cover
Contact Name
Surnayanti
Contact Email
surnayanti@fp.unila.ac.id
Phone
+6281377586346
Journal Mail Official
repong.damar@fp.unila.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35141
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan
Published by Universitas Lampung
ISSN : 2830585X     EISSN : 28304349     DOI : http://dx.doi.org/10.23960/rdj.v1i1
Core Subject : Agriculture, Social,
RDJ particularly focuses on the community services that cover all aspects of forestry and environmental sciences
Articles 63 Documents
Pelatihan Ecoprint Sebagai Alternatif Penambahan Pendapatan Masyarakat Sekitar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) Wulandari, Christine; Haris, Achmad; Saputra, Farhad Maryan; Vernanda, Aldina Refa; Shalihah, Sausan Tadzkia; Iwais, Niken Aurora; Ferdiawan, Yuda
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11068

Abstract

Pelatihan ecoprint merupakan salah satu bentuk pemberdayaan masyarakat yang memadukan aspek keterampilan, konservasi, dan ekonomi lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sukaraja Atas, sebuah desa enklaf yang berada di sekitar kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS). Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan sumber daya alam sekitar, khususnya daun dan bunga, sebagai bahan pewarna alami dalam produksi kain ecoprint. Metode yang digunakan mencakup ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung, dengan melibatkan 30 peserta dari masyarakat setempat. Materi pelatihan mencakup pengenalan alat dan bahan, teknik pemilihan daun yang tepat, proses mordanting, penyusunan pola, hingga tahap pengukusan, pengeringan, dan finishing. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu menghasilkan kain ecoprint dengan kualitas visual yang cukup baik. Berdasarkan parameter penilaian yang mencakup kreativitas, kerapihan, dan keunikan. Sebanyak 7 peserta memiliki hasil ecoprint yang unik, rapi dan kreatif. Sementara itu, 17 peserta menunjukkan hasil yang cenderung belum rapi, tetapi warna yang dihasilkan cukup tajam. Hal ini demikian menunjukkan keberhasilan metode pelatihan dalam mentransfer pengetahuan dasar. Enam peserta masih memerlukan pendampingan lebih lanjut, kondisi ini disebabkan oleh keterbatasan pengalaman dan waktu praktek. Pelatihan ini tidak hanya memperkenalkan teknik ecoprint sebagai keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis potensi lokal yang ramah lingkungan. Dengan pendekatan berbasis praktik langsung dan penggunaan bahan alami yang melimpah di sekitar desa, ecoprint berpotensi menjadi alternatif sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi masyarakat. Keberlanjutan kegiatan dan pendampingan tambahan di masa depan akan sangat mendukung peningkatan kualitas dan kemandirian usaha ecoprint di wilayah konservasi tersebut.
Peran Pemerintah Kecamatan Way Sulan Kabupaten Lampung Selatan Dalam Mendukung UMKM untuk Mendirikan Desa Mandiri Rufaidah, Erlina; Surnayanti, Surnayanti; Daud, Nabila
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11080

Abstract

Pembangunan desa merupakan bagian penting dari strategi pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui optimalisasi potensi lokal. Salah satu upaya strategis dalam mewujudkan desa mandiri adalah dengan mendorong penguatan ekonomi desa berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, yang memiliki potensi UMKM di sektor pertanian, peternakan, dan kerajinan, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas aparatur desa dan pelaku UMKM dalam memahami konsep desa mandiri serta membangun sinergi antar pemangku kepentingan. Metode kegiatan dilakukan dalam dua tahap, yaitu penyuluhan melalui ceramah dan diskusi interaktif, serta pendampingan langsung ke masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep desa mandiri dan strategi pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Partisipasi aktif masyarakat juga terbangun dengan baik, tercermin dari antusiasme peserta dalam diskusi dan tanya jawab. Tahap evaluasi mengidentifikasi sejumlah hambatan yang berhasil dirumuskan solusinya secara bersama-sama. Kegiatan ini diharapkan menjadi model pemberdayaan masyarakat desa berbasis potensi lokal yang dapat direplikasi di wilayah lain.
Penyuluhan Agrowisata di Desa Hanura Pesawaran Lampung Winarno, Gunardi Djoko; Harianto, Sugeng P.; Safe’i, Rahmat; Darmawan, Arief; Salsabila, Sahda
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11073

Abstract

Agrowisata sangat penting bagi Desa Hanura sebagai upaya konservasi sekaligus untuk memberikan peluang kerja dan peningkatan perekonomian masyarakat setempat.  Namun pada saat ini masyarakat belum memahami bagaimana potensi kebun dapat dijadikan kegiatan agrowisata.  Pengabdian ini dilaksanakan di Desa Hanura khususnya Dusun Siliwangi yang sebagian besar masyarakatnya sangat bergantung pada sumber daya perkebunan yang lokasinya berada di Reg. 19 Gunung Betung.  Metode yang digunakan adalah ceramah dan praktek penanaman bibit durian dan porang.  Pada umumnya  mereka sebagian belum memahami dan tidak yakin akan kegiatan tanaman kebun yang dapat dijadikan wisata.  Melalui pengabdian ini akhirnya mereka semua dapat memahami dan yakin pentingnya agrowisata ini untuk masyarakat.
Pelatihan Teknik Budidaya Jenis Sengon kepada Masyarakat Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran, Kabupaten Semarang untuk Meningkatkan Produktivitas Winata, Bayu; Nurianti, Esti; Haneda, Noor Farikhah; Sudrajat, Dede; Pramisasi, Yunita; Adam, Satria; Ramadhan, Rafli; Zidan, Mochammad; Siregar, Ulfah Juniarti
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11075

Abstract

Peningkatan produktivitas sengon dapat dimulai dengan melakukan teknik budidaya yang tepat dan memperhatikan kualitas tapak. Namun masih banyak masyarakat terutama petani kurang memahami aspek tersebut, akibatnya produktivitas sengon tidak maksimal. Oleh karena itu, diperlukan sosialisasi dan pelatihan mengenai teknik budidaya sengon yang baik dan benar. Pelatihan dilaksanakan pada Senin, 10 Juni 2024 di Kantor Persemaian Permanen,Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) Jawa Tengah, Kabupaten Semarang. Kegiatan pelatihan diikuti oleh petani, pengedar benih, dan penyuluh kehutanan dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Jawa Tengah. Materi disampaikan dengan metode ceramah, dan dilanjutkan dengan diskusi interaktif. Keberhasilan pelatihan dilihat dari hasil pre-test dan post-test yang dikerjakan peserta. Hasil menunjukkan bahwa terdapat kenaikan persentase nilai sebesar 19%. Peserta dengan jenjang pendidikan S1 memiliki nilai post-test tertinggi (84.2%), sementara berdasar rentang usia, nilai post-test tertinggi dimiliki peserta berusia 36-46 tahun (85.4%). Adanya peningkatan nilai post test menunjukkan bahwa kegiatan pelatihan telah berhasil menambah pengetahuan peserta pelatihan.
Perkembangan Digital Marketing pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Kampung Sidokerto, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Kabupaten Lampung Tengah Dewi, Bainah Sari; Firdaus, Rendi; Pratama, Ajjun Sayhel Nanda; Berlian, Ajeng; Atiqoh, Nur Qurrotun Nabilah; Sihaloho, Intan Ambarsari; Harahap, Eka Septiani; Putra, Muhammad Faiq Khairy
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol 4, No 1 (2025): June
Publisher : Magister of Forestry,Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i1.11097

Abstract

Kampung Sidokerto, Lampung Tengah, memiliki padi dan singkong sebagai komoditas unggulan, dengan UMKM yang bergerak di bidang pengolahan singkong, peternakan, dan perdagangan. Namun, kendala utama yang dihadapi adalah pemasaran digital, termasuk rendahnya literasi digital, terbatasnya akses teknologi, dan minimnya pemanfaatan media sosial. Untuk mengatasi hal ini, pada 16 Januari 2025 dilaksanakan sosialisasi dengan pendekatan partisipatif, melibatkan UMKM seperti Warung Geprek 10, Bengkel Racing, dan Warung Bakso Hamdalah di Dusun I dan II. Kegiatan ini mencakup observasi, wawancara, diskusi, dan pelatihan praktik digital marketing. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas UMKM dalam memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce sebagai strategi pemasaran modern. Diskusi menunjukkan bahwa mayoritas UMKM masih bergantung pada metode konvensional. Oleh karena itu, program ini juga menekankan pelatihan intensif, pembangunan jejaring antar-UMKM, serta pendampingan dari akademisi dan pemerintah. Digitalisasi UMKM diharapkan mendorong produktivitas, memperluas jangkauan pasar, dan mewujudkan desa mandiri berbasis teknologi, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan pendapatan masyarakat secara signifikan.
Perkembangan Kreativitas Membuat Motif Batik Dengan Teknik Ecoprint Desa Labuhan Ratu VII Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur Wahanawati, Vicky Puja; Kaskoyo, Hari; Winarno, Gunardi Djoko
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 3 No. 2 (2024): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v3i2.9909

Abstract

Desa Labuhan Ratu VII ini termasuk salah satu dari desa penyangga yang berada di dekat PLG (Pusat Latihan Gajah) yang ada di Lampung Timur yang memiliki KWT (Kelompok Wanita Tani) Dharma Lestari yaitu suatu organisasi kelompok Ibu-ibu ecoprint. Tujuan dari penelitian magang ini yaitu mengetahui pengaruh membatik dengan teknik ecoprint terhadap perkembangan kreativitas Kelompok Wanita Tani (KWT) Dharma Lestari dan mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan kreativitas membuat motif batik dengan teknik ecoprint. Metode pengumpulan data menggunakan metode studi literatur, observasi dan wawancara secara langsung untuk mengetahui teknik ecoprint. Teknik ecoprint berdampak positif pada kreativitas dan ekonomi ibu-ibu rumah tangga, memberikan keterampilan baru dan peluang penghasilan tambahan. Pengembangan ecoprint didukung oleh ketersediaan peralatan, bahan alami, sumber daya alam lokal, serta jejaring sosial dengan ARAE, IRI, dan wisatawan. Namun, tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan bahan di pasar lokal, jenis tanaman menarik yang terbatas, dan minat yang rendah dari sebagian ibu-ibu dalam pembuatan ecoprint.
Sosialisasi Dan Pelatihan Hama Penyakit Tanaman Sengon Untuk Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Di Kabupaten Sumedang Haneda, Noor Farikhah; Winata, Bayu; Sudrajat, Dede J; Nisa, Hazna Aulya; Nurianti, Esti; Pramisari, Yunita; Zafirah S, Rahma; Rizqi, Muhammad; Siregar, Ulfah J
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i2.11712

Abstract

Sengon (Falcataria falcata) merupakan salah satu komoditas penting karena memiliki nilai ekonomi tinggi, pertumbuhan cepat, serta banyak dimanfaatkan dalam industri kayu. Namun, budidaya sengon sering terkendala oleh serangan hama dan penyakit yang dapat menurunkan produktivitas bahkan menimbulkan kerugian ekonomi bagi petani maupun pelaku industri. Pengetahuan masyarakat terkait jenis hama dan penyakit, gejala serangan, serta teknik pengendaliannya masih terbatas sehingga diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui sosialisasi dan pelatihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas kegiatan sosialisasi dan pelatihan hama penyakit sengon yang dilaksanakan di Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sertifikasi Perbenihan Tanaman Hutan, Kabupaten Sumedang, dengan peserta sebanyak 30 orang. Evaluasi dilakukan melalui metode pre-test dan post-test yang berisi materi mengenai identifikasi hama dan penyakit, gejala serangan, serta strategi pengendalian. Hasil menunjukkan rata-rata nilai peserta meningkat dari 72% menjadi 77,83%. Peningkatan signifikan terjadi pada peserta berpendidikan SMP dan Sarjana serta kelompok usia 41–47 tahun dan 55–61 tahun, sedangkan peserta SMA dan usia 34–40 tahun justru mengalami penurunan. Variasi ini menunjukkan efektivitas pelatihan dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, usia, dan motivasi belajar. Secara umum, sosialisasi dan pelatihan berhasil meningkatkan pemahaman peserta, meskipun strategi pembelajaran perlu lebih adaptif agar hasil lebih merata
PKM Edukatif Bagi Himpunan Mahasiswa Silvikultur: Pemanfaatan Serasah Sebagai Kompos Dan MOL Untuk Praktik Silvikultur Berkelanjutan Susilawati; Mufidah; Suyanto; Pujiwati, Eny Dwi; Nugroho, Yusanto; Rachmawati, Normela; Prihatiningtyas, Eva; Shiba, Yasinta Nur; Pahriansyah
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i2.11969

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan mahasiswa Himpunan Mahasiswa Silvikultur (HIMASIV) Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat dalam pengelolaan sampah organik, khususnya serasah, menjadi kompos dan MOL (Mikroorganisme Lokal) yang bernilai ekonomis. Permasalahan utama yang dihadapi adalah banyaknya limbah organik yang belum dimanfaatkan serta minimnya keterampilan mahasiswa dalam pengolahan sampah. Program dilaksanakan melalui lima tahap: sosialisasi, pelatihan teknis, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan mahasiswa dalam produksi kompos dan MOL, pemanfaatan area green house dan shade house sebagai ruang hijau produktif, serta terbentuknya sistem pengelolaan sampah berbasis kampus yang berkelanjutan. Program ini juga membuka peluang wirausaha lingkungan di kalangan mahasiswa dan dapat direplikasi untuk mendukung gerakan kampus hijau yang berkelanjutan.
Peningkatan Kualitas Dan Produk Tanaman Agroforestry Berbasis Masyarakat Winarno, Gunardi Djoko; Harianto, Sugeng Prayitno; Yuwono, Slamet Budi; Safe'i, Rahmat; Darmawan, Arief; Bakri, Samsul; Wulandari, Christine; Dewi, Bainah Sari; Kaskoyo, Hari; Febryano, Indra Gumay; Asmarahman, Ceng; Hilmanto, Rudi; Duryat; Hidayat, Wahyu; Salsabila, Sahda
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i2.11975

Abstract

Peningkatan kualitas dan produk tanaman agroforestry sangat penting dilakukan untuk meningkatkan harga jual dan pemanfaatan ruang yang lebih efisien. Umumnya produk agroforestry tidak disematkan nama produknya sehingga pembeli tidak mendapat kepuasan dan harapan. Kondisi ini terjadi seperti halnya buah MPTS yang tidak ada namanya dari suatu varitas MPTS, sehingga harga jualnya sangat rendah. Para petani perlu dibina dalam pemberian nama suatu produk sehingga konsumen akan percaya dan yakin kualitas dari buah MPTS. Disisi lain pemanfaatan lahan masih kurang efisien terutama pada lahan permukaan tanah. Beberapa lahan garapan tumbuh gulma yang dapat menyebabkan menurunnya produksi kebun. Pengabdian ini dilaksanakan di area kelola Sistem Hutan Kemasyarakatan (SHK) Lestari terhadap kepala keluarga yang menggarap lahan di dalam kawasan Taman Hutan Raya Wan Abdul Rachman (Tahura WAR). Petani setuju bahwa kualitas bibit dan pemberian nama atau merk sebagai jaminan kualias produk adalah penting untuk peningkatan nilai penjualan produk agroforestry. Secara teknis mereka setuju jika pembatasan jumlah pohon dan pemupukan itu penting dilakukan untuk meningkatkan produksi agroforestry. Mereka menganggap bahwa tidak semua satwa liar mengganggu tanaman. Adapun organisasi dan keamanan adalah penting dilakukan untuk memberikan jaminan keberhasilan panen dan ketenangan dalam bekerja di lahan garapan mereka hingga masa depan. Kata kunci : Kualitas, produk, tanaman agroforestry
Konservasi Mangrove Sebagai Upaya Menjaga Pesisir Melalui Program Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan (TJSL) PLN UPT Banda Aceh Di Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar Muslih, Ali Muhammad; Apriansya, Gumayo; Apriadi; Ningsih, Surya; Rahmayani, Aulia; Hanafi, Ilham; Anhar, Ashabul; Yanti, Lola Adres; Ar Rasyid, Ulfa Hansri; Siregar, Astri Winda; Hayati, Durrah; Prasetyo, Farhan Akmal; Ramadhan, Ariz Umar; Fajri, Nurul; Raza Karmel, Moehammad Ediyan
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i2.11979

Abstract

Mangrove merupakan tipe ekosistem yang tumbuh pada daerah peralihan air asin dan air tawar. Ekosistem mangrove memiliki berbagai manfaat dalam kehidupuan, baik manfaat yang dapat dirasakan secara langsung maupun tidak langsung. Manfaat besar ekosistem mangrove pada daerah pesisir seperti mencegah terjadinya abrasi dan erosi, memecah angin laut, memecah ombak dan juga sebagai habitat bagi biota laut dan darat. Ekosistem mangrove yang memiliki manfaat juga mendapati tantangan dalam eksistensinya. Saat ini, tantangan teresar yang dialami hutan mangrove adalah aluh fungsi lahan baik untuk pemukiman maupun dijadikan tambak. PLN (Perusahaan Listrik Negara) merupakan salah satu perusahaan yang berkewajiban untuk melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dalam hal ini PLN UPT Banda Aceh melaksanakan kewajiban tersebut melalui program Konservasi Mangrove. Tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah melakukan penanaman 10.000 Mangrove di Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar sebagai aksi nyata untuk menjaga kelestarian wilayah pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Baet, Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar. Jenis-jenis mangrove yang ditanam berupa Rhizophora apiculata, Rhizophora mucronatea dan Ceripos tagal. Jarak tanam yang digunakan adalah 1m x 1m dengan total luas areal + 1 hektar. Ceremony kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Aceh, Asisten II Sekda Aceh, Bupati Aceh Besar, Kepala DLHK Aceh, Kepala DKP Aceh, Kepala BPDAS Krueng Aceh, Kepala BAPPEDA Aceh Besar, Kepala UPTD KPH Wilayah I Aceh, PT PLN (Persero) ULP Banda Aceh, Human Initiative Aceh, Camat Baitussalam, Kapolsek aitussalam, Danramil Baitussalam, Mukim Silang Cadek, Kaprodi Teknik Lingkungan UIN Ar Raniry, Dosen Departemen Kehutanan USK, Ketua STIK Pante Kulu, Ketua YEL, Ketua YAGASU, Ketua Yayasan Mangrove Lestari dan unsur Forum KKMA, relawan dan mahasiswa yang tergabung.