cover
Contact Name
Munif Akbar
Contact Email
triwikrama325@gmail.com
Phone
+6285859888365
Journal Mail Official
triwikrama325@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Cendikia Pendidikan
  • sindorocendikiapendidikan
  • Website
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30256488     DOI : -
Sindoro: Cendikia Pendidikan. Jurnal ini terbit tiap bulan dalam setahun. Jurnal ini termasuk jurnal open acces yang memungkinkan penulis dari berbagai lintas dapat elaborasi untuk menulis di jurnal ini. Jurnal ini merupakan buah pemikiran dari terhadap bidang Ilmu khususnya Pendidikan. Jurnal ini menerima artikel Pendidikan, Pengajaran, Metode Pendidikan, Studi Kasus dalam Pendidikan, Media Pembelajaran
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,595 Documents
ANALISIS KEMAMPUAN BERFIKIR KREATIF PADA MATERI BUMI DAN TATA SURYA KELAS VIII DI MTsN 3 SIDOARJO Rohman, Fatkhur; Jariyah, Ita Ainun
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8402

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki oleh siswa untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Dalam pembelajaran sains, terutama pada materi Bumi dan Tata Surya, kemampuan ini dapat dikembangkan melalui pendekatan pembelajaran yang inovatif dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi Bumi dan Tata Surya. Berpikir kreatif merupakan salah satu kemampuan penting dalam pembelajaran abad ke-21, yang meliputi aspek fluency (kelancaran), flexibility (keluwesan), originality (keunikan), dan elaboration (perincian). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Metode penelitian yang digunakan yakni metode penelitian experiment serta desain penelitian pre-experimental design bentuk one-group pretest-posttest design. Digunakan populasi yang berasal dari siswa kelas VIII dan sampel penelitian ini ialah siswa kelas VIII berjumlah 30 siswa. Subjek penelitian adalah siswa tingkat menengah yang telah mempelajari materi Bumi dan Tata Surya. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan berpikir kreatif, wawancara, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kreatif siswa pada materi Bumi dan Tata Surya masih bervariasi, dengan dominasi pada aspek kelancaran dan keluwesan, sedangkan aspek keunikan dan perincian memerlukan pengembangan lebih lanjut. Faktor-faktor yang memengaruhi kemampuan berpikir kreatif meliputi pemahaman konsep, motivasi belajar, dan strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru. Rekomendasi penelitian ini adalah penerapan pendekatan pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis proyek dan pendekatan inkuiri, untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa secara menyeluruh.
PENERAPAN MODEL STAD UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MATERI SISTEM PERNAPASAN KELAS IV DI SDN 03 CIPAISAN Aida Indah Pertiwi; Nurul Hasna Haifa; Salma Nurhaliza Darmansyah; Wulan Sapitri; Wina Mustikaati
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8405

Abstract

ABSTRAK Keaktifan siswa dalam pembelajaran menjadi salah satu tantangan yang perlu diatasi guna meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran sistem pernapasan di kelas V SDN 03 Cipaisan, Kabupaten Purwakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Indikator keaktifan siswa meliputi partisipasi, keberanian bertanya, dan kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan STAD meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan, dengan 84% siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Namun, indikator bertanya masih menjadi tantangan, dengan 68% siswa tergolong pasif. Faktor keberhasilan meliputi pendekatan kolaboratif, motivasi ekstrinsik, dan stimulus awal positif. Model STAD terbukti efektif menciptakan suasana pembelajaran interaktif dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Untuk optimalisasi, disarankan strategi tambahan seperti scaffolding untuk meningkatkan kepercayaan diri dan aktivitas siswa dalam bertanya. Kata kunci: STAD, Keaktifan Pembelajaran, Siswa. ABSTRACT Student activity in learning is one of the challenges that needs to be overcome to improve the quality of education. This research aims to analyze the effectiveness of the Student Teams Achievement Division (STAD) type cooperative learning model in increasing student activity in learning the respiratory system in class V at SDN 03 Cipaisan, Purwakarta Regency. The research method uses a descriptive qualitative approach with data collection through observation, interviews, and documentation. Indicators of student activity include participation, courage to ask questions, and cooperation. The results showed that the implementation of STAD increased student participation significantly, with 84% of students showing high enthusiasm. However, asking for indicators is still challenging, with 68% of students classified as passive. Success factors include a collaborative approach, extrinsic motivation, and positive initial stimulus. The STAD model has proven effective in creating an interactive learning atmosphere and improving the quality of learning. For optimization, additional strategies such as scaffolding are recommended to increase students' confidence and activity in asking questions. Keywords: STAD, Learning Activeness, Students.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN IPAS PADA KURIKULUM MERDEKA DI SDN GUGUS IV KECAMATAN TEMON TAHUN AJARAN 2023/2024 Pancasari, Tri Dewi; Evitasari, Atika Dwi; Sugiyanta, Geyol
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8449

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) dalam Kurikulum Merdeka di SD Negeri Gugus IV Kecamatan Temon, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan strategi yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi perubahan ini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS telah direncanakan dan dilaksanakan sesuai pedoman Kurikulum Merdeka, meskipun aspek diferensiasi pembelajaran belum sepenuhnya tercermin. Tantangan utama yang dihadapi adalah rendahnya minat baca peserta didik, keterbatasan sarana prasarana, dan kesulitan guru dalam memilih media pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Strategi yang digunakan untuk mengatasi kendala ini mencakup penyelenggaraan kegiatan literasi, pemanfaatan media pembelajaran alternatif, dan penggunaan model pembelajaran aktif seperti Problem-Based Learning (PBL) dan Cooperative Learning. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya dukungan yang berkelanjutan untuk guru dalam bentuk pelatihan dan pengembangan sumber daya pendidikan, guna meningkatkan efektivitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar. Research This study aims to determine the implementation of learning and Social Sciences (IPAS) learning in the Merdeka Curriculum at SD Negeri Gugus IV in Temon Sub-district, as well as identifying the challenges faced and strategies used. Temon, as well as identifying the challenges faced and the strategies applied by teachers in dealing with these changes. applied by teachers in dealing with these changes. The research used descriptive qualitative approach with observation, interview, and documentation techniques. documentation. The results showed that IPAS learning has been planned and implemented according to the Merdeka Curriculum guidelines, although the differentiation aspect of learning has not been fully reflected.learning differentiation has not been fully reflected. The main challenges faced faced are students' low interest in reading, limited infrastructure and facilities, and teachers' difficulty in choosing learning media that suits the needs of students. learners' needs. The strategies used to overcome these obstacles include organizing literacy activities, utilizing alternative learning media, and the use of active learning models such as Problem-Based Learning (PBL) and Cooperative Learning. and Cooperative Learning. This research provides insight into the importance of the importance of ongoing support for teachers in the form of training and development of educational educational resources, in order to improve the effectiveness of IPAS learning at primary schools.
Bela Negara sebagai Soft Power Diplomasi Indonesia di Dunia Global Kusnila, Elok Dwi; Arumraksmi, Gisa; Sulaiman, Mochammad Hafidz; Susilo, Nur Joko; Suryanti; Ghozali, Imam
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8455

Abstract

Indonesia, di tengah persaingan global, mengadopsi pendekatan soft power sebagai strategi diplomasi untuk mempromosikan nilai-nilai nasional, budaya, dan pendidikan. Bela negara, yang mencakup nilai cinta tanah air, kesadaran berbangsa, kesetiaan pada Pancasila, dan pengorbanan demi bangsa, menjadi elemen kunci dalam memperkuat citra positif Indonesia secara internasional. Dengan metode penelitian kualitatif deskriptif berbasis studi literatur, penelitian ini menyoroti relevansi bela negara sebagai sarana diplomasi budaya dan pendidikan untuk menghadapi tantangan global. Temuan ini menunjukkan bahwa bela negara mampu memperkuat daya tarik global Indonesia melalui partisipasi generasi muda, diplomasi publik, dan penguatan identitas nasional. Oleh karena itu, strategi ini memampukan Indonesia untuk menjadi aktor yang dihormati di kancah internasional, menciptakan kerja sama global yang damai dan inklusif.
PROYEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) VS PENDIDIKAN KARAKTER? MENELAAH RELEVANSI DAN DAMPAKNYA BAGI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Raihana Aisyah; Putri Ardila Nurvitasari; Silvia Rizki Oktavia; Deni Zein Tarsidi
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8459

Abstract

Penelitian ini mengkaji relevansi dan dampak implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pendidikan Karakter pada peserta didik sekolah dasar. Penelitian bertujuan mengeksplorasi integrasi keduanya, strategi implementasi serta dampaknya pada perkembangan karakter dan kemampuan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dan literatur review. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam peneliatian ini adalah wawancara, observasi, serta studi dokumentasi terkait Integrasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pendidikan Karakter. Teknik analisis data dalam penelitian ii adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa Penerapan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pendidikan Karakter memberikan kontribusi dalam pengembangan dan pembentukkan karakter peserta didik seperti akhlak, kreativitas, dan tanggung jawab. Namun, di era ini implementasi Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dinilai lebih unggul dalam mengembangkan karakter peserta didik secara holistik karena menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Akan tetapi, keberhasilan program ini juga memerlukan pelatihan pendidik, perencanaan matang, dan dukungan sumber daya.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SISTEM UNTUK MENINGKATKAN KETERPADUAN PROGRAM PENDIDIKAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS SMA/MA Hutabarat, Lathifatun Nisa; Marbun, Lilis Juliyanty; Harahap, Cyndi Aulia Pangolangan
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendekatan sistem dalam meningkatkan keterpaduan program pendidikan di Sekolah Menengah Atas (SMA). Keterpaduan program pendidikan menjadi kunci dalam menciptakan pengalaman belajar yang holistik dan efektif bagi siswa. Pendekatan sistem yang diterapkan dalam penelitian ini melibatkan analisis komponen-komponen pendidikan, termasuk kurikulum, metode pengajaran, dan evaluasi, serta interaksi antara berbagai elemen tersebut.Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus di beberapa SMA yang telah menerapkan pendekatan ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendekatan sistem dapat meningkatkan keterpaduan program pendidikan dengan memperkuat kolaborasi antar guru, meningkatkan relevansi materi ajar, dan memfasilitasi pembelajaran yang lebih terintegrasi. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapan pendekatan ini, seperti resistensi terhadap perubahan dan kurangnya pelatihan bagi pendidik.Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengambil kebijakan dan praktisi pendidikan dalam merancang program yang lebih terintegrasi dan efektif di tingkat SMA.
PERAN VISI DAN MOTIVASI DALAM PERILAKU ORGANISASI Hakim, Manurul
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i8.8464

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran visi dan motivasi dalam mempengaruhi perilaku organisasi. Visi yang jelas dan motivasi yang tinggi merupakan dua faktor penting yang dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas anggota organisasi. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan wawancara mendalam dan observasi untuk memahami bagaimana visi organisasi dapat memotivasi individu, serta bagaimana motivasi tersebut berperan dalam membentuk perilaku organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa visi yang dimiliki oleh organisasi memberikan arah yang jelas dan menginspirasi anggota untuk bekerja lebih keras mencapai tujuan bersama. Motivasi terbagi menjadi motivasi intrinsik, yang bersumber dari kepuasan pribadi, dan motivasi ekstrinsik, yang terkait dengan insentif eksternal. Kedua jenis motivasi ini saling melengkapi dalam meningkatkan kinerja anggota organisasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa kelompok kerja memiliki peran besar dalam memperkuat komitmen individu terhadap visi organisasi, dengan dukungan sosial dan kerjasama yang terjalin antar anggota. Namun, tantangan muncul ketika visi organisasi tidak terkomunikasikan dengan jelas kepada semua anggota, yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian antara motivasi pribadi dan tujuan organisasi. Oleh karena itu, komunikasi yang efektif antara pimpinan dan anggota sangat penting untuk memastikan visi organisasi dapat dijadikan panduan dalam mencapai tujuan bersama. Kesimpulannya, peran visi dan motivasi sangat krusial dalam membentuk perilaku organisasi yang produktif dan terarah.
STUDI LITERATUR : IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DALAM MANAJEMEN KELAS UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN Maharani, Arinda; Meydi1, Sheilla Fallerina; Bektiarso, Singgih
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8466

Abstract

Artikel membahas penerapan model kooperatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran. Tujuan dari penulisan artikel ini ialah untuk mengidentifikasi berbagai model pembelajaran kooperatif yang telah diterapkan dalam manajemen kelas guna meningkatkan efektivitas pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode studi literatur (literature review), yang melibatkan pengumpulan dan analisis data dari beberapa sumber terkait . Hasil menunjukkan bahwa berbagai tipe model pembelajaran Kooperatif seperti Teams Games Tounament (TGT), Student Achievment Divisions (STAD), Numbered Heads Together (NHT), Qiuck on The Draw, jigsaw, dan Grup Investigation (GI) diidentifikasi dan dianalisis berdasarkan penelitian sebelumnya. Penelitian memperlihatkan bahwa model – model pembelajaran tersebut bisa meningkatkan keaktifan peserta didik, hasil belajar, dan interaksi sosial dalam kelas. Oleh karena itu, disarankan agar pendidik mengintegrasikan model pembelajaran kooperatif dalam praktik manajemen kelas untuk mencapai tujuan pembelajaran yang lebih efektif.
PENGARUH PENERAPAN MODEL INKUIRI DALAM PEMBELAJARAN IPS TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SD Muthmainah, Aisyah; Asshiba, Dita Amelia; Rante, Vivie Juliana; Marini, Arita; Yunus, Mahmud
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i7.8487

Abstract

This study aims to examine the impact of applying the inquiry-based learning model on student learning outcomes in Social Studies (IPS) at the elementary school level. The research employs a literature review method by analyzing various sources, including journals and academic writings. The findings reveal that implementing the inquiry model significantly enhances students' academic performance and critical thinking skills. Students engaged in inquiry-based learning achieved higher average scores compared to those taught using traditional methods. Additionally, this model fosters an engaging and contextually relevant learning environment. However, its success is influenced by student motivation, teacher competence, and the availability of resources. In conclusion, the inquiry-based learning model is an effective approach to improving the quality of Social Studies education at the elementary level, although optimized strategies are necessary to overcome existing challenges. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penerapan model pembelajaran inkuiri terhadap pencapaian hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Sekolah Dasar (SD). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kajian pustaka yang mencakup analisis berbagai literatur dari jurnal dan karya ilmiah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model inkuiri secara signifikan mampu meningkatkan hasil belajar siswa serta mengembangkan kemampuan berpikir kritis mereka. Siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan inkuiri mendapatkan nilai rata-rata yang lebih baik dibandingkan siswa yang belajar dengan metode tradisional. Selain itu, model ini menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan pengalaman nyata siswa. Namun, keberhasilan implementasi model inkuiri dipengaruhi oleh tingkat motivasi siswa, kompetensi guru, serta ketersediaan sarana dan prasarana. Kesimpulannya, model pembelajaran inkuiri merupakan pendekatan yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di tingkat SD, tetapi diperlukan strategi penerapan yang lebih optimal untuk mengatasi hambatan yang ada.
KURIKULUM MERDEKA: TANTANGAN DAN PELUANG BAGI GURU DALAM MEMBENTUK KARAKTER PROFIL PELEAJAR PANCASILA YANG UNGGUL PADA SISWA KELAS 6 DI SDN KUIN CERUCUK 4 Rofi Rihhadatul Aisya; Ahmad Suriansyah; Wahdah Refia Rafianti
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i8.8489

Abstract

Abstrak Kurikulum Merdeka merupakan inovasi baru dalam sistem Pendidikan Indonesia yang memberikan fleksibilitas kepada sekolah dan guru untuk menciptakan karakter yang unggul bagi siswa. Di sekolah dasar pembentukan karakter pada Kurikulum Merdeka yang disebut dengan Profil Pelajar Pancasila diharapkan dapat memberikan nilai karakter Pancasila yang unggul. Penelitian ini bertujuan untuk membahas tantangan dan peluang bagi guru dalam membentuk karakter profil pelajar Pancasila yang unggul pada siswa kelas 6 di SDN Kuin Cerucuk 4. Melalui metode analisis data berupa observasi dan wawancara pada guru, temuan ini menunjukkan bahwa dalam membentuk karakter profil pelajar Pancasila pada siswa, guru memiliki tantangan yang harus dihadapi selama proses pembelajaran, serta peluang yang didapat dalam pembentukan karakter siswa. Oleh karena itu, perlu adanya strategi yang inovatif dan kolaborasi yang kuat antara guru, siswa, dan orang tua dalam pembentukan karakter yang unggul di Kurikulum Merdeka. Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Karakter, Profil Pelajar Pancasila

Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 12 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 11 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 10 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 3 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 13 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 9 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 8 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 7 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 6 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 5 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 4 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 2 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2025): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 10 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 12 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 11 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 12 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 11 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 10 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 12 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 5 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 8 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 6 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 9 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 8 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 7 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 3 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 2 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 8 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 7 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 6 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 5 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 4 (2024): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 12 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 11 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 10 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 9 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 8 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 7 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 6 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 4 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 3 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2023): Sindoro: Cendikia Pendidikan More Issue