cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 531 Documents
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TAMBAK UDANG VANAME MELALUI PENGEMBANGAN SUMBERDAYA MANUSIA DI DESA KARANGSEWU, KECAMATAN GALUR, KABUPATEN KULON PROGO, DIY : Increasing the Productivity of White Shrimp Ponds Through Human Resources Development in Karangsewu Village, Galur District, Kulon Progo Regency, DIY Diatin, Iis; Budiardi, Tatag; Hadiroseyani, Yani; Effendi, Irzal; Widanarni, Widanarni; Vinasyam, Apriana; Astari, Belinda; Apriani, Ita
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5895

Abstract

Quality of human resources is a key factor in the success of cultivation. Farmers who have good technical knowledge and skills tend to be more successful in managing their ponds. Therefore, through training and mentoring programs, it is hoped that the knowledge and skills needed to increase shrimp pond productivity can be provided. The purpose of this activity is to improve farmers' understanding of effective and efficient white shrimp cultivation techniques, identify problems, and create networks between farmers to share experiences and information. The training was held in July 2024 in Karangsewu Village, Galur District, Kulon Progo Regency, D.I.Yogyakarta Province. The training attended by 35 participants consisting of white shrimp farmers, fisheries extension workers, and the surrounding community. After completing the training, participants received support in the form of mentoring for shrimp cultivation activities for three months. Pre-tests and post-tests were conducted to measure the increase in participants' knowledge. The results showed that the level of knowledge of participants increased by 6.64%. As many as 79% of participants strongly agreed that the training could improve their knowledge, 71% strongly agreed that the training they attended was relevant to their jobs, and 86% of participants stated that they could develop their potential after attending the program. The results of post-training monitoring showed that productivity of white shrimp pond increased from an average of 12 tons/ha to 23.16 tons/ha. This program not only increases productivity and business sustainability, but also has a positive impact on the economy of the surrounding community. There needs to be a follow-up program to improve shrimp farmers' understanding of financial management, marketing strategies, and the development of value-added products.
SKRINING KANKER SERVIKS DENGAN METODE PAP SMEAR DI KOTA MATARAM Padauleng, Novrita; Djannah, Fathul; Lestari, Rizka Vidya; Zuhan, Arif; Taufik, Ahmad; Christian, Steven
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5896

Abstract

Upaya eliminasi kanker serviks dapat dilakukan dengan pendekatan komprehensif yang meliputi pencegahan primer dan sekunder. Pencegahan sekunder ini dilakukan dengan deteksi dini atau skrining adanya lesi prekanker, dan terapi lesi pada fase asimtomatis (tahap preklinis). Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeteksi adanya lesi prekanker pada wanita berusia 21-65 tahun yang berdomisili di Kota Mataram. Sebanyak 50 partisipan ikut serta dalam kegiatan yang diadakan di RS Universitas Mataram. Rerata usia partisipan yaitu 42,8 tahun dengan persentase terbesar pada kelompok usia 26-45 tahun (54%). Partisipan terbanyak berasal dari kecamatan Mataram (32%). Papsmear digunakan sebagai metode pemeriksaan untuk menemukan perubahan abnormal sel servikal. Skrining kanker serviks pada kegiatan ini didapatkan hasil negative atau tidak dijumpai lesi prekanker ataupun kanker pada seluruh partisipan. Pemeriksaan papsmear pada 10 partisipan didapatkan keputihan, dan 1 partisipan dengan massa polip. Berdasarkan hasil pemeriksaan papsmear pada seluruh partisipan, perlu dilakukan evaluasi ulang 3 tahun setelah pemeriksaan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan sebagai implementasi dukungan FKIK Universitas Mataram bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Kota Mataram, dalam rencana aksi nasional eliminasi kanker serviks di Indonesia tahun 2023-2030. Upaya eliminasi ini berfokus pada pelaksanaan prioritas kedua dari pilar pertama (pemberian layanan), yaitu skrining kanker serviks.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PESISIR DESA WAWATU KABUPATEN KONAWE SELATAN Sawaludin, Sawaludin; Hidayat, Ahmad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Hasan, Erzam S.; Haraty, Syamsul R.; Jahidin, Jahidin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5899

Abstract

Pengembangan pariwisata desa pesisir memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengembangan wisata desa pesisir sangat bergantung pada kapasitas dan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat pada desa Wawatu yang telah mengembangkan pariwisata secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei berbasis data spasial dan pemotretan udara menggunakan DRONE, wawancara parsial, observasi, dan penyediaan data spasial untuk penentuan spot kawasan wisata baru. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan melalui beberapa bentuk, antara lain pelatihan keterampilan memasak kuliner lokal, pendampingan dalam pemilihan lokasi wisata pesisir yang baru, penyusunan rencana spot pemancingan bagi wisatawan, dan pengembangan wisata melalui pemilihan lokasi Camping Ground. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi, pengetahuan, dan keahlian masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan pariwisata desa pesisir secara berkelanjutan. Sosialisasi untuk penguatan partisipatif kepada pemerintah dan masyarakat yaitu pentingnya koordinasi dan kolaborasi dalam perencanaan kawasan pesisir. Peningkatan kapasitas masyarakat merupakan kunci dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan.
PENINGKATAN LITERASI KEUANGAN MELALUI PENGENALAN SI APIK SEBAGAI ALAT PENGELOLAAN KEUANGAN DIGITAL BAGI UMKM KABUPATEN NUNUKAN HM, Irawati; Wahyuni, Etty; Setiawan, Rusdy; Malik, Aan Digita; Junaid, Muh.Tharmizi
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5900

Abstract

Kabupaten Nunukan, yang terletak di perbatasan antara Indonesia dan Malaysia, memiliki potensi ekonomi yang signifikan, terutama dalam sektor UMKM. Meskipun era digital telah menghadirkan peluang baru, UMKM di Kabupaten Nunukan masih menghadapi tantangan serius terkait literasi keuangan, yang berdampak pada pengelolaan keuangan yang kurang sistematis dan akurat. Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Kalimantan Utara menyelenggarakan Pelatihan Literasi Keuangan Angkatan 1. Tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan digital UMKM di Kabupaten Nunukan melalui pengenalan dan penerapan Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan (SI APIK). Kegiatan pelatihan ini menggunakan metode pengajaran (ceramah), tutorial (praktik), dan pendampingan langsung, yang berlangsung selama tiga hari, dari 28 hingga 30 Mei 2024, di Sayn Cafe, Kabupaten Nunukan, dan diikuti oleh 50 pelaku UMKM. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang literasi keuangan dan kemampuan dalam menggunakan SI APIK untuk pencatatan dan analisis keuangan. Sebanyak 90% peserta berhasil menggunakan aplikasi tersebut dengan baik, dan ada peningkatan pengetahuan pada 80% peserta setelah sesi pengajaran. Namun, beberapa peserta mengalami kesulitan teknis awal dalam mengunduh aplikasi, yang berhasil diatasi melalui bimbingan langsung selama pelatihan. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil meningkatkan literasi keuangan dan kemampuan digital UMKM di Kabupaten Nunukan, yang pada gilirannya diharapkan mendukung keberlanjutan dan pertumbuhan usaha serta meningkatkan daya saing di pasar.
DESIMINASI VARIETAS INPARI UNRAM 1 BSP ( PADI FUNGSIONAL BERAS HITAM) DI DESA KARANG SIDEMEN KECAMATAN BATUKLIANG UTARA KABUPATEN LOMBOK TENGAH Aryana, IGP Muliarta; Sudika, IW
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5908

Abstract

Padi varietas Inpari Unram 1 BSP dengan kandungan antosianin tinggi merupakan  salah satu padi fungsional beras hitam   yang  belum banyak dikenal  petani dan masyarakat  luas baik  dalam hal budidaya maupun  manfaatnya bagi kesehatan  manusia. Tujuan dari kegiatan ini adalah :  Memperkenalkan varietas Inpari Unram 1 pada kegiatan teknologi budidaya padi fungsional  beras hitam dengan kandungan antosianin tinggi kepada  para petani melalui  demontrasi plot serta manfaatnya bagi manusia.  Metode yang digunakan adalah   metode ceramah, diskusi dan praktik lapang berupa demontrasi plot (Demplot). Waktu pelaksanaan mulai  Juni – September 2020, demplot dilaksanakan di  lahan sawah milik kelompok tani Briuk Girang  yang berlokasi di desa karang Sidemen Kecamatan Batu Keliang Utara  Kabupaten Lombok Tengah.  Kesimpulan 1. Anggota kelompok Tani Briuk Girang Kecamatan Batu Keliang Utara Kabupaten Lombok Tengah melalui kegiatan  penyuluhan  telah  paham tentang  kandungan dan manfaat dari  beras hitam bagi kesehatan,  paham tentang deskripsi dari  padi beras hitam varietas Inpari Unram 1 BSP serta paham akan Teknologi Budidaya Padi Beras Hitam melalui Penerapan  Pengelolaan Tanaman Terpadu (PPT).2. Melalui kegiatan demplot para petani dapat melihat secara langsung  penampilan  varietas Inpari Unram 1 BSP  mulai dari pertumbuhan vegetative, generative,  saat panen, panen dan pascapanennya . serta berkeinginan untuk menanam bila ada pasar yang menampung.
PELATIHAN BUDIDAYA NILA KOLAM TERPAL DI DESA GRIMAK, LOMBOK BARAT UNTUK MENCEGAH STUNTING Muahiddah, Nuri; Azhar, Fariq; Affandi, Rangga Idris; Diniariwisan, Damai; Diamahesa, Wastu Ayu
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah stunting masih menjadi tantangan serius di Desa Grimak Indah, Lombok Barat, dengan prevalensi yang cukup tinggi di kalangan anak-anak. Upaya pencegahan stunting melalui peningkatan asupan gizi sangat diperlukan, salah satunya melalui pemanfaatan sumber protein yang terjangkau dan mudah diakses oleh masyarakat setempat. Oleh karena itu, program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan budidaya ikan nila dengan menggunakan kolam terpal sebagai solusi praktis dan ekonomis untuk meningkatkan ketahanan pangan dan asupan protein di desa tersebut. Kegiatan pelatihan meliputi berbagai aspek teknis budidaya ikan nila, seperti persiapan dan pembuatan kolam terpal, pemilihan bibit unggul, teknik pemberian pakan, serta pengelolaan kualitas air dan kesehatan ikan. Selain itu, program ini juga memberikan edukasi mengenai pentingnya konsumsi protein hewani dalam pencegahan stunting, serta bagaimana memanfaatkan hasil budidaya secara optimal. Hasil dari pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Grimak Indah dalam budidaya ikan nila, sehingga dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga dan berkontribusi dalam upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut. Keberhasilan program ini diukur melalui peningkatan jumlah kolam terpal yang dibangun dan produksi ikan nila yang stabil, serta peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang seimbang.
CATU DAYA LISTRIK SEL SURYA UNTUK SUPLAI PENERANGAN AKTIVITAS KELOMPOK NELAYAN DI DUSUN CEMARE Citarsa, Ida Bagus Fery; Wiryajati, I Ketut; Satiawan, I Nyoman Wahyu; Suksmadana, I Made Budi; Supriono, Supriono; Ramadhani, Cipta
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5911

Abstract

Untuk mengatasi masalah yang dihadapi oleh Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di Dusun Cemare, Desa Lembar Selatan, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat terkait penggunaan baterai (accu) sebagai sumber tenaga listrik yang mensuplai lampu penerangan perahu untuk menerangi perahu dan aktivitas melaut di malam hari, solusi yang ditawarkan adalah dengan menggunakan catu daya listrik sel surya (Pembangkit Listrik Tenaga Surya skala kecil). Penggunaan catu daya listrik sel surya memiliki kelebihan dibanding penggunaan baterai (accu) sebagai sumber tenaga listrik. Penggunaan catu daya listrik sel surya hanya memerlukan sinar matahari untuk proses pengisian sehingga tidak perlu dicabut dari instalasi lampu penerangan perahu nelayan. Tidak adanya proses mencabut, memindahkan dan memasang yang dilakukan berulang kali akan menghasilkan dua keuntungan bagi kelompok nelayan tersebut. Pertama, tidak menambah beban kerja sehingga menguntungkan secara teknis bagi kelompok nelayan. Kedua, tidak menyebabkan baterai yang ada di dalam catu daya listrik sel surya cepat rusak sehingga menguntungkan secara ekonomis bagi kelompok nelayan tersebut. Tim pelaksana pengabdian kepada masyarakat yang beranggotakan staf pengajar dan mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Mataram telah melaksanakan kegiatan berupa pembelian alat dan bahan yang diperlukan, perakitan dan penyuluhan cara penggunaan catu daya listrik sel surya kepada pengurus dan anggota Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di Dusun Cemare. Berdasarkan hasil evaluasi diperoleh hasil bahwa pengurus dan anggota kelompok nelayan tersebut telah dapat menggunakan catu daya listrik sel surya dengan baik. Selain itu juga diperoleh hasil berupa keuntungan teknis dan ekonomis bagi aktivitas nelayan dari Kelompok Nelayan ‘Obor Kehidupan' di malam hari.
PENINGKATAN KAPASITAS TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS: PELATIHAN DOKTER DAN PERAWAT PUSKESMAS OLEH AKADEMISI FKIK UNRAM DAN PERDAMI NTB DALAM IMPLEMENTASI INTEGRATED PEOPLE-CENTERED EYE CARE (IPCEC) Nasrul, Monalisa; Nintyastuti, Isna Kusuma; Andari, Marie Yuni; Suparta, I Gede; Santyowibowo, Siti Farida; Rahmaniah, Harir; Artastra, I Ketut; Affarah, Wahyu Sulistya
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5912

Abstract

Tingginya angka kebutaan di Provinsi NTB (4%), membutuhkan program penanggulangan gangguan penglihatan dan kebutaan melalui kerjasama dari berbagai pihak seperti pemerintah, swasta, akademisi, organisasi profesi, non-government organization (NGO) dan lain-lain. Salah satu strategi untuk menurunkan angka kebutaan adalah melalui program integrated people- centered eye care (IPCEC). Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi NTB bersama dengan The Fred Hollows Foundation sebagai donatur utama program, mengadakan pelatihan penanggulangan gangguan penglihatan (PGP) bagi dokter dan perawat di Puskesmas dengan merangkul partisipasi dari akademisi Fakultas Kedokteran Universitas Mataram serta organisasi profesi yaitu Perhimpunan Dokter Ahli Mata Indonesia (PERDAMI) Wilayah NTB. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nakes (tenaga kesehatan) dalam mendeteksi gangguan penglihatan baik di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun di komunitas melalui kader. Pelatihan Penanggulangan Kebutaan dilakukan secara luring selama 7 hari dengan menggabungkan materi tentang gangguan penglihatan, teknik penyuluhan dan pelatihan untuk kader, praktek keterampilan pemeriksaan mata serta kunjungan lapangan ke Vision Center di beberapa wilayah di NTB. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan, dilakukan pre dan posttest. Selama tahun 2023 dan 2024 telah berhasil dilakukan pelatihan pada 135 dokter dan 135 perawat dari seluruh kabupaten dan kotamadya di Provinsi NTB. Pelatihan terlaksana dalam 8 angkatan terpisah. Terdapat peningkatan pengetahuan pada seluruh peserta. Saat kunjungan lapangan ke vision center, peserta mendapat kesempatan untuk melakukan pemeriksaan mata pada pasien secara langsung dan mendiagnosis kasus mata dengan pendampingan oleh dokter spesialis mata dan nakes setempat. Pelatihan Penanggulangan Gangguan Penglihatan (PGP) di Provinsi NTB terbukti dapat meningkatkan pengetahuan terkait deteksi dini gangguan penglihatan oleh dokter dan perawat Puskesmas. Perlu dilakukan penilaian lebih lanjut untuk keterampilan pemeriksaan mata.
APLIKASI TEKNOLOGI BIO-EM4 DALAM USAHA PRODUKSI PUPUK ORGANIK PETANI JAMBU METE DI DUSUN RENGGORONG DESA SAMBIK ELEN BAYAN LOMBOK UTARA NTB Ngawit, I Ketut; Zubaidi, Akhmad; Wangiyana, Wayan; Farida, Nihla
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5915

Abstract

Petani jambu mete di dusun Renggorong, desa Sambik Elen, Bayan, Lombok Utara, kesulitan mendapatkan pupuk untuk memenuhi kebutuhan pemupukan tanaman jambu metenya. Akibatnya produksi nut mete rendah baik kuantitas maupun kualitas sehingga kurang diminanti oleh konsumen dan daya jualnya rendah. Solusi untuk mengatasi masalah itu adalah mencari sumber bahan pupuk alternatif, yaitu memanfaatkan kotoran hewan, limbah kandang ternak sapi dan limbah pertanian menjadi pupuk organik untuk menggantikan pemakaian pupuk an-organik yang harganya semakin mahal dan langka. Namun ada masalah yang harus diatasi, yaitu kurangnya pengetahuan dan keterampilan petani memproduksi pupuk organik. Selain itu kemampuan kewirausahaan dan wawasan agribisnis petani juga masih kurang. Karena masalah tersebut, maka telah dilaksanakan program penyuluhan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani mengelola tanaman jambu metenya melalui aplikasi pupuk organik untuk menanggulangi kelangkaan dan mahalnya harga pupuk anorganik. Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. Pengetahuan dan keterampilan petani untuk memproduksi pupuk organik meningkat, terbukti dari tingkat partisipasi dan antusiasme petani yang semula rendah setelah mengikuti penyuluhan dapat ditingkatkan menjadi tinggi. Aplikasi beberapa tindak agronomi secara intensif seperti aplikasi pupuk organik 15 - 20 ton ha-1 dan pupuk NPK Ponska 75 – 150 kg ha-1, memberikan hasil total bobot buah gelondong pohon-1 dan total bobot nut pohon-1 signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan aplikasi NPK Ponska 300 kg ha-1 tanpa aplikasi pupuk organik. Dosis aplikasi pupuk organik padat untuk tanaman jagung, kacang tanah, kacang panjang dan cabe yang diusahakan pada tanah tegakan jambu mete 25 ton ha-1 dengan waktu aplikasi setelah pengolahan tanah.
EDUKASI ANTIOKSIDAN ALAMI DALAM MINYAK NABATI NON PANGAN DI KELOMPOK WANITA PKK DESA BAGIK POLAK LABUAPI LOMBOK BARAT Handayani, Sri Seno; Suhendra, Dedy; Gunawan, Erin Ryantin; Murniati, Murniati; Arlia, Erma
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.5916

Abstract

Antioksidan merupakan zat kimia yang membantu menangkal radikal bebas. Antioksidan alami dalam ditemukan didalam tanaman tertentu dan telah terbukti melindungi sel manusia dari kerusakan oksidatif. Tanaman yang mengandung antioksidan alami dan belum termanfaatkan secara maksimal antara lain adalah kelor, nyamplung dan ketapang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK desa Bagik Polak Lombok Barat untuk meningkatkan pengetahuan akan bahaya antioksidan sintetik yang terkandung dalam berbagai sediaan kosmetik. Sumber antioksidan alami dapat diperoleh dari tanaman pangan non komersil. Salah satu tanaman yang dimanfaatkan aktivitasnya sebagai antioksidan yaitu tanaman kelor (Moringa oleifera Lam). Ekstrak daun kelor mempunyai aktivitas antioksidan karena mengandung senyawa flavonoid dan beta karoten. Sedangkan minyak biji kelor mengandung asam-asam lemak yang memiliki aktivitas antioksidan yang baik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu: (1) Sosialisasi pengetahuan tentang antioksidan, sumber antioksidan dan bahaya dari antioksidan sintetik (2) Pelatihan pembuatan bahan pangan menggunakan sumber antioksidan alami (3) evaluasi hasil kegiatan pengabdian. Ibu-ibu kelompok Wanita PKK sangat antusias dan semangat selama mengikuti kegiatan pengabdian. Kegiatan ini telah memberikan tambahan pengetahuan tentang antioksidan alami dalam minyak nabati non pangan yang berasal dari tumbuhan dan tanaman yang tidak termanfaatkan dengan baik.