cover
Contact Name
Muhammad Parikesit Wisnubroto
Contact Email
muhammadparikesit@agr.unand.ac.id
Phone
+6281357904202
Journal Mail Official
bda@agr.unand.ac.id
Editorial Address
Kampus Unand Limau Manis, Kec. Pauh Kota Padang, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Buletin Dharmas Andalas
Published by Universitas Andalas
ISSN : -     EISSN : 30631599     DOI : https://doi.org/10.25077/bda.v1i2.17
Buletin Dharmas Andalas (BDA) yang diterbitkan oleh Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas merupakan peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat. Dalam setahun Buletin Dharmas Andalas (BDA) menerbitkan dua edisi (Maret dan September). Naskah dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, naskah yang masuk akan melalui proses evaluasi kelayakan oleh Dewan Editor dan selanjutnya akan melalui proses double-blind review. Focus dan Scope Buletin Dharmas Andalas (BDA) menerima manuskrip atau naskah artikel dalam bidang riset terapan dan hilirisasi hasil penelitian ilmiah kuantitatif maupun kualitatif berbasis komunitas ke dalam format pengabdian masyarakat yang mencakup bidang keilmuan yang relevan antara lain Pertanian, Teknologi Pertanian, Peternakan, Teknik, Pendidikan, Kesehatan, Sosial Ekonomi Pertanian
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 45 Documents
Pemanfaatan Tanaman Hias di Halaman Sekolah sebagai Salah Satu Alternatif Solusi Penyerapan Polutan Udara di Daerah Khusus Jakarta Kamaliah, Tengku Laila; Ekowahyuni, Luluk Prihastuti; Akmal, Bintang
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.26

Abstract

Kualitas udara yang buruk di sekitar lingkungan sekolah merupakan masalah yang mendesak perhatian, terutama di daerah perkotaan yang padat penduduk. Kendaraan bermotor adalah salah satu penyebab polusi udara yang dominan di wilayah Daerah Khusus Jakarta. SMA Bunda Kandung terletak di pinggir Jl. Poltangan Raya, Kelurahan Pejaten Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pencemaran udara, dampaknya terhadap kesehatan dan solusinya serta mengajak siswa-siswa SMA Bunda Kandung untuk peduli terhadap lingkungan dengan cara menanam dan merawat tanaman yang dapat menyerap polutan di halaman sekolah. Kegiatan ini dilakukan di SMA Bunda Kandung yang diikuti oleh siswa kelas XII. SMA Bunda Kandung adalah sebuah sekolah menengah atas yang terletak di daerah perkotaan yang menghadapi masalah polusi udara. Tanaman hias yang digunakan yaitu Sansevieria, pucuk merah, sirih gading, dan peace lily. Selain memberikan manfaat bagi kesehatan siswa dan staf sekolah, penanaman tanaman hias juga meningkatkan estetika lingkungan sekolah dan menciptakan kesadaran lingkungan yang lebih baik di kalangan siswa. Hasil dan pengalaman dari kegiatan pengabdian ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengimplementasikan solusi inovatif untuk mengatasi masalah polusi udara dan meningkatkan kesadaran lingkungan di lingkungan pendidikan. Masyarakat sekolah diberdayakan untuk menjadi agen perubahan dalam upaya menjaga lingkungan yang sehat dan berkelanjutan. 
PKM Efektivitas Metarhizium sp. untuk Mengendalikan Spodoptera frugiperda pada Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) di Desa Rurukan Kecamatan Tomohon Timur Kota Tomohon Montong, Vivi B; Salaki, Christina L; Krisen, Jeane Krisen
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.27

Abstract

Spodoptera frugiperda merupakan salah satu hama penting pada cabai rawit di kota Tomohon. Petani masih tergantung pada penggunaan insektisida sintetik untuk mengendalikan hama tersebut, padahal sudah ada cara pengendalian ramah lingkungan yakni penggunaan biopestisida seperti Metarhizium sp. Metode yang digunakan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah bentuk penyuluhan. Berdasarkan hasil analisis, didapati peserta yang sangat antusias mengikuti kegiatan, menyimak, merespon, dan menanggapi secara positif terhadap pemaparan materi oleh narasumber. Selain itu pula,terjadi peningkatan pengetahuan peserta dan penguasaan akan materi penyuluhan, ditandai dengan 16 orang peserta yang memahami dari 20 peserta dan terjadi kenaikan pemahaman peserta dari nilai pra kegiatan (pre-test) ke akhir kegiatan (post-test) sebesar 65%.
Pengembangan Pupuk Organik Diperkaya Agens Hayati untuk Pertanian Berkelanjutan Romadhan, Panji; Aditya Dyah Utami; Rido, Muhammad
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.33

Abstract

Desa Telaga Baru pada umumnya bermata pencaharian sebagai petani yang bergerak di bidang peternakan, pertanian dan perkebunan. Namun, pelaksanaan pertanian dan peternakan khususnya di Desa Telaga Baru masih mengalami kendala atau hambatan sehingga produktivitas yang dihasilkan oleh petani masih belum optimal. Hal itu terbukti dalam pengelolaan limbah peternakan masyarakat masih minim pengetahuan karena kurangnya sentuhan teknologi atau ilmu pengetahuan dalam pengelolaannya. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut yaitu pengembangan pupuk organik diperkaya agens hayati yang berasal dari kotoran hewan ternak dan biomassa pertanian. Kegiatan ini diikuti oleh 23 petani yang terdiri dari beberapa tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, pemanenan dan aplikasi ke tanaman. Berdasarkan hasil kegiatan diketahui bahwa petani di Desa Tegal Baru Kecamatan Telaga Bauntung Kabupaten Banjar pengetahuan dan keterampilan dalam pembuatan pupuk organik dari limbah pertanian dan peternakan mengalami peningkatan pasca pelatihan. Petani di Desa Telaga Baru Kecamatan Telaga Bauntung Kabupaten Banjar dapat membuat pupuk organik dengan memanfaatkan limbah pertanian dan peternakan diperkaya agens hayati yang ada di lingkungan sekitar.
Pelatihan Public Speaking bagi Mahasiswa sebagai Strategi Persiapan Dunia Kerja Maghfiroh, Canggih Nailil; Roso Pristiwaningsih, Estin; Rizky, Dian; Maulana Firmansyah, Akbar
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.34

Abstract

Persaingan di dunia kerja yang semakin kompetitif menuntut lulusan perguruan tinggi tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga keterampilan komunikasi yang baik, termasuk public speaking. Mahasiswa sering mengalami kendala dalam berbicara di depan umum akibat kurangnya pelatihan dan pengalaman. Program pelatihan public speaking bagi mahasiswa Manajemen Agribisnis dirancang sebagai strategi persiapan dunia kerja guna meningkatkan kepercayaan diri, keterampilan komunikasi, serta kemampuan menyampaikan informasi secara efektif. Metode pelaksanaan program ini menggunakan pendekatan berbasis praktik dan partisipatif yang melibatkan tiga tahap utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi dan monitoring. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi langsung, serta simulasi wawancara kerja. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam berbagai aspek, seperti kepercayaan diri yang meningkat dari 67% menjadi 89%, kemampuan menyusun materi dari 67% menjadi 90%, serta teknik komunikasi verbal dan nonverbal yang mengalami perbaikan. Selain itu, kesiapan peserta dalam menghadapi wawancara kerja meningkat dari 50% menjadi 92%. Pelatihan ini terbukti efektif dalam membangun keterampilan public speaking mahasiswa, namun masih ditemukan kendala seperti rasa malu dan keterbatasan waktu latihan. Strategi tambahan seperti mentoring lanjutan dan komunitas latihan berbicara agar hasil pelatihan lebih optimal. Dengan adanya program pelatihan yang berkelanjutan, diharapkan mahasiswa dapat semakin siap menghadapi tantangan komunikasi di dunia kerja dan memiliki daya saing yang lebih tinggi. 
Sosialisasi Pemanfaatan Biochar Serbuk Gergaji Pada Lahan Sentra Budidaya Jagung Manis Desa Rengas Bandung Wiskandar, Wiskandar; Ajidirman, Ajidirman; H, Henny; Farni, Yulfita
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 1 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i1.35

Abstract

Limbah industri sawmill yang paling dominan ialah serbuk gergaji. Salah teknologi alternatif untuk memanfaatkan limbah biomassa ini arang atau biochar dan dapat digunakan secara langsung sebagai pembenah tanah. Lahan yang menjadi sentra budidaya jagung manis di Desa Rengas Bandung Kabupaten Muaro Jambi, adalah lahan marginal dengan kualitas kesuburan tanah rendah. Salah satu penyebab rendahnya kualitas kesuburan tanahnya adalah kandungan bahan organik atau humus yang rendah di dalam tanah. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah kualitas kesuburan tanah yang rendah tersebut adalah memberikan bahan organik ke dalam tanah. Penggunaaan biochar serbuk gergaji menjadi solusi karena terdapat potensi bahan serbuk gergaji hasil limbah sawmill yang beroperasi di Desa Rengas Bandung dan desa terdekat.  Menggunakan biochar sebagai amelioran organik yang fungsinya bertahan lama di dalam tanah atau organik stabil menjadi teknologi dan penggelolaan jangka panjang kandungan bahan organik tanah. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini adalah agar limbah industri perkayuan atau sawmill berupa serbuk gergaji dan residu tanaman hasil panen jagung manis berupa batang dan akar dapat dibuat jadi biochar dan sekaligus dapat digunakan sebagai bahan yang dapat memperbaiki kualitas fisika dan kimia tanah dari lahan budidaya sendiri. Hasil yang dicapai dari program pengabdian adalah petani mengakui mendapat pengetahuan baru tentang biochar dan sudah mampu membuat biochar dari limbah pertanian dengan alat drum pirolisator. Kelompok mitra pengabdian sedang dalam proses melaksanakan demplot pemanfaatan biochar serbu gergaji dalam budidaya jagung manis.   
Teknologi “3BIO” MoL Bonggol Pisang dalam Budidaya Sayuran di Desa Kasang Kota Karang Muaro Jambi Ichwan, Budiyati; Zulkarnain, Zulkarnain; Eliyanti, Eliyanti; Maryani, Anis Tatik; Arzita, Arzita
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.31

Abstract

Kelompok Tani Binas Lestari merupakan salah satu kelompok tani yang terdapat di Desa Kasang Kota Karang, Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi. Sebagian dari   penduduk di desa ini (kurang lebih sekitar 50%) berusaha tani sayuran. Jenis sayuran yang diusahakan meliputi cabai merah, ketimun, pare, kacang panjang, tomat, dan buncis.  Dalam berusahatani sayuran permasalahan yang sering ditemui oleh petani adalah hasil tanaman sayuran yang tidak optimal, Organisme Penggangu Tanaman (OPT) yang semakin meningkat, dan kesuburan lahan yang semakin menurun, serta semakin meningkatnya penggunaan bahan agrokimia seperti pupuk dan pestisida. Berdasarkan hal ini maka tim PPM berdiskusi dengan petani dan menemukan solusinya yaitu mengolah bonggol pisang yang cukup banyak tersedia di lokasi pertanaman mereka untuk dijadikan MOL (Mikro Organisme Lokal). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani terhadap teknologi “3 BIO” MOL bonggol pisang (biofertilizer; biostimulan; dan biopestisida), dan peningkatan pendapatan petani dengan kemampuan yang dimiliki untuk mengembangkan MoL bonggol pisang dalam skala komersial. Metode pendekatan yang digunakan adalah participatory rural appraisal, yang mengutamakan partisipasi aktif mitra selama proses kegiatan. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman dan keterampilan mitra/petani sebesar 92,86% tentang teknologi yang diterapkan. Mitra sangat antusias dan siap mengembangkan teknologi pengolahan bonggol pisang menjadi MoL untuk usaha tani sayuran mereka, guna meningkatkan hasil tanaman, meningkatkan pendapatan dan meningkatkan kesehatan lingkungan.
Pemberdayaan Petani Melalui Pelatihan Teknik Diagnosa Kesehatan Tanah dan Tanaman Hortikultura di Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu Sutrawati, Mimi; Sukisno, Sukisno; Ginting, Sura Menda; Andani, Apri
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.38

Abstract

Pengetahuan petani yang rendah tentang bagaimana melakukan diagnosa kesehatan tanah dan tanaman mengakibatkan ketidakmampuan petani dalam memutuskan apa yang seharusnya mereka lakukan ketika melihat adanya kerusakan tanaman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani tentang teknik diagnosa kesehatan tanah dan tanaman, serta meningkatkan keterampilan dalam pembuatan pupuk kompos. Kegiatan pengabdian ini berlokasi di Desa Tik Kuto Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Khalayak yang menjadi sasaran kegiatan adalah petani tanaman hortikultura. Metode pendekatan kegiatan pengabdian dilakukan melalui dua cara, yaitu (1) penyuluhan tentang teknik diagnosa kesehatan tanah dan tanaman, serta (2) pelatihan keterampilan pembuatan pupuk kompos. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan petani tentang teknik diagnosa tanah meningkat dari skor rata-rata 1,50 (kurang tahu) menjadi 4,33 (tahu), sedangkan tingkat pengetahuan teknik diagnosa kesehatan tanaman meningkat dari skor rata-rata 1,42 (tidak tahu) menjadi tahu (4,17). Selanjutnya tingkat pengetahuan petani tentang pembuatan pupuk kompos juga mengalami peningkatan dari yang semula belum tahu sama sekali dan belum pernah membuat, setelah mengikuti kegiatan pengabdian menjadi tahu dan bisa membuat pupuk kompos dari bahan-bahan sampah organik, khususnya kulit kopi yang banyak ditemukan di Desa Tik Kuto, Kecamatan Rimbo Pengadang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu. Kegiatan pengabdian ini memberikan manfaat besar bagi petani, terutama untuk keberlanjutan usaha pertanian, sehingga ke depannya aktivitas pengabdian seperti ini perlu terus dilakukan.
Tingkat Pemahaman Masyarakat di Semarang Tentang Bibit yang Tahan Hama dan Penyakit Haneda, Noor; Siregar, Ulfah J; Nurianti, Esti; Winata, Bayu; Sudrajat, Dede J; Pramisari, Yunita; Adam, Satria; Zidan, Mochammad; Ramadhan, Rafli
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.39

Abstract

Sengon merupakan tanaman kehutanan yang sangat diminati karena memiliki nilai ekonomi dan ekologi yang tinggi. Disamping itu, sengon rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Namun, tidak semua masyarakat mampu mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pelatihan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat dalam mengatasi serangan hama dan penyakit pada pohon sengon. Pelatihan ini dilakukan di Persemaian Permanen Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah pada tanggal 10 Juni 2024. Peserta pelatihan adalah staff Balai Sertifikasi dan Perbenihan Tanaman Hutan (BSPTH) dan petani. Metode pelatihan dengan pemberian materi, diskusi interaktif dan praktik langsung di lapangan. Analisis keberhasilan pelatihan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa pelatihan ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan peserta dalam mengatasi serangan hama serta penyakit pohon sengon rata-rata 17 persen.
Manajemen Proyek Industri Kopi Solok Radjo, Provinsi Sumatera Barat Aulia, Fauzan; Yulianto, Kiki; Santosa
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.9

Abstract

Satu Industri Kopi Solok Radjo dari Sumatera Barat menghadapi tantangan dalam pelaksanaan kegiatan manajerial di industrinya. Tantangan manajemen proyek Kopi Solok Radjo diklasifikasikan dalam lima bagian manajemen proyek, yaitu penggambaran penerapan manajemen proyek, penguraian konsep-konsep manajemen proyek, analisis teknik dan metode yang digunakan dalam manajemen proyek, analisis pengelolaan risiko, serta analisis kualitas yang diterapkan dalam proyek. Penelitian ini menggunakan kajian studi literatur dalam mengidentifikasi eksistensi dan memberikan rekomendasi berdasarkan topik kajian di literatur dalam lingkup manajemen proyek. Hasil yang didapatkan berupa Kopi Solok Radjo telah melaksanakan kegiatan dan konsep manajemen proyek, namun belum terdapat metode terstruktur dalam pelaksanannya. Kegiatan manajemen proyek dari yang telah dilaksanakan Kopi Solok Radjo dievaluasi dan diberikan rekomendasi relevan untuk dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan keberlanjutan operasional industri kopi Solok Radjo.
Permainan Iza! Kaeru Caravan Sebagai Media Pembelajaran Mitigasi Bencana Dalam Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta Handayani, Kusumaningdyah Nurul; Purwandaru, Pandu; Praseptiangga, Danar; Mutiah, Inas Hasnah
Buletin Dharmas Andalas Vol. 2 No. 2 (2025): Buletin Dharmas Andalas
Publisher : Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Fakultas Pertanian, Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/bda.v2i2.15

Abstract

Surakarta adalah salah satu kota yang terletak di Provinsi Jawa Tengah. Kelurahan Sumber diklasifikasikan sebagai tingkat ancaman bencana banjir karena berada di dekat tiga sungai. Pentingnya advokasi mengenai banjir tidak bisa dianggap remeh karena banjir dapat menyebabkan kerugian besar terhadap kehidupan masyarakat setempat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kemampuan sosial emosional anak usia 4-12 tahun di Kelurahan Sumber melalui Permainan Iza! Kaeru Caravan. Dalam penelitian ini, digunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus. Dengan menggunakan pendekatan ini, diharapkan dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai kemampuan sosial emosional. Faktor yang memiliki jumlah poin terbesar adalah faktor dengan pengaruh terbesar. Sedangkan faktor dengan jumlah poin terkecil memiliki pengaruh paling kecil. Variabel kemampuan sosial emosional yang sering terjadi pada anak usia 4-6 tahun berdasarkan perhitungan menggunakan metode borda di Kelurahan Sumber yaitu variabel menunjukkan sikap mandiri dalam memilih kegiatan dengan faktor pendidikan dan dukungan orang tua. Sedangkan pada anak usia 7-9 tahun dan anak usia 10-12 tahun yaitu variabel menunjukkan sikap mandiri dalam memilih kegiatan dengan faktor minat dan bakat.