cover
Contact Name
Ahmad Ulil Albab Al Umar
Contact Email
ahmadulil.asfebi@gmail.com
Phone
+6287831398687
Journal Mail Official
peshum.jurnal@gmail.com
Editorial Address
Slendro rt 02/01,gesi,sragen
Location
Kab. sragen,
Jawa tengah
INDONESIA
PESHUM
Published by CV ULIL ALBAB CORP
ISSN : -     EISSN : 28288017     DOI : 10.56799
PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, Sosiologi, Psikologi, Sosial, Budaya, Antropologi. (3) Humaniora: Sastra, Sejarah, Bahasa, Seni, Filsafat, Agama, Hukum. PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora terbit setiap 6 kali dalam setahun.
Articles 2,416 Documents
Studi Etnografi Sistem Produksi Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Era Perubahan Iklim Daerah Lembang Kabupaten Bandung Barat Ilham Fajri; Ilmiati Tsaniah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18035

Abstract

Penelitian ini merupakan studi etnografi yang bertujuan untuk menggali dan memahami sistem produksi pangan yang berbasis pada pengetahuan lokal di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung Barat, dalam menghadapi tantangan perubahan iklim. Wilayah Lembang, yang dikenal dengan pertanian hortikultura dan agroindustri lokal, menghadapi perubahan iklim yang semakin intens, seperti perubahan pola curah hujan, peningkatan suhu, serta pergeseran musim yang mempengaruhi hasil pertanian. Studi ini berfokus pada cara-cara adaptasi yang diterapkan oleh masyarakat lokal, khususnya petani, dalam menghadapi perubahan iklim yang berdampak pada ketahanan pangan dan ekonomi mereka. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, penelitian ini menggali bagaimana pengetahuan tradisional yang telah diwariskan turun-temurun digunakan dalam mengelola sumber daya alam dan merencanakan pola tanam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun perubahan iklim memberikan tantangan besar bagi petani, pengetahuan lokal yang berkaitan dengan pengelolaan air, pemilihan varietas tanaman yang adaptif, serta teknik bertani ramah lingkungan telah terbukti efektif dalam menjaga ketahanan pangan. Petani di wilayah ini juga mengembangkan berbagai inovasi berdasarkan pengalaman mereka yang tidak hanya bertujuan untuk mempertahankan produksi, tetapi juga untuk meningkatkan keberlanjutan jangka panjang. Pengetahuan lokal ini, meskipun sering kali tidak terdokumentasi dengan baik, menjadi elemen kunci dalam sistem produksi pangan yang tangguh dan berkelanjutan.
Strategi Kontruksi Pesan Dakwah Digital Melalui Model Negative Framing Robert N. Entman Pada Instagram Reels @MasjidSejutaPemuda Muchamad Hanif Pratama Jaya; Burhanuddin Burhanuddin; Al-May Abyan Izzy Burhani
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi pesan dakwah pada tiga video Instagram Reels akun Masjid Sejuta Pemuda periode April 2026 menggunakan Model Framing Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menganalisis empat elemen framing, yaitu pendefinisian masalah, identifikasi penyebab, penilaian moral, dan rekomendasi penyelesaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Masjid Sejuta Pemuda secara konsisten menerapkan strategi negative framing sebagai pendekatan komunikasi dakwah digital yang khas dan terstruktur. Keempat elemen framing bekerja secara terpadu dalam membangun narasi dua babak, yaitu babak konflik sebagai pemantik perhatian audiens dan babak resolusi sebagai media penyampaian nilai-nilai dakwah. Temuan utama penelitian menunjukkan adanya pola asimetri durasi yang konsisten pada ketiga video, di mana babak konflik menempati kurang dari 30% durasi tayangan, sedangkan lebih dari 70% didominasi oleh babak resolusi yang sarat dengan pesan spiritual. Pola tersebut menegaskan bahwa negative framing digunakan sebagai pattern interrupt untuk mengatasi keterbatasan short attention span Generasi Z, bukan sebagai inti substansi pesan. Dengan demikian, Masjid Sejuta Pemuda berhasil membangun formula komunikasi dakwah digital yang distingtif melalui transformasi provokasi awal menjadi konstruksi nilai spiritual dalam struktur narasi yang terencana dan proporsional.
Pengaruh Academic Hardiness dan Dukungan Sosial Terhadap Stres Akademik Mahasiswa Akhir Andi Asyrina Wulandari; Novita Maulidya Jalal; Astiti Tenriawaru Ahmad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18187

Abstract

Tekanan psikologis yang dialami mahasiswa saat menghadapi berbagai tuntunan di dunia pendidikan dikenal sebagai stres akademik, terutama bagi mahasiswa akhir yang sedang menyelesaikan skripsi. Dalam tahap ini, mahasiswa diharuskan untuk bersikap mandiri, memenuhi target penyelesaian studi, serta kompleksitas tugas akademik berpotensi menimbulkan dampak negatif pada kondisi fisik, psikologis, dan performa akademik mahasiswa. Tinggi rendahnya stres akademik dipengaruhi oleh berbagai faktor yang berasal dari internal dan eksternal individu, di antaranya academic hardiness dan dukungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk mengetahui pengaruh academic hardiness dan dukungan sosial terhadap stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir Fakultas Psikologi Universitas Negeri Makassar. Sampel penelitian terdiri atas 300 mahasiswa yang sedang menyusun skripsi, diperoleh melalui teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala academic hardiness, dukungan sosial, dan stres akademik, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa academic hardiness dan dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap stres akademik, dengan academic hardiness memiliki kontribusi yang lebih besar. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan ketangguhan akademik dan dukungan sosial dalam menurunkan stres akademik di kalangan mahasiswa tingkat akhir.
Prinsip Legalitas dan Kepastian Hukum Dalam KUHP Terbaru di Indonesia Achmad Fajar Bimantara; Ibrahim Fikma Edrisy
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18224

Abstract

Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Hukum Pidana (KUHP) menandai paradigma baru dalam hukum pidana di Indonesia. Salah satu aspek fundamental yang mengalami reorientasi adalah prinsip legalitas. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana prinsip legalitas diatur dalam KUHP baru dan implikasinya terhadap kepastian hukum. Dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, ditemukan bahwa KUHP nasional memperluas cakupan prinsip legalitas dengan mengakui "hukum hidup," yang secara teoritis menyeimbangkan kepastian hukum formal dan keadilan substantif. Prinsip legalitas (nullum delictum nulla poena sine praevia lege poenali) merupakan pilar utama supremasi hukum (rechtsstaat). Dalam KUHP lama (WvS), prinsip ini diterapkan secara kaku dan murni formal, sebagaimana diatur dalam Pasal 1 ayat (1). Namun, sejalan dengan semangat dekolonisasi hukum, Indonesia membutuhkan kodifikasi yang mencerminkan nilai-nilai lokal tanpa meninggalkan prinsip kepastian hukum universal. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 diperkenalkan, berupaya menjembatani kesenjangan antara legalitas formal dan material. Baru pada awal tahun 2023 Indonesia berhasil mengesahkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP (KUHP Nasional). Pengesahan undang-undang ini bukan sekadar perubahan teks hukum, melainkan misi dekolonisasi untuk menciptakan hukum yang selaras dengan karakter bangsa dan filosofi Pancasila. Salah satu perubahan paling mendasar yang dibawa oleh KUHP Nasional terletak pada reorientasi Prinsip Legalitas, pilar utama dalam sistem hukum pidana.
Pengaruh Layanan Guru Bimbingan Dan Konseling Terhadap Penanganan Siswa Disleksia Di Sekolah Menengah Pertama Nahtasha; Isnaeny Latif; Ratna Wulandari
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18227

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya layanan pendidikan inklusif bagi peserta didik dengan kebutuhan khusus, khususnya siswa yang mengalami disleksia di sekolah menengah pertama. Disleksia sebagai gangguan belajar spesifik dapat berdampak pada kemampuan akademik, kepercayaan diri, serta aspek sosial-emosional siswa apabila tidak ditangani secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh layanan guru bimbingan dan konseling (BK) terhadap penanganan siswa disleksia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto dan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada guru BK yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan guru BK berada pada kategori tinggi, demikian pula dengan penanganan siswa disleksia yang juga berada pada kategori tinggi. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara kualitas layanan BK dengan efektivitas penanganan siswa disleksia. Semakin optimal layanan yang diberikan, semakin baik pula penanganan yang dilakukan. Meskipun demikian, penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah responden yang relatif kecil, sehingga diperlukan penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas.
Peran Pendidikan Dalam Kemajuan Dan Kemunduran Peradaban: Perspektif Ibnu Khaldun Faiqotus Nabila; Samsimah; Saepul Malik; Siti Mahmudah Noorhayati
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18230

Abstract

Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun kemajuan dan mencegah kemunduran peradaban. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengkaji peran pendidikan dalam perspektif pemikiran Ibnu Khaldun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis konsep pendidikan serta perannya dalam dinamika peradaban, baik sebagai faktor kemajuan maupun kemunduran. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui kajian terhadap Muqaddimah dan literatur relevan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan berperan strategis dalam membentuk kualitas sumber daya manusia, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong perkembangan ilmu pengetahuan. Sebaliknya, lemahnya pendidikan dapat menyebabkan stagnasi intelektual dan kemunduran peradaban. Konsep pendidikan Ibnu Khaldun yang menekankan pembelajaran bertahap, pendekatan humanis, dan integrasi ilmu serta akhlak terbukti relevan dengan pendidikan kontemporer. Dengan demikian, pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun peradaban yang maju, berkelanjutan, dan beradab.
Implementasi Manajemen Bencana Angin Puting Beliung Terhadap Keselamatan Pekerja Konstruksi Gedung di Surabaya Farrel Ega Patria; Juan Sabam Gerson Sijabat; Farah Ardelia Ambarwati; Siti Sholihatul Habibah; Priscilia Bunga Margaretha; Nabilatus Sa’diyah; M.Noer Falaq Al Amin; Nuh Krama Hadianto
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18233

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kerentanan pekerja konstruksi gedung di Surabaya terhadap bencana angin puting beliung serta belum optimalnya penerapan kebijakan keselamatan kerja di lapangan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji implementasi manajemen bencana dalam melindungi keselamatan pekerja konstruksi dengan menggunakan kerangka teori implementasi kebijakan Edwards III. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui pendekatan studi pustaka dengan teknik analisis deskriptif kualitatif terhadap jurnal ilmiah, regulasi, dan laporan kasus terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan belum berjalan efektif, yang tercermin pada kendala dalam aspek komunikasi, keterbatasan sumber daya, rendahnya komitmen pelaksana, serta lemahnya koordinasi dalam struktur birokrasi. Keempat aspek tersebut saling berkaitan dan mempengaruhi tingkat keselamatan kerja di sektor konstruksi. Maka dapat disimpulkan bahwa permasalahan utama terletak pada ketidakefektifan implementasi kebijakan secara sistemik. Oleh karena itu, hasil penelitian ini memiliki implikasi penting dalam penguatan sistem manajemen bencana guna meningkatkan perlindungan keselamatan pekerja konstruksi.
Model Pendidikan Karakter Pada Keluarga Batak Toba: Studi Kasus Petani Inang Di Desa Garoga Sibargot Rismauli Ritonga; Yesi Astasia; Sarah Kholijah; Dwi Indah Anneka Putri; Rahel Exclesya Sianturi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18274

Abstract

Perempuan Batak Toba atau yang dikenal sebagai inang memiliki peran penting dalam proses pendidikan karakter anak. Selain menjalankan fungsi domestik sebagai ibu dan pengelola rumah tangga, inang juga berperan sebagai pendidik utama dalam keluarga. Pada masyarakat pedesaan yang mayoritas bekerja di sektor pertanian, perempuan turut terlibat dalam aktivitas ekonomi keluarga melalui berbagai pekerjaan pertanian. Penelitian ini bertujuan menganalisis orientasi nilai budaya Batak Toba dan model pendidikan karakter yang diterapkan oleh petani inang Batak Toba dalam membentuk karakter anak di Desa Garoga Sibargot kecamatan Garoga Kabupaten Tapanuli Utara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan. Informan penelitian terdiri atas 15 orang yang meliputi inang Batak Toba, suami, dan anak. Data dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orientasi nilai budaya Batak Toba berlandaskan hamoraon, hasangapon, dan hagabeon yang menjadi pedoman dalam kehidupan keluarga dan masyarakat. Nilai-nilai tersebut diinternalisasikan melalui model pendidikan karakter yang dilakukan dengan pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, serta pelibatan anak dalam aktivitas sehari-hari dan kegiatan pertanian. Karakter utama yang ditanamkan meliputi kemandirian, tanggung jawab, dan kerja keras. Temuan ini menunjukkan bahwa nilai budaya Batak Toba memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak pada keluarga petani inang Batak Toba serta menjadi sarana pewarisan nilai budaya antargenerasi.
Komparasi Pemahaman Konsep Persamaan Kuadrat antara Problem-Based Learning dan Pembelajaran Langsung Jeilan Cicilia Tumei; Ichdar Domu; Rosauli Novalina Samosir
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18301

Abstract

This study aims to determine the difference in students' conceptual understanding of quadratic equations between those taught with the Problem-Based Learning (PBL) model and those taught with direct instruction. It was motivated by students' low conceptual understanding in mathematics, largely caused by the dominance of teacher-centered learning. A quantitative approach was employed using a quasi-experimental method with a pretest-posttest control group design. The sample comprised two grade IX classes selected through cluster sampling, namely one experimental and one control class, each consisting of 30 students. Data were collected through an essay-type conceptual understanding test validated by experts. Normality (Shapiro-Wilk) and homogeneity (Levene) tests were run using SPSS, while the hypothesis was tested with an Independent Samples T-Test at a 0.05 significance level. The results showed a t-value of 4.838, greater than the t-table value of 1.671, so H0 was rejected and H1 accepted. The experimental class mean post-test score (74.17) exceeded that of the control class (69.93). Thus, students taught with PBL achieved better conceptual understanding of quadratic equations, suggesting PBL is an effective alternative for mathematics learning.
Pengaruh Career Decision-Making Self-Efficacy Terhadap Kesiapan Kerja Mahasiswa Tingkat Akhir Farah Amalina Dzakiyyah; Abdul Rahmat; St. Hadjar Nurul Istiqamah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i4.18302

Abstract

Kesiapan kerja merupakan salah satu aspek penting yang perlu untuk dimiliki oleh mahasiswa tingkat akhir dalam menghadapi transisi dari dunia pendidikan ke dunia kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh career decision-making self-efficacy terhadap kesiapan kerja pada mahasiswa tingkat akhir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Subjek penelitian ini berjumlah 398 orang mahasiswa tingkat akhir. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala career decision-making self-efficacy (CDMSE) Ind-Ver dan skala work readiness. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan uji regresi ordinal. Hasil analisis penelitian ini memperoleh nilai koefisien 0,000 (p < 0,05) dan r = 0,17. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh career decision-making self-efficacy terhadap kesiapan kerja mahasiswa tingkat akhir. Makin tinggi tingkat career decision-making self-efficacy maka makin tinggi pula tingkat kesiapan kerja. Sebaliknya, makin rendah career decision-making self-efficacy maka makin rendah pula tingkat kesiapan kerja. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk menjadi acuan dalam mengembangkan layanan bimbingan karier yang berfokus pada penguatan career decision-making self-efficacy khususnya dalam penguatan informasi pekerjaan, perencanaan karier, dan afirmasi sosial untuk meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa.