cover
Contact Name
Muh. Isbar Pratama
Contact Email
isbarpratama@unm.ac.id
Phone
+6285399692435
Journal Mail Official
dedikasi@Unm.ac.id
Editorial Address
Kampus Gunungsari Baru, Jl. A.P. Pettarani Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29872510     DOI : -
Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a scientific multidisciplinary journal published by Program Studi Manajemen, Universitas Negeri Makassar. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows : a) Community Services, People, Local Food Security Nutrition and Public Health; b) Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; c) Community Empowerment, Social Access; d). Student Community Services; e). Education for Sustainable Development; f). Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 199 Documents
Sosialisasi Kesadaran Adil Gender dalam Perlindungan Anak: Upaya Pencegahan Kekerasan dan Diskriminasi di Masyarakat IPM Kota Batu Nuri Ayu Rahmawati; Oman Sukmana
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/nt2sbe51

Abstract

Kekerasan berbasis gender terhadap anak dan remaja merupakan masalah sosial yang serius di Indonesia. Minimnya pemahaman pelajar tentang bentuk-bentuk kekerasan, diskriminasi, dan prosedur pelaporan menjadi tantangan utama dalam upaya pencegahan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran pelajar Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Batu mengenai keadilan gender, perlindungan anak, pencegahan kekerasan berbasis gender, dan prosedur pelaporan. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Februari 2026 di Cafe Lacoco dengan melibatkan peserta dari anggota dan pengurus IPM tingkat SMP dan SMA se-Kota Batu. Metode kegiatan mencakup penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan refleksi bersama. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta tentang bentuk-bentuk kekerasan non-fisik, pentingnya prosedur pelaporan yang jelas, dan peran organisasi pelajar dalam pencegahan kekerasan. Kegiatan ini bersifat transformatif, tidak hanya memberikan pengetahuan tetapi juga mendorong perubahan kesadaran, sikap, dan keberanian peserta untuk mengambil tindakan dalam mencegah kekerasan dan mendukung korban. Kesimpulannya, pemberdayaan pelajar melalui edukasi gender dan perlindungan anak terbukti efektif dalam membangun generasi pelajar yang peduli terhadap keadilan dan perlindungan hak asasi manusia.
Pendampingan Pembelajaran Interaktif dalam Penguatan Karakter Religius Siswa di MA Nurul Huda Sedati Sidoarjo Laila Badriyah; Siti Kholidatur Rodiyah; Masfufah Masfufah; Mufaizah Mufaizah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/h6716993

Abstract

Islamic schools (madrasahs) play a strategic role not only in fostering students’ academic achievement but also in cultivating religious character as an essential foundation for navigating contemporary social challenges. However, learning practices that remain predominantly teacher-centered often limit student engagement, reducing opportunities for the meaningful internalization of religious values. In response to this issue, this community service program aimed to facilitate the implementation of interactive learning to enhance student participation and strengthen religious character among students at MA Nurul Huda Sedati Sidoarjo. The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving four stages: observation, planning, action implementation, evaluation, and reflection, with active collaboration between teachers and students throughout the process. Interactive learning strategies were implemented through group discussions, presentations, question-and-answer sessions, and contextual reflective activities integrated with religious values. The findings revealed a significant transformation in the learning process toward a more participatory, dialogic, and reflective environment, as evidenced by increased student involvement in discussions, greater confidence in expressing ideas, and improved collaborative skills. Furthermore, the program contributed to strengthening students’ religious character, reflected in the development of discipline, responsibility, mutual respect, and social awareness within classroom interactions. These findings indicate that interactive learning serves not only as an effective approach for enhancing student engagement but also as a meaningful medium for internalizing religious values and translating them into everyday attitudes and behaviors. Therefore, interactive learning assistance grounded in religious values can be considered a strategic and sustainable approach to supporting character education within the madrasah context.
PENINGKATAN LITERASI DIGITAL KESEHATAN MELALUI PEMANFAATAN APLIKASI MOBILE JKN PADA MASYARAKAT KECAMATAN CINA, KABUPATEN BONE Sensy Karnia; Nurul Fadilah Aswar; Rezky Amalia Hamka; Hasyim Hasyim; Ainul Hidayah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/qq97m843

Abstract

Pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan kesehatan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Mobile JKN merupakan aplikasi yang dikembangkan oleh BPJS Kesehatan untuk memudahkan peserta mengakses berbagai layanan, seperti informasi kepesertaan, antrean online, informasi iuran, riwayat pelayanan, perubahan data peserta, lokasi fasilitas kesehatan, dan pengaduan layanan JKN. Namun, masih terdapat masyarakat yang belum memahami penggunaan aplikasi tersebut secara optimal akibat rendahnya literasi digital kesehatan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi digital kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan infografis digital Panduan Mobile JKN di Kecamatan Cina, Kabupaten Bone. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif deskriptif dengan media utama berupa infografis digital. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang yang merupakan pengguna atau calon pengguna layanan JKN. Materi edukasi meliputi pengenalan Mobile JKN, langkah penggunaan aplikasi, fitur utama, layanan tambahan, dan tips keamanan penggunaan aplikasi. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner sederhana untuk mengetahui respons dan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa infografis digital membantu peserta memahami informasi mengenai Mobile JKN secara lebih mudah, ringkas, dan sistematis. Peserta yang sebelumnya hanya mengetahui fungsi dasar aplikasi mulai memahami berbagai fitur penting, seperti Info Peserta, Antrean Online, Info Riwayat Pelayanan, Perubahan Data Peserta, Info Iuran, Info Lokasi Faskes, dan Pengaduan Layanan JKN. Peserta juga memberikan respons positif terhadap media yang digunakan karena tampilannya menarik dan mudah dipahami. Kegiatan ini menunjukkan bahwa infografis digital merupakan media edukasi yang efektif untuk meningkatkan literasi digital kesehatan masyarakat serta mendorong pemanfaatan layanan JKN secara lebih mandiri.
Edukasi dan Penerapan Sistem Biaya Standar Sebagai Strategi Eliminasi Inefisiensi Produksi UMKM Aisyah Zarkasi; Khaerun Nisa SH; Andi Nurul Tenriwali Hasanuddin; Muh. Irshan Sachrir; Andi Reski Nurhikmah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cb63vy38

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan menerapkan sistem biaya standar sebagai strategi eliminasi inefisiensi produk pada UMKM. Mitra menghadapi permasalahan utama berupa ketidakefisienan penggunaan bahan baku karena tidak adanya takaran baku, ketiadaan target biaya tenaga kerja langsung, serta kesulitan mengendalikan biaya overhead yang dicatat secara agregat. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan sosialisasi partisipatif yang melibatkan pemilik usaha, perwakilan karyawan bagian produksi, dan karyawan bagian pencatatan bahan baku.  Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi berhasil meningkatkan pemahaman mitra secara signifikan. Kegiatan sosialisasi biaya standar efektif sebagai langkah awal membangun kapasitas manajerial UMKM menuju pengendalian biaya produksi yang lebih baik dan peningkatan profitabilitas berkelanjutan.
OPTIMALISASI LAHAN PEKARANGAN KELUARGA MELALUI SINERGI PROGRAM P2B DAN KEMANDIRIAN PANGAN DI KOTA PROBOLINGGO Siti Munifah; Amalia Juniarti
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/m2gp7k51

Abstract

Efforts to achieve national food self-sufficiency can begin by strengthening food security at the household level through the Nutritious Food Yard (P2B) program. This community service activity aims to optimize residential yards in Probolinggo City through synergy between academia, government, and the community. The method employed is a participatory approach involving a "Rembug Tani" (Farmer Forum) attended by 400 participants, followed by technical mentoring and evaluation of 14 beneficiary groups. Evaluation results show that 35.71% of the groups achieved the "Lestari" (Sustainable) category with aesthetic and productive management. The integration of crop cultivation and poultry farming has proven effective in creating organic fertilizer independence while increasing family income and nutrition. The P2B program effectively supports the Cheap Food Movement based on local resource
Pelatihan Pembuatan 20 Film Pendek Kepada Pemuda di Lembaga Latoa Kabupaten Maros Faizal Erlangga Makawi; Dedy Aswan; Ibrahim Arifin; Tangsi Tangsi; Fitriana Fitriana
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjm4sb39

Abstract

Pelatihan pembuatan film pendek kepada pemuda di Kabupaten Maros merupakan bagian terpenting dalam pengembangan bakat dan potensi sumberdaya manusia di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Film pendek memberikan manfaat yang besar berupa pelatihan keterampilan para pemuda, dan mengasa kreatifitas mereka. Dalam pelatihan ini, tim pengabdi memberikan tiga pendekatan utama yakni berupa pelatihan membuat film dengan melakukan workshop, dilanjutkan dengan pembuatan film pendek. Pada tahapan akhir adalah melakukan pemutaran film pendek sebanyak 20 film pendek yang merupakan hasil dari kegiatan ini. Pelatihan ini memberikan begitu banyak manfaat bagi para pemuda di Maros, dan juga bagi mitra lembaga Latoa di Maros. Tim pengabdi memberikan kontribusi baik ilmu pengetahuan dan juga teknologi yang dapat digunakan saat memproduksi film pendek. Pelatihan pembuatan 20 film pendek dilakukan guna memanfaatkan sumber daya manusia yang kompeten di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Peningkatan Literasi Keamanan Digital Bagi Pelaku UMKM Produk Hasil Perikanan Di Desa Mandalle Kecamatan Bajeng Barat Puput Kusuma Dewi; Mahrus Sabang; Sahban Nur; Abd. Rahmat Karim Haba
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/xq078575

Abstract

Digital transformation provides increasingly broad opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), including fishery-product MSMEs, to expand their market reach, improve business efficiency, and utilize various digital transaction services. However, this development is also accompanied by growing cybersecurity risks, such as online fraud, phishing, account hacking, personal data theft, and the misuse of digital information. These challenges are particularly significant for MSME actors who still have limited digital literacy and security awareness. This community service program aimed to enhance the knowledge, skills, and readiness of fishery-product MSME actors in Mandalle Village, Bajeng Barat District, in implementing digital security practices in their business activities. The program employed a participatory and educational approach consisting of four stages: needs identification and an initial survey accompanied by a pre-test, delivery of materials on digital security and the use of Artificial Intelligence, hands-on training, and mentoring and evaluation through a post-test. The initial observation indicated that approximately 85% of participants did not understand the basic concepts of secure digital transactions and had a relatively low level of awareness of various cyber threats. Following the educational and training activities, a comparison of the pre-test and post-test results across 10 indicators showed an improvement in participants’ understanding, particularly in recognizing cybercrime schemes, identifying suspicious messages and links, and understanding appropriate measures to mitigate digital risks. During the practical session, participants were able to implement several security measures, including creating stronger and unique passwords, enabling two-factor authentication on social media accounts and WhatsApp Business, and using GetContact to help identify suspicious phone numbers. The program also increased participants’ confidence in using social media and online transactions to support business development. Overall, the participatory and hands-on training approach was effective in improving the digital security literacy and practical skills of fishery-product MSME actors in Mandalle Village. Continued mentoring and periodic evaluation are still required to ensure that digital security practices are implemented consistently in their daily business activities.
Pendampingan Guru PAUD dalam Pembelajaran Matematika Dasar Berbasis Koding Plugged dan Unplugged dengan Dukungan Media Digital Interaktif Angri Lismayani; Nur Fadilah; Mariani Mariani; Rusmayadi Rusmayadi; A.Sri Wahyuni Asti; Fitriani Dzulfadhilah; Muhammad Isbar Pratama
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 04 Nomor 02 (November 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/61mm3f48

Abstract

Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), khususnya anggota IGTKI-PGRI Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, masih menghadapi keterbatasan dalam merancang pembelajaran matematika dasar yang inovatif dan berbasis bermain. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru PAUD dalam menerapkan pembelajaran matematika dasar berbasis koding plugged dan unplugged dengan dukungan media digital interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026, diikuti oleh 20 orang guru PAUD, melalui enam tahapan yaitu sosialisasi dan koordinasi awal, pelatihan perancangan pembelajaran kontekstual, pelatihan dan pendampingan praktik, penerapan teknologi, pendampingan-monitoring-evaluasi, serta tindak lanjut keberlanjutan program. Kegiatan koding unplugged menggunakan permainan Emoticon dan Spot It, sedangkan koding plugged dilaksanakan melalui pelatihan mendesain media pembelajaran interaktif menggunakan aplikasi ScratchJr dan GCompris. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman guru dari 50 (pretest) menjadi 78 (posttest), atau meningkat sekitar 56%. Kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam mengintegrasikan berpikir komputasional ke dalam pembelajaran matematika dasar berbasis bermain.
Pengembangan Kreativitas Mahasiswa KKN Melalui Hidroponik Kangkung dan Ecobrick di Desa Tanah Pinem Tetty Marlina Tarigan; Muhammad Rafiq Nasution; Indah Sukmawan; Indri Aisyah Simbolon; Mhd Alif Yassin; Siti Hawa Nabilla; Rayhana Mahfudza; Lisda Hamisah; Rangga Putra Nanda; Amrul Hifzi Harahap; Ikhsan Firmansyah Damanik
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 04 Nomor 02 (November 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/rchn7g23

Abstract

Kuliah Kerja Nyata, atau KKN, adalah salah satu wujud pengabdian mahasiswa kepada komunitas yang bertujuan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang didapat selama kuliah. Aktivitas ini juga berfungsi sebagai media bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kreativitas melalui program yang bermanfaat bagi komunitas serta lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana kreativitas mahasiswa KKN berkembang melalui program hidroponik dan penggunaan barang bekas (ecobrick) di Desa Tanah Pinem. Program hidroponik dilaksanakan dengan budidaya tanaman kangkung menggunakan metode hidroponik sebagai alternatif budidaya yang mudah dan bisa dilakukan di lahan yang terbatas. Di sisi lain, program ecobrick dilaksanakan dengan memanfaatkan barang bekas, terutama limbah plastik, sebagai material untuk membuat plang nama Desa Tanah Pinem. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu observasi, perencanaan, persiapan bahan dan alat, praktik pembuatan, serta evaluasi hasil dari kegiatan tersebut. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program hidroponik dan ecobrick dapat menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, kolaborasi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, program hidroponik dan ecobrick tidak hanya memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa, tetapi juga memberikan keuntungan bagi masyarakat melalui pelaksanaan kegiatan yang produktif, inovatif, dan ramah lingkungan.