cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Indo Publishing
ISSN : 30898145     EISSN : 30901294     DOI : https://doi.org/10.63822/aksikita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, ekonomi, agama, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan yang ditulis dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 305 Documents
Moderasi Beragama Melalui Pengajian Rutin Masyarakat di Desa Siantona Rahma Siregar; Rizka Ayu Nasution; Nur Azizah; Majidah; Dian Hidayat; Nanda Auliadi; Riska Sofi Yanti; Muhammad Rasyid Siregar; Ahmad Sahril; Ali Yusron
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/v2wcfd59

Abstract

Salah satu masalah penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia adalah moderasi beragama, mengingat banyaknya agama, budaya, suku, dan adat istiadat di negara ini. Seseorang dapat menggambarkan moderasi beragama sebagai sikap tengah dalam menjalankan ajaran agama. Artinya tidak berlebihan (ekstrem kanan) atau mengabaikan ajaran (ekstrem kiri), tetapi mengambil jalan tengah yang mengutamakan toleransi, keseimbangan, dan keadilan. Penguatan prinsip moderasi beragama dalam masyarakat pedesaan dapat dicapai melalui penerapan pendekatan kultural dan keagamaan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. Pengajian rutin masyarakat di Desa Siantona adalah contoh nyata dari kegiatan tersebut. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pengajian rutin di Desa Siantona dapat menjadi cara yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada masyarakat. Pengajian mingguan tidak hanya membantu orang belajar lebih banyak tentang agama tetapi juga membangun masyarakat yang lebih toleran dan inklusif. Pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dan pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan tokoh agama, tokoh dan peserta masyarakat pengajian, serta dokumentasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengajian teratur di Desa Siantona membantu meningkatkan pemahaman keagamaan yang moderat. Para ustaz dan tokoh agama tidak hanya membahas ibadah mahdhah mereka juga membahas hubungan ajaran Islam dengan kehidupan masyarakat, pentingnya mempertahankan persatuan, menghargai perbedaan, dan menolak kekerasan atas nama agama. Selain itu, kegiatan ini mendorong terbentuknya forum diskusi keagamaan yang sehat di mana masyarakat dapat mengajukan pertanyaan, berbagi pengalaman, dan mencari solusi bersama untuk masalah yang dihadapi sehari-hari.  Pengajian teratur di Desa Siantona juga membantu mempererat hubungan warga. Kegiatan ini mengajarkan masyarakat untuk berinteraksi secara damai, saling menghormati, dan menghindari konflik yang mungkin terjadi. Komitmen kebangsaan, toleransi, anti-kekerasan, dan pengakuan terhadap kearifan lokal adalah beberapa nilai moderasi umat yang ditanamkan melalui pengajaran secara teratur. Pada akhirnya, semua nilai ini membentuk kesadaran masyarakat bahwa agama datang untuk membawa kedamaian, bukan perpecahan. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa pengajian teratur yang dilakukan oleh masyarakat Desa Siantona memainkan peran penting dalam menginternalisasi prinsip moderasi beragama. Pengajian tidak hanya memberi orang lebih banyak pemahaman tentang agama mereka, tetapi juga berfungsi sebagai alat untuk memastikan adanya keseimbangan sosial di tengah keberagaman. Pengajian ini dapat digunakan sebagai contoh atau model bagi desa lain untuk membangun kehidupan masyarakat yang religius, toleran, dan harmonis.  
Edukasi Pernikahan Dini sebagai Upaya Pencegahan dan Peningkatan Kesadaran Remaja di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan Lely Afriani; Muhammad Ramadhan Pratama; Ahmad Husein; Eka Abelia Putri; Siti Wardah; Nur Azizah; Yenni Asrifah; Muhammad Sibaweh Ridwan; Dandy Setyawan Siregar; Lia Agustina Damanik
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ajrp5772

Abstract

Pernikahan dini merupakan fenomena sosial yang masih marak terjadi, khususnya di wilayah pedesaan, dan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi remaja maupun masyarakat. Faktor-faktor penyebabnya bersifat multidimensional, meliputi keterbatasan ekonomi, rendahnya tingkat pendidikan, minimnya pemahaman kesehatan reproduksi, serta kuatnya pengaruh budaya dan norma sosial. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai bahaya pernikahan dini, meningkatkan kesadaran remaja tentang pentingnya pendidikan, serta mendorong pencegahan pernikahan usia dini di Desa Lumban Dolok, Kecamatan Panyabungan Selatan. Metode pelaksanaan meliputi seminar, diskusi interaktif, serta penyuluhan dengan melibatkan tokoh masyarakat, orang tua, dan pelajar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko pernikahan dini dari aspek kesehatan, psikologis, dan sosial, serta tumbuhnya motivasi remaja untuk menunda pernikahan hingga siap secara mental, fisik, dan ekonomi. Dengan demikian, edukasi pernikahan dini berperan penting sebagai langkah preventif yang dapat menekan angka pernikahan dini, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, berpendidikan, dan berkualitas.
Pelatihan Pembuatan Bakso Jantung Pisang sebagai Solusi Pangan Alternatif di Desa Langaleso Kabupaten Sigi Fatmawati Saloko; Asriani; Rusdi; Minarny Gobel; Mulyati
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/8mt12933

Abstract

Desa Langaleso, Kabupaten Sigi, memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi pangan berbasis sumber daya lokal. Salah satu bahan baku yang melimpah namun kurang termanfaatkan adalah jantung pisang. Jantung pisang memiliki kandungan serat tinggi, rendah lemak, dan kaya akan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi kesehatan. Pemanfaatan jantung pisang sebagai bahan baku daging analog merupakan solusi inovatif dalam mendukung ketahanan pangan dan diversifikasi produk pangan di masyarakat.  Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mengembangkan inovasi pembuatan daging analog berbasis jantung pisang serta produk olahannya. Kegiatan ini meliputi pelatihan pembuatan turunan seperti bakso, serta pendampingan dalam aspek pemasaran dan pengemasan produk. Sasaran utama program ini adalah masyarakat Desa Langaleso, khususnya kelompok ibu rumah tangga dan pelaku usaha kecil di bidang kuliner. Metode yang digunakan dalam program ini meliputi pendekatan partisipatif melalui pelatihan dan praktik langsung, pendampingan dalam produksi skala kecil, serta edukasi mengenai aspek gizi, keamanan pangan, dan strategi pemasaran produk. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan keterampilan dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai tambah, sehingga dapat membuka peluang usaha baru dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.  Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terciptanya produk berbahan baku jantung pisang. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya diversifikasi pangan lokal sebagai alternatif yang sehat dan berkelanjutan..
Implementasi Program KKN Kelompok 55 STAIN Madina dalam Mendukung Produktivitas Perkebunan Cabai: Studi Kasus Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal Mhd Asril; Nurhalimah Tussa`Diah; Ramandha Putri Daulay; Nisdah Khairani; Novita Rahmadani; Kholijar Harahap; Ummu Hanifah; Muhammad Arpan Rasoky Daulay; Jamalul Azhar; Amiruddin Lubis; Nurisyah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mcygm020

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 55 di Desa Muara Mais, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, dalam meningkatkan produktivitas cabai serta kontribusinya terhadap ekonomi masyarakat. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan petani cabai sebagai subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN berhasil meningkatkan produktivitas melalui penerapan benih unggul, pengolahan lahan yang lebih baik, pemupukan seimbang, irigasi tetes sederhana, dan pengendalian hama terpadu. Selain itu, edukasi mengenai panen, sortasi, grading, serta diversifikasi produk mampu meningkatkan nilai jual dan memperkuat kelembagaan kelompok tani. Dengan demikian, program KKN tidak hanya mendorong peningkatan hasil pertanian cabai, tetapi juga memperkuat ekonomi masyarakat Desa Muara Mais secara berkelanjutan.
Pelatihan Penggunaan Gamma AI untuk Guru SMK Swasta Al Aziz Pera Herawati; Hidayatul Mazidah Harahap; Nailil Khairini; Ade Suryani; Maimunah Ritonga; Irhamna Mandili Lubis
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/e510xt97

Abstract

PKM ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penggunaan Gamma AI bagi guru SMK Swasta Al Aziz, dan menyelenggarakan workshop bagi guru untuk mengembangkan bahan ajar dan media pembelajaran interaktif dengan memanfaatkan Gamma AI. Sasaran kegiatan adalah 30 orang guru SMK Swasta Al Aziz Kabupaten Labuhanbatu yang dipilih berdasarkan analisis kebutuhan di lapangan. Program dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Sosialisasi dilakukan untuk menjelaskan tujuan, manfaat, serta mengukur kemampuan awal guru dalam memanfaatkan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Hasil pre-assessment menunjukkan bahwa 80% guru belum pernah menggunakan Gamma AI. Tahap inti berupa pelatihan dan workshop dilaksanakan dengan metode partisipatif dan praktik langsung. Guru dibimbing membuat akun, mengenal fitur utama, serta menghasilkan bahan ajar digital sesuai bidang mata pelajaran masing-masing. Produk yang dihasilkan beragam, mulai dari presentasi matematika hingga materi kejuruan bisnis daring. Evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan guru, ditandai dengan rata-rata skor pre-test 45 yang meningkat menjadi 82 pada post-test. Selain itu, 26 dari 30 produk presentasi masuk kategori baik, sedangkan sisanya cukup baik. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri guru dalam berinovasi serta mendorong kolaborasi antar peserta. Hasil PKM menunjukkan bahwa Gamma AI dapat menjadi solusi praktis dalam pembuatan bahan ajar digital, sekaligus mendukung transformasi pendidikan di era industri 4.0. Ke depan, kegiatan serupa perlu diperluas ke sekolah lain untuk memperkuat ekosistem literasi digital di Kabupaten Labuhanbatu.
Peningkatan Literasi Keuangan dan Pemahaman Investasi Bagi Siswa Madrasah Aliyah Mambaul Ulum di Desa Dagan Melalui Program Financial Education Berbasis Pre-Test dan Post-Test Ferdiansyah Fikri Firnanda; Ali Akbar Edi Sulthoni
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pzrzqv59

Abstract

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Komunitas Ke-6 (KKN-BBK) Universitas Airlangga yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Mamba’ul Ulum, Desa Dagan, Kabupaten Lamongan. Tujuan kegiatan adalah memberikan edukasi literasi keuangan dan investasi kepada siswa/i MA guna meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya menabung, serta mengenali instrumen investasi legal untuk menghindari investasi bodong. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pengukuran hasil melalui pre-test dan post-test berbasis platform Quizizz. Peserta berjumlah 39 siswa dengan materi mencakup konsep dasar investasi, jenis instrumen investasi (emas, deposito, obligasi, saham, reksa dana), dan ciri investasi ilegal. Hasil menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 56% (pre-test) menjadi 76% (post-test) dan peningkatan tingkat penyelesaian dari 73% menjadi 92%. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan yang terstruktur dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pengelolaan keuangan dan investasi
Pengenalan Tajihzul Mayit kepada Anak-Anak di Desa Roburan Dolok upaya Menanamkan Nilai Keislaman Sejak Dini Ahmad Husein; Wanda Indriani Putri; Robiatul Adawiyah; Nur Aliyah Lubis; Aisyah Husaini; Khoirun Nisa Piliang; Muniroh; Nurlelawati Simanungkalit; Muhammad Razali; Husin As’ari; Resdilla Pratiwi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/2jsv0r85

Abstract

Pendidikan agama Islam sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter religius sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial anak. Salah satu ajaran yang jarang dikenalkan adalah tajhizul mait atau tata cara pengurusan jenazah. Padahal, praktik ini merupakan kewajiban kolektif (fardhu kifayah) yang tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga mengajarkan penghormatan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama. Kondisi di Desa Roburan Dolok menunjukkan bahwa anak-anak umumnya hanya mengenal ajaran dasar seperti shalat dan doa, sementara praktik tajhizul mait belum diperkenalkan.Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah menanamkan nilai keislaman sejak dini dengan cara aplikatif dan menyenangkan. Pelaksanaan dilakukan di Madrasah Nahdlatul Ulama Roburan Dolok melalui tiga tahap, yaitu ceramah interaktif untuk memberikan pengetahuan dasar, demonstrasi praktik sederhana menggunakan boneka peraga, serta simulasi terbimbing agar anak terlibat langsung tanpa meninggalkan prinsip syariat. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa metode aplikatif lebih efektif daripada teori semata. Anak-anak antusias, mampu menjelaskan kembali tahapan dasar, dan menunjukkan pemahaman tentang pentingnya tanggung jawab sosial dalam Islam.Simpulannya, pengenalan tajhizul mait sejak dini tidak hanya memberi pengetahuan religius, tetapi juga membentuk kepekaan sosial dan empati. Model ini dapat dijadikan rujukan untuk program pengabdian berikutnya agar nilai keislaman semakin tertanam secara berkesinambungan.
Pengabdian Tarian Ranup Lampuan di SDN 1 Bireun Intan Rizki Junita Tri Utami
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/p9pyhz06

Abstract

Kegiatan pengabdian tarian Ranup Lampuan di SDN 1 Bireun dilaksanakan untuk memperkenalkan seni tradisional Aceh kepada siswa sekolah dasar sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter melalui seni budaya. Program ini menggunakan pendekatan partisipatif dan metode kualitatif dengan melibatkan siswa kelas V dan VI, guru pendamping, serta kepala sekolah sebagai mitra. Pelaksanaan kegiatan mencakup tahap persiapan materi tari, latihan rutin dua kali seminggu, simulasi pertunjukan, dan evaluasi akhir. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta kuisioner pre dan post pelaksanaan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan tari siswa, pemahaman nilai filosofis Ranup Lampuan, dan kepercayaan diri dalam menampilkan kesenian tradisional di depan umum. Siswa juga menunjukkan perubahan perilaku positif di sekolah yang mencerminkan internalisasi nilai budaya. Faktor pendukung keberhasilan program ini meliputi antusiasme siswa, dukungan guru dan orang tua, serta adaptasi metode pelatihan. Program ini membuktikan bahwa seni tradisional dapat menjadi sarana efektif untuk pelestarian budaya, pendidikan karakter, dan penguatan identitas lokal di tingkat sekolah dasar.
Pelatihan Tajhizul Mayyit Bersama Masyarakat dan Naposo Nauli Bulung ( NNB ) di Balai Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal Mulyadi Hakim; Asrul Hamid; Halimatus Sakdiah; Lusi Luria Mahdarini Lubis; Nadiatul Asima; Dhita Mutiara Permata Sari; Putri Intan; Nurmaidah; Abdullah Garang; Risqon Habibi; Khoirunnisa Hsb
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/6z1x5m18

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis, dan pengetahuan kepada masyarakat dan naposo nauli bulung ( NNB ), terkait tata cara fardu kifayah mait  dalam Islam meliputi memandikan, mengkafani, mensholatkan, dan mengkuburkan. Pelatihan ini dilakukan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi dua tahap utama: penyampaian teori tentang hukum dan prosedur tajhizul mait, serta praktik langsung. Pelatihan ini berlangsung pada 15 Agustus 2025 dan dihadiri oleh 25 orang. Narasumber pelatihan Nurmaidah. menyampaikan materi dengan metode menjelaskan dan praktik langsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai tata cara fardu kipayah mait. Program ini efektif dalam memperkaya pengetahuan, dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat muslim dalam memahami dan melaksanakan proses tajhizul mait dengan benar.
Membangun Kesadaran Kolektif: Strategi Penyuluhan Bahaya Judi Online dan Narkoba dalam Meningkatkan Generasi Muda Desa Tambangan Pasoman, Mandailing Natal Affan Muhammad Hasibuan; Riski Towilah NST; Siti Masitoh Lubis; Dinil Arifah; Taminna Dongoran; Amelia Dewi; Widiya Haliza; Muda Ahmad Siregar; Indra Wahyudi; Imelda Sari
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2025): OKTOBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/phvz2p79

Abstract

Judi online dan narkoba telah menjadi fenomena yang memiliki dampak negatif dalam tatanan sosial masyarakat. Tujuan pengabdian masyarakat untuk memberikan pemahaman secara mendalam dan membentuk kesadaran masyarakat Desa Tambangan Pasoman agar terhindar dari kedua perbuatan ini dengan memberikan edukasi dan membuka diskusi yang terarah (focus discussion) agar menjawab kekeliruan selama penyuluhan berlangsung. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan sikap masyarakat secara signifikat akan bahaya dari judi online dan narkoba dimana masih banyak masyarakat yang kurang memahami dampak buruk ini di sebabkan kurangnya literasi hukum dan pengawasan pemerintah desa. Edukasi yang dilakukan secara persuasif telah menunjukkan hasil positif dengan membangun kesadaran baru dan  keterlibatan pemuda sebagai tonggak keberhasilan pengabdian ini. Mereka tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi menjadi agen perubahan dengan menyebarkan pesan positif ke lingkungan sekitarnya. Hal ini memicu adanya komunitas ataupun kelompok yang sigap untuk mengawasi indikasi adanya praktik judi atau penyalahgunaan narkoba. dengan demikian diharapkan desa dapat lebih proaktif menanggulangi masalah ini sebelum meluas dan menyebabkan dampak yang lebih besar.