cover
Contact Name
Andre Rachmat Scara
Contact Email
andrescabra@unram.ac.id
Phone
+6282334867555
Journal Mail Official
jurnalpepadu@unram.ac.id
Editorial Address
LPPM Universitas Mataram, Jalan Pendidikan Nomor 37 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pepadu
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27159574     EISSN : 27159574     DOI : https://doi.org/10.29303/pepadu.v3i4
Artikel yang dimuat di Jurnal PEPADU meliputi hasil-hasil pengabdian kepada masyarakat dari semua disiplin ilmu dan juga memuat artikel-artikel terbaik dari Seminar Nasional PEPADU (Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat) yang diselenggarakan oleh LPPM Universitas Mataram secara rutin setiap tahun
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 531 Documents
PENGUATAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN (MGMP) SOSIOLOGI SMA/MA KOTA MATARAM Ni Made Novi Suryanti; Syafruddin; Hamidsyukrie ZM; Masyhuri; Nursaptini; Ananda Wahidah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5983

Abstract

Perubahan kurikulum merupakan bagian untuk meningkatkan sistem pendidikan yang ada di Indonesia. Pengembangan dan pembaruan kurikulum pendidikan sangat penting dan perlu dilakukan. Kurikulum pendidikan bersifat dinamis, kurikulum harus menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik peserta didik sesuai dengan masanya. Perubahan kurikulum dengan demikian menjadi keniscayaan. Perkembangan IPTEKS yang sangat cepat menuntut kurikulum harus disesuaikan. Pada saat ini Indonesia sedang mengimplementasikan kurikulum baru yaitu Kurikulum Merdeka. Pada pelaksanaanya banyak guru yang masih kurang paham dalam pengimplementasiannya terutama pada pelaksanaan pembelajaran. Oleh karena itu perlu diadakan pengabdian pada masyarakat dengan topik Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Teknik yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi beberapa tahapan diantaranya: persiapan dilakukan dengan koordinasi kepada mitra pengabdian pada masyarakat. Selanjutnya pelaksanaan yang berisi pelatihan tentang penguatan implementasi kurikulum merdeka bagi guru yang tergabung dalam MGMP Sosiologi. Tahap akhir yaitu evaluasi dan pelaporan. Evaluasi untuk mengukur keberhasilan kegiatan yang akan dijadikan dasar ketercapaian tujuan pengabdian kepada masyarakat dan penyusunan laporan tentang pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.
PENDAMPINGAN PACKAGING DAN DIGITAL BRANDING PRODUK UMKM MASYARAKAT PESISIR DESA GILI GEDE INDAH Ika Wijayanti; Farida Hilmi; Latifa Dinar Rahmani Hakim
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5984

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pendampingan Packaging Dan Digital Branding Produk UMKM Masyarakat Pesisir Desa Gili Gede Indah dilaksanakan di Desa Desa Gili Gede, Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Gili Gede merupakan jajaran pulau kecil yang memiliki potensi hasil laut dan sebagai daerah tujuan wisatawan. Urgensi dari pengabdian ini adalah dengan melihat minimnya pengetahuan inovasi design produk UMKM yang menarik dan digitalisasi pemasaran. Selain itu, Gili Gede menjadi salah satu destinasi unggulan jajaran kawasan Gili di pesisir barat Lombok yang memiliki produk UMKM pangan berupa olahan hasil bahari dan produk non pangan. Produk UMKM pangan berupa abon ikan tongkol, keripik kerang, dan kerupuk gurita. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM adalah ketersediaan bahan baku yang sangat bergantung pada musim, packaging dan pemasaran. Maka dari kegiatan pengabdian ini perlu dilakukan mengingat peroduk unggulan UMKM Desa Gili Gede menjadi peluang usaha yang membantu ekonomi rumah tangga. Kegiatan akan dimulai dengan FGD (Focus Grup Discussion) untuk mengidentifikasi permasalahan. Kegiatan selanjutnya yaitu pengenalan dan pelatihan aplikasi design untuk packaging. Kegiatan terakhir yaitu pelatihan digital branding produk UMKM.
PELATIHAN PEMBUATAN KOLAM BUNDAR HDPE PADA MASYARAKAT PEMBUDIDAYA IKAN NILA DI DESA BATUYANG, KABUPATEN LOMBOK TIMUR Sahrul Alim; Zaenal Abidin; Salnida Yuniarti; Lumbessy; Dewi Putri Lestari; Thoy Batun Citra Rahmadani
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5985

Abstract

Pelatihan penggunaan kolam bundar HDPE (High-Density Polyethylene) untuk budidaya ikan nila memberikan solusi efisien, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari pengabdian masyarakat di Desa Batuyang, Lombok Timur, dengan melibatkan kelompok pembudidaya ikan “Sinar Timur”, akademisi, mahasiswa, dan masyarakat. Budidaya ikan nila sebelumnya menggunakan kolam terpal yang mudah bocor atau kolam semen yang mahal. Oleh karena itu, kolam bundar HDPE dipilih sebagai alternatif inovatif. Pelatihan dilaksanakan di lahan milik pembudidaya setempat, menggunakan metode kombinasi teori dan praktik. Peserta diajarkan langkah-langkah konstruksi kolam, mulai dari pengukuran, pengelasan lembaran HDPE, persiapan lokasi, pembentukan struktur dasar, pemasangan besi wermes, hingga uji coba dan penyesuaian akhir. Kolam HDPE yang dibuat memiliki diameter 5 meter, dilengkapi sistem aerasi menggunakan blower, dan dirancang untuk tahan cuaca ekstrem serta keausan. Kegiatan diawali dengan persiapan dan knowledge transfer dari tim pengabdian, yang juga menyediakan sarana dan prasarana. Hasilnya, kelompok pembudidaya berhasil membuat kolam HDPE yang kokoh, tahan lama, dan praktis untuk budidaya ikan nila. Perawatan rutin tetap diperlukan untuk menjaga performa kolam agar dapat digunakan dalam jangka panjang. Solusi ini diharapkan mendukung keberlanjutan budidaya perikanan di wilayah tersebut.
SOSIALISASI PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDEFRENSIASI BERDASARKAN KURIKULUM MERDEKA PADA GURU MGMP PPKn KOTA MATARAM Mohammad Ismail; Mohammad Mustari; Lalu Sumardi; Basariah; Jumrawati
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5986

Abstract

Pengabdian Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilaksanakan berdasarkan kondisi saat ini yang sedang melanda berbagai tempat khususnya di Kota Mataram. Pembelajaran berdiferensiasi menjadi salah satu pilihan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dalam memperoleh ilmu dari pendidik. Dalam proses pembelajaran tentunya yang dituntut tidak hanya kemampuan pengetahuan peserta didik, akan tetapi kemampuan sikap dan keterampilan juga harus dapat terpenuhi meskipun melalui pembelajaran daringsebagaimana tujuan dari pembelajaran saat tatap muka langsung. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kompetensi para guru di sekolah mitra tentang pembelajaran berdiprensiasi sesuai kurikulum merdeka. Selain itu, guru memiliki konsep pembelajaran yang dapat mencapai tujuan pembelajaran secaraa holistik sehingga hak siswa dapat terpenuhi sebagaimana mestinya. Solusi yang ditawarkan dalam pengabdian ini adalah melakukan serangkaian kegiatan sosialisasi dan pelatihan pembelajaran berdiferensiasi. Kegiatan sosialisasi ini diikuti oleh 20 guru PPKn di Kota Mataram sebagai peserta. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan guru MGMP PPKn SMP Negeri se Kota Mataram. Sebelum kegiatan sebagian besar guru belum begitu memahami terkait pembelajaran berdiferensiasi. Setelah kegiatan, semua memiliki pemahaman baik mengenai hal tersebut dan berkomitmen untuk melakukan pembelajaran berdiferensiasi ke depannya.
PELATIHAN DAN SOSIALISASI SERTIFIKASI HALAL BAGI PRODUK UMKM MASYARAKAT PESISIR DESA GILI GEDE INDAH SEKOTONG LOMBOK BARAT Karyadi, Lalu Wiresapta; Hamdi, Saipul; Salsabila, Sally
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6047

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul Pelatihan Sosialisasi Sertifikasi Halal Produk UMKM Masyarakat Pesisir Desa Gili Gede Indah Sokotong Lombok Barat dilaksanakan di Desa Desa Gili Gede Indah, Kecamatan Sekotong Kabupaten Lombok Barat. Urgensi dari pengabdian ini adalah masalah legalitas produk dalam menunjang pemasaran produk lokal terutama olahan hasil laut yang berupa olahan hasil laut berupa pangan dan non pangan. Produk pangan antara lain olahan bahari berupa abon tongkol, kerupuk gurita dan keripik kerang. Namun kesemua produk tidak diupayakan maksimal karena belum memiliki ijin produksi dan legalitas halal. Gili Gede Indah menjadi salah satu destinasi unggulan jajaran kawasan Gili di pesisir selatan Lombok yang memiliki potensi hasil laut dan sebagai daerah tujuan wisatawan. Olahan hasil laut dapat menjadi ciri khas dan punya nilai jual tinggi kepada wisatawan. Oleh karenanya dari kegiatan pengabdian ini penting dilakukan mengingat produk olahan hasil laut belum ada standarisasi dan legalitas produk yang aman dikonsumsi dan dapat dipercaya konsumen. Metode pelaksanaan dimulai dengan FGD (Focus Grup Discussion) untuk mengidentifikasi permasalahan. Kegiatan selanjutnya yaitu pelatihan pengajuan sertifikasi halal produk olahan hasil laut dengan sasaran pengabdian yaitu perempuan pesisir di Kawasan Gili Gede Indah. Tim pengabdian yang dipandu oleh pendamping halal provinsi mengawal produk UMKM hingga terbit sertifikat halal
SOSIALISASI PENYULUHAN YANG RESPONSIF GENDER BAGI PENYULUH UNTUK MENDUKUNG PENCAPAIAN SDGs DI DESA SEPAPAN KECAMATAN JEROWARU LOMBOK TIMUR Hayati, Hayati; Sahidu, Arifuddin; Muktasam, Muktasam; Yaniuartati, B. Yulfia Elsadewi; Ali, Miftahul Khairat DM.
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6048

Abstract

Kesenjangan gender partisipasi petani dalam kegiatan penyuluhan pertanian masih  terjadi hingga saat ini. Sementara, partisipasi perempuan dalam pelaksanaan dan pengambilan keputusan dalam kegiatan usahatani tergolong tinggi. Memberikan kesempatan perempuan untuk belajar sepanjang hidup melalui pendidikan non formal yaitu kegiatan penyuluhan pertanian berarti mendukung Negara RI Indonesia mencapai tujuan SDGs, yaitu pendidikan yang berkualitas. Penyelenggaraan kegiatan penyuluhan pertanian yang berkualitas dapat menjamin kesetaraan gender pada  pengetahuan dan keterampilan dalam kegiatan usahatani. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertujuan meningkatkan kemampuan penyuluh pertanian dalam mengelola penyelenggaraan penyuluhan yang responsive gender, meningkatkan kesetaraan partisipasi dalam penyuluhan, kesetaraan pengetahuan dan keterampilan. Kegiatan PKM ini dilakukan secara berjenjang yaitu: pertama melibatkan penyuluh pertanian, kepala dan staf kantor UPTPP Jerowaru dan kedua melibatkan anggota kelompok tani dan kelompok wanita tani Desa Sepapan. Metode yang digunakan brainstorming, ceramah yang partisipatif dan diskusi kelompok kecil. Pelaksanaan kegiatan PKM bagi penyuluh di tingkat UPTPP, kelompok tani dan kelompok wanita tani di Desa berjalan dengan baik dan partisipatif. Keberadaan dan kemampuan penyuluh pertanian telah mampu meningkatkan kesetaraan gender dalam berpartisipasi aktif dimana mereka mampu curah pendapat, sharing pengetahuan dan pengalaman dalam berusahatani. Kesimpulannya adalah kemampuan penyuluh mengelola kegiatan penyuluhan yang responsive gender perlu didukung dengan komitmen yang tinggi. Kemampuan perempuan berpartisipasi aktif pada kegiatan penyuluhan pertanian, terjadinya kesetaraan pengetahuan dan keterampilan dapat terjadi secara berkelanjutan.  
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PESISIR MELALUI PEMBUATAN LILIN AROMA TERAPI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DBD DI DESA BOKORI KEC. SOROPIA KAB. KONAWE PROV. SULAWESI TENGGARA Sarinah, Sarinah; Raharjo, Sapto; Leomo, Sitti; Tunda, Amin; Indarsyih, Yusna; Tuheteru, Faisal Danu; Lestari, Lina; Fahrun, Ghery Safitra; Mukmin, Nur Azisyah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6050

Abstract

Upaya memerangi penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang terus mengancam kawasan desa pesisir membutuhkan pendidikan sanitasi, pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA), dan kesadaran tentang kebersihan lingkungan. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran sejak dini agar masyarakat dapat menghadapi ancaman DBD dengan langkah-langkah pencegahan serta pengendalian. Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe merupakan desa pesisir yang diidentifikasi sebagai lokasi yang dapat menjadi perindukan nyamuk aedes aegypti. Maka, pada pelaksanaan pengabdian ini dilakukan workshop pembuatan lilin aroma terapi berbahan baku daun sereh, penyebaran brosur dan pamflet, bakti sosial kebersihan lingkungan pemukiman, serta penaman toga. Produk utama yang dihasilkan adalah lilin aroma terapi yang memiliki legalitas dan berorientasi pada peningkatan pendapatan masyarakat. Aktivitas ini dapat membentuk kemandirian masyarakat dalam mengenal, mencegah, serta menemukan solusi terhadap kasus DBD pada wilayah pesisir. Selain itu, peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian penyebaran kasus DBD merupakan bentuk dari keberdayaan masyarakat pesisi di Desa Bokori, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe.
MENDUKUNG NTB DALAM PROGRAM NZE 2050 DENGAN EDUKASI 6R (REFUSE, REDUCE, REUSE, RECYCLE, RETHINK, and ROT) UNTUK SAMPAH PLASTIK DI SMA N 2 SELONG, LOMBOK TIMUR Putraji, L.M. Guguh; Ardianto, Teguh; Budianto, Arif; Hudha, L. Sahrul; Rahayu, Susi; Kurniawidi, Dian W.
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6052

Abstract

Sampah secara umum dihasilkan dari kegiatan manusia sehari-hari. Dari berbagai jenis sampah, sampah plastik merupakan sampah non-organik yang paling banyak dihasilkan, tidak dapat diurai secara alamiah, dan memiliki dampak bagi kesehatan maupun lingkungan. Kabupaten Lombok Timur, memproduksi sampah terbanyak setiap harinya di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Usaha mengurangi sampah perlu didukung oleh kesadaran masyarakat untuk mengurangi sampah dan memilah sampah sehingga dapat mengurangi beban pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pemerintah daerah, terlebih setelah pemerintah propinsi NTB menggaungkan program Net Zerowaste Emission Tahun 2050. SMA N 2 Selong merupakan salah satu sekolah di wilayah Selong Lombok Timur yang diharapkan mampu menjadi pionir dalam edukasi pengembangan kesadaran diri sehingga memiliki peran yang sangat stategis untuk mengedukasi masyarakat. Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan sampah perlu dilakukan edukasi pemilahan sampah plastik di lingkungan sekolah. Bahkan perlu diperkenalkan manfaat mendaur ulang sampah karena hal ini akan menunjukkan animo generasi muda dalam mewujudkan program zero waste di lingkungan SMA N 2 Selong, dan nantinya diharapkan pada generasi muda di seluruh wilayah Lombok Timur. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X, XI dan XII sejumlah 54 siswa terpilih dan hampie seluruh guru SMA N 2 Selong dengan respon Sangat Memuaskan.
PEMBELAJARAN BERBASIS PROJECT: SOSIALISASI DI MA BUSTANUL WA'IZHIN NW JANGGAWANA Basariah, Basariah; Ismail, Mohammad; Herianto, Edy; Sawaludin, Sawaludin; Hadi, Samsul; Edi, Maria Grace Putri
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6054

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek Project-Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan inovatif dalam proses belajar-mengajar yang memungkinkan siswa untuk mengembangkan kompetensi abad ke-21 seperti kolaborasi, berpikir kritis, dan keterampilan komunikasi. Artikel ini bertujuan untuk melaporkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi pembelajaran berbasis proyek kepada guru-guru MA Bustanul Wa'izin NW Janggawana. Kegiatan ini meliputi pelatihan, workshop, dan pendampingan implementasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru-guru mampu memahami konsep dasar PjBL merancang proyek pembelajaran, serta mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini diikuti oleh 20 orang guru yang menjadi peserta kegiatan sosialisasi. Dari hasil kegiatan penelitian ini menunjukkan setelah dilakukan kegiatan sosialisasi, pemahaman guru pemahaman terkait dengan pembelajaran berbasis project pada kurikulum merdeka menjadi meningkat. Dari hasil posttest yang dilakukan setelah kegiatan, menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dari sebelumnya dari pretest. Sekitar 80% guru mengaku memiliki pemahaman yang baik setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, dengan pemahaman yang baik, 80% guru memiliki komitmen untuk dapat melaksanakan pembelajaran berbasis project di kelas mereka. Tentunya hal ini disesuaikan dengan materi pembelajaran mereka dan diwujudkan juga dalam bentuk RPP.
KESEHATAN MULUT DAN RESIKO PENYAKIT PERIODONTAL Arnawati, Ida Ayu Arnawati; Suryani, Dini; Elizar, Lale Justin Amelinda; Sanjaya, I Kadek Ari; Aryasta, Ida Bagus Putra Bayu; Damayanti, Ida Ayu Andara
Jurnal Pepadu Vol 5 No 4 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i4.6055

Abstract

Menurut data RISKESDAS 2018, prevalensi kasus periodontitis di Indonesia mencapai 74,1%. Tingginya angka prevalensi penyakit periodontal umumnya disebabkan oleh beberapa faktor, seperti rendahnya kesadaran individu terhadap pentingnya kesehatan gigi dan mulut, jarangnya kunjungan untuk pemeriksaan kesehatan mulut, status sosial ekonomi yang rendah, serta tingginya tingkat buta huruf. Penyakit periodontal merupakan penyakit menular kronis yang menyebabkan peradangan pada jaringan pendukung gigi, seperti gusi dan tulang alveolar. Penyakit ini dapat mengakibatkan hilangnya perlekatan jaringan ikat dan tulang secara progresif, yang ditandai dengan terbentuknya poket periodontal. Periodontitis yang tidak ditangani dengan baik dapat berujung pada kondisi yang lebih serius, seperti bakteremia, sepsis, dan peningkatan risiko penyakit sistemik lain, termasuk diabetes, hipertensi, penyakit paru, stroke, serta penyakit ginjal. Oleh karena itu, identifikasi status kesehatan periodontal dan faktor-faktor terkaitnya sangat penting untuk mencegah periodontitis dan kehilangan gigi di masa depan. Analisis Situasi: Tenaga kesehatan memegang peran yang sangat penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat mengenai penyakit periodontal. Melalui kegiatan penyuluhan, tenaga kesehatan dapat berbagi pengetahuan tentang kesehatan mulut dan resiko penyakit periodontal, faktor risiko yang dapat memperburuk kondisi ini, serta cara pencegahannya. Hal ini sangat penting untuk mengurangi angka kejadian penyakit periodontal di masyarakat, khususnya di Nusa Tenggara Barat. Metode Penyuluhan: Kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan pendekatan yang terstruktur, dimulai dengan penyuluhan kepada siswa-siswi di SMAN 3 Mataram. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan berbagai pengetahuan mengenai kesehatan mulut dan resiko penyakit periodontal yang dapat merusak jaringan periodontal, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi. Penyuluhan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran para siswa untuk menjaga kesehatan gigi dan mencegah penyakit periodontal sejak dini.