cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
PKM Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Online Interaktif Bagi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Lu'mu; Ruslan; Hasanah; Makmur, Elfira; Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8524

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa Program Studi Pendidikan dalam merancang dan mengembangkan media pembelajaran online interaktif yang efektif dan menarik. Di era digital saat ini, pendidik dituntut tidak hanya menguasai teori pembelajaran, tetapi juga mampu mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran. Sayangnya, masih banyak mahasiswa calon guru yang belum memiliki keterampilan teknis maupun pedagogis dalam membuat media pembelajaran berbasis digital. Oleh karena itu, pelatihan ini dirancang sebagai upaya strategis untuk membekali mereka dengan pengetahuan dan praktik langsung dalam penggunaan berbagai platform edukatif seperti Canva, PowerPoint interaktif, Genially, dan H5P. Metode pelaksanaan pelatihan menggunakan pendekatan workshop intensif yang meliputi pemaparan materi, demonstrasi alat, praktik mandiri, serta evaluasi hasil karya peserta. Materi pelatihan difokuskan pada prinsip desain instruksional, pembuatan konten interaktif, pemanfaatan multimedia, dan penerapan evaluasi pembelajaran digital. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test serta penilaian terhadap produk media yang dihasilkan peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas peserta mengalami peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam menciptakan media pembelajaran online interaktif. Selain itu, peserta juga menunjukkan sikap yang lebih positif dan percaya diri dalam mempersiapkan diri menjadi pendidik yang adaptif dan inovatif. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan generasi pendidik profesional yang mampu menjawab tantangan pembelajaran abad ke-21.
Pelatihan Dramatic Reading untuk Peningkatan Kualitas Role Playing Siswadi SMA Negeri 3 Takalar Nojeng, Asis; Faisal; Asri Ismail; Tuti Wijayanti; Edi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8536

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dramatic reading pada siswa SMA Negeri 3 Takalar, guna mendukung pengembangan kemampuan berbahasa, pemahaman teks, kepercayaan diri, serta mendorong kolaborasi dan kreativitas. Melalui pelatihan yang terdiri dari pemberian materi dan praktik langsung, siswa diharapkan dapat mengatasi kendala seperti kurangnya rasa percaya diri dan pemahaman teks yang terbatas. Metode yang diterapkan mencakup penyusunan materi pembelajaran, pemilihan naskah yang relevan, serta evaluasi terhadap keterlibatan siswa dan guru. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan verbal siswa, pemahaman teks yang lebih mendalam, serta kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum. Selain itu, kolaborasi dan kreativitas siswa dalam penginterpretasian peran juga meningkat. Program ini memberikan dampak positif terhadap kondisi pembelajaran di kelas, dengan siswa yang lebih aktif dan antusias, serta keterlibatan aktif dari guru dan kepala sekolah. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan, memberikan kontribusi besar terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di SMA Negeri 3 Takalar.
Peningkatkan Daya Cipta Guru STEM: Integrasi Computational Thinking dalam Pengembangan Soal HOTS Setialaksana, Wirawan; B. , Muhammad Fajar; Mansyur, Mansyur; Suhardi, Iwan; Abdal, Nurul Mukhlisah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8556

Abstract

Penguatan kompetensi guru dalam menyusun instrumen evaluasi pembelajaran menjadi kebutuhan penting dalam menghadapi tuntutan kurikulum abad ke-21. Salah satu tantangan yang dihadapi guru STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), khususnya guru Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia, adalah keterbatasan dalam menyusun soal berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) serta minimnya pemahaman terhadap pendekatan computational thinking (CT). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru dalam merancang soal evaluasi yang mengintegrasikan prinsip HOTS dan CT secara sistematis dan kontekstual. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 26–27 Mei 2025 di SMP dan SMA Al Biruni dalam bentuk workshop interaktif yang melibatkan pemaparan materi, studi kasus, diskusi kelompok, dan praktik penyusunan soal. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor peserta dari 58 menjadi 83. Selain itu, hasil angket kepuasan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta merasa sangat puas dengan relevansi dan efektivitas pelatihan. Hasil penyusunan soal menunjukkan bahwa peserta mampu mengintegrasikan elemen HOTS dan CT dalam soal yang berbasis konteks dan menuntut pemikiran kritis. Kegiatan ini berhasil menjawab kebutuhan guru akan peningkatan kompetensi evaluatif dan memberikan dasar bagi replikasi program serupa di sekolah lain.
Model Pengembangan Bahan Ajar BIPA Pemula dengan Pendekatan Budaya Lokal: Studi Kasus di Sulawesi Selatan Shafariana; Nurhusna; Wijayanti, Tuti; Rapi, Muhammad; Hamsa, Akmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8582

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pengajar BIPA dalam menyusun bahan ajar BIPA Pemula berbasis budaya lokal Sulawesi, guna mendukung penguatan keterampilan berbahasa, pemahaman budaya, serta pengembangan media pembelajaran yang komunikatif dan interaktif. Melalui workshop yang terdiri atas pemaparan materi, diskusi kelompok, praktik penyusunan, serta presentasi hasil, peserta diharapkan mampu mengatasi kendala dalam integrasi budaya lokal ke dalam bahan ajar BIPA. Metode yang diterapkan mencakup identifikasi kebutuhan peserta, pengembangan unit pembelajaran tematik, penyusunan media digital berbasis QR code, serta evaluasi keterlibatan peserta selama proses pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman prinsip pengembangan bahan ajar, keterampilan teknis penyusunan unit pembelajaran, serta peningkatan kepercayaan diri peserta dalam mengembangkan bahan ajar BIPA berbasis budyaa lokal. Selain itu, kolaborasi dan kreativitas peserta dalam mengembangkan konten budaya Sulawesi turut meningkat, menghasilkan luaran berupa modul pembelajaran Bahasa Indonesiaku: Di Tanah Sulawesi—BIPA Pemula yang memuat 15 unit pembelajaran tematik. Program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kapasistas pengajar BIPA, ketersediaan bahan ajar lokal, serta penguatan jejaring antarpraktisi BIPA di wilayah Sulawesi. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan dan memberikan kontribusi nyata dalam penguatan pembelajaran BIPA berbasis budaya lokal.
Pendampingan Kreasi Youtube bagi Anak Jalanan di Kota Pare-Pare Hasriani; Ryan; Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8601

Abstract

Abstrak. Kelurahan Lapadde merupakan salah satu kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Ujung, Kotamadya Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan yang fokus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap anak jalanan (anjal), gepeng, dan pengemis yang meresahkan warga. Program ini selaras dengan program Pemerintah Kotamadya Parepare melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Dinas Sosial. Salah satu program yang dilakukan adalah home visit untuk mengurai dan mengurangi maraknya anak jalanan, gepeng, dan pengemis. Fokus dari program ini adalah pendataan untuk mengembalikan anjal, gepeng, dan pengemis ke bangku sekolah karena mayoritas mereka masih berada dalam kategori usia sekolah. Program ini sangat baik hanya saja perlu diiringi dengan program tambahan karena permasalahan anjal, gepeng, dan pengemis juga berkaitan dengan faktor ekonomi, sosial, dan budaya. Hal ini juga dikuatkan oleh banyaknya anjal, gepeng, dan pengemis yang tidak ingin lagi kembali ke sekolah formal. Alasan ini mengharuskan adanya langkah konkret dari pemerintah setempat melalui pendidikan nonformal melalui pemberian keterampilan dan skill tambahan kepada anjal, gepeng, dan pengemis sesuai dengan passionnya. Salah satu hal yang bisa dilalukan adalah pemberian literasi digital berupa pendampingan menjadi content creator yang sesuai dengan kondisi zaman dan perkembangan teknologi. Literasi digital diberikan sesuai dengan passion mereka yang memiliki bakat menyanyi tapi tersalurkan di jalanan. Melalui literasi digital, anjal, gepeng, dan pengemis diharapkan mampu mengelola kanal youtube yang diisi dengan lagu dan video rekaman. Persoalan yang dihadapi mitra selama ini adalah mitra belum memiliki pengetahuan membuat kanal youtube, mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan mengelola kanal youtube, belum memiliki pengetahuan/keterampilan menentukan content youtube, mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan mengambil gambar video, dan mitra belum memiliki pengetahuan/keterampilan mengedit video. Solusi yang ditawarkan untuk mengatasi permasalahan mitra tersebut adalah: 1) memberikan pengetahuan tentang literasi digital dan content creator, sekaligus mengajar cara membuat channel youtube, 2) memberikan pelatihan/keterampilan cara mengisi content youtube, 3) memberikan pelatihan/pengetahuan cara mengelola kanal youtube, 4) memberikan pengetahuan yang memadai untuk mengambil gambar content youtube, dan 5) memberikan pengetahuan yang memadai tentang pengeditan video content youtube. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah: 1) mitra sudah bisa membuat sebuah kanal youtube, 2) mitra sudah bisa mengelola kanal youtube, 3) mitra sudah bisa menentukan isi kanal youtube, 4) mitra sudah mengambil gambar, dan 5) mitra sudah bisa mengedit video.
Sosialisasi Sistem Arsip Pemetaan Teknik Geologi Universitas Halu Oleo (ArpetGeo-UHO) Firdaus, Amritzal Nur; Saleh, Isman; Arfan, Muhammad
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8641

Abstract

Kegiatan pemetaan geologi di Program Studi Teknik Geologi Universitas Halu Oleo menghasilkan berbagai data ilmiah penting seperti peta geologi, kolom stratigrafi, dan laporan lapangan. Namun, kurangnya sistem pengarsipan yang terstruktur dan digital menyebabkan banyak data tersebut tercecer, sulit diakses, bahkan hilang. Untuk menjawab tantangan ini, dikembangkan sistem ArpetGeo-UHO, yaitu sistem arsip digital berbasis database yang bertujuan menyimpan dan mengelola data hasil pemetaan secara sistematis. Sosialisasi ArpetGeo-UHO dilaksanakan untuk memperkenalkan sistem ini kepada mahasiswa. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup pemaparan materi, demonstrasi penggunaan sistem, praktik langsung, dan evaluasi melalui diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan respons positif dari peserta, dengan mayoritas mampu menggunakan sistem dengan baik. Selain itu, masukan yang diperoleh menjadi dasar pengembangan sistem lebih lanjut. Sosialisasi ini tidak hanya meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengarsipan digital, tetapi juga mendorong integrasi teknologi informasi dalam mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sistem ArpetGeo-UHO berpotensi menjadi repositori internal yang memperkuat kegiatan akademik dan riset di bidang geosains.
Etnomatematika Batu kubur Tradisonal Sumba: Pengenalan Bangun Datar Menggunakan Shapes Pada Miscrosoft Word Wilda Malo, Maria; Lali Momo, Lidia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8686

Abstract

Tujuan yang hendak dicapai dari pengabdian ini yaitu untuk memperkenalkan konsep bangun datar yang terkandung dalam betuk batu kubur tradisional Sumba melalui pendekatan etnomatematika. Kegiatan ini memanfaatkan fitur shapes pada Microsoft word sebagai media pembelajaran yang interaktif dan relevan bagi peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan di SMP Negeri 3 Loli. Metode yang digunakan dalam kegiatan Pengabidan kepada Masyarakat (PkM) ini berupa ceramah dan eksperimen. Hasil dari Pengabidan kepada Masyarakat (PkM) ini adalah kegiatan ini meningkatkan semangat dan antusias belajar peserta didik. Hal ini dikarenakan dengan keterkaitan materi dengan kehidupan peserta didik secara langsung dan pendampingan langsung yang dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan. Keberhasilan ini juga, dilihat dari hasil desain anak-anak yang membentuk batu kubur tradisional dengan memanfaatkan menu Shapes pada Microsoft Word
Pemanfaatan Media Animasi Interaktif untuk Edukasi Gemar Makan Ikan dan Kepiting kepada Siswa SDN 1 Haha, Distrik Kloagin Sorong Selatan: - Dara, Anna; Jumriah, Titin; Septyani, Ninik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8870

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan siswa Sekolah Dasar Negeri 1 Haha, Distrik Kloagin, Sorong Selatan, tentang pentingnya konsumsi ikan dan kepiting sebagai sumber gizi lokal yang bernilai tinggi. Edukasi dilakukan melalui pendekatan teknologi berupa media animasi interaktif yang dirancang secara menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia sekolah dasar. Penggunaan media animasi ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa secara visual dan auditori, sekaligus membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan gizi berbasis lokal, pemutaran animasi edukatif, diskusi interaktif, dan kuis ringan sebagai bentuk evaluasi pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih antusias, mudah memahami materi, dan menunjukkan minat yang lebih besar terhadap konsumsi ikan dan kepiting setelah mengikuti sesi animasi. Kegiatan ini membuktikan bahwa media animasi interaktif dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam membangun literasi gizi anak-anak, khususnya di daerah terpencil dengan potensi sumber daya laut yang melimpah. Pengabdian ini juga menjadi bentuk kontribusi keilmuan dalam mendukung program nasional gemar makan ikan melalui pendekatan teknologi yang kontekstual dan menyenangkan.
PKM Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah Berbasis Multimedia Bagi KKG Bahasa Indonesia Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Ningsih, Wahyu; Syukroni, Besse; Ulviani, Maria; Asnidar, Anin; Dahlan, Muhammad; Rosdiana, Rosdiana; Zulfika, Ika; Rahmadani Syarif, Sri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.9132

Abstract

Penulisan karya ilmiah merupakan proses menuangkan ide ke dalam bentuk tulisan. Proses tersebut membutuhkan keterampilan menulis dan pengetahuan tentang aturan dan sistematika penulisan agar tulisan memenuhi syarat ilmiah. Beberapa hal mendasar yang perlu diketahui dalam penulisan karya ilmiah seperti jenis huruf, spasi, ukuran kertas,margin, bab dan subbab, pengembangan paragraf, hingga pemilihan topik, dan struktur lainnya yang menunjang keilmiahan tulisan. Berdasarkan observasi yang dilakukan terhadap Kelompok Kerja Guru (KKG) Bahasa Indonesia Minasatene Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan sebagai langkah awal kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh guru, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap pemilihan topik sebagai langkah awal dalam penyusunan karya tulis ilmiah, studi literatur, plagiarisme, dan aturan penggunaan ejaan bahasa Indonesia.Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di Kelurahan Kelurahan Bonto Perak Kecamatan Pangkajene dikemas dalam bentuk pelatihan melibatkan peserta daru guru-guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) Bahasa Indonesia Paraikatte Minasatene Kabupaten Pangkajene Kepualauan. Pelatihan dilakukan dengan cara mengenalkan beberapa tools multimedia yang dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam mengembangan keterampilan menulis khususnya menulis karya ilmiah. Tools yang dapat digunakan untuk membantu dalam mengembangan kemampuan menulis, seperti Open Knowledge Maps, Perplexity, Turnitin, dan media lain yang dapat digunakan dalam mengembangkan karya tulis. Pada setiap tahapan pelatihan, guru-guru peserta kegiatan terlihat aktif menggali informasi terhadap setiap materi kegiatan yang dibawakan oleh empat dosen sebagai narasumber dengan materi yang berbeda. Hal tersebut mengindikasikan bahwa guru-guru peserta kegiatan sangat antusias dalam meningkatkan kapabilitas mereka sebagai tenaga pendidik.
PKM Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia bagi Guru SMA Negeri 1 Pangkajene dan Kepulauan Ratnawati, Ratnawati; Nurahmad, Muhammad; Arifuddin, Arifuddin; Khaer, Fajrul; Ayu Andhira, Desi; Haslinda, Haslinda; Ali Imran, Muhammad; Alfath Husain, Rio
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.9133

Abstract

Pembelajaran di era digital menuntut pendidik untuk memanfaatkan teknologi digital sebagai komponen utama dalam pembelajaran. Tuntutan tersebut hadir karena teknologi informasi dan komunikasi sangat berkembang pesat, sehingga berimplikasi pada perubahan yang signifikan dalam setiap aspek kehidupan. Generasi usia sekolah saat ini dimanjakan dengan perkembangan tersebut. Mereka terbiasa beraktivitas menggunakan berbagai jenis teknologi. Berdasarkan observasi awal yang dilakukan di SMA Negeri 1 Pangkajene dan Kepulauan, sebagai langkah awal kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), ditemukan beberapa permasalahan yang dihadapi oleh guru, seperti kurangnya pemahaman guru terhadap pembuatan media pembelajaran berbasis multimedia. Berdasarkan hasil observasi tersebut, maka tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah memberikan pemahaman mengenai keterampilan menggunakan media pembelajaran berbasis multimedia. Pengabdian dilaksanakan dengan empat tahapan yaitu pemaparan dengan metode, model, dan media pembelajaran penjabarab tersebut dimaksudkan agar peserta memperoleh informasi secara komprehensif mengenai pentingnya penggunaan media pembelajaran, pengenalan perangkat lunak media pembelajaran, observasi kebutuhan, pelatihan pengelolaan aplikasi Canva. Pada setiap tahapan kegiatan yang dilaksanakan, guru-guru peserta kegiatan pelatihan menunjukkan antusiasme, peserta kegiatan terlihat aktif menggali informasi terhadap setiap materi kegiatan yang dibawakan oleh empat dosen sebagai narasumber dengan materi yang berbeda.

Page 10 of 13 | Total Record : 126