cover
Contact Name
Muh. Isbar Pratama
Contact Email
isbarpratama@unm.ac.id
Phone
+6285399692435
Journal Mail Official
dedikasi@Unm.ac.id
Editorial Address
Kampus Gunungsari Baru, Jl. A.P. Pettarani Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 29872510     DOI : -
Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a scientific multidisciplinary journal published by Program Studi Manajemen, Universitas Negeri Makassar. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Ininnawa: Jurnal Pengabdian Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows : a) Community Services, People, Local Food Security Nutrition and Public Health; b) Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; c) Community Empowerment, Social Access; d). Student Community Services; e). Education for Sustainable Development; f). Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 196 Documents
Edukasi Komunikasi Digital Sehat Menjawab Tantangan Kecerdasan Buatan (AI) bagi Generasi Muda SMKN 10 Makassar Asrib, Ahmad Rifqi; Pratama, Nurul Hidayah; Haristo Rahman, Muhammad
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ykbjza40

Abstract

Perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang semakin masif di era digital membawa tantangan serius terkait etika dan pola komunikasi generasi muda, khususnya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang merupakan digital native sekaligus generasi produktif. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah edukasi komunikasi digital sehat berbasis partisipatif guna membangun literasi AI dan kesadaran etis penggunaan teknologi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap siswa SMKN 10 Makassar dalam berkomunikasi di ruang digital secara bertanggung jawab. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan edukasi berbasis ceramah interaktif, diskusi kelompok terfokus, simulasi kasus berbasis fenomena nyata, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan metode N-Gain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa partisipasi peserta sangat tinggi dengan kehadiran mencapai 100%. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman peserta yang signifikan dengan nilai N-Gain sebesar 0,724 dalam kategori tinggi. Peserta juga mampu mempraktikkan keterampilan verifikasi informasi, identifikasi hoaks, dan penggunaan AI secara etis secara mandiri, serta berkomitmen pada Pakta Komunikasi Digital Sehat. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan membantu mengatasi kendala pemahaman dan meningkatkan konsistensi praktik literasi AI di tingkat rumah tangga dan lingkungan sosial siswa. Dengan demikian, edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan keterampilan siswa SMK dalam komunikasi digital sehat berbasis AI serta berpotensi direplikasi di sekolah vokasi lainnya guna mempercepat pemerataan literasi digital generasi muda Indonesia.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Pembuatan Scrub Alami Berbasis Limbah Kulit Jeruk Bali di Kabupaten Pangkep Putri, Suriati Eka; Side, Sumiati; Perdana, Rini
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/q40tpk88

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam memanfaatkan limbah kulit jeruk bali menjadi produk scrub alami yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Kegiatan dilaksanakan pada kelompok ibu rumah tangga di Kelurahan Sapanang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan dengan melibatkan 20 peserta. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi kegiatan. Materi pelatihan difokuskan pada pengolahan kulit jeruk bali menjadi scrub alami melalui tahapan pengeringan, penghalusan, formulasi produk, dan pengemasan sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami proses pengolahan limbah kulit jeruk bali menjadi produk scrub alami secara mandiri. Produk yang dihasilkan memiliki tekstur yang baik, aroma khas jeruk, dan berpotensi dikembangkan sebagai produk usaha rumah tangga. Hasil evaluasi kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi dengan rata-rata skor sebesar 4,68 dari skala 5. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan limbah berbasis kimia hijau dan membuka peluang usaha berbasis bahan alam lokal. Dengan demikian, program pengabdian ini berkontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dan pemanfaatan limbah organik secara berkelanjutan.
Penguatan Manajemen Keuangan dan Tata Kelola Usaha Dalam Meningkatkan Kapasitas Ekonomi Budidaya Lobster Air Tawar  Pada BUMDes Bumi Paccellekang Sejahtera Kabupaten Gowa Asniwati, Asniwati; Nurhaedah, Nurhaedah; Hamka, Rezky Amalia; Kurniawan, Agung Widhi; Amin, A. Mustika
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/62pczy59

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan tata kelola usaha pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bumi Paccellekang Sejahtera Kabupaten Gowa yang bergerak dalam usaha budidaya lobster air tawar. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi lemahnya sistem pencatatan keuangan, belum optimalnya tata kelola usaha, rendahnya pemahaman penyusunan laporan keuangan sederhana, serta belum adanya perencanaan usaha yang sistematis dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2025 melalui metode ceramah, diskusi, pelatihan, simulasi, pendampingan, serta evaluasi kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan terdiri atas pengurus BUMDes, aparat desa, dan masyarakat yang terlibat dalam usaha budidaya lobster air tawar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait pencatatan arus kas, penyusunan laporan keuangan sederhana, pengendalian biaya produksi, serta penerapan tata kelola usaha berbasis transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, peserta mulai memahami pentingnya perencanaan usaha, pemetaan risiko usaha, dan strategi pemasaran budidaya lobster air tawar. Peningkatan pemahaman peserta terlihat dari hasil evaluasi yang menunjukkan peningkatan rata-rata skor post-test dibandingkan pre-test. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat desa karena pengelolaan usaha menjadi lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan. Penguatan manajemen keuangan dan tata kelola usaha terbukti menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan usaha budidaya lobster air tawar pada BUMDes Bumi Paccellekang Sejahtera Kabupaten Gowa. Kata Kunci: Manajemen Keuangan, Tata Kelola Usaha, BUMDes, Lobster Air Tawar, Pemberdayaan Ekonomi   ABTRACT This community service activity aimed to strengthen financial management and business governance capacity at BUMDes Bumi Paccellekang Sejahtera, Gowa Regency, which operates in freshwater lobster cultivation. The main problems faced by the partner institution included weak financial recording systems, suboptimal business governance, limited understanding of simple financial reporting preparation, and the absence of systematic and sustainable business planning. The program was conducted in March 2026 through lectures, discussions, training, simulations, mentoring, and evaluations using pre-tests and post-tests. Participants consisted of BUMDes administrators, village officials, and community members involved in freshwater lobster cultivation businesses. The results indicated an improvement in participants’ understanding of cash flow recording, simple financial reporting, production cost control, and governance based on transparency and accountability principles. Participants also gained insight into business planning, risk mapping, and marketing strategies for freshwater lobster cultivation. Evaluation results showed a significant increase in participants’ post-test scores compared to pre-test scores. This activity positively contributed to improving the economic capacity of the village community because business management became more organized, effective, and sustainable. Strengthening financial management and business governance proved to be an essential factor in supporting the sustainability of freshwater lobster cultivation businesses at BUMDes Bumi Paccellekang Sejahtera, Gowa Regency. Keywords: Financial Management, Business Governance, Village-Owned Enterprise, Freshwater Lobster, Economic Empowerment  
Pelatihan Pembuatan Sabun Padat Eco Enzyme untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pratiwi, Diana Eka; Djangi, Muh. Jasri; Jumrah, Elfira; Putri, Suriati Eka; Perdana, Rini
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/hm9fkn83

Abstract

The problem of household organic waste in Indonesia remains an environmental challenge that requires serious attention. Organic waste such as fruit and vegetable residues is generally not utilized optimally and is often disposed of directly, causing environmental pollution. One environmentally friendly effort to utilize organic waste is through the production of eco enzyme, which can be processed into economically valuable products such as solid soap. This community service activity aimed to improve the knowledge and skills of the community in Sapanang Village, Bungoro District, Pangkep Regency in producing eco enzyme-based solid soap while encouraging community economic independence. The implementation methods included socialization, education, hands-on practical training, mentoring, and evaluation. The results showed that participants demonstrated high enthusiasm during the training and were able to understand the process of making eco enzyme-based solid soap independently. In addition to increasing public awareness regarding the importance of organic waste management, this activity also created opportunities for home-based businesses using environmentally friendly products that have the potential to improve community income. Therefore, the eco enzyme-based solid soap training can serve as a form of community empowerment in supporting sustainable environmental management and improving the community’s economy
Kajian Statistik Penduduk Usia Produktif di Kabupaten Gowa: Menakar Potensi Bonus Demografi sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat Ayu Rahayu; Tampa, Alimuddin; Ikram, Muhammad; Ramdhani, Evi; Annisa, Nur; Ayu, Nurul Masyita; Amaliah, Putri
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dq2w4382

Abstract

Bonus demografi menggambarkan kondisi ketika jumlah penduduk berusia produktif (15–64 tahun) lebih besar dibandingkan dengan penduduk usia nonproduktif. Fenomena ini menjadi peluang strategis bagi suatu daerah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan proporsi penduduk usia produktif di Kabupaten Gowa serta meninjau implikasinya terhadap potensi bonus demografi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Gowa periode 2018–2024. Hasil analisis menunjukkan bahwa persentase penduduk usia produktif di Gowa sebesar 66,05% pada tahun 2018 dan sedikit menurun menjadi 65,66% pada tahun 2024. Sementara itu, rasio ketergantungan meningkat dari 51,41% menjadi 52,31%. Temuan ini mengindikasikan bahwa Kabupaten Gowa masih berada dalam fase bonus demografi, meskipun mulai menghadapi tantangan berupa meningkatnya beban penduduk nonproduktif. Dengan kebijakan pengelolaan yang tepat, kondisi tersebut dapat menjadi dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
SOSIALISASI PERNIKAHAN DINI: FAKTA, RISIKO, DAN PILIHAN CERDAS SISWA SMAN 1 TUMPANG KABUPATEN MALANG Ardiansyah, Adistya Eka Sis; Putri, Meri Hardiyanti; Putri, Theola Zevana; Sukmana, Oman
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tryd4m56

Abstract

Pernikahan dini menjadi polemik di masyarakat Indonesia, khususnya di daerah pedesaan. Berbagai faktor penyebab serta dampak negatif yang ditimbulkan menyebabkan urgensi pencegahan harus kontinyu dilakukan, salah satunya melalui kegiatan sosialisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan agar meningkatkan pemahaman dan pengetahuan siswa SMAN 1 Tumpang Kabupaten Malang tentang konsep dasar, faktor penyebab, dampak, perspektif hukum, serta pencegahan pernikahan dini melalui sosialisasi. Metode yang digunakan meliputi persiapan kegiatan, pelaksanaan kegiatan dengan metode ceramah interaktif, serta evaluasi berupa pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa secara signifikan dengan persentase peningkatan rata-rata sebesar 16,15%. Hasil persentase pre-test sebesar 75,95%, sedangkan post-test meningkat menjadi 92,1% dari 20 soal. Berdasarkan empat indikator tema materi, perspektif hukum mencatat peningkatan terbesar (32,31%), diikuti oleh konsep dasar (23,08%), pencegahan (10,77%), serta faktor penyebab & dampak (5,77%). Hasil tersebut merepresentasikan bahwa kegiatan sosialisasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai isu pernikahan dini dan berkontribusi dalam menciptakan ruang aman dan edukatif bagi siswa agar terhindar dari dampak pernikahan dini
Integrasi Kesehatan Lingkungan dalam Aktivitas Kebugaran sebagai Upaya Peningkatan Longevity Hammado, Nurussyariah; Ichsania, Nurul; Hammado, Nururrahmah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/0f3bvb45

Abstract

Environmental health plays a crucial role in supporting performance and longevity among athletes and fitness communities; however, its implementation remains suboptimal. This community service program aimed to improve awareness and healthy behavior through a participatory, community-based approach. A total of 25 participants were involved in an intervention integrating experiential learning, nudge-based strategies, and social norm reinforcement. The program began with environmental mapping of training areas, followed by interactive, practice-based education and behavior reinforcement through environmental modifications and community change agents. The intervention focused on equipment hygiene, air quality awareness, and hydration management. Evaluation was conducted qualitatively through observation and group reflection without pre–post testing. The results indicated improved understanding and behavioral changes, including consistent equipment cleaning and increased environmental awareness. Academically, these findings support the effectiveness of experience-based and environment-focused interventions in promoting sustainable health behavior. The program contributes to creating a healthier training environment and supports long-term well-being and longevity among physically active individuals.
Transformasi Digital Berbasis Kearifan Lokal sebagai Upaya Peningkatan Kesejahteraan Dosen di Bumi Minahasa Rudy H. W. Pardanus; Eliyah Acantha Manapa Sampetoding; Sabrina Wardatul Jannah Husain; Nikolas F. Wuryaningrat; Yulita Sirinti Pongtambing
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/4dfxxr31

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan memperkuat kapasistas dosen memperkuat kapasitas dosen melalui transformasi digital berbasis kearifan local Minahasa (Mapalus) untuk mendukung profesionalisme dan kesejahteraan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) ADAKSI DPC Universitas Negeri Manado (UNIMA) pada 16 Februari 2026 dengan pendekatan partisipatif-kolaboratif. Kegiatan diikuti oleh 58 dosen anggota aktif ADAKSI DPC UNIMA. Metode pelaksanaan meliputi empat tahap terintegrasi: penjaringan aspirasi, pembekalan materi digitalisasi/transformasi digital, persidangan perumusan program kerja, serta penyusunan dan finalisasi dokumen hasil rapat. Data kegiatan dianalisis secara kualitatif menggunakan analisis tematik terhadap notulen/aspirasi peserta untuk memetakan kebutuhan prioritas dan arah tindak lanjut program. Hasil menunjukkan aspirasi peserta terkonsentrasi pada penguatan ekosistem ilmiah (seminar/temu ilmiah, jurnal, penerbitan), penguatan layanan karier dan advokasi (pendampingan kepangkatan, tim advokasi), serta advokasi kesejahteraan (TUKIN dan penguatan tata kelola organisasi). Integrasi nilai Mapalus mendorong pengambilan keputusan secara kolektif, transparan, dan akuntabel sehingga transformasi digital diposisikan bukan sekadar adopsi alat, melainkan perbaikan proses kerja organisasi. Kegiatan ini menghasilkan rumusan program strategis dan dokumen rekomendasi yang dapat dijadikan pedoman penguatan kapasitas digital dan advokasi kesejahteraan dosen secara berkelanjutan di lingkungan UNIMA.
Efektivitas Game Based Learning Dalam Edukasi Bencana Alam Di SMP Negeri 1 Balocci Hudayah Sulaiman; Ramdani Sidik; A. Hardiyanti; Alwi Usra Usman; Reni Alfiyah
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/b59z6p37

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat kerentanan bencana alam yang tinggi sehingga edukasi mitigasi bencana perlu diberikan sejak usia sekolah. Namun, pembelajaran kebencanaan di sekolah masih cenderung bersifat teoritis dan kurang menarik sehingga pemahaman siswa belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan siswa melalui penerapan metode Game Based Learning dalam edukasi bencana alam di SMP Negeri 1 Balocci. Metode pelaksanaan meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan media permainan edukatif, pelaksanaan pembelajaran berbasis permainan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah siswa kelas VIII sebanyak 30 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa mengenai mitigasi bencana gempa bumi, banjir, kebakaran, dan angin puting beliung dengan rata-rata nilai meningkat dari 58,4 menjadi 84,7. Selain itu, siswa menunjukkan partisipasi aktif, kemampuan pengambilan keputusan darurat, serta peningkatan kesadaran risiko bencana. Kegiatan ini membuktikan bahwa Game Based Learning efektif sebagai pendekatan edukasi kebencanaan yang interaktif dan kontekstual di lingkungan sekolah. Dampak kegiatan terlihat pada meningkatnya kesiapsiagaan siswa dan terbentuknya budaya sadar bencana di sekolah.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Organik Metode Takakura pada Siswa Kuliner SMK Negeri 3 Malang untuk Mendukung Global Sustainability Muhammad Khalil; Eka Imbia Agus Diartika; Hikmah Hidayah; Alfi Sapitri; Ariani Agustini; Siti Maryam; Mimien Henie Irawati; Fatchur Rohman
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 04 Nomor 01 (Mei 2026)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/9kbqq484

Abstract

Permasalahan sampah organik yang terus meningkat memerlukan strategi pengelolaan berbasis sumber melalui pendekatan edukatif yang aplikatif dan berkelanjutan. Program keahlian kuliner di sekolah menengah kejuruan merupakan salah satu penghasil sampah organik yang potensial untuk dijadikan konteks pembelajaran pengelolaan limbah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan siswa melalui pelatihan pengelolaan sampah organik menggunakan metode Takakura sebagai upaya mendukung global sustainability. Kegiatan dilaksanakan pada 10 April 2026 di SMK Negeri 3 Malang dengan melibatkan 140 siswa kelas X jurusan kuliner. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi kebutuhan, edukasi konsep sustainability dan pengelolaan sampah, praktik langsung pembuatan komposter Takakura, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner terbuka. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 85,8 meningkat menjadi 96,25 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,74 (kategori tinggi). Selain peningkatan aspek kognitif, siswa juga menunjukkan keterampilan yang baik dalam mempraktikkan pembuatan komposter Takakura secara mandiri. Analisis kualitatif menunjukkan adanya perubahan orientasi sikap siswa dari pemahaman yang bersifat teknis menuju kesadaran yang lebih reflektif dan berorientasi pada kebiasaan menjaga lingkungan. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan pembelajaran vokasi dengan praktik keberlanjutan yang kontekstual, serta berpotensi mentransfer perilaku pengelolaan sampah organik dari lingkungan sekolah ke rumah tangga siswa. Program ini dapat menjadi model edukasi lingkungan berbasis sekolah vokasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.