cover
Contact Name
Roy Lamrun Sianturi
Contact Email
jurnalkolaborasisains@gmail.com
Phone
+6287870570931
Journal Mail Official
jurnalkolaborasisains@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bunga Sedap Malam IV No 8A, LK.VI. Kel. Sempakata, Kec. Medan Selayang, Medan, Provinsi Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan
ISSN : -     EISSN : 29645581     DOI : -
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] merupakan wadah untuk publikasi ilmiah dari hasil penelitian, Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] di kelola oleh CV. Utility Project Solution (UPS). Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] terbuka untuk umum dan dosen peneliti. Jurnal Sains dan Ilmu Terapan secara periodik menerbitkan publikasi sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Juni dan Bulan Desember. Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] menerima pengajuan naskah (submission) setiap hari setiap tahun. Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan [JukSIT] fokus dalam bidang sains dan ilmu-ilmu terapan, seperti Ilmu Teknik Kimia, Ilmu Pengolahan Sawit, Ilmu Teknik Mesin dan Manufaktur, Ilmu Mikrokontroller, Ilmu Teknik Elektro, Ilmu Teknik Sipil dan Bangunan, Ilmu Konversi Energi, Ilmu Teknik Industri, dll. Aplikasi dari suatu bidang ilmu atau penelitian yang bersifat aplikatif. Setiap naskah jurnal yang diterbitkan akan di review terlebih dahulu oleh Mitra Bestari.
Articles 118 Documents
Pendampingan Legalitas Usaha Melalui Pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal bagi UMKM di Kabupaten Blora Novita Yuliana; Rizka Fatkhin Nisa; Dwi Puji Ratnawati; Keke Tamara Fahira
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Legalitas usaha merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, masih banyak pelaku UMKM di Kabupaten Blora yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikasi halal akibat rendahnya literasi digital, keterbatasan pemahaman administratif, serta minimnya pendampingan teknis. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kebijakan pemerintah terkait legalitas usaha dan kemampuan UMKM dalam mengimplementasikannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas pendampingan legalitas usaha melalui pembuatan NIB dan sertifikasi halal bagi UMKM di Kabupaten Blora. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan pelaku UMKM secara aktif dalam tahapan sosialisasi, pendampingan pendaftaran NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS), pendampingan sertifikasi halal melalui skema self declare pada sistem SIHalal, serta monitoring dan evaluasi. Objek penelitian adalah pelaku UMKM di Kabupaten Blora yang mengikuti program pendampingan legalitas usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendampingan mampu meningkatkan pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya legalitas usaha, dengan tingkat keberhasilan penerbitan NIB mencapai 100% dan keberhasilan sertifikasi halal mencapai 83,33% pada program pendampingan yang dilaksanakan. Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan model pendampingan partisipatif yang mengintegrasikan aspek edukasi, pendampingan teknis, dan kolaborasi multipihak untuk mempercepat kepemilikan legalitas usaha. Dengan demikian, pendampingan legalitas usaha terbukti efektif dalam memperkuat daya saing, memperluas akses pasar dan pembiayaan, serta mendukung keberlanjutan UMKM di Kabupaten Blora.
Analisis Potensi Pulau Karampuang, Kabupaten Mamuju sebagai Kawasan Wisata Berbasis Ekowisata puti_mayvira almunawwara; Nashrah Arsyad; Usman
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Karampuang merupakan salah satu destinasi wisata bahari di Kabupaten Mamuju yang memiliki potensi sumber daya alam, budaya, dan sosial untuk mendukung pengembangan kawasan wisata berbasis ekowisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi Pulau Karampuang sebagai kawasan wisata berbasis ekowisata menggunakan pendekatan SWOT. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Data dianalisis menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi potensi kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pulau Karampuang memiliki potensi yang didukung oleh keberadaan pantai, terumbu karang, ekosistem mangrove, potensi budaya, serta partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan. Namun, masih terdapat keterbatasan pada aspek amenitas dan fasilitas pendukung wisata. Secara keseluruhan, Pulau Karampuang memiliki karakteristik yang mendukung sebagai kawasan wisata berbasis ekowisata. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam mendukung pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan.
Rancang Bangun Sistem Pemantauan pH dan TDS serta Kendali Sirkulasi Otomatis Air Kolam Renang Berbasis ESP32 IoT Made Nugraha; I Made Sastra Dwikiarta; Kadek Agus Mahabojana Dwi P
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas air kolam renang perlu dipantau secara berkala untuk memastikan kondisi air tetap berada dalam batas pengoperasian yang ditentukan. Penelitian ini bertujuan merancang dan menguji sistem pemantauan kualitas air serta kendali sirkulasi otomatis berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan mikrokontroler ESP32. Sistem dirancang untuk memantau parameter pH, Total Dissolved Solids (TDS), klorin yang diestimasi melalui Oxidation-Reduction Potential (ORP), dan alkalinitas, serta mengendalikan pompa DC berdasarkan nilai ambang pH. Untuk meningkatkan kestabilan pembacaan sensor analog, sistem menerapkan metode Median Filtering dan mengirimkan data secara real-time melalui platform Blynk sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Pengujian dilakukan selama 7 hari pada kolam renang berkapasitas 10.000 liter dengan membandingkan hasil pengukuran sistem IoT terhadap alat ukur standar. Analisis kuantitatif menggunakan tiga hari sampel, yaitu hari ke-1, ke-4, dan ke-7. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sensor pH memiliki MAPE sebesar 0,78% dengan MAE 0,06 dan RMSE 0,06, sedangkan sensor TDS memiliki MAPE 1,29% dengan MAE 7 mg/L dan RMSE 7,14 mg/L. Estimasi klorin berbasis ORP menghasilkan MAPE 3,07% dengan MAE 0,03 mg/L dan RMSE 0,04 mg/L, sedangkan alkalinitas memiliki MAPE 4,23% dengan MAE 5 mg/L dan RMSE 5 mg/L. Sistem kendali pompa berhasil merespons kondisi pH di luar ambang pengoperasian, yang ditunjukkan pada hari ke-4 ketika pH mencapai 7,92 dan pompa aktif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa purwarupa mampu menjalankan fungsi pemantauan dan kendali sirkulasi otomatis sesuai spesifikasi pada kondisi pengujian. Namun, keterbatasan jumlah sampel, durasi pengujian, dan penggunaan satu kondisi lingkungan menyebabkan hasil belum dapat digeneralisasi untuk penerapan operasional jangka panjang.
Analisis Kepuasan Pengguna Kamus Bahasa Jepang Mazii Menggunakan Model EUCS Diva Lia Ramadhani; Riana Safitri; Bayu Rizkya Pratama
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong adopsi masif aplikasi mobile sebagai media pembelajaran bahasa asing mandiri. Aplikasi Mazii, salah satu platform kamus bahasa Jepang terpopuler di Indonesia dengan lebih dari 1 juta unduhan di Google Play Store, belum tentu menjamin kepuasan seluruh penggunanya meski unduhannya tinggi. Penelitian ini menganalisis kepuasan pengguna aktif Mazii menggunakan kerangka End-User Computing Satisfaction (EUCS) melalui kuesioner Likert lima poin. Dari 74 respons awal, disaring berdasarkan kriteria inklusi (WNI, durasi pemakaian ≥3 bulan, frekuensi minimal "beberapa kali seminggu") menjadi 48 responden, dan setelah data cleaning diperoleh 45 responden valid yang dianalisis menggunakan PLS-SEM berbasis Python. Kelima dimensi EUCS secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan pengguna (R² = 0,778), namun secara parsial hanya Content (β = 0,586; p = 0,000) dan Accuracy (β = 0,252; p = 0,050) yang signifikan; Format, Ease of Use, dan Timeliness tidak signifikan. Uji HTMT menunjukkan 7 dari 15 pasangan konstruk gagal validitas diskriminan (HTMT > 0,90), mengindikasikan tumpang tindih konseptual antar dimensi EUCS sebagai keterbatasan metodologis, meski ukuran sampel (n = 45) telah memenuhi ambang minimum statistical power analysis (n ≥ 45). Temuan ini diharapkan menjadi acuan empiris bagi pengembang Mazii dalam memprioritaskan kelengkapan konten dan keakuratan informasi sebagai dua faktor paling konsisten memengaruhi kepuasan pengguna
Studi Komparatif Kinerja Seismik Gedung 13 Lantai RC-SW dan USPSW-CFST Berbasis Analisis Respons Spektrum di Surabaya Ifarrel Rachmanda Hariyanto; Yuyun Tajunnisa; Buntetriana Shanti; Kohar Yudoprasetyo; Moh. Safii Mansur; Yosi Noviari Wibowo; Moh. Fadhlan Rosyidi
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.1.246

Abstract

Bangunan bertingkat memerlukan sistem penahan gaya lateral yang mampu mengendalikan simpangan dan tetap efisien terhadap berat struktur. Penelitian membandingkan struktur eksisting gedung perkuliahan 13 lantai setinggi 56 m di Surabaya yang menggunakan portal momen beton bertulang dengan reinforced-concrete shear wall dan struktur modifikasi yang menggunakan USPSW dengan kolom CFST. Analisis dilakukan dengan pemodelan tiga dimensi dan respons spektrum sesuai SNI 1726:2019. Hasil analisis digunakan untuk memeriksa panel USPSW, elemen batas, sambungan, pondasi tiang, serta biaya material. Berbeda dengan penelitian terdahulu yang umumnya meninjau perilaku panel atau elemen secara terpisah, penelitian ini membandingkan respons struktur, kapasitas elemen utama, pondasi, dan biaya pada satu objek gedung. Hasil menunjukkan partisipasi massa kedua model lebih dari 99%. Periode fundamental turun dari 1,76 s menjadi 1,61 s dan berat model berkurang 28,15%. Simpangan maksimum arah Y turun 20,9%, sedangkan arah X naik 8,3% namun masih memenuhi batas izin. Pada model modifikasi tanpa shear wall, simpangan maksimum mencapai 64,34 mm pada arah X dan 54,59 mm pada arah Y, sedangkan setelah USPSW dipasang turun menjadi 24,21 mm dan 22,71 mm. Panel kritis menggunakan pelat 4,8 mm dengan rasio kebutuhan-kapasitas 0,72, sedangkan rasio interaksi EBV CFST sebesar 0,91. Pondasi modifikasi menggunakan spun pile D600 mm sepanjang 36 m dan memenuhi pemeriksaan yang dilakukan. Biaya struktur bawah turun 7,51%, tetapi biaya material total meningkat sekitar 160% dari Rp37,01 miliar menjadi Rp96,24 miliar. Dari hasil tersebut, USPSW-CFST dapat mengurangi berat struktur dan simpangan arah Y, tetapi belum memberikan hasil yang lebih baik pada seluruh parameter dan biaya.
Hubungan Usia dan Paritas dengan Keparahan Mioma Uteri di RSUD di Kwaingga, Keerom, Papua Ferdinant Martinus Djawa; Elieser Elieser; Trajanus Laurens Jembise; Dais Iswanto
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.1.275

Abstract

Mioma uteri merupakan tumor jinak uterus yang dapat menimbulkan manifestasi klinis dengan tingkat keparahan yang berbeda. Bukti mengenai faktor yang berhubungan dengan keparahan pada rumah sakit daerah di Papua masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan usia dan paritas dengan tingkat keparahan mioma uteri pada pasien rawat inap di RSUD Kwaingga, Kabupaten Keerom, periode 2020–2025. Penelitian menggunakan desain observasional analitik retrospektif berbasis rekam medis dengan total sampling terhadap 90 kasus yang memenuhi kriteria. Data dianalisis secara deskriptif dan bivariat menggunakan Fisher’s exact test untuk usia dan uji chi-square untuk paritas dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Kelompok usia >40 tahun merupakan kelompok terbesar (58,9%), multipara 53,3%, dan kasus tidak parah 73,3%. Usia berhubungan secara bermakna dengan tingkat keparahan mioma uteri (p<0,001), sedangkan paritas tidak menunjukkan hubungan bermakna (p=0,188). Pada kelompok usia >40 tahun, proporsi kasus parah mencapai 43,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa pada populasi yang diteliti, variasi keparahan lebih terkait dengan usia dibandingkan paritas. Penelitian menyediakan bukti lokal mengenai karakteristik pasien mioma uteri di rumah sakit daerah Papua dan dapat menjadi dasar pengembangan penelitian dengan variabel klinis dan patologis yang lebih lengkap.
Prospek Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Pendapatan Petani di Provinsi Riau dalam Perspektif Makroekonomi Mailisa Mailisa; Syikhristani Syikhristani
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.1.281

Abstract

Kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis bagi perekonomian Provinsi Riau karena berperan sebagai sumber pendapatan petani, penggerak ekonomi daerah, penyedia lapangan kerja, serta penopang ekspor berbasis komoditas. Namun, prospek perkebunan kelapa sawit tidak dapat hanya dinilai dari luas areal dan kenaikan harga tandan buah segar, melainkan juga perlu dianalisis dalam konteks makroekonomi, khususnya inflasi dan nilai rupiah. Inflasi memengaruhi pendapatan riil petani melalui kenaikan harga kebutuhan rumah tangga dan biaya produksi, sedangkan pelemahan rupiah dapat memberikan efek ganda: di satu sisi meningkatkan nilai rupiah dari komoditas ekspor seperti minyak sawit mentah, tetapi di sisi lain menaikkan biaya input impor seperti pupuk, pestisida, alat produksi, bahan bakar, dan biaya logistik. Artikel ini bertujuan menganalisis prospek perkebunan kelapa sawit dalam meningkatkan pendapatan petani di Provinsi Riau ditinjau dari inflasi dan nilai rupiah saat ini. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan menelaah data statistik resmi, laporan lembaga pemerintah, artikel ilmiah, kebijakan perkebunan, serta publikasi ekonomi terkini
Perlindungan Hukum Jurnalis Warga Pasca Perubahan UU ITE: Analisis Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024 Budi Hermanto; M. Saidi Azuhar; Sudianto Sudianto; Afrinaldy Rustam; Ahmad Ghozali
Jurnal Kolaborasi Sains dan Ilmu Terapan Vol. 5 No. 1.1 (2026): SPECIAL ISSUE
Publisher : Utiliti Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69688/juksit.v5i1.1.284

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah cara informasi diproduksi, didistribusikan, dan diakses masyarakat serta mendorong berkembangnya jurnalisme warga (citizen journalism). Kondisi ini menimbulkan persoalan hukum mengenai kedudukan dan perlindungan jurnalis warga dalam menggunakan kebebasan berekspresi, khususnya terhadap potensi penerapan ketentuan pencemaran nama baik dalam hukum informasi dan transaksi elektronik. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan dan perlindungan hukum jurnalis warga dalam publikasi informasi melalui media sosial serta implikasi Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 105/PUU-XXII/2024 terhadap kebebasan berekspresi. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Bahan hukum meliputi UUD NRI Tahun 1945, UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, UU Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua UU ITE, serta Putusan MK Nomor 105/PUU-XXII/2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jurnalis warga tetap memiliki hak konstitusional untuk memperoleh dan menyebarluaskan informasi meskipun tidak berstatus sebagai wartawan profesional. Namun, kebebasan tersebut dibatasi oleh kewajiban menghormati hak dan reputasi orang lain. Putusan MK tersebut mempertegas bahwa kritik terhadap lembaga publik atau jabatan tidak secara otomatis merupakan pencemaran nama baik terhadap individu. Dengan demikian, penegakan hukum terhadap jurnalis warga harus dilakukan secara proporsional dengan membedakan kritik yang sah dari serangan terhadap kehormatan individu.

Page 12 of 12 | Total Record : 118