cover
Contact Name
Muhammad Buchori Ibrahim
Contact Email
mesadajournal@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
mesadajournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pendidikan/Pasar XII Gg. Sayang No. 12 Dusun II Bandar Setia Village, Percut Sei Tuan District, Deli Serdang Regency, North Sumatra 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Mesada: Journal of Innovative Research
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : -     EISSN : 30643864     DOI : -
The focus and scope of Mesada: Journal of Innovative Research is on various issues in multidisciplinary fields, both as material objects and formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers of interdisciplinary studies to publish their research results in our journal, whose articles focus on: Education Dawah and Communication Philosophy and Ushuluddin Law Economics and Banking Management and Administration Social and Culture Science and Technology Nursing, Midwifery, Medicine, Pharmacy and Public Health Agriculture, Plantation, Fisheries and Animal Husbandry Language, Arts and Literature
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 124 Documents
Membangun Kompetensi Guru PAI dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Aisyah Wulandari Sisworo; Juliani; Dinda Oktavia; Duha Rizqia; Muhammad Haikal
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya tujuan kompetensi guru PAI ialah untuk dapat mencapai standar kualitas atau tolak ukur dalam menjalankan dan meneyelesaikan pekerjaanya dengan professional. Karena selaras dengan tujuan utama pendidikan islam yaitu dengan memusatkan perhatian kepada pembentukan karakter individu setiap Muslim untuk aktif dalam melakukan kegiatan amal shaleh dalam kehidupannya, bukan sekadar untuk mencari kenikmatan dunia semata, tetapi menjadikan dunia sebagai jembatan amal menuju akhirat. Membangun Kurikulum Merdeka oleh guru PAI membutuhkan peningkatan kompetensi secara menyeluruh dan berkelanjutan, baik dari segi pengetahuan, keterampilan, maupun sikap. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pembelajaran yang relevan, bermakna, dan mampu menjawab tantangan Pendidikan abad ke-21. Salah satu bagian dalam kurikulum adalah seorang pendidik, yaitu seorang guru. Oleh sebab itu dalam pelaksanaan pembelajaran seorang pendidik termasuk buku PAI dapat diharapkan mempunyai beberapa kompetensi dasar. Kompetensi tersebut melibatkan kompetensi kepribadian, kompetensi profesionalisme, kompetensi pedagogik, dan Kompetensi sosial.
Kurikulum PAI untuk Generasi Z: Menanamkan Akhlak Mulia di Dunia yang Serba Cepat M Rivai; Juliani; Mita Dwi Amanda; Putri Maisyarah Batubara; Salsabila Yumna
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generasi Z, generasi yang tumbuh di era digital menghadapi tantangan besar dalam mempertahankan moralitas dan spiritualitas di tengah arus teknologi dan informasi yang cepat. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran strategis dalam menanamkan akhlak mulia dan membentuk karakter yang relevan dengan kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi kurikulum PAI yang efektif bagi Generasi Z, dengan memadukan pendekatan tradisional dan inovatif berbasis teknologi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi pustaka, observasi, dan wawancara mendalam. Data primer diperoleh melalui observasi lingkungan sekolah, sedangkan data sekunder diambil dari literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi digital, seperti aplikasi pembelajaran, video interaktif, dan konten Islami di media sosial, mampu menarik perhatian siswa Generasi Z. Selain itu, pendekatan berbasis pengalaman, seperti proyek komunitas dan kegiatan sosial, efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai Islami. Namun, tantangan berupa penggunaan teknologi yang tidak terkendali dan pengaruh nilai asing menjadi kendala yang memerlukan perhatian serius.
Kurikulum Pendidikan Agama Islam Adaptif untuk Menyongsong Era Artificial Intelligence Sabila Fatun Nisa; Juliani; Faradita Br Ginting; Ayu Dwi Ananda
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum sekolah yang mencakup pendidikan agama Islam (PAI) harus berkembang seiring dengan perubahan ini untuk memenuhi persyaratan siswa saat ini. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi cara-cara di mana kurikulum PAI dapat berkembang untuk mengakomodasi bentuk-bentuk baru teknologi digital, khususnya AI. Dengan menggunakan metodologi studi pustaka yang mengacu pada publikasi sebelumnya seperti buku, jurnal, dan artikel, penelitian ini mengambil pendekatan kualitatif. Penelitian ini didasarkan pada analisis deskriptif dan konten. Tinjauan literatur yang luas dan kritis dari berbagai sumber disediakan untuk mendukung klaim dan ide. Temuan penelitian menunjukkan perlunya menggabungkan kemajuan teknologi ke dalam program pendidikan agama Islam, kurikulum PAI harus mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam semua aspek kehidupan, masyarakat sosial, pengembangan intelektual dan spiritual. Dalam upaya untuk meningkatkan efektivitas dan proses pendidikan agama Islam, integrasi nilai-nilai Islam melalui pengembangan kompetensi sangat penting. Kurikulum ini dirancang untuk mencakup komponen-komponen, yaitu pengetahuan, keterampilan, moral, kemampuan berpikir dan etika sosial. Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sangat diperlukan agar peserta didik muslim dapat mengikuti perkembangan zaman dan diarahkan dalam memanfaatkan akses digitalisasi yang saat ini sedang berkembang. Kurikulum PAI yang adaptif di era kecerdasan buatan sangat penting dalam pemanfaatannya yang memerlukan pengawasan dan pengarahan agar dapat mengoptimalkan segala perubahan yang terjadi di dunia teknologi secara lebih terarah dan dapat dipertanggungjawabkan. Penciptaan sumber daya pedagogis digital yang bermutu tinggi, meliputi video pembelajaran, e-book interaktif, dan platform e-learning, juga menjadi bagian dari kurikulum ini.
Redesain Kurikulum PAI untuk Mengatasi Krisis Moral Generasi Milenial dan Generasi Z Mhd Ibra Alfatir; Juliani; Toyyibah Nasution; Widya Astrina; Yustina Andra
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) guna mengatasi krisis moral yang dihadapi oleh generasi milenial dan generasi Z. Krisis moral yang teridentifikasi di kalangan siswa meliputi penurunan nilai-nilai seperti kejujuran, tanggung jawab, dan empati, yang diperburuk oleh pengaruh media sosial serta kurangnya keterlibatan orang tua dalam pendidikan moral. Melalui observasi dan analisis terhadap kurikulum PAI yang ada, ditemukan bahwa pengajaran masih bersifat teoretis dan kurang menghubungkan ajaran agama dengan tantangan kontemporer, terutama dalam menghadapi dunia digital yang berkembang pesat. Oleh karena itu, rancangan ulang kurikulum ini mengusulkan integrasi nilai-nilai moral Islam dalam setiap mata pelajaran, pendekatan yang lebih kontekstual dan berbasis karakter, serta pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Selain itu, pembelajaran berbasis proyek, diskusi aktif, serta peningkatan keterlibatan orang tua dan komunitas dalam pendidikan moral juga dianggap penting. Hasil yang diharapkan adalah terciptanya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter moral yang kuat, siap menghadapi tantangan sosial, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Meningkatkan Peran Kurikulum PAI dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik yang Religius Septia Putri Delima; Juliani; M Azzubair; Nurma; Muhammad Rasyid Ridha
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan agama Islam adalah pendidikan untuk menyiapkan siswa untuk meyakini, memahami, menghayati, dan mengamalkan agama Islam untuk membentuk kualitas pribadi dan kualitas sosial sehingga menghasilkan prestasi rohani iman dan religius di dalam diri peserta didik. Penelitian ini termasuk penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan pendekatan deskriptif, data yang diperoleh berupa literatur-literatur yang menunjang. Metode pengumpulan data dengan dokumentasi, adapun dokumen yang digunakan berupa buku-buku yang relevan. Teknik kebasahan data yang digunakan adalah triangulasi teori. Teknik dengan analisis Isi (content analisis), yaitu metode untuk membuat kesimpulan atau hasil penelitian dengan mengidentifikasi karakteristik khusus secara objektif dan sistematis. Konsep Pendidikan Islam dalam membentuk karakter peserta didik yang religius dengan cara pembiasaan keteladanan dan aturan.
Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Peserta Didik Anak Sekolah Dasar (Kelas II SD) Ramadan Lubis; Amalia; Aulia Luthfi Fathoni; Embun Sakara Ungu; Halimatul Adha
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan pada dasarnya merupakan dua peristiwa yang berbeda namun keduanya saling berkaitan. Adapun faktor faktor yang memengaruhi perkembangan anak ialah faktor eksternal, faktor internal dan faktor media sosial. Perkembangan anak pada dasarnya adalah perubahan-perubahan yang terjadi dalam seluruh dimensi yang ada dalam diri anak meliputi fisik psikomotorik, kognitif, moral, sosial serta emosional. yang berhubungan erat satu sama lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan studi terhadap suatu fenomena. Adapun subjek dari penelitian ini yaitu menggunakan sampel 1 keluarga di Batangkuis, Gang. Neraca Perumahan 4 Blok B 01, Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan agar dapat mendeskripsikan bagaimana perkembangan peserta didik sekolah dasar pada anak kelas II SD yang meliputi perkembangan peserta didik anak sekolah dasar (faktor internal, faktor eksternal, dan faktor media sosial). Hasil penelitian adalah Nizam berkembang baik secara fisik, motorik, kognitif, emosional, sosial, dan moral. Ia aktif, mudah bergaul, dan menunjukkan empati, meski perlu pendampingan dalam fokus belajar, pengelolaan emosi, dan pembatasan media sosial untuk mendukung perkembangan optimalnya.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Meningkatkan Efektivitas dan Kualitas Pembelajaran Siswa Dewi Kartika
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kualitas pembelajaran pada siswa. Profesionalisme guru PAI melibatkan kemampuan dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam setiap proses pembelajaran, serta penguasaan kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan profesional yang mendukung terciptanya pembelajaran yang bermakna. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan guru PAI dan pihak terkait di beberapa sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun guru PAI telah berupaya mengintegrasikan nilai-nilai Islam dalam pembelajaran, tantangan yang dihadapi antara lain keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan, serta perbedaan latar belakang siswa yang mempengaruhi pemahaman mereka terhadap materi. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis seperti pelatihan berkelanjutan, peningkatan fasilitas, serta inovasi dalam metode pembelajaran agar kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru PAI dapat terus ditingkatkan, sehingga berkontribusi pada pembentukan generasi muda yang berkarakter islami.
Analisis Al-Tafsir dan Tajahul Al-‘Arif dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Ilmu Badi’) Ade Dwi Juliani Ritonga; Era Fazira; Harun Al-Rasyid
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan gaya bahasa al-tafsir dan tajahul al-‘arif dalam Surah Yusuf untuk memperjelas makna dan pesan moral yang terkandung di dalamnya. Gaya al-tafsir berfungsi untuk memberikan penjelasan mengenai simbolisme dan makna yang terkandung dalam setiap peristiwa yang terjadi, seperti mimpi Yusuf yang menjadi kenyataan dan interaksi dengan saudara-saudaranya. Sementara itu, tajahul al-‘arif digunakan untuk membangkitkan kesadaran moral pembaca, terutama melalui perasaan introspeksi yang dirasakan oleh saudara Yusuf terkait kesalahan yang mereka lakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis teks Al-Qur'an untuk menggali kedalaman makna dari kedua gaya bahasa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi kedua gaya bahasa ini memperkaya pesan spiritual dan moral dalam Surah Yusuf, serta memberikan wawasan yang lebih dalam bagi pembaca mengenai nilai-nilai kehidupan yang relevan dengan konteks sosial dan pribadi. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkaya pemahaman terhadap keindahan dan kedalaman gaya bahasa Al-Qur'an.
Reformasi Hukum Kesehatan di Indonesia: Tantangan dan Peluang dalam Mewujudkan Kesehatan Universal Azhar. AR; Ismaidar; Tamaulina Br. Sembiring
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 2 No. 1 (2025): Januari-Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Reformasi hukum kesehatan di Indonesia menjadi agenda penting dalam upaya mewujudkan kesehatan universal yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Seiring dengan perkembangan sosial dan ekonomi, sistem kesehatan Indonesia menghadapi berbagai tantangan, seperti ketimpangan akses layanan kesehatan, kualitas pelayanan yang tidak merata, serta beban pembiayaan yang tinggi. Oleh karena itu, reformasi dalam sistem hukum kesehatan diperlukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan kesehatan, serta memastikan hak setiap warga negara untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak. Artikel ini membahas tantangan utama dalam implementasi reformasi hukum kesehatan di Indonesia, termasuk ketidakmerataan infrastruktur kesehatan, terbatasnya sumber daya manusia, serta hambatan regulasi dan birokrasi. Selain itu, artikel ini juga mengeksplorasi peluang yang ada, seperti pemanfaatan teknologi digital, perbaikan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait kebijakan kesehatan. Melalui analisis terhadap berbagai kebijakan dan pengalaman negara lain, diharapkan dapat diperoleh rekomendasi untuk memperbaiki sistem hukum kesehatan Indonesia dalam mewujudkan tujuan kesehatan universal. Dengan reformasi yang tepat, Indonesia dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan yang inklusif dan dapat diakses oleh seluruh warganya, tanpa terkecuali.
Pengaruh Perlakuan pada Daun dan Batang Terhadap Laju Evapotranspirasi pada Tanaman Waru (Hibiscus Tiliaceus) dan Pinus (Pinus Merkusii) Indah Putri Santri; Rabiyatul Adawiyah; Putri Ramadhani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 1 No. 2 (2024): July-December
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/vvaf7n59

Abstract

Proses evapotranspirasi memainkan peran penting dalam fisiologi tumbuhan. Evapotranspirasi adalah gabungab dari dua proses yaituevaporasi (penguapan air dari permukaan daun) dan transpirasi (penguapan air melalui stomata pada daun). Evapotranspirasi merupakan kombinasi dari proses evaporasi (penguapan air dari permukaan tanah, daun, dan batang) dan transpirasi (penguapan air melalui stomata daun). Kedua proses ini sangat penting dalam siklus air dan regulasi keseimbangan air di dalam tumbuhan. Padatanaman, sebagian besar air yang diserap oleh akar dikeluarkan kembali ke atmosfer melalui proses transpirasi. Transpirasi terjadimelalui stomata, yaitu celah kecil pada permukaan daun yang berfungsi untuk pertukaran gas dan penguapan air. Stomata membukadan menutup sebagai respons terhadap faktor-faktor lingkungan seperti kelembaban, suhu, dan kadar CO₂. Berdasarkan hasil praktikum yang dilakukan untuk mengamati pengaruh perlakuan pada daun dan batang terhadap laju evaporasi pada tanaman Waru (Hibiscus tiliaceus) dan Pinus (Pinus merkusii), dapat disimpulkan bahwa perlakuan pengikisan pada batang tanaman secarasignifikan memengaruhi laju evaporasi. Pengikisan hingga ke inti batang menghasilkan laju evaporasi tertinggi, diikuti oleh batang yang hanya dikikis tidak sampai inti, sedangkan batang tanpa perlakuan menunjukkan laju evaporasi terendah. Di sisi lain, daun kedua tanaman juga menunjukkan laju evaporasi yang lebih tinggi dibandingkan batang, menunjukkan bahwa proses transpirasi melalui stomata di daun berperan penting dalam kehilangan air. Hasil ini menunjukkan bahwa baik jenis tanaman maupun perlakuan yang diberikan dapat memengaruhi efisiensi penguapan air, yang penting untuk mempertimbangkan dalam manajemen pertanian dan konservasi sumber daya air.

Page 4 of 13 | Total Record : 124