cover
Contact Name
Zulhendri
Contact Email
jpion.org@gmail.com
Phone
+6282385927972
Journal Mail Official
zulhendripoenya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.23 Bangkinang, Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia
ISSN : 29619386     EISSN : 29619386     DOI : https://doi.org/10.31004/jpion.v1i1
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia is to provide a research medium and an important reference for the advancement and dissemination of research results that support high-level research in the fields Culture of Education and Social Science Research . Original theoretical work and application-based studies, which contributes to a better understanding all fields of Education and Social Science Research. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia provides a platform for researchers, academicians, professional, practitioners, and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, and case studies. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, analytical and simulation models in any topic of education areas. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia publish publications four a year.
Articles 613 Documents
Implementasi Model Pembelajaran Berbasis Proyek pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Negeri 7 Pedungan Purnamasari, Putu Sri Ayu; Anggreni, Ni Made; Setiawati, Gusti Ayu Dewi
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v5i1.847

Abstract

Pendidikan merupakan mekanisme sistematis yang bertujuan mengoptimalkan potensi manusia melalui transmisi pengetahuan dan kompetensi lintas generasi. Dalam konteks rehabilitasi pembelajaran pasca-pandemi, implementasi Kurikulum Merdeka melalui pembelajaran berbasis proyek menjadi solusi strategis untuk mengatasi tantangan di sekolah dasar. Tujuan penelitian ini ialah mendeskripsikan aplikasi model proyek pada subjek IPAS kelas IV di SD Negeri 7 Pedungan Denpasar, menjelaskan implikasinya terhadap proses pembelajaran siswa, serta mengidentifikasi hambatan dan inisiatif yang dilakukan. Sekolah tersebut dipilih karena variasi siswa dan eksploitasi bahan recycle dalam proyek. Metode deskriptif kualitatif dengan studi kasus digunakan, didasarkan pada teori konstruktivisme, humanistik, dan struktural fungsional. Informan dipilih via teknik purposive, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa pembelajaran proyek meningkatkan komprehensi konsep, motivasi intrinsik, dan partisipasi siswa. Siswa menunjukkan aktivitas yang lebih tinggi, semangat yang besar, serta tanggung jawab dalam penyelesaian proyek. Akan tetapi, proses ini dihadapkan pada kendala seperti defisiensi waktu dan insufisiensi sumber daya. Guru mengatasi hal ini dengan mapping pemahaman siswa dan refleksi pembelajaran untuk menyesuaikan pendekatan yang lebih tepat sasaran.
Studi Observasional Peningkatan Aspek Perkembangan Anak Usia Dini yang Dipengaruhi Guru dan Orang Tua di Nava Dhammasekha Saddhapala Jaya Temanggung Rini, Sila; Dewi, Sukhitta; Medhacitto, Tri Saputra
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.848

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek perkembangan anak usia dini di Nava Dhammasekha Saddhapala Jaya dengan memperhatikan peran guru dan orang tua dalam proses perkembangan anak. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasional untuk mengumpulkan data mengenai perkembangan anak dalam berbagai aspek, seperti nilai agama-moral, fisik-motorik, kognitif, bahasa, sosial-emosional, dan seni. Fokus utama dari penelitian ini adalah bagaimana interaksi antara guru dan orang tua dapat mempengaruhi perkembangan anak di Nava Dhammasekha. Subjek penelitian ini adalah 53 anak usia dini di Nava Dhammasekha Saddhapala Jaya, serta 10 guru dan 3 orang tua peserta didik sebagai pihak yang terlibat langsung dalam proses pengasuhan dan pembelajaran anak. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di kelas, wawancara dengan guru dan orang tua, serta analisis dokumen yang relevan. Kesimpulannya, dunia modern saat ini memberikan pengaruh besar bagi perkembangan anak usia dini, baik itu perkembangan positif maupun negatif. Hal ini juga menjadi tantangan besar yang harus dihadapi guru dan orang tua agar mampu mengarahkan anak dalam penggunaan media sosial yang terarah dan bijak. Hasil penelitian ini dapat memberikan gambaran yang lebih mendalam mengenai pentingnya kerjasama antara guru dan orang tua dalam mendukung aspek perkembangan anak usia dini.  
Pengembangan Sistem Evaluasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Taksonomi Bloom Revisi untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik di SMAN 1 Gunung Talang Putri, Yuliana; Amra, Abhanda; Yoma, Abdul Razzak; Amri, Irzan; Wince, Wince
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan memvalidasi sistem evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Taksonomi Bloom Revisi guna meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills/HOTS) peserta didik di SMAN 1 Gunung Talang. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Hasil analisis kebutuhan menunjukkan bahwa 72% instrumen evaluasi yang digunakan masih mengukur kemampuan berpikir tingkat rendah (Lower-Order Thinking Skills/LOTS), sedangkan hanya 18% yang mencapai tingkat HOTS. Sebagai respon, dikembangkan sistem evaluasi digital yang mengintegrasikan matriks dua dimensi taksonomi Anderson dan Krathwohl serta 48 indikator HOTS yang diadaptasi dalam konteks pembelajaran PAI. Hasil validasi ahli menunjukkan skor Aiken’s V sebesar 0,842 yang menandakan validitas tinggi, sedangkan uji kepraktisan menghasilkan skor rata-rata 0,785. Hal ini menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan valid dan praktis untuk diterapkan di kelas. Integrasi Google Workspace meningkatkan aksesibilitas dan efisiensi praktik evaluasi, sejalan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka dalam penilaian autentik berbasis teknologi. Penelitian ini berkontribusi secara teoretis dengan memperluas penerapan Taksonomi Bloom Revisi dalam pendidikan Islam dan secara praktis menghadirkan model evaluasi digital inovatif yang kontekstual dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan evaluatif peserta didik.
Pedagogi, Andragogi, dan Pembelajaran Efektif dalam Pendidikan Agama Islam: Sebuah Studi Inkuiri Naratif di Lingkungan Asrama Muliawarman, Romi; Fitriani, Wahidah
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.851

Abstract

Peralihan pendekatan pembelajaran dari paedagogi menuju andragogi pada Pendidikan Agama Islam (PAI) menimbulkan dinamika baru bagi siswa berasrama yang telah lama terbiasa pada model pembelajaran berstruktur dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan menggali pengalaman subjektif siswa kelas XI di SMAN 1 Padang Panjang dalam menghadapi transisi tersebut serta memahami bagaimana perubahan pendekatan memengaruhi proses belajar efektif mereka. Menggunakan metode narrative inquiry dengan 10 siswa sebagai informan utama dan dua guru/wali asrama sebagai data pendukung, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, jurnal reflektif, dan dokumen kelas. Hasil penelitian menunjukkan adanya dua kelompok respon: siswa yang cenderung nyaman dengan paedagogi mengalami kecemasan dan keraguan saat diminta belajar mandiri dalam pendekatan andragogi, sementara siswa dengan latar belakang pendidikan agama yang lebih kuat merespons pendekatan baru dengan antusiasme dan motivasi intrinsik. Selain itu, kehidupan berasrama terbukti menjadi faktor kontekstual yang memperkuat kemandirian, disiplin, serta kolaborasi, sehingga membantu siswa beradaptasi dengan tuntutan andragogi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan transisi pedagogis dipengaruhi oleh pengalaman belajar sebelumnya dan budaya asrama yang mendukung pembelajaran mandiri.
Analisis Implementasi Pendekatan Pedagogi Transformatif Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Pada Peserta Didik Generasi Z Amanda, Jesi; Meilinda, Nadia; Putri, Cici Amelia; Satrisno, Hengki; Irawan, Bambang
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.852

Abstract

Perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang cepat menuntut pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) beradaptasi dengan karakteristik peserta didik Generasi Z yang digital-native. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan pedagogi transformatif dalam pembelajaran PAI pada peserta didik Generasi Z serta menganalisis relevansinya terhadap kebutuhan pembelajaran era digital. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagogi transformatif mampu meningkatkan kesadaran reflektif, pemahaman kontekstual, dan internalisasi nilai Islam melalui dialog kritis, pembelajaran berbasis pengalaman, serta integrasi teknologi digital. Pendekatan ini relevan dengan preferensi belajar Generasi Z yang visual, kolaboratif, dan praktis. Di sisi lain, penelitian menemukan beberapa tantangan seperti keterbatasan kompetensi digital guru, fasilitas teknologi yang belum merata, serta kesenjangan antara nilai Islam dan budaya digital. Secara keseluruhan, pedagogi transformatif memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius, kesadaran moral relasional, dan sikap kritis peserta didik di era digital.
Transformasi Lembaga Pendidikan Islam Menghadapi Era Society 5.0: Strategi Organizational Learning Untuk Peningkatan Kualitas Sumber Daya Guru PAI Ilham, Ahmad; Riadi, Dayun; Suradi, Suradi; Ruyasnyah, Muhammad Agustian; Adzim, Rahmad Hidayat Nur
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi praktik organizational learning di lembaga pendidikan Islam dalam meningkatkan kapabilitas guru Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi tantangan pedagogi di era Society 5.0. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan kerangka Miles, Huberman, dan Saldaña (2019). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pembelajaran organisasi di lembaga pendidikan Islam meliputi empat dimensi utama: (1) peningkatan kapabilitas guru melalui pelatihan berkelanjutan, (2) kolaborasi dan sharing knowledge antar guru, (3) pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, dan (4) evaluasi berkelanjutan serta inovasi praktik pendidikan. Keempat dimensi ini membentuk ekosistem pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik, sekaligus selaras dengan nilai-nilai Islam. Temuan ini menegaskan bahwa lembaga pendidikan Islam yang konsisten menerapkan organizational learning mampu menghasilkan guru PAI yang profesional, kreatif, adaptif, dan mampu menghadapi dinamika pedagogi di era digital.
Retaknya Nilai Islam dalam Organisasi Mahasiswa: Antara Idealitas dan Kekerasan Aswandi, Nadiya Stefhany; Aroby, Maulana Yusuf; Putra, Deko Rio; Julia, Arini
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.854

Abstract

Fenomena retaknya nilai-nilai Islam dalam organisasi mahasiswa sering dialami oleh individu yang berupaya menerapkan prinsip-prinsip keislaman dan berjuang untuk meraih prestasi di luar maupun di dalam kampus. Ditengah dinamika kampus yang rumit. Penelitian ini mengkaji pengalaman seorang mahasiswa yang tergabung dalam organisasi mahasiswa, yang menghadapi tantangan antara idealitas nilai Islam dan realitas kekerasan, baik simbolik maupun fisik, di lingkungan kampus. sehingga mengakibatkan masalah mental. Melalui pendekatan kualitatif, terungkap bahwa tekanan dari lingkungan, konflik nilai nilai Islam, serta ketidakpahaman terhadap ajaran agama menjadi rintangan utama dalam menerapkan nilai-nilai Islam dengan konsisten. Kasus kekerasan, baik berupa intimidasi atau radikalisme, memperkuat retaknya nilai ukhuwah dan musyawarah yang seharusnya menjadi dasar organisasi mahasiswa. Dukungan dari orang tua terbukti sangat penting untuk membantu mahasiswa tetap bertahan dan menjaga nilai-nilai Islam ditengah menghadapi tekanan tersebut. Hasil penelitian ini menyoroti pentingnya perbaikan sistem kaderisasi, penguatan budaya organisasi yang bersifat inklusif, serta perlindungan terhadap hak dan martabat mahasiswa sebagai langkah untuk menciptakan lingkungan yang mendukung pengembangan potensi mahasiswa berprestasi.
Analisis Penggunaan Gaya Bahasa Kiasan dalam “Podcast Warung Kopi (PWK)” Praz Teguh Media Sosial di Youtube Nabilla, Bella Herlin; Yumarni, Asmara; Sari, Wenny Aulia
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.855

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, jenis, dan penggunaan gaya bahasa kiasan yang muncul dalam Podcast Warung Kopi (PWK) Praz Teguh di media sosial YouTube. Latar belakang penelitian ini berfokus pada fenomena penggunaan bahasa kreatif dalam konten digital, di mana gaya bahasa kiasan menjadi bagian penting dalam membangun humor, memperkuat pesan, serta menciptakan efek komunikatif tertentu. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa metode simak dan catat terhadap 11 episode podcast yang diteliti. Data dianalisis melalui proses klasifikasi, deskripsi, dan interpretasi makna sesuai konteks tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 16 jenis gaya bahasa kiasan yang ditemukan dalam tuturan host dan bintang tamu PWK, antara lain: simile, metafora, alegori, personifikasi, alusi, eponim, epitet, sinekdoke, metonimia, antonomasia, hipalase, ironi, satire, inuendo, antifrasis, dan paronomasia. Gaya bahasa metafora merupakan jenis yang paling dominan, sedangkan gaya bahasa alegori, personifikasi, dan beberapa bentuk lainnya muncul dalam jumlah yang lebih sedikit. Penggunaan gaya bahasa kiasan dalam podcast ini berfungsi untuk memperkuat efek humor, memberikan penegasan makna, menyampaikan kritik sosial secara halus, menggambarkan pengalaman personal, serta memperkaya kreativitas bahasa dalam komunikasi informal. Penelitian ini menunjukkan bahwa Podcast Warung Kopi PWK tidak hanya menjadi media hiburan, tetapi juga ruang yang merefleksikan dinamika perkembangan bahasa Indonesia di era digital melalui penggunaan gaya bahasa yang variatif dan kreatif. Temuan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam kajian stilistika, pragmatik, dan pembelajaran bahasa Indonesia pada konteks media digital.
Foreign Language Anxiety (FLA) Progression of Non-English Major University Students in English Classroom Muqoffa, Muhammad; Adawiyah, Robiatul
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.857

Abstract

The objective of this study is to investigate the prevalence and progression dynamics of Foreign Language Anxiety (FLA) among non-English major university students by comparing first-semester (S1, novice) and third-semester (S3, intermediate) learners in the Faculty of Administrative Sciences, Universitas Lumajang. This investigation is theoretically grounded in Horwitz, Horwitz, & Cope’s (1986) seminal conceptualization of FLA as a distinct, situation-specific construct. A quantitative, cross-sectional survey design was employed that involved 40 university students, consisting of 20 S1 students and 20 S3 students. The primary instrument was the 33-item Foreign Language Classroom Anxiety Scale (FLCAS), which was adapted and translated into Bahasa Indonesia. Data analysis utilized descriptive statistics and an Independent Samples T-Test for inter-group comparison. Descriptive results indicated an overall moderate-to-high level of FLA among the participants. Comparative analysis revealed a statistically significant reduction in overall FLA scores for S3 students compared to S1 students. Further analysis of the FLCAS components demonstrated that this overall reduction was overwhelmingly concentrated within the Fear of Negative Evaluation (FNE) sub-component. In contrast, Communication Apprehension (CA) and Test Anxiety (TA) showed no significant reduction and remained persistent affective barriers across both groups. The findings suggest that while exposure and adaptation partially mitigate the fear of judgment (FNE), the inherent pressures of oral performance and high-stakes assessment (CA, TA) persist in the English class.
The Effect Total Physical Response Method on Students’ Vocabulary Mastery at SDN 182 Bengkulu Utara Islakhiya, Maula; Susanto, Ferri; Anita, Anita
Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 4 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jpion.v4i4.860

Abstract

This research aims to determine the effect of the Total Physical Response (TPR) method on improving the vocabulary mastery of fifth-grade students at SDN 182 Bengkulu Utara. Vocabulary mastery plays an essential role in English language learning, yet many young learners still face difficulties in understanding and retaining new vocabulary. This study employed a quantitative approach using a quasi-experimental design consisting of an experimental group taught with the TPR method and a control group taught with conventional learning methods. The sample consisted of 43 students selected through total sampling. The research instrument was a vocabulary test administered during the pre-test and post-test sessions. The findings revealed a significant improvement in the experimental group, with the average score increasing from 54.66 to 81.47, while the control group showed a smaller increase from 34.77 to 47.22. Statistical analysis indicated that the TPR method had a significant effect on students’ vocabulary mastery. Therefore, the Total Physical Response method is considered effective and suitable as an alternative method for teaching vocabulary to elementary school students.