cover
Contact Name
Dedy Aswan
Contact Email
dedy.aswan@gmail.com
Phone
+6281355204622
Journal Mail Official
pt.ininnawaparamacitraedukasi@gmail.com
Editorial Address
Jalan Jipang Raya komplek Bumi Palem P-23
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Paramacitra : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 30265649     DOI : https://doi.org/10.62330/pjpm
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat is a scientific multidisciplinary journal published by PT Ininnawa Paramacitra Edu. It is in the national level that covers a lot of common problems or issues related to community services. The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows : a) Community Services, People, Local Food Security Nutrition and Public Health; b) Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; c) Community Empowerment, Social Access; d). Student Community Services; e). Education for Sustainable Development; f). Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 111 Documents
Implementasi Deep Learning melalui Pembelajaran Bermakna berbasis Proyek di Sanggar Kegiatan Belajar 33 Jakarta Zulfa Anis, Anggita; Mita Septiani; Resti Utami; Greria Tensa Novela; Rifda Nadiva; Syifa Aulia Usman; Ratri Mei Setiasih; Avila Elviana Putri
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.338

Abstract

Penerapan deep learning di SKB 33 Jakarta menjadi urgensi karena satuan ini melayani warga belajar dari latar belakang yang beragam. Namun, keterbatasan pamong dalam merancang pembelajaran aktif dan kontekstual menjadi kendala dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (PKM-KKN) Universitas Negeri Jakarta pada 27 Mei 2025 di SKB 33 Jakarta, program ini bertujuan memperkuat kapasitas pamong melalui pendekatan project-based learning (PjBL). Kegiatan terdiri atas lima tahap: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pamong dalam menyusun RPP berbasis deep learning, dengan nilai rata-rata 88 dan tingkat kepuasan peserta tergolong “Amat Puas” (rerata 3.46). Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan pamong, tetapi juga mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4 tentang pendidikan berkualitas. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi bentuk nyata kontribusi pendidikan tinggi dalam transformasi pembelajaran nonformal yang kontekstual dan bermakna.
GENIUS: EDUKASI KESEHATAN IBU DAN ANAK BERBASIS PANGAN LOKAL UNTUK MENINGKATKAN ASUPAN NUTRISI PADA MASYARAKAT DI KELURAHAN SIBATUA KABUPATEN PANGKAJENE Sirinti Pongtambing, Yulita; Nurfalia Harfah; Andi Atssam Mappanyukki
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.369

Abstract

Permasalahan stunting masih menjadi isu kesehatan yang serius di Indonesia, termasuk di wilayah Kelurahan Sibatua, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa tingginya angka stunting di wilayah ini berkaitan erat dengan rendahnya pengetahuan gizi ibu serta rendahnya pemanfaatan bahan pangan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam penyusunan menu bergizi seimbang melalui program GENIUS (Gerakan Nutrisi Ibu dan Anak Unggul dengan Sumber Lokal). Metode pelaksanaan mencakup lima tahapan, yaitu identifikasi masalah, perancangan edukasi kesehatan ibu dan anak, koordinasi lintas sektor, pengembangan menu berbasis bahan lokal, serta pendampingan pembuatan menu bergizi. Kegiatan edukasi dilakukan secara tatap muka dengan dukungan platform digital sebagai media pembelajaran tambahan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan gizi dan keterampilan ibu dalam mengolah bahan pangan lokal seperti ikan, daun kelor, dan umbi-umbian menjadi menu sehat bagi anak. Koordinasi lintas sektor dengan Pemerintah Kelurahan, Puskesmas, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pertanian turut memperkuat keberhasilan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat menuju kemandirian gizi keluarga serta menjadi model intervensi edukatif yang berkelanjutan dalam upaya percepatan penurunan stunting di tingkat daerah. Kata Kunci: GENIUS, Kesehatan Ibu dan Anak, Gizi Masyarakat, Pengabdian, Sibatua
Pelatihan Implementasi Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran Sosiologi untuk Penguatan Kompetensi Guru MGMP Sosiologi DKI Jakarta Arriany, Ike; Septiandini, Devi; Suyuti; Malik, M. Raihan Aditya; Lutfi, mohammad
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.373

Abstract

Penerapan pendekatan deep learning dalam pembelajaran sosiologi merupakan upaya strategis untuk mewujudkan pembelajaran yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menyenangkan (joyful). Pendekatan ini menekankan keterlibatan siswa secara aktif dalam memahami konsep sosiologi secara mendalam dan kontekstual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memperkuat kompetensi guru sosiologi yang tergabung dalam MGMP Sosiologi DKI Jakarta agar mampu mengimplementasikan deep learning dalam pembelajaran. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan daring, dan pendampingan reflektif yang diikuti oleh 60 guru sosiologi. Data dikumpulkan melalui pre–test dan post–test serta refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman guru tentang prinsip dan penerapan pembelajaran mendalam, disertai motivasi yang meningkat untuk mengintegrasikan teknologi dalam kegiatan belajar. Luaran kegiatan meliputi publikasi ilmiah, video dokumentasi, dan e-modul ajar digital berbasis deep learning yang dapat diakses melalui https://heyzine.com/flip-book/edc042e8b6.html. . Kata Kunci: Pelatihan, Deep Learning, Pembelajaran Sosiologi, Kompetensi Guru, MGMP
PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM MENCEGAH PERGAULAN BEBAS BAGI REMAJA BTN MINASA UPA KECAMATAN RAPPOCINI KOTA MAKASSAR Selfa Afia; Ayu Janianti Yusuf
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.381

Abstract

Pergaulan bebas merupakan perilaku menyimpang yang melanggar norma sosial dan moral yang berlaku di masyarakat. Fenomena ini kerap muncul di wilayah perkotaan besar, termasuk Kota Makassar. Tujuan kegiatan penyuluhan di BTN Minasa Upa adalah mencegah terjadinya pergaulan bebas melalui pendidikan karakter, pemilihan teman dan lingkungan yang positif, serta kesadaran diri akan nilai dan harga diri. Berdasarkan hasil observasi terhadap warga, ditemukan adanya beberapa remaja yang pernah terlibat dalam perilaku pergaulan bebas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, dokumentasi, dan pendekatan deskriptif. Upaya pencegahan dilakukan melalui sosialisasi kepada remaja, pendekatan personal, serta penguatan pendidikan karakter. Pendidikan karakter berperan penting dalam menanamkan nilai moral, etika, dan tanggung jawab sehingga membentuk kepribadian yang kuat serta kemampuan mengambil keputusan sesuai norma sosial. Dengan pemahaman diri dan lingkungan yang baik, remaja diharapkan mampu berpikir kritis, mengelola emosi, dan menolak pengaruh negatif. Keberhasilan pendidikan karakter sangat dipengaruhi oleh sinergi antara pendidik, keluarga, dan lingkungan sekitar. Orang tua memiliki peran sentral dalam memberikan bimbingan dan dukungan moral kepada anak. Selain itu, pendidikan agama menjadi fondasi utama dalam membentuk keimanan, disiplin, dan karakter mulia agar remaja memiliki pegangan spiritual yang kuat untuk menghadapi tantangan globalisasi serta terhindar dari perilaku menyimpang seperti pergaulan bebas.
PENDAMPINGAN PENGEMBANGAN BUKU AJAR CETAK BELAJAR MENDALAM UNTUK GURU SD DI KOTA BEKASI Siregar, Eveline; Septiani, Mita; Utami, Resti; Diens, Nur Azmi Afifah; Andinnari, Shaffiya Rasidha
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.385

Abstract

Abstrak : Kurikulum Merdeka menekankan pentingnya pembelajaran yang fleksibel, bermakna, dan menyenangkan, dengan mengedepankan pendekatan belajar mendalam (deep learning). Namun, masih banyak guru sekolah dasar yang mengalami kesulitan dalam mengimplementasikan pendekatan ini, terutama dalam pengembangan buku ajar cetak yang kontekstual dan sesuai kebutuhan peserta didik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru SD di Kecamatan Bekasi Barat dalam menyusun buku ajar cetak yang memfasilitasi belajar mendalam. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta pelatihan mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam mengembangkan buku ajar cetak yang mengintegrasikan pendekatan belajar mendalam (deep learning) yaitu meaningful learning, mindful learning, dan joyful learning. Evaluasi reaksi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi terhadap pelatihan, sedangkan hasil post-test mencerminkan peningkatan pemahaman peserta secara signifikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kompetensi profesional guru dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar. Kata kunci: Kurikulum Merdeka, Buku Ajar Cetak, Belajar Mendalam, Pelatihan Guru SD, Pengabdian Masyarakat Abstract: The Merdeka Curriculum emphasizes the importance of flexible, meaningful, and enjoyable learning by prioritizing a deep learning approach. However, many elementary school teachers still face challenges in implementing this approach, particularly in developing contextual printed textbooks that meet students’ needs. This community service activity aimed to provide assistance to elementary school teachers in the West Bekasi District in designing printed textbooks that facilitate deep learning. The evaluation results indicated an improvement in participants’ knowledge and skills in developing printed textbooks that integrate elements of deep learning, namely meaningful learning, mindful learning, and joyful learning. Reaction evaluation showed a high level of satisfaction with the training, while post-test results reflected a significant increase in participants’ understanding. This activity serves as an initial step in strengthening teachers’ professional competencies and supporting the implementation of the Merdeka Curriculum at the elementary school level. Keywords: Merdeka Curriculum, Printed Textbook, Deep Learning, Teacher Training, Community Service
Membangun Kesadaran Etika Digital melalui Pelatihan ‘Bijak dan Cerdas Menggunakan AI’ di Kalangan Mahasiswa Teknologi Pendidikan FIP UNM Syah, Maenuddin Bustanil; Sella Mawarni; Aswan, Dedy; Nur Eva Yanti; Nuraini Yusuf
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.387

Abstract

Pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) telah memunculkan tantangan etis baru dalam lingkungan akademik, khususnya di kalangan mahasiswa Teknologi Pendidikan yang cenderung memanfaatkan AI tanpa mempertimbangkan aspek keaslian dan tanggung jawab ilmiah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan etis mahasiswa dalam menggunakan AI secara bijak melalui pelatihan bertema “Bijak dan Cerdas Menggunakan AI.” Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan pendekatan partisipatif dan reflektif, melibatkan 111 mahasiswa sebagai peserta. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, diskusi, praktik terbimbing, serta refleksi etis terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan pelatihan yang tinggi, dengan rata-rata capaian peserta sebesar 86%, di mana indikator tertinggi adalah pemahaman etika digital (100%) dan kesadaran terhadap keaslian karya akademik (95%). Sementara itu, aspek pemahaman risiko penyalahgunaan AI (65%) dan perumusan panduan etika pribadi (70%) masih memerlukan penguatan lanjutan. Kegiatan ini berimplikasi pada perlunya pengembangan kurikulum literasi AI yang menyeimbangkan keterampilan teknis dengan nilai etika dan pedagogis, guna membentuk ekosistem akademik yang berintegritas, reflektif, dan humanistik di era kecerdasan buatan.
FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD): MENELUSURI JEJAK DALAM MENAFSIR BRANKAS KUNO MUSEUM KOTA MAKASSAR Andi Ima Kesuma; Diah Nadiatul Jannah; St Junaeda; Indriani; Rijal, Muh
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.391

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk mengidentifikasi latar historis dan simbolik brankas kuno LIPS-DORDRECHT yang menjadi koleksi penting di Museum Kota Makassar, serta merumuskan strategi pengelolaan dan konservasi yang berkelanjutan. Brankas ini merupakan peninggalan masa kolonial Belanda yang digunakan oleh lembaga keuangan seperti De Javasche Bank pada abad ke-19, dan merepresentasikan perkembangan teknologi keamanan sekaligus simbol kekuasaan ekonomi kolonial. Melalui pendekatan partisipatif dan kolaboratif dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan akademisi, sejarawan, pengelola museum, dan Dinas Kebudayaan Kota Makassar, kegiatan ini berupaya menelusuri konteks historis, teknis, dan simbolik dari brankas tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa brankas LIPS-DORDRECHT memiliki nilai historis tinggi sebagai artefak industri kolonial dan simbol perlindungan kekayaan pada masa Hindia Belanda. Kondisi fisiknya masih utuh, namun mengalami korosi ringan akibat penuaan material. FGD merekomendasikan penerapan prinsip konservasi non-invasif (minimal intervention), dokumentasi digital beresolusi tinggi, serta pembentukan tim ahli lintas disiplin untuk penelitian lebih lanjut terhadap struktur penguncian dan arsip produksi brankas. Selain itu, pengabdian ini menghasilkan rekomendasi pengembangan pameran tematik dan katalog daring untuk memperluas fungsi koleksi sebagai media edukasi publik. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat pelestarian fisik artefak, tetapi juga memperkaya kajian ilmiah dan pemaknaan budaya terhadap warisan teknologi keamanan kolonial di Indonesia.
Mengenal Warisan Leluhur Lewat Museum: Upaya Membangun Kesadaran Budaya Generasi Muda St Junaeda; Jannah, Diah Nadiatul; Andi Ima Kesuma; Fitra Widya Wati; Rusmala Dewi Kabubu; Nasihin
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.395

Abstract

Kegiatan Museum Masuk Sekolah merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan literasi budaya dan sejarah generasi muda serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan leluhur melalui museum. Program ini dilaksanakan di SMA Negeri 5 Tinggimoncong Kabupaten Gowa oleh tim dosen Universitas Negeri Makassar bekerja sama dengan Museum La Galigo di bawah Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui kegiatan edukatif interaktif, diskusi reflektif, serta penyajian materi bertema “Mengenal Warisan Leluhur Lewat Museum.” Siswa berperan aktif dalam menganalisis koleksi, menafsirkan nilai-nilai budaya, dan mengaitkannya dengan kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap fungsi museum sebagai lembaga pelestarian budaya, serta tumbuhnya sikap bangga dan tanggung jawab terhadap warisan leluhur. Museum terbukti menjadi media efektif yang memadukan aspek edukatif dan rekreatif dalam proses pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan, museum, dan pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan kebudayaan di sekolah. Program ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan inovasi pameran digital dan partisipasi komunitas budaya, sehingga museum benar-benar berfungsi sebagai pusat pembelajaran budaya yang dinamis dan relevan bagi generasi muda di era globalisasi.
Pelatihan Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva bagi Mahasiswa Perguruan Tinggi di Sulawesi Selatan Syah, Maenuddin Bustanil; Aswan, Dedy; Baids, Fajrin; Ibrahim, Nur Wahyuningsih
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.397

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut mahasiswa, khususnya calon pendidik, untuk memiliki kompetensi dalam merancang media pembelajaran yang interaktif dan inovatif. Namun, sebagian besar mahasiswa perguruan tinggi di Sulawesi Selatan masih memiliki keterbatasan dalam keterampilan desain digital, sehingga pembelajaran cenderung menggunakan media konvensional yang kurang menarik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital dan kreativitas mahasiswa melalui Pelatihan Desain Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Canva. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi reflektif yang diikuti oleh 26 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi dengan capaian antara 82% hingga 95%, di mana aspek peningkatan pengetahuan dan kualitas narasumber memperoleh skor tertinggi sebesar 95%. Selain itu, peserta mampu menghasilkan media pembelajaran yang interaktif, komunikatif, dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran abad ke-21. Implikasi kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis Canva dapat menjadi model pemberdayaan literasi digital mahasiswa dan berkontribusi terhadap penguatan kompetensi teknologi pendidikan di perguruan tinggi, serta mendukung implementasi Tridharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan pengabdian berbasis peningkatan kapasitas mahasiswa.
PENDAMPINGAN MEMFASILITASI BELAJAR MENDALAM MELALUI PROJECT BASED LEARNING DI SD KOTA BEKASI Chaeruman, Uwes S; Mulyadi; Suprayekti; Iftitah, Khofifa Najma; Gasalba, Reski Alam
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2025): Volume 03 Nomor 01 (November 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v3i01.401

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru sekolah dasar dalam merancang pembelajaran mendalam (deep learning) melalui penerapan Project-Based Learning (PjBL) yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Program dilaksanakan di Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi, melibatkan 22 guru dari berbagai satuan pendidikan. Metode pelaksanaan menggunakan model pemberdayaan dengan tahapan: persiapan, pengkajian kebutuhan, perencanaan, formulasi rencana aksi, implementasi, evaluasi, dan terminasi. Guru memperoleh pendampingan dalam bentuk pelatihan tatap muka, diskusi praktik baik, serta bimbingan daring melalui grup WhatsApp. Hasil evaluasi reaksi menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi pada lima aspek utama pelatihan dengan skor rata-rata 4,31 (skala 1–5). Evaluasi hasil belajar terhadap Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) berbasis PjBL menunjukkan mayoritas peserta mencapai kategori baik (nilai 89–100), sebagian kategori cukup (nilai 67–78), dan satu peserta memerlukan perbaikan karena kendala kesehatan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan yang terstruktur efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran berbasis proyek yang mendukung pembelajaran mendalam. Kegiatan ini direkomendasikan untuk direplikasi di wilayah lain dengan penyesuaian konteks lokal guna memperluas dampak peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Page 10 of 12 | Total Record : 111