cover
Contact Name
Elan Jaelani
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat : Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Published by CV Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28083407     DOI : -
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan adalah jurnal dengan ISSN (2808-3407)Â yang dikelola oleh penerbit widina di bawah badan hukum CV. Widina Media Utama. Mempublikasikan artikel tentang kegiatan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan, sosial, pengembangan sumber daya manusia, kesehatan, Hukum, teknologi tepat guna, Pemberdayaan Masyarakat Perdesaan dan UMKM.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 601 Documents
Pendampingan Manajemen Pakan Sapi Bagi Kelompok Peternak dan Petani Pengelola Hutan Kemasyarakatan di Desa Paopao Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan Akhsan, Fitriana; Bando, Nurjannah; Thamrin, Syahruni; Kadir, Muhammad; Nurbaeti, Nurbaeti
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i5.879

Abstract

The existence and sustainability of the beef cattle business introduced to members of the Community Forest Management Farmer Community in Paopao Village, faces the problem of feed availability, while during the dry season is a challenge where natural feed is difficult to obtain.The farmers must be able to organize feeding, formulate and record healthy feeding for livestock. Animal feed management training activities aim to equip farmers and breeders with the ability to provide, organize and produce healthy feed for livestock using a variety of easily obtained ingredients, especially formulations from potential feed plants Indigofera sp and no longer depend on natural feed in the form of plants and pure forage. Service activities are carried out through counseling and discussion, training / practice of making complete feed formulations and assistance. The results of training and mentoring activities showed an increase in the ability to manage Indigofera sp. feed plants, and the ability to formulate complete feed for cattle, and management of feeding it to livestock. The success of this program is supported by the active participation of partners both in counseling, FGDs and training and mentoring processes carried out.ABSTRAKKeberadaan dan keberlangsungan usaha ternak sapi yang dilakukan pada  anggota masyarakat petani pengelola hutan kemasyarakatan di Desa Paopao, sering menghadapi masalah ketersediaan pakan, sementara pada musim kemarau pakan alami sulit didapatkan. Para peternak harus mampu mengatur pemberian pakan, memformulasi dan melakukan recording pemberian pakan sehat untuk ternak. Kegiatan pelatihan manajemen pakan ternak bertujuan membekali petani dan peternak kemampuan menyediakan, mengatur dan memproduksi pakan sehat bagi ternak dengan menggunakan berbagai bahan yang mudah diperoleh, utamanya formulasi dari tanaman pakan potensial Indigofera sp dan tidak lagi tergantung pada pakan alami berupa tanaman dan hijauan murni. Kegiatan pengabdian dilakukan melalui penyuluhan dan diskusi, pelatihan / praktek pembuatan formulasi pakan komplit dan Pendampingan. Hasil kegiatan pelatihan dan pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan tanaman pakan Indigofera sp, dan kemampuan formulasi pakan komplit untuk ternak sapi, dan manajemen pemberiannya pada ternak. Keberhasilan program ini didukung oleh partisipasi aktif mitra baik dalam penyuluhan, FGD dan pelatihan serta pendampingan proses yang dilakukan.
Asesmen Diagnostik Menggunakan Design Thinking dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP Kabupaten Muaro Jambi Rustam, Rustam; Karim, Maizar; Saputra, Ade Bayu; Ningsih, Arum Gati; Wini, Lusia Oktri
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.936

Abstract

This community service program aims to help teachers make learning designs in the form of diagnostic assessment portfolios that are in accordance with the content and learning phases, contain diagnostic assessment grids, and integrate them with learning outcomes and learner readiness needs. This community service method consists of four stages: (1) preparation, (2) implementation, (3) evaluation, and (4) reflection. In the preparation stage, preparing materials, determining the system for implementing activities, and preparing pre-test and post-test for teacher reflection in designing cognitive diagnostic assessments using Design Thinking in Indonesian language learning. The implementation stage includes counseling and small group practice (peer teaching). Evaluation is done through diagnostic assessment with initial competency test and post-test. The reflection stage produced a portfolio that recorded the entire process and results of the activity. For the Design Thinking Empathize process, 95% of junior high school Indonesian language teachers understand and interpret diagnostic assessment material. Define, 80% of Indonesian language teachers are able to construct the problems experienced by their students. Ideate, 80% of Indonesian language teachers analyze patterns/types of construction of competency ideas experienced by their learners. Prototype, 70% of Indonesian language teachers are able to find and compile a portfolio of diagnostic assessment instruments. Test, 72% of Indonesian language teachers are able to design cognitive diagnostic assessment instruments and non-cognitive diagnostic assessments.ABSTRAKProgram pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu guru membuat rancangan pembelajaran dalam bentuk portofolio asesmen diagnostik yang sesuai dengan content dan fase pembelajaran, memuat kisi-kisi asesmen diagnostik, dan mengintegrasikannya dengan capaian pembelajaran dan kebutuhan kesiapan peserta didik. Metode pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari empat tahap: (1) persiapan, (2) pelaksanaan, (3) evaluasi, dan (4) refleksi. Pada tahap persiapan, menyusun materi, menentukan sistem pelaksanaan kegiatan, serta menyiapkan pre-test dan post-test untuk refleksi guru dalam merancang asesmen diagnostik kognitif menggunakan Design Thinking dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Tahap pelaksanaan mencakup penyuluhan dan praktik kelompok kecil (peer teaching). Evaluasi dilakukan melalui asesmen diagnostik dengan uji kompetensi awal dan post-test. Tahap refleksi menghasilkan portofolio yang mencatat seluruh proses dan hasil kegiatan. Untuk proses Design Thinking Empathize, 95%, guru bahasa Indonesia SMP memahami dan menginterpretasikan materi asesmen diagnostik. Define, 80% guru bahasa Indonesia mampu mengkonstruksi permasalahan yang dialami peserta didiknya. Ideate, 80% guru bahasa Indonesia menganalisis pola/tipe konstruksi ide-ide kompetensi yang dialami peserta didiknya. Prototype, 70% guru bahasa Indonesia mampu menemukan dan menyusun portofolio instrumen asesmen diagnostik. Test, 72% guru bahasa Indonesia mampu mendesain instrumen asesmen diagnostik kognitif dan asesmen diagnostik non kognitif.
Pelatihan Penulisan Ilmiah Berbasis AI: Meningkatkan Kompetensi Penelitian Mahasiswa Pascasarjana Universitas Pakuan Santoso, Teguh Iman
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.1023

Abstract

The use of Artificial Intelligence (AI) technology in the process of writing scientific articles has the potential to improve the research competence of postgraduate students, both in terms of efficiency, quality, and development of ethical perspectives. The hybrid workshop training themed "Improving Research Competence through Writing Scientific Articles with the Assistance of AI Technology" at the Postgraduate School of Pakuan University was attended by 178 participants from various study programs. This training focused on the use of AI-based tools, such as Jenny AI and Quillbot AI for drafting and improving text coherence, Avidnote AI in literature management and annotation, and Scite AI for evaluating reference credibility. The evaluation showed that the majority of participants rated the material as very relevant (55.1%) and relevant (38.8%) to their research needs, especially in the technical aspects of utilizing AI tools, ethics of use (eg prevention of plagiarism), and understanding scientific integrity. Although in general the material and committee services were considered clear, participants indicated the need for more in-depth follow-up training, including onsite sessions that focused on strengthening practical skills and managing academic writing ethics. Thus, this training contributes to improving students' research competence through the integration of AI technology in scientific writing. Future recommendations include the development of more structured advanced training modules, ongoing mentoring, and the development of materials on ethical management of AI use, so that the impact of training can be more sustainable and comprehensive.ABSTRAKPenggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence, AI) dalam proses penulisan artikel ilmiah berpotensi meningkatkan kompetensi penelitian mahasiswa pascasarjana, baik dari segi efisiensi, kualitas, maupun pengembangan perspektif etis. Pelatihan hybrid workshop bertema "Peningkatan Kompetensi Penelitian melalui Penulisan Artikel Ilmiah dengan Bantuan Teknologi AI" di Sekolah Pascasarjana Universitas Pakuan diikuti oleh 178 peserta dari berbagai program studi. Pelatihan ini berfokus pada pemanfaatan alat berbasis AI, seperti Jenny AI dan Quillbot AI untuk penyusunan draf dan peningkatan koherensi teks, Avidnote AI dalam manajemen dan anotasi literatur, serta Scite AI untuk evaluasi kredibilitas referensi. Evaluasi menunjukkan mayoritas peserta menilai materi sebagai sangat relevan (55,1%) dan relevan (38,8%) dengan kebutuhan penelitian mereka, khususnya dalam aspek teknis pemanfaatan alat AI, etika penggunaan (misalnya pencegahan plagiarisme), serta pemahaman integritas ilmiah. Meskipun secara umum materi dan pelayanan panitia dinilai jelas, peserta mengindikasikan perlunya pelatihan lanjutan yang lebih mendalam, termasuk sesi onsite yang berfokus pada penguatan keterampilan praktis dan pengelolaan etika penulisan akademik. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi penelitian mahasiswa melalui integrasi teknologi AI dalam penulisan ilmiah. Rekomendasi ke depan mencakup penyusunan modul pelatihan lanjutan yang lebih terstruktur, pendampingan berkelanjutan, serta pengembangan materi tentang pengelolaan etis penggunaan AI, sehingga dampak pelatihan dapat lebih berkelanjutan dan komprehensif.
Pendampingan Literasi Digital Pada Generasi Milenial Sebagai Penguatan Moderasi Beragama Shomad F.N, Ahmadi Abdul; Zatadini, Galuh Indah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v5i1.1010

Abstract

The advent of digitalization has led to the emergence of numerous information disruptions, which have the potential to obfuscate the distinction between accurate and misleading information. The millennial generation is susceptible to exposure to invalid information, hoaxes, and radical content that has the potential to influence religious views. The objective of digital literacy is to facilitate the recognition, classification, and filtering of pertinent and reliable information, thereby fostering an environment of tolerance, inclusivity, and respect for diversity. The objective of this initiative is to cultivate a generation of millennials that are digitally adept and capable of becoming agents of peace in a multicultural society. The objective is to gain an understanding of religious teachings in a prudent manner, without being constrained by extremist ideologies, in order to reinforce the principles of religious moderation. This community service employs the Asset-Based Community Development (ABCD) method through the concept of empowerment as a people-centered participatory development effort, with the objective of imparting digital literacy skills to the millennial generation in order to reinforce religious moderation. The results of this service demonstrated a transformation in the knowledge and insights of the participants with regard to digital literacy and religious moderation. It is even possible to establish a millennial community that is concerned with digital literacy. As a result of this service, not only is a digital-savvy millennial generation created, but also one that is sensitive to religious issues and is able to play an active role in creating harmony between religious communities through the digital space.ABSTRAKMasifnya digitalisasi menciptakan berbagai disrupsi informasi yang menyamarkan mana informasi benar dan informasi yang menyesatkan. Generasi milenial menjadi kelompok rentan terhadap paparan informasi yang tidak valid, hoaks, dan konten radikal yang dapat memengaruhi cara pandang beragama. Literasi digital berupaya mengenali, memilah, dan menyaring informasi yang relevan dan bertanggung jawab, sehingga mampu membangun sikap toleransi, inklusivitas, dan menghargai keberagaman. Tujuan adanya pendampingan ini untuk menciptakan generasi milenial yang cerdas digital dan mampu menjadi agen perdamaian di masyarakat yang multikultural. memahami ajaran agama secara bijak tanpa terjebak ekstremisme sebagai strategi penguatan moderasi beragama. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) melalui konsep pemberdayaan sebagai upaya pembangunan yang bersifat people-centered participatory dalam menambah skill literasi digital generasi milenial sebagai penguatan moderasi beragama. Hasil pengabdian ini menunjukkan adanya transformasi pengetahuan dan wawasan peserta terhadap literasi digital dan moderasi beragama. Bahkan kami dapat membentuk komunitas milenial peduli literasi digital. Dengan adanya pengabdian ini tidak hanya menciptakan generasi milenial yang cakap digital namun juga memiliki kepekaan terhadap isu-isu keagamaan serta mampu berperan aktif menciptakan harmoni antar umat beragama melalui ruang digital.
Peningkatan Pengetahuan Sejarah Kota Jambi Pada Komunitas Pecinta Sejarah Sebagai Bentuk Pengembangan Pariwisata Berbasis Masyarakat Saputra, Muhammad Adi; Wahyuni, Anny; Leihitu, Irsyad; Husni, Amir; Sunliensyar, Hafiful Hadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.907

Abstract

This service aims to carry out a service program for the history lover community in Jambi City, which aims to increase knowledge of local history while supporting the development of community-based tourism. The methods used in this service are the preparation stage, gathering the latest information regarding the history of Jambi City, identification and selection of participants, implementation of workshops or training and evaluation. This activity involves the presenters providing information about the history and culture of Jambi, understanding cultural heritage sites, as well as digital-based tourism promotion techniques and storytelling. The results of the activities show that this program has succeeded in enriching the community's historical knowledge, increasing community involvement in cultural preservation, and contributing to the development of sustainable tourism in Jambi City. Apart from that, the history lover community is expected to play an important role in promoting Jambi as a cultural tourism destination.ABSTRAKPengabdian ini memiliki tujuan dalam melaksanakan program pengabdian bagi komunitas pecinta sejarah di Kota Jambi, yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan sejarah lokal sekaligus mendukung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu tahap persiapan, pengumpulan informasi terkini mengenai sejarah Kota Jambi, identifikasi dan seleksi peserta, Pelaksanaan workshop atau pelatihan dan evaluasi. Kegiatan ini melibatkan pemateri dalam memberikan informasi tentang sejarah dan budaya Jambi, pemahaman mengenai situs-situs cagar budaya, serta teknik promosi wisata berbasis digital dan storytelling. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program ini berhasil memperkaya pengetahuan sejarah komunitas, meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pelestarian budaya, serta berkontribusi terhadap pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Jambi. Selain itu, komunitas pecinta sejarah diharapkan dapat memainkan peran penting dalam mempromosikan Jambi sebagai destinasi wisata budaya.
INOVASI PENGERING MEKANIS KOPI BERBASIS ARDUINO UNO PADA WILAYAH PETANI KOPI KECAMATAN PEMATANG SIDAMANIK KABUPATEN SIMALUNGUN Dian, Rahmad; Mulyara, Budi; Siregar, Ratu Mutiara; Maisarah, Maisarah; Dibisono, Muhammad Yusuf; Guntoro, Guntoro
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.929

Abstract

Coffee as one of Indonesia's plantation commodities that has very good development potential, considering that coffee consumption in Indonesia is still very high. Currently, the problem that occurs in Simalungun Regency is the conventional drying technology which is at risk of inconsistency in quality and taste so it needs to be fixed and given a solution. The partner team is the Mitra Sejati Jaya Cooperative, where community service activities are carried out in the Sait Buttu area, Pematang Sidamanik District, Simalungun Regency, North Sumatra which is one of the locations for planting Arabica coffee. The purpose of this activity is to create intelligent IT-based appropriate tools and technologies, namely the ARDUINO UNO Smart Sweetener as a solution to the problems of partners and coffee processing community groups, then improve coffee farmers in supporting improvements in the quality of Arabica coffee taste through efficient, portable, and environmentally friendly smart drying technology. The solution that can be provided is in the form of community service activities carried out by a team of lecturers and students from the Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) in the form of extension methods, socialization and education related to the technical innovation of the tool called the ARDUINO UNO Smart Sweetener. This community service activity was carried out for ±60 days consisting of the preparation stage consisting of a survey of completeness and preparation, assembly and finishing and pre-test, socialization and education and implementation of community service activities by ITSI lecturers and students. The activity was attended by people who are members of the Coffee Farmers, the Mitra Sejati Jaya cooperative partner team, local residents, lecturers from ITSI and supported by ITSI students. The results of this community service activity were able to educate the community in the Innovation of Mechanical Coffee Dryers.ABSTRAKKopi sebagai salah satu komoditas Perkebunan Indonesia yang memiliki potensi pengembangan masih sangat baik, mengingat konsumsi kopi di Indonesia masih sangat tinggi. Saat ini, permasalahan yang terjadi di Kabupaten Simalungun ialah teknologi pengeringan yang masih konvensional yang beresiko terhadap inkonsistensi mutu dan cita rasa sehingga perlu dibenahi dan diberi solusi. Tim mitra adalah Koperasi Mitra Sejati Jaya, dimana kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di daerah Sait Buttu, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara yang merupakan salah satu lokasi penanaman kopi arabika. Tujuan dari kegiatan ini dapat menciptakan alat dan teknologi tepat guna yang cerdas berbasis IT yaitu Pemanis Pintar ARDUINO UNO sebagai solusi atas permasalahan mitra dan kelompok masyarakat pengolah kopi, kemudian meningkatkan petani kopi dalam mendukung perbaikan mutu cita rasa kopi arabika melalui teknologi pengeringan pintar yang efisien, portable, dan ramah lingkungan. Solusi yang dapat diberikan yaitu berupa kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh tim dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) berupa metode penyuluhan, sosialisasi dan edukasi terkait teknis inovasi alat yang disebut Pemanis Pintar ARDUINO UNO. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan selama ±60 hari yang terdiri dari tahap persiapan yang terdiri atas survei kelengkapan dan preparasi, perakitan dan finishing serta pra uji, sosialisasi dan edukasi serta pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen serta mahasiswa ITSI. Kegiatan dihadiri oleh orang yang tergabung dalam Petani Kopi, Tim mitra koperasi Mitra Sejati Jaya, warga setempat, dosen dari ITSI serta didukung oleh mahasiswa ITSI. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini mampu mengedukasi masyarakat dalam Inovasi Alat Pengering Mekanis Kopi.
Assistance in Preparing the Curriculum and Learning Tahfidz Al-Qur'an at the Ilyasiyah As'adiyah Islamic Boarding School in Santan Tengah Kutai Kartenegara Bunyamin Bunyamin; Riswan Riswan; Sri Ayu Rayhaniah
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v%vi%i.774

Abstract

Islamic boarding schools are traditional educational institutions with the oldest Islamic characteristics in the archipelago. Its presence is expected to be able to improve and improve Islamic traditions. Pondok Tahfidz Ilyasiyah As'adiyah, Santan Tengah Village has the potential to become a superior Islamic tahfidz boarding school. To improve the achievements of students to a higher level such as MTQ at the district/city, provincial, and even national levels, even harder efforts are needed from the administrators and coaches to organize more systematic and well-programmed tahfidz education and teaching through a curriculum that is in accordance with the conditions of the students.ABSTRAKPondok pesantren adalah lembaga Pendidikan tradisional dengan ciri khas Islam tertua di Nusantara. Kehadirannya diharapkan mampu memperbaiki dan meningkatkan tradisi keislaman. Pondok Tahfidz Ilyasiyah As’adiyah Desa Santan Tengah memiliki potensi untuk menjadi pondok pesantren tahfidz unggulan. Untuk meningkatkan prestasi para santri ke level yang lebih tinggi lagi seperti MTQ tingkat kabupaten/kota, provinsi, bahkan nasional maka diperlukan upaya yang lebih keras lagi dari para pengurus dan pembina untuk menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran tahfidz yang lebih sistematis dan terprogram dengan baik melalui kurikulum yang sesuai dengan kondisi para santri.
Peningkatan Daya Saing UMKM Kopi di Desa Pakuan Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat Melalui Pelatihan Pengemasan Produk Berkualitas Dilla Afriansyah; Zainuri Zainuri; Rini Nofrida; Qabul Dinanta Utama; Ines Marisya Dwi Anggraini; Made Gendis Putri Pertiwi; Novia Rahayu; Ni Kadek Ayu Astiti Kirtiyani
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.982

Abstract

The role of product packaging in attracting consumers is essential, especially as consumer preferences evolve and the market demands continuous innovation. Therefore, product packaging training becomes relevant in enhancing the knowledge and skills of MSMEs to design packaging that is appealing, functional, and meets safety standards and regulatory requirements. Furthermore, this training aims to enable MSMEs to capitalize on export opportunities and penetrate global markets with highly competitive products. Enhancing packaging quality also has the potential to improve brand image, build consumer trust, and, ultimately, contribute to economic growth at both local and national levels. Consequently, the development of this product packaging training program aligns with efforts to strengthen MSME growth and competitiveness in addressing global challenges in the modern era.ABSTRAKPentingnya pengemasan produk dalam menciptakan daya tarik konsumen tidak dapat diabaikan, terutama mengingat preferensi konsumen yang semakin berkembang dan tuntutan pasar terhadap inovasi. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan pengemasan produk menjadi relevan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam merancang pengemasan yang menarik, fungsional, dan sesuai dengan standar keamanan serta regulasi yang berlaku. Selain itu, melalui kegiatan pelatihan ini, diharapkan UMKM dapat memanfaatkan peluang ekspor dan penetrasi pasar global dengan produk yang memiliki daya saing tinggi. Peningkatan kualitas pengemasan juga berpotensi meningkatkan citra merek, kepercayaan konsumen, dan akhirnya, pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal maupun Nasional. Oleh karena itu, pengembangan program pelatihan pengemasan produk ini sejalan dengan upaya mendukung pertumbuhan dan daya saing UMKM dalam menghadapi tantangan global di era kontemporer.
Efektivitas Terapi Kognitif Perilaku dalam Mengelola Stres pada Pasien Penyakit Tidak Menular di Puskesmas Candimulyo suharsono suharsono; Adi Isworo; Novema Anshar
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.1068

Abstract

This community service aims to address the high stress levels in patients with Non-Communicable Diseases (NCDs), which can worsen health conditions and lower quality of life. This study evaluates the effectiveness of Cognitive Behavioral Therapy (CBT) in managing stress among NCD patients at Puskesmas Candimulyo, Magelang Regency. The method employed is a quasi-experimental design with pre-test and post-test on an intervention group receiving CBT. The results revealed a significant reduction in stress levels, with an average score difference of -30 (p-value = 0.001). These findings indicate that CBT effectively reduces stress and can be implemented in primary healthcare settings to improve the quality of life for NCD patients.ABSTRAKPengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi tingginya tingkat stres pada penderita Penyakit Tidak Menular (PTM) yang dapat memperburuk kondisi kesehatan dan menurunkan kualitas hidup. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas Terapi Kognitif dan Perilaku (Cognitive Behavioral Therapy/CBT) dalam mengelola stres pada pasien PTM di wilayah kerja Puskesmas Candimulyo, Kabupaten Magelang. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada kelompok intervensi yang menerima CBT. Hasil menunjukkan penurunan tingkat stres yang signifikan dengan rata-rata selisih skor sebesar -30 (p-value = 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa CBT efektif dalam menurunkan stres dan dapat diimplementasikan di layanan kesehatan primer untuk meningkatkan kualitas hidup pasien PTM.
Pelatihan Teknologi Pematangan Buah secara Alami bagi Pedagang Buah Mohammad Wijaya; Sugiarti Sugiarti; sakinah zubair; Halimah Husain
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.864

Abstract

Fruit ripening is an important process that affects the quality and marketability of fruits. In this context, fruit traders often face challenges in ripening fruits in a natural and efficient way. This article discusses a training program that aims to provide training to fruit traders on natural fruit ripening technology. Through this approach, it is hoped that traders can improve the quality of their products and understand environmentally friendly methods. The training program included material provision, discussion and question and answer, and hands-on practice.  The results showed that the training successfully gave the participants, who were fruit traders, a good understanding of natural fruit ripening. In addition, participants showed high enthusiasm during the training sessions, especially during discussions and questions and answers. The results of the participant satisfaction questionnaire analysis showed a positive assessment of various aspects of the training, with the highest average rating on the relevance of the material to the needs in the participants' environment. Thus, it is expected that this training will have a positive impact on participants, especially in terms of the quality of fruit produced from the ripening process. ABSTRAKPematangan buah adalah proses penting yang mempengaruhi kualitas dan nilai jual buah. Dalam konteks ini, pedagang buah sering kali menghadapi tantangan dalam mematangkan buah dengan cara yang alami dan efisien. Artikel ini membahas program pengabdian berupa pelatihan yang bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada pedagang buah mengenai teknologi pematangan buah secara alami. Melalui pendekatan ini, diharapkan pedagang dapat meningkatkan kualitas produk mereka serta memahami metode yang ramah lingkungan. Program pelatihan meliputi pemberian materi, diskusi dan tanya jawab, serta praktik langsung.  Hasil menunjukkan bahwa pelatihan berhasil memberikan pemahaman yang baik pada peserta yang merupakan pedagang buah dalam hal pematangan buah secara alami. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama sesi pelatihan, terutama saat diskusi dan tanya jawab. Hasil analisis angket kepuasan peserta menunjukkan penilaian positif terhadap berbagai aspek pelatihan, dengan rata-rata penilaian tertinggi pada keterkaitan materi dengan kebutuhan di lingkungan peserta. Dengan demikian diharapkan pelatihan ini memberi dampak positif bagi peserta khususnya dalam hal kualitas buah yang dihasilkan dari proses pematangan.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 6, No 1 (2026): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 6 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 5 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 4 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 3 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 2 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 5, No 1 (2025): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 5 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 4 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 3 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 2 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 1 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 6 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 5 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 4 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 3 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 2 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 3, No 1 (2023): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 6 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 5 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 4 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 3 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 2 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 2, No 1 (2022): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 2 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 1, No 1 (2021): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan More Issue