cover
Contact Name
Muhammad Asy'ari
Contact Email
m.asyari@litpam.com
Phone
+6281805273578
Journal Mail Official
sasambojurnal@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Lingkar Permai Blok Q4 LK Sembalun, Tanjung Karang Sekarbela, Mataram, NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service)
ISSN : -     EISSN : 2686519X     DOI : 10.36312/sasambo
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) is a scientific multidisciplinary journal published by Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM) that publish 4 issues per year in February, May, August, and November. This journal accepts and publishes scientific articles that are original and focused on community service. Manuscripts are written using an academic approach or scientific method by presenting data on the impact of community service activities that have been carried out. The theme written must have an impact or can be generalized to local, regional or national populations such as various potentials, obstacles, challenges, and problems that exist in society, as a form of contribution to empowerment and sustainable development in the social and humanities, science and technology fields.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 31 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 4 (2025): November" : 31 Documents clear
Inovasi Pengrajin Batik Dengan Membuat Sabun Batik Ramah Lingkungan Dari Buah Lerak dan Eco Enzyme Sandari, Tries Ellia; Soemadijo, Pramita Strudiviany; Pandin, Maria Yovita R; Djumaifin, Thesalonika; Pranoto, Felix Chandra
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/h14jeg67

Abstract

Desa Gondang berada di Wilayah Kecamatan Gondang Kabupaten Mojokerto. Desa Gondang terdapat beberapa pengrajin batik dimana para para pengrajin melalui kelompok Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan nama Batik Gondang Sekar Ndaru. Permasalahan yang dihadapi pengrajin UMKM meliputi keluhan dari pelanggan batik yang tidak bisa memelihara dan merawat kain batik, terutama dalam hal mencuci kain batik dengan benar. Selama ini pelanggan hanya mencuci kain batik dengan deterjen biasa tanpa menggunakan sabun khusus batik yang dapat merawat warna dan struktur dari kain batik. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian pengrajin dalam berinovasi dalam membuat sabun yang dapat digunakan untuk mencuci kain batik yang mereka jual ke pelanggan batik dan memasarkan sabun buatan pengrajin. Hasil dari penjualan sabun 85 % meningkat baik secara signikan karena ketika menjual produk batik tulis pelanggan juga membeli sabun batik. Pendekatan yang digunakan pada program pengabdian ini adalah Participation Action Research (PAR) yang mana subjeknya adalah pelaku pengrajin batik tulis di Gondang Mojokerto. Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa dalam aspek pemahaman pengrajin dalam membuatan sabun batik yang dibuat dari bahan-bahan alami, cara mengemas produk sabun dan cara memasarkan secara offline dan online lewat media digital. Eco-Friendly Batik Soap Product Innovation From Lerak Fruit  and Eco Enzyme For Batik SMEs sekar Ndaru, Mojokerto Gondang Village is located in the Gondang District of Mojokerto Regency. In Gondang Village, there are several batik artisans who operate through a Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) group called Batik Gondang Sekar Ndaru. The problems faced by the MSME artisans include complaints from batik customers who do not know how to maintain and care for batik fabrics, especially in terms of washing batik cloth properly. Until now, customers have only washed batik fabric with regular detergent without using special batik soap that can preserve the color and texture of the batik fabric. This community service activity aims to enhance the skills and expertise of the artisans in innovating by creating soap that can be used to wash the batik fabrics they sell to customers and to market the soap made by the artisans.The sales of soap increased by 85%, significantly, because when selling hand-painted batik products, customers also bought batik soap. The approach used in this community service program is Participatory Action Research (PAR), in which the subjects are the artisans of hand-drawn batik in Gondang, Mojokerto. The activities show that in terms of the artisans' understanding of making batik soap from natural ingredients, how to package soap products, and how to market them both offline and online through digital media.
Pemberdayaan Inklusivitas Kepada Aparatur Sipil Negara Disdukcapil Palangka Raya: Pembekalan Ilmu Bahasa Isyarat Maulida Kusumawardhani, Nazwa; Kusumawardhani, Nazwa Maulida; Agusti, Revalina; Selvia, Fitriana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v7i4.3925

Abstract

Inclusive civil registration services for deaf persons are a critical prerequisite for equitable public service delivery and for advancing SDG 10 and SDG 16. At the Civil Registration Office (Disdukcapil) of Palangka Raya, physical accessibility has begun to receive attention, but staff capacity to communicate with deaf citizens remains limited and relies largely on written notes or family members as intermediaries. This community service programme aimed to strengthen the capacity of civil servants to provide more inclusive services through a short training on basic sign language and disability awareness. The intervention was implemented as a face-to-face workshop with three stages: preparation (needs mapping and development of a concise training module), implementation (presentation of disability-related regulations and inclusive service principles, introduction to SIBI and BISINDO manual alphabets, and role-plays simulating interactions at the service counter), and simple evaluation using written reflection sheets and group discussion. The findings indicate increased awareness among participants of deaf citizens’ communication rights, a more critical view of previous communication strategies, and greater confidence to initiate interaction using a combination of sign language, writing, and gestures. Participants also began to recognise the need for institutional support, such as Standard Operating Procedures and follow-up training, so that inclusive practice does not depend solely on individual goodwill. Although short in duration and limited to basic competencies, the programme illustrates how sign language training can serve as a practical entry point for strengthening disability-inclusive civil registration services for deaf citizens.
PKM Peningkatan Peran Kader Posyandu dengan Metode PESAN PENTING untuk atasi Stunting Alamsyah, Dedi; Darusman, Darusman; Farida, Farida; Suwarni, Linda
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/s9k4hx06

Abstract

Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pengolahan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) berbasis pangan lokal. Inti permasalahan yang dihadapi yaitu masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam menyediakan MP-ASI yang bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak, sehingga berpotensi memengaruhi kualitas gizi balita di masyarakat. Metode pemecahan yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi langsung, serta pendampingan intensif kepada kader Posyandu. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader Posyandu dan terlaksana dengan baik serta lancar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader sebesar 70,4% serta peningkatan keterampilan kader dalam pengolahan MP-ASI lokal sebesar 41,9% setelah intervensi. Simpulan dari kegiatan ini adalah pelatihan dan pendampingan kader Posyandu terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas kader, khususnya terkait pengetahuan dan keterampilan pengolahan MP-ASI berbasis pangan lokal. Kegiatan PKM ini berimplikasi pada meningkatnya kapasitas kader Posyandu dalam penyediaan MP-ASI berbasis pangan lokal yang bergizi dan aman, sehingga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas gizi anak, pencegahan masalah gizi (stunting, gizi kurang), serta mendukung terciptanya generasi sehat dan produktif di masyarakat, sehingga diharapkan berdampak pada perbaikan status gizi anak di masyarakat. Community Service Program: Enhancing the Role of Posyandu Cadres through the KEY MESSAGE Method to Overcome Stunting The objective of this Community Service (PKM) activity is to improve the knowledge and skills of Posyandu cadres in processing complementary foods for breast milk (MP-ASI) based on local foods. The core problem faced is the limited knowledge and skills of Posyandu cadres in providing nutritious, safe, and developmentally appropriate MP-ASI, which has the potential to affect the nutritional quality of toddlers in the community. The methods used to solve this problem include training, live demonstrations, and intensive mentoring of Posyandu cadres. This activity was attended by 30 Posyandu cadres and was carried out smoothly and successfully. The results of the activity showed a 70.4% increase in the cadres' knowledge and a 41.9% increase in their skills in processing local MP-ASI after the intervention. The conclusion of this activity is that training and mentoring of Posyandu cadres is proven to be effective in increasing the capacity of cadres, particularly in relation to knowledge and skills in processing locally-based MP-ASI. This PKM activity has implications for increasing the capacity of Posyandu cadres in providing nutritious and safe locally-based complementary foods, which is expected to contribute to improving children's nutritional quality, preventing nutritional problems (stunting, malnutrition), and supporting the creation of a healthy and productive generation in the community, thereby improving the nutritional status of children in the community.
Inovasi Mesin Steamer Batik Ecoprint Otomatis dan Manajemen Pemasaran Digital Untuk Meningkatkan Bisnis Fashion Batik Ecoprint Kelompok PKK Rejosari Tulungagung Jatiningsih, Oksiana; Hidayati, Lutfiyah; Kholis, Nur; Wulandari, Novi Fitria; Arrizq, Ahmad Fatih; Rahman, Yanuar; Abdillah , Moh Bima Fahrosyid Rizki
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fdbemc10

Abstract

Kelompok PKK Rejosari Tulungagung memiliki potensi dalam produksi batik ecoprint berbasis kearifan lokal. Namun, pada saat proses produksi masih menggunakan alat kukus konvensional yang kapasitasnya lima, panas tidak merata, waktu proses produksi lama dan menghasilkan motif yang tidak konsisten. Penggunaan alat tersebut menghambat efesiensi produksi, meningkatkan tingkat kegagalan produk, dan menyulitkan dalam menjaga stadar kualitas. Proses pemasaran produk belum terintegrasi dengan media digital, sehingga jangkauan pasar tidak bisa luas. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra melalui penerapan Mesin steamer batik ecoprint otomatis dan pelatihan manajemen pemasaran digital. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan mesin yang mampu menghasilkan uap panas stabil dan merata dengan bantuan kompor burner double channel. Mesin steamer batik ecoprint otomatis dilengkapi dengan sistem timer dan pengaturan suhu untuk menjaga suhu tetap stabil. Penggunaan mesin steamer batik ecoprint otomatis mampu meningkatkan kapasitas produksi hingga 100%, mempercepat waktu proses sebesar 25%, serta meningkatkan konsistensi dan kualitas motif secara signifikan melalui distribusi panas yang merata dan kontrol suhu terintegrasi. Pelatihan digital marketing membantu mitra memahami strategi promosi dan memperluas akses pasar. Evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan teknis, efisiensi produksi, dan kemampuan adaptasi mitra terhadap tren pemasaran. Innovation of Automatic Batik Ecoprint Machine and Digital Marketing Management to Improve Fashion Batik Ecoprint Business of PKK Rejosari Group Tulungagung The PKK Rejosari Tulungagung group has potential in the production of ecoprint batik based on local wisdom. However, during the production process, they still use conventional steaming tools with a capacity of five, uneven heat, a long production process time, and produce inconsistent motifs. The use of these tools hampers production efficiency, increases the product failure rate, and makes it difficult to maintain quality standards. The product marketing process has not been integrated with digital media, so the market reach cannot be wide. This programme aims to increase the productivity and competitiveness of partners through the application of an automatic ecoprint batik steamer machine and digital marketing management training. The results of this activity produce a machine that is able to produce stable and evenly hot steam with the help of a double-channel burner stove. The automatic ecoprint batik steamer machine is equipped with a timer system and temperature settings to keep the temperature stable. The use of an automatic batik ecoprint steamer machine increases production capacity by up to 100%, reduces processing time by 25%, and significantly enhances motif consistency and quality through evenly distributed heat and integrated temperature control. Digital marketing training helped partners understand promotion strategies and expand market access. Evaluation showed improvements in partners' technical skills, production efficiency, and adaptability to marketing trends
Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke Diliana, Ekfindar; Klau, Ricardo Goncalves; Retnaningtyas, Hanova Rani Eka
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/q96d7239

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi hukum dan keterampilan menulis esai hukum siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke melalui pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT dan Grammarly. Pelaksanaan berlangsung pada Agustus–September 2025 melalui tahapan sosialisasi, pelatihan menulis, penerapan teknologi, monitoring, evaluasi, dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan menulis siswa, terutama dalam aspek argumentasi hukum, struktur esai, dan penggunaan bahasa akademik. Dari 30 peserta, 18 siswa (60%) mampu menghasilkan esai dengan struktur sistematis dan argumen hukum relevan. Kendala seperti gangguan jaringan internet diatasi dengan Starlink, sedangkan rendahnya kemampuan awal siswa diatasi melalui peer review. Luaran mencakup peningkatan keterampilan menulis, terbentuknya komunitas literasi hukum, serta publikasi hasil berupa video, poster, dan draft artikel ilmiah. Program ini diharapkan dapat direplikasi di sekolah lain di Papua Selatan untuk memperluas dampak positif terhadap kesadaran hukum generasi muda.Top of Form Peningkatan Literasi Hukum Melalui Pemanfaatan ChatGPT dan Grammarly dalam Penulisan Esai Hukum pada Siswa SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke  This community service activity aims to improve law-related literacy and law-related essay writing skills among students of SMA Negeri KPG Khas Papua Merauke using artificial intelligence–based technology, particularly ChatGPT and Grammarly. The program was carried out from August to September 2025 through several stages: socialization, writing training, technology implementation, monitoring, evaluation, and program sustainability. The results showed a significant improvement in students’ writing abilities, especially in law-related argumentation, essay structure, and academic language use. Out of 30 participants, 18 students (60%) successfully produced essays with systematic structures and relevant law-related arguments. Challenges such as unstable internet connections were overcome by using Starlink, while students’ low initial abilities were addressed through a peer review approach. The program outputs included enhanced essay writing skills, the establishment of a law-related literacy community, and publications in the form of videos, posters, and a draft scientific article. This program is expected to be replicated in other schools in South Papua to expand its positive impact on young people’s awareness of the law.
Peningkatan Kompetensi Guru-Guru Sdn Pakis V Surabaya Dalam Pembuatan Media Pembelajaran Berbasis Teknologi  Digital Imaging Dwi Harjanti , Fransisca; Harjanti Dwi , Fransisca; Yuanta, Friendha; Marmi, Marmi; Rafi, Maulana
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/fx43kf49

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SDN Pakis V Surabaya dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi digital imaging. Latar belakang kegiatan ini adalah tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan pembelajaran yang interaktif dan bermakna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan, workshop, dan pendampingan yang dilaksanakan secara bertahap, meliputi pengenalan digital imaging, pembuatan media pembelajaran, pendampingan proyek, serta pendokumentasian hasil karya dalam bentuk flipbook digital. Subjek kegiatan adalah guru SDN Pakis V Surabaya. Evaluasi dilakukan melalui pretest dan posttest untuk mengukur peningkatan kompetensi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan nilai rata-rata guru dari 65,7 pada pretest menjadi 85,1 pada posttest. Selain peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis, guru juga memperoleh pengalaman dalam mendokumentasikan media pembelajaran secara digital. Kegiatan ini berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta mendukung pencapaian SDG 4 tentang pendidikan berkualitas. Improving the Competence of Teachers at Pakis V Public Elementary School in Surabaya in Creating Digital Imaging Technology-Based Learning Media This community service program aimed to improve the competence of teachers at Pakis V Public Elementary School, Surabaya, in developing learning media based on digital imaging technology. The program was motivated by the demands of 21st-century learning, which emphasize the integration of digital technology to create interactive and meaningful learning experiences. The implementation employed training, workshops, and mentoring conducted in several stages, including the introduction to digital imaging, development of learning media, project-based assistance, and documentation of products in the form of digital flipbooks. The participants were teachers of SDN Pakis V Surabaya. Program effectiveness was evaluated using pretest and posttest assessments. The results showed a significant improvement in teachers’ competencies, with the average score increasing from 65.7 to 85.1. In addition to enhancing technical skills, teachers gained experience in digitally documenting learning media. This program positively impacted instructional quality and contributed to the achievement of Sustainable Development Goal 4 on quality education.
PKM Diversifikasi Pengolahan Buah Durian Pasca Panen berkonsep Zero Waste dan Branding Potensi Agropolitan Kelompok Tani "Lestari" Desa Suluk Madiun Juniarti, Rosa Safitri; Lebdoyono, Rendra; Arrizq, Ahmad Fatih; Abdillah, Moh Bima Fahrosyid Rizki; Sari, Fitrotin Ni'ma Intan; Azizah, Wafiq; Fatoni, Fandi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/dqc3nc06

Abstract

Kelompok Tani “Lestari” di Desa Suluk merupakan wadah komunikasi petani yang fokus pada budidaya rambutan, alpukat, dan durian. Meskipun menghasilkan banyak durian setiap tahun, pada 2024 kelompok ini mengalami gagal panen karena rasa buah hambar meskipun sudah matang. Upaya pemupukan belum mampu memperbaiki kualitas rasa. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan strategi diversifikasi produk berkonsep zero waste menjadi solusi. Diversifikasi tersebut berupa Daging durian dapat dijadikan dodol atau dijual ke PT. Ice Cream Campina sebagai bahan es krim atau diolah menjadi dodol, sementara bijinya dapat dijadikan keripik. Untuk mengatasi hal tersebut tim PKM melakukan diskusi setelah dilakukan observasi dan menghasilkan bahwa kelompok tani “Lestari” membutuhkan Teknologi Tepat Guna berupa Mesin Ekstraktor Durian (pemisah daging dan biji) serta mesin perajang biji durian model horizontal. Dengan dukungan ini, hasil panen dapat dimanfaatkan optimal. Selain itu, kelompok tani “Lestari” memerlukan pendampingan digital marketing untuk memperluas jangkauan pasar, melengkapi manajemen yang selama ini sudah berjalan baik melalui pertemuan rutin bulanan. PKM on Post-Harvest Durian Fruit Processing Diversification with a Zero-Waste Concept and Branding of Agropolitan Potential of the “Lestari” Farmer Group Suluk Village Madiun The “Lestari” farmer group in Suluk Village serves as a communication forum for farmers focusing on the cultivation of rambutan, avocado, and durian. Although they produce a significant amount of durian each year, in 2024 the group experienced crop failure as the fruits tasted bland despite being ripe. Fertilization efforts had not been able to improve the fruit quality. To address this issue, a product diversification strategy with a zero-waste concept was introduced as a solution. The diversification includes pulp can be made into dodol or selling durian pulp to PT Ice Cream Campina as an ingredient for ice cream or processing it into dodol, while the seeds can be processed into chips. To overcome these challenges, the PKM team conducted discussions after carrying out observations and concluded that the “Lestari” farmer group requires appropriate technology in the form of a Durian Extractor Machine (to separate pulp and seeds) as well as a horizontal model seed slicer. With this support, harvest yields can be utilized optimally. In addition, the “Lestari” farmer group requires assistance in digital marketing to expand market reach, complementing the management practices that have already been running well through regular monthly meetings.
Pemberdayaan MGMP Biologi SMA Kabupaten Sidoarjo dalam Mengefektifkan PR Siswa Melalui Penerapan Flipped Classroom Wikanta, Wiwi; Listiana, Lina; Primadani, Eka Wahyu; Maswan, Randa Difla Pradana; Batjo, Ahlulfatrah Abdurrahman; Maula, Izzul; Asy’ari, Asy’ari; asy'ari, Asy'ari
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/yb9svr60

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat yang berjudul Pemberdayaan MGMP Biologi SMA dalam Mengefektifkan PR Siswa Melalui Penerapan Flipped Classroom Berbasis IT di Sidoarjo bertujuan; (1)   untuk memberikan kemampuan manajemen persiapan pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan (2) untuk melatih keterampilan pemanfaatan IT dalam menyiapkan sumber dan media pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom. Mitra pada pengabdian kepada masyarakat ini adalah MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo. Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode workshop dan pelatihan yang meliputi workshop penyusunan perangkat pembelajaran biologi dengan pendekatan flipped classroom, pelatihan pembuatan video bahan ajar berbasis Bandicam, pelatihan penggunaan LMS berbasis Moodle, dan pelatihan  pemanfaatan VR. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini, yaitu  sebanyak 90% peserta MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo mampu mengadminstrasikan persiapan pembelajaran dengan pendekatan flipped classroom pada platform LMS berbasis Moodle, sebanyak 85% peserta MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo mampu membuat video bahan ajar berbasis Bandicam, 95% peserta MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo mampu menggunakan VR. Adanya pengabdian kepada masyarakat ini sangat membantu guru MGMP Biologi SMA/MA Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kompetensi manajemen mengimplementasikan pendekatan Flipped Classroom dan keterampilan memanfaatkan IT pada pembelajaran biologi.  Pengabdian kepada masyarakat serupa atau bentuk lain perlu terus dilakukan kepada guru dalam menunjang tercapainya pendidikan yang lebih berkualitas dan Indonesia Emas 2045.   Empowering High School Biology MGMPs to Make Student Homework Effective Through the Implementation of IT-Based Flipped Classrooms in Sidoarjo  Community Service entitled Empowerment of MGMP Biology SMA in Making Student Homework Effective Through the Implementation of IT-Based Flipped Classroom in Sidoarjo aims to provide learning preparation management capabilities with a flipped classroom approach in improving the quality of education and to train IT utilization skills in preparing learning resources and media with a flipped classroom approach. The partner in this community service is MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency. The implementation of the service uses workshop and training methods which include workshops on preparing biology learning tools with a flipped classroom approach, training on making Bandicam-based teaching material videos, training on using Moodle-based LMS, and training on using VR. The results of this community service, namely as many as 90% of MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency participants were able to administer learning preparation with a flipped classroom approach on a Moodle-based LMS platform, as many as 85% of MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency participants were able to make Bandicam-based teaching material videos, 95% of MGMP Biology SMA/MA Sidoarjo Regency participants were able to use VR. This community service program significantly assisted high school/Islamic high school biology teachers in Sidoarjo Regency in improving their management competency in implementing the Flipped Classroom approach and their skills in utilizing IT in biology learning. Similar or other forms of community service need to be continuously carried out by teachers to support the achievement of higher quality education and Golden Indonesia 2045.
Sexsual Awareness for Education Melalui Media Puzzle Sebagai Upaya Pencegahan Seks Bebas Di SMK Yadika 2 Cijagra Paseh Winengsih, Ecih; Kurniawati, Ratna Dian; Noprianty, Richa; Munawaroh, Madinatul; Sutriyawan, Agung; Marton, Rizma Raisa; Rahmah, Nazwa Nisrina; Charlina, Yolla; Susanti, Susi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ggexwg18

Abstract

Permasalahan rendahnya pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi dan risiko seks bebas masih menjadi tantangan serius di Kabupaten Bandung. Data BPS 2024 menunjukkan 5,78% perempuan usia 20–24 tahun di Jawa Barat menikah atau hidup bersama sebelum usia 18 tahun, dengan peningkatan kasus signifikan di wilayah Kabupaten Bandung. Laporan DP2KBP3A juga mencatat kenaikan kasus pernikahan dini dari 1.962 kasus (2021) menjadi 1.998 kasus (2023). Penelitian pengabdian ini bertujuan meningkatkan kesadaran remaja mengenai bahaya seks bebas melalui program Sexual Awareness for Education berbasis media puzzle edukatif sebagai metode belajar interaktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukasi partisipatif melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut. Media puzzle dikembangkan untuk menjelaskan konsep seks bebas, risiko kesehatan, dampak sosial, serta strategi pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan melalui diskusi kelompok, pemaparan materi, simulasi permainan puzzle, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terkait risiko seks bebas serta meningkatnya kemampuan siswa dalam mengidentifikasi langkah pencegahan perilaku seksual berisiko. Selain itu, media puzzle terbukti menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Program ini memberikan model edukasi kreatif yang dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah sebagai upaya pencegahan permasalahan kesehatan reproduksi remaja. Sexual Awareness for Education Through Puzzle Media as an Effort to Prevent Free Sex at SMK Yadika 2 Cijagra Paseh The issue of low adolescent knowledge regarding reproductive health and the risks of free sex remains a serious challenge in Bandung Regency. Data from BPS 2024 indicate that 5.78% of women aged 20–24 in West Java were married or cohabiting before the age of 18, with a significant increase recorded in Bandung Regency. Reports from DP2KBP3A also show a rise in early marriage cases from 1,962 cases in 2021 to 1,998 cases in 2023. This community service study aims to improve adolescents’ awareness of the dangers of free sex through the “Sexual Awareness for Education” program utilizing educational puzzle media as an interactive learning method. The method applied was a participatory educational approach consisting of preparation, implementation, evaluation, and follow-up stages. The puzzle media was developed to explain the concept of free sex, health risks, social impacts, and preventive strategies. Activities included group discussions, material presentations, puzzle simulations, and evaluation using pre- and post-tests. The results showed an increase in students’ understanding of the risks associated with free sex and an improvement in their ability to identify preventive measures against risky sexual behavior. Moreover, the puzzle media succeeded in creating a more active and engaging learning atmosphere. This program offers a creative educational model that can be implemented sustainably by schools as an effort to prevent adolescent reproductive health problems
Peran Mahasiswa KKN dalam Mengedukasi Pencegahan Bullying di SMPN 2 Cisoka Desa Caringin Adiyan, Fidiatul; Intan, Citra; Nadpadap, Harry Septoni Armando; Fahmi, Muhammad Rizal; Ismail, Ismail; Leobety, Taroci Anna Erlis; Ria, Ria
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 7 No. 4 (2025): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/mrx38p32

Abstract

Perundungan (bullying) merupakan fenomena sosial yang mengancam perkembangan psikologis dan akademik siswa di sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa KKN sebagai agen perubahan dalam mengedukasi pencegahan perundungan di SMPN 2 Cisoka, Desa Caringin Tangerang. Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya normalisasi terhadap kekerasan verbal di lingkungan sekolah pedesaan. Metode yang digunakan adalah Peer Education yang melibatkan 55 perwakilan siswa dari kelas VII, VIII, dan IX (2 orang per kelas) sebagai sasaran antara. Mahasiswa berperan sebagai edukator, fasilitator, dan motivator melalui workshop interaktif, media audio-visual, dan simulasi peran. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, di mana pengetahuan kategori "Baik" melonjak dari 21,1% menjadi 89,5% pasca-intervensi. Kontribusi mahasiswa sebagai agen perubahan terbukti efektif dalam mentransformasi persepsi siswa mengenai perundungan dan membangun keberanian moral untuk melaporkan kekerasan. Disimpulkan bahwa kehadiran mahasiswa mampu menjembatani hambatan komunikasi di sekolah dan menginisiasi budaya sekolah yang lebih inklusif dan aman.

Page 3 of 4 | Total Record : 31