cover
Contact Name
Rudy Pramono
Contact Email
rudypramono@gmail.com
Phone
+6285171561966
Journal Mail Official
registration@pkm-csr.org
Editorial Address
LPPM Universitas Pelita Harapan, Tangerang Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Prosiding Konferensi Nasional PKM-CSR
ISSN : -     EISSN : 26553570     DOI : https://doi.org/10.37695/pkmcsr.v4i0
Prosiding PKM-CSR merupakan rangkuman hasil Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibilty (PKM-CSR) yang diselenggarakan setiap tahun oleh kolaborasi beberapa Perguruan Tinggi yaitu Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Universitas Pelita Harapan (UPH), Swiss German University (SGU), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Pradipta, Universitas Wijaya Putra (UWP), Universtas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tahun 2021 bekerjasama dengan Universitas Dyana Pura Bali (Undhira) sebagai Co Host. Prosiding PKM-CSR memuat artikel mengenai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan corporate social responsibility, dengan topik sebagai berikut : Teknologi Tepat Guna Teknologi Komunikasi dan Informasi Kesehatan Ekonomi Pendidikan Lingkungan dan Kebencanaan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,378 Documents
ANALISIS MINAT BELAJAR SAINS DI BIMBINGAN BELAJAR ETA Sitompul, Henni; Gunanto, Yohannes Edi; Izaak, Maya Puspitasari; Martha, Kurniawati; Sitompul, Lastiar; Purba, Elisa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2329

Abstract

Minat yang tinggi dalam belajar dapat meningkatkan motivasi, keterlibatan dan keaktifan dalam proses pembelajaran serta pencapaian akademik yang lebih baik. Hal itu juga berlaku pada pembelajaran sains yang sering dianggap menjadi pelajaran yang sulit, menantang dan membosankan. Sains adalah suatu bidang studi yang melibatkan observasi, eksperimen dan pemahaman yang mendalam tentang fenomena alam dan bagaimana alam bekerja. Melalui sains, siswa belajar untuk berpikir kritis, memecahkan masalah, dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk mengembangkan teknologi dan solusi inovatif. Oleh karena itu, minat belajar yang tinggi sangat penting dalam pembelajaran sains. Bimbingan belajar ETA adalah kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang terlaksana atas kerja sama fakultas ilmu Pendidikan UPH dengan pengurus RW16 Binong. Bimbingan belajar ini focus melayani pembelajaran matematika dan sains. Pembelajaran dilakukan dua kali seminggu yaitu hari Jumat dan hari Sabtu di RW16 Binong. Analisis minat belajar sains siswa dilakukan melalui data observasi, wawancara dan angket pada akhir tahun ajaran. Hasil angket di analisis menggunakan skala Guttman. Dari hasil observasi, wawancara dan hasil pengolahan angket diperoleh minat belajar sains siswa di bimbingan belajar ETA masuk kategori tinggi. Hasil ini juga didukung oleh hasil wawancara dengan orang tua siswa yang mengatakan bahwa bimbingan belajar ini mendorong anaknya rajin belajar dan meningkatkan nilai sains di sekolah. Beberapa faktor yang mempengaruhi minat belajar sains di Bimbingan Belajar ETA meliputi metode pengajaran yang inovatif dan interaktif, seperti demonstrasi sains, serta dukungan yang konsisten dari tutor yang berkompeten, sabar, dan tidak membosankan.
PPM USAHA SNACK KILOAN “MEKAR JAYA” DESA GRABAGAN TULANGAN KABUPATEN SIDOARJO atmojo, suryo; Utami, Ruli; Dewi, Suzana; Widhiyanta, Nurwahyudi; Wulansari, Laily Alfina
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2331

Abstract

Toko Mekar Jaya adalah usaha jajan kiloan yang dikelola oleh Eko Budi. Usaha ini berlokasi di Jl. Pandean RT 19 RW 03 Dusun Wersah, Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Toko Mekar Jaya tidak memproduksi jajanan sendiri, melainkan membeli produk dari berbagai supplier jajan kiloan di area Sidoarjo. Produk yang dijual sangat beragam, mulai dari keripik, kue kering, hingga permen dan cokelat. Dengan harga yang terjangkau dan pilihan yang beragam, Toko Mekar Jaya menjadi salah satu tempat favorit masyarakat sekitar untuk membeli jajanan kiloan, terutama saat ada event seperti hari raya atau liburan. Meskipun usaha ini cukup ramai saat event tertentu, Toko Mekar Jaya menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usahanya, terutama untuk menjangkau pasar di luar Kecamatan Tulangan. Beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain, pengemasan ulang masih manual menggunakan plastik yang dipanaskan oleh lilin, lokasi usaha yang cukup jauh dari pusat keramaian seperti pasar sekitar 5 Km, Keterbatasan Akses Pasar, minimnya penggunaan teknologi digitaluntuk pemasaran dan promosi, kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan inventaris dan managemen stok, ketergantungan pada Event Tertentu. Solusi yang diusulkan yaitu Pembuatan Website, penggunaan media sosial, pelatihan manajemen usaha, serta implementasi manajemen terpadu. Dengan langkah-langkah ini, Toko Mekar Jaya dapat mengatasi keterbatasan lokasi fisik dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan secara signifikan.
PENDAMPINGAN DARING EKSEGESE ALKITAB UNTUK GURU BIBLICAL STUDIES SEKOLAH DIAN HARAPAN Indrawati, Selvieana; Purba, Jhon Nara; Silitonga, Roedy; Yulianto, Heri; Hartono, Rudy
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2332

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen (PAK) di sekolah Kristen adalah sebuah kesempatan baik yang Tuhan anugerahkan untuk memperkenalkan kebenaran-Nya kepada siswa melalui pembelajaran Alkitab di kelas. Salah satu metode yang baik untuk mempelajari Alkitab secara utuh dan mendalam adalah menggunakan pendekatan Teologi Alkitabiah (Biblical Theology). Teologi Alkitabiah membangun teologi berdasarkan keterhubungan dan kesatuan kisah-kisah Alkitab sebagai kisahnya Allah yang memperkenalkan siapa Tuhan. Tujuan dari pendekatan dengan metode ini adalah: supaya pembaca Akitab dapat memahami bahwa Alkitab adalah firman Tuhan yang dinyatakan melalui kisah Tuhan yang utuh dan dapat diaplikasikan kebenarannya dalam hidup sehari-hari. Pendekatan teologi Alkitabiah tidak berdiri sendiri. Dalam penerapannya juga akan membutuhkan metode eksegese/ penggalian Alkitab yang baik. Dengan menggunakan pendekatan ini dalam pembelajaran PAK, diharapkan baik guru dan siswa sama-sama dapat mengenal Tuhan secara pribadi melalui kisah Alkitab dan bertumbuh. PKM ini diadakan untuk guru-guru PAK Sekolah Dian Harapan di seluruh Indonesia yang dilaksanakan secara daring sebanyak dua kali, masing-masing berdurasi Sembilan puluh menit. Penerapan pembelajaran PAK teologi Alkitabiah ini terkadang menjadi kendala terutama bagi guru-guru PAK non lulusan seminari dikarenakan proses penggalian menggunakan metode eksegese diperlukan pengetahuan dan keterampilan penggalian Alkitab khusus yang biasanya dipelajari di seminari. Dalam PKM ini, ditawarkan bantuan bagi guru-guru non lulusan seminari tersebut dengan pendampingan proses eksegese Alkitab menggunakan metode scaffolding dari Vygotsky oleh dosen-dosen teologi yang menguasai metode eksegese yang baik. Proses pendampingan ini berjalan dengan baik dan guru-guru non lulusan seminari sangat terbantu menjadi lebih baik dalam melakukan eksegese untuk persiapan mengajar.
PPM USAHA PERCETAKAN “JAYA LESTARI” DESA CERME LOR, KABUPATEN GRESIK Dewi, Suzana; Atmojo, Suryo; Hindratmo, Astria; Wulansari, Laily Alfina; Jannah, Roszi Syadillal
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2333

Abstract

Toko Mekar Jaya adalah usaha jajan kiloan yang dikelola oleh Eko Budi. Usaha ini berlokasi di Jl. Pandean RT 19 RW 03 Dusun Wersah, Desa Grabagan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo. Toko Mekar Jaya tidak memproduksi jajanan sendiri, melainkan membeli produk dari berbagai supplier jajan kiloan di area Sidoarjo. Produk yang dijual sangat beragam, mulai dari keripik, kue kering, hingga permen dan cokelat. Dengan harga yang terjangkau dan pilihan yang beragam, Toko Mekar Jaya menjadi salah satu tempat favorit masyarakat sekitar untuk membeli jajanan kiloan, terutama saat ada event seperti hari raya atau liburan. Meskipun usaha ini cukup ramai saat event tertentu, Toko Mekar Jaya menghadapi berbagai tantangan dalam mengembangkan usahanya, terutama untuk menjangkau pasar di luar Kecamatan Tulangan. Beberapa permasalahan yang dihadapi antara lain, pengemasan ulang masih manual menggunakan plastik yang dipanaskan oleh lilin, lokasi usaha yang cukup jauh dari pusat keramaian seperti pasar sekitar 5 Km, Keterbatasan Akses Pasar, minimnya penggunaan teknologi digitaluntuk pemasaran dan promosi, kurangnya pengetahuan dalam pengelolaan inventaris dan managemen stok, ketergantungan pada Event Tertentu. Solusi yang diusulkan yaitu Pembuatan Website, penggunaan media sosial, pelatihan manajemen usaha, serta implementasi manajemen terpadu. Dengan langkah-langkah ini, Toko Mekar Jaya dapat mengatasi keterbatasan lokasi fisik dan memanfaatkan teknologi digital untuk meningkatkan pemasaran dan penjualan secara signifikan.Walau saat ini, dunia memasuki era digitalisasi, dimana banyak materi bacaan atau dokumen sudah bisa dibaca dalam bentuk digital, namun materi bacaan yang perlu dicetak dalam bentuk fisik dokumen atau cetakan masih tetap diperlukan. Misalnya cetakan pamflet atau brosur brosur untuk promosi usaha tertentu. Melihat potensi bisnis percetakan yang tetap bagus walau dunia kini memasuki era digital, maka peluang untuk meraih laba masih sangat terbuka. Pak Sutrisno, sebagai salah satu pengusaha mikro di bisnis percetakan di daerah Cerme, Gresik, menjalankan usaha ini dengan tekun dan telaten. Hanya saja, sebagai usaha berskala UMKM (mikro), persaingan bisnis dengan usaha percetakan bermodal besar yang ada di daerah Cerme, Gresik, tidaklah mudah. Dengan memanfaatkan kekuatan dana yang dimiliki, usaha percetakan skala besar, rutin melakukan promo – promo melalui radio, iklan baliho, menyewa jasa konten di media sosial maupun di media cetak seperti surat kabar atau buletin – buletin komunitas. Manajemen pengelolaan usaha bapak Sutrisno dilakukan dengan cukup sederhana, dimana dikelola oleh pak Sutrisno dengan dibantu istrinya dan kegiatan pemasaran dilakukan secara tradisional dari mulut ke mulut dan menawarkan ke kenalan atau pelanggan yang sudah ada. Metode pencatatan transaksi juga dilakukan secara sederhana, melalui catatan singkat di buku atau kadang diingat saja di pemikiran pak Sutrisno dan tidak dicatat, sehingga kadangkala jika nilai kecil transaksinya, bisa saja kelupaan untuk menagih Metode yang akan dilaksanakan pada kegiatan Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) kali ini adalah berupa teknik pendampingan dan pembinaan terhadap permasalahan yang tengah di hadapi mitra. Hasil yang diharapkan, yaitu mengajarkan pemasaran digital kepada mitra disesuaikan dengan kemampuan adaptasi teknologi yang dapat dilakukan mitra, selain itu juga diharapkan akan terwujud suatu tata kelola administrasi pencatatan keuangan dan transaksi yang bagus dan rapi secara digital, serta dapat melakukan kegiatan promosi yang efektif, khususnya secara online atau menggunakan media sosial (medsos). Pada hasil akhirnya, maka diharapkan terjadi pengembangan usaha bisnis modern pada usaha percetakan pak Sutrisno, sehingga mampu meningkatkan kemampuan pelaku usaha untuk optimalkan digital marketing dan konten marketing, tata kelola administrasi keuangan dan transaksi yang rapi dan baik, serta kegiatan promosi yang mampu menarik perhatian calon pelanggan
WEBINAR KENALI DIRI, RAIH MIMPI KEPADA SISWA SMKK BPK PENABUR BANDARLAMPUNG Patrisia, Ineke; Juniarta, Juniarta; Eka, Ni Gusti Ayu; Sitanggang, Yenni; Nugroho, Dwi Yulianto
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2334

Abstract

Teachers from SMKK BPK Penabur Bandarlampung have challenges in teaching new students during the Covid-19 pandemic (grade X). They expressed difficulty in recognizing students' learning styles to be able to provide effective learning for students. This PkM activity aims to assess learning styles, student aspirations and conduct webinar activities in an effort to recognize self-concept, career development and learning styles to students and teachers. Before the webinar was held, the PkM team provided a questionnaire that had to be filled out by class X students and the results of the entries were analyzed by a psychologist. Based on the entries related to learning styles, it was found that 66% of 65 class X students have a major learning style with 56% having an auditory learning style. In the minor learning style, most students (50%) of class X have a visual learning style. Based on the entries related to dreams, it was found that 38.4% of students wanted to become entrepreneurs. The webinar activity went well with a total of 199 participants consisting of teachers and students, 60.4% of participants were female. Evaluation assessment from participants (72.4%) strongly agreed that the activity was very useful. The webinar activity focused on discussing the results of the questionnaire that had been filled out by class X. Other participants from classes XI and XII wanted to be able to find out learning styles so that this was made into a follow-up plan.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN PENJUALAN USAHA MINUMAN BUNGA TELANG PLUS JAHE DI KELURAHAN SUTOREJO KOTA SURABAYA Hindratmo, Astria; Purnamayudhia, Onny; Kholili, Navik; Alfarizi, Ahmad; Akmal, Muhammad Nazal Sayyidi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2335

Abstract

Jahe merupakan jenis rempah memiliki kandungan antioksidan yakni oleoresin yang lebih dikenal sebagai gingerol. Bunga telang adalah bunga dari tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan rumah atau tepi hutan. Manfaat dari bunga telang ini sangat banyak terutama untuk kesehatan seperti meningkatkan stamina, anti oksidan, meningkatkan daya ingat, menyehatkan jantung, mengurangi peradangan. Salah satu usaha kecil atau usaha rumahan yang memproduksi minuman kesehatan bunga telang plus jahe milik ibu Sukaesih yang terletak di Kelurahan Sutorejo Kecamatan Mulyorejo Surabaya yang dirintis mulai tahun 2020. Namun usaha minuman tersebut memiliki beberapa permasalahan yaitu pada aspek produksi yaitu proses pemotongan jahe cukup lama dan tidak ada inovasi produk minuman tersebut. Sedangkan pada aspek manajemen yaitu pemasaran hanya mengantungkan pesan toko sekitar rumah, dan pada manajmen kualitas masih belum dimaksimalkan karena produk minuman tersebut tidak tahan lama. Solusi yang kami lakukan yaitu pada aspek produksi pemberian TTG mesin potong jahe, pelatihan inovasi variasi produk, penerapan bahan kemasan jenis gelas plastik. Pada aspek manajemen kualitas yaitu pelatihan pemilihan bahan kemasan agar produk mejadi awet serta teknis penyimpanan produk, kemudian pada aspek manajmen pemasaran yaitu pelatihan merancang sstrategi pemasaran dan membuat pemasaran melalui platform berbasis online. Hasil kegiatan menghasilkan peningkatan produktifitas, meningkatkan pengendalian produksi untuk mengurangi jumlah kerugian akibat produksi berlebihan, penjualan meningkat dari hasil ilkan online.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENCATATAN PEMBUKUAN DENGAN APLIKASI SIAPIK UNTUK TRANSAKSI HARIAN TOKO SEMBAKO Oktavia, Chendrasari Wahyu; Subaderi, Subaderi; Muhandhis, Isnaini
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2336

Abstract

Kehadiran warung sembako saat ini mampu bersaing dengan supermarket. Hal ini menjadikan peluang besar bagi seseorang untuk membuka usaha warung sembako. Dilihat dari kesuksesan warung sembako saat ini juga tidak terlepas dari kendala yang dihadapi oleh warung sembako yaitu memutar modal usaha ini tanpa adanya pembukuan sederhana yang baik. Salah satu Mitra tersebut adalah usaha warung sembako Ibu Orin. Warung sembako ibu orin adalah usaha yang baru dirintis dan ruang lingkupnya masih sebatas daerah tempat tinggal. Dikarenakan usaha ini rentan terhadap kurangnya kepedulian Mitra dalam membuat pembukuan sederhana. Pembukuan sederhana yang biasa dilakukan adalah pencatatan pembukuan manual di dalam buku kas, namun pencatatan ini jarang dilakukan oleh Mitra. Dengan kemajuan teknologi digital dan kemampuan mitra dalam mengoperasikan gadget, maka tim pengusul pengabdian kepada masyarakat berencana melakukan kegiatan pencatatan pembukuan sederhana dengan aplikasi pembukuan yang ada di playstore. Tujuan dari kegiatan ini adalah Mitra mampu meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mengenai pencatatan keuangan berbasis digital dan memanfaatkan teknologi digital dan mengetahui informasi-informasi transaksi harian melalui metode pelaksanaan pelatihan dan pendampingan yang berkelanjutan. Hasil akhir dari kegiatan ini Mitra mampu mendapatkan pengetahuan berkaitan dengan informasi-informasi keuangan yang diperlukan.
PENINGKATAN PRODUKSI WEDANG SEDUH DI KABUPATEN GRESIK Yudhia, Onny Purnama; Suwondo, Ampar Jaya
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2337

Abstract

Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) dalam usulan ini bertujuan mengembangkan usaha kecil mandiri (UKM) produksi Minuman Wedang Seduh di Kabupaten Gresik. Permasalahan yang dihadapi Mitra UKM saat ini adalah hasil produksi yang belum ada peningkatan dan hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumen pada segmen pasar terbatas. Hal ini disebabkan karena proses pengolahan produk minuman wedang seduh masih menggunakan peralatan manual. Seiring dengan semakin banyaknya permintaan konsumen terhadap produk minuman wedang seduh, tim pengusul menawarkan solusi kepada Mitra UKM agar hasil produk di press dengan menggunakan alat press plastik, agar proses produksi bisa berjalan lebih cepat dan hasil produksi lebih banyak. Selain itu, dengan meningkatnya hasil produksi, maka target penjualan dapat menjangkau wilayah pemasaran yang lebih luas, tidak terbatas pada segmen tertentu seperti pada saat masih menggunakan peralatan manual, sehingga akan meningkatkan pendapatan usaha mitra UKM. Untuk mempertahankan kontinuitas operasional usaha dimasa yang akan datang, juga diperlukan adanya tata kelola manajemen usaha yang lebih baik dan dimungkinkan juga memperdayakan usaha kerjasama dengan mitra lain non wirausahawan. Implementasi program pengabdian ini antara lain meliputi : 1). Memberikan pelatihan produksi minuman wedang seduh, 2). Memberikan pelatihan dan pendampingan pengoperasian alat beserta perawatannya, 4). Meng-evaluasi pemakaian alat, 5). Melakukan pendampingan dalam memilih pasar potensial, promosi dan lokasi penjualan. 6). Memberikan pendampingan pembuatan merek/logo kemasan, 7). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam menentukan biaya produksi, 9). Memberikan pelatihan dan pendampingan dalam penyusunan laporan keuangan, 10). Memberikan Pelatihan dan Pendampingan manajemen Kewirausahaan (Inovasi)
PELATIHAN FIRST AID DAN BANTUAN HIDUP DASAR PADA MAHASISWA Arkianti, Maria Maxmila Yoche; Octaria, Martha; Sibuea, Renova Oktarini br.; Olang, Janwar; Rumerung, Christie Lidya; Matheus, Lae Juan Anbert; Silitonga, Sergio Filishak
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2338

Abstract

Kecelakaan dapat terjadi dimanapun. Dalam perjalanan, sekolah, ruang kelas, ruang olahraga, atau perpustakaan maupun lingkungan kampus. Pertolongan pertama yang cepat dan tepat akan mengurangi kesakitan dan cedera. Selain, ketrampilan dalam memberikan pertolongan pertama, pertolongan pertama pada henti jantung nafas perlu diberikan kepada masyarakat dalam hal ini di lingkungan kampus. Kondisi henti jantung dan nafas dapat terjadi dimanapun dan kapanpun yang bisa disebabkan dari berbagai kondisi dan lingkungan. Dalam serangan jantung, setiap detik berarti. Setiap menit bantuan hidup dasar (BHD) tertunda, peluang korban untuk bertahan hidup menurun sebesar 10%. Salah kegiatan yang dilakukan mahasiswa adalah kegiatan New Student Orientation (NSO). Tujuan kegiatan ini untuk membekali panitia penyambutan mahasiswa baru dengan pengetahuan dasar terkait dengan keterampilan pertolongan pertama serta bantuan hidup dasar. Metode yang digunakan ceramah dan praktek. Kegiatan dilakukan dalam dua sesi. Hasil pre-post kegiatan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebanyak 23 poin di sesi pertama dan 39 poin pada sesi kedua. Evaluasi kegiatan, peserta mengatakan pengetahuan meningkat dan berguna dalam kehidupan sehari-hari.
PELATIHAN ECO-PRINT DENGAN MEMANFAATKAN RANTING MANGROVE Rhizophora mucronata SEBAGAI PEWARNA ALAMI DI POKLAHSAR SUMBER REJEKI, NGULING, PASURUAN puspitasari, yunita eka; Puspitasari, Diah Agustina; Iyati, Wasiska; Sari, Mariyana; Putra, Aditya Pratama; Kamila, Virda; Sumarto, Tria Are; Gaol, Nanda Lumban; Nugroho, Pradipta Widyo; Rahmadhana, Anitsa
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2339

Abstract

Ranting mangrove Rhizophora mucronata yang jatuh di area mangrove Desa Penunggul, Nguling Pasuruan hanya dibiarkan saja dan tidak dimanfaatkan lebih lanjut, meskipun diketahui ranting tersebut mengandung tannin sebesar 30% yang berpotensi digunakan sebagai bahan pewarna alami tekstil. Dalam rangka meningkatkan nilai ekonomi dari mangrove maka ranting mangrove di manfaatkan sebagai zat pewarna alami untuk kain eco print. Eco-print merupakan teknik pewarnaan dengan memanfaatkan bahan-bahan dari bagian tumbuhan yang mengandung tanin tinggi. Kegiatan pelatihan ini ditujukan untuk melatih wanita istri nelayan yang tergabung di Poklahsar Sumber Rejeki Nguling untuk membuat eco-print dengan memanfaatkan ranting daun bakau R. mucronata sebagai pewarna alami, serta menggunakan tanaman seperti daun mangrove, ranting cemara, daun jarak yang dapat ditemui dengan mudah disekitar area mangrove sebagai motif eco-print. Pelatihan ini juga bertujuan untuk mendukung Desa Penunggul sebagai desa wisata bahari Penunggul, sehingga eco-print ini menjadi salah satu produk buah tangan yang khas dari desa tersebut. Metode kegiatan pengabdian masyarakat adalah kegiatan focus group discussion (FGD), participant learning center (PCL) melalui pelatihan dan pendampingan setelah diadakan pelatihan. Berdasarkan kuisioner yang dikumpulkan selama pelatihan dan pendampingan menunjukkan bahwa wanita istri nelayan memiliki minat yang cukup baik untuk melanjutkan produksi eco-print dengan memanfaatkan ranting tanaman bakau R. mucronata sebagai pewarna alami. Hal ini disebabkan oleh mudahnya bahan yang mudah ditemukan disekitar sehingga menekan biaya produksi, selain itu teknik eco-print lebih mudah diaplikasikan dibandingkan teknik pewarnaan tekstil yang lain. Meskipun kelompok wanita ini memproduksi kain eco print dengan modal yang masih terbatas, tetapi mereka sudah sangat terampil dalam mengkombinasikan warna serta mengembangkan produksi kain eco print tidak hanya sebagai pashmina eco-print namun juga sebagai pakaian serta menjual produk tersebut pada toko online.