cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 110 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 3 (2025)" : 110 Documents clear
Implementasi Pola Hidup Sehat Bagi Anak Usia Dini Melalui Pembiasaan Sarapan Bergizi Di Tk Islam Al Azhar 50 Bengkulu Lestari, Neta Selvi; Satria, Irwan; Lestari, Dita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.574

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana penerapan gaya hidup sehat pada anak usia dini melalui kebiasaan sarapan bergizi yang diterapkan di TK Islam Al Azhar 50 Bengkulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, serta dokumentasi. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kegiatan sarapan bergizi telah dilaksanakan secara konsisten melalui program menu sehat yang dirancang oleh sekolah dengan melibatkan partisipasi aktif guru dan orang tua. Anak-anak dilatih untuk makan secara mandiri dengan metode prasmanan, serta dibiasakan menjaga kebersihan diri seperti mencuci tangan dan menyikat gigi. Beberapa kendala yang dihadapi meliputi kurangnya pemahaman orang tua mengenai pentingnya gizi seimbang serta keterbatasan variasi menu makanan. Kendati demikian, peran aktif sekolah dalam memberikan edukasi dan menjalin kerja sama dengan orang tua sangat berpengaruh terhadap kesuksesan program tersebut. Kebiasaan sarapan bergizi ini tidak hanya menunjang pertumbuhan fisik dan konsentrasi anak, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan karakter serta kemandirian sejak dini.
Nilai Sosial dan Budaya Tari Rendai Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat di desa Kembang Mumpo Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma Putri, Feny Nurmalia; Saepudin, Saepudin; Fitrianah, Rossi Delta
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.575

Abstract

Penelitian ini berjudul “Nilai Sosial dan Budaya Tari Rendai Sebagai Kearifan Lokal Masyarakat di Desa Kembang Mumpo Kecamatan Semidang Alas Kabupaten Seluma”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana proses pelaksanaan tradisi Tari Rendai serta menggali nilai-nilai sosial dan budaya yang terkandung di dalamnya sebagai bentuk kearifan lokal masyarakat Serawai. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih bertahannya Tari Rendai sebagai warisan budaya Minangkabau yang berkembang di Bengkulu, khususnya di Desa Kembang Mumpo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam dengan tokoh adat, penari, masyarakat setempat, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Rendai tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai sosial seperti gotong royong, tanggung jawab, kebersamaan, kepedulian, serta penanaman nilai budaya dan moral kepada generasi muda. Melalui simbol-simbol gerakan, syair, kostum, serta prosesi adat, Tari Rendai membentuk identitas budaya masyarakat Serawai dan menjadi sarana edukasi informal yang efektif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik pada bidang antropologi budaya, serta menjadi referensi praktis bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya melestarikan tradisi lokal sebagai bagian dari pembangunan karakter dan identitas bangsa.
Alat Permainan Edukatif Dari Bahan Kardus Untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Di TK Mutiara Bunda Kecamatan Balai Jaya Kabupaten Rokan Hilir Kusmiran, Kusmiran; Rosmidar, Rosmidar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.578

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui penerapan alat permainan edukatif (APE) berbahan kardus di TK Mutiara Bunda. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas pra siklus, siklus I, dan siklus II. Perlakuan diberikan dalam bentuk kegiatan membuat dan memainkan mainan mobil-mobilan dari kardus secara berkelompok. Hasil observasi menunjukkan peningkatan kreativitas anak secara signifikan. Indikator seperti rasa ingin tahu, imajinasi, keberanian mencoba hal baru, hingga kemampuan membuat dan memainkan mainan sendiri mengalami perkembangan positif. Rata-rata nilai kreativitas anak mencapai 90,97% dengan kategori “Sangat Baik”. Temuan ini membuktikan bahwa APE berbahan sederhana dapat menjadi media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kreativitas anak di usia dini. Selain itu, kegiatan ini juga merangsang interaksi sosial serta membentuk pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna bagi anak
Dasar Dasar Pendidikan Dalam Al-Quran: Konsep Tentang Masyarakat (Ummah, Sya'b, Qabilah) Nurjasmi, Nurjasmi; Alwizar, Alwizar; M. Yusuf, Kadar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.581

Abstract

Masyarakat ideal dalam perspektif Al-Qur’an merupakan komunitas yang dibangun atas dasar nilai-nilai keimanan, persaudaraan, dan keadilan. Al-Qur’an menggunakan beberapa istilah untuk menggambarkan konsep masyarakat, di antaranya Ummah, Sya‘b, dan Qabilah, yang masing-masing memiliki makna filosofis dan implikasi sosial yang berbeda. Ummah mencerminkan komunitas berbasis keimanan yang inklusif dan universal, Sya‘b mengacu pada bangsa yang lebih luas, sedangkan Qabilah menggambarkan kesatuan sosial dalam bentuk suku atau kelompok kecil dalam struktur masyarakat. Artikel ini berupaya menganalisis konsep-konsep tersebut dalam perspektif pendidikan Islam dengan menggunakan metode penelitian kepustakaan. Sumber utama yang digunakan berasal dari kajian-kajian akademik serta tafsir Al-Qur’an yang kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat ideal dalam Al-Qur’an dibangun atas prinsip tauhid, keadilan, ukhuwah Islamiyah, serta keseimbangan antara hak dan kewajiban individu dalam kehidupan sosial.
Paradigma Baru Capaian Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Nurjasmi, Nurjasmi; Zaitun, Zaitun; Murhayati, Sri
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.582

Abstract

Transformasi pendidikan nasional melalui Kurikulum Merdeka menandai pergeseran paradigma pembelajaran, termasuk dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Capaian Pembelajaran (CP) hadir sebagai instrumen baru yang tidak hanya menggantikan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar, tetapi juga merepresentasikan arah baru pembelajaran berbasis kompetensi, karakter, dan kontekstualisasi nilai-nilai agama dalam kehidupan nyata. Artikel ini mengkaji secara kritis konsep dan struktur CP PAI dalam kerangka Kurikulum Merdeka, serta menganalisis kesiapan dan kompetensi guru dalam menelaah, mengembangkan, dan mengimplementasikannya secara bermakna. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif dan rujukan pada kebijakan serta literatur akademik terbaru, tulisan ini menegaskan bahwa CP bukan sekadar target pembelajaran, tetapi merupakan representasi nilai, karakter, dan tujuan pendidikan Islam itu sendiri. Diperlukan pemahaman filosofis, pedagogis, dan praktik yang holistik dari para guru agar CP benar-benar menjadi sarana transformasi pendidikan keislaman yang lebih kontekstual, moderat, dan membumi.
Digital Literacy and Social Media Awareness among Adolescents: A Case Study on Adolescents in Serang City Nurjuman, Husnan; Priana, Ronny Yudhi Septa
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.583

Abstract

The development of digital technology has encouraged teenagers to become active users of social media in their daily lives. However, the high intensity of use is not always accompanied by adequate awareness of ethics, information security, and the social impact of digital activities. This study aims to analyze the level of awareness of teenagers in using social media and how digital literacy affects their mindset and behavior in the digital space. This study uses a qualitative approach with a case study method in Serang City. Data were collected through in-depth interviews with 12 teenagers aged 15–18 years from various educational backgrounds, as well as observations of their social media usage habits. Data analysis was carried out thematically to identify patterns of awareness, understanding of digital risks, and reflective abilities in interacting on social media. The results of the study show that most teenagers have a functional understanding of social media, but have not shown critical awareness of its impact, both on themselves and their social environment. The digital literacy they have tends to be technical and comes from personal experience or peer environment, while support from family and formal education is still minimal. This study recommends the importance of integrating digital literacy education into the school curriculum and strengthening the role of the family in forming a healthy and responsible social media culture
Pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematic) untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Pemberdayaan Masyarakat Wava, Ainun; Budiaman, Budiaman; Yuliani, Shahibah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.554

Abstract

Perkembangan zaman menuntut dunia pendidikan terus berinovasi dalam pembelajaran yang ada di kelas. Pembelajaran STEAM dapat digunakan untuk membantu peserta didik dalam mengambangkan kemampan abad 21 melalui berbagai disiplin ilmu dalam lingkup STEAM. Tujuannya adalah untuk melihat pengaruh model pembelajaran STEAM terhadap hasil belajar IPS. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif dengan metode Quasi Experiment. Populasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas VII SMP Negeri 167 Jakara dengan teknik purposive sampling sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan bantuan software SPSS melalui uji normalitas data, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menyatakan model pembelajaran STEAM mampu meningkatkan hasil belajar IPS disbanding model pembelajaran konvensional. Terbukti dari rata-rata nilai kelas eksperimen setelah perlakukan sebesar 73,97 sementara kelas kontrol hanya sebesar 62,76. Adapun hasil uji T menunjukkan bahwa Ha diterima dengan nilai Sig. 0,004 < 0,05. Kesimpulannya model pembelajaran STEAM berpengaruh terhadap hasil belajar IPS peserta didik kelas VII materi pemberdayaan masyarakat.
Isu-Isu Kontemporer dalam Hukum Kewarisan di Malaysia: Analisis dari Perspektif Hak Asasi dan Gender Hasanah, Niswahtul; Akbarizan, Akbarizan; Munir, Akmal Abdul
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.564

Abstract

Studi ini menyelidiki konflik yang terjadi antara sistem hukum waris Islam khususnya prinsip Faraid dan hak-hak perempuan dalam sistem hukum dualistik yang ada di Malaysia.  Penelitian ini berfokus pada efek ketentuan Faraid terhadap keadilan sosial dan akses hukum yang setara, terutama bagi perempuan yang berada dalam situasi yang rentan.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi keterbatasan sistem Faraid dalam menjamin keadilan substantif, mengevaluasi seberapa cocok dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia seperti kesetaraan gender, dan melihat bagaimana dualisme hukum berdampak pada seberapa efektif penyelesaian sengketa waris.  Metode yang digunakan adalah penelitian literatur serta pemeriksaan undang-undang seperti Enakmen Undang-Undang Islam Negeri, Akta Pusaka Kecil 1955 (Akta 98), Akta Probet dan Pentadbiran 1959 (Akta 97), dan putusan Mahkamah Syariah dan Mahkamah Sivil.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem Faraid seringkali tidak memberikan perlindungan terbaik bagi perempuan karena interpretasi hukum yang kaku, pemahaman yang buruk tentang hukum, dan kelembagaan yang terfragmentasi.  Akses ke keadilan menjadi lebih sulit bagi Muslim karena tidak ada sistem pewarisan nasional yang terintegrasi.  Jadi, sistem waris Islam Malaysia perlu diubah dengan menggunakan pendekatan hermeneutis kontekstual dan meningkatkan koordinasi antara institusi hukum untuk menjadi lebih responsif terhadap prinsip keadilan dan kesetaraan gender.
Hambatan yang Dihadapi Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar Arif, Arif; Al-faiz, Muhammad Aulia; Ramadhani, Reski Nabilla; Hafizhah, Ummu Hani; Mustika, Dea
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan yang di hadapi sekolah penyelenggara pendidikan inklusi. Dengan meningkatnya  jumlah  Anak  Berkubutuhan  Khusus  (ABK)  di  Indonesia  dari  tahun  ke tahun  semakin  banyak.  Selaku  upaya  buat  mendapatkan  cerminan  secara  merata  serta mendalam  yang  diperoleh  dari  anggapan  guru  yang  berkaitan  dengan  kendala-kendala ataupun  kasus  yang  dialami  oleh  sekolah  ataupun  guru  dalam  penyelenggaraan  sekolah inklusi. Metode dalam  penyusunan artikel  ini penulis menggunakan metode  studi kepustakaan atau studi literatur.  Pada  metode  studi  literatur  isi  mengacu  pada  isi  kajian  literatur  atau  karya  tulis baik  buku,  jurnal  dan  artikel  yang  sesuai  dengan  masalah  dan  tujuan  artikel.  Proses pengembangan  kurikulum  yang  disesuaikan  dengan  kelas  serta  model  layanannya  sangat menolong  dalam  menolong  siswa  menggapai  kemampuan  mereka  serta  menanggulangi sebanyak  bisa  jadi  hambatan belajar  yang  mereka  natural  dalam  area  yang komprehensif. Pembelajaran inklusif merupakan sesuatu penerapan pembelajaran yang ialah sekumpulan kanak-kanak yang mempunyai keistimewaan tertentu atau pun diucap dengan ABK (Anak Berekbutuhan  Khusus )  dengan  anak  reguler pada  biasanya.  Banyak  komentar  para  pakar tentang  definisi pembelajaran  inklusif. Tidak terdapat yang membedakan  antara  anak berkebutuhan spesial dengan anak yang reguler.
Pengaruh Penerapan Teknik Skema terhadap Keterampilan Membaca Pemahaman Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Afulu Waruwu, Lestari
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i3.568

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh yang signifikan penerapan teknik skema terhadap keterampilan membaca pemahaman siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Afulu, Kecamata Afulu Kabupaten Nias Utara.   Penelitian ini dilatar  belakangi oleh beberapa hal (1) siswa masih belum mampu memahami makna yang terkandung dalam bacaan (2) kurangnya kemampuan siswa dalammenyimpulkan isi bacaan (3) teknik Skema tidak pernah diterapkan dalam pembelajaran khususnya membaca. Penelitian  ini  menggunakan  metode  kuantitatif  dengan desain quasi experiment tipe one group pretest-posttest. Dalam penelitian ini yang menjadi sampel untuk uji validitas dan reliabilitas butir soal adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 2 Afulu sebanyak 22 siswa dan yang menjadi kelas eksperimen adalah siswa kelas VIII-A SMP Negeri 1 Afulu sebanyak 35 siswa dan kelas kontrol adalah siswa kelas VIII-B SMP Negeri 1 Afulu sebanyak 35 siswa. Hasil  analisis  menunjukkan  bahwa validitas butir soal, yang semula jumlah soal instrumen berbentuk pilihan berganda anda sebanyak 20, namun setelah dilakukan Uji Validitas butir ada sebanyak 6 butir soal yang tidak  Valid yaitu soal butir 3,4,5,7,8,dan 9, karena nilai t hitung < dari t babel dan nilai sig > dari 0.05,  sehingga jumlah soal yang memenuhi syarat untuk digunakan dalam melaksanakan penelitian adalah tinggal 14  butir soal yaitu soal (1,2,6,10,11,12,13,14,15,16,17,18,19,dan 20) karena masing-masing nilai t hitung > dari t tabel (> 0.374)  dan nilai sig.kurang dari (< 0.05) sehingga butir ini dinyatakan valid. 

Page 2 of 11 | Total Record : 110