cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2025)" : 110 Documents clear
Pengaruh Konten Video Tiktok @Gejapramono Terhadap Minat Pemahaman Sejarah Kedaerahan Generasi Z (Studi Deskriptif Kuantitatif pada Pengikut Akun Tiktok @Gejapramono) Arnalda, Adria Farhan; Hufad, Achmad; Praja, Wina Nurhayati
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh konten video edukasi sejarah dari akun TikTok @gejapramono terhadap minat Generasi Z dalam memahami sejarah kedaerahan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi edukatif di kalangan generasi muda yang lahir dan tumbuh di era digital. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei, melibatkan 400 responden yang dipilih secara purposive. Teori yang digunakan adalah Stimulus-Organism-Response (S-O-R). Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara paparan konten sejarah dengan minat belajar (R² = 0,145). Analisis regresi linier berganda juga mengindikasikan bahwa indikator frekuensi, atensi, dan durasi konten secara simultan memiliki pengaruh yang lebih kuat (R² = 0,323). Temuan ini menegaskan bahwa konten edukatif berbasis media sosial, khususnya TikTok, berpotensi menjadi media pembelajaran yang relevan dan efektif bagi Generasi Z.
Analisis Nilai Moral, Nilai Sosial, Nilai Budaya Dan Nilai Pendidikan Karakter Novel “Si Anak Kuat” Karya Tere Liye Dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Menulis Teks Negosiasi Kelas X SMA Lihana, Sonu; Masrurih, Masrurih; Efendi, Irfan
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.676

Abstract

Karya sastra berfungsi sebagai sarana untuk menyampaikan gagasan-gagasan yang berkaitan dengan nilai moral, sosial, budaya, serta pendidikan karakter yang ingin diungkapkan oleh pengarang. Dalam konteks pembelajaran di sekolah, keterampilan menulis teks negosiasi dapat membantu peserta didik memahami kehidupan sosial masyarakat secara lebih baik dan sesuai dengan norma-norma yang berlaku. Aktivitas seperti interaksi sosial, musyawarah, transaksi jual beli, dan berbagai bentuk komunikasi lainnya melibatkan proses negosiasi. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis nilai-nilai moral, sosial, budaya, dan pendidikan karakter yang terkandung dalam novel Si Anak Kuat karya Tere Liye; dan (2) mengevaluasi pemanfaatan nilai-nilai tersebut sebagai bahan ajar dalam pembelajaran menulis teks negosiasi untuk peserta didik kelas X SMA. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, yang menghasilkan data berupa kutipan naratif. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah novel Si Anak Kuat, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta didik dapat mengembangkan pemahaman tentang konsep-konsep penting dalam menulis teks negosiasi, seperti keterampilan berbahasa, pengenalan kebutuhan pihak lain, analisis situasi, evaluasi argumen, penerapan etika, serta pemilihan strategi negosiasi yang tepat. Narasi dalam novel juga dinilai menarik dan relevan dengan kehidupan siswa, sehingga berpotensi meningkatkan minat dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil validasi oleh para ahli, modul pembelajaran menulis teks negosiasi memperoleh skor rata-rata sebesar 3,60, yang termasuk dalam kategori “valid” dengan tingkat validitas isi berada dalam rentang 3,26 < ????̄ < 4,00.
Pengaruh Pendapatan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X di SMAN 1 Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025 Pelo, Maria Ose; Mudmainna, Mudmainna; Titu, Maria Anita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.677

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendapatan orang tua terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 1 Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X di SMA Negeri 1 Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling berjumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang dibagikan ke semua responden. Teknik analisis data menggunakan regresi linear sederhana. Hasil penelitian dan analisis data menunjukan bahwa variabel pendapatan orang tua (X) berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar (Y), yang ditunjukan dengan hasil uji t dari variabel pendapatan orang tua yang memberikan kontribusi positif terhadap hasil belajar dengan membandingkan t hitung > t tabel (3,695 > 2,032) dengan nilai signifikansi 0,001.hasil ini menunjukan bahwa perhatian orang tua berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar kelas X di SMA Negeri 1 Larantuka Tahun Pelajaran 2024/2025.
Implementasi Model Problem Based Learning Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Meningkatkan Keterampilan Berkomunikasi Di SMK Yuliawati, Yuliawati; Romadhianti, Rona; Fahrudin, Saleh
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.679

Abstract

Keterampilan komunikasi merupakan kompetensi penting abad 21 yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Namun, hasil observasi awal di kelas kelas X SMK Swadhipa 1 Natar menunjukkan hanya 30% dari 43 siswa yang aktif bertanya, menjawab, atau menyampaikan pendapat, sementara mayoritas masih pasif. Kondisi ini menuntut adanya model pembelajaran yang dapat mendorong siswa lebih aktif berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan meningkatkan keterampilan komunikasi siswa melalui penerapan Problem Based Learning (PBL) pada pembelajaran teks negosiasi. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus. Subjek penelitian adalah 43 siswa kelas X. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, lalu dikaji secara deskriptif dengan menghitung persentase keterampilan komunikasi pada tiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada pra-siklus, hanya 30% siswa yang tergolong aktif, meningkat menjadi 55% pada siklus I, dan 80% pada siklus II. Peningkatan tertinggi terdapat pada aspek keaktifan menyampaikan pendapat yang naik dari 16% menjadi 67%. Temuan ini menunjukkan bahwa PBL efektif dalam mendorong siswa untuk berani bertanya, menjawab, serta bekerja sama dalam kelompok. Dengan demikian, penerapan PBL terbukti mampu meningkatkan keterampilan komunikasi siswa dalam pembelajaran teks negosiasi serta relevan untuk mendukung penguatan profil pelajar Pancasila pada aspek kemampuan berkomunikasi dan bernalar kritis.  
Analisis Faktor Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di Madrasah Ibtidaiyah Salamah Kota Jambi Rahmadanda, Rahmadanda; Sari, Sri Yulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.681

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) Salamah Kota Jambi. Mata pelajaran IPAS merupakan salah satu inovasi dalam Kurikulum Merdeka yang mengintegrasikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) guna membentuk pemahaman holistik peserta didik terhadap lingkungan alam dan sosial. Namun dalam praktiknya, ditemukan berbagai kendala yang menyebabkan siswa kurang optimal dalam mengikuti proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, dengan subjek penelitian terdiri atas seorang guru mata pelajaran IPAS dan 28 siswa kelas V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan belajar siswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi rendahnya motivasi belajar, keterbatasan daya ingat, serta kesulitan memahami konsep-konsep abstrak seperti gaya, energi, maupun sistem pencernaan. Faktor eksternal mencakup metode pembelajaran yang monoton, kurangnya variasi media pembelajaran, serta lingkungan belajar yang kurang kondusif. Guru cenderung hanya mengandalkan buku teks dan tugas rutin, sehingga siswa kurang aktif, mudah jenuh, dan sulit menguasai materi. Untuk mengatasi hambatan tersebut, guru melakukan sejumlah upaya, antara lain memberikan bimbingan tambahan di luar jam pelajaran, menyederhanakan bahasa dalam penjelasan, menggunakan metode tanya jawab, diskusi kelompok kecil, serta permainan edukatif. Penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi strategi pembelajaran, penyediaan media visual dan kontekstual, serta kolaborasi antara guru, siswa, dan orang tua untuk menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa.
Analisis Peran Tagana terhadap Simulasi Bencana Ramadhan, Dafa; Tohari, Amin
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.685

Abstract

Tagana (Taruna Siaga Bencana) merupakan elemen penting dalam penanggulangan bencana yang tidak hanya berfokus pada respons darurat, tetapi juga pada edukasi masyarakat melalui program Tagana Masuk Sekolah (TMS). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Tagana dalam pelaksanaan simulasi bencana alam pada kegiatan TMS. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan observasi langsung dan wawancara bersama pembina teknis serta anggota Tagana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tagana berperan dalam menyusun materi, memberikan arahan, serta memandu praktik evakuasi kepada siswa. Melalui simulasi, siswa memperoleh pemahaman mengenai tindakan aman seperti melindungi kepala, mencari tempat perlindungan, dan mengikuti jalur evakuasi. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kesadaran, keterampilan dasar kesiapsiagaan, serta membangun kemitraan antara sekolah dan Dinas Sosial. Peran Tagana dalam program ini tidak hanya mencerminkan fungsi mitigasi bencana, tetapi juga memperkuat nilai gotong royong dan kepedulian sosial di lingkungan pendidikan.
Penerapan Teknik Storytelling Dalam Meningkatkan Kemampuan Berdialog Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Hiliduho Gulo, Miseri Cordias Palamarta; Bu'ulolo, Yanida; Waruwu, Lestari; Zega, Imansudi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.687

Abstract

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan Kemampuan Berdialog siswa menggunakan teknik Storytelling. Subjek penelitiaan siswa kelas VII-D SMP Negeri 1 Hiliduho semester genap berjumlah 18 siswa. Metode Penelitian Tindakan Kelas dengan prosedur pelaksanaanya 1) Perencanaan, 2) Tindakan, 3) Observasi, 4) Refleksi. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan dua siklus menggunakan teknik pengumpulan data, lembar observasi, dan lembar penilaian. Berdasarkan hasil penelitian, adanya peningkatan belajar siswa dalam berdialog menggunakan teknik Storytelling. Dapat dilihat hasil siklus I nilai terendah 6,25 dan nilai tertinggi 87 dengan nilai rata-rata 52,05%. Sedangkan siklus II nilai terendah 75 dan nilai tertinggi 100 dengan nilai rata-rata 84,5%. Hasil lembar observasi siswa siklus I pertemuan pertama 36,1% dan pertemuan kedua 52,2%. Sedangkan lembar observasi siklus II pertemuan pertama 75% dan pertemuan kedua 88,3%. Hasil Observasi peneliti siklus I  pertemuan pertama 50% dan pertemuan kedua 70%. Sedangkan siklus  II pertemuan pertama 90%  dan pertemuan kedua 100%. Dapat disimpulkan bahwa, 1) menerapkan teknik storytelling  dapat meningkat  hasil belajar siswa dalam kemampuan berdialog siswa kelas VII SMP Negeri 1 Hiliduho Tahun Pembelajaran 2024/2025. 2) menerapkan teknik storytelling dalam proses pembelajaran dapat memberikan dampak positif yang kuat sehingga dapat memotivasi siswa. Saran, 1) diharapkan kepada siswa untuk meningkatkan minat belajarnya untuk meningkatkan kemampuan berdialog siswa menggunakan teknik Storytelling. 2) sebagai referensi kepada peneliti selanjutnya.
Penerapan Model Pembelajaran Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran IPAS pada Kelas VI SD Inpres Wusa Marthin, Rina Agustina; Lumimuut Pingkan; Tulung, Windhy Christy
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan ini guna mendeskripsikan penerapan Model Pembelajaran Talking Stick pada mata pelajaran IPAS gun meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD Inpres Wusa. Subjek dan objek yang dipilih ialah siswa kelas VI dengan jumlah 17 siswa. Metode yang dipergunakan berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Rumusan masalah yang diteliti ialah bagaimana penerapan model pembelajaran Talking Stick guna mendorong hasil belajar siswa mapel IPAS pada kelas VI SD Inpres Wusa. Mengacu analisis dihasilkan temuan, melalui penerapan model yang dipilih, sisw mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus II. Presentasi peningkatan hasil belajar pada siklus I yakni 58,82% sebanyak 7 siswa belum mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sementara di siklus II presentasi peningkatan hasil belajar mencapai 100% sebanyak 17 siswa yang memenuhi KKTP. Pada konteks ini, terbukti temuan, terdapatnya kenaikan presentasi dari siklus I dan siklus II yakni 41,18%. Indikator keberhasilan pada penelitian yang dipergunakan ialah terdapatnya peningkatan keterampilan berbicara siswa yang tercermin melalu ketercapaian tercapainya KKTP melalui rata-rata ketuntasannya berada di angka ≥70.
Pemanfaatan Insektarium sebagai Media Edukatif untuk Materi Klasifikasi Serangga pada Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Naman Teran Lestari, Atikah; Qarni, Waizul; Syafira, Della Putri; Ardilla, Ovi; Anggara, Rizki Bob; Khairani, Dwi; Putri, Rimsa Desela; Juraidah, Juraidah; Umam, Khairul; Sabila, Rika Nazwa; Hayati, Rafiqah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.689

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran yang berbasis benda nyata sangat penting untuk mempermudah pemahaman konsep biologi, khususnya materi klasifikasi serangga. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan praktik pembuatan insektarium kepada siswa kelas IX SMP Negeri 1 Naman Teran sebagai media edukatif dalam pembelajaran IPA. Kegiatan dilakukan selama enam hari melalui metode ceramah, diskusi, demonstrasi, dan praktik langsung. Penyuluhan meliputi pengenalan jenis-jenis serangga, teknik pengawetan sederhana, serta penyusunan insektarium. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa siswa antusias dan mampu membuat insektarium sederhana dari serangga yang dikoleksi di lingkungan sekitar sekolah. Media insektarium yang dihasilkan berfungsi membantu siswa memahami ciri-ciri morfologi dan pengelompokan serangga sesuai klasifikasi. Dengan demikian, penyuluhan ini berkontribusi meningkatkan keterampilan dan pemahaman siswa terhadap konsep klasifikasi serangga.
Implementasi Market Day dalam Program Kampus Mengajar 7 Guna Meningkatkan Kompetensi Numerasi Siswa SMPN 2 Banyuanyar Ramadani, Galu Kusuma Dewi; Wardana, Ludfi Arya; Kasdriyanto, Didit Yulian
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.691

Abstract

Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk meningkatkan kompetensi numerasi siswa melalui implementasi kegiatan market day pada program Kampus Mengajar 7 di SMPN 2 Banyuanyar. Latarbelakang penulisan artikel ini didasari oleh hasil observasi di sekolah SMPN 2 Banyuanyar, yang dimana dapat diketahui bahwa kemampuan kompetensi numerasi siswa di sekolah tersebut terlalu rendah berdasarkan hasil dari wawancara bersama guru pamong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tahapan dari implementasi kegiatan market day terdiri dari beberapa tahapan, antara lain; tahap persiapan, tahap perencanaan, tahap pelaksaan, dan tahap refleksi. Kegiatan ini disambut baik oleh guru-guru serta siswa di SMPN 2 Banyuanyar. Hasil implementasi kegiatan market day yaitu: meningkatkan kompetensi numerasi siswa, mengembangkan jiwa interpreneur, serta menanamkan jiwa kewirausaha siswa. Dalam tahap pelaksanaan kegiatan market day terdapat beberapa hambatan, namun ditemukan solusi yang dapat menjadi bahan pembelajaran ditahun yang akan datang, saat acara market day dilaksanakan kembali di SMPN 2 Banyuanyar. Kesimpulannya melalui kegitan market day dapat meningkatkan kompetensi numerasi siswa di SMPN 2 Banyuanyar.

Page 10 of 11 | Total Record : 110