cover
Contact Name
Debi Setiawan
Contact Email
jurnaljdistira@gmail.com
Phone
+6281297409136
Journal Mail Official
jurnaljdistira@gmail.com
Editorial Address
Jl. Datuk Tunggul, Kel Teluk Kenidai, Kec Tambang, Kab Kampar, Prov Riau, Indonesia.
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat
ISSN : 28091485     EISSN : 28091485     DOI : -
Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat - JDISTIRA adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil pengabdian yang berkualitas. Diterbitkan 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan Mei dan November oleh Yayasan Rahmatan Fiddunya Wal Akhirah dalam membantu para akademisi, peneliti dan praktisi untuk menyebarkan hasil pengabdiannya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 259 Documents
Penggunaan Leaflet pada Program Pendidikan Kesehatan Kelompok Perimenopause tentang Perubahan dan Kebutuhan Masa Perimenopause Handayani, Sri; Yopi Suryatim Pratiwi; Pahri; Sopian Halid
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1833

Abstract

Perimenopause merupakan masa peralihan menuju menopause. Hal ini berdampak terhadap perubahan fisik dan psikologis, sehingga perempuan membutuhkan pemahaman yang baik agar mampu beradaptasi dengan perubahan tersebut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan perempuan melalui pendidikan kesehatan kelompok menggunakan media leaflet. Program dilakukan melalui penyuluhan, diskusi, dan pembagian leaflet berisi informasi ringkas mengenai perubahan serta kebutuhan pada masa perimenopause. Penilaian pengetahuan dilakukan menggunakan pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar peserta memiliki pengetahuan kurang (67,7%) dan hanya sebagian kecil yang memiliki pengetahuan baik (9,7%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan hasil posttest, di mana sebagian besar peserta memiliki pengetahuan baik (54,8%), sisanya berpengetahuan cukup (45,2%), dan tidak ada lagi peserta dengan pengetahuan kurang (0%). Dengan demikian, penggunaan leaflet terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan perempuan mengenai perubahan dan kebutuhan masa perimenopause, sehingga media ini direkomendasikan sebagai sarana edukasi berkelanjutan untuk meningkatkan kesiapan dan kualitas hidup perempuan dalam menghadapi fase perimenopause.
Optimalisasi Pemanfaatan Bonggol Jagung Sebagai Arang Briket Ramah Lingkungan Di Desa Melle Kecamatan Dua Boccoe Reski Amaliah; Aldin; Nur Padillah; A. Alief Warsi Fathurrahman; A. Fathu Rahman; Irmayanti; Riska Suhanti; Nisda; A. Adam Rinu9
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1834

Abstract

Pemanfaatan limbah pertanian merupakan salah satu pendekatan strategis untuk meningkatkan nilai tambah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan. Bonggol jagung, yang selama ini kurang dimanfaatkan dan hanya menjadi limbah, dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi berupa arang briket. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui proses pemanfaatan bonggol jagung sebagai bahan baku arang briket ramah lingkungan di Desa Melle, Kecamatan Dua Boccoe. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan bahan baku bonggol jagung, proses karbonisasi, penghalusan, pencampuran dengan perekat alami, pencetakan, hingga pengeringan briket. Hasil menunjukkan bahwa arang briket berbahan bonggol jagung memiliki kualitas pembakaran yang baik, menghasilkan panas yang stabil, serta asap yang lebih sedikit dibandingkan kayu bakar konvensional. Selain meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan limbah pertanian, inovasi ini juga memberikan manfaat ekonomi langsung melalui peluang usaha berbasis bahan baku lokal. Lebih jauh, potensi penerapan teknologi ini tidak hanya terbatas pada Desa Melle, tetapi dapat diperluas ke wilayah pertanian lain mengingat ketersediaan bahan baku yang melimpah dan proses produksi yang sederhana serta terjangkau. Dampak sosial-ekonomi jangka panjang dari pemanfaatan briket bonggol jagung meliputi peningkatan pendapatan masyarakat, penguatan kemandirian energi desa, serta pengurangan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Keunggulan metode yang digunakan terletak pada efisiensi proses karbonisasi dan penggunaan perekat alami sehingga menghasilkan briket yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan metode pengelolaan limbah jagung sebelumnya. Dengan demikian, inovasi ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam pengelolaan limbah pertanian sekaligus mendukung pengembangan energi alternatif di kawasan pedesaan.
Edukasi Mitigasi Banjir Berbasis Peer Group Bagi Pemuda Desa Sendayan Dendy Kharisna; Angga Arfina; Ulfa Hasana; Wardah; Zahratul Husna; Eny indarti; Eka Putri Cantika Ramadani
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1835

Abstract

Banjir merupakan bencana alam yang kerap terjadi di Desa Sendayan dan menimbulkan dampak sosial maupun lingkungan yang signifikan. Pemuda memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam upaya mitigasi bencana, namun belum terlibat secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pemuda mengenai bahaya banjir serta tindakan mitigasi yang dapat dilakukan. Pendekatan peer group digunakan dengan melibatkan pemuda sebagai fasilitator pembelajaran untuk memperkuat partisipasi dan efektivitas edukasi. Tahapan kegiatan meliputi pengumpulan data awal melalui kuesioner dan wawancara, penyusunan program edukasi, pelaksanaan sosialisasi, dan evaluasi yang dilakukan dengan analisis kuantitatif data pengetahuan peserta pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan pada peserta dari rerata 41 menjadi 81, terutama terkait pemahaman konsep bencana dan risiko banjir, dampak terhadap kesehatan langkah kesiapsiagaan, serta peran pemuda dalam pencegahan dan penanggulangan bencana. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendekatan peer group efektif dalam mendorong keterlibatan aktif pemuda sekaligus meningkatkan kapasitas mereka dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan pemuda dalam program mitigasi bencana berbasis komunitas, serta mendorong terbentuknya lingkungan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.
Pendampingan Ketepatan Diagnosis Komplikasi dan Penyerta Kode Kasus Diabetes Melitus Untuk Percepatan Klaim BPJS di RS Awal Bros Botania Fani Farhansyah; Ernaman Putri, Riza Suci; Nimas Esya Bayazid; Hanifah Cahyani
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1836

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan ketepatan pengodean diagnosis Diabetes Melitus (DM) untuk mendukung kelancaran pengajuan klaim BPJS Kesehatan yang menggunakan sistem pembayaran INA-CBG’s. Ketepatan kode sangat menentukan kelompok INA-CBG’s sehingga berdampak pada besaran biaya yang diterima rumah sakit. Pengabdian dilaksanakan di RS Awal Bros Botania melalui kegiatan pendampingan secara langsung yang melibatkan petugas rekam medis dan casemix. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi, latihan pengodean berbasis kasus, posttest, serta diskusi interaktif. Selama kegiatan, peserta mempraktikkan penentuan kode ICD-10 (E10–E14) dengan fokus pada pemilihan karakter keempat sesuai komplikasi dan diagnosis penyerta. Hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta dalam menentukan kode yang tepat. Pada sesi diskusi, peserta mampu mengidentifikasi kendala yang sering muncul, seperti kurangnya informasi pada rekam medis mengenai detail komplikasi dan penggunaan insulin. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi petugas dalam pengodean DM dan memperkuat pemahaman bahwa dokumentasi medis yang lengkap berpengaruh langsung pada keakuratan kode dan kelancaran klaim BPJS. Disarankan agar rumah sakit menyusun SOP pengodean DM dan melaksanakan pendampingan lanjutan untuk keberlanjutan hasil pengabdian
Akselerasi Penanaman Padi Tiga Kali untuk Kemandirian Pangan di Kampung Isano Mbias, Merauke Widya Wahyuni Asnur; Marlia Rianti; Ernida Mahmud
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1844

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan merumuskan strategi akselerasi penanaman padi tiga kali (3x cropping) guna mencapai kemandirian pangan di Kampung Isano Mbias, Merauke. Menggunakan metode Participatory Action Research (PAR), program kolaboratif ini melibatkan petani, Dinas Pertanian, PPL, dan Mahasiswa MSIB KEMENTAN untuk mengatasi kendala utama pada kualitas SDM petani, meskipun memiliki potensi lahan yang luas (5–10+ Ha). Rangkaian musyawarah intensif berhasil mentransfer pengetahuan teknis budidaya intensif (seperti pemupukan berimbang dan manajemen air), ditandai dengan peningkatan pemahaman yang sangat drastis (mencapai 100% pada topik IP300 berdasarkan post-test). Secara kualitatif, program ini sukses menumbuhkan motivasi kolektif, kolaborasi, dan kemandirian yang nyata, terwujud dalam inisiatif pembentukan kelompok tani baru untuk berbagi ilmu. Disimpulkan bahwa selain potensi peningkatan produktivitas 30% dari strategi teknis, pemberdayaan sosial dan integrasi nilai budaya lokal adalah fondasi esensial ketahanan pangan jangka panjang. Rekomendasi lanjutan difokuskan pada pembentukan Model Farm komunitas dan Protokol Mitigasi Bencana Pertanian yang adaptif.
Program Pengadaan dan Pemasangan Papan Petunjuk Lokasi di Universitas Muhammadiyah Bone Widya Wahyuni Asnur; A. Sandi Saputra; Muhammad Taufik; Sukardi; Muh. Fachrin Agsa; Baso Fian Rahmat; Rika Ayu Lestari; Hildayanti; Musliadi; Ari Buldzaki Syam; Darwin Prima Sakti; Ina Marca; Muhammad Asdar
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1845

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi minimnya sistem signage yang memadai di Universitas Muhammadiyah Bone, yang menyebabkan kesulitan navigasi, kebingungan, dan rendahnya aksesibilitas bagi civitas akademika dan pengunjung. Papan petunjuk lokasi diakui sebagai elemen infrastruktur krusial yang berperan penting dalam meningkatkan efisiensi akademik dan citra institusi. Metode yang digunakan adalah Pendekatan Partisipatif (PRA), meliputi observasi langsung dan diskusi kelompok terfokus, untuk mengidentifikasi dua titik strategis pemasangan signage (Gerbang Utama dan dekat Auditorium) serta memastikan desain yang informatif, estetis, dan inklusif. Selain itu, pendekatan ini dirancang untuk menumbuhkan rasa kepemilikan komunal guna menjamin keberlanjutan proyek dan mekanisme pemeliharaan mandiri. Hasil kegiatan diukur melalui evaluasi multidimensional. Target kuantitatif utama adalah penurunan waktu navigasi secara signifikan, dari rata-rata 10-15 menit menjadi 3-5 menit, yang didukung oleh bukti kualitatif yaitu hilangnya kebingungan pada mahasiswa saat mencari lokasi. Implementasi signage yang efektif ini tidak hanya mempermudah navigasi dan meningkatkan keamanan, tetapi juga secara simultan memperkuat branding universitas dan menciptakan lingkungan akademik yang lebih terorganisir, ramah, dan berkelanjutan.
Penguatan Sistem Tatakelola Keuangan dan Pengadministrasian Berkas Keuangan Perjalanan Dinas untuk Meningkatkan Akuntabilitas Birokrasi Publik pada Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Narang, Christofer Eka A. Narang; Peridawaty
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1846

Abstract

Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat sistem tatakelola keuangan dan pengadministrasian berkas keuangan perjalanan dinas di Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas, dengan fokus pada peningkatan akuntabilitas birokrasi publik sesuai regulasi fiskal modern. Pendekatan empiris diterapkan selama magang dari 22 Agustus 2025 hingga 22 Desember 2025, meliputi pengamatan langsung mekanisme pencatatan transaksi, verifikasi dokumen, dan penyusunan Surat Pertanggungjawaban di Sub Bagian Perencanaan Keuangan dan Aset. Temuan menunjukkan bahwa tata kelola keuangan daerah di kabupaten Kalimantan Tengah memiliki ketidaksesuaian dokumentasi rata-rata 5,42% dalam lima tahun terakhir, sehingga memerlukan pembenahan administrasi mendesak untuk mematuhi standar audit dan Standar Akuntansi Pemerintahan berbasis akrual. Dinas tersebut telah menerapkan sistem informasi keuangan terstruktur melalui instrumen RKA DPA dan laporan periodik, namun menghadapi kendala seperti integrasi data terbatas, pembaruan berkas digital tertunda, dan kesenjangan kompetensi aparatur. Pengabdian ini menggali bagaimana perbaikan dalam tata kelola keuangan dan dokumentasi pada instansi pemerintah daerah dapat meningkatkan pelayanan publik dan akuntabilitas birokrasi secara keseluruhan.
Implementasi Irigasi Tetes Pada Pertanian Hortikultura di Dasawisma Desa Biccoing Andi Masri Wandi; Sarmila Nur; Sara; Dedi Hartono; Adinda; Asril; Rifki Faiz Fauzan; Muhammad Afzal; A. Fitriani; Muhammad Farid
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1856

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini mengimplementasikan sistem irigasi tetes untuk mengatasi keterbatasan air pada pertanian hortikultura skala rumah tangga di Desa Biccoing, Kecamatan Tonra. Pendekatan partisipatif-edukatif melibatkan kelompok perempuan Dasawisma melalui pelatihan, pendampingan instalasi, dan mentoring berkelanjutan. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan efisiensi penyiraman sebesar 50%, penghematan air yang signifikan, serta keseragaman pertumbuhan tanaman cabai dan tomat yang lebih baik. Selain manfaat teknis, program meningkatkan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan pertanian dan memperkuat kolaborasi sosial di tingkat komunitas. Studi menyimpulkan bahwa intervensi teknologi tepat guna sederhana dapat efektif mendukung ketahanan pangan rumah tangga sekaligus mengoptimalkan sumber daya air terbatas. Model ini menunjukkan potensi replikasi bagi komunitas pedesaan serupa yang menghadapi tantangan pengelolaan air.
Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Model GIZI CERDAS Untuk Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas di Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota Maidelwita, Yani; Eka Putri Primasari; Mitayani, Mitayani; Mira Andika
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1857

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu melalui penerapan model GIZI CERDAS sebagai pendekatan edukasi gizi yang terstruktur dan berbasis komunitas untuk pencegahan stunting di Posyandu Pakan Raba’a, Nagari Batu Payuang, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kegiatan melibatkan dua belas kader aktif dan lima puluh dua balita (beserta pengasuh/ibu balita) sebagai penerima manfaat. Metode meliputi identifikasi masalah (observasi dan FGD), pengembangan media edukasi secara kolaboratif, pelatihan terstruktur, serta pendampingan lapangan dengan pendekatan participatory-empowerment. Media edukasi yang dihasilkan mencakup modul gizi berbasis pangan lokal, booklet stunting, poster visual, video micro-learning berdurasi 1–2 menit, serta sistem monitoring digital melalui logbook dan Google Form. Hasil menunjukkan peningkatan skor pengetahuan kader dari rata-rata 44,1 menjadi 90,0 (kenaikan 45,9 poin); tingkat kehadiran posyandu meningkat dari 61% menjadi 92%, serta cakupan frekuensi penyuluhan gizi meningkat dari 42% menjadi 84%. Seluruh kader (100%) berhasil melakukan edukasi door-to-door menggunakan media visual dan melaporkan kegiatan melalui sistem monitoring. Temuan ini menunjukkan bahwa model GIZI CERDAS efektif, aplikatif, dan dapat direplikasi pada posyandu wilayah rural. Keberlanjutan program diperkuat melalui pembentukan Tim Kader Gizi Mandiri, rencana peer teaching/TOT, dan integrasi pelaporan bulanan dengan supervisi puskesmas sehingga implementasi dapat berlanjut setelah program selesai.
Pengabdian Masyarakat Berbasis Edukasi Prinsip 3R di SDN 13 Desa Simbur Naik Kabupaten Tanjung Jabung Timur Alan Syahrier, Fajar; Fatriani, Riri Maria; Beriansyah, Alva; Rohayati, Wahyu; Hapsa; Bela, Dinda Rosanti Salsa; Suminah; Jusmail
JDISTIRA - Jurnal Pengabdian Inovasi dan Teknologi Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Yayasan Rahmatan Fidunya Wal Akhirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58794/jdt.v6i1.1861

Abstract

Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengetahuan, praktik baik dan berdampak pada perubahan perilaku masyarakat. Kurangnya kesadaran dan perilaku ramah lingkungan sejak usia dini berpotensi memperburuk kondisi lingkungan dimasa mendatang. Salah satu pendekatan strategis dalam membentuk karakter peduli lingkungan Adalah melalui edukasi berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 13 Desa Simbur Naik. Rendahnya integrasi edukasi lingkungan dalam kegiatan pembelajaran, mindset tentang lingkungan bersih, serta terbatasnya sarana dan prasarana yang mendukung pengelolaan sampah yang sistematis di sekolah menjadi faktor penting dalam membentuk ketidakpedulian siswa terhadap lingkungannya. Adapun metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahapan. Tahap pertama, sosialisasi dan edukasi kepada siswa, guru, dan warga sekolah mengenai pentingnya penguatan karakter peduli lingkungan melalui pengelolaan sampah berbasis 3R. Tahap kedua, mengadopsi praktik baik dengan memilah sampah organik dan non organik. Tahap ketiga pendampingan keterampilan dalam mengolah limbah menjadi produk yang memiliki nilai guna maupun nilai estetika. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbentuk ekosistem sekolah yang mendukung terinternalisasinya nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan dalam perilaku sehari-hari seluruh warga sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang mampu mengidentifikasi jenis sampah dengan benar, serta meningkatnya keterlibatan siswa dalam praktik pemilahan sampah. Selain itu, sekolah mulai menerapkan penggunaan tempat sampah terpilah dan mendukung kegiatan kreatif berbahan limbah. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk ekosistem sekolah yang lebih peduli lingkungan serta menjadi model bagi sekolah lain di wilayah tersebut.