cover
Contact Name
Imam Rangga Bakti
Contact Email
yaspen.inov.sumatera@gmail.com
Phone
+6281262552956
Journal Mail Official
yaspen.inov.sumatera@gmail.com
Editorial Address
Jalan Melati II No. 3 Komplek PEMDA TK. I Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara, Indonesia. , 20132
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Mejuajua
ISSN : -     EISSN : 28072634     DOI : https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v1i1
Health, welfare based on local wisdom, design and application of appropriate technology, the application of effective communication and learning methods and related matters
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 203 Documents
PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT TENTANG OBAT SETELAN SEBAGAI AlTERNATIF PENGOBATAN YANG TEPAT DI DESA HAMPARAN PERAK Sari, Nurmala; Dachi, Kanne; Hasanah, Fenny; Siahaan, Ungkap; Handayani, Salmah; Arsyadi, Muallif; Rahmadani, Maghfira
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.251

Abstract

Obat setelan adalah kelompok obat yang populer di masyarakat, biasanya dalam bentuk tablet atau kapsul, yang dikemas ulang dalam plastik dan diklaim dapat menyembuhkan penyakit tertentu sebagai alternatif pengobatan yang mudah diperoleh dan harganya cukup terjangkau.  Bagaimanapun, obat-obatan ini sering kali dijual dalam kemasan plastik yang tidak memiliki label resmi yang berisi informasi penting seperti nama produk, komposisi, nomor izin edar, petunjuk penggunaan, dan tanggal kedaluwarsa. Tidak adanya informasi dapat menyebabkan penggunaan obat yang salah, yang berpotensi merugikan kesehatan pelanggan. Penggunaan obat setelan yang salah dapat menyebabkan efek samping atau interaksi obat yang tidak diinginkan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemakaian obat setelan sebagai alternatif pengobatan yang aman dan tepat. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, distribusi leaflet edukatif, diskusi interaktif yang terarah secara langsung, dan penilaian evaluasi pemahaman di Desa Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 76% dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi yang terarah dan interaktif dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penggunaan obat setelan yang tepat, berisiko dan tata cara penggunaan obat setelan yang benar. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan informasi yang diberikan kepada peserta, dalam penggunaan obat setelan yang tidak sesuai dan peningkatan konsultasi sebelum menggunakan obat setelan. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar program edukasi ini dilanjutkan dan diperluas cakupannya untuk mendukung pengobatan setelan sebagai alternatif yang lebih aman dan efektif di masyarakat.
EDUKASI TENTANG CARA PENYIMPANAN OBAT YANG BENAR UNTUK MENCEGAH KERUSAKAN DAN EFEK SAMPING Febrika Zebua, Nilsya; Sembiring, Fanny Rizki; Razali, Mariany; Natalia Siahaan, Desy; Dewi Hariman, Annisa; Amalia, Nurul; Ayu Lestari, Eka
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.252

Abstract

Penyimpanan obat harus disimpan dengan cara yang baik dan benar tidak dapat disimpan sembarangan karena akan menyebabkan kerusakan pada obat dan mengakibatkan efek samping pada obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi mengenai penyimpanan obat di desa Pancur Batu. Program ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat Pancur Batu dalam menyimpan obat yang ada dirumah sebagai pertolongan pertama sebelum ke fasilitas kesehatan. Pelaksanaan dalam kegiatan ini melaksanakan penyuluhan, memberikan edukasi, pemutaran vidio dan pendampingan intensif kepada peserta. Evaluasi kegiatan ini menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Penilaian yang diberikan mengenai pengetahuan obat bebas hasil posttest peserta meningkat sebanyak 40% dari rata-rata nilai pretest 40 posttestnya 80, penilaian menyimpan obat hasil posttest meningkatkan sebanyak 60 % dari rata-rata nilai pretest 30 posttest 60, penilaian manfaat menyimpan obat hasil posttest meningkat sebanyak 58% dari rata-rata nilai pretest 30 nilai posttest 88, dan cara membuang obat tidak terpakai hasil posttest meningkat sebanyak 50% dari nilai rata-rata pretest35 posttestnya 80. Hasil kegiatan pengabdiaan masyrakat kategori manfaat menyimpan obat dengan cara benar memberikan dampak positif yang bermanfaat kedepannya terhadap masyarakat pancur batu karena masyarakat dapat menerapkan penyimpanan obat dirumah dengan cara yang baik. (1) perhatikan petunjuk penyimpanan pada kemasan dimana setiap obat memiliki petunjuk penyimpanan berbeda mengenai suhu penyimpanan, kelembapan dan paparan cahaya; (2) obat disimpat dalam kemasaan asli dan tertutup rapat; (3) jauhkan dari anak-anak; (4) perhatikan suhu dan kelembaban; (5) periksa tanggal kadaluwarsa; (6) hindari menyimpan obat di mobil; (7) dan memperhatikan tanda-tanda kerusakan obat. Cara ini baik digunakan agar mutu obat tetap terjaga dan memastikan ketersediaan obat saat dibutuhkan.
PEMANFAATAN OBAT TRADISIONAL UNTUK PENCEGAHAN PENYAKIT DEGENERATIF PADA LANSIA Hidayat Sihotang, Supran; Muliani Julianty, Siti; Julianti Tambunan, Ika; Febriani, Yessi; Anggreini, Dea
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.254

Abstract

Penyakit degeneratif dimana suatu kondisi kesehatan mengalami penurunan terus menurun baik kesehatan organ maupun jaringan ditandai dengan adanya perubahan pada sel-sel tubuh yang dapat mempengaruhi seluruh fungsi organ. Penyakit degeneratif sering kali menyerang lansia, seperti diabetes, hipertensi atau penyakit kardiovaskuler dan penyakit-penyakit tidak menular yang disebabkan oleh perubahan metabolisme. Pemanfaatan tanaman obat tradisional sebagai alternatif untuk membantu mengatasi penyakit-penyakit degeneratif sehingga mendorong tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi kesehatan bagi lansia. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman masyarakat tentang pemanfaataan obat tradisional untuk pencegahan penyakit degeneratif pada lansia dengan memberikan edukasi. Kegiatan ini dilakukan di Desa Gunung Tinggi Kec. Pancur Batu Kab. Deli serdang. Pemaparan materi dan diskusi/tanya jawab merupakan metode yang digunakan. Adapun materi sosialisasi yang disampaikan tentang pemanfaataan obat tradisional untuk pencegahan penyakit degeneratif pada lansia. Hasil dari kegiatan ini antara lain untuk menambah pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang pemanfaataan obat tradisional untuk pencegahan penyakit degeneratif pada lansia. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan kepada masyarakat  mengenai materi yang sampaikan oleh narasumber terlihat dari antusias masyarakat dalam sesi diskusi/tanya jawab.
DIGITAL ENTREPRENEURSHIP: MENGOPTIMALKAN POTENSI MAHASISWA DI ERA INDUSTRI 4.0 Dori Gusti Alex Candra; Atika Fauziyyah; Juwita Azizah; M. Agung Vafky Ideal; Eka Sofiati; Tomy Nanda Putra; Budi Permana Putra; Nurdi Afrianto; Idir Fitriyanto
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.256

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan dunia kerja serta mengembangkan potensi kewirausahaan digital di era Industri 4.0. Secara spesifik, program ini membekali mahasiswa untuk merintis usaha di bidang jasa pemasaran digital bagi UMKM, pembuatan konten kreatif untuk media sosial, atau membangun platform e-commerce yang berfokus pada produk lokal. Program ini dirancang untuk menjembatani antara pengetahuan teoretis dan keterampilan praktis yang relevan dengan tuntutan ekonomi digital saat ini. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dalam format pelatihan intensif selama satu hari yang diselenggarakan di Institut Teknologi Mitra Gama, dengan melibatkan dua narasumber kompeten di bidangnya. Pelaksanaan kegiatan mencakup tiga tahap utama: persiapan, implementasi, dan evaluasi. Tahap persiapan melibatkan survei kebutuhan awal untuk merancang materi yang relevan. Tahap implementasi mencakup pemaparan materi mengenai kesiapan memasuki dunia industri, penguatan soft skills, dan pemahaman mendasar tentang digital entrepreneurship. Evaluasi dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test serta observasi kualitatif terhadap partisipasi peserta. Program ini berhasil mengubah pola pikir mahasiswa menjadi produsen digital, yang dibuktikan dengan 68% peserta siap memulai usaha daring dan 72% melaporkan peningkatan kepercayaan diri untuk mempresentasikan ide. Meskipun hasil ini positif, durasi program yang singkat menjadi sebuah keterbatasan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya bimbingan berkelanjutan atau program inkubasi untuk memastikan dampak jangka panjang yang berkelanjutan.
PELATIHAN PENGUATAN KAPASITAS SUMBER DAYA TATA KELOLA SATUAN PENDIDIKAN SPNF-SKB WILAYAH II KOTA PADANG Erpidawati, Erpidawati; Yuliastanti, Susy; Nazif, Hazlif; Zumiarti, Zumiarti; Novelti, Novelti; Efendi, Fidel; Yilhas, Romi; Surya, Rahmad; Amelia Ananda, Rhea
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.257

Abstract

Pelatihan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Tata Kelola Satuan Pendidikan SPNF-SKB Wilayah II Kota Padang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan nonformal melalui penguatan kapasitas pengelola satuan pendidikan. Pelatihan ini melibatkan pengelola Satuan Pendidikan Nonformal dan Informal (SKB) dengan fokus pada peningkatan kompetensi dalam tata kelola administrasi, perencanaan anggaran, pengelolaan sumber daya manusia, serta evaluasi dan pemantauan kinerja. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini mencakup presentasi, diskusi kelompok, simulasi, dan studi kasus, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman praktis dan teori tentang pengelolaan pendidikan. Diharapkan, melalui pelatihan ini, pengelola pendidikan di wilayah II Kota Padang dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan memberikan dampak positif dalam pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Pelatihan Penguatan Kapasitas Sumber Daya Tata Kelola Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) di SKB Wilayah II Kota Padang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengelola dalam menjalankan fungsi manajerial lembaga secara efektif. Pelatihan ini dirancang menggunakan metode partisipatif seperti simulasi dan studi kasus yang relevan dengan konteks pengelolaan pendidikan nonformal. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah peningkatan keterampilan pengelola dalam perencanaan program, pengelolaan administrasi, pelaporan berbasis data, dan pengambilan keputusan strategis. Indikator keberhasilan pelatihan meliputi peningkatan skor evaluasi keterampilan peserta minimal 30% dibandingkan sebelum pelatihan, kemampuan peserta menyusun dokumen rencana kerja tahunan secara mandiri, serta penerapan sistem pelaporan digital di masing-masing satuan pendidikan minimal 3 bulan setelah pelatihan. Dengan pendekatan yang aplikatif dan kontekstual, pelatihan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas tata kelola lembaga dan mendorong terciptanya layanan pendidikan nonformal yang lebih adaptif, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Dengan adanya peningkatan kapasitas ini, diharapkan tercipta tata kelola pendidikan yang lebih efisien dan efektif, yang berkontribusi pada pengembangan pendidikan nonformal yang berkualitas di wilayah tersebut.
Sosialisasi Pemanfaatan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Sebagai Alternatif Pengobatan Mandiri Pada Masyarakat Desa Marindal-1 Nadia, Syarifah; Karima, Nurul; Rahmi Ningrum, Siti; Sofia, Vivi; Antri Andra Lubis, Dello; Aulia Putri, Melati; Natasya E.Purba, Nazwa
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.258

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki keanekaragaman tanaman obat dan dapat dimanfaatkan sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). TOGA juga digunakan sebagai tanaman berestetika yang ditanam pada pekarangan rumah dan bermanfaat sebagai pengobatan tradisional yang dapat dikelola bersama keluarga. Penanaman TOGA mengandung senyawa aktif yang secara ilmiah sudah terbukti manfaatnya bagi Kesehatan. Saat ini obat tradisional sering digunakan masyarakat karena memiliki efek samping yang lebih rendah dari obat konvensional. Kegiatan sosialisasi Pemanfaatan tanaman Obat Keluarga (TOGA) pada masyarakat Desa Marindal-1 bertujuan untuk memberikan wawasan terkait manfaat dan pelaksanaannya yang dapat dilakukan secara mandiri, sehingga dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan. Kegiatan sosialisasi dilakukan oleh 4 dosen dan  4 mahasiswa dari Universitas Tjut Nyak Dhien. Kegiatan dihadiri perangkat desa dan 25 orang masyarakat  dari Desa marindal, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Kegiatan sosialisasi memberikan pengetahuan terkait manfaat, jenis-jenis dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan didapatkan bahwa pengetahuan masyarakat Desa marindal-1 masih kurang, dengan adanya sosialisasi yang diberikan masyarakat tersebut sangat antusias dalam membudidayakan tanaman obat tradisional sebagai Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Antusias tersebut didukung dengan memberikan bibit tanaman obat tradisional oleh perangkat desa pada masyarakat Desa Marindal tersebut untuk langsung dibudidayakan sehingga nanti dapat dimanfaatkan sebagai tanaman obat bagi keluarga.
Pemasangan Infrastruktur Penyiraman Tanaman di Taman Edukasi GBA 2 Alfarisi, Muhammad Rizqy; Lisda Meisaroh; Giva Andriana Mutiara; Ichlasul Amal Restu Wardhana; Erlangga Birawa Doza
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.259

Abstract

Kegiatan pemasangan penyiraman otomatis berbasis IoT di Desa Cipagalo bertujuan untuk memudahkan pengelolaan lahan perkebunan oleh Kelompok Wanita Tani Dewi Sri RT02/RW09. Kegiatan ini memfasilitasi Kelompok Tani Wanita Dewi Sri untuk melakukan pengelolaan dari jarak jauh dan meringankan pekerjaan wanita berumah tangga. Teknologi yang digunkaan adalah IoT dengan ESP32 sebagai modul monitoring dipasang berada di dekat lahan perkebunan untuk mengukur kondisi kelembapan, suhu, dan relay untuk mengendalikan sistem irigasi dengan hasil kepuasan didapat dari wawancara Kelompok Tani Wanita di Desa Cipagalo. Tim dosen dari Fakultas Ilmu Terapan, Telkom University berkolaborasi untuk bersama-sama membuatkan sistem penyiraman tanaman otomatis untuk mitra PKK RT02/RW09 Desa Cipagalo, Kab. Bandung. Berdasarkan dari hasil umpan balik Kelompok Wanita Tani dicapai kepuasan dalam penerapan teknologi di lahan perkebunan di Desa Cipagalo dan memudahkan pengelolaan lahan perkebunan tanpa harus melakukan pengelolaan secara manual.
EDUKASI BAHAYA PENGGUNAAN OBAT TANPA RESEP DAN PENYALAHGUNAAN OBAT DI DESA MARINDAL 1, PATUMBAK DELI SERDANG Tambunan, Pravil Mistryanto; Barus, Bunga Rimta; Muflihah Fujiko; Ginting, Ernawati
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.260

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi tentang bahaya penggunaan obat tanpa resep dan penyalahgunaan obat kepada masyarakat Desa Marindal 1, Patumbak Deli Serdang. Metode yang digunakan adalah ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pembagian leaflet edukasi dengan melibatkan 45 peserta yang terdiri dari ibu-ibu PKK, remaja, dan tokoh masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan 15 soal pilihan ganda. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dengan rata-rata nilai pre-test 58,7 (SD=18,2) meningkat menjadi 82,4 (SD=12,6) pada post-test, menunjukkan peningkatan 23,7 poin (40,4%, p<0,001). Sebanyak 33 peserta (73,3%) mencapai kategori baik-sangat baik (?75) pada post-test dibandingkan hanya 12 peserta (26,7%) pada pre-test. Tingkat kepuasan peserta mencapai 4,7/5,0 dengan 91,1% menyatakan sangat puas. Follow-up setelah 1 bulan menunjukkan 78% peserta telah menerapkan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari dan 82% peserta telah menyosialisasikan informasi kepada keluarga dan tetangga. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat yang rasional dan mengurangi risiko penyalahgunaan obat di tingkat komunitas. Dampak jangka panjang yang diharapkan dari kegiatan ini meliputi keberlanjutan kesadaran yang dihasilkan melalui pembentukan kader kesehatan serta rencana tindak lanjut yang melibatkan kerjasama dengan fasilitas kesehatan setempat untuk memberikan konsultasi berkelanjutan dan monitoring praktik penggunaan obat rasional di masyarakat.
Sosialisasi Potensi Ekspor Hasil Perkebunan Teh Pada Desa Segorogunung, Kelurahan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah Rini Handayani; Siti Almaidah; Sutianingsih
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.261

Abstract

Para petani teh di Desa Segorogunung, Kabupaten Karanganyar belum mampu memanfaatkan potensi ekonomi Kebun Teh Kemuning meskipun permintaan teh dunia tinggi. Kendala utama meliputi kompleksitas prosedur ekspor, keterbatasan modal, infrastruktur dan logistik yang terbatas, persaingan global yang ketat, serta kurangnya pendampingan teknis dalam pengembangan usaha ekspor. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan solusi yang diberikan oleh tim LPPM STIE Atma Bhakti akan permasalahan yang dihadapi yaitu dengan melaksanakan program sosialisasi kepada 25 petani teh. Sosialisasi dilakukan dengan menyampaikan materi yang komprehensif meliputi konsep perdagangan internasional, prosedur ekspor, standar dan sertifikasi internasional, regulasi perizinan eksportir pemula, mekanisme pembayaran ekspor, dan insentif pajak bagi UKM. Program dilaksanakan dengan metode ceramah interaktif, media visual dan  video tutorial oleh tim gabungan dosen dan mahasiswa. Hasil yang dicapai adalah adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 29% berdasarkan post test. Petani memperoleh pemahaman praktis mengenai penyelesaian masalah yang dihadapi. Langkah-langkah yang dapat segera diimplementasikan oleh para petani dimulai dengan mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB), Nomor Induk Kepabeanan (NIK) dan dokumen administratif lainnya, serta mempersiapkan produk untuk memenuhi standar internasional seperti HACCP atau sertifikasi halal. Pada akhirnya diperlukan pendampingan berkelanjutan dengan metode konsultasi individual untuk memberikan kesempatan petani teh berkonsultasi secara personal tentang kondisi usaha mereka dan strategi khusus yang sesuai untuk menembus pasar internasional.
Pemanfaatan Artficial Intelligence Untuk Pembelajaran MGMP Guru IPS di Magetan Murtini, Sri; Perdan Prasetya, Sukma; Sri Utami, Wiwik; Sigit Widodo, Bambang; Rindawati, Rindawati
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i1.262

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan yang signifikan bagi dunia pendidikan, termasuk dalam penyusunan bahan ajar. Namun, sebagian besar guru IPS khususnya geografi masih belum memahami secara optimal pemanfaatan AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan secara luring di Kabupaten Magetan dengan melibatkan 25 guru yang tergabung dalam MGMP IPS. Tujuan dari kegiatan ini adalah: (1) meningkatkan literasi digital dan pemahaman guru terhadap teknologi AI; (2) memberikan keterampilan praktis dalam pemanfaatan perangkat dan platform berbasis AI untuk menyusun buku teks; dan (3) menghasilkan buku teks geografi yang inovatif, relevan, dan kontekstual. Melalui pendekatan pelatihan langsung, peserta dibimbing dalam mengakses, mengevaluasi, dan mengintegrasikan berbagai perangkat AI ke dalam proses pengembangan buku teks. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru IPS secara signifikan. Secara keseluruhan, integrasi teknologi AI dalam pembelajaran geografi tidak hanya memfasilitasi proses belajar mengajar yang lebih efisien, tetapi juga menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif, kontekstual, Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pengembangan profesi guru berbasis teknologi yang dapat direplikasi di daerah lain.