cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
PKM Pembuatan Souvenir Bros bagi Ibu-Ibu PKK Kabupaten Sinjai Syarifah Suryana; Nurhijrah; Israwati; Besse; Hamidah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8438

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas ibu-ibu PKK di Kabupaten Sinjai dalam bidang kerajinan tangan, khususnya pembuatan bros sebagai produk ekonomi kreatif. Pelatihan difokuskan pada teknik dasar pembuatan bros menggunakan bahan kawat stainless dan manik-manik yang mudah diperoleh dan bernilai ekonomis. Metode pelaksanaan meliputi pemberian materi teori tentang bahan dan alat, praktik langsung pembuatan bros, serta pendampingan dan evaluasi hasil karya peserta. Kegiatan dilaksanakan selama satu hari dan diikuti oleh 25 peserta. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami teknik dasar pembuatan bros dan menghasilkan karya yang rapi, estetik, serta berpotensi dikembangkan menjadi produk usaha rumahan. PKM ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi bagi perempuan di tingkat desa.
PKM Pelatihan Pembangunan Reaktor Biogas Dengan Metode On The Job Training di Lembang Tonglo Oskar, Inong; Veronika; Ahmad; Zulhaji; Hasrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8451

Abstract

Desa Tonglo adalah salah satu desa di Kabupaten Tana Toraja. Masyarakat Tonglo pada umumnya adalah petani. Selain bertani, mereka juga memelihara ternak di sekitar rumah, ada yang dikandangkan, tetapi limbah ternak dilepas bebas ke lingkungan sehingga dapat menimbulkan polusi (air, udara, dan tanah) yang berdampak pada kesehatan lingkungan. Permasalahan mitra di lembang ini adalah belum adanya pelatihan pembuatan reaktor biogas berbasis limbah atau kotoran ternak. Solusi yang ditawarkan berupa: memberikan materi tentang penanganan dan pemanfaatan limbah ternak serta mengadakan pelatihan pembuatan reaktor biogas (biodigester) kepada kelompok peternak di lembang Tonglo, berbasis on the job training dengan target luaran, antara lain: terbangunnya reaktor biogas; terciptanya wirausaha baru di bidang biogas dan pupuk organik cair (POC); dan peningkatan pengetahuan masyarakat. IPTEK yang akan diterapkan adalah teknologi tepat guna (TTG), yang dapat langsung dimanfaatkan oleh mitra.
Edukasi Pemanfaatan Sistem Otomatisasi Dalam Penerapan Smart Farming di SMKS Pesantren Alam Hidayat, Akmal; Alamsyah Rivai, Andi; Febyanti, Reski; Jusran; Rahman, Khaidir
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8455

Abstract

Pemanfaatan sistem otomasi di SMKS Pesantren Alam Indonesia di Barru, Sulawesi Selatan, program pengabdian ini menerapkan edukasi sistem otomatisasi untuk menyelesaikan tiga masalah utama. Yang pertama adalah kekurangan infrastruktur pertanian modern seperti laboratorium berbasis IoT dan greenhouse otomatis; yang kedua adalah kurangnya pemahaman guru dan siswa tentang teknologi pertanian presisi (sensor tanah, irigasi otomatis); dan yang ketiga adalah bagaimana hasil pertanian sekolah tidak dimanfaatkan secara optimal untuk pengembangan kewir (1) memberikan pelatihan khusus tentang penggunaan sensor IoT dan sistem irigasi otomatis untuk guru dan siswa, (2) membangun fasilitas praktik dengan greenhouse otomatis yang dilengkapi dengan alat pemantauan real-time, (3) memasukkan modul smart farming ke dalam kurikulum pendidikan kejuruan, dan (4) mendukung kewirausahaan berbasis pemasaran digital, termasuk e-commerce dan media sosial. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta terampil menjalankan teknologi otomatisasi, dan bahwa laboratorium Internet of Things (IoT) pertanian telah berkembang menjadi pusat inovasi. Program ini secara strategis mendukung Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, terutama yang berkaitan dengan pengalaman mahasiswa di luar kampus, peran dosen, dan pemanfaatan hasil kerja. Selain itu, program ini menegaskan posisi sekolah sebagai role model pertanian berkelanjutan yang menggabungkan tiga nilai yang berbeda: teknologi, agama, dan lingkungan.
Optimalisasi Autoplay Media Studio Untuk Pembelajaran Adaptif Berbasis Masalah Pada Mahasiswa Calon Guru Supriadi; Mustamin; Fitrah A. Darmawan; Saharuddin; Mantasia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8464

Abstract

Pemanfaatan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi menjadi semakin penting dalam mendukung pembelajaran yang adaptif, terutama dalam konteks pendidikan teknik. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa calon guru dalam merancang media pembelajaran berbasis masalah menggunakan AutoPlay Media Studio. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan Problem-Based Learning (PBL) dengan integrasi studi kasus nyata dari dunia pendidikan sekolah. Sebanyak 21 mahasiswa mengikuti pelatihan selama tiga sesi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan mahasiswa dalam merancang konten instruksional, menyusun struktur aplikasi adaptif, dan memilih elemen multimedia yang relevan secara pedagogis. Artikel ini memberikan gambaran bahwa AutoPlay dapat dioptimalkan tidak hanya sebagai alat desain teknis, tetapi juga sebagai media untuk mengembangkan pembelajaran kontekstual berbasis masalah.
Peningkatan Keterampilan Mahasiswa Dalam Pembuatan Aplikasi Pembelajaran Interaktif Melalui Pelatihan Autoplay Media Studio Mustamin; PI. S. Samad; Ridwansyah; Labusab; Aulia Sabril
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8465

Abstract

Pengembangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif menjadi salah satu keterampilan penting bagi mahasiswa pendidikan teknik, khususnya di bidang elektronika. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam pembuatan aplikasi pembelajaran interaktif melalui pelatihan AutoPlay Media Studio. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi, dan praktik langsung dengan pendekatan Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan ini melibatkan 21 mahasiswa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan teknis mahasiswa, yang terlihat dari hasil produk aplikasi pembelajaran serta peningkatan nilai evaluasi sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis aplikasi praktis mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam mengembangkan media pembelajaran yang inovatif.
Pelatihan Perancangan Modul Digital Berbasis Canva untuk Meningkatkan Kreativitas Mahasiswa dalam Mendukung Kegiatan Mentoring Shabrina Syntha Dewi; Dwi Rezky Anadari Sulaiman; Ninik Rahayu Ashadi; Dewi Fatmarani Surianto; Syahrul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8473

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas dan kreativitas mahasiswa dalam mendesain media pembelajaran digital yang mendukung kegiatan mentoring mahasiswa. Kegiatan ini berfokus pada pelatihan perancangan modul digital berbasis Canva, yang dirancang untuk membekali mahasiswa dengan pemahaman teoretis serta keterampilan praktis dalam mengembangkan modul yang menarik, komunikatif, dan efektif. Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa Jurusan Teknik Informatika dan Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar yang terlibat sebagai mentor dalam program pembinaan mahasiswa baru. Melalui pendekatan partisipatif, mahasiswa didorong untuk merancang modul digital yang berfungsi sebagai panduan bagi mentee dalam mengenal nilai-nilai akademik, etika, serta budaya kehidupan kampus. Hasil efektivitas pelatihan diukur melalui pre-test dan post-test, yang menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 62 menjadi 87. Sebanyak 12 kelompok berhasil menghasilkan modul digital dengan konten relevan dan visual yang menarik, dinilai “baik” hingga “sangat baik”. Selain itu, hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa 94% peserta merasa pelatihan ini sangat bermanfaat. Kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas mentoring dan mendorong mahasiswa menjadi agen pembelajar yang inovatif melalui pemanfaatan teknologi digital.
Pengolahan Sampah Organik Berbasis Komposter Aerob di SMKS Pesantren Alam Indonesia Jusran; Muhlis; Andi Muhammad Akram; Akmal Hidayat; Ervi Novitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8481

Abstract

Salah satu sumber daya potensial yang sering tidak dimanfaatkan secara maksimal dalam masyarakat, komunitas, dan sekolah adalah pemanfaatan potensi sampah organik menjadi produk yang tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan tetapi juga memberikan ekonomi, bahkan berdampak positif pada pertanian yang berkelanjutan. Pelatihan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan kemampuan tambahan pada peserta yang terdiri dari guru dan staf SMKS Pesantren Alam Indonesia tentang pengolahan sampah organik berbasis komposter. Pelatihan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktek pembuatan dan pengoperasian komposter aerob. Pelatihan berlangsung dengan sangat baik di mana terjadi proses diskusi yang aktraktif  antara peserta dan pemateri sejak dari pemberian materi teoritis  hingga pelaksanaan praktek. Hasil dari pelatihan adalah bertambahnya pengetahuan dan kemampuan guru dan staf sekolah tentang pengolahan sampah organik berbasis dan produk turunannya berupa kompos padatan dan pupuk organik cair. Melalui pelatihan bagi Guru dan Staf sekolah, diharapkan pengetahuan tentang pengolahan sampah organik berbasis komposter dapat juga sampai ke siswa-siawi SMKS Pesantren Alam Indonesia sehingga sampah organik sebagai salah satu sumber daya potensial dapat dimanfaatkan secara maksimal di lingkup Sekolah SMKS Pesantren Alam Indonesia.
Penguatan Pembelajaran Nilai-Nilai Kebhinekaan bagi Guru PKn melalui Sosialisasi Kurikulum Sekolah Damai di Kota Parepare Firman Umar; Andi Aco Agus; Asriadi, Muhammad; Hadyan Hashfi MS
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8486

Abstract

Kebhinekaan merupakan nilai fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Namun, tantangan intoleransi, diskriminasi, dan radikalisme yang berkembang dalam masyarakat menuntut adanya penguatan pendidikan nilai-nilai kebhinekaan sejak dini, khususnya melalui jalur pendidikan formal. Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) SMP dan SMA di Kota Parepare dalam mengimplementasikan pembelajaran berbasis nilai kebhinekaan melalui pendekatan Kurikulum Sekolah Damai. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi pembelajaran, serta pre-test dan post-test untuk mengukur efektivitas program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep kebhinekaan dalam berbagai skala, baik personal, sekolah, nasional, maupun global. Selain itu, kegiatan ini juga mampu membangun kesadaran reflektif guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai toleransi, anti-diskriminasi, dan perdamaian dalam pembelajaran PKn. Simulasi data pre-post test memperlihatkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman peserta setelah pelatihan. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan pentingnya dukungan berkelanjutan dalam penguatan kapasitas guru agar mampu menjadi agen perdamaian di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Kebhinekaan; Pendidikan Kewarganegaraan; Sekolah Damai; Guru PKn; Pengabdian kepada Masyarakat; Pendidikan Multikultural.
Pelatihan Self-Disclosure melalui Guided Group Journaling Sulaiman, Dwi Rezky Anandari; Alifya; Asmaul; Ayu
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8503

Abstract

Self-disclosure is a critical interpersonal skill in fostering effective communication, especially for university students who serve as mentors for incoming freshmen. The ability to disclose personal thoughts, feelings, and experiences enables mentors to build empathetic and supportive relationships with their mentees, creating a positive and trusting mentoring environment. However, not all students possess the confidence or ability to express themselves openly. This community service program aimed to develop students' self-disclosure skills through a guided group journaling approach—a structured reflective writing technique conducted in groups. The implementation methods included training sessions, guided journaling, group discussions, and collective reflection. The results indicated an increased willingness among participants to share personal experiences, along with heightened self-awareness and empathy toward others. Moreover, participants reported that journaling helped them understand their own emotions better and feel more prepared for their mentoring roles. This program demonstrates that guided group journaling is an effective strategy for equipping students with essential interpersonal skills, particularly within the context of peer mentoring in higher education.
Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal sebagai Solusi Permasalahan Sosial di Kalangan Remaja Amir, Johar; Nurul Mukhlisah Abdal; Syarifah Fatimah; Ambo Dalle; Rahmat Burhamzah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i1.8504

Abstract

Social issues among teenagers such as declining manners, lack of responsibility, weakened sense of tolerance, and poor collaboration reflect an ongoing crisis of character that calls for immediate and thoughtful intervention. This study explores the effectiveness of character education rooted in local wisdom as a meaningful solution to help shape the moral development of adolescents. Using a descriptive qualitative approach within an action research framework, the program was implemented in a public high school located in a culturally rich community where traditional values are still widely practiced. The findings indicate a significant improvement in five key character traits: responsibility (23%), respectfulness (25%), cooperation (24%), tolerance (26%), and discipline (25%). Local values such as gotong royong (mutual cooperation), musyawarah (deliberation), and siri’ na pacce (dignity and empathy) were integrated into the learning process through contextual and collaborative methods. These efforts successfully encouraged students to internalize and apply positive behaviors in their daily lives. This study supports the theories of contextual learning and social constructivism, emphasizing that education grounded in cultural identity not only preserves heritage but also effectively nurtures strong character in young people. In a time of rapid globalization, such an approach proves to be both relevant and transformative.

Page 9 of 13 | Total Record : 126