cover
Contact Name
Gusti muhammad Hidayatullah
Contact Email
stiappm@gmail.com
Phone
+6282251444434
Journal Mail Official
stiapppm@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bihman Villa No.123, Kecamatan Amuntai Tengah, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan
Location
Kab. hulu sungai utara,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Al Iidara Balad : Jurnal Administrasi Negara
ISSN : -     EISSN : 26858541     DOI : https://doi.org/10.36658/aliidarabalad
Core Subject : Social,
Governance, Leadership, Public organizations, Public policy, Public service, Management, Law ethics, Bureaucratic administration and government. Human resources.
Articles 270 Documents
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DI DESA GUHA KECAMATAN BATUMANDI KABUPATEN BALANGAN Azkia, Nurul; Raudah, Siti; Noorrahman, Moh. Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1749

Abstract

Keterlibatan warga merupakan fondasi utama dalam menjamin keberhasilan dan keberlanjutan program pembangunan desa. Penelitian kualitatif ini bertujuan untuk memotret dinamika partisipasi masyarakat di Desa Guha, Kabupaten Balangan, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Data dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap 13 informan, observasi, dan dokumentasi, dengan teknik triangulasi untuk menjaga kredibilitas hasil. Temuan lapangan menunjukkan bahwa tingkat partisipasi di Desa Guha masih tergolong rendah. Masyarakat belum terlibat secara menyeluruh, mulai dari tahap penggalian aspirasi hingga evaluasi hasil pembangunan. Kendala utama yang ditemukan meliputi minimnya akses informasi, sosialisasi yang kurang masif, serta lemahnya koordinasi antara perangkat desa dan warga. Meskipun wadah seperti musyawarah desa (Musrenbangdes) sudah tersedia, fungsinya belum optimal dalam menciptakan ruang yang inklusif. Guna mengatasi masalah ini, pemerintah desa disarankan untuk meningkatkan transparansi dan memperluas ruang dialog bagi semua lapisan masyarakat. Di sisi lain, warga diharapkan lebih proaktif dalam mengawal kebijakan desa. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk memperluas cakupan studi pada aspek kepemimpinan dan budaya lokal agar didapatkan strategi pembangunan yang lebih komprehensif dan partisipatif.
EFEKTIVITAS PROGRAM POS PEMBINAAN TERPADU (POSBINDU) DI DESA MURUNG JAMBU KECAMATAN PARINGIN SELATAN KABUPATEN BALANGAN Ulfah, Hairina; Arsyad, Muhamad; Oktavianty, Puteri Anggraini
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1750

Abstract

Program Posbindu di Desa Murung Jambu, Kabupaten Balangan, hadir sebagai inisiatif kesehatan berbasis masyarakat yang fokus pada deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 13 informan, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana program tersebut mampu mencapai tujuannya. Secara umum, efektivitas pelaksanaan dinilai cukup baik, terutama pada aspek ketepatan waktu dan kedisiplinan jadwal. Meski demikian, beberapa tantangan signifikan masih membayangi, seperti rendahnya partisipasi laki-laki usia produktif, minimnya pemahaman masyarakat, serta kendala teknis pada fasilitas fisik dan akurasi alat medis. Keberhasilan program ini sangat didukung oleh bantuan sarana dari pemerintah desa serta adanya layanan kesehatan gratis. Namun, untuk mencapai dampak yang lebih transformatif, diperlukan strategi edukasi yang lebih masif guna menghilangkan stigma ketakutan masyarakat terhadap pemeriksaan medis. Optimalisasi fasilitas penerangan dan kenyamanan ruang tunggu juga menjadi kunci agar target capaian kesehatan dapat terpenuhi secara maksimal.
EFEKTIVITAS SISTEM ONLINE SINGLE SUBMISSION (OSS) DALAM PROSES PERIZINAN USAHA DI DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Yanti, Patma; Hasbiyah, Saidah; Latifah, Latifah
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1751

Abstract

Fokus utama penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat Efektivitas Sistem Online Single Submission (OSS) dalam Proses Perizinan Usaha di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi pendukung maupun penghambatnya. Terdapat beberapa permasalahan dalam penerapan sistem OSS di Kabupaten Hulu Sungai Utara yaitu: OSS belum sepenuhnya diketahui oleh lapisan masyarakat, sebagian pelaku usaha mengalami kebingungan dalam penggunaan sistem OSS dan gangguan teknis pada!sistem OSS akibat terjadinya perubahan regulasi terbaru. Teknik pengumpulan data menerapkan metode deskriptif-kualitatif. Serta data dihimpun melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara bersama sembilan informan yang dipilih secara purposive sampling. Proses pengolahan data dalam penelitian ini melibatkan rangkaian tahapan yang dimulai dari reduksi data, pengorganisasian infromasi melalui penyajian data, hingga verifikasi akhir atau penarikan simpulan. Guna menjamin keabsahan temuan, peneliti menerapkan uji kredebilitas yang komprehensif, mencakup observasi berkelanjutan, pendalaman ketekunan, serta Teknik triangulasi. Selain itu, dilakukan pula pengecekan kasus negatif, penggunaan referensi pedukung, dan prosedur memberheck untuk memvalidasi hasil penelitian. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa pengoperasian OSS di wilayah tersebut telah berjalan dengan tingkat efektivitas yang cukup efektif. Penilaian ini didasarkan oleh yang pertama, keberhasilan program yang mempunyai indikator pengetahuan terhadap program dan indikator penerapan program yang kurang efektif. Kedua, keberhasilan sasaran yang mempunyai indikator target yang diharapkan cukup efektif dan indikator tahapan pengoperasian program kurang efektif. Ketiga, kepuasan terhadap program yang mempunyai indikator kepuasan terhadap program dan indikator kualitas program yang cukup efektif. Keempat tingkat input dan output yang mempunyai indikator sarana dan prasarana efektif dan indikator pertanggungjawaban cukup efektif. Kelima, pencapaian tujuan menyeluruh, yang mempunyai indikator transparansi efektif dan indikator penilaian terhadap program cukup efektif. Faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu, faktor pendukung terdiri pengadaan komputer baru dan penguatan jaringan internet. Faktor penghambat yaitu, sosialisasi tidak merata, rumitnya tahapan sistem OSS dan sulitnya akses masuk website OSS pasca update.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA PANTAI HAMBAWANG TIMUR KECAMATAN LABUAN AMAS SELATAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Rahmaniah, Siti; Sugianor, Sugianor; Husaini, M.
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1752

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menyebabkan volume sampah rumah tangga di wilayah perdesaan turut bertambah, sementara tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah masih relatif rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bentuk, tingkat, serta faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah di Desa Pantai Hambawang Timur, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah masih bersifat pasif dan terbatas pada aktivitas pembuangan sampah, dengan perilaku membakar, menimbun, serta tidak melakukan pemilahan sampah. Faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat meliputi tingkat pengetahuan, kesadaran lingkungan, kebiasaan masyarakat, serta dukungan dan keterlibatan pemerintah desa. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pendekatan berbasis partisipasi masyarakat yang mengintegrasikan penyediaan sarana dan prasarana, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA NOMOR 7 TAHUN 2016 TENTANG PENYELENGGARAAN KEBERSIHAN DAN KEINDAHAN LINGKUNGAN DI KECAMATAN AMUNTAI TENGAH, KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (Studi Kasus Sampah Khusus dalam Kebersihan Lingkungan) Kharisma, Zelfeno Nafs; Dharma, Agus Surya; Agustina, Eka Santi
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1753

Abstract

Semenjak ditetapkannya Perda No. 7 Tahun 2016, pelaksanaannya sampai saat ini masih kurang optimal khususnya dalam konteks sampah khusus. Permasalahan yang terlihat yakni: masih terdapat masyarakat yang menumpuk sampah khusus; dan masyarakat tidak menggunakan jasa Disperkim-LH untuk mengantar sampah khususnya ke TPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Perda tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan dengan studi kasus sampah khusus dalam kebersihan lingkungan serta faktor faktor yang mendukung maupun menghambat dalam implementasi tersebut di Kec. Amteng, Kab. HSU. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teori implementasi model Thomas B. Smith. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi secara tersamar atau terang-terangan, wawancara terstruktur, dan dokumentasi. Sumber data diambil melalui penarikan sampel secara purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 11 orang. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan Model Miles & Huberman meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan. Uji kredibilitas data pada penelitian ini meliputi perpanjangan pengamatan, meningkatkan ketekunan, triangulasi, menggunakan bahan referensi, dan member check. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa implementasi Perda tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan di Kec. Amteng, Kab. HSU dengan studi kasus sampah khusus dalam kebersihan lingkungan dikategorikan kurang baik. Adapun sub variabel yang sesuai dengan teori yakni: kebijakan yang diinginkan; dan faktor-faktor lingkungan. Sedangkan sub variabel yang tidak sesuai dengan teori yakni: kelompok sasaran; dan organisasi pelaksana. Adapun faktor yang mendukung dalam implementasi ini yakni adanya instruksi untuk saling bekerja sama dalam menangani permasalahan sampah oleh bupati dan wakil bupati Kab. HSU, sedangkan faktor yang menghambat dalam implementasi ini yakni: asumsi bahwa lebih urgent Perda tentang Pengelolaan Sampah dibandingkan dengan Perda tentang Penyelenggaraan Kebersihan dan Keindahan Lingkungan; tidak ada sosialisasi dari SKPD teknis (Disperkim-LH) terkait kebijakan ini; dan tidak ada evaluasi dari SKPD teknis (Disperkim-LH) terkait kebijakan ini. Saran dalam penelitian ini ditujukan kepada: Kepala Disperkim-LH; Kepala Satpol-PP & PK; masyarakat yang memiliki sampah khusus terutama yang rutin seperti usaha meubel dan sejenisnya; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab. HSU; dan penelitian yang akan datang.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN APARATUR DESA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI DESA SUNGAI HAJI KECAMATAN SUNGAI TABUKAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Alfiah, Alfiah; Berkatillah, Akhmad; Gunade, Djayeng Turano
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1754

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja pemerintahan desa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Kualitas pelayanan aparatur desa yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan aparatur desa terhadap kepuasan masyarakat di Desa Sungai Haji Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara serta untuk mengetahui besarnya pengaruh tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian eksplanatori. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Sungai Haji yang berjumlah 84 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan indikator kualitas pelayanan yang meliputi daya tanggap, kehandalan, jaminan, empati, dan bukti fisik pelayanan, serta indikator kepuasan masyarakat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan menggunakan pengukuran Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan variabel Kualitas Pelayanan Aparatur Desa (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) di Desa Sungai Haji Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan nilai signifikansi 0,000 (0,000 ˂ 0,05) dengan nilai t-statistic sebesar 25,283 yang berarti lebih besar dari t-table (2,628). Berdasarkan hasil uji nilai R-Square sebesar 0.739, yang berarti bahwa variabel Kualitas Pelayanan Aparatur Desa (X) dapat menjelaskan 73,6% variasi variabel Kepuasan Masyarakat (Y), sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa indikator daya tanggap, kehandalan, jaminan, empati, dan bukti fisik pelayanan memiliki peran penting dalam membentuk persepsi dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di tingkat desa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar pemerintah desa terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi informasi, serta evaluasi pelayanan secara berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
PERAN DINAS KETAHANAN PANGAN, PERTANIAN, DAN PERIKANAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SDM PETERNAK MELALUI PROGRAM KESEHATAN MASYARAKAT VETERINER (KESMAVET) DI DESA SUMBER REJEKI KECAMATAN JUAI KABUPATEN BALANGAN Jano, Noor Halimah; Hasbiyah, Saidah; Anshari, M. Ridha
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1755

Abstract

Program Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) merupakan pilar strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kesehatan nasional melalui pengawasan ternak yang ketat. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis pengendalian penyakit, tetapi juga berupaya mentransformasi kapasitas peternak agar lebih profesional. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif terhadap 13 informan yang dipilih secara purposive sampling, penelitian ini mengevaluasi sejauh mana program tersebut mencapai tujuannya. Hasil kajian menunjukkan adanya dinamika pada tingkat efektivitas pelaksanaan. Dari sisi regulasi, program ini dinilai kredibel karena kepatuhan terhadap SOP dan sinkronisasi administrasi yang baik. Namun, secara operasional, ditemukan kendala signifikan berupa sebaran pembinaan yang belum merata serta keterbatasan inovasi akibat minimnya fasilitas laboratorium dan tenaga medis. Rendahnya partisipasi peternak dan ketiadaan praktik lapangan langsung menyebabkan transfer pengetahuan menjadi kurang optimal. Selain itu, ketergantungan pada anggaran pemerintah pusat masih menjadi hambatan dalam kemandirian program di daerah. Untuk memperbaiki peranan instansi terkait, diperlukan strategi jemput bola melalui penyuluhan langsung di kandang dan penguatan monitoring penyakit musiman. Melibatkan peternak sukses sebagai figur percontohan (role model) sangat disarankan untuk mengubah kebiasaan konvensional yang sulit diubah. Pendekatan persuasif ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi komunitas peternak sehingga standar kesehatan hewan dan keamanan pangan dapat tercapai secara menyeluruh
KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN (PATEN) PADA KANTOR KECAMATAN HARUYAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH Norhafizah, Norhafizah; Baihaqi, Ahmad; Fakhri, Fakhri
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1756

Abstract

Pelayanan publik ialah fungsi utama pemerintah di mana harus dilaksanakan secara efektif, efisien, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan, pemerintah menerapkan kebijakan Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) sebagai bentuk inovasi pelayanan. Dalam pelaksanaannya masih menghadapi beberapa permasalahan, seperti keterbatasan sarana dan prasarana, belum optimalnya kinerja aparatur pelayanan, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap prosedur pelayanan yang berlaku. Studi ini bermaksud guna mengidentifikasi kualitas pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) serta faktor-faktor yang mempengaruhinya pada Kantor Kecamatan Haruyan Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Studi ini memakai pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilaksanakan lewat observasi, wawancara, serta dokumentasi dengan 13 informan di mana mencakup Camat, Sekretaris Camat, petugas pelayanan, serta masyarakat pengguna layanan PATEN. Analisis data dilaksanakan dengan model Miles dan Huberman di mana mencakup pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Temuan riset memperlihatkan jika kualitas pelayanan PATEN di Kantor Kecamatan Haruyan tergolong cukup baik, kualitas pelayanan yang sudah baik dapat di lihat pada respon pegawai, keramahan pegawai dan kebersihan ruangan. Adapun yang cukup baik yaitu ketepatan waktu pelayanan, akurasi pelayanan, dan petugas cukup baik melayani. Namun yang menjadi perhatian adalah sarana fisik perkantoran, tempat informasi dan ruang pelayanan. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan meliputi sarana dan prasarana, dan kurangnya kesadaran masyarakat mengenai persyaratan pelayanan. Dengan demikian, dibutuhkan strategi peningkatan kualitas pelayanan secara berkelanjutan lewat penguatan sarana dan prasarana pendukung pelayanan PATEN, seperti penyediaan fasilitas teknologi informasi yang memadai, perbaikan dan menjaga kenyamanan ruang tunggu, serta pemenuhan fasilitas ramah bagi kelompok rentan serta meningkatkan kinerja sesuai standar pelayanan.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI HULU SUNGAI UTARA NOMOR 24 TAHUN 2021 TENTANG PENGENDALIAN DAN PENGAWASAN PENDISTRIBUSIAN LPG 3 KG BERSUBSIDI SECARA TERTUTUP DI KECAMATAN DANAU PANGGANG KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA (STUDI KASUS: DESA LONGKONG DAN DESA BITIN) Lamiah, Lamiah; Arsyad, Muhamad; Urahmah, Nida
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1757

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena masalah yaitu: LPG 3 kg masih tidak tepat sasaran, lambatnya penyaluran LPG 3 kg, kurangnya sosialisasi dari pihak pemerintah mengenai LPG 3 kg, harga yang tidak sesuai dengan harga eceran tertinggi, kurangnya partisispasi masyarakat, tidak menggunakan kartu kendali. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penegakan Peraturan Bupati Hulu Sungai Utara Nomor 24 Tahun 2021, yang berkaitan dengan pengawasan dan pengelolaan distribusi terbatas LPG bersubsidi 3 kg di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara. Studi ini berfokus pada Desa Longkong dan Desa Bitin sambil meneliti faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi tersebut. Pendekatan kualitatif digunakan untuk investigasi ini. Berbagai metode pengumpulan data digunakan, termasuk wawancara, observasi, dan tinjauan dokumen. Data dikumpulkan melalui pengambilan sampel bertujuan yang melibatkan 12 informan. Setelah data dikumpulkan, data tersebut dianalisis dan diverifikasi kredibilitasnya dengan memperluas observasi, meningkatkan ketekunan, triangulasi data, memeriksa contoh tandingan, menggunakan bahan referensi, dan melakukan pengecekan anggota. Hasil dari penelitian ini kurang optimal. Terlihat dari indikator yang kurang optimal yaitu: adanya sosialisasi karena sosialisasi yang dilakukan pemerintah melalui surat edaran, kejelasan informasi kebijakan karena pemerintah tidak menjelaskan isi surat edaran secara keseluruhan, tujuan kebijakan karena masyarakat mampu masih membeli LPG 3 kg, kejelasan isi kebijakan karena pangkalan tidak paham isi surat edaran sehingga pangkalan melayani masyarakat mampu seperti PNS, keberhasilan implementasi karena pemerintah menyalurkan LPG 3 kg ke pangkalan masih kurang. Indikator yang cukup optimal yaitu: dukungan masyarakat karena dengan adanya distribusi LPG 3 kg sangat membantu masyarakat miskin, keterlibatan masyarakat karena masyarakat sangat terlibat dalam pengawasan saat pengambilan LPG 3 kg di pangkalan, koordinasi karena pemerintah melakukan koordinasi dengan pertamina terkait kouta LPG 3 kg. Faktor pendukung yaitu: adanya dukungan masyarakat, partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan kebijakan, koordinasi antarpemerintah dan pangkalan. Faktor penghambat yaitu: kurangnya kejelasan isi kebijakan, kurang sosialisasi, informasi kebijakan kurang jelas, kurangnya jumlah LPG 3 kg. Disarankan kepada Pemerintah agar meningkatkan sosialisasi kebijakan distribusi LPG 3 kg kepada Pangkalan, Pangkalan agar menyediakan papan informasi dan Masyarakat agar lebih memiliki rasa bersabar menunggu kedatangan LPG 3 kg.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT PDAM PT TIRTA AMANDIT (PERSERODA) IKK NEGARA KECAMATAN DAHA SELATAN Adawiah, Rabiatul; Hasbiyah, Saidah; Jumadi, Jumadi
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1758

Abstract

Studi ini menyoroti kinerja PT. Tirta Amandit IKK Negara di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang menghadapi berbagai isu operasional, mulai dari kualitas air, kelancaran distribusi, harga, hingga kerusakan infrastruktur. Penelitian bertujuan mengukur dampak mutu pelayanan terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Kecamatan Daha Selatan. Menggunakan metode kuantitatif deskriptif, data dikumpulkan dari 100 responden yang dipilih secara acak dari total populasi 19.247 pelanggan, kemudian dianalisis menggunakan SPSS 25. Hasil analisis menunjukkan korelasi yang kuat (0,813), di mana kualitas pelayanan berkontribusi signifikan sebesar 66,1% terhadap kepuasan masyarakat. Uji hipotesis memperkuat temuan ini dengan nilai signifikansi tinggi, yang berarti setiap peningkatan kualitas layanan secara nyata mendongkrak kepuasan pelanggan. Berdasarkan temuan tersebut, PDAM disarankan untuk segera melakukan peremajaan sarana, peningkatan kompetensi pegawai, serta perbaikan sistem komunikasi dan administrasi. Umpan balik dari masyarakat dan penelitian lanjutan mengenai variabel lain juga sangat direkomendasikan demi penyempurnaan layanan di masa depan.