cover
Contact Name
Hadi Yasin
Contact Email
hadiyasin.fai@uia.ac.id
Phone
+6281314531231
Journal Mail Official
journalspektra@uia.ac.id
Editorial Address
Gedung Alawiyah Lt. 6, Jalan Raya Jatiwaringin No. 12 Pondok Gede, Jakarta, Indonesia, 17411 Telephone: (021) 84978239 Phone: 081314531231 E-mail : khaliskohari.fai@uia.ac.id
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Spektra : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial
ISSN : 08534314     EISSN : 30251737     DOI : https://doi.org/10.34005/spektra.v6i1.3349
Core Subject : Education, Social,
FOCUS. Spektra : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial is focused on publishing the original research articles, review articles from contributors, and the current issues related to Islamic Studies and Social Studies. The main objective of Spektra : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial is to provide a platform for the international scholars, academicians, and researchers to share the contemporary thoughts in the fields of Islamic Studies and Social Studies. SCOPE. Spektra : Jurnal Ilmu-ilmu Sosial publishes research papers in the all the fields of Islamic Studies and Social Studies.
Articles 160 Documents
INTEGRATING ARABIC CALLIGRAPHY INTO TSANGAYA SYSTEM OF EDUCATION IN MAIDUGURI FEASIBILITY ASSESSMENT AND SOCIAL ACCEPTANCE Abba Alhaji Bukar, Abubakar Shettima Mohammed Bukar
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 2 (2025): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v7i2.5252

Abstract

This study examines the integration of Arabic calligraphy into Tsangaya education in Maiduguri, focusing on the perceptions and readiness of key stakeholders teachers, learners, and parents/community leaders. A total of 258 respondents participated, comprising 45 teachers, 150 learners, and 63 parents. Data were collected using structured questionnaires and analyzed using descriptive statistics and inferential tests. Findings show that 73.3% of teachers believe Arabic calligraphy adds value to Tsangaya education, while 73.3% are willing to undergo training to teach it. Among learners, 76.6% expressed interest in learning calligraphy, and 80% agreed it would improve their Arabic writing skills. Additionally, 84.2% of parents supported its inclusion in the curriculum, citing cultural and religious significance. However, challenges were identified: only 38.8% of respondents believed there are enough qualified teachers, and 41.9% cited lack of teaching materials as a barrier. A one-way ANOVA revealed a statistically significant difference in stakeholder views (F = 4.67, p = 0.011), with Scheffé post hoc analysis indicating that learners held significantly more favorable views than teachers. The study concludes that while Arabic calligraphy is widely supported and seen as beneficial, successful implementation will require strategic investment in teacher training, curriculum adaptation, and resource provision. These findings offer comprehensive and valuable recommendations for policymakers and educators aiming to enrich Tsangaya education through culturally relevant skills.
EDUKASI DAN DAKWAH PRODUK KEUANGAN ISLAM : ANALISIS STUDI MAQASHID SYARIAH ASURANSI KESEHATAN SYARIAH Septiani, Nurul
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 2 (2025): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v7i2.5254

Abstract

Asuransi Kesehatan merupakan terobosan terbaru untuk pembiayaan kesehatan, akan tetapi asuransi kesehatan masih sering dianggap riba oleh beberapa ulama. Maka dari itu, beberapa ulama membuat fatwa baru tentang kebolehan asuransi kesehatan namun berbasis syariah, sehingga muslim yang memerlukan manfaat dari asuransi kesehatan tetap dapat mendapat manfaat. Asuransi kesehatan islam dapat ditinjau dari berbagai sisi maqashid syariah. Ulama juga memiliki pemikiran berbeda tentang penerapan maqashid syariah ini sendiri, sehingga ini menjadi tantangan untuk pelaku industri asuransi kesehatan islam. Penelitian ini menunjukkan bahwa edukasi dan dakwah maqashid syariah dalam asuransi kesehatan islam bertujuan untuk kemaslahatan bersama, dengan persyaratan kepatuhan serta manajemen risiko yang terukur.
Model Dakwah Empatik Ustadzah Halimah di Media Sosial dalam Pembinaan Adab Generasi Milenial (Jamaah Majelis Taklim Arrahima) Fikriati, Fikriati
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 7 No 2 (2025): Spektra : Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v7i2.5265

Abstract

Di era digital saat ini, dakwah Islam menghadapi tantangan dalam menjangkau generasi milenial yang semakin terpengaruh oleh budaya sekuler dan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model dakwah empatik yang diterapkan oleh Ustadzah Halimah Alaydrus melalui media sosial dalam pembinaan adab bagi generasi milenial di Jamaah Majelis Taklim Arrahima. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari konten media sosial Ustadzah Halimah (Instagram dan Facebook) selama periode 2023-2025, termasuk postingan, reels, dan interaksi dengan jamaah. Analisis data dilakukan dengan teknik content analysis dan thematic analysis untuk mengidentifikasi elemen empati dalam penyampaian pesan dakwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dakwah empatik Ustadzah Halimah melibatkan pendekatan hikmah dan mau'idzah hasanah, di mana empati diekspresikan melalui pemahaman isu psikososial milenial seperti stres, identitas diri, dan hubungan sosial. Interaksi digital ini berhasil meningkatkan kesadaran adab Islam di kalangan jamaah, dengan bukti peningkatan partisipasi dalam kajian offline Arrahima. Kesimpulan menyatakan bahwa model ini efektif sebagai jembatan antara teori komunikasi dakwah tradisional dan dinamika digital, sehingga direkomendasikan untuk diadopsi oleh da'i lain guna memperkuat pembinaan adab di masyarakat modern.
DAKWAH SEBAGAI INSTRUMEN REFORMASI POLITIK: STUDI KEPEMIMPINAN UMAR BIN ABDUL AZIZ DAN RELEVANSINYA DALAM DISKURSUS SALAFI KONTEMPORER Rasyid, Daud; Yasin, Rahman; Kohari, Khalis; Roihan, Akmal; Putri, Nazwa Nandika
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5266

Abstract

ABSTRACT. Studi hukum Islam (fiqih) kontemporer menghadapi tantangan dalam merespons persoalan baru yang tidak secara eksplisit tercantum dalam teks primer Al-Qur’an dan Sunnah. Artikel ini bertujuan menganalisis peran Perbandingan Mazhab dan epistemologi Ushul Fiqih sebagai metodologi dinamis untuk menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui kajian pustaka (library research) yang menelaah literatur klasik dan kontemporer. Temuan menunjukkan bahwa: (1) Keragaman mazhab fiqih (Hanafi, Maliki, Syafi‘i, Hanbali) merupakan kekayaan intelektual yang lahir dari perbedaan metodologi istinbath hukum yang sah, bukan indikasi perpecahan; (2) Dialektika historis antara Ahl al-Ra’y (nalar) dan Ahl al-Hadits (teks) melahirkan Ushul Fiqih sebagai epistemologi yang menjembatani wahyu dan penalaran kontekstual; (3) Pendekatan Perbandingan Mazhab berbasis Ushul Fiqih menghasilkan solusi hukum yang inklusif, toleran, dan relevan dengan isu modern, seperti ekonomi digital, bioetika, dan keadilan sosial. Studi ini menyimpulkan bahwa revitalisasi Perbandingan Mazhab dan Ushul Fiqih dalam pendidikan dan dakwah Islam penting untuk membentuk Muslim yang kritis, moderat, dan mampu melakukan ijtihad kontekstual.
STRATEGI DAKWAH BERBASIS MEDIA DIGITAL DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KEAGAMAAN GENERASI Z DI INDONESIA Jumhadi, Agus Idwar; Geun, An Sun; Muhibuddin, Muhibuddin; Nisa, Fariza Khoirun; Hijjiriyah, Nur Aisyah
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5255

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mempengaruhi pola komunikasi dan penyebaran pengetahuan keagamaan, terutama di kalangan Generasi Z yang dikenal sebagai digital natives. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi dakwah berbasis media digital dalam meningkatkan pemahaman keagamaan Generasi Z di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi konten dakwah digital, wawancara semi-terstruktur dengan konten kreator dan audiens, serta dokumentasi interaksi di platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi dakwah yang efektif meliputi penggunaan video pendek (micro-content), kolaborasi dengan influencer, kajian interaktif melalui live streaming, serta pemanfaatan budaya populer dalam konten dakwah. Konten dakwah yang komunikatif, kontekstual, dan berbasis interaksi terbukti meningkatkan pemahaman keagamaan Generasi Z, meskipun tantangan tetap ada terkait otoritas ilmiah dan literasi digital. Penelitian ini menegaskan perlunya integrasi antara kreatifitas media, otoritas keilmuan, dan pemahaman karakter audiens dalam pengembangan strategi dakwah digital yang relevan dan berkelanjutan di era globalisasi.
NABI ADAM A.S. DALAM AL-QURAN: ANALISIS TEMATIK KISAH DAN RELEVANSINYA DALAM DAKWAH KONTEMPORER Sirojuddin, Sirojuddin; Fahrany, Sofia; Majid, Zamakhsyari Abdul; Rabbani, Nahed; Faruq, Ahmad
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5262

Abstract

Abstrak. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penyebutan Nabi Adam A.S. dalam Al-Quran secara tematik dan mendeskripsikan relevansinya sebagai materi dakwah di era kontemporer. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode tafsir maudhu’i (tematik). Data primer diambil dari 25 ayat Al-Quran yang secara eksplisit menyebut nama Adam, yang kemudian diklasifikasikan ke dalam beberapa tema sentral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi tentang Nabi Adam A.S. tidak hanya sekadar kisah penciptaan, tetapi mengandung paket lengkap pesan dakwah, meliputi: konsep ilmu dan keutamaan manusia, bahaya kesombongan, mekanisme godaan setan, konsep khilaf, taubat, dan rahmat Allah, serta martabat seluruh keturunan Adam (manusia). Artikel ini menyimpulkan bahwa kisah Nabi Adam A.S. merupakan fondasi epistemologis dakwah yang sangat relevan untuk menjawab problematika manusia modern, seperti krisis identitas, dekadensi moral, dan hubungan antara sains dan agama. Narasi ini menawarkan perspektif tauhid yang integratif tentang asal-usul, tujuan hidup, dan jalan kembali menuju Allah SWT.
QALB-CENTERED EDUCATION: REKONSTRUKSI PENDIDIKAN DAN DAKWAH BERBASIS HADITS-HADITS TENTANG HATI Islam, Fahmi; Choli, Ifham; Ma'arif, Samsul; Farhana, Nurfitria; Fauzia, Syifa
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5269

Abstract

Abstrak: Artikel ini membahas urgensi rekonstruksi paradigma pendidikan dan dakwah yang berpusat pada hati (qalb) berdasarkan analisis terhadap 50 hadits Nabi Muhammad SAW tentang hati. Penelitian kepustakaan ini menyimpulkan bahwa pendekatan pendidikan dan dakwah konvensional seringkali hanya menyentuh aspek kognitif dan perilaku luaran, tanpa membongkar dan merekonstruksi pusat kendali manusia, yaitu hati. Melalui pendekatan tematik (maudhu'i) terhadap hadits-hadits tentang hati, artikel ini mengusulkan kerangka kerja "Qalb-Centered Education" yang mengintegrasikan penyucian hati (tazkiyatun nafs) sebagai fondasi utama. Kerangka ini menawarkan solusi holistik untuk menjawab problematika dekadensi moral dan spiritual di dunia pendidikan serta krisis efektivitas dakwah di era kontemporer.
NABI IDRIS AS: TELADAN ILMIAH DAN SPIRITUAL DALAM DAKWAH ISLAM Anim, Sarbini; Gunawan, Chandra; Hudri, Dudun Syaiful; Khuzamy, Muhammad; Huwaida, Hasna'
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 6 No 3 (2024): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v6i3.5283

Abstract

Nabi Idris AS dikenal sebagai salah satu nabi yang memiliki keistimewaan dalam hal ilmu pengetahuan, ketekunan, dan spiritualitas. Dalam literatur Islam, beliau disebut sebagai sosok yang pertama kali memperkenalkan tulisan, menjahit pakaian, serta meneliti pergerakan bintang. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji keteladanan Nabi Idris AS dalam konteks dakwah, terutama terkait pentingnya ilmu dan amal dalam kehidupan seorang dai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi pustaka dengan analisis tafsir dan hadis. Hasil kajian menunjukkan bahwa metode dakwah Nabi Idris AS mengintegrasikan ilmu, amal, dan hikmah, sehingga dapat menjadi model dakwah ilmiah dan beradab di era modern.
CEMBURU DAN DIMENSI SPIRITUAL: ANALISIS EMOSI MANUSIA DARI SUDUT PANDANG DAKWAH Maarif, Samsul; Rasyid, Daud; Mahfuz, Mahfuz; Hasanah, Zulfatul; Fahrany, Sofia
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v5i3.5293

Abstract

Abstrak. Cemburu merupakan salah satu emosi manusiawi yang kompleks dan kerap timbul dalam berbagai situasi sosial. Artikel ini berupaya menganalisis cemburu dari sudut pandang dakwah Islam, dengan menelusuri dimensi psikologis, teologis, dan spiritualnya. Berdasarkan kajian literatur dan pendekatan tafsir tematik, penelitian ini menunjukkan bahwa cemburu, jika dikelola dengan baik, dapat menjadi sarana introspeksi dan penguatan hubungan spiritual dengan Allah SWT. Namun, jika tidak dikendalikan, ia berubah menjadi hasad (iri hati) yang merusak hubungan antarmanusia dan merusak tauhid. Artikel ini merekomendasikan perlunya integrasi pendekatan psikologis dan spiritual dalam dakwah untuk membantu umat mengelola emosi cemburu secara sehat dan Islami.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM DAKWAH TRANSFORMATIF: ANALISIS IMPLEMENTASI DAN EFEKTIVITAS DI ERA DIGITAL Uyuni, Badrah; Mastori, Mastori; Habibi, Muhammad; Yasin, Rahman
Spektra: Jurnal Ilmu-ilmu Sosial Vol 5 No 3 (2023): Jurnal Spektra: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam As Syafi'iyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34005/spektra.v5i3.5294

Abstract

Perkembangan teknologi digital membawa dampak signifikan terhadap paradigma dakwah kontemporer. Dakwah transformatif, yang bertujuan mengubah paradigma, perilaku, dan pola pikir masyarakat berdasarkan ajaran Islam, kini mengalami perluasan makna melalui pemanfaatan media digital. Artikel ini menganalisis peran teknologi dalam memperluas jangkauan, efektivitas, dan kesesuaian konteks dakwah transformatif di era modern. Dengan pendekatan kajian literatur dan analisis konten, penelitian ini menemukan bahwa teknologi seperti media sosial, aplikasi mobile, podcast, artificial intelligence (AI), serta platform digital lainnya berperan krusial dalam meningkatkan kualitas serta jangkauan dakwah. Teknologi tidak hanya mempermudah penyampaian konten, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi aktif dan pengalaman religius yang lebih personal. Namun demikian, kajian ini juga menyoroti urgensi literasi digital dan etika pemanfaatan teknologi dalam konteks dakwah agar tidak mengaburkan substansi pesan keagamaan. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan metode dakwah berbasis teknologi yang proporsional dan berkelanjutan.