Jurnal Cakrawala Maritim
Jurnal Cakrawala Maritim JCM (e-ISSN : 2620-7850) adalah Jurnal Nasional Pengabdian pada Masyarakat yang memiliki fokus tentang pelaksanaan kegiatan pengabdian pada masyarakat dari semua bidang ilmu. Ruang lingkup tentang kegiatan pengabdian pada masyarakat antara lain meliputi penyuluhan, pelatihan, pendampingan, pengembangan, pemasaran, keamanan maritim lokal, aplikasi Teknologi Tepat Guna (TTG), pemberdayaan masyarakat, akses sosial, daerah perbatasan, daerah kurang berkembang, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Cakrawala Maritim terindeks Google Scholar, dikelola oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS).
Articles
60 Documents
Pelatihan Robot Line Tracer Analog untuk Meningkatkan Prestasi Siswa
Noorman Rinanto
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 2 No 2 (2019): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v2i2.1362
Pelatihan Robot Line Tracer Analog untuk Meningkatkan Prestasi Siswa
SOSIALISASI PENGGUNAAN LIFE JACKET DAN PENGGUNAAN P3K KEPADA KELOMPOK NELAYAN DESA KALIBUNTU PROBOLINGGO
Haidar Natsir Amrullah;
Mades Darul Khairansyah;
Tarikh Azis Ramadani;
Priyambodo Nur Ardi Nugroho;
, Lukman Handoko;
Mohamad Hakam@ppns.ac.id;
Fais Hamzah;
, Projek Priyonggo Sumangun;
I Putu Sindhu Asmara;
Adi Wirawan Husodo;
Reza Fardiyan As’ad;
Adelia Tanti Ramadhani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 4 No 1 (2021): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v4i1.1539
Desa kalibuntu probolinggo merupakan salah satu desa yang berada di pesisir pantai, sehingga kebanyakan dari masyarakatnya berprofesi sebagai nelayan. Profesi sebagai nelayan memiliki resiko tinggi untuk mengalami kecelakaan kerja yang disebabkan oleh perubahan cuaca dan ombak yang tidak menentu, serta kondisi perahu. Berdasarkan survey yang dilakukan pada 20 Maret 2001 kepada 12 ketua kelompok nelayan dengan anggota berjumlah 175 didapatkan hasil bahwa 58,3% nelayan pernah mengalami kecelakaan kerja, 58,3% tidak membawa perlengkapan keselamatan melaut seperti life jacket. Maka dari itu diadaknnyalah pengabdian ini untuk meningkatkan kesadaran nelayan akan budaya K3 saat melaut, serta pelatihan cara penggunaan p3k dan life jacket. Hasil pengabdian yang telah diadakan sebesar 90% masyarakat telah memahami serta menyadari pentingnya budaya K3 dan pentingnya membawa perlengkapan keselamatan saat melaut.
PELATIHAN PEMBUATAN KAPAL BERBAHAN FIBER BAGI KELOMPOK NELAYAN KECAMATAN SEDATI SIDOARJO
Abdul Gafur;
Ruddianto Ruddianto;
Aang Wahidin;
Arie Indartono;
Arief Subekti;
Faiz Hamzah;
Tri Tiyasmihadi;
Moh. Luqman Ashari;
George Kusuma
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2168
Kelompok nelayan Sedati saat ini mengandalkan kapal ikan 1 GT untuk menangkap ikan di lautan. Mayoritas kapal yang dimiliki oleh nelayan sudah berbahan fiber. Saat ini nelayan masih membeli kapal Fiber dari galangan kapal dengan harga yang relatif mahal. Dengan Pendapatan harian nelayan yang tergolong kecil, tentu hal ini akan menyulitkan nelayan untuk memiliki kapal sendiri. Oleh karenanya Nelayan perlu dibekali keahlian dalam pembuatan kapal berbahan Fiber, agar bisa membuat kapal sendiri secara gotong royong. Kegiatan pelatihan kapal berbahan Fiber diperuntukkan bagi kelompok nelayan di Kecamatan Sedati Kabupaten Sidoarjo. Pelatihan terdiri dari teori penggunaan kapal Fiber yang baik dan benar, teori perawatan dan perbaikan kapal fiber, teori pencampuran bahan fiber di kapal serta praktek pembuatan kapal di Kampus Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.
MENJADI KAMPUNG MANDIRI DENGAN MENGEMBANGKAN BUDIDAYA SAYURAN HIDROPONIK
Edy Setiawan;
I Made Kastiawan;
Totok Yulianto;
Lukman Handoko;
Anda Iviana Juniani;
Fajar Astuti Hermawati;
Galih Anindita;
Edy Prasetyo Hidayat;
Muhammad Ari;
Wiediartini Wiediartini
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i1.2381
Program nasional gerakan menanam tanaman di lahan kosong dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, kemandirian pangan dan kedaulatan pangan sudah dicanangkan sejak 2015 dan setiap warga dilingkungan masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Masyarakat di lingkungan RT.06 RW.02 Perumahan Sukolilo Park Regency dapat melaksanakan program tersebut demi mewujudkan ketahanan pangan, kamandirian dan kedaulatan pangan. Beberapa permasalahan yang dihadapi saat ini adalah pemanfaatan lahan kosong jarang ada perhatian sehingga banyak ditumbuhi rumput, semak belukar yang menjadi tidak indah untuk dipandang bahkan sayang jika tidak bisa memberikan manfaat lebih yang bisa meningkatkan nilai ekonomi, pengetahuan dan wawasan bagi warga masyarakat sekitar perumahan. Hidroponik dianggap menjadi solusi pertanian bagi masyarakat dan kaum milenial. Hidroponik merupakan solusi pertanian bagi masyarakat perkotaan dan sangat membuka peluang dan kesempatan bagi kaum milenial tanpa harus menggunakan media tanah. Solusi Hidroponik akan menjadi program Kampung Mandiri di Lingkungan RT.06 RW.02 Perumahan Sukolilo Park Regency Surabaya. Solusi Hidroponik akhirnya dilaksanakan dengan kerjasama warga dilingkungan RT.06 RW.02 Perum Sukolilo Park Regency dengan dikomandani oleh Ketua RT setempat, mulai dari persiapan tempat, wadah, pembibitan, pemeliharaan pertumbuhan tanaman sampai dengan panen dibutuhkan waktu kurang lebih 1bulan. Adapun tanaman sayuran yang dibudidayakan secara hidroponik adalah tanaman kangkung.
SOSIALISASI SAFETY AWARENESS PADA SISWA JURUSAN TEKNIK TENAGA LISTRIK SMK NEGERI 5 SURABAYA
Priyo Agus Setiawan;
Projek Priyonggo;
Emie Santoso;
Imah Luluk;
Mey Rohma;
Aminatus Sa’diyah;
Eky Novianarenti;
May T Mubarokah;
Invinandri Joko;
Tri Dayanti;
Aisyah Diva
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i1.2452
Kegiatan Pengabdian masyarakat ini mengenai Implementasi K3 pada Kegiatan Maintenance AC kepada 32 siswa Jurusan Teknik Tenaga Listrik SMK Negeri 5 Surabaya. Berdasarkan observasi yang dilakukan, sosialisasi ini dianggap penting karena siswa selalu berhadapan dengan potensi bahaya listrik. Sosialisasi mengenai K3 ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan dapat diimplementasikan oleh para peserta. Kegiatan sosialisasi yang dilakukan menggunakan metode analisa dengan menggunakan pre-test dan post-test sehingga dapat langsung diketahui pemahaman peserta terhadap materi sosialisasi sehingga mereka dapat mengimplementasikan secara mandiri. Berdasarkan observasi saat sosialisasi didapatkan hasil dari 10 pertanyaan materi yang diberikan saat pre-test peserta tidak ada yang memperoleh nilai 10, nilai paling tinggi 7 hanya ada 6% dari 32 peserta dan saat post-test terdapat 12,5% yang memperoleh nilai 10, dan 37,5% yang memperoleh nilai 9. Sehingga sosialisasi ini penting untuk meningkatkan pemahaman peserta dalam mengimplementasikan K3.
Pelatihan Pengembangan Keterampilan Warga dalam Bidang Pengelasan Guna Menunjang Potensi Wisata Air Terjun Puthuk Panggang Welut
Eriek Widodo;
Mochammad Karim Al Amin;
Moh. Miftachul Munir;
Dika Anggara;
Mohammad Thoriq Wahyudi;
Rikat Eka Prastyawan;
Wiwik Dwi Pratiwi;
Teddy Eka Wijaya;
Moch. Aria Firmansyah;
Deny Wibisono
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2481
Peningkatan pengetahuan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Sangatlah Penting bagi para pekerja, terutama pekerja yang dapat menimbulkan kecelakaan. Kerugian yang disebabkan oleh kecelakaan kerja sangatlah banyak diantaranya harta benda atau bisa sampai menyebabkan cacat dan lebih parahnya bisa menyebabkan kematian. Salah satu contoh pekerjaan yang memerlukan K3 dalam pekerjaanya yaitu Pengelasan. Untuk meningkatkan pemahaman Tentang K3 Pengelasan perlu diadakan pengenalan dan penerapan K3 pengelasan untuk berlangsungnya pekerjaan agar tercipta pekerja yang sehat, selamat,berkualitas dan profesional dan siap bersaing di global Industri. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra dalam pengabdian masyarakat saat ini adalah kurangnya pengetahuan dan kepedulian terhadap keselamatan diri dan lingkungan khususnya di bidang industry pengelasan. Dalam industri seorang tenaga kerja harus meningkatkan kewaspadaan dalam bekerja, termasuk dalam keselamat diri dan lingkungannya. Tantangan untuk menghasilkan pekerja yang sehat dan selamat, maka perlu dilakukan pengenalan dan bagaimana cara menerapkan keselamatan dan Kesehatan kerja yang kali ini akan dikemas dengan pelatihan selama beberapa hari. Peningkatan kewaspadaan warga untuk mengurangi resiko kecelakaan kerja yang terjadi pada industry atau bengkel merupakan hal yang perlu dipersiapkan oleh warga Desa Nogosari agar tercipta industri/bengkel yang aman dan kondusif. Solusi yang ditawarkan atas permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu dengan mengadakan Pengenalan Serta Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada bidang Pengelasan guna mengurangi risiko kecelakaan kerja. Diharapkan dengan mengadakan pelatihan ini kewaspadaan warga desa dapat meningkat dalam hal keselamatan dan Kesehatan kerja di bidang pengelasan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan pengabdian, dan evaluasi hasil kegiatan. Tahap persiapan dilakukan secara teknis dan non teknis untuk memastikan kegiatan pelatihan yang akan dilaksanakan bisa bermanfaat dan tepat sasaran. Adapun materi yang akan disampaikan selama kegiatan pelatihan yaitu pengenalan tentang dasar K3 pengelasan serta melakukan praktik penggunaan alat pelindung diri pada proses pengelasan.
SOSIALISASI PENGETAHUAN K3 UMUM, PELATIHAN P3K DAN SAFETY SIGN PADA KAWASAN PESISIR KENJERAN
Moch Luqman Ashari;
Dewi Kurniasih;
Adhitya Maharani;
George Endri Kusuma;
Mochammad Choirul Rizal
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2482
Rendahnya kualitas pendidikan penduduk wilayah pesisir Kenjeran menjadi salah satu indikator bahwa masyarakat memerlukan edukasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja. Sehingga dengan padatnya kegiatan masyarakat ini memiliki potensi bahaya yang cukup beragam. Potensi bahaya yang sering terjadi oleh kelalaian manusia misalnya konsleting listrik, puntung rokok, tumpukan sampah, rendahnya pengetahuan mengenai sistem kebakaran, dan lain-lain. Oleh karena itu, edukasi mengenai keselamatan dan kesehatan secara umum diperlukan untuk mengatasi berbagai potensi bahaya yang ada. Pengetahuan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan juga menjadi salah satu aspek penting yang dibutuhkan untuk menanggulangi risiko yang dapat terjadi ketika terdapat kecelakaan maupun bencana alam. Selain itu, diperlukan adanya edukasi mengenai safety sign untuk anak usia dini agar dapat mengenal tanda dan rambu keselamatan. Metode yang digunakan untuk penyuluhan yakni dengan sosialisasi pemberian materi, praktik, sekaligus pemberian reward sehingga diharapkan masyarakat mampu mendapatkan ilmu secara maksimal dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Metode Filtrasi pada Peningkatan Air Bersih dari Air Berkapur di Desa Ujung Piring
Ika Erawati;
Wisnu Ady P;
Rifqi Izzudien;
M. Syaiful Amin
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2499
Ketersediaan air bersih di Desa Ujung Piring, Kabupaten Bangkalan dapat dikatakan masih kurang dan belum tersebar secara menyeluruh dalam memenuhi keperluan sehari-hari. Keterbatasan pasokan air bersih tersebut merupakan kendala utama yang biasa dialami oleh warga di daerah pelosok, terlebih lagi jika air yang digunakan tersebut mengandung zat kapur. Hal ini tentunya dapat menyebabkan masalah diantaranya dapat mengganggu kesehatan dan kurang terpenuhinya kebutuhan akan air bersih. Oleh karena itu, masyarakat sangat memerlukan sebuah alat untuk mengurangi zat kapur yang terkandung di air tanah di daerah setempat. Penggunaan alat filtrasi yang dilengkapi dengan tangki penampungan dilakukan untuk dapat memfasilitasi dan menambah pasokan ketersediaan air bersih. Sosialisasi tentang penggunaan alat dan bagaimana perawatannya pun juga diadakan sehingga masyarakat setempat dapat merasakan hasil yang optimal dan guna menjaga daya tahan pemakaian atas alat filtrasi air. Selain itu, penambahan tangki penampungan (storage tank) berguna untuk menambah jumlah pasokan air bersih, sehingga dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak masyarakat setempat.
PENGOLAHAN LIMBAH BUAH SIWALAN MENJADI KERAJINAN POT DI DUSUN SHOBEROH, DESA DALEGAN, KECAMATAN PANCENG, GRESIK
Wiwik Dwi Pratiwi;
Endang Pudji Purwanti;
Raffie Alfriesgasjah;
Aygasta Firstya Alliyrahmanda;
Reza Permana Mustofa;
Raehanah Adelia
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2571
Siwalan fruit waste is waste from the Siwalan fruit that has entered senescence and is no longer suitable for consumption. One of the problems with this waste is that only some people process it to make valuable goods. Siwalan waste includes agricultural waste that will cause global warming if not processed. Global warming can cause an increase in temperature. Siwalan fruit waste can be used to make crafts in the form of plant pots, which benefit the plant soil. Plant pot crafts were made in stages by local community PKK women, from assembling the pot frame to finishing. The implementation of this community service used an outreach and training scheme. Then, after the community has received socialization and training, a post-test is given to see the understanding gained. The local community felt the benefits obtained after receiving outreach and training regarding the importance of processing agricultural waste.
PELATIHAN WIRAUSAHA PRODUK MAKANAN RINGAN BERBAHAN DASAR KEJU NON-GLUTEN DI KELURAHAN KANDANGAN
Galih Anindita;
Edy Setiawan;
Purwidi Asri;
devina puspitasari;
Didik Sukoco;
Mey Rohma Dhani
Jurnal Cakrawala Maritim Vol 6 No 2 (2023): Jurnal Cakrawala Maritim
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) - PPNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33863/cakrawalamaritim.v6i2.2704
Peningkatan kesejahteraan di lingkup keluarga, dapat dilakukan dengan pemberdayaan potensi ibu rumah tangga. Ibu rumah tangga memiliki waktu luang yang lebih untuk berwirausaha. Tetapi, sebagian besar mereka masih bingung ide usaha apa yang akan dijadikan masukan tambahan dalam memenuhi kebutuhan Dari permasalahan yang ada, kami memberikan solusi mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat, yaitu memberikan pelatihan dan group diskusi untuk berwirausaha membuat produk makanan ringan berbahan dasar keju non-gluten. Pelatihan ini ditujukan bagi ibu-ibu rumah tangga di Kelurahan Kandangan. Kegiatan ini diikuti oleh 20 ibu-ibu rumah tangga. Metode kegiatan adalah ceramah kewirausahaan ,praktek membuat kue, dan diskusi tanya-jawab antara peserta dan tim pengabdian. Hasil dari kegiatan adalah ibu-ibu dapat membuat kue berbahan dasar keju non-gluten dan memiliki jiwa wirausaha. Dari hasil kuisionare Ibu-Ibu PKK kelurahan Kandangan menunjukkan berminat berwirausaha produk makanan ringan sebesar 90% dan pemahaman materi tentang wirausaha diperoleh rata-rata 3.3 dengan interprestasi sangat baik. Keberhasilan kegiatan pengabdian didukung adanya peran aktif antara peserta dan tim pengabdian dan sikap antusias serta semangat dari peserta