cover
Contact Name
Muhammad Darma Halwi
Contact Email
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Phone
+6285253587076
Journal Mail Official
muhammaddarmahalwi@gmail.com
Editorial Address
Persada Banten Blok A3, Kota Serang, Banten, Indonesia
Location
Kota serang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia
ISSN : -     EISSN : 28302567     DOI : -
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia is a medium of information and socialization regarding the results of service from the entire academic community about various kinds of innovations, development efforts, and solutions to various problems in society. Scope: Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicine, Arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony Human development and national competitiveness Poverty alleviation based on local resources Management of rural and coastal areas with local wisdom Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and MSMEs Development of environmentally sound technology
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025)" : 18 Documents clear
Penyuluhan 'Ayo Cegah Anemia' (ACEMIA) untuk Remaja Putri di SMP Negeri 6 Kota Serang: Let's Prevent Anemia’ (ACEMIA) Counseling for Adolescent Girls at SMP Negeri 6 Kota Serang Widiya Puteri Dheasya; Nuradhiani, Annisa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.233

Abstract

Penyuluhan gizi sebagai metode untuk meningkatkan pengetahuan mengenai anemia pada remaja putri di SMP Negeri 6 Kota Serang. Anemia, yang ditandai dengan rendahnya kadar hemoglobin, memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap daya tahan tubuh, prestasi belajar, dan produktivitas. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah dan evaluasi melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan siswi. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan pengetahuan dari 32% menjadi 45% setelah intervensi. Ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif dapat efektif dalam menginformasikan remaja putri tentang anemia, pencegahannya, dan pentingnya nutrisi seimbang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong perubahan perilaku yang positif terhadap pengelolaan kesehatan. Penyuluhan gizi ini penting sebagai bagian dari upaya kesehatan masyarakat untuk mengurangi prevalensi anemia di kalangan remaja, dengan harapan dapat membentuk dasar pengetahuan yang kuat untuk tindakan pencegahan kesehatan di masa depan. Studi ini merekomendasikan integrasi program edukasi gizi yang lebih intensif dan berkelanjutan di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kesehatan remaja
Edukasi dan Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Pangan Lokal (Daun Kelor) Pada Balita Stunting di Desa Lipukasi: Education and Provision of Supplementary Food Made from Local Food (Moringa Leaves) for Stunted Toddlers in Lipukasi Village Abbas, Dewi Srinita; Mudiah, Najmah; Nursyelah, Nursyelah; Putri, Anggi Maharani Syah; Aprilya, Diva; R, Marwah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.304

Abstract

Daun kelor merupakan tanaman tropis yang mudah didapatkan di Desa Lipukasi, kecamatan Tanete Rilau. Stunting merupakan masalah yang signifikan di daerah pendesaan, masalah yang menganggu pertumbuhan fisik anak, tetapi juga memiliki dampak jangka panjang yang berpotensi mengganggu kemampuan belajar dan meningkatkan risiko penyakit kronis. Pengabdian ini bertujuan mengedukasi masyarakat Desa Lipukasi, Kabupaten Barru, mengenai pemanfaatan pangan lokal, khususnya daun kelor, sebagai makanan tambahan untuk meningkatkan asupan gizi balita stunting. Kegiatan ini melibatkan ibu balita, kader posyandu dan anak stunting berjumlah 30 orang sebagai peserta. dengan metode yang mencakup edukasi PMT melalui PPT, serta distribusi PMT puding kelor oleh tim pengabmas (Tim pengabdian masyarakat) dan juga berperan sebagai fasilitator, dengan dukungan dari TP-PKK Desa Lipukasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang daun kelor serta memperbaiki status gizi balita. Kegiatan ini juga memperkuat literasi kesehatan di kalangan peserta, yang dapat berkontribusi pada penurunan prevalensi stunting jangka panjang. Kesimpulannya, intervensi multifaset yang menggabungkan edukasi kesehatan dan suplementasi gizi sangat penting dalam pencegahan stunting pada balita, dan perlu diterapkan secara lebih luas di lingkungan masyarakat lain untuk mencapai dampak yang lebih signifikan.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Penjamah Minuman Kekinian tentang Keamanan Pangan di Kecamatan Mamuju Wilayah Kerja Puskesmas Binanga: Improving Knowledge and Skills of Contemporary Beverage Handlers on Food Safety in Mamuju District, Binanga Health Center Working Area Islam, Fahrul; Ahmad, Haeranah; Nurbaya, Nurbaya
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.307

Abstract

Kecamatan Mamuju sebagai Pusat Perdagangan di Kabupaten Mamuju menjadi daya tarik tersendiri bagi pedagang termasuk pedagang minuman kekinian. Menjamurnya gerai minuman kekinian masih belum dibarengi dengan pengetahuan keamanan pangan yang memadai dari produsen. Masih banyak dijumpai yang belum menerapkan prinsip-prinsip dasar keamanan pangan diantaranya adalah penggunaan bahan pangan yang tidak aman dan masih kurangnya penerapan hygiene dan sanitasi. Minuman kekinian yang beredar di Kecamatan Mamuju mengandung angka lempeng total bakteri yang tidak memenuhi syarat yaitu dengan rata-rata 20,33 x 103 CFU/m3. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: meningkatkan pengetahuan sasaran mitra tentang keamanan pangan melalui praktik hygiene sanitasi pengelolaan makanan dan minuman. Sasaran kegiatan pengabdian ini yaitu penjamah minuman kekinian yang ada di Kecamatan Mamuju sebanyak 15 orang. Metode pengabdian yang digunakan adalah Ceramah Tanya Jawab dan Demonstrasi. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dengan edukasi tentang Standar Sertifikat Laik Hygiene dan Label pengawasan, kemudian dilanjutkan dengan edukasi tentang hygiene sanitasi pengelolaan minuman kekinian dan yang terakhir adalah edukasi dan pelatihan tentang personal hygiene. Peserta sangat bersemangat mengikuti kegiatan yang ditandai dengan kehadiran peserta tepat waktu dan keaktifan dalam memberikan pertanyaan. Setelah dilakukan edukasi, Semua peserta pengabdian mengetahui prosedur mengurus nomor izin berusaha (NIB) secara online dan mengetahui persyaratan pengurusan sertifikat label pengawasan. Rata-rata pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi lebih besar (89) dibandingkan rata-rata pengetahuan peserta sebelum diberikan edukasi (75,53). Semua Peserta Pengabdian mampu melakukan praktik 5 langkah cuci tangan yang baik dan benar. Target jangka Panjang dari kegiatan pengabdian ini adalah semua gerai minuman kekinian yang berada di Kecamatan Mamuju memiliki izin usaha yang dibuktikan dengan NIB dan mendapatkan sertifikat label pembinaan dari Puskesmas Binanga sehingga diharapkan penyakit yang disebabkan oleh mengkonsumsi minuman kekinian yang tidak higienis dapat dicegah
Pelatihan Kader Posyandu dalam Pembuatan Makanan Pendamping ASI dengan Pemanfaatan Pangan Lokal di Kabupaten Mamuju : Integrated Health Service Post (Posyandu) Cadres Training in Making Complementary Breast Milk Foods by Utilizing Local Food in Mamuju Regency Arief, Erdiawati; Yudianti, Yudianti; Hapzah, Hapzah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.328

Abstract

Masih rendahnya tingkat pemberian MP ASI yang berkualitas baik dari segi jumlah, jenis dan frekuensinya menyebabkan masih tingginya masalah gizi pada anak balita. Kader posyandu sebagai ujung tombak kegiatan pemerataan upaya Kesehatan kepada ibu balita, maka dipandang perlu adanya upaya peningkatan pengetahuan dan keterampilan para kader untuk memaksimalkan upaya pemerataan program kesehatan. Begitupula dengan peran ibu dan keluarga balita sangat besar dalam upaya mewujudkan status gizi anak yang optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader posyandu, ibu balita dan keluarga balita sebagai pendamping balita tentang ketepatan pemberian MP-ASI dengan pemanfaatan pangan lokal guna menanggulangi masalah gizi kurang dan buruk termasuk stunting pada balita. Diharapkan melalui pelatihan MP-ASI lokal yang terdiri atas beberapa tahap kegiatdan yaitu sosialisasi tentang MP ASI lokal, demo berbagai Resep MP-ASI berbahan dasar pangan local dan praktik pembuatan MP ASI lokal mandiri akan bisa meningkatkan peran serta para kader dan memaksimalkan peran ibu dan para keluarga balita dalam memenuhi pemberian MP ASI yang tepat kepada anak balita. Evaluasi dilakukan melalui pre dan post test. Hasil evaluasi dari pre dan post test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan rata rata pengetahuan ibu yaitu dari 63,67 sebelum penyuluhan menjadi 92,05 setelah penyuluhan. Diharapkan petugas kesehatan dan desa senantiasa memberikan dukungan kepada para kader agar dapat secara terus menerus dapat membuat MP ASI lokal di samping terus berupaya tetap memberikan informasi gizi kepada ibu dan keluarga balita agar mereka tetap berupaya mempertahankan ataupun meningkatkan status gizi anak balita melalui pemberian MP ASI yang tepat.
Nutrition Education and Dietary Consultation for Heart Disease Management in the Elderly in Gubeng District, Surabaya Hafid, Fahmi; Rusyadi, Luthfi; Nur Kholifah, Siti; Sumasto, Hery; Taufiqurrahman, Taufiqurrahman; Soesanti, Inne; Intiyati, Ani; Shofiya, Dian; Hatijah, Nur; Marina Pengge, Nuning; Mujayanto, Mujayanto; Faisal Nugroho, Riezky; Hindaryani, Nurul; Saputri, Khristine; Eka Ratnasari, Devi; Halimah, Husnul; Sariman, Sarina
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.330

Abstract

Heart disease is the leading cause of death in the elderly, mainly due to unhealthy diets and metabolic risk factors such as hypertension and diabetes. This nutrition education and dietary consultation program aims to increase the understanding and change of behavior of the elderly in implementing a healthy diet to prevent heart disease. The activity was held for one month in Gubeng District, Surabaya, involving 125 seniors, lecturers, and students. Intervention methods include interactive education, simulations, and personalized nutrition consultations. The evaluation results showed a significant increase in knowledge scores, changes in positive attitudes, and adoption of a healthier diet based on statistical analysis of the Paired t-Test and Wilcoxon Test (p < 0.05). Knowledge Improvement: The average knowledge score increased from 65.2 ± 10.1 to 82.7 ± 8.5, reflecting an increase of 26.9% (p < 0.05). Improved Attitudes: 85% of participants switched to a more positive outlook on adopting a heart-healthy diet, with the Likert scale rating increasing from 3.2 ± 0.8 to 4.5 ± 0.6 (p < 0.05).  This program effectively improves dietary knowledge, attitudes, and behaviors among the elderly in Gubeng Regency. The sustainability of the program is advised through technology-based education and family involvement to improve the quality of life of the elderly sustainably.  
Skrining dan Edukasi Kesehatan Tentang Penyakit Tidak Menular pada Pedagang di Pasar Inpres Kota Palu: Screening and Health Education on Non-Communicable Diseases among Traders at Inpres Market, Palu City Syahadat, Dilla Srikandi; Buchair, Nur Hikmah; Sari, Nur Fadhilah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.339

Abstract

Skrining Penyakit Tidak Menular bertujuan untuk mencegah penyakit sedini mungkin sebagai pengendalian faktor risiko PTM, hasil dari pengabdian ini juga diharapkan agar seluruh lapisan masyarakat termasuk para pedagang di pasar tradisional, di pasar Inpres khususnya dapat meningkatan kesadaran dan kepedulian untuk mengendalikan penyakit tidak menular secara mandiri dan berkesinambungan sehingga dapat dilakukan pengobatan segera. Metode pelaksanaan Pengabdian dilakukan dengan melakukan pemeriksaan tekanan darah dan kadar gula darah pada masyarakat, serta konseling pribadi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 31,4% responden mengalami hipertensi, dan 5 responden (9,8%) terdiagnosis hiperglikemia. Masyarakat pedagang yang terdiagnosis hipertensi atau diabetes mellitus (DM) selanjutnya diberikan penyampaian untuk melakukan pemeriksaan dan terapi dari Puskesmas Kamonji. Hasil kegiatan ini diharapkan ditindaklanjuti oleh petugas kesehatan di wilayah tersebut
Menu Sehat untuk Masa Depan: Edukasi Gizi Seimbang untuk Cegah Obesitas Remaja di Era Modern: Healthy Menu for the Future: Balanced Nutrition Education to Prevent Adolescent Obesity in the Modern Era Rahman, Fauzie; Navijay, Ahmad; Nuralpisah, Nuralpisah; Sepdavayatie, Chossy; Azzahra, Fatimah; Fitriyani, Fitriyani; Fitriani, Nur Nadya; Anjani, Ratna; Arifin, Syamsul; Wati, Ratna Mulia; Biworo, Agung
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.343

Abstract

Masalah kesehatan pada anak-anak tidak hanya berkaitan dengan kekurangan gizi, tetapi juga dengan kelebihan gizi yang mengarah pada obesitas, sehingga menciptakan fenomena double burden. Tingginya risiko gangguan gizi yang dapat dialami remaja mendorong pemerintah untuk menerapkan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang sebagai panduan dalam menjalani gaya hidup sehat. Obesitas pada remaja yang tidak ditangani dengan baik dapat berdampak buruk bagi kesehatan fisik dan mental mereka di masa dewasa. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang guna mencegah terjadinya obesitas. Kegiatan dilaksanakan di SMK Telkom Banjarbaru, dengan sasaran siswa/i kelas XI yang terdiri dari 29 peserta. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan tanya jawab, dengan dukungan media PowerPoint dan poster edukasi. Materi edukasi terkait gizi seimbang, dan pencegahan obesitas. Analisis data sebelum dan setelah kegiatan menggunakan uji T berpasangan menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan peserta mengenai gizi seimbang dan obesitas. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berhasil dalam meningkatkan kesadaran siswa/i mengenai pentingnya gizi seimbang.
Teknologi Penangkapan Ikan Dan Pemasaran Digital Pada Kelompok Kesiputeh Kelurahan Mangkoso Kecamatan Soppengriaja Kabupaten Barru: Fishing Technology and Digital Marketing in the Kesiputeh Group, Mangkoso Village Soppengriaja Subdistrict, Barru Regency Sahabuddin, Sahabuddin; Yushra, Yushra; Selao, Ahmad; Malik, Andi Adam
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.350

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan nelayan dalam memanfaatkan teknologi penangkapan ikan dan pemasaran digital. Permasalahan yang dihadapi oleh kelompok nelayan Kessiputeh meliputi kurangnya penggunaan alat bantu penangkapan ikan dan strategi pemasaran yang masih konvensional (langsung dijual di laut). Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu: sosialisasi dan pelatihan penggunaan alat bantu seperti GPS Fish Finder, Sky Drone, Underwater Drone, Fish Track, DO Meter, serta pelatihan pemasaran digital melalui media sosial dan platform e-commerce. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa melalui program MBKM. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pendapatan nelayan sebesar 30-40%, peningkatan efisiensi operasional sebesar 15-20%. Pengurangan biaya operasional jangka panjang, serta menurunnya risiko kecelakaan laut. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian nelayan dan menjadi langkah awal menuju mitra binaan kampus secara berkelanjutan
Implementasi Gerakan GEMPAS (Gemar Pangan Aman, bergizi dan Sehat) di Sekolah Dasar: Implementation of the GEMPAS (Safe, Nutritious, and Healthy Food Enthusiast Movement) Program in Elementary Schools Najamuddin, Ulfah; Trisasmita, Laksmi; Ibnu, Indra Fajarwati; Lestari, Dhini Rezky; Syiami, St Fadliah
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.353

Abstract

Gerakan GEMPAS bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik konsumsi sayur dan buah pada anak usia sekolah melalui pendekatan gamifikasi. Dengan melibatkan siswa, guru, dan orang tua siswa, program ini menciptakan lingkungan belajar yang kondusif untuk mendorong kebiasaan makan sehat. Orang tua siswa diberikan pelatihan untuk menyajikan makanan bergizi di rumah, sementara guru dibekali pengetahuan untuk mengintegrasikan materi gizi ke dalam pembelajaran. Selain itu program ini juga mencakup ppengadaan kebun sekolah, agar siswa dapat belajar langsung mengenai sayuran dan buah-buahan melalui kebun sekolah. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa mengenai gizi dan antusiasme orang tua siswa dan guru dalam mendukung program ini. Dengan demikian, program ini berhasil menciptakan sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan status gizi anak Dapat disimpulkan bahwa program GEMPAS meningkatkan pengetahuan dan pemahaman warga sekolah terhadap pentingnya upaya perbaikan gizi pada anak sekolah dan meningkatkan kapasitas sekolah untuk pelaksanaan berkelanjutan.
Peningkatan Ketepatan Jenis, Porsi Dan Tekstur Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Melalui Konseling dan Penyuluhan Gizi: Improving the Accuracy of Type, Portion and Texture of Complementary Breastfeeding (MPASI) Through Nutrition Education and Counseling Masitah, Ravi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 1 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i1.388

Abstract

Makanan pendamping ASI (MPASI) sangat penting untuk pemenuhan kebutuhan gizi anak. Praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) yang tepat dapat mencegah anak mengalami malnutrisi. Ibu harus memiliki pengetahuan, sikap dan perilaku gizi yang baik untuk menerapkan praktik pemberian makan pada anak. Pendidikan gizi berupa konseling dan penyuluhan adalah upaya yang tepat untuk memperbaiki kondisi tersebut. Kegiatan pengabdian dilakukan di Dusun 6 Sungai Pinang Kabupaten Banyuasin pada 30 ibu yang memiliki anak usia 6-11 bulan. Pelaksanaan kegiatan selama 2 bulan yaitu November-Desember 2023. Tahapan kegiatan terdiri dari persiapan, pelaksanaan dan pelaporan. Metode pendidikan gizi yang digunakan adalah konseling dan penyuluhan. Instrumen yang digunakan untuk mengetahui ketepatan pemberian makan adalah kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Mc Nemar. Hasil analisis statistik menunjukkan terdapat perbedaan ketepatan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) pada ibu sebelum dan setelah pemberian intervensi dengan p value 0,000. Pendidikan gizi berupa konseling dan penyuluhan dapat memperbaiki praktik pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) baik dari jenis, porsi dan tekstur makanan.

Page 1 of 2 | Total Record : 18