cover
Contact Name
Muhammad Yusuf Mappeass
Contact Email
muh.yusuf.mappeasse@unm.ac.id
Phone
+628114946666
Journal Mail Official
abdimas@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Dg. Tata Raya, Parangtambung, Makassar, Sulawesi Selatan Ged. Jurusan Pendidikan Teknik Elektro Lt.2, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar.
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29887402     DOI : https://doi.org/10.59562/abdimas
Jurnal Pengabdian Masyarakat diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Teknik Elektro, Universitas Negeri Makassar adalah journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Artikel-artikel yang dipublikasikan di Abdimas meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dalam bidang keilmuan yang relevan mencakup: (1) Sosial dan Humaniora, (2) Kependidikan, (3) Sains, (4) Bisnis dan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Teknik dan Kejuruan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 126 Documents
Edukasi dan Pelatihan Deteksi Dini Kebutuhan Belajar Siswa serta Strategi Kolaborasi Guru dan Orang Tua dalam Mendukung Pendidikan Inklusi di TK Taris, Lu’mu; Hasanah, Hasanah; Bakri, Hasrul; Nurfauziah, Nurfauziah; Athiyyah Fadhilah, Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10650

Abstract

This community service activity aims to enhance the competencies of kindergarten teachers in conducting early detection of children's learning needs and to strengthen collaboration between teachers and parents in supporting the implementation of inclusive education. The program was carried out by the Early Childhood Education (PAUD) Study Program team at Muhammadiyah University in collaboration with the Aisyiyah PAUD Dasmen Council. The activity employed a participatory training approach that actively involved participants through several stages, including interactive lectures, group discussions, case studies, simulations, and reflections. Participants gained an understanding of the concepts of inclusive education, the principles of early detection of learning needs, and strategies to build effective communication and cooperation with parents to support children’s holistic development. The results of the activity indicated an improvement in teachers’ knowledge and skills in identifying children’s learning needs at an early stage, as well as an increased awareness of the importance of teacher–parent collaboration in creating inclusive learning environments. This activity is expected to strengthen teachers’ capacity to implement inclusive education in early childhood settings and serve as a model for sustainable teacher professional development.
PkM Sinergisitas Akademisi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulawesi Selatan Sektor Akbar, Amal; Anzar, Anzar; Nurcholis, Nurcholis; Rahmah, Aulia; Ahyani Syarahiyah, St
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10708

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk membangun sinergi antara akademisi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulawesi Selatan Resor Toraja Utara dalam penanganan dugaan tindak pidana defamasi. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), kegiatan ini mengintegrasikan keilmuan linguistik forensik guna memperkuat objektivitas, profesionalisme, serta validitas dalam proses penyidikan. Akademisi berperan sebagai Consulting Expert dan Testifying Expert dalam menganalisis unsur kebahasaan alat bukti yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran Pasal 310 ayat (1) KUHP. Analisis dilakukan dengan menelaah tindak tutur ilokusi deklaratif yang berpotensi menyerang kehormatan atau nama baik seseorang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa kolaborasi antara akademisi dan aparat penegak hukum mampu menghasilkan langkah hukum yang lebih proporsional dan berbasis bukti ilmiah. Selain itu, kegiatan ini memperkuat literasi hukum dan etika komunikasi masyarakat serta menjadi model kolaborasi interdisipliner linguistik forensik dalam konteks penegakan hukum di Indonesia.
Pengenalan dan Pelatihan Teknologi VR/AR bagi Siswa SMK Negeri 1 Enrekang untuk Mendukung Pendidikan Berbasis Teknologi Rera, Fiskia; Muhammad Idkhan, Andi; Laela, Nur; Darmawang, Darmawang; Hidayat, Akmal
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10760

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era industri 4.0 membuka peluang besar bagi pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktik melalui solusi berbasis simulasi. SMK Negeri 1 Enrekang menghadapi tantangan keterbatasan fasilitas laboratorium teknik pemesinan yang hanya berjumlah dua unit untuk melayani lebih dari 1.200 siswa, sehingga menghambat pemenuhan jam praktik yang ideal. Selain itu, kompetensi guru dalam penggunaan teknologi pembelajaran modern masih terbatas, khususnya teknologi Virtual Reality (VR) dan Augmented Reality (AR). Padahal, kedua teknologi ini berpotensi memberikan pengalaman belajar yang imersif, aman, dan fleksibel bagi siswa. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yang didanai oleh PNBP Pengabdian Masyarakat Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar, dilakukan intervensi berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran praktikum. Kegiatan mencakup lima tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan guru, implementasi VR/AR dalam pembelajaran teknik pemesinan, pendampingan intensif, dan evaluasi akhir. Teknologi VR digunakan untuk simulasi pengoperasian peralatan pemesinan, sedangkan AR dimanfaatkan untuk visualisasi 3D komponen mesin menggunakan aplikasi Assemblr. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi guru dalam mengoperasikan perangkat VR/AR serta kemampuan mereka menyusun modul pembelajaran digital berbasis simulasi. Siswa mengalami peningkatan pemahaman konsep, motivasi belajar, dan kepercayaan diri dalam melakukan praktik melalui pengalaman visual yang lebih realistis. Program ini juga berhasil mengatasi keterbatasan laboratorium dengan menghadirkan alternatif pembelajaran praktikum yang mudah diakses secara mandiri. Selain menghasilkan produk teknologi dan modul pembelajaran, program ini memiliki potensi kuat untuk direplikasi di sekolah vokasi lain. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi VR/AR merupakan strategi efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran vokasi dalam menghadapi tuntutan industri digital.
Program Penguatan Pembelajaran Bahasa Asing di SMA Melalui Kolaborasi dengan Masyarakat Dalle, Ambo; Amir, Johar; Fatimah Al Ilmullah, Syarifah; Mannahali, Misnah; Angreany, Femmy
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10792

Abstract

This program explores the implementation of a community-collaborative program to enhance foreign language learning at the senior high school level. Recognizing the limitations of classroom-based, theory-oriented instruction, the research addresses the need for contextual and experiential approaches. The program aimed to bridge formal education and real-world language use by involving local communities in the learning process. Using a collaborative action research design, the study engaged teachers, students, and community partners including language practitioners and native speakers in four iterative stages: planning, action, observation, and reflection. Data were collected through pre- and post-tests, interviews, observations, and reflective journals. Findings indicate a substantial improvement in students’ foreign language proficiency, with an average score increase of over 20% across speaking, listening, reading, and writing skills. Moreover, students demonstrated enhanced motivation, confidence, and communicative competence. Community involvement provided authentic linguistic environments, enabling students to apply language skills meaningfully in real-life contexts. The study concludes that community-based collaboration not only improves academic outcomes but also fosters character development aligned with 21st-century learning goals and Indonesia’s Profile of Pancasila Students. It recommends integrating community partnerships as a core component of sustainable foreign language education in schools.
Kolaborasi Sekolah dan Masyarakat dalam Pembelajaran Bahasa untuk Peningkatan Kualitas Pendidikan SMP dan SMA di Kabupaten Enrekang Amir, Johar; Dalle, Ambo; Angreany, Femmy; Fachrul Syaputra, Arlian; Azizah, Laelah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10793

Abstract

This program explores how collaboration between schools and local communities can meaningfully enhance language learning and improve the overall quality of education at the junior and senior high school levels. Recognizing that language is key to communication and critical thinking, the research draws on foundational theories such as Vygotsky’s social interaction theory, Bandura’s social learning theory, Freire’s critical pedagogy, and the concept of authentic learning by Herrington, Reeves, and Oliver. Using a qualitative case study approach, the research involved students, teachers, school leaders, and community members selected purposively. Data were gathered through participant observation, in-depth interviews, and document review, and analyzed thematically. The findings reveal a strong positive impact of school-community collaboration. Around 85% of students showed noticeable improvement in speaking skills, while 92% of educators reported increased student motivation. Community involvement in language activities also rose significantly from 30% to 78%. Moreover, 88% of students felt they gained a deeper understanding of the cultural and social context of the language, and 90% expressed greater confidence in using the language in real-life situations. These results highlight how real-world interactions with the local community can bring language learning to life, making it more relevant and engaging for students. The study recommends that schools continue building meaningful partnerships with communities, supported by consistent programs and government policies. Further research is also encouraged to explore the long-term benefits of such collaborative efforts in education.
Pelatihan Interaktif Pengenalan Elektronika: Membangun Fondasi Pengetahuan Dengan Aplikasi Bagi Mahasiswa Baru D4 Mustamin, Mustamin; Bakri, Hasrul; Ma’ruf Idris, Muh; Yusuf Mappeasse, Muhammad; Firdaus, Firdaus
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10827

Abstract

Disparitas kompetensi awal mahasiswa baru vokasi menjadi tantangan fundamental dalam proses pembelajaran elektronika lanjut. Berdasarkan pemetaan awal terhadap 23 mahasiswa baru Program Diploma 4 (D4), ditemukan kesenjangan pengetahuan yang signifikan: sebanyak 13 mahasiswa (56,5%) berada pada kategori ragu-ragu/kurang, 7 mahasiswa (30,4%) membutuhkan bimbingan intensif, dan hanya 3 mahasiswa (13%) yang memiliki kemandirian pengetahuan. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengatasi kesenjangan tersebut melalui pelatihan interaktif berbasis visualisasi dan metode scaffolding. Metode pelaksanaan meliputi survei diagnostik, pelatihan intensif pengenalan komponen dengan asosiasi visual, dan evaluasi pasca-pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan transformasi positif yang signifikan. Kelompok mahasiswa dengan kompetensi mandiri (Sangat Baik) melonjak drastis menjadi 16 orang (69,6%). Sementara itu, ketidaktahuan fundamental berhasil direduksi secara masif, menyisakan hanya 3 mahasiswa (13%) pada kategori kurang, dan 4 mahasiswa (17,4%) pada fase transisi (terbimbing). Pelatihan ini terbukti efektif menyeragamkan kompetensi dasar dan membangun kepercayaan diri (self-efficacy) mahasiswa untuk menempuh mata kuliah praktik selanjutnya.
Pemanfaatan Jagung Sebagai Sumber Gizi Alternatif Untuk Menekan Angka Stunting Di Kabupaten Takalar Marzuki, Kartini; Amir, Rudi; Asri, Muhammad; Arsyad, Yolandika; Alamsyah, Muhammad Nur
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10858

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dari komunitas petani dalam memanfaatkan jagung sebagai sumber gizi alternatif untuk mendukung pencegahan stunting. Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang masih signifikan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Takalar yang memiliki prevalensi 24% pada tahun 2024. Rendahnya literasi gizi keluarga dan minimnya diversifikasi pangan lokal menjadi penyebab utama tingginya kasus stunting. Padahal, Kabupaten Takalar memiliki potensi jagung yang melimpah sebagai sumber pangan bergizi alternatif. Metode pelaksanaan PKM meliputi edukasi mengenai dampak stunting, penyuluhan pemanfaatan pangan lokal, serta demonstrasi langsung pengolahan jagung menjadi makanan bergizi seperti sup jagung yang berpotensi disukai anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya diversifikasi pangan lokal, serta meningkatnya keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah jagung menjadi menu sehat dan ramah anak. Intervensi ini juga mendorong perubahan sikap peserta untuk lebih sering memanfaatkan jagung dalam menu keluarga. Secara keseluruhan kegiatan PKM ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis pangan lokal dan praktik pengolahan sederhana mampu meningkatkan kapasitas keluarga dalam penyediaan makanan bergizi sebagai langkah pencegahan stunting. Program ini direkomendasikan untuk diperluas melalui kerja sama berkelanjutan dengan pemerintah desa, kader posyandu, dan lembaga pendidikan masyarakat guna memperkuat pemanfaatan pangan lokal sebagai strategi pemberdayaan keluarga dan percepatan penurunan stunting.
Pemanfaatan Ponsel Cerdas sebagai Media Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Kabupaten Maros Yusuf, Momang; P, Pariabti; A. A, Arie; P, Adi; Jasruddin, Jasruddin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10859

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dalam bentuk pelatihan pemanfaatan ponsel cerdas sebagai media eksperimen fisika untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui peningkatan kompetensi guru di Kabupaten Maros dilaksanakan untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan di Kabupaten Maros, terutama rendahnya minat belajar fisika, kecenderungan miskonsepsi siswa, serta keterbatasan sarana laboratorium di sekolah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru fisika melalui pelatihan eksperimen digital berbasis aplikasi Phyphox yang memanfaatkan sensor ponsel cerdas. Pelatihan diikuti oleh 21 guru fisika dan dilaksanakan secara partisipatif melalui sesi teori, demonstrasi, dan praktik langsung. Hasil analisis pre-test dan post-test menunjukkan adanya peningkatan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan ponsel sebagai media eksperimen. Survei kepuasan mengungkapkan bahwa mayoritas peserta merasa pelatihan sangat relevan, memberdayakan, dan bermanfaat untuk diterapkan di kelas. Program ini memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan kompetensi guru dan membuka peluang pengembangan pembelajaran fisika yang lebih inovatif dengan memanfaatkan teknologi yang mudah diakses. Temuan ini menjadi dasar bagi penyelenggaraan pelatihan lanjutan pada bidang gelombang, optik, dan pembelajaran berbasis proyek.
Alat Penghemat Energi Listrik Pada Kantor Berbasis IoT Bagi Siswa Smk Somba Opu Gowa Tjandi, Yunus; Firdaus, Firdaus; Zulhajji, Zulhajji; Suhardi, Iwan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10861

Abstract

Tujuan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah untuk: (1). meningkatkan keterampilan Siswa dan Guru SMK Somba Opu Gowa dalam pembuatan Software Alat Penghemat Energi Listrik Pada Kantor Berbasis IoT yang berfungsi untuk mengendalikan secara otomatis perangkat listrik yang terpasang di dalam Kantor dengan kendali Smartphone, (2). meningkatkan pengetahuan Siswa SMK Somba Opu Gowa tentang pembuatan dan pemanfaatan perangkat keras Alat Penghemat Energi listrik Pada Kantor Berbasis IoT, (3).meningkatkan pengetahuan Siswa SMK Somba Opu Gowa tentang pembuatan interface dan aplikasi Alat Penghemat Energi Listrik Pada Kantor Berbasis IoT, (4).menciptakan lahirnya technopreneurship yang kreatif sehingga bisa membuat Alat Penghemat Energi listrik Pada Kantor Berbasis IoT yang dapat dipasarkan guna terciptanya masyarakat IT. Khalayak sasaran adalah kelompok Siswa SMK Somba Opu Gowa (khalayak sasaran yang dilatih langsung). Metode yang digunakan dalam pemberian materi adalah metode ceramah, diskusi dan tanya jawab, sedangkan pada penerapan dilakukan metode demonstrasi. Hasil Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini menggambarkan bahwa kelompok Siswa SMK Somba Opu Gowa (mitra), telah : (1) Memiliki pengetahuan yang meningkat dalam pembuatan Software Alat Penghemat Energi Listrik Pada Kantor Berbasis IoT yang berfungsi untuk mengendalikan secara otomatis perangkat listrik yang terpasang di dalam sebuah Kantor/Sekolah Mitra, (2) meningkat pengetahuannya tentang pembuatan dan pemanfaatan perangkat keras Alat Penghemat Energi Listrik Pada Kantor Berbasis IoT, (3) meningkat pengetahuannya tentang pembuatan interface dan aplikasi Alat Penghemat Energi Listrik di Kantor Berbasis IoT, (4). Mampu menciptakan lahirnya technopreneurship yang kreatif sehingga bisa membuat Alat Penghemat Energi Listrik Pada Kantor Berbasis IoT sehingga tercipta masyarakat IT ditempat Mitra.
Pemberdayaan Indsustri Bengkel Sepeda Motor Melalui daur Ulang Sampah Komponen Otomotif Yusuf, Andi Zulfikar; Asrib, Ahmad Rifqi; Kurniawan, Ahmad; Zulhaji, Zulhaji; Ruslan, Ruslan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat (AbdiMas)
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknik Elektro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59562/abdimas.v3i2.10885

Abstract

Bengkel sepeda motor merupakan salah satu sumber penghasil limbah logam aluminium yang cukup tinggi, terutama dari komponen mesin bekas seperti karter, rumah kopling, dan braket. Berdasarkan hasil observasi, mitra bengkel mengalami beberapa permasalahan utama, yaitu rendahnya kemampuan pemilahan limbah non-ferrous, penanganan limbah yang masih tercampur oli dan komponen non-logam, tidak tersedianya SOP pengelolaan limbah, serta belum adanya pemanfaatan limbah aluminium menjadi produk bernilai tambah. Kondisi ini menyebabkan limbah hanya dijual sebagai scrap dengan harga rendah, menumpuk di area kerja, dan menimbulkan risiko pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui kerja sama Tim Otomotif Peduli Lingkungan Hidup (OPELH) dengan bengkel mitra di Kabupaten Gowa untuk memberikan edukasi, pelatihan, dan pendampingan dalam pengelolaan limbah aluminium serta pengolahannya menggunakan teknik pengecoran cetak. Metode pelaksanaan meliputi analisis situasi dan kebutuhan mitra, pelatihan pemilahan limbah dan penerapan K3, demonstrasi proses peleburan dan penuangan aluminium, serta pendampingan produksi dan pemasaran produk olahan sederhana berupa peralatan masak seperti wajan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan mitra mengenai pengelolaan limbah, kemampuan teknis pengecoran, serta kesadaran terhadap aspek keselamatan dan lingkungan. Selain itu, mitra berhasil menghasilkan produk seperti wajan dan tatakan berbahan aluminium daur ulang yang memiliki nilai jual. Program ini berkontribusi pada terciptanya bengkel berwawasan lingkungan, peningkatan produktivitas, serta terbukanya peluang ekonomi baru berbasis pemanfaatan limbah secara berkelanjutan.

Page 12 of 13 | Total Record : 126