cover
Contact Name
Muh. Nasir
Contact Email
perahubima@gmail.com
Phone
+6285253506723
Journal Mail Official
perahubima@gmail.com
Editorial Address
Jln. Pemuda No. 65 RT.003 RW.001 Kel. Penataoi Kec. Mpunda, Kota Bima, NTB
Location
Kota bima,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
ISSN : 28097998     EISSN : 28097998     DOI : https://doi.org/10.55784/jupeis
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial menerbitkan artikel ilmiah pendidikan dan ilmu sosial berdasarkan hasil penelitian dan hasil kajian pustaka. Jurnal ini menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa inggris. Terbit 4 kali setiap tahun pada bulan Januari, Maret, Juli, dan November
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 291 Documents
Kesiapsiagaan Rumah Tangga Dalam Menghadapi Bencana Banjir Di Desa Buluh Cina Kabupaten Kampar Sari, Nana Monica; Susanti, Rina
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan rumah tangga serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan tersebut dalam menghadapi bencana banjir. Analisis dilakukan dengan menggunakan pendekatan rational choice dari James S. Coleman dan konsep kesiapsiagaan bencana. Populasi penelitian mencakup seluruh rumah tangga yang tinggal di wilayah aliran Sungai Kampar dan terdampak banjir paling parah di empat dusun, dengan total 414 kepala keluarga. Sampel penelitian berjumlah 81 responden yang ditentukan menggunakan rumus Slovin, dengan kombinasi teknik proportional sampling dan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif deskriptif menggunakan perhitungan tendensi sentral (minimum, mean, median) dan disajikan dalam bentuk crosstab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan rumah tangga, yang mencakup indikator rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya, masih tergolong kurang optimal. Sebagian besar rumah tangga (72 responden atau 88,9%) berada pada tingkat kesiapsiagaan sedang. Faktor ekonomi, budaya, dan pengetahuan menjadi faktor dominan yang memengaruhi kesiapsiagaan, sedangkan faktor sosial tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kesiapsiagaan rumah tangga dalam menghadapi banjir.
Paradoks Energi Hijau: Tinjauan Sosiologis Atas Program Co-firing PLTU di Desa Air Anyir, Bangka Darmawan, Budi; Zulkarnain, Iskandar; Herza, Herza; Wilujeng, Panggio Restu
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1575

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan studi pustaka dengan kerangka sosiologi lingkungan dan analisis kekuasaan untuk mengkaji praktik co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Air Anyir, Bangka. Co-firing, yaitu pencampuran batubara dengan biomassa seperti wood chips, dipromosikan sebagai bagian dari transisi menuju green energy di Indonesia. Namun, di balik narasi hijau tersebut, terdapat dinamika ekologis, sosial, dan politik yang kompleks. Penelitian ini menganalisis persoalan co-firing dengan pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, merujuk pada lebih dari 30 sumber primer dan sekunder, termasuk artikel ilmiah, laporan organisasi masyarakat sipil, dan dokumen kebijakan energi. Hasil analisis menunjukkan bahwa program co-firing tidak terlepas dari praktik eksklusi ruang hidup, intensifikasi eksploitasi sumber daya alam, serta reproduksi ketimpangan struktural yang menguntungkan rezim energi fosil. Co-firing tampil sebagai teknologi transisi yang kontradiktif, mencerminkan logika kapitalisme hijau yang mengabaikan keadilan ekologis dan sosial. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap wacana keadilan energi dan memperkuat kritik terhadap praktik transisi energi yang elitis dan eksploitatif di Indonesia.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Membaca Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Media Stiker Huruf Di TKN Pembina Mauponggo Pasu, Maria Margalence; Ita, Efrida; Dhiu, Konstantinus Dua; Meka, Marsianus
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss2.1581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca anak usia 5–6 tahun melalui penggunaan media stiker huruf di TK Negeri Pembina Mauponggo. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus, masing-masing mencakup tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 18 anak kelompok B yang terdiri dari 9 laki-laki dan 9 perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan menghitung persentase pencapaian indikator membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, persentase anak yang mencapai ketuntasan belajar sebesar 44,44%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus II dengan penyempurnaan strategi dan penggunaan media stiker huruf secara lebih efektif, ketuntasan meningkat menjadi 88,88%. Anak-anak menunjukkan peningkatan dalam mengenal huruf, membuat suku kata, dan menghubungkan kata dengan gambar. Dengan demikian, penggunaan media stiker huruf terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca anak usia dini di TK Negeri Pembina Mauponggo.
Komunitas Lokal Dalam Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan: Studi Pada Desa Wisata Gili Gede, Lombok Barat Hakim, Latifa Dinar Rahmani; Karyadi, Lalu Wiresapta; Wijayanti, Ika; Hilmi, Farida; Maulana , Dimas Andrian
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss2.1593

Abstract

Gili Gede merupakan salah satu wisata rekomendasi di pulau Lombok yang banyak dikunjungi oleh berbagai pengunjung baik mancanegara maupun domestik. Gili Gede mempunyai berbagai potensi yang dimiliki, namun disatu sisi pengembangan wisata dirasa belum optimal. Komunitas lokal dan stakeholder dalam hal ini memegang peran penting dalam pengembangan pariwisata di Gili Gede. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perand an kontribusi komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Melalui perspektif sosiologis dengan meminjam pendekatan kualitatif fenomenologi, peneliti berusaha melihat sejauh mana peran komunitas lokal dalam pengembangan pariwisata di Desa Gili Gede. Meminjam konsep modal milik Bourdieu, ditemukan bahwa terdapat 3 modal yang berperan dalam pengembangan desa wisata; modal sosial, ekonomi dan budaya. Ketiga modal tersebut mempunyai peran penting dalam memberdayakan masyarakat khususnya komunitas lokal Gili Gede. Pemberdayaan masyarakat ini yang kemudian berhasil untuk mengembangkan desa wisata Gili Gede menjadi pariwisata unggulan. Hal ini tidak terlepas dari adanya kesadaran kolektif masyarakat dan didukung oleh beberapa pihak baik dari desa, stakeholder dan pemerintah setempat. Sinergitas diperlukan kepada seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan solusi inovatif dan adaptif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan.
Dinamika Pola Asuh Orang Tua Dalam Membentuk Karakter Anak Wilayah Pesisir Kota Tarakan Ismuniar, Cici
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1606

Abstract

Penelitian ini menggambarkan hubungan pola asuh orang tua dengan pembentukan karakter anak di RT 10, Kelurahan Selumit Pantai, Kota Tarakan. Studi ini dilatarbelakangi kecenderungan orang tua mengadopsi pola asuh situasional yang fleksibel, menggabungkan unsur otoriter, demokratis, dan permisif sesuai konteks, untuk menciptakan "kebebasan bertanggung jawab". Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan orang tua dan anak serta observasi partisipan terhadap interaksi di lingkungan, dengan sampel diambil menggunakan teknik snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang tua menerapkan pola asuh demokratis sebagai pendekatan dominan. Ciri utamanya meliputi: (1) pemberian kebebasan disertai tanggung jawab, (2) penetapan batasan jelas dengan penjelasan rasional, (3) pendampingan aktif tanpa mengambil alih, dan (4) keseimbangan antara kemandirian dan kontrol. Strategi disiplin berfokus pada teguran tegas namun santun, pemberian kesempatan perbaikan, dan hukuman mendidik untuk pelanggaran berat. Pendekatan ini efektif membentuk karakter anak seperti disiplin, tanggung jawab (terhadap tugas rumah/sekolah), percaya diri, empati, dan penguatan nilai spiritual. Observasi menguatkan adanya interaksi hangat, lingkungan sosial positif, serta perhatian orang tua terhadap kebutuhan fisik dan emosional anak. Meski dominan demokratis, terdapat sedikit kasus pola asuh permisif yang berpotensi menghambat perkembangan karakter optimal. Penelitian menyimpulkan bahwa pola asuh demokratis yang adaptif di Selumit Pantai berkontribusi signifikan terhadap pembentukan karakter anak secara holistik.
Pendidikan Lingkungan Bagi Masyarakat Sebagai Kunci Pelestarian Alam Karina, Yohana Fransiska; Adam, Gervasius; Fukayo, Maria; Berkanis, Maria; Nadja, Patrisna
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1621

Abstract

Krisis lingkungan yang semakin kompleks saat ini menuntut solusi jangka panjang yang berkelanjutan, salah satunya melalui pendidikan lingkungan. Pendidikan lingkungan dipandang sebagai pendekatan strategis dalam membentuk kesadaran, sikap, dan perilaku pro-lingkungan sejak usia dini. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan lingkungan dalam pelestarian alam melalui studi literatur yang mendalam, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan mampu mengubah pola pikir konsumtif menjadi perilaku partisipatif, terutama dalam pengelolaan sampah dan aksi pelestarian lingkungan. Program seperti Adiwiyata di Indonesia telah memberikan kontribusi nyata dalam menanamkan budaya peduli lingkungan di sekolah melalui integrasi kurikulum. Meskipun masih terdapat tantangan berupa keterbatasan sumber daya dan dukungan kebijakan, pendidikan lingkungan tetap menjadi investasi penting untuk menciptakan masyarakat yang berkelanjutan dan tangguh dalam menghadapi krisis ekologi global.
Etu Sebagai Totalitas Seni Pertunjukan Ritual: Telaah Struktur Syair, Wujud Musikal, Koreografi, dan Fungsi Properti Bupu, Hermania
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1631

Abstract

Tradisi Etu, sebuah bentuk tinju adat yang berkembang di wilayah Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur, merepresentasikan perpaduan antara ekspresi fisik, ritus spiritual, dan struktur sosial budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Etu sebagai bentuk seni pertunjukan ritual yang kompleks melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode studi literatur dan observasi partisipatif. Analisis difokuskan pada empat elemen utama, yakni struktur lirik, bentuk musik, gerakan tari, dan penggunaan atribut. Hasil kajian menunjukkan bahwa struktur lirik dalam Etu yang terdiri atas doa, mantra, dan nyanyian tradisional, mengandung nilai-nilai filosofis dan sejarah yang diwariskan secara lisan. Aspek musikal diperkuat oleh penggunaan alat musik tradisional dengan pola ritme khas yang menciptakan atmosfer sakral dan membangkitkan semangat kolektif. Gerakan tari yang menyertai pertunjukan mengandung makna simbolik yang merefleksikan kekuatan, keberanian, serta penghormatan terhadap leluhur. Selain itu, atribut seperti sarung tinju, gelang, dan kalung tidak hanya berfungsi sebagai elemen visual, tetapi juga memiliki makna magis dan peran penting dalam struktur ritus. Temuan ini menampilkan bahwa Etu tidak sekadar dimaknai sebagai olahraga tradisional, melainkan sebagai perwujudan integral dari identitas budaya, sejarah, dan sistem kepercayaan masyarakat Ngada. Kajian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan studi etnomusikologi, antropologi seni, serta upaya pelestarian warisan budaya tak benda di Indonesia.
Peran Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Dalam Pencegahan Stunting Di Masyarakat Hapsari, Rindy Putri; Chairani, Annisa Larasati
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1636

Abstract

Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program yang hadir untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang miskin dan rentan. Kemiskinan merupakan masalah utama yang saat ini masih terjadi di Indonesia dengan jumlah masyarakat miskin sekitar 25,22 jiwa pada tahun 2024. Kemiskinan merupakan salah faktor utama terjadi stunting pada anak, hal tersebut disebabkan ketidakmampuan keluarga untuk memberikan asupan makanan bergizi pada ibu hamil, pemeriksaan kesehatan rutin untuk ibu hamil, dan asupan makanan bergizi pada bayi dibawah 5 tahun. Stunting merupakan isu yang cukup menjadi perhatian di Indonesia dengan jumlah 4.482.340 bayi dibawah lima tahun mengalami kondisi stunting di tahun 2024. Kehadiran Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan salah satu upaya pemerintah Indonesia untuk menekan angka stunting dengan pemberian bantuan uang dan pendampingan yang diberikan oleh Pendamping Sosial PKH dalam bentuk pelatihan. Pendamping Sosial PKH merupakan aktor yang memiliki peran penting dalam mengimplementasikan Program Keluarga Harapan (PKH), mereka merupakan aktor yang memiliki interaksi langsung dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sehingga penelitian ini akan membahas mengenai peran dari Pendamping Sosial PKH dalam pencegahan stunting di masyarakat.
Kontribusi Penyuluh Pertanian Dalam Akselerasi Pengembangan Kelompok Tani Di Kabupaten Lombok Timur FR, Aeko Fria Utama; Fadli, Fadli
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengetahui Kontribusi penyuluh dalam pengembangan kelompok tani di Kabupaten Lombok Timur dan Mengidentifikasi hambatan dalam penyuluhan pertanian untuk pengembangan kelompok tani di Kabupaten Lombok Timur. Metode yang diimplementasikan adalah metode deskriptif dengan Unit analisis penyuluh dan anggota kelompok tani di Kabupaten Lombok Timur. Tempat penelitian berada di Kabupaten Lombok Timur dengan total jumlah Responden dalam penelitian ini ditetapkan sebanyak 45 responden. Penelitian ini meliputi 2 tipe data yaitu data kuantitatif dan data kualitatif serta terdapat 2 sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Metode skoring digunakan dalam analisis untuk mengetahui kontribusi penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontribusi penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani termasuk dalam kategori cukup berperan. Peran penyuluh pertanian dalam pengembangan kelompok tani di Kabupaten Lombok Timur dinyatakan bahwa penyuluh cukup berperan. Kendala yang dihadapi oleh penyuluh pertanian dalam mengembangkan kelompok tani yaitu, anggota kelompok tani kurang dalam menerima pembaharuan dan kurang merespon kehadiran penyuluh, dan fasilitas kurang memadai.
Pengaruh Model Pembelajaran Integrasi TGT Dengan Game Clash Of Champions Terhadap Hasil Belajar IPS Siswa Kelas VII Di SMPN 16 Nursamsiyah, Putri; Safitri, Desy; Sujarwo, Sujarwo
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 4 No. 3 (2025): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1641

Abstract

Pembelajaran IPS yang hanya berfokus pada pemaparan materi sering kali membuat siswa kurang antusias, sehingga berdampak pada hasil belajar yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model pembelajaran integrasi Team Games Tournament (TGT) dengan game Clash of Champions terhadap hasil belajar IPS siswa kelas VII di SMP Negeri 16 Jakarta. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest and posttest with non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas dua kelas, yaitu kelas VII-E sebagai kelas eksperimen dan VII-F sebagai kelas kontrol, masing-masing berjumlah 36 siswa. Hasil posttest menunjukkan rata-rata skor sebesar 82,86 di kelas eksperimen dan 72,47 di kelas kontrol. Uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp.Sig (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, terdapat pengaruh signifikan penggunaan model pembelajaran integrasi TGT dengan Clash of Champions terhadap hasil belajar IPS siswa.