cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281246673311
Journal Mail Official
jppm.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147947     EISSN : 26147939     DOI : https://doi.org/10.29303/jppm
Core Subject : Education,
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol. 8 No. 4 (2025): November" : 42 Documents clear
Peningkatan Literasi AI dan Computational Thinking Guru Geografi melalui Pelatihan Berbasis Data Geospasial dan Ekskursi Lapangan Putra, Alfyananda Kurnia; Khalidy, Diky Al; Handoyo, Budi; Wibowo, Novika Adi; Purwanto; Irawan, Listyo Yudha; Ratri, Anugrah Januar; Dewanti, Vita Nuraini; Arjita, Rendra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9877

Abstract

Artificial intelligence (AI) dan computational thinking telah membuka peluang transformasi dalam pembelajaran Geografi berbasis data dan teknologi. Namun, sebagian besar guru Geografi, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses seperti Kabupaten Banyuwangi, belum memiliki kompetensi yang memadai. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dalam literasi AI dan computational thinking guru Geografi melalui pelatihan berbasis praktik. Metode yang digunakan yaitu workshop klasikal dan ekskursi lapangan, dengan materi (1) Workshop literasi AI: pengenalan dan praktik perangkat lunak dengan studi kasus geospasial, serta ekskursi lapangan secara langsung (2) Pelatihan computational thinking, dan (3) Pendampingan langsung guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis AI. Evaluasi dilakukan melalui pretest-posttest pada variabel literasi AI dan computational thinking, serta survei persepsi. Hasil analisis Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor literasi AI (rata-rata pretest 4,00 menjadi 7,98) dan computational thinking (dari 3,57 menjadi 7,73) dengan p-value < 0,001. Selain itu, 90% peserta menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan pendekatan berbasis AI di kelas. Hasil ini menunjukkan pelatihan berbasis konteks dan praktik dapat meningkatkan kompetensi guru secara efektif. Rekomendasi program pengabdian yaitu adanya pendampingan lebih lanjut, terutama dalam aspek teknis untuk memastikan implementasi dan keberlanjutan inovasi pembelajaran berbasis geospasial, AI, serta praktik lapangan.
Sistem Klasifikasi Penyakit Kulit dengan Analisis Citra dan Sistem Pakar Penyakit Kulit dengan Antarmuka Web untuk Peningkatan Produktivitas Pelayanan Puskesmas Desa Kendaljaya Kecamatan Pedes Saragih, Yuliarman; Dwijaksara, Ni Luh Bella Windu Febriyanti; Sukanta; Arjuno Putro Bayu; Siti Masitoh; Resi Sujiwo Bijokangko; Saragih, Carolan Ignatius
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9911

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan primer di daerah pedesaan masih menjadi tantangan, khususnya dalam diagnosis penyakit kulit yang membutuhkan waktu dan keahlian spesifik. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan sistem klasifikasi penyakit kulit berbasis analisis citra menggunakan algoritma YOLOv8 serta sistem pakar gejala yang terintegrasi dalam antarmuka web. Sistem ini diterapkan di Puskesmas Desa Kendaljaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, untuk mendukung efisiensi tenaga medis dan meningkatkan akses masyarakat terhadap diagnosis awal penyakit kulit. Metode yang digunakan meliputi pendekatan riset terapan kolaboratif, pelatihan model dengan dataset terbuka, integrasi antarmuka web, serta pelibatan pengguna dalam uji coba langsung. Evaluasi dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui kuisioner, observasi penggunaan sistem, dan wawancara mendalam. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu mengklasifikasikan lebih dari 30 jenis penyakit kulit dengan akurasi tinggi, serta meningkatkan efisiensi layanan dengan waktu diagnosis yang lebih singkat. Masyarakat juga menunjukkan antusiasme tinggi dalam penggunaan sistem, terutama generasi muda. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi digital masyarakat dan penguatan pemanfaatan teknologi cerdas dalam pelayanan kesehatan primer. Sistem yang dikembangkan berpotensi untuk direplikasi pada layanan kesehatan lainnya, terutama di wilayah dengan keterbatasan tenaga medis.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran melalui Penyediaan Media Edukatif Interaktif Sekolah Dasar di Desa Tlanak Putri, Nurul Hanifah; Nisa, Sania Zahrotun; Rahman, Vira Fauziah; Fauziah, Mia Artanti; Yahya, Mazaya Muhammad Asy’ari; Kalimah, Siti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9925

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini ini dirancang ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat dasar melalui desain dan implementasi media pembelajaran manual yang menarik, mendidik, dan interaktif. Kegiatan ini ditujukan untuk peserta didik sekolah dasar di Desa Tlanak. Metode dan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) diaplikasikan dengan menekankan pada identifikasi, eksplorasi, dan pemanfaatan aset lokal yang ada sebagai dasar pengembangan program yang berkelanjutan. Penerapan metode ABCD terbukti efektif dalam menumbuhkan keterlibatan yang berarti baik dari para pendidik maupun masyarakat, khususnya dalam proses kolaborasi pengembangan media pembelajaran manual. Tiga jenis media berhasil dibuat, yaitu (1) Roda Putar Baca Pintar untuk pengenalan alfabet dan kosakata, (2) Kincir Perkalian, dan (3) hiasan dinding “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” sebagai sarana penanaman karakter. Media-media ini diterima dengan baik oleh para guru dan siswa dengan tanggapan positif dalam kegiatan demonstrasi, sebab mampu mendorong pembelajaran aktif dan menyenangkan.
Best Practice Penulisan Karya Ilmiah untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Taman Kanak-Kanak (TK) Nur Hayati; Agustiningsih, Rini; Eka Sapti Cahya Ningrum; Martha Christianti; Joko Pamungkas
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9935

Abstract

Peningkatan kompetensi profesional guru merupakan salah satu aspek penting dalam peningkatan kualitas pendidikan. Guru Taman Kanak-kanak (TK) dihadapkan pada tuntutan untuk terus mengembangkan kemampuan diri, termasuk dalam hal penulisan karya ilmiah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru TK dalam menyusun karya ilmiah melalui pelatihan dan pendampingan melalui metode Site-Based Teacher Professional Development Program bagi 30 guru TK melalui pelatihan dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap: sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan motivasi guru terhadap penulisan karya ilmiah. Namun, diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan berkelanjutan untuk mendukung publikasi artikel ilmiah secara optimal.
Pelatihan Mitigasi Pencemaran Lingkungan bagi Guru-Guru SD Se-Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung Berti, Berti Yolida; Median Agus Priadi; Rini Rita T. Marpaung; Wisnu Juli Wiono
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9963

Abstract

Kegiatan pelatihan mitigasi pencemaran lingkungan bagi guru-guru SD di Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam menghadapi dan merespons dapak dari pencemaran lingkungan yang mungkin terjadi di wilayah mereka. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi pretest, penyampaian materi, diskusi, simulasi, dan posttest. Pelatihan dimulai dengan pretest untuk mengevaluasi pengetahuan awal peserta. Selanjutnya, materi disampaikan melalui sesi interaktif yang melibatkan diskusi tentang penyebab dan dampak bencana serta strategi mitigasi yang efektif. Selama sesi ini, peserta diajak untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan mereka tentang bencana. Di akhir kegiatan dilaksanakan posttest untuk melihat kemampuan Guru-guru SD di Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung mengenai mitigasi pencemaran lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan guru-guru SD di Kecamatan Tanjung Karang Pusat Kota Bandar Lampung yang mampu menyusun rencana tanggap darurat, mengidentifikasi risiko bencana, serta memberikan pemahaman kepada siswa tentang langkah-langkah mitigasi yang dapat dilakukan. Hasil dari kegiatan yang telah dilakukan menunjukkan: (a) adanya peningkatan pemahaman guru mengenai pembelajaran berbasis mitigasi pencemaran lingkungan, yang terlihat dari perbedaan kemampuan sebelum dan sesudah mengikuti kegiatan; (b) meningkatnya wawasan guru terkait merancang pembelajaran berbasis mitigasi pencemaran lingkungan, (c) Selain meningkatkan keterampilan guru dalam mendesain pembelajaran berbasis mitigasi pencemaran lingkungan, kegiatan pelatihan ini juga memperoleh penilaian kepuasan yang sangat baik dari para peserta. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan yang dilaksanakan efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kreativitas guru dalam medesain pembelajaran berbasis mitigasi pencemaran lingkungan.
Pelatihan Jurnalisme Komunitas bagi Warga Masyarakat Desa Paubokol, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata Jawa, Febrianus; Silaban, Donna Isra; Welin, Elisabeth Date Masan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9737

Abstract

Pengabdian Masyarakat tentang Pelatihan Jurnalisme Komunitas Untuk Warga Masyarakat Desa Paubokol, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata memiliki tujuan untuk memberikan ruang bagi masyarakat agar bisa menyuarakan aspirasi dan advokasi agar warga masyarakat bisa menyampaikan pendapat, pengelaman, dan kebutuhan mereka secara langsung kepada publik maupun pengambil kebijakan, serta mendorong partisipasi aktif dari warga dalam membangun desa melalui jurnalisme komunitas. Khalayak sasaran untuk pengabdian ini yaitu melibatkan aparat desa, karang taruna dan tokoh masyarakat Desa Paubokol. Bentuk kegiatan ini berupa sosialisasi dan pelatihan yang dibawakan langsung oleh tim pengabdian. Hasil dari kegiatan ini menunjukan partisipasi aktif dari warga untuk bisa mempromosikan potensi desa serta isu-isu lokal yang beredar dan penyebaran informasi lainya yang berkaitan dengan situasi dan kondisi yang ada di desa Paubokol.
Transformasi Lingkungan melalui Usaha Kreatif: Pemanfaatan Lahan dan Limbah di Kelurahan Nyamplungan Setiawan, Robby Junandrew; Ain, Alifiyah Qurrotul; Nahdiah, Emil; Merizka, Dinda Adellia; Priambodo, Bayu
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9964

Abstract

Kelurahan Nyamplungan merupakan salah satu wilayah dengan kepadatan penduduk tertinggi di Surabaya, yang menghadapi keterbatasan ruang terbuka hijau dan penumpukan limbah rumah tangga yang signifikan. Kondisi ini telah menyebabkan penurunan kualitas lingkungan, kekurangan area hijau, dan pembatasan pemanfaatan limbah yang memiliki nilai ekonomi potensial. Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk memberikan solusi praktis kepada warga melalui serangkaian kegiatan pendidikan dan bimbingan, seperti produksi pupuk cair di rumah, pengolahan minyak goreng bekas menjadi sabun, pengenalan sistem hidroponik untuk lahan terbatas, dan pengembangan lahan kosong melalui upaya penghijauan. Kegiatan-kegiatan ini dilaksanakan dengan metode partisipatif, melibatkan sosialisasi, demonstrasi praktis, diskusi kelompok terfokus, dan latihan lapangan di empat lingkungan berbeda. Hasilnya mencerminkan peningkatan kemampuan masyarakat dalam mengubah limbah rumah tangga menjadi barang berguna, peningkatan kesadaran ekologis, pembentukan zona hijau baru di lahan kosong RW 12, dan munculnya inisiatif masyarakat untuk melanjutkan program secara mandiri. Program ini secara konkret berkontribusi pada pengembangan ekonomi kreatif berbasis limbah, pembentukan budaya lingkungan yang lebih baik, dan dukungan terhadap keberlanjutan ekosistem di pemukiman padat penduduk.
Pendampingan Pengembangan Penilaian Pembelajaran: Media Pembelajaran Blended Learning Menggunakan Aplikasi Blooket di SD Negeri 35 Kota Pagaralam Hamzah, Amir; Nur Fadli, Ihsan; Aquami; Faisal; Syarifuddin, Ahmad; Nurlaili; Tri Samiha, Yulia; Botty, Midya
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.9989

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang penilaian pembelajaran berbasis blended learning menggunakan aplikasi Blooket di SD Negeri 35 Kota Pagaralam. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan digitalisasi pendidikan serta rendahnya pemanfaatan media evaluasi digital interaktif oleh guru sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kolaborasi aktif antara dosen, mahasiswa KKN, dan guru mitra. Pelaksanaan kegiatan berlangsung selama 24 hari yang mencakup lima tahap, yaitu identifikasi masalah, perencanaan bersama, aksi pelatihan, observasi-evaluasi, dan refleksi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya antusiasme guru dalam mengikuti Pelatihan yang berlangsung, guru juga memahami cara  menyusun soal interaktif berbasis permainan menggunakan aplikasi Blooket. Guru tidak hanya mampu membuat media evaluasi yang menarik, tetapi juga dapat mengimplementasikannya dalam kegiatan belajar mengajar secara daring dan luring. Selain itu, penggunaan Blooket terbukti dapat meningkatkan partisipasi siswa dalam proses evaluasi serta mempercepat proses analisis hasil belajar
Pengembangan Kompetensi Volunteer melalui Pelatihan Penyusunan Modul Calistung Berorientasi Budaya Betawi di Yayasan Swara Peduli Ceria Farhan, Muhamad; M. Tohimin Apriyanto; Napis; Rahmatulloh; Arif Rahman Hakim; Mahmud Masulin
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.10024

Abstract

Pengembangan kompetensi di dalam ruang pendidikan merupakan suatu hal yang harus terus menerus secara dinamis bisa dijalankan sesuai dengan tupoksinya. Pelatihan penyusunan modul calistung berorientasi budaya betawi pada para volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria adalah sebuah pendekatan pelatihan dan pembelajaran yang mengintegrasikan modul belajar calistung dengan budaya betawi. Pelatihan ini menjadi penting bagi volunteer yang ada di Yayasan Swara Peduli Ceria untuk mengenalkan anak-anak agar lebih dekat dengan budaya betawi melalui pembelajaran dengan modul calistung yang disusun oleh volunteer. Metode dalam kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PkM) ini dibagi menjadi tiga tahapan utama, yaitu: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PkM) ini menunjukkan bahwa kegiatan PkM ini berhasil meningkatkan kompetensi volunteer pada kesadaran dan apresiasi terhadap budaya betawi, berhasil meningkatkan kompetensi volunteer pada pembuatan modul menjadi lebih kontekstual dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak di lingkungan Yayasan Swara Peduli Ceria, serta berhasil meningkatkan literasi belajar anak-anak terutama perihal konteks budaya betawi dalam ruang belajar di Yayasan Swara Peduli Ceria. Melalui pelatihan intensif yang dipadukan dengan praktik langsung, volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria betul-betul mampu menyusun modul calistung berorientasi budaya betawi. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria dapat mengintegrasikan budaya betawi ke dalam modul yang mereka susun untuk kegiatan belajar anak-anak di Sanggar Belajar Yayasan Swara Peduli Ceria. Secara keseluruhan kegiatan PkM ini sudah berhasil mengintegrasikan budaya betawi dalam pembelajaran melalui modul calistung yang disusun oleh para volunteer di Yayasan Swara Peduli Ceria.
Pelatihan Pembuatan Hidroponik sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kesejahteraan Melalui Kolompok Dasawisma Anantyarta, Primadya; Anugraini, Asri Putri; Bangun, Wilyati Agustina
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2025): November
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v8i4.10095

Abstract

Desa Genengan, Kecamatan Pakisaji yang terletak di Kabupaten Malang memiliki masyarakat yang variatif dalam mata pencaharian. Ada yang bekerja sebagai tukang bangunan, guru, pegawai negeri, pedagang, karyawan pabrik rokok, ibu rumah tangga dan lainnya.  Dalam satu keluarga mayoritas suami yang bekerja sehingga istri berperan sebagai ibu rumah tangga yang otomatis pendapatan hanya berasal dari penghasilan suami. Kondisi demikian akan menjadi bermanfaat dengan adanya kegiatan pelatihan pembuatan hidroponik yang awalnya belum dipahami oleh warga dan menghasilkan produk sayuran yang dapat dijual untuk menghasilkan pemasukan bagi suatu keluarga. Adanya kumpulan dasawisma di desa ini menjadi salah satu wadah yang tepat untuk melatih ibu ibu mengenai hidroponik kangkung yang bertujuan dapat menambah ilmu pengetahuan dan pemasukan. Pelatihan pembuatan hidroponik ini dilakukan dalam waktu bertahap dengan cara edukasi metode ceramah, mengadakan alat dan bahan secara nyata dan mempraktikkan bersama oleh ibu dasawisma yang bernama Cempaka 2 ini. Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan bahwa ibu ibu dasawisma sangat antusias, mulai memahami dan menerapkan pembuatan hidroponik sayur dan mampu menganalisis kelemahan yang terjadi serta mencari solusi agar pembuatan hidroponik sayur kangkung ini berhasil