cover
Contact Name
masfufatun
Contact Email
masfufatun@uwks.ac.id
Phone
+6281555465802
Journal Mail Official
semnaskusuma@uwks.ac.id
Editorial Address
Dukuh Kupang XXV no. 54 Surabaya Jawa Timur, Kode Pos 60225
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Kusuma
ISSN : -     EISSN : 30629365     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional KUSUMA merupakan terbitan berkala setiap tahun sekali pada bulan Oktober. Prosiding ini berisi kumpulan artikel hasil penelitian dan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dipresentasikan dalam Seminar Nasional KUSUMA yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Wijaya Kusuma Surabaya. Prosiding ini memuat sejumlah artikel oleh para pakar, praktisi, dan mahasiswa di perguruan tinggi dalam berbagai bidang/multidisiplin
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Menilai Kepuasan Nasabah: Dampak Kualitas Informasi dan Layanan di Sektor Perbankan Reza Mustofa; Santirianingrum Soebandhi
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Di tengah persaingan yang semakin ketat, kualitas informasi dan layanan menjadi dua aspek penting dalam industri perbankan. Informasi yang akurat dan mudah dipahami dapat membantu nasabah merasa lebih percaya diri dalam mengambil keputusan terkait produk perbankan. Di sisi lain, layanan yang responsif dan ramah memberikan pengalaman positif bagi nasabah. Ketika kedua faktor ini diperhatikan secara konsisten, bank dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah. Evaluasi terhadap kualitas informasi dan layanan menjadi langkah penting yang perlu dilakukan untuk memastikan bank tetap kompetitif dalam menghadapi persaingan yang semakin dinamis. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas informasi dan kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah pada Bank X di kota Gresik. Matode: Menggunakan pendekatan survei, data dikumpulkan melalui kuesioner online selama tiga bulan, menghasilkan 110 respon yang valid dari nasabah berusia 17-50 tahun. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk menguji hubungan antara variabel independen (kualitas informasi dan kualitas layanan) dan variabel dependen (kepuasan nasabah). Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa kualitas informasi dan layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan nasabah. Peningkatan kedua aspek ini dapat memperkuat hubungan jangka panjang antara bank dan nasabah. Kesimpulan: Penelitian ini menegaskan bahwa kualitas informasi dan layanan berperan penting dalam meningkatkan kepuasan nasabah Bank X di Gresik. Meskipun hasil ini menunjukkan dampak positif, keterbatasan sampel dan variabel menunjukkan bahwa hasil ini belum dapat digeneralisasi secara luas. Penelitian selanjutnya disarankan untuk melibatkan lebih banyak bank dan lokasi serta mempertimbangkan variabel tambahan seperti kepercayaan dan keamanan transaksi untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif.
Analisis Positive Behavior Support pada Anak Didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Sri Maslihah; Gemala Nurendah; Ghinaya Ummul Mukminin Hidayat; Selfiyani Lestari
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Sebelumnya paradigma hukum dalam pengadilan anak bersifat absolut dan berfokus pada hukuman namun kini beralih ke pendakatan yang lebih humanis, salah satu tekniknya adalah dengan membentuk perilaku positif melalui dukungan perilaku positif. PBS merupakan pendekatan alternatif yang merancang intervensi proaktif untuk pencegahan dan penanganan masalah perilaku, dengan fokus pada pemberian penguatan terhadap perilaku positif untuk menghindari hukuman atas perilaku yang tidak baik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapat gambaran positive behavior support (PBS) pada anak didik Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif pada lima anak didik LPKA Kelas II Bandung sebagai subyek penelitian. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara terkait PBS dengan mengacu pada konsep PBS dari Hieneman.  Teknik analisis data dilakukan melalui analisis isi wawancara (content analysis). Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa lingkungan LPKA mampu membangun  positive behavior support  bagi anak didik LPKA. Keterlibatan teman sesama anak didik dan petugas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari PBS. Temuan dari penelitian ini adalah PBS pada anak didik LPKA melibatkan adanya kesempatan anak didik LPKA untuk membangun komunikasi dengan orang lain baik teman ataupun keluarga di luar LPKA melalui media komunikasi daring yang tersedia di LPKA sebagaimana ketentutan yang berlaku. Kesimpulan: Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa lingkungan  LPKA Bandung baik dari petugas, pembina maupun fasilitas sarana mampu mendorong pemenuhan domain-domain PBS.
Pemberdayaan Posyandu Lansia untuk Deteksi Dini Kanker Kolorektal dengan Tes Darah Samar Feses (FOBT) Pratika Yuhyi Hernanda; Novina Aryanti; Maria Maria Widijanti Sugeng; Febtarini Rahmawati; Ajeng Tribawati; Lilis Widayati
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang:Tes darah samar atau Fecal Occult Blood Test (FOBT) merupakan salah satu alat untuk mendeteksi adanya darah pada tinja yang dapat mengindikasikan gejala awal kelainan pada kolorektal dan anus sebagai salah satu cara deteksi dini kanker kolorektal di masyarakat. Tujuan: Pengabdian kepada masyarakat  ini dilakukan dengan tujuan untuk deteksi dini kanker kolorektal di masyarakat Pondok Wage Indah 2, Wage, Sidoarjo. Metode : Pengambilan sampel feses dilakukan di rumah responden masing-masing dimana sebelumnya telah diberikan botol sampel fesesnya, sedangkan pengambilan kuesioner dilakukan sebelum seminar edukasi kanker kolorektal berlangsung dalam acara Pengabdian Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Wijaya Kusuma Surabaya di lokasi RW 12 Pondok Wage Indah 2, Wage Taman Sidoarjo. Hasil : Sekitar 48 (80%) dari total sekitar 60 lansia yang aktif di Posyandu lansia mau memeriksakan diri untuk FOBT. Dari 48 responden yang diperiksakan tes darah samar (Fecal Occult Blood Test /FOBT), sebanyak 3 orang (6.25%) memiliki hasil FOBT positif. Diantara variabel-variabel terkait gejala klinis yang diteliti, variabel yang secara signifikan berhubungan dengan kejadian Tes Darah Samar (FOBT) positif adalah variabel pucat/Hb rendah (p-value 0.045), adapun variabel gejala klinis lainnya yaitu diare, BAB berlendir, BAB berdarah, BAB tidak puas, nyeri perut dan penurunna berat badan tidak berhubungan secara signifikan dengan positifnya hasil FOBT.  Kesimpulan: Posyandu Lansia merupakan tempat yang efektif untuk melakukan skrining deteksi dini kanker kolorektal mengingat partisipasinya yang besar. Gejala klinis yang patut diperhatikan terkait deteksi dini kanker kolorektal adalah adanya perdarahan pada feses yang dapat diwakili oleh Tes FOBT positif serta adanya gejala klinis pucat / anemia.
Peningkatan Kualitas dan Nilai Tambah Pala untuk Meningkatkan Pendapatan Petani Desa Citalahab Kabupaten Tasikmalaya Dwi Apriyani; Anita Dwy Fitria; Rizki Risanto Bahar; Yanto Yulianto Yulianto; Eri Cahrial
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kecamatan  Karangjaya  merupakan  salah  satu  sentra  produksi  pala  yang  berlokasi dibawah kaki Gunung Gadung. Petani pala biasanya hanya mengambil bijinya untuk dijual, sementara kulit buahnya menjadi limbah atau dijemur untuk dijual murah sebagai bahan baku minyak pala. Selama ini banyak pengepul dan petani yang membuang dan membiarkan daging buah pala disekitar rumah atau kebun, padahal apabila diolah, bahan tersebut dapat menjadi produk yang memiliki nilai guna. Tujuan: Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan kecakapan dan keterampilan petani dalam menciptakan nilai tambah, baik dari sisi kualitas buah pala melalui teknik budidaya, kualitas olahan melalui diversifikasi olahan produk turunan, maupun kualitas pemasaran. Metode: Kegiatan dilakukan dengan pendekatan metode Participatory Rural Appraisal (PRA), yaitu melibatkan peserta kegiatan secara aktif dalam seluruh proses dengan mengedepankan partisipasi berlandaskan beberapa prinsip, peserta sebagai subjek atau pelaku utama. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani dalam melakukan diversifikasi olahan sirup pala. Bahkan peserta telah tertarik untuk melakukan percobaan produksi sirup pala dalam skala kecil. Kesimpulan: Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan memberikan dampak positif dan perlu adanya peran serta stakeholder terkait untuk mendorong keberlanjutan program.
Bintek Pendirian Pokdakan Petani Tambak Untuk Petani Tambak pada Kelurahan Kali Anyar RT 17 RW 02 Kecamatan Bangil Shanti Wulandari; Desy Nurkristia Tejawati; Fries Melia Salviana
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar  Belakang: Kalianyar merupakan kelurahan paling utara di Kecamatan Bangil. Data persentase luasan penggunaan lahan terhadap luasan keseluruhan Wilayah Kabupaten Pasuruan yaitu Tambak 1,696% irigasi untuk budidaya ikan di air payau. Usaha budidaya di tambak saat ini mencapai luasan 4.604,69 Ha. Mata pencaharian sebagian besar penduduk di desa Kali anyar kecamatan Bangil, Pasuruan adalah petani Tambak dan Pedagang. Namun, Kelompok Pembudidaya Ikan organisasinya belum berjalan secara maksimal dalam membantu para petani tambak dalam mengelola usaha tambaknya. Petani Tambak juga membutuhkan informasi dalam pengajuan hibah bantuan dari Dinas Perikanan. Tujuan: Memberikan pemahaman dan restrukturisasi organisasi Pokdakan Kalianyar yang disesuaikan dengan kebutuhan anggota, dan memberikan informasi, kepastian dalam proses pengajuan Hibah bantuan yang wajib dikoordinasikan sejak awal melalui Kepala Desa/Kelurahan. Kegiatan melibatkan Kepala Kelurahan, Dinas Perikanan, Tim Pengabdian Masyarakat, dan 15 Petani Tambak Kalianyar. Metode : Tahapan  kegiatan ini  yakni  perencanaan (Analisa),  pelaksanaan,  dan  evaluasi. Hasil : Petani Tambak di wajibkan mempunyai Kartu Kusuka, pendaftaran secara administrasi kepada Dinas Perikanan. Memperbaiki struktur organisasi Pokdakan Kalianyar 1 dengan menetapkan susunan kepengurusan yang lebih kompeten dan di proses menjadi badan hukum. Dinas Perikanana akan membantu menyampaikan keluhan Petani tambak berkaitan dengan kualitas air kepada dinas lingkungan, dan membantu menginformasikan jika ada rencana hibah bantuan di tahun berikutnya. Kesimpulan: Kegiatan pengabdian Masyarakat ini bermanfaat untuk mendaftarkan para petani tambak mempunyai kartu Kusuka, memahami prosedur pendirian menjadi Pokdakan yang berbadan hukum,  restrukturisasi susunan kepengurusan dari Pokdakan. Petani Tambak juga memahami tata laksana untuk pengajuan Hibah kepada Dinas Perikanan dengan koordinasi melalui peran ketua Pokdakan dan Kepala Kelurahan
Sosialisasi Perlindungan Integratif Terhadap Anak Sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Dini Titik Suharti; Noor Tri Hastuti; Masitha Tismananda Kumala
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perkawinan anak  telah memberikan dampak negatif secara psikis pada anak, sehingga dapat memicu terjadinya kekerasan dalam rumah tangga. Fenomena perkawinan oleh anak yang berdampak negatif telah menjadi keprihatinan bangsa, terutama yang berdampak pada anak usia sekolah. Untuk itu diperlukan model perlindungan anak melalui pendekatan integratif agar anak tidak terjebak dalam perkawinan usia dini. Perlindungan integratif dalam keluarga dan masyarakat mempunyai peran penting sebagai upaya pencegahan perkawinan anak. Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat  ini adalah untuk mensosialisasikan  kebijakan tentang hak anak dalam keluarga dan masyarakat serta menyampaikan model perlindungan integratif terhadap anak sebagai upaya pencegahan perkawinan anak. Terdapat dua hal yang dikaji dalam pengabdian masyarakat ini yakni pertama, sosialisasi pengaturan hak anak dalam keluarga dan masyarakat. Kedua, pemenuhan hak anak sebagai upaya pencegahan perkawinan anak melalui pendekatan integratif. Metode: Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di wilayah Kelurahan Jagir Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya. Pemilihan wilayah pengabdian masyarakat dengan tema Sosialisasi Perlindungan Integratif terhadap Anak Sebagai Upaya Pencegahan Perkawinan Dini untuk memberikan penguatan pada masyarakat, khususnya keluarga untuk lebih memberikan perlindungan terhadap anak. Sosialisasi kepada masyarakat dilaksanakan melalui Penyuluhan Hukum. Hasil: Sosialisasi Perlindungan integratif terhadap anak sebagai upaya pencegahan perkawinan dini menghasilkan pemahaman keluarga dan masyarakat akan pentingnya memberikan perlindungan kepada anak dengan model perlindungan integratif, yaitu bentuk perlindungan dengan memperhatikan sistem norma, sistem perilaku dan sistem nilai. Kesimpulan: sosialisasi perlindungan integratif terhadap anak sebagai upaya pencegahan perkawinan dini menghasilkan pemahaman keluarga dan masyarakat akan pentingnya memberikan perlindungan kepada anak dengan model perlindungan integratif, yaitu bentuk perlindungan dengan memperhatikan sistem norma, sistem perilaku dan sistem nilai.
Food Supply Chain Networking: Implementasi Rantai Pasok Pada Kemitraan Petani Cabai Besar dengan Lembah Pasir MasDi Kota Tasikmalaya Dwi Apriyani; Eri Cahrial; Thaufan, S.Pd., M.Pd
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Petani yang bermitra dengan Perkumpulan Lembah Pasir Mas mendapatkan bantuan pemanfaatan lahan, pasokan bibit, pupuk, pestisida, dan pembinaan selama proses produksi cabai besar. Sebagai gantinya, lembaga mendapatkan bagi hasil 40% dari keuntungan bersih atas penjualan cabai petani. Tujuan: Penelitian bertujuan untuk mengetahui kondisi riil rantai pasok cabai besar berbasis pola kemitraan dengan pendekatan Food Supply Chain Networking. Metode: Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan kerangka lima variabel yang diteliti antara lain struktur rantai pasok, manajemen rantai pasok, sumber daya rantai pasok, proses bisnis rantai pasok, dan sasaran rantai pasok. Teknik penentuan responden menggunakan metode purposive dan snowball sampling dengan jumlah petani mitra sebanyak 15 orang, 3 pengelola LPM, 1 pedagang besar, dan 1 pedagang kecil. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa model rantai pasok merujuk pada sasaran pasar dimana tujuan akhirnya adalah ke Pasar Caringin Bandung, Kampung Rambutan Jakarta Timur, dan Jagasatru Cirebon. Hubungan kerjasama antara petani dengan LPM berbentuk kemitraan jenis Inti-Plasma. Secara umum manajemen rantai pasok banyak didominasi oleh LPM. Struktur rantai pasok terdiri dari petani-LPM-Pedagang Besar-Pedagang Kecil. Proses bisnis yang dijalankan cenderung menggunakan sudut pandang cycle view. Sumber daya fisik terkait sarana dan prasarana budidaya mayoritas dimiliki LPM dan dapat dipinjam petani. Sementara itu, petani memiliki sumber daya tenaga yang menjadi modal utama untuk kegiatan budidaya usahatani. Kesimpulan: kondisi umum rantai pasok cabai besar pada Perkumpulan Lembah Pasir Mas sudah terhubung dan saling memiliki ketergantungan antar pelaku rantai pasok. Akan tetapi bentuk kerjasama masih sederhana serta terbatas pada ruang lingkup pasokan produk dan penyediaan sarana prasarana produksi.
Penyusunan e-LKPD untuk Menunjang Kurikulum Merdeka yang Berbasis Project Based Learning  di SDI An-Nur Meilantifa; Amalia Chamidah; Suhartono; Endrayana Putut Laksminto; Herfa Maulina Dewi Soewandi; Nadia Ulfiyanti; Ardi Al Fatich
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Perkembangan teknologi bagi guru memiliki banyak manfaat terutama dalam pembelajaran. seperti penyusunan asesmen. Asesmen yang disusun guru dapat berupa e-LKPD. Penggunaan e-LKPD untuk memotivasi siswa dalam belajar. Karena dapat dirancang interaktif dan bentuknya yang menarik. Dalam Pengabdian kepada masyarakat ini, diselenggarakan pelatihan penyusunan E-LKPD di SDI AN-Nur dilakukan untuk memberikan pelatihan dan pengetahuan kepada guru agar dapat Menyusun e-LKPD. Guru diharapkan dapat menyusun e-LKPD secara langsung didampingi oleh tutor/pemateri. Tujuan: Tujuan dari pelatihan penyusunan e-LKPD ini adalah  peserta dapat menyusun e-LKPD yang dapat diterapkan dalam pembelajaran. Metode: Metode pelatihan ini berupa kegiatan pemaparan materi, penugasan, dan diskusi tanya jawab. Hasil: Hasil yang diperoleh dari pelatihan ini adalah peserta dapat menyusun E-LKPD dengan baik. Kesimpulan: Peserta dapat menyusun e-LKPD dengan baik dan menyatakan bahwa pelatihan ini sangat menunjang profesional mereka sebagai guru.
Pelatihan Pemanfaatan Video Youtube sebagai Media Pembelajaran Di SDN Dukuh Kupang V Surabaya Noviana Desiningrum; Yudha Popiyanto; diyas Age Larasati; Nafilah Alifta Firdaus
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kompetensi pedagogic, professional, kepribadian dan sosial harus dimiliki dan dikuasai oleh seorang guru. Di SDN Dukuh Kupang V Surabaya ini tentu masih memerlukan pengalaman tentang pemilihan metode atau model pembelajaran dan menyiapkan media pembelajaran yang tepat. Dalam pembelajaran sekarang ini, tidak jaman lagi siswa hanya menerima materi pembelajaran dengan menggunakan buku saja, namun siswa dapat menerima materi pembelajaran dengan menggunakan media sosial. Salah satu media sosial yang tepat untuk menyebarkan (share) video pembelajaran tersebut adalah YouTube. Tujuan: Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk melatih pembuatan video pembelajaran dari YouTube diharapkan dapat meningkatkan kompetensi guru di SDN Dukuh Kupang V Surabaya. Metode: Metode pengabdian masyarakat ini terdiri dari: metode ceramah, metode diskusi, dan metode tanya jawab. Kegiatan pengabdian  masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 15 Agustus 2024 yang bertempat di ruang rapat Fakultas Pertanian Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Surabaya. Kegiatan penmas ini dilaksanakan melalui 3 tahap. Tahap pertama memperkenalkan aplikasi-aplikasi pembuatan video pembelajaran. Tahapan kedua menyusun media pembelajaran berupa video yang akan di share ke YouTube. Tahapan ketiga, guru dapat menerapkan pembelajaran dengan menggunakan video YouTube sebagai media pembelajaran. Hasil: Hasil temuan dicapai dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah: (1) guru mampu memahami aplikasi membuat video pembelajaran (Camstudio, Kinemaster, dan lain-lain), (2) guru mampu menerapkan pembelajaran dengan membuat video yang di share ke YouTube, (3) meningkatkan kompetensi guru khususnya di bidang IPTEK. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat ini sangat bermanfaat dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran bagi Guru di SDN Dukuh Kupang V secara berkelanjutan.
Tingkat Pengetahuan Pentingnya Peran Ibu terhadap Kesehatan Gigi dan Kebersihan Tubuh pada Ibu-ibu PKK Kelurahan Kendangsari Surabaya Randy Hadyan Pranaya; Wahyuni Dyah Parmasari; Malik Rosyid Setia Jati; Dini Syifaussholihah; Shabira Hasna Latifunnisa; Indy Adelia; Sariska Hidayah; Tri Anisa Istiqomah; Siva Ulrohmah; Ade Cahya Karimawan
Prosiding Seminar Nasional Kusuma Vol 2 (2024): Prosiding Seminar Nasional Kusuma
Publisher : LPPM UWKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Ibu adalah jantung kehidupan suatu keluarga, dimana perannya sebagai pendidik, pengasuh, pelindung, dan sebagai contoh atau teladan terutama untuk anak-anaknya. Dalam ilmu kesehatan, ibu memiliki peran penting yaitu menerapkan dan mengaplikasikan pengetahuan tentang kesehatan tersebut untuk dijadikan pola dalam keluarga. Hal ini diutamakan pembiasaan dalam pola hidup sadar akan kesehatan gigi dan kebersihan tubuh. Tujuan Mengetahui tingkat pengetahuan peran ibu sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan kebersihan tubuh. Metode: Ibu-ibu PKK usia 35-60 tahun, sebanyak 49 orang dilakukan pengambilan data sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan mengenai peran ibu terhadap kesehatan gigi dan kebersihan tubuh, dengan mengisi pertanyaan pada lembar quisioner. Hasil: Dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pada satu waktu pengambilan sampel, dan didapatkan peningkatan tingkat pengetahuan sebanyak 5% untuk topik kebersihan gigi, 10% meningkat untuk topik pengetahuan seputar kebersihan tubuh. Masing-masing untuk topik kebersihan gigi betul 89% dan setelah dilakukan post test meningkat menjadi 94%. Data yang serupa juga ditunjukkan untuk topik kebersihan tubuh yaitu 84% meningkat pengetahuannya menjadi 94% menjawab benar. Topik seputar cara menjaga kesehatan gigi dan mulut meliputi cara menyikat gigi, kebiasaan konsumsi makanan sehat, cara menjaga kebersihan tubuh dan solusi untuk tetap menjaga kesehatan gigi dan kebersihan tubuh. Kesimpulan: Adanya peningkatan pemahaman tentang pengetahuan cara menjaga kesehatan gigi dengan membiasakan mengkonsumsi makanan sehat, menyikat gigi dan mulut dengan cara yang baik dan benar serta ke dokter gigi selama dua kali setahun. Menjaga kebersihan tubuh, salah satunya membiasakan mencuci tangan.

Page 6 of 14 | Total Record : 134