cover
Contact Name
Munirah
Contact Email
rcsdjournal@gmail.com
Phone
+6282296197872
Journal Mail Official
rcsdjournal@gmail.com
Editorial Address
BTN. Anggoro, Kel. Kadolokatapi, Blok K No. 11, Bau Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara
Location
Kota bau bau,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Room of Civil Society Development
ISSN : -     EISSN : 28288076     DOI : https://doi.org/10.59110/rcsd
Room of Civil Society Development (RCSD) is a community service-oriented journal. RCSD Journal covers the development and application of Science and Technology as a result of community service activities in the form, model, concept, and/or implementation of community service as an effort to increase community participation in development and community empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 278 Documents
Peran Pendekatan Partisipatif dalam Meningkatkan Kesadaran Pendidikan dan Menurunkan Angka Putus Sekolah di Desa Cibadak Jatmiko, Tri Budi; Achmad Erlangga Putra Saifullah; Ahmad Hematiyar; Insan Ahmad Alhafidh; Putri Utami Ramadhani
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.518

Abstract

Program ini dilaksanakan oleh Tim KKN MD II 06 Acarya Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia di SMA Puspa Bangsa, Desa Cibadak, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pendidikan dan menekan angka putus sekolah melalui pendekatan interaktif dan partisipatif. Metode yang digunakan melibatkan permainan cerdas cermat, pemutaran film Mimpi Ananda Raih Semesta (MARS), dan seminar motivasi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90% siswa aktif berpartisipasi dan merasa lebih termotivasi untuk melanjutkan pendidikan. Pendekatan ini dinilai efektif karena mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan relevan. Program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran pendidikan di masyarakat, dengan melibatkan dukungan orang tua dan komunitas untuk keberlanjutan dampaknya.
Strategi Optimalisasi BUMDes Berbasis Potensi Lokal di Desa Gampeng Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur Hakim, Arif Rahman; Salman, Radian; Kurniawan, E. Joeni Arianto; Wibawa, Wahyu APM; Ristawati, Rosa; Noventri, Ardhana C.; Annisa, Fadila N.; Fadhlullah, M. R.; Wardhani, Fitri
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.521

Abstract

BUMDes menjadi salah satu lembaga yang dapat dikembangkan sebagai basis perekonomian desa dan berkontribusi dalam meningkatkan standar hidup masyarakatnya. BUMDes seyogyanya perlu mempertimbangkan kebutuhan dan dapat menemukan solusi terhadap tantangan pengelolaan serta pemanfaatan potensi lokal desa agar semakin optimal. Dalam konteks kegiatan PkM Prodi MSHP Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga yang bermitra dengan BUMDes Gampeng Kabupaten Nganjuk Provinsi Jawa Timur; kolaborasi ini ingin mengoptimalkan pemanfaatan potensi lokal dan merumuskan strategi dalam menghadapi tantangan pengelolaan BUMDes yang belum terakomodasi ketika kegiatan ini berlangsung. Dengan aktivitas wawancara, survei, dan observasi ingin menggali potensi lokal desa dan menemukenali masalah pengelolaan BUMDes; lalu dilakukan penyuluhan dan diskusi bersama pengurus, perangkat desa, dan stakeholder. Hasil kegiatan menunjukkan pentingnya BUMDes agar semakin berkontribusi pada pembangunan desa dan mensejahterakan warganya. Bentuk strategi optimalisasi pengelolaan BUMDes diantaranya: peningkatan peran lumbung desa yang tidak hanya sebagai penyedia pangan pokok desa tapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga, perluasan kerjasama dengan pihak eksternal agar membuka potensi usaha lain seperti pembayaran layanan pajak, penguatan dan diversifikasi unit usaha, penambahan keterlibatan lembaga keuangan pemberi pinjaman bagi petani, pembangunan wisata religi yang lengkap, peningkatan nilai tambah produk desa (pisang, singkong, bawang merah, cabai, tempe berbungkus daun jati), dan promosi kuliner lokal (asem-asem kambing). Kedepan, kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menjadi bentuk kerjasama dan kolaborasi dengan Universitas untuk mengembangkan BUMDes.
Pemberdayaan Mahasiswa Akuntansi Melalui Edukasi Karir Auditor Junior di Cirebon Kanivia, Aan; Puspitarini, Dewi Anggun; Akbari, Safitri; Dewi, Dessy Kumala; Chandra, Aditya Kurniawan
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.522

Abstract

Kesenjangan antara kompetensi lulusan akuntansi dan tuntutan dunia kerja di sektor audit semakin menjadi perhatian di era digital. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program edukasi karir berbasis seminar interaktif dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa akuntansi untuk meniti karir sebagai auditor junior. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang diperoleh dari 78 mahasiswa akuntansi di Cirebon yang berpartisipasi dalam seminar edukasi karir auditor. Pengukuran efektivitas program dilakukan melalui analisis pre-test dan post-test, dengan membandingkan pemahaman teori audit, kesiapan karir, dan kesadaran mahasiswa terhadap profesi auditor junior sebelum dan sesudah seminar. Hasil analisis menunjukkan peningkatan yang signifikan pada pemahaman teori audit (23%), kesiapan karir sebagai auditor junior (24%), dan kesadaran mahasiswa terhadap peluang karir di bidang audit (25%). Dibandingkan dengan program serupa di daerah lain, seminar ini menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi, terutama karena pendekatan experiential learning, diskusi interaktif, dan keterlibatan langsung dengan praktisi auditor. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran berbasis pengalaman dapat menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dalam pendidikan akuntansi. Oleh karena itu, pendekatan ini direkomendasikan untuk diadopsi secara lebih luas dalam kurikulum pendidikan akuntansi, baik melalui seminar, simulasi audit, maupun kolaborasi dengan industri.
Pengolahan Limbah Cair Batik dengan Elektrokoagulasi dan Filtrasi-Adsorbsi untuk Keberlanjutan Hendi Purnata; Saepul Rahmat; Ilahi, Novita Asma; Ayu Triwuri, Nurlinda; Artdhita Fajar Pratiwi
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.528

Abstract

Limbah cair dari industri batik, terutama yang mengandung bahan kimia berbahaya seperti pewarna sintetik dan logam berat, menjadi masalah lingkungan yang signifikan di berbagai wilayah industri batik, termasuk Cilacap. Penelitian ini mengeksplorasi penerapan teknologi elektrokoagulasi sebagai metode pengolahan limbah batik, dengan fokus pada optimasi proses dan integrasi sistem filtrasi-adsorpsi. Proses elektrokoagulasi terbukti efektif dalam menurunkan parameter kualitas air, seperti BOD, COD, TSS, dan konsentrasi logam berat, seperti kromium, yang pada akhirnya memenuhi standar baku mutu yang ditetapkan oleh regulasi lingkungan (PERDA No. 5 Tahun 2012 Provinsi Jawa Tengah). Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada BOD, COD, TSS, dan kromium, dengan penerapan sistem filtrasi-adsorpsi lebih lanjut meningkatkan efektivitas pengolahan. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan dalam menawarkan solusi pengolahan limbah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk industri batik, dengan potensi adopsi yang lebih luas di tingkat global. Teknologi ini tidak hanya mengurangi dampak negatif limbah terhadap lingkungan tetapi juga memungkinkan limbah batik untuk diproses kembali menjadi produk berguna, seperti malam (candle wax). Temuan ini menunjukkan potensi penerapan teknologi elektrokoagulasi dan filtrasi-adsorpsi sebagai solusi inovatif untuk pengelolaan limbah industri batik secara global.
Integrating Tat Twam Asi in Language Education: Enhancing Cross–Culture Understanding and Community Interaction in Bali Putu Niken Praweda Yanti; Wicaksana, GDA; I Gede Budasi; Dewa Putu Ramendra
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.530

Abstract

Effective cross-cultural communication is essential in multicultural environments, particularly in regions with high international engagement like Bali. This study explores the integration of the Tat Twam Asi philosophical principle in language education to enhance cultural awareness among German students in an international language program. Tat Twam Asi, meaning "You are me, and I am you," emphasizes empathy and social harmony, making it relevant for understanding communication norms in Balinese culture. This qualitative research was conducted at Institut Desain dan Bisnis Bali, involving 18 German students. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, focusing on the use of German swear words in cross-cultural interactions. The findings indicate that integrating Tat Twam Asi in language education significantly improves students’ sensitivity to cultural norms, reducing the use of offensive expressions and fostering awareness of appropriate language use in Balinese society. Beyond academic implications, this approach is also relevant to the tourism and service industries, where effective communication plays a crucial role in fostering positive interactions between locals and international visitors. This study suggests that embedding cultural values in community-based language education can strengthen intercultural relationships and support sustainable social development. Future research should explore the broader application of this approach in training programs that promote cultural sensitivity in various professional sectors.
Empowering Interior Design Students and Local Communities through Task-Based Language Teaching (TBLT) Agung Krsna Lila Dasa; Wicaksana, GDA
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.533

Abstract

This study examines the impact of Task-Based Language Teaching (TBLT) on improving speaking comprehension among 23 interior design students at Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali). Using a Classroom Action Research (CAR) approach based on Kemmis and McTaggart’s model, students participated in two learning cycles, where they engaged in online speaking tasks submitted via Google Drive. Speaking performance was evaluated across five key indicators: fluency, pronunciation, vocabulary, grammar, and comprehension. The results indicate a 3.3% improvement in speaking comprehension from Cycle 1 to Cycle 2, with fluency and pronunciation showing the most significant gains. These findings confirm that TBLT, combined with digital submission methods, enhances students' ability to communicate effectively in professional settings. Beyond academic outcomes, this study highlights the potential of TBLT as a tool for community-based training, particularly in supporting local creative industries. By equipping students with effective communication skills, this approach can improve client interactions, business negotiations, and cross-cultural collaborations in interior design and related fields. Future research should explore the long-term impact of TBLT and its integration into industry-driven language training programs.
Hybrid Marketing dalam Pendidikan Tinggi: Studi Efektivitas Sosialisasi Online dan Offline terhadap Minat Mahasiswa Baru Nur Zarliani Uli; Dwi Agustyawati; Wa Ode Al Zarliani; Suherman, La Ode Achmad; Hasni; Daholu, Ahmad
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.536

Abstract

Pemasaran pendidikan tinggi mengalami perubahan signifikan dengan berkembangnya teknologi digital, yang mendorong perguruan tinggi untuk mengadopsi strategi Hybrid Marketing, yaitu kombinasi pemasaran daring (online) dan luring (offline) guna meningkatkan efektivitas sosialisasi dan daya tarik calon mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi Hybrid Marketing dalam sosialisasi Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Buton. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis dampak pemasaran digital melalui media sosial serta kunjungan langsung ke sekolah-sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa promosi digital melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook, efektif dalam meningkatkan keterlibatan calon mahasiswa melalui konten interaktif, tetapi belum sepenuhnya optimal dalam mengonversi minat menjadi pendaftaran. Sebaliknya, kunjungan langsung memiliki dampak lebih kuat dalam membangun kepercayaan dan meningkatkan keputusan pendaftaran, dengan kenaikan minat hingga 30% setelah kegiatan sosialisasi luring. Tantangan utama yang dihadapi mencakup terbatasnya cakupan audiens dalam promosi luring, kurangnya analisis metrik digital dalam kampanye daring, serta perbedaan akses informasi di kalangan calon mahasiswa. Oleh karena itu, integrasi strategi pemasaran digital berbasis data dan pendekatan personal melalui interaksi langsung menjadi solusi optimal dalam menarik lebih banyak mahasiswa baru secara efektif.
Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular pada Remaja Karang Taruna: Skrining dan Upaya Pencegahan Fadhilah, Siti; Rusliani, Dian Monalisa; Nuryati, Arum; Suryantara, Bima
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 1 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.537

Abstract

Prevalensi Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia terus meningkat akibat perubahan gaya hidup dan urbanisasi. PTM tidak hanya menyerang usia lanjut, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung implementasi skrining PTM pada kelompok remaja Karang Taruna Tunas Harapan guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan sejak dini. Skrining dilakukan terhadap 24 peserta berusia 19–33 tahun menggunakan metode pengukuran antropometri (tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas), tekanan darah, kadar hemoglobin, serta kadar gula darah sewaktu dengan alat Easy Touch GCU. Hasil skrining menunjukkan bahwa 29,2% peserta memiliki status gizi kurang, 12,5% obesitas, 6,7% mengalami anemia, 11,1% terindikasi prediabetik, dan 8,4% mengalami hipertensi tingkat 1. Tindak lanjut dilakukan melalui edukasi kesehatan mengenai PTM, anemia, serta pengaturan pola makan dan gaya hidup. Tablet tambah darah diberikan kepada remaja putri sebagai langkah pencegahan anemia. Diperlukan dukungan dari pemerintah desa dan Karang Taruna dalam mengoptimalkan posyandu remaja agar kegiatan ini berkelanjutan. Program ini dapat menjadi model dalam deteksi dini PTM berbasis komunitas untuk meningkatkan kesehatan remaja secara berkelanjutan.
Implementasi Program Promosi Kesehatan 3M Plus dalam Meningkatkan Kesadaran Kolektif Pencegahan DBD di Banjarnegara Indah Ayu Nur Citrawati; Inas Nafisa; Indah Rahayu; Indah Safitri; Indri Rizkiyana Herawati; Fatiha, Chilmia Nurul
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.526

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemis yang masih menjadi tantangan utama kesehatan masyarakat di Indonesia. Rendahnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang langkah preventif, seperti Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus, menjadi salah satu penyebab tingginya angka kejadian DBD. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat desa Danaraja, Banjarnegara tentang pencegahan DBD melalui pendekatan promosi kesehatan berbasis komunitas. Pendekatan intervensi edukasi melibatkan 30 peserta di Apotek Danaraja. Media leaflet dan ceramah interaktif digunakan sebagai alat edukasi utama. Hasil menunjukkan terdapat peningkatan pemahaman masyarakat setelah kegiatan promosi kesehatan dan peserta berkenan menerapkan praktik PSN 3M Plus. Hal ini menegaskan pentingnya pendekatan berbasis komunitas yang inovatif dalam meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pencegahan DBD. Sebagai rekomendasi, keterlibatan kader kesehatan lokal dan pelaksanaan program edukasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan dampak intervensi. Pengabdian ini memberikan kontribusi signifikan dalam mengembangkan model promosi kesehatan yang dapat direplikasi di wilayah lain dengan risiko serupa.
Improving Early Childhood Tooth Brushing Habits: A Case Study at TK Kristen Anugerah Jakarta Sisca, Sisca; Kurniawan, Yani; Hartanti, Monica Dwi; Orliando Roeslan, Muhamad
Room of Civil Society Development Vol. 4 No. 2 (2025): Room of Civil Society Development
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Masyarakat Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59110/rcsd.558

Abstract

Maintaining oral hygiene from an early age is essential to prevent dental caries and gum diseases. However, many preschool children lack the knowledge and proper technique to brush their teeth effectively. This study aimed to evaluate the effectiveness of a structured tooth brushing training program at TK Kristen Anugerah Jakarta. Utilizing a participatory descriptive method, the program integrated interactive discussions, audiovisual demonstrations, and supervised practice sessions. A total of [jumlah peserta, jika tersedia] children participated in pre- and post-training assessments to measure improvements in their brushing habits. The findings showed significant gains: understanding the importance of brushing increased from 40% to 85%, brushing frequency improved from 20% to 65%, and correct brushing technique rose from 30% to 75%. These results suggest that school-based interactive training can positively influence children’s dental hygiene behavior. This study recommends incorporating such programs into early childhood education curricula and emphasizes the importance of parental involvement for sustaining long-term oral health practices.