cover
Contact Name
Dedi Sufriadi
Contact Email
dedisufriadi@gmail.com
Phone
+6285260082672
Journal Mail Official
jurnal@indopublishing.or.id
Editorial Address
Jln. Malahayati KM. 9 No. 14 Desa Kajhu Kabupaten Aceh Besar, Indonesia 23373
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Teologi Islam
Published by Indo Publishing
ISSN : 30906938     EISSN : 30906946     DOI : https://doi.org/10.63822/jti
Discusses on Islamic theology, Islamic education, Islamic studies and information about the results of scientific studies for academics and practitioners in the field of Islamic education both theory and practice, researches of Islamic Education include: the development of instruments in evaluation of Islamic Education, development of instructional Islamic Education media, Islamic Education learning model development, and action research.
Articles 83 Documents
Rekonstruksi Peran Kepala Sekolah, Guru, dan Pengawas dalam Perspektif Kebijakan Pengelolaan Pendidikan Agama Islam Muhammad Syaifuddin; Asmuri; Amin Maksum
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/mq0rew17

Abstract

Kebijakan pengelolaan pendidikan agama Islam di sekolah dan madrasah menempatkan kepala sekolah, guru, dan pengawas sebagai aktor strategis dalam menjamin mutu pembelajaran dan pencapaian tujuan pendidikan nasional. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi peran ketiganya berdasarkan ketentuan normatif dalam regulasi pemerintah, khususnya regulasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan. Pendekatan yang digunakan adalah studi pustaka dengan teknik analisis dokumen terhadap Peraturan Menteri Agama, Keputusan Dirjen Pendis, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki fungsi manajerial dan supervisi kebijakan, guru sebagai pelaksana kurikulum berbasis nilai keagamaan, dan pengawas sebagai penjamin mutu dan pelaksana evaluasi kebijakan di lapangan. Rekonstruksi peran ini penting sebagai upaya memperkuat integrasi peran kelembagaan dalam meningkatkan mutu Pendidikan Agama Islam secara sistemik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap penguatan tata kelola pendidikan Islam berbasis kebijakan publik yang responsif dan adaptif.
Literature Review terhadap Strategi Pendidikan Karakter dalam Perspektif Islam Nasution, Sumiah; Ismail, Ismail
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/md622956

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis berbagai strategi pendidikan karakter dalam perspektif Islam dengan menggunakan metode systematic literature review (SLR). Data diperoleh dari 10 artikel ilmiah dan 6 buku akademik yang diterbitkan pada kurun waktu 2014 hingga 2024. Hasil kajian mengidentifikasi lima strategi utama, yaitu: (1) keteladanan (uswah hasanah), (2) pembiasaan nilai-nilai positif, (3) pemberian nasihat yang baik (mau’izhah hasanah), (4) penciptaan lingkungan edukatif yang religius, dan (5) integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum pembelajaran. Kelima strategi ini memiliki dasar normatif yang kuat dalam ajaran Islam serta menunjukkan relevansi yang tinggi dengan kebutuhan pendidikan karakter di era modern. Namun, implementasi strategi-strategi tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya pelatihan guru, lemahnya peran keteladanan, dan ketiadaan instrumen evaluasi karakter Islami yang sistematis. Kajian ini merekomendasikan penguatan inovasi pedagogis, pemanfaatan media digital Islami, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan komunitas dalam membangun pendidikan karakter yang berbasis nilai-nilai Islam secara berkelanjutan.
إِعْمَالُ الْكَلَامِ أَوْلَى مِنْ إِهْمَالِهِ Jumita Riska; Sukiati, Sukiati; Heri Firmansyah
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/0rzpcg68

Abstract

Qawa’id Fiqhiyyah adalah salah satu dari cabang ilmu yang terus berkembang dan sering muncul dalam perbincangan dan juga memiliki peran yang sangat besar dalam penetapan hukum, kajian dan ijtihad hukum. Qawaid fiqhiyyah juga disebut dengan kaidah-kaidah fikih yang merupakan suatu ilmu yang membahas tentang prinsip-prinsip fikih dalam mentapkan hukum-hukumnya secara umum yang bersifat khusus.  Penulisan dalam bentuk karya ilmiah ini bermaksud untuk menjelaskan sekilas secara dasar makna atau maksud dari pada qawaid fiqhiyah إِعْمَالُ الْكَلَامِ أَوْلَى مِنْ إِهْمَالِهِ  serta penerapannya di dalam hukum keluarga Islam. Di dalam sebuah keluarga tentunya banyak sekali permasalahan yang muncul, seperti pada jaman sekarang banyak sekali permasalahan keluarga kontemporer yang terus muncul tiada habisnya yang mungkin sebahagian dari pada permasalahan tersebut tidak memiliki dalil secara jelas dalam makna penyelesaiannya. Salah satu penyelesaian hukum kontemporer yang bisa digunakan secara terus berkembangnya jaman serta permasalahannya yaitu salah satunya dengan menggunakan qawaid fiqqhiyah. Hampir semua kaidah fikih yang telah dirumuskan oleh para ulama dapat dipergunakan pada masalah-masalah hukum keluarga Islam. Metode yang digunakan pada penulisan ini ialah kualitatif dengan pendekatan normatif deskriptif. Pendekatan normatif pada penulisan ini karya ilmiah ini dipakai sebagai refrensi atau pedoman dalam penjelasan kaidah-kaidah fikih serta penerapannya. Lalu pendekatan deskriptif digunakan sebagai penjelasan uraian pada masalah-masalah penerapan kaidah-kaidah fikih dalam hukum keluarga Islam.
Digitalisasi dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam: Telaah Kontekstual terhadap Dinamika Sosial dan Pendidikan di Indonesia Viva Khoirun Amala; Chusnul Chotimah; Imam Junaris
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/ffyg2g64

Abstract

The development of digital technology has had a significant impact on the world of education, including Islamic Religious Education (PAI). The PAI curriculum is required to transform in order to remain relevant to the needs of students in the digital era and in line with the ever-changing social dynamics. This study aims to examine how digitalization is integrated into the PAI curriculum and its implications for strengthening character, mastering 21st-century competencies, and increasing learning effectiveness. The method used is a qualitative approach with library research, which analyzes curriculum documents, previous research results, and relevant scientific literature. The results of the study show that the digitalization of the PAI curriculum can enrich learning strategies through the use of digital media, encourage student-centered learning, and strengthen Islamic values ​​through contextual and collaborative approaches. However, this process also faces challenges such as low digital literacy of teachers, potential media misuse, and infrastructure gaps. Therefore, the development of an adaptive PAI curriculum for the digital era requires an active role from all stakeholders, so that religious education remains meaningful, relevant, and contributive in forming a generation that is faithful, knowledgeable, and has noble character.
Penelitian Klasik Mengenai Bunyi dan Mufrodat Maria Andieni Juniyanti; Ubaid Ridlo
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/tej00586

Abstract

Penelitian klasik mengenai bunyi dan mufrodat dalam bahasa telah lama menjadi fokus kajian dalam bidang linguistik. Fenomena perubahan bunyi atau fonologi berperan penting dalam perkembangan kosakata (mufrodat) suatu bahasa dari waktu ke waktu. Perubahan ini terjadi melalui berbagai proses fonologis, dan semua ini memengaruhi pembentukan dan transformasi kata dalam suatu bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menggali bagaimana perubahan bunyi dalam sejarah perkembangan bahasa mengarah pada pembentukan mufrodat. Selain itu, makalah ini berisi tentang pengertian ilmu bunyi dan fokus pembahasan pada teori klasik yaitu fonologi. Serta pengertian mengenai mufrodat dengan menggunakan pendekatan linguistik klasik. Makalah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami hubungan antara bunyi dan mufrodat dalam bahasa, serta memperkaya studi linguistik terkait dengan dinamika perubahan bahasa.
Tradisi Ziarah Kubur dalam Masyarakat Indonesia: Antara Kearifan Lokal dan Ancaman Kemurnian Tauhid Sarah Novian Chand; Fadia Raihan Aqrandista; Lintang Asmaradana; Rafi Almas Izzatullah; Dadan Firdaus; Muhammad Rafif Athallah
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/s1wsyc14

Abstract

The tradition of grave visitation (ziarah kubur) has long been an integral part of the religious culture of Indonesian Muslims. Islam views this practice as a recommended (sunnah) act to remind believers of death; however, in practice, deviations often occur that potentially undermine the principle of tawhid. These deviations include acts such as seeking blessings, believing in the mystical power of saints’ or scholars’ graves, and performing khurafat rituals. This research aims to describe the practice of ziarah kubur in Indonesia, identify elements that deviate from the principle of tawhid, and offer theological solutions based on Islamic monotheism. Using a qualitative approach and literary. Review method, the research analyzes classical and contemporary Islamic literature. The findings show that deviant practices, such as making requests to the deceased and offering ritual sacrifices, fall under the categories of shirk jali (overt polytheism) and shirk khafi (hidden polytheism), both of which contradict the core tenets of tawhid. These deviations not only affect individual faith but also contribute to the formation of a misguided religious culture in society. Therefore, an educational approach through dakwah (Islamic preaching) is needed, involving both religious and cultural leaders, to ensure that ziarah is carried out wisely—retaining its spiritual value without violating Islamic creed. The limitation of this study lies in its theoretical nature, as it does not include empirical fieldwork. The implication of this research suggests the need for collaboration between religious education and cultural preservation to maintain the practice of ziarah in line with Islamic teachings and guidance
Ilmu Badi’ Menurut Ibnu Al-Mu’taz Husnaini Muhammad Makhluf; Ahmad Dardir; Raswan; Achmad Fudhaili
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/b0jdg792

Abstract

Ilmu Badi’ merupakan salah satu cabang dari ilmu balaghah yang fokus pada aspek keindahan lafaz dan makna dalam bahasa Arab. Secara etimologis, kata badi’ berarti mencipta atau memulai, dan dalam konteks balaghah, memperindah ekspresi lisan maupun tulisan. Selain memperkaya khazanah sastra Arab, ilmu ini juga berperan penting dalam mengungkap aspek kemukjizatan Al-Qur’an dari sisi bahasa dan susunannya. Istilah badi’ sendiri telah dikenal sejak masa jahiliyyah, namun baru dikodifikasi sebagai disiplin ilmu secara sistematis oleh Ibnu Al-Mu’taz melalui karya monumentalnya Kitab al-Badi’. Dalam kitab tersebut, ia menyusun metodologi, pembagian, dan karakteristik ragam keindahan yang disebut sebagai unsur-unsur Badi’. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam konsep ilmu Badi’ menurut Ibnu Al-Mu’taz, Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research), dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap sumber-sumber primer dan sekunder. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman komprehensif mengenai ilmu Badi’ dan kontribusi Ibnu Al-Mu’taz dalam pengembangannya.
Implementasi Pembelajaran Kitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah  dalam Membentuk Nilai Ketauhidan Santri di Asrama Ar-Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang Aji Witanto; M. Yahya Ashari; Arifin
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dyz1ys36

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah terdapat sebagian santri Asrama Ar-Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang yang kesulitan memahami makna isiKitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implementasi pembelajaran Kitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah dalam membentuk nilai ketauhidan santri di Asrama Ar-Risalah Pondok Pesantren Darul Ulum Jombang. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan instrumen wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Al-Jawahirul Al-Kalamiyyah efektif membentuk nilai ketauhidan santri melalui pemahaman konsep-konsep ketauhidan seperti ilahiyyat, nubuwwat, ruhaniyyat, dan sam’iyyat.Adapun faktor yang menghambat: kurangnya pemahaman tentang konsep ketauhidan, pengaruh lingkungan yang tidak kondusif, kurangnya dukungan dari orang tua dan ustadz,kurangnya kesadaran dan pentingnya nilai ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan faktor pendukung meliputi pembelajaran yang efektif, dukungan dari orang tua dan ustadz, lingkungan yang mendukung pembentukan nilai ketauhidan, kegiatan keagamaan rutin, serta komitmen santri untuk membentuk nilai ketauhidan dalam kehidupan sehari-hari.  
Ilmu Nahwu dan Dalalah Bahasa Arab di Zaman Klasik Husnaini Muhammad Makhluf; Ubaid Ridlo; Alek
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/evmhfp08

Abstract

Ilmu Nahwu dan Al-Dalalah berperan penting dalam dunia keilmuan bahasa Arab klasik. Ilmu Nahwu, berfungsi untuk menjaga kefasihan dan kemurnian bahasa, terutama dalam membaca Al-Qur’an. Seiring waktu, Nahwu berkembang pesat lewat kontribusi para ulama dari berbagai mazhab seperti Basrah dan Kufah yang memiliki cara dan pendekatan yang berbeda-beda dalam menyusun kaidah bahasa. Sedangkan Ilmu Al-Dalalah memiliki peran dalam memahami makna agar dapat dipahami dengan benar. Ilmu Nahwu dan Al-Dalalah tidak hanya berperan dalam pelestarian bahasa Arab, tetapi juga menjadi pilar dalam memahami teks-teks klasik secara akurat dan ilmiah
Perbandingan antara Kinayah, Majaz, dan Tasybih dalam Ilmu Balaghah Muhamad Fauzan Halim; Siti Marhamah; Raswan; Ahmad Dardiri
Jurnal Teologi Islam Vol. 1 No. 2 (2025): NOVEMBER (in progress)
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pwe5s182

Abstract

Ilmu Balaghah merupakan cabang ilmu dalam bahasa Arab yang membahas keindahan dan kefasihan dalam penyampaian makna. Tiga unsur utama dalam Balaghah adalah Kinayah, Majaz, dan Tasybih, yang masing-masing memiliki peran dan karakteristik berbeda dalam membentuk keindahan bahasa. Kinayah menyampaikan makna secara tersirat tanpa menyebutkannya secara langsung. Majaz menggunakan kata dengan makna figuratif berdasarkan hubungan tertentu, sedangkan Tasybih memberikan perbandingan eksplisit antara dua hal yang memiliki kemiripan sifat. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan dan persamaan di antara ketiga konsep ini dengan memberikan definisi, contoh, serta perbandingan sistematis. Pemahaman terhadap konsep-konsep ini sangat penting dalam mendalami keindahan bahasa Arab, baik dalam sastra maupun dalam pemahaman Al-Qur'an