cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 613 Documents
Pengaruh Notifikasi Media Sosial Terhadap Konsentrasi Belajar Saputra, M.Indra; Tasya, Sheilla Alma; J, Callista Alodya; Dinata, Konto Iskandar
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.829

Abstract

Peningkatan penggunaan media sosial pada pelajar membuat paparan notifikasi digital semakin sering terjadi dan berdampak pada kestabilan konsentrasi belajar. Notifikasi yang muncul secara tiba-tiba memicu perpindahan perhatian yang mengganggu alur berpikir, sehingga proses belajar menjadi kurang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme notifikasi media sosial dalam memengaruhi konsentrasi belajar, menggambarkan dampaknya terhadap kemampuan pelajar mempertahankan fokus, serta menguraikan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi gangguan konsentrasi akibat notifikasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan desain analisis deskriptif berdasarkan data sekunder dari artikel dan jurnal ilmiah terbit tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa notifikasi memengaruhi konsentrasi melalui interupsi perhatian, dorongan membuka aplikasi, rasa ingin tahu yang kuat, serta pola multitasking semu. Dampaknya terlihat pada menurunnya kedalaman fokus, berkurangnya pemahaman materi, munculnya residu perhatian, melemahnya kemampuan mengendalikan distraksi, dan meningkatnya beban kognitif. Upaya pengurangan gangguan dapat dilakukan melalui pengaturan notifikasi, manajemen waktu belajar, pembatasan penggunaan aplikasi, dukungan lingkungan, serta pengembangan kebiasaan digital sehat. Kesimpulannya, notifikasi media sosial berpengaruh signifikan terhadap penurunan konsentrasi belajar, namun pengendalian digital yang tepat dapat membantu menjaga fokus pelajar.
Implementasi Pembelajaran Berbasis Nilai Moral Dalam Upaya Meningkatkan Karakter Siswa Kelas V Sekolah Dasar Ramadhany, Anisa Nurfadila; Mawarni, Icha; Fawaz, Nabil Fathi; Ratnasari, Dine Trio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.830

Abstract

Pendidikan karakter menjadi salah satu fokus utama dalam dunia pendidikan di Indonesia sebagai upaya membentuk generasi yang berakhlak mulia, berintegritas, dan berkepribadian baik. Pembelajaran berbasis nilai moral merupakan strategi yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter pada peserta didik, terutama di tingkat sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berbasis nilai moral dalam upaya meningkatkan karakter siswa kelas V Sekolah Dasar berdasarkan hasil sintesis dari beberapa penelitian terdahulu. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji sejumlah jurnal ilmiah yang relevan dengan topik pendidikan moral dan pembentukan karakter pada siswa sekolah dasar kelas V. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran berbasis nilai moral dapat dilakukan melalui perencanaan pembelajaran yang terintegrasi, metode aktif seperti bermain peran dan pembelajaran berbasis proyek, serta melalui kegiatan pembiasaan dan budaya sekolah. Implementasi tersebut terbukti mampu meningkatkan nilai-nilai karakter seperti kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, kerja sama, dan kepedulian sosial pada siswa sekolah dasar. Oleh karena itu, pembelajaran berbasis nilai moral menjadi salah satu pendekatan penting dalam membentuk karakter siswa yang seimbang antara pengetahuan, sikap, dan perilaku
Daya Tarik Gaya Bahasa dan Visual Konten Instagram terhadap Partisipasi Pengguna di Media Sosial Salsabila, Safitri; Santoso, Hudi; Dharmawan, Leonard
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.833

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi media masyarakat, termasuk dalam cara memperoleh dan membagikan informasi. Media sosial, khususnya Instagram, menjadi sarana utama dalam komunikasi digital karena mengandalkan kekuatan visual dan gaya bahasa yang persuasif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya bahasa dan daya tarik visual terhadap partisipasi pengguna akun Instagram @postinc.id. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa (X₁) dan konten visual (X₂) berpengaruh positif dan signifikan terhadap partisipasi pengguna (Y), baik secara parsial maupun simultan. Persamaan regresi diperoleh: Y = 1,645 + 0,693X₁ + 0,461X₂, dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,632, yang berarti kedua variabel menjelaskan 63,2% variasi partisipasi pengguna. Gaya bahasa memiliki pengaruh dominan (Beta = 0,453), menunjukkan pentingnya penggunaan copywriting persuasif dalam membangun interaksi digital. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi antara bahasa dan elemen visual yang menarik sesuai teori multimodal Kress (2010) mampu meningkatkan engagement audiens secara signifikan.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Pembinaan Moral Di Kalangan Remaja Apriliah, Mifta; Septiria, Dalima; Yumarni, Asmara; Damayanti, Novita; Qotrunnada, Suci
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.835

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan arus globalisasi memberikan pengaruh besar terhadap perilaku, pola pikir, dan karakter remaja. Kemudahan akses informasi membuka peluang pengembangan diri, namun juga memunculkan risiko penyimpangan moral seperti perundungan digital, krisis identitas, rendahnya etika berkomunikasi, serta kemerosotan akhlak. Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan strategis sebagai fondasi pembinaan moral remaja melalui penguatan akidah, ibadah, dan akhlak. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui kajian pustaka untuk menganalisis peran PAI dalam membina moral remaja di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI berfungsi sebagai pengarah nilai, pengontrol perilaku, serta pembentuk karakter religius melalui internalisasi nilai, pembiasaan, keteladanan, dan pengembangan kesadaran moral. Peran guru PAI, lingkungan sekolah, serta keterlibatan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pembinaan moral. Penelitian ini menegaskan bahwa pembinaan moral remaja memerlukan kolaborasi menyeluruh antara sekolah, keluarga, dan masyarakat agar remaja mampu menghadapi tantangan digital secara bijaksana, beretika, dan sesuai ajaran Islam.
Iman Kepada Taqdir (Qadar) Dan Relevansinya Terhadap Pembentukan Akhlak Dalam Kehidupan Muslim Indamasari, Desti; Julia, Arini; Agustina, Soliha; Bitaqwa, Ridho; Akbar, Muhammad Ahlaktul; Alfaruq, Faiz
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.836

Abstract

Iman kepada takdir (qadar) merupakan aspek fundamental dalam akidah Islam yang berfungsi sebagai landasan spiritual dan moral bagi seorang Muslim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman takdir dan pembentukan akhlak dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan. Data diperoleh dari literatur akidah, tafsir, jurnal kontemporer, dan karya ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan terhadap takdir berperan dalam membangun kepribadian sabar, tawakal, rendah hati, serta mencegah perilaku putus asa maupun arogan. Pemahaman takdir secara proporsional juga memperkuat rasa tanggung jawab, kedisiplinan, serta kesadaran moral peserta didik. Dari perspektif psikologis, iman kepada takdir terbukti meningkatkan ketahanan emosional dan membantu individu mengelola stres, kecemasan, serta dinamika kehidupan modern dengan lebih stabil. Secara sosial, pemahaman takdir memengaruhi pembentukan perilaku positif seperti empati, sikap moderat, dan kemampuan menjaga keharmonisan lingkungan. Dengan demikian, takdir dalam Islam memiliki relevansi yang signifikan bagi pembentukan akhlak dan kualitas spiritual, sekaligus berkontribusi terhadap perkembangan pribadi dan sosial seorang Muslim.
Akal dan Qalb Perspektif Neurosains dan Relevansinya terhadap Pendidikan Islam Alfarabi, Alfarabi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.837

Abstract

Kemajuan pesat dalam bidang neurosains telah membuka wawasan baru mengenai proses kerja otak manusia dalam berpikir, merasakan, serta menentukan tindakan. Dalam tradisi keilmuan Islam, Al-Qur’an memberikan perhatian besar terhadap peran akal dan qalb sebagai komponen utama dalam pembentukan kesadaran, nilai moral, dan karakter manusia. Penelitian ini bertujuan menelaah konsep akal dan qalb menurut neurosains, kemudian menguraikan relevansinya terhadap pengembangan pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, melalui pengkajian literatur. Proses analisis dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan secara intertekstual. Hasil kajian menunjukkan bahwa konsep akal memiliki korelasi dengan fungsi prefrontal cortex sebagai pusat nalar dan kontrol perilaku, sedangkan konsep qalb memiliki keterhubungan dengan sistem limbik yang mengatur emosi, moralitas, dan pembentukan karakter. Berdasarkan temuan tersebut, pendidikan Islam perlu mengadopsi pendekatan pembelajaran yang menekankan keseimbangan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Pemahaman neurosains dapat menjadi pijakan penting untuk memperkuat kurikulum
Analisis Nilai Moral Dan Nilai Sosial Dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar Karya Tere Liye Dan Pemanfaataanya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Purnama, Etria; Khermarinah, Khermarinah; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.839

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis nilai moral dan sosial dalam novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye serta mengeksplorasi pemanfaatannya sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia di tingkat SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis sosiologi sastra, menekankan keterkaitan antara teks, pengarang, dan konteks sosial budaya. Data penelitian berupa kutipan frasa, kalimat, dan paragraf yang mengandung nilai moral dan sosial, dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan novel ini mengandung 35 data yang terbagi menjadi 17 nilai moral dan 18 nilai sosial. Nilai moral mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri (kesabaran, keikhlasan, tanggung jawab), dengan orang lain (nasehat, kasih sayang, empati), dan dengan Tuhan (iman, doa, ritual keagamaan). Nilai sosial meliputi kasih sayang, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Novel ini memiliki potensi tinggi sebagai bahan ajar karena mendukung pengembangan literasi, kemampuan analisis, dan karakter peserta didik melalui kegiatan analisis unsur intrinsik, diskusi, penulisan resensi, serta refleksi nilai kehidupan. Penelitian ini menegaskan bahwa novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis Kurikulum Merdeka, mengintegrasikan sastra, literasi, dan pendidikan karakter.
Dampak Kunjungan Wisata Terhadap Kualitas Hidup Masyarakat Di Lembah Harau Rahman, M. Syawaldi Ar; Rahmadhani, Putri; Butar Butar, Franky Renaldi Iknasiu; Risliani, Elsanda; Ayu, Mestika; Lila, Nurma; Wati, Nurrio
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.841

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai dampak kunjungan wisata terhadap kualitas hidup masyarakat di Lembah Harau, meliputi aspek ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui kuesioner likert terhadap 50 responden yang dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kunjungan wisata memberikan dampak positif berupa peningkatan pendapatan, peluang usaha, dan penguatan pelestarian budaya. Namun, dampak negatif juga muncul, seperti persaingan ekonomi yang tidak merata, perubahan nilai sosial, serta meningkatnya volume sampah dan tekanan lingkungan. Secara keseluruhan, aktivitas wisata berpengaruh signifikan terhadap kualitas hidup masyarakat, sehingga pengelolaan pariwisata berkelanjutan diperlukan agar manfaat yang dihasilkan dapat dimaksimalkan dan dampak negatif dapat diminimalkan.
Developing Faith-Based Environmental Literacy through English Language Education Auliyah, Nurul; Zachry, Irena Sevia; Yenita, Anjelina; Hasibuan, Kalayo
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.843

Abstract

Dalam menghadapi krisis lingkungan global pendekatan pendidikan yang mendorong tanggung jawab ekologis berbasis nilai sangat penting. Studi ini mengusulkan sebuah model untuk mengintegrasikan prinsip-prinsip keagamaan ke dalam pendidikan bahasa Inggris (ELE). Tujuan dari model ini adalah untuk menjembatani perbedaan antara peran pendidikan lingkungan yang praktis dan peran moral komunitas beragama. Kelas ELE dianggap cocok untuk meningkatkan literasi lingkungan yang dianggap sebagai kewajiban religius. Kerangka Literasi Lingkungan Berbasis Iman diciptakan melalui analisis tematik teks keagamaan dalam penelitian ini. Metode kualitatif berbasis desain digunakan dalam penelitian ini. Selanjutnya kerangka ini diubah menjadi materi pelajaran ELE seperti RPP dan tugas berbasis proyek. Potensi efektivitas integrasi ditunjukkan oleh analisis yang berasal dari penelitian sebelumnya bukan kerja lapangan. Siswa menunjukkan keinginan untuk bertindak dan rasa tanggung jawab yang lebih besar yang tercermin dalam gagasan seperti khalifah (kepemimpinan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dibandingkan dengan pendekatan sekuler semata etika dan narasi keagamaan dapat memberikan makna yang lebih mendalam bagi pendidikan lingkungan. Model ini menghubungkan pembelajaran bahasa dengan prinsip-prinsip lingkungan yang kuat yang tertanam dalam keyakinan keagamaan dan dapat direplikasi untuk mendorong pedagogi yang luas
Pengembangan Model Evaluasi Pembelajaran Humanistik Religius: Integrasi Nilai-Nilai Pendidikan Islam Untuk Pembentukan Karakter Siswa: A. Konsep Evaluasi Pembelajaran dalam Pendidikan Islam Siregar , Yahpuri Ayunda; Amanda, Nadya Rizki; Ramadani, Putri Amalia; Hazli, Muhamad Khairul; Rahadian, Alip; Amra, Abhanda
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.846

Abstract

Penelitian ini membahas pengembangan model evaluasi pembelajaran humanistik religius sebagai upaya memperkuat paradigma pendidikan Islam yang menekankan keseimbangan antara iman, ilmu, dan amal. Selama ini, evaluasi pembelajaran cenderung berfokus pada aspek kognitif, sementara dimensi moral dan spiritual peserta didik sering terabaikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pengembangan yang bertujuan menghasilkan model evaluasi pembelajaran berbasis nilai-nilai pendidikan Islam serta menguji pengaruhnya terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Sampel penelitian berjumlah 100 siswa dari SMPN 2 Batusangkar, SMPN 3 Batusangkar, dan MTsN 6 Batusangkar. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima tingkat dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, korelasi Pearson, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen model evaluasi yang dikembangkan valid dan reliabel, dengan nilai korelasi r = 0,742 dan koefisien determinasi R² = 0,551, yang berarti model ini berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter Islami siswa. Model evaluasi humanistik religius menempatkan proses penilaian bukan hanya sebagai alat ukur akademik, tetapi juga sebagai sarana pembinaan karakter yang menyentuh ranah kognitif, afektif, dan spiritual secara terpadu.