cover
Contact Name
Unang arifin
Contact Email
bcsbm@unisba.ac.id
Phone
+6282118633944
Journal Mail Official
bcsbm@unisba.ac.id
Editorial Address
UPT Publikasi Ilmiah, Universitas Islam Bandung. Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116, Indonesia, Tlp +62 22 420 3368, +62 22 426 3895 ext. 6891
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Bandung Conference Series: Business and Management
ISSN : -     EISSN : 22828253     DOI : https://doi.org/10.29313/bcsbm.v2i1
Core Subject : Economy,
Bandung Conference Series Business and Management (BCSBM) menerbitkan artikel penelitian akademik tentang kajian teoritis dan terapan serta berfokus pada Manajemen dan Bisnis dengan ruang lingkup Adjusted Exponential Smoothing, Bauran Produk, Capital Adequacy Ratio, Crash Program, Critical Path Method (CPM), Diagram Preventive, Diferensiasi Produk, Economic Order Quantity (EOQ), Harga, Internet Banking, Ishikawa, Kepuasan Kerja, Keputusan Pembelian, Keuntungan Maksimal, kualitas pelayanan, Lingkungan Kerja, Loan to Deposit Ratio, loyalty consumers, manajemen proyek, Manajemen Rantai Pasok, Matriks SCOR, Metode Hungarian Peramalan, metode lintasan kritis (CPM) brand image, metode Service quality, Metode Simpleks, Mixed-Product Proyek, model Kano network planning, Non Performing Loan Pelayanan Jasa, Pemeliharaan, perputaran persediaan dan piutang, Production Process, Profit, proyek pembangunan, Purchase Of Raw Materials, Rantai Pasok, return on investment, SCOR Kinerja, Service Quality, Simplex Method, Turnover Intention Kinerja, Waktu dan Biaya, Optimal Penugasan Kerja. Prosiding ini diterbitkan oleh UPT Publikasi Ilmiah Unisba. Artikel yang dikirimkan ke prosiding ini akan diproses secara online dan menggunakan double blind review minimal oleh dua orang mitra bebestari.
Articles 678 Documents
Analisis Faktor Preferensi Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Generasi Z Kota Bandung Berdasarkan Work Preference Indicator (WPI) dengan Pendekatan Confirmatory Factor Analysis (CFA) Ikrimah Dhuha Kholida; Allya Roosallyn Assyofa; Aditia Wirayudha
Bandung Conference Series: Business and Management 1183-1192
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26295

Abstract

Abstract. The increasing dominance of Generation Z in the workforce has encouraged organizations to understand the characteristics of prospective employees before they enter the labor market. From the perspective of Human Resource Planning (HRP), understanding individual characteristics is essential to support recruitment and selection processes. This study aims to examine the work preference factor structure of final-year Generation Z students in Bandung based on the Work Preference Indicator (WPI). This study employed a quantitative approach using Confirmatory Factor Analysis (CFA). The sample consisted of 380 final-year Generation Z students in Bandung selected through purposive sampling. The research instrument was adapted from the Work Preference Indicator (WPI), comprising 75 statement items. Data were analyzed using SmartPLS 4. The results showed that all work preference factors were categorized as appropriate, with Flexibility obtaining the highest mean score. CFA confirmed that work preferences consisted of four dimensions—Learning Styles, Work Values, Work Interests, and Personality Temperament—comprising 17 work preference factors. After measurement model modification, 19 indicators met the criteria for factor loading, convergent validity, construct reliability, and discriminant validity. The findings support the relevance of Human Resource Planning (HRP) and Person–Organization Fit (P–O Fit) in explaining the work preferences of final-year Generation Z students. Abstrak. Perkembangan Generasi Z sebagai kelompok yang mulai mendominasi angkatan kerja mendorong organisasi untuk memahami karakteristik calon tenaga kerja sebelum memasuki dunia kerja. Dalam perspektif Human Resource Planning (HRP), informasi mengenai karakteristik individu diperlukan untuk mendukung proses recruitment dan selection. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana struktur faktor preferensi kerja mahasiswa tingkat akhir Generasi Z di Kota Bandung berdasarkan instrumen Work Preference Indicator (WPI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Confirmatory Factor Analysis (CFA). Sampel penelitian terdiri atas 380 mahasiswa tingkat akhir Generasi Z di Kota Bandung yang dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian diadaptasi dari Work Preference Indicator (WPI) yang terdiri atas 75 indikator, analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh faktor preferensi kerja berada pada kategori sesuai, dengan faktor Flexibility memperoleh nilai rata-rata tertinggi. Analisis CFA mengonfirmasi bahwa preferensi kerja mahasiswa tingkat akhir Generasi Z terdiri atas empat dimensi, yaitu Learning Styles, Work Values, Work Interests, dan Personality Temperament, yang mencakup 17 faktor preferensi kerja. Setelah modifikasi model, diperoleh 19 indikator yang memenuhi kriteria factor loading, validitas konvergen, reliabilitas konstruk, dan validitas diskriminan. Temuan ini mendukung relevansi Human Resource Planning (HRP) dan Person–Organization Fit (P–O Fit) dalam menjelaskan preferensi kerja mahasiswa tingkat akhir Generasi Z.
Pengaruh Literasi dan Pengalaman Keuangan terhadap Penggunaan ShopeePay Later Ghefira Aulia Nurul Haq; Lasmanah Lasmanah; Eka Tresna Gumelar
Bandung Conference Series: Business and Management 1193-1202
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26296

Abstract

Abstract. This study aims to find out the influence of financial literacy as well as financial experience of generation z on the use of paylater (Shopeepay-Later) on Shopee on Management Students of Batch 2020-2025 Islamic University of Bandung both simultaneously and partially influence each variable. This research uses a quantitative approach with descriptive and verification research types.The population in this research is the entire students of the Islamic University of Bandung (UNISBA), especially students of the Management Studies Program With a total population of 771 people obtained a sample calculation of 89 people. Data analysis performed using multiple linear regression analysis. The results of the study show that Financial Literacy, Financial Experience and Paylater usage in Generation Z are in the poor category. Results of Hypothesis testing It can be concluded that Financial literacy and financial experience simultaneously affect the use of paylater. Partially financial literacy has a negative influence on the use of PayLater and the financial experience variable has a positive and significant influence on the use of PayLater. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi keunagan dan juga pengalaman keuangan generasi Z terhadap penggunaan paylater (Shopeepay-Later) di Shopee pada Mahasiswa Manajemen Angkatan 2020-2025 Universitas Islam Bandung baik secara simultan maupun secara parsial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan verifikatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Universitas Islam Bandung (UNISBA), khususnya mahasiswa Program Studi Manajemen dengan jumlah populasi sebanyak 771 orang, didapatkan perhitungan sampel sebanyak 89 orang. Pengumpulan data pada penelitian ini melalui penyebaran kuesioner (angket), wawancara dan studi kepustakaan. Analisis data yang dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa Literasi keuangan, Pengalaman keuangan dan penggunaan Paylater pada Generasi Z berada pada kategori buruk. Hasil dari pengujian Hipotesis dapat disimpulkan bahwa Literasi keuangan dan pengalaman keuangan secara simultan berpengaruh terhadap penggunaan paylater. Secara Parsial literasi keuangan berpengaruh negatif terhadap penggunaan PayLater dan variabel pengalaman keuangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan PayLater.
Optimasi Bauran Produk Teh PF dan Dust dengan Metode Linear Programming Grafis untuk Meningkatkan Profitabilitas pada PTPN I Regional 2 Kebun Cisaruni Garut Muhamad Belva Dhiaulhak Firjatulah
Bandung Conference Series: Business and Management 1203-1210
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26297

Abstract

Abstract. This study analyzes the optimization of black orthodox tea product mix, specifically Pekoe Fannings (PF) and Dust grades, at PTPN I Regional 2 Cisaruni Estate, Garut, using the graphical Linear Programming (LP) method to increase profitability. The background of this research is the estate's pre-tax loss of Rp13,073,742,629 as of April 2026, while the sorting station currently only utilizes 75% of its design capacity (825 Kg out of 1,100 Kg per day) for the PF and Dust fractions. This research uses a quantitative descriptive case study method. Primary data were obtained through direct observation and in-depth interviews with the Technical and Processing Assistant Staff, while secondary data were obtained from the estate's internal profit and loss report. The decision variables used are the daily quantity of PF (X1) and Dust (X2), with an objective function of maximizing net contribution margin and constraints on processing capacity and market absorption. The results show that the optimal solution is 660 Kg of PF and 440 Kg of Dust per day, yielding a maximum daily contribution of Rp18,131,300, an increase of Rp4,532,825 or 33.33 percent compared to the actual production mix of 495 Kg PF and 330 Kg Dust. Dual value analysis indicates that expanding market access for PF grade is the most strategic lever for profitability, exceeding the value of adding sorting capacity. This research recommends that management maintain the existing PF to Dust ratio while maximizing sorting station utilization toward its design capacity. Abstrak. Penelitian ini menganalisis optimasi bauran produk teh hitam ortodoks, khususnya grade Pekoe Fannings (PF) dan Dust, pada PTPN I Regional 2 Kebun Cisaruni, Garut, menggunakan metode Linear Programming (LP) grafis untuk meningkatkan profitabilitas. Latar belakang penelitian ini adalah kerugian sebelum pajak Kebun Cisaruni sebesar Rp13.073.742.629 hingga April 2026, sementara stasiun sortasi saat ini baru memanfaatkan 75% dari kapasitas desainnya (825 Kg dari 1.100 Kg per hari) untuk fraksi PF dan Dust. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif berbentuk studi kasus. Data primer diperoleh melalui observasi langsung dan wawancara mendalam bersama Staff Asisten Teknik dan Pengolahan, sedangkan data sekunder diperoleh dari laporan laba rugi internal perusahaan. Variabel keputusan yang digunakan adalah kuantitas harian PF (X1) dan Dust (X2), dengan fungsi tujuan memaksimalkan margin kontribusi bersih dan kendala berupa kapasitas pengolahan serta daya serap pasar. Hasil penelitian menunjukkan solusi optimal sebesar 660 Kg PF dan 440 Kg Dust per hari, menghasilkan kontribusi harian maksimum Rp18.131.300, naik Rp4.532.825 atau 33,33% dibandingkan bauran produksi aktual sebesar 495 Kg PF dan 330 Kg Dust. Analisis nilai dual menunjukkan bahwa perluasan akses pasar untuk grade PF merupakan pengungkit paling strategis bagi profitabilitas, melebihi nilai penambahan kapasitas sortasi. Penelitian ini merekomendasikan manajemen mempertahankan rasio PF terhadap Dust yang sudah berjalan sembari memaksimalkan utilisasi stasiun sortasi menuju kapasitas desainnya.
Pengaruh Online Customer Review dan Social Media Marketing Instagram terhadap Keputusan Pembelian Make Over pada Marketplace Shopee Andelita Putri; Septiana Ayu Estri Mahani; Rezi Muhammad Taufik Permana
Bandung Conference Series: Business and Management 1211-1218
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26307

Abstract

Abstract. In Indonesia, the growth of the global beauty industry has been driven by the increasing penetration of e-commerce, which has expanded consumer access to a wide range of beauty products. In this context, Social Media Marketing (SMM) and Online Customer Reviews (OCR) have emerged as two primary instruments in digital marketing, playing a significant role in influencing consumer behavior. This study aims to analyze the influence of Social Media Marketing and Online Customer Reviews on purchasing decisions for Make Over products on Shopee. The study employs a quantitative approach, with data collected through a survey method. The sampling technique used was accidental sampling, involving a total of 200 respondents. The data were analyzed using multiple linear regression analysis. The results indicate that both independent variables have a positive influence on purchasing decisions. Partially, SMM was found to have a significant effect on purchasing decisions, while OCR also demonstrated a significant effect. Simultaneously, both variables exert a very strong influence on purchasing decisions. Abstrak. Di Indonesia, pertumbuhan industri kecantikan global didorong oleh meningkatnya penetrasi e-commerce yang memperluas akses konsumen terhadap berbagai produk kecantikan. Dalam konteks tersebut, Social Media Marketing (SMM) dan Online Customer Review (OCR) berkembang menjadi dua instrumen utama dalam pemasaran digital yang memiliki peran penting dalam memengaruhi perilaku konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing dan Online Customer Review terhadap keputusan pembelian produk Make Over di Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 200 orang. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel independen memiliki pengaruh positif terhadap keputusan pembelian. Secara parsial, SMM terbukti berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, demikian pula OCR yang juga menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel memiliki pengaruh yang sangat kuat terhadap keputusan pembelian.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Produk Kentang Goreng Idaho Menggunakan Metode SQC Syakira Sauma Melfiyani; Rabiatul Adwiyah; Tasya Aspiranti
Bandung Conference Series: Business and Management 1255-1262
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26337

Abstract

Abstract.Quality control is an essential aspect of maintaining product quality and minimizing defective products. CV Permata Sejahtera, a company producing Idaho Frozen French Fries, still encounters several types of defects that may affect product quality. This study aims to analyze the quality control of Idaho Frozen French Fries using the Statistical Quality Control (SQC) method and to identify the factors causing product defects. This research employed a descriptive method with a quantitative approach. The data were collected through observation, interviews, and documentation over a 31-day observation period. The analysis was conducted using seven Statistical Quality Control (SQC) tools, namely check sheets, histograms, Pareto diagrams, scatter diagrams, p-control charts (p-charts), and fishbone (cause-and-effect) diagrams. The results indicate that there are three main types of defects, namely non-standard potato size, packaging defects, and damaged potatoes. The most dominant defect was packaging defects, with a total of 1,011 pieces recorded during the 31-day observation period. The results of the p-control chart analysis indicate that the production process remained within statistical control limits, while the fishbone analysis revealed that the main causes of defects were related to manpower, methods, materials, machines, and the working environment. Based on the findings, the implementation of the Statistical Quality Control (SQC) method can assist the company in identifying the root causes of product defects and serve as a basis for continuous quality improvement. Abstrak.Pengendalian kualitas merupakan aspek penting dalam menjaga mutu produk dan meminimalkan terjadinya produk gagal. CV Permata Sejahtera sebagai perusahaan yang memproduksi Kentang Goreng Idaho masih menghadapi beberapa jenis cacat yang dapat memengaruhi kualitas produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk Kentang Goreng Idaho menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC) serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya produk gagal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama 31 hari pengamatan. Analisis dilakukan menggunakan tujuh alat pengendalian kualitas SQC, yaitu check sheet, histogram, diagram Pareto, diagram pencar (scatter diagram), peta kendali p (p-chart), dan diagram sebab-akibat (fishbone diagram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga jenis cacat utama, yaitu ukuran kentang tidak sesuai standar, cacat kemasan, dan kentang rusak. Jenis cacat yang paling dominan adalah kemasan gagal dengan jumlah sebesar 1011 Pcs selama 31 hari pengamatan. Hasil analisis peta kendali p menunjukkan bahwa proses produksi masih berada dalam batas kendali statistik, sedangkan analisis fishbone menunjukkan bahwa penyebab utama cacat berasal dari faktor manusia, metode, material, mesin, dan lingkungan kerja. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, penerapan metode SQC dapat membantu perusahaan dalam mengidentifikasi penyebab produk gagal serta menjadi dasar dalam upaya peningkatan kualitas produk secara berkelanjutan.
Analisis Kinerja Manajemen Rantai Pasok dengan Menggunakan Metode Supply Chain Operation Reference (Scor) (Studi Kasus Produk Benang Tekstil pada PT XYZ) Andini Putri; Muhardi Muhardi; Umari Abdurrahim Abi Anwar
Bandung Conference Series: Business and Management 785-794
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.25057

Abstract

Abstract. Textile industry plays a strategic role in Indonesia's economy, yet PT XYZ, an integrated textile company producing yarn, faces a gap between order volume and fulfillment realization, indicating potential supply chain inefficiency. This research aims to analyze the supply chain management performance of PT XYZ's yarn products and identify the weakest process using the Supply Chain Operation Reference (SCOR) Level 1 model. A descriptive quantitative approach with a case study method was employed, using PT XYZ as the research object. Data were collected through interviews, observation, and documentation of the company's operational reports from January to December 2024, then verified through triangulation. Data processing involved calculating four Level-1 metrics: Perfect Order Fulfillment (POF), Order Fulfillment Cycle Time (OFCT), Cost of Goods Sold (COGS), and Cash to Cash Cycle Time (CTCCT), compared against industry benchmark. Results show POF at 97.23%, OFCT at 30 days, COGS at 83.26%, and CTCCT at 30 days, positioning the company between superior and advantage categories. The gap analysis reveals that cost and responsiveness attributes are the weakest, mainly due to dependency on imported raw materials. This study concludes that PT XYZ needs to strengthen procurement strategy and cost control to improve overall supply chain performance sustainably. Abstrak. Industri tekstil memiliki peran strategis bagi perekonomian Indonesia, namun PT XYZ, sebagai perusahaan tekstil terintegrasi produsen benang, masih menghadapi kesenjangan antara jumlah pesanan dan realisasi pemenuhannya, yang mengindikasikan potensi inefisiensi rantai pasok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja manajemen rantai pasokproduk benang PT XYZ serta mengidentifikasi proses dengan kinerja paling lemah menggunakan model Supply Chain Operation Reference (SCOR) Level 1. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan metode studi kasus, dengan PT XYZ sebagai objek penelitian. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap laporan operasional perusahaan periode Januari–Desember 2024, kemudian diverifikasi melalui teknik triangulasi. Pengolahan data dilakukan dengan menghitung empat metrik Level 1, yaitu Perfect Order Fulfillment (POF), Order Fulfillment Cycle Time(OFCT), Cost of Goods Sold (COGS), dan Cash to Cash Cycle Time (CTCCT), yang kemudian dibandingkan dengan benchmark industri. Hasil penelitian menunjukkan nilai POF sebesar 97,23%, OFCT selama 30 hari, COGS sebesar 83,26%, dan CTCCT selama 30 hari, yang menempatkan perusahaan di antara kategori superior dan advantage. Analisis kesenjangan menunjukkan bahwa atribut cost dan responsiveness merupakan proses dengan kinerja paling lemah, terutama akibat ketergantungan pada bahan baku impor. Penelitian menyimpulkan PT XYZ perlu memperkuat strategi pengadaan pengendalian biaya guna meningkatkan kinerja rantai pasok secara berkelanjutan.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan pada Perusahaan Sektor Infrastruktur yang Terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Periode 2020-2024 Rio Ananda Sofyan; Nurdin Nurdin; Nadia Meirani
Bandung Conference Series: Business and Management 961-968
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.25955

Abstract

Abstract. This study investigates how profitability, liquidity, and leverage influence the firm value of Sharia-compliant infrastructure companies in Indonesia. Operating under the Indonesia Sharia Stock Index (ISSI), these firms must balance massive capital needs with strict Islamic principles restricting interest-based debt. Using purposive sampling, secondary data was collected from the annual reports of 11 ISSI-listed infrastructure companies from 2020 to 2024. Panel data regression analysis reveals that profitability significantly drives firm value; higher asset returns directly boost the company's valuation. Leverage also significantly affects firm value, as the structure of allowed financing dictates overall corporate worth. However, liquidity shows no significant impact, indicating short-term cash does not primarily drive the value of long-term infrastructure firms. Consequently, corporate leaders should prioritize enhancing asset profitability and optimizing capital structure to maximize firm value rather than hoarding short-term cash. Abstrak. Penelitian ini menginvestigasi pengaruh profitabilitas, likuiditas, dan leverage terhadap nilai perusahaan infrastruktur di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Perusahaan-perusahaan ini harus menyeimbangkan kebutuhan modal masif dengan prinsip syariah yang membatasi utang berbasis bunga. Menggunakan purposive sampling, data sekunder dikumpulkan dari laporan keuangan tahunan 11 perusahaan selama periode 2020–2024. Analisis regresi data panel menunjukkan bahwa profitabilitas secara signifikan mendorong nilai perusahaan; tingginya pengembalian aset secara langsung meningkatkan valuasi perusahaan. Leverage juga berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan, karena struktur pembiayaan yang diizinkan sangat menentukan penilaian korporasi. Sebaliknya, likuiditas tidak berdampak signifikan, mengindikasikan bahwa ketersediaan kas jangka pendek bukanlah pendorong utama nilai perusahaan infrastruktur berjangka panjang. Kesimpulannya, pemimpin perusahaan harus memprioritaskan peningkatan profitabilitas aset dan optimalisasi struktur modal untuk memaksimalkan nilai perusahaan, dibandingkan sekadar menahan kas jangka pendek.
Pengaruh Struktur Modal dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap Nilai Perusahaan pada Sektor Properti yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) (2022-2024) Indra Muhamad Ramdan; Nurdin Nurdin
Bandung Conference Series: Business and Management 1245-1254
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsbm.v6i2.26079

Abstract

Abstract. This study aims to examine the effect of capital structure and Corporate Social Responsibility (CSR) on firm value in property sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the 2022–2024 period. This research employed a quantitative approach using descriptive and verificative methods. The population consisted of 93 companies, while the sample comprised 15 companies selected through purposive sampling. The study utilized secondary data obtained from financial statements, annual reports, and sustainability reports. Panel data regression analysis was conducted using EViews software. The findings indicate that, partially, both capital structure and Corporate Social Responsibility have no significant effect on firm value. Simultaneously, these two variables also have no significant effect on firm value. These results suggest that the firm value of property sector companies during the 2022–2024 period is influenced by other factors beyond the variables examined in this study. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh struktur modal dan Corporate Social Responsibility (CSR) terhadap nilai perusahaan pada perusahaan sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian berjumlah 93 perusahaan, sedangkan sampel yang diperoleh melalui teknik purposive sampling sebanyak 15 perusahaan. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan, laporan tahunan, dan laporan keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial struktur modal dan Corporate Social Responsibility tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Secara simultan, kedua variabel juga tidak berpengaruh signifikan terhadap nilai perusahaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa nilai perusahaan pada sektor properti periode 2022–2024 lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar variabel yang diteliti.