cover
Contact Name
Ahmed Sardi
Contact Email
sardihere@gmail.com
Phone
+6285242960230
Journal Mail Official
aijes@stkipddipinrang.ac.id
Editorial Address
Jln. Pettana Rajeng No.20, Pinrang, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Kab. pinrang,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al-Irsyad: Journal of Education Science
ISSN : 28286790     EISSN : 28280830     DOI : https://doi.org/10.58917/aijes
Core Subject : Education,
Al-Irsyad: Journal of Education Science (AIJES), sebuah jurnal nasional peer-review elektronik, menyediakan forum untuk menerbitkan artikel penelitian asli, artikel ulasan dari kontributor, dan berita teknologi baru yang terkait dengan Ilmu Pendidikan. Jurnal ini disediakan untuk penulis, guru, mahasiswa, profesor, dan peneliti, yang akan mempublikasikan laporan penelitian mereka atau artikel tinjauan pustaka mereka (hanya untuk kontributor yang diundang) tentang pendidikan umum dan instruksinya untuk penulis dan pembaca di seluruh Indonesia. Selain penulis biasa, untuk setiap jilid, isinya akan disumbangkan oleh kontributor undangan yang ahli dalam pendidikan secara umum baik dari dalam maupun luar negeri. Jurnal tersebut mengundang artikel penelitian asli dan tidak secara bersamaan dikirimkan ke jurnal atau konferensi lain . Seluruh spektrum penelitian dalam pendidikan secara umum dipersilahkan , yang mencakup, tetapi tidak terbatas pada topik-topik berikut: 1. Ilmu Pendidikan Secara Umum 2. Penelitian Desain dalam Ilmu Pendidikan 3. Kemampuan Pedadogy Pendidikan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 157 Documents
INTEGRASI AI DALAM PEMBELAJARAN: PERSEPSI MAHASISWA DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN MANDIRI Sinaga, Andromeda Valentino; Merrisa Monoarfa; Rimma Sianipar
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.476

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) menawarkan peluang besar dalam mendukung pembelajaran mandiri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan menelaah persepsi mahasiswa terhadap integrasi AI serta implikasinya terhadap kemandirian belajar. Dengan desain quasi-eksperimen non-equivalent control group dan pendekatan mixed methods, penelitian melibatkan 60 mahasiswa Teknologi Pendidikan Universitas Negeri Makassar yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen (AI) dan kontrol (konvensional). Data dikumpulkan melalui pre-test, post-test, angket, wawancara, dan observasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen dibanding kontrol (∆=16,70 vs 6,30; p<0,05). Mahasiswa menilai AI positif terutama dalam aspek inisiatif, pencarian informasi, dan refleksi diri, meski muncul kekhawatiran terkait kebergantungan dan validitas informasi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi AI dapat memperkuat pembelajaran mandiri, namun memerlukan dukungan infrastruktur, literasi digital, dan regulasi etis agar implementasinya efektif dan berkelanjutan.
USING PRAKTIKA AI LEARNING APP TO IMPROVE STUDENTS' MOTIVATION IN ELT AT TOMAKAKA MAMUJU UNIVERSITY Fatmawati, Fatmawati; Aras, Muhammad Sahrir
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.477

Abstract

This study is quantitative research. The objective of this study is to examine how significant does the Praktika AI language learning app to improve students’ motivation in ELT at Universitas Tomakaka Mamuju. This study is a pre-experimental with One Group Pretest-Posttest design. This study was conducted at Tomakaka Mamuju University, Jl. Ir H, Juandat, Mamuju Regency. In this research, the result of the pre-test and post-test were compared to determine the significance of the treatment. The sample in this research were the students of English Education department in academic year 2024-2025, totally 18 students. Data was collected by using observation checklist and test. In this study, the results of the pre-test compared to the post- test results after the treatment. The result shows that the t-value is greater than the t-table value, which means that the alternative hypothesis (H1) is accepted and the null hypothesis (HO) is rejected. Therefore, Praktika AI considered effective as a learning tool in enhancing students' motivation in ELT. The use of Praktika AI learning app has been proven effective in helping improve students' motivation in ELT.
INTEGRASI PERENCANAAN SUPERVISI DAN RUBRIK PENILAIAN INSTRUMEN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN Rusdiana, Adinda; Imaduddin, Agus; Chairunnisak, Shelvi; Darojah, Zakiyah; Mardiyah, Mardiyah
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.480

Abstract

Perencanaan supervisi yang dirancang secara sistematis memiliki peran sentral dalam mengarahkan proses pembinaan tenaga pendidik agar terlaksana dengan efektif, efisien, dan berkelanjutan. Penerapan rubrik penilaian sebagai instrumen evaluatif memberikan acuan yang jelas bagi supervisor untuk menilai kinerja guru secara adil, objektif, serta berdasarkan indikator yang terukur. Keterpaduan antara perencanaan supervisi dan rubrik penilaian menjadikan kegiatan supervisi tidak hanya sekadar proses penilaian, tetapi juga sebagai sarana peningkatan profesionalisme guru. Lebih jauh, pelaksanaan supervisi baik secara individual maupun kelompok yang dirancang dengan persiapan matang serta didukung rubrik yang relevan mampu menumbuhkan suasana kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran. Dengan demikian, supervisi pendidikan yang terintegrasi berfungsi sebagai strategi efektif dalam memperkuat kompetensi pendidik sekaligus meningkatkan mutu layanan pendidikan secara berkesinambungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan library research dengan menelaah berbagai referensi ilmiah, termasuk jurnal, buku, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi antara perencanaan supervisi yang sistematis dengan penggunaan rubrik penilaian yang terstandar mampu menghasilkan mekanisme evaluasi pembelajaran yang lebih objektif, transparan, dan konsisten. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan akurasi penilaian kinerja guru, tetapi juga memperkuat orientasi supervisi pada pengembangan profesional berkelanjutan. Dengan demikian, konsep integratif ini menawarkan model supervisi yang lebih efektif dan relevan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta memperkaya wacana manajemen mutu pendidikan di era modern.
KONSTRUKSI IDENTITAS BILINGUAL: SURVEI SIKAP GENERASI MUDA DAYAK TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS Tuti, Tuti; Sijono, Sijono
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.504

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap generasi muda Dayak terhadap pembelajaran bahasa Inggris dan keterkaitannya dengan pelestarian identitas budaya lokal. Meskipun bahasa Inggris semakin berperan sebagai lingua franca global dan simbol modernitas, kekhawatiran tetap muncul mengenai potensi dampaknya terhadap bahasa dan identitas lokal, khususnya pada komunitas adat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 150 responden berusia 15–25 tahun di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, observasi, dan studi dokumen, serta divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa generasi muda Dayak memiliki sikap sangat positif terhadap pembelajaran bahasa Inggris dan memandangnya sebagai keterampilan penting untuk pendidikan, pekerjaan, dan komunikasi global. Namun, mereka tidak menganggap penguasaan bahasa Inggris sebagai ancaman terhadap identitas budaya. Sebanyak 89,6% responden menyatakan tidak setuju bahwa belajar bahasa Inggris menyebabkan mereka meninggalkan budaya Dayak, dan 94,8% tetap merasa memiliki ikatan kuat dengan identitas Dayak mereka. Sikap ini mencerminkan kematangan budaya, ketahanan budaya, serta munculnya identitas bilingual yang memungkinkan identitas global dan lokal hidup berdampingan secara harmonis. Responden juga menekankan peran keluarga, sekolah, dan lembaga adat dalam menjaga keberlangsungan bahasa dan budaya Dayak. Penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi berbahasa Inggris dan pelestarian budaya lokal bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan dapat saling memperkuat dalam proses negosiasi identitas di era global. Temuan ini menyoroti pentingnya model pendidikan dwibahasa berbasis budaya untuk memberdayakan generasi muda adat agar mampu bersaing secara global sekaligus menjaga warisan leluhur.   Kata kunci: Generasi Muda Dayak, Identitas Bilingual, Pelestarian Bahasa Adat, Sikap Pembelajaran Bahasa Inggris, Survei Kualitatif.  
PERAN SUPERVISI PENDIDIKAN DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU: KAJIAN KUALITATIF Meti Wigiyantini; Rohayanah, Rohayanah; Widiastuti, Winda; Pulungan, Nuryaningsih; Abduloh, Abduloh
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.532

Abstract

Supervisi pendidikan berfungsi sebagai strategi utama dalam membina profesionalisme guru dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fungsi supervisi pendidikan dalam mengembangkan kompetensi profesional guru. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi literatur, data dikumpulkan dari buku-buku, jurnal ilmiah, dan dokumen lain yang relevan. Analisis yang dilakukan meliputi tahapan reduksi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa supervisi pendidikan berperan penting dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya pada aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Supervisi juga memberikan dukungan emosional, motivasi, serta memperkuat kolaborasi antara pengawas dan guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Temuan ini sejalan dengan penelitian terdahulu, namun studi ini mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap) berupa keterbatasan kajian yang menyoroti integrasi supervisi kolaboratif, reflektif, dan berkelanjutan secara simultan dalam konteks pengembangan kompetensi profesional guru. Oleh karena itu, penelitian ini menawarkan perspektif baru dengan menekankan pentingnya model supervisi yang berpusat pada guru, humanis, dan berorientasi pada peningkatan berkelanjutan. Studi ini menyimpulkan bahwa supervisi yang terstruktur dengan baik dan dilaksanakan secara kolaboratif mampu memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan kompetensi profesional guru. Dengan demikian, sekolah perlu memperkuat budaya supervisi sebagai bagian dari pengembangan keprofesian berkelanjutan.
PENGARUH KEPEMIMPINAN PARTISIPATIF TERHADAP KEDISIPLINAN GURU: STUDI KASUS KUALITATIF DI PENDIDIKAN KEJURUAN BERASRAMA Lubis, Nada shofa; Syakira, Jihan Mumtaz; Iskandar , Didik
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.539

Abstract

Penelitian ini menelaah bagaimana kepemimpinan partisipatif kepala sekolah mendorong kedisiplinan guru di SMK Santiwit Songkhla Technological College, Thailand, serta menutup celah kajian pada konteks sekolah kejuruan berasrama. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen di SMK Santiwit Songkhla Technological College, Thailand. Data dianalisis secara tematik menggunakan constant comparison dengan triangulasi, audit trail, dan member checking untuk menjaga keabsahan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelibatan deliberatif, pendelegasian peran, komunikasi dua arah, dan penegakan prosedur membangun rasa memiliki, kejelasan ekspektasi, serta persepsi keadilan. Rapat terjadwal, notula, dan tindak lanjut rutin menumbuhkan ritme kerja yang stabil. Dalam konteks asrama, pairing guru, penjadwalan ulang yang terdokumentasi, dan apresiasi publik membantu mengurangi beban kerja serta menjaga kepatuhan. Temuan ini menegaskan keterkaitan antara partisipasi, keteladanan, keadilan prosedural, dan dukungan manajerial terhadap kedisiplinan guru. Dengan demikian, sekolah perlu memformalkan pelibatan, indikator disiplin lintas setting, jalur komunikasi, serta sistem apresiasi dan sanksi yang transparan, berkelanjutan, dan adaptif terhadap dinamika organisasi.
KECERDASAN BUATAN DALAM PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS DIGITAL: LITERATURE REVIEW Sabrina, Elsa; Safira, Dira; Sitepu, Jeremia; Safitri, Nisa; Sinaga, Nur Intan; Shahdana, Shahdana
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.544

Abstract

Perkembangan pesat Artificial Intelligence (AI) dalam beberapa tahun terakhir telah mendorong hadirnya media pembelajaran digital interaktif yang lebih adaptif, responsif, dan mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan belajar peserta didik. Kajian ini menelaah bagaimana AI diterapkan dalam pengembangan media pembelajaran interaktif melalui analisis sistematis terhadap 20 artikel nasional dan internasional yang dipublikasikan pada rentang 2019–2024. Metode literature review digunakan untuk mengidentifikasi fitur-fitur AI yang paling banyak dimanfaatkan dalam pembelajaran, seperti personalisasi materi, learning analytics, smart assessment, virtual tutor, dan chatbot edukatif. Hasil telaah menunjukkan bahwa pemanfaatan AI dapat memperkaya proses belajar melalui umpan balik otomatis, pemantauan kemampuan siswa secara real-time, serta penyajian materi yang lebih terarah sesuai kebutuhan individu. Namun, berbagai penelitian juga menegaskan adanya hambatan, terutama keterbatasan literasi digital guru, ketidaksiapan infrastruktur, serta isu etika dan keamanan data. Secara keseluruhan, kajian ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai peran AI dalam pengembangan media pembelajaran interaktif serta menawarkan dasar teoretis bagi penelitian selanjutnya maupun pengembangan kebijakan terkait integrasi AI dalam pendidikan di Indonesia.
PERAN KECERDASAN BUATAN DALAM TRANSFORMASI PENDIDIKAN MODERN: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR 2020-2025 Syahputra, Fahmy; Sabrina, Elsa; Manurung, Ricardo; Tarigan, Ray Rivandi; Tarigan, Gabriel Frandika; Perdana, Nugraha Aditama Putra; Zai, Frans Pratamarifai Doya
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.547

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam memperbarui sistem pendidikan modern dengan menggunakan metode studi literatur sistematis. Pemilihan literatur dilakukan melalui teknik purposive sampling terhadap 18 artikel ilmiah nasional dan internasional periode 2020–2025 yang relevan dengan topik pemanfaatan AI dalam pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan dianalisis berdasarkan lima tema utama: konsep AI dalam pendidikan, implementasi AI dalam proses belajar, kontribusi AI terhadap pembaruan pendidikan, hambatan dalam penerapan AI, serta prospek pengembangan teknologi cerdas di masa depan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa AI berperan besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui sistem adaptif, tutor virtual, rekomendasi materi otomatis, dan evaluasi berbasis data. Teknologi ini juga membantu meningkatkan kreativitas dan literasi digital peserta didik serta memperluas akses pembelajaran melalui platform digital. Di sisi lain, penerapan AI masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur teknologi, kesenjangan kompetensi digital pendidik, dan isu etika mengenai keamanan data dan ketergantungan berlebih pada teknologi. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menegaskan bahwa meskipun terdapat kesenjangan yang nyata antara kemajuan inovasi teknologi dengan kesiapan infrastruktur dan pedagogis di lapangan, AI berpotensi kuat untuk mendukung transformasi pendidikan secara menyeluruh, namun diperlukan strategi implementasi yang tepat, termasuk penguatan kebijakan, peningkatan kompetensi guru, dan pemerataan infrastruktur digital.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS STEM BERBANTUAN AUGMENTED REALITY PADA MATERI KUBUS Nabilah, Balqis Saffanah; Pasaribu, Feri Tiona; Gustiningsi, Tria
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.558

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan e-modul berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) yang dilengkapi fitur Augmented Reality (AR) pada materi bangun ruang sisi datar khususnya kubus. Metode yang digunakan yaitu model pengembangan ADDIE dengan instrumen berupa angket validitas, kepraktisan, dan efektivitas. Subjek penelitian terdiri dari 31 siswa kelas IX MTs Negeri 1 Kota Prabumulih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan termasuk kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli materi dan desain. Dari sisi kepraktisan, guru dan siswa memberikan penilaian sangat tinggi sebesar 86,66%, dan tingkat efektivitas mencapai 89,72% sehingga dikategorikan sangat efektif. Dengan demikian, e-modul yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran matematika. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi penelitian selanjutnya dalam mengembangkan e-modul yang lebih inovatif untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Penelitian ini memiliki kebaruan karena mengintegrasikan pendekatan STEM dan teknologi AR secara khusus pada materi kubus, yang belum banyak dilakukan pada penelitian sebelumnya.
MANAJEMEN KESISWAAN DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR Az Zahra, Nur; Hanum, Fadila; Wahyudi, Apri
Al-Irsyad: Journal of Education Science Vol 5 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/aijes.v5i1.561

Abstract

Perilaku perundungan (bullying) di sekolah dasar merupakan masalah krusial yang menuntut intervensi sistematis dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program anti-perundungan yang komprehensif melalui manajemen kesiswaan di SDN 1 Negararatu. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Sekolah (PTS) yang dirancang dalam beberapa siklus. Program ini mengintegrasikan langkah-langkah yang telah diambil sekolah, seperti pembentukan Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) dan program "Dongeng Anti-Perundungan", dengan intervensi baru yang akan dilaksanakan. Intervensi utama yang diusulkan adalah pembentukan Duta Anti-Bullying sebagai edukator sebaya (peer educator) dan pelopor perubahan, serta peluncuran Gerakan Anak Baik dan Tangguh (GABATA). Program GABATA berfokus pada penguatan karakter, promosi perilaku positif, dan pembangunan ketangguhan (resiliensi) siswa. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan model intervensi holistik yang efektif dalam menekan angka perundungan dan membangun budaya sekolah yang aman, positif, dan inklusif di SDN 1 Negararatu. Teknik pengumpulan data meliputi kuesioner pre-test/post-test, observasi sistematik, analisis jurnal perilaku, dan wawancara semi-terstruktur. Hasil utama menunjukkan penurunan insiden ejekan dari 15 menjadi 6 kasus, pertengkaran dari 10 menjadi 3 kasus, dan pengucilan dari 8 menjadi 2 kasus setelah dua siklus pelaksanaan. Peran Duta Anti-Bullying dan kegiatan GABATA meningkatkan kesadaran, empati, dan inisiatif pelaporan oleh siswa. Implikasi praktis penelitian ini adalah model intervensi berbasis partisipasi siswa (Duta + GABATA) dapat menjadi komponen penting dalam manajemen kesiswaan untuk menekan perundungan di tingkat dasar, serta direkomendasikan untuk diadaptasi dan diuji di konteks sekolah lain.