia di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Kota Bekasi, diperoleh hasil, terdapat 33 (62,26%) lansia mengalamivertigo, 20 (37,74%) tidak teridentifikasi vertigo, 17 (51,52%) berjenis kelamin perempuan dan 16 (48,48%) berjenis kelamin laki-laki. Kesimpulan dari PkM ini diperoleh data mayoritas lansia mengalami vertigo. Temuan ini memperkuat pentingnya deteksi dini vertigo sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan lansia dan mencegah risiko cedera. Pelaksanaan screening mendorong kesadaran lansia untuk menjaga keseimbangan tubuh, serta pentingnya deteksi dini kejadian vertigo dengan pemeriksaan sederhana seperti Tes Romberg yang dapat diterapkan secara efektif di tingkat komunitas. Hal ini menunjukkan bahwa tujuan pengabdian untuk mendeteksi dini vertigo dan meningkatkan kewaspadaan lansia telah tercapai
Pelatihan Design Promosi Guna Peningkatan Pangsa Pasar bagi UMKM di Desa Banyubiru Hakim, Muhammad Andi Auliya; Rahmayani, Dwi; Oktavilla, Shanty; Setyadharma, Andryan; Wibowo, Bintang Satrio; Rosalia, Amelia Choya Tia
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.12391

Abstract

UMKM di Desa Banyubiru memiliki peran vital dalam perekonomian lokal, namun masih menghadapi kendala dalam pemasaran digital akibat keterbatasan pengetahuan dan keterampilan desain promosi. Padahal, promosi yang menarik secara visual merupakan kunci untuk meningkatkan daya saing produk di era digital. Program pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui pelatihan desain grafis menggunakan aplikasi Canva, dengan harapan dapat meningkatkan kemampuan promosi digital dan perluasan pangsa pasar. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap: sosialisasi untuk mengenalkan Canva, pelatihan dan pendampingan praktik desain, serta monitoring dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta, dimana 75% peserta mampu menggunakan Canva secara mandiri, dan 40% UMKM mengalami peningkatan penjualan setelah mempraktikkan promosi digital. Tantangan utama meliputi keterbatasan jaringan internet dan adaptasi teknologi bagi peserta usia lanjut. Untuk keberlanjutan, disarankan pendampingan berkala melalui grup WhatsApp, pelatihan lanjutan, serta kolaborasi dengan pemerintah desa untuk memperbaiki infrastruktur internet. Program ini membuktikan bahwa peningkatan kapasitas digital UMKM melalui tools sederhana seperti Canva dapat mendorong transformasi pemasaran dan pertumbuhan usaha.

Page 5 of 10 | Total Record : 91