cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
PELATIHAN IMPLEMENTASI ROOT CAUSE ANALYSIS (RCA) UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN PASIEN DI RSUD HM RYACUDU KOTABUMI LAMPUNG UTARA Pramesona, Bayu Anggileo; Suharmanto, Suharmanto; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3284

Abstract

Penerapan Root Cause Analysis (RCA) sebagai salah satu tools kajian risiko yang bersifat reaktif untuk berbagai insiden keselamatan pasien yang terjadi di rumah sakit (RS) belum optimal, sehingga dibutuhkan peningkatan kualitas RCA di RS. Selain itu, pelatihan RCA juga belum pernah dilakukan di RSUD HM Ryacudu Kotabumi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP) dan manajemen RSUD HM Ryacudu Kotabumi dalam mengimplementasikan penggunaan RCA. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di aula RSUD HM Ryacudu Kotabumi pada 24 Agustus 2023 dengan melibatkan total 52 peserta terdiri dari manajemen RS yaitu direktur, tiga kepala bidang, sembilan kepala seksi, lima orang tim PMKP, serta 34 petugas kesehatan yang terdiri dari kepala instalasi, kepala ruang rawat inap dan rawat jalan. Pre dan post-test dilakukan untuk mengevaluasi pengetahuan peserta latih sebelum dan setelah pelatihan. Penilaian teknik pembuatan RCA dilakukan setelah latihan kasus. Hasil rata-rata skor pengetahuan peserta latih meningkat sebesar 71,7% setelah diberikan pelatihan. Peserta latih juga dapat mempraktikkan teknik melakukan RCA dengan benar. Pelatihan pembuatan RCA terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan manajemen RS, tim PMKP, dan para kepala instalasi/unit untuk membuat RCA di RS. Perlu dilakukan pelatihan RCA secara berkala dengan melibatkan seluruh elemen terkait guna meningkatkan keselamatan pasien di RS.
PENGUATAN PENGETAHUAN GIZI SEIMBANG PADA SISWA SMA NEGERI 1 MERBAU MATARAM, LAMPUNG SELATAN SEBAGAI UPAYA PENDUKUNG KAMPANYE SEKOLAH SEHAT Hardiansyah, Ridwan; Islami, Suryadi; Hatimi, Fahmi Ilham; Putri, Reny Arienta; Wijaya, Ardia Syifa; Rossa, Putri Emylia; Magistra, Muhammad Akbar; Marcellia, Selvi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3286

Abstract

Pemenuhan gizi seimbang berperan penting dalam kesehatan seseorang remaja. Program kampanye sekolah sehat mendukung pemenuhan gizi seimbang pada peserta didik melalui salah satu tujuannya yakni sehat bergizi. Penguatan pengetahuan gizi seimbang berperan membentuk peserta didik yang memiliki pengetahuan gizi yang baik sehingga lebih dapat memilih makanan yang sehat yang memiliki gizi seimbang dan sesuai dengan kebutuhannya. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja, khususnya siswa di SMAN 1 Merbau Mataram mengenai gizi seimbang sebagai upaya mendukung kampanye sekolah sehat. Pengabdian dilakukan dalam dua tahap, yaitu tahap pertama koordinasi dan survei ke lokasi sasaran serta tahap kedua yaitu pelaksanaan pengabdian. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini mencakup penguatan pengetahuan dengan cara penyuluhan dengan diskusi terbuka dan dilanjutkan dengan pengukuran antropometri. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan langsung bertanya pada peserta terkait materi yang telah diberikan (umpan balik/feedback) sehingga dapat diketahui kondisi peserta setelah dilaksanakan pegabdian. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan peserta didik SMAN 1 Merbau Mataram mengenai gizi seimbang. Oleh karena itu, penyuluhan yang berkesinambungan diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan. Diharapkan pula dengan meningkatnya pengetahuan pada peserta didik tersebut dapat mendukung kampanye sekolah sehat dan terbentuklah peserta didik yang bertumbuh dan berkembang dengan baik sehingga terhindar dari masalah gizi dan penyakit akibat kondisi tersebut.
SOSIALISASI UPAYA PENCEGAHAN DAN DETEKSI KANKER SERVIKS DI DESA REJOSARI KABUPATEN PRINGSEWU LAMPUNG Andriani, Silvia; Septiasari, Yeti; Istiqomah, Dzul; Windrianatama, Egita; Marlinda, Marlinda; Fahrudiana, Fuadah; Istikomah, Istikomah; Widayati, Wahyu; Anggraeni, Sumi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3287

Abstract

Penyakit kanker serviks sering terjadi pada wanita berusia 35-55 tahun. Kanker serviks merupakan suatu proses keganasan sekelompok sel abnormal yang terjadi dan tumbuh di dalam leher rahim yang penyebab utamanya adalah Human Papillomavirus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seksual (sexually transmitted infection). Upaya pencegahan dan deteksi dini terhadap kanker serviks baik dengan atau tanpa gejala perlu dilakukan oleh setiap wanita. Provinsi Lampung merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki jumlah kasus kanker serviks yang tinggi dan setiap tahun selalu meningkat. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan wawasan tentang kanker serviks pada ibu–ibu Aisyiyah Pringsewu, sehingga dapat mencegah terjadinya kanker serviks. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan tentang kanker serviks serta dilakukan pengukuran tingkat pengetahuan peserta dengan menggunakan kuisioner di awal dan akhir kegiatan. Hasil dari kegiatan menunjukkan bahwa setelah diberikan penyuluhan, tingkat pengetahuan peserta mengenai kanker serviks mengalami peningkatan sebesar 16% dibandingkan sebelumnya. Kegiatan ini memiliki dampak yang positif dan diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan tentang kanker serviks peserta dapat lebih menjaga kesehatan diri dan keluarga dengan mampu melakukan upaya pencegahan dan deteksi dini kanker serviks sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup perempuan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Pringsewu. Kata kunci: HPV, Kanker Serviks, Deteksi dini, Wanita
PENINGKATAN PENGETAHUAN KELOMPOK WANITA TANI TENTANG NUTRISI ANAK PRA-SEKOLAH DI DESA CIPADANG KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Utama, Winda Trijayanthi; Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3288

Abstract

Stunting merupakan salah satu bentuk kekurangan gizi kronis yang terjadi pada masa pertumbuhan dan perkembangan. Hal ini ditandai dengan anak yang terlalu pendek untuk usianya. Permasalahan stunting ini masih menjadi masalah di Indonesia. Menurut SSGI 2022, prevalensi stunting Indonesia berada di angka 21,6%. Prevalensi stunting di Provinsi Lampung 15,2%, dan prevalensi terbesar berada di Kabupaten Pesawaran 25,1%. Stunting dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kurangnya asupan gizi pada ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun. Faktor yang secara langsung dapat memengaruhi terjadinya stunting salah satunya adalah kualitas asupan gizi yang buruk. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu wanita tani tentang nutrisi anak pra- sekolah. Stunting dapat dicegah dengan memberikan edukasi kepada sasaran wanita tani tentang pentingnya nutrisi yang tepat bagi ibu hamil dan anak usia di bawah 2 tahun. Metode yang digunakan adala metode ceramah interaktif dan diskusi tanya jawab pada sasaran wanita tani di Desa Cipadang Kabupaten Pesawaran. Hasil dari pengabdian ini adalah secara peningkatan pengetahuan wanita tani tentang nutrisi anak pra-sekolah. Kata kunci: wanita tani, nutrisi, anak, pra-sekolah, pengetahuan.
PENYULUHAN PENGGUNAAN JAMU DAN HERBAL PADA PASIEN HIPERTENSI DAN DIABETES DI DESA HANURA KABUPATEN PESAWARAN Ramdini, Dwi Aulia; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Damayanti, Ervina; Suri, Nurma; Afriyani, Afriyani; Islami, Suryadi; Rahayu, Ihsanti Dwi; Ambarwati, Endah; Sayoeti, Muhammad Fitra Wardhana; Febriana, Triana; Dwi, Farah; Farhana, Lubna
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3289

Abstract

Penggunaan obat herbal masih menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat diantaranya pada penderita hipertensi dan diabetes melitus. Beberapa tanaman diketahui memiliki efek sebagai antihipertensi dan antidiabetik. Penggunaan dua obat atau lebih dapat menghasilkan efek sinergisme atau antagonis yang dikenal sebagai interaksi obat. Berdasarkan hasil studi dinyatakan bahwa penggunaan jamu/obat herbal dengan obat konvensional secara bersamaan atau simultan dapat menimbulkan beberapa menimbulkan reaksi obat yang tidak diinginkan (adverse drug reaction). Kegiatan ini bertujuan memberikan penyuluhan kepada masyarakat Desa Hanura tentang cara penggunaan jamu dan obat herbal pada penderita hipertensi dan diabetes mellitus yang mendapatkan pengobatan dari dokter. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan metode penyuluhan secara langsung yang diawali dengan penyampaian materi terkait teknik penggunaan obat jamu dan obat herbal yang aman seraya mengonsumsi obat konvensional kemudian dilanjutkan sesi tanya jawab. Sebanyak 30 peserta mengikuti kegiatan penyuluhan yang terdiri atas kader PKK dan masyarakat Desa Hanura. Berdasarkan hasil evaluasi kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan peserta sebesar 11% dengan nilai rata-rata pre-test 74 dan post-test 85. Dengan terlaksananya kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan kewaspadaan masyarakat terkait penggunaan jamu dan obat herbal khususnya pada individu yang sedang menjalani terapi obat. Selain itu masyarakat menjadi lebih paham tentang cara pemilihan produk herbal yang aman. Kata kunci: Diabetes Melitus, Hipertensi, Jamu, Interaksi Obat, Obat Herbal
PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM UPAYA MENINGKATKAN CAKUPAN 90 TABLET TAMBAH DARAH DAN MENURUNKAN PREVALENSI ANEMIA IBU HAMIL Zuraida, Reni; Windarti, Indri; Suwandi, Jhons Fatriyadi; Komala, Ramadhana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3293

Abstract

Ibu hamil dengan anemia di Puskesmas Tanjung Sari Natar merupakan yang tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan, yaitu 258 orang dari 329 orang ibu hamil yang diperiksa (78,42%). Menurut data dari Puskesmas Rawat Inap Tanjung Sari, cakupan pemberian Tablet Tambah Darah pada tahun 2022 yaitu sebesar 81,7% dari target 98% dan belum ada kegiatan pemberdayaan kader posyandu untuk membantu menangani masalah ini. Untuk itu perlu dilakukan upaya untuk memperbaiki pengetahuan kader posyandu tentang anemia dan tablet tambah darah dalam upaya meningkatkan cakupan tablet tambah darah dan menurunkan prevalensi anemia ibu hamil di Puskesmas Tanjung Sari Natar. Kegiatan pengabdian mencakup Focus Group Discussion untuk mengetahui pengetahuan awal kader posyandu, penyusunan media informasi dan peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang anemia dan kepatuhan minum tablet tambah darah ibu hamil. Setelah mendapatkan penyuluhan materi tentang definisi, faktor- faktor yang memengaruhi kejadian anemia pada ibu hamil, tanda, gejala dan dampak anemia, upaya pencegahan anemia pada ibu hamil, makanan yang dianjurkan untuk mengatasi anemia ibu hamil dan Tablet Tambah Darah (isi, kegunaan, cara minum), maka pengetahuan ibu-ibu hamil, kader kesehatan dan bidan desa pembina menjadi meningkat. Hasil pengamatan pada pre-test, dimana 20% peserta tidak paham, 73,3% cukup paham, 6,7% paham mengenai materi yang disampaikan. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, nilai hasil pengamatan meningkat. Peserta yang paham sebanyak 33,3% dan yang sangat paham sebanyak 66,7%. Rata-rata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 56,7 menjadi bertambah pada post-test menjadi 94,0. Kata kunci: Anemia, Ibu Hamil, Kader Posyandu, Tablet Tambah Darah, Pengetahuan
PENYULUHAN TENTANG PERAN GIZI SEIMBANG TERHADAP TUMBUH KEMBANG ANAK DI DUSUN VIII DESA WAY HUWI KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Daulay, Suryani Agustina; Utama, Winda Trijayanthi; Steven, Nixon; Raharjo, Shafana Azzahra
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3294

Abstract

Posyandu sebagai bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) memberdayakan masyarakat dan memudahkan mereka dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, terutama untuk ibu, bayi, anak, dan lansia. Stunting (pendek dan sangat pendek) dan Wasting (gizi kurang dan gizi buruk) menjadi fokus utama dalam menangani masalah kesehatan masyarakat. Penyuluhan tentang peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak dengan metode ceramah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sehingga masyarakat memperbaiki gizi untuk kesehatan anaknya, Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak dinilai dengan melakukan pengisian kuesioner sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak, baik dari segi pencegahan maupun dari akibat yang ditimbulkan. Pengetahuan yang baik tentang peran gizi seimbang terhadap tumbuh kembang anak diperlukan untuk membentuk perilaku hidup sehat sehingga dapat menekan prevalensi stunting dan Wasting. Kata kunci: Penyuluhan, Peran Gizi, Tumbuh Kembang Anak
SOSIALISASI PENINGKATAN KESEHATAN IBU DAN ANAK PADA TENAGA KESEHATAN DI TULANG BAWANG BARAT UNTUK PENCEGAHAN KEJADIAN STUNTING Nareswari, Shinta; Arianti, Tanti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3295

Abstract

Stunting adalah salah satu kondisi gagal tumbuh pada anak karena masalah gizi kronis yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak tidak sesuai dengan usia. Stunting masih menjadi masalah gizi utama di negara berkembang seperti Indonesia. Penyebab stunting multifaktorial dan berkaitan dengan asupan gizi yang kurang atau kebutuhan gizi yang meningkat. Prevalensi stunting di Indonesia berdasarkan WHO masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yaitu diatas 20%. Stunting memiliki dampak jangka pendek dan jangka panjang yang irreversible. Meskipun sudah berusaha diobati, kognitif dan metabolisme anak yang sudah pernah mengalami stunting tidak akan bisa kembali normal. Oleh karena itu, diperlukan upaya percepatan penanganan stunting dengan fokus utama kepada pencegahan. Salah satu upaya pencegahan stunting dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan di posyandu, puskesmas atau layanan kesehatan primer. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan tenaga kesehatan di Tulang Bawang Barat mengenai pelayanan kesehatan pada ibu dan anak terkait upaya pencegahan kejadian stunting. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan memberikan sosialisasi materi kesehatan anak tentang pengenalan stunting, deteksi dini, dan pengelolaan stunting. Materi kesahatan pada ibu yang disampaikan terkait upaya pencegahan stunting adalah tentang kontrasepsi. Peserta kegiatan juga diberikan pelatihan tentang pengisian growth chart WHO serta interpretasinya untuk meningkatkan kemampuan deteksi dini anak berisiko stunting. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan sebesar 36,4% pada para tenaga kesehatan tentang upaya pencegahan stunting dengan meningkatan kualitas kesehaan ibu dan anak. Penerapan hasil sosialisasi ini secara berkelanjutan diharapkan dapat bermakna untuk mencapai target penurunan prevalensi stunting nasional yaitu 14% pada tahun 2024. Kata kunci: kesehatan ibu dan anak, kontrasepsi, stunting.
PEMERIKSAAN KADAR GULA DARAH, KOLESTEROL, ASAM URAT, DAN TEKANAN DARAH PADA POSYANDU LANSIA DI DESA BANGUNSARI, KECAMATAN TANJUNGSARI, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Sari, Ratna Dewi Puspita; Sutyarso, Sutyarso; Utama, Winda Trijayanthi; Sutarto, Sutarto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3296

Abstract

Secara umum, jenis pemeriksaan kesehatan berkala adalah pengukuran tekanan darah, kadar glukosa, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan tersebut dapat bermanfaat dalam pencegahan penyakit hipertensi, diabetes melitus, dislipidemia, dan artritis gout yang dapat berdampak pada penurunan produktivitas terutama pada lansia. Selain itu, pemeriksaan ini juga berfungsi sebagai skrining agar masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya. Proses pemeriksaan kesehatan dilakukan dengan memeriksa tekanan darah menggunakan alat sfigmomanometer dan memeriksa kadar gula darah, kolesterol, serta asam urat menggunakan alat autocheck. Hasil pemeriksaan tekanan darah dari 75 lansia didapatkan sebanyak 70,7% di antaranya mengalami hipertensi (>140/90 mmHg). Selanjutnya, skrining gula darah sewaktu menunjukkan 6,7% responden ditemukan memiliki kadar gula darah tinggi (>200 mg/dl). Pada pemeriksaan kadar asam urat, ada 70% responden dengan kadar asam urat melebihi batas normal (perempuan >6 mg/dl, laki-laki >7 mg/dl). Pemeriksaan kadar kolesterol menunjukkan terdapat 50% responden memiliki kadar kolesterol tinggi (>200 mg/dl). Hasil pemeriksaan kesehatan ini menunjukkan bahwa hipertensi merupakan penyakit yang paling banyak diderita oleh lansia di Desa Bangunsari. Kata kunci: tekanan darah, glukosa, kolesterol, asam urat, lansia
PENYULUHAN TUBERKULOSIS MENGENAI KEPATUHAN MINUM OBAT DAN PENGENALAN EFEK SAMPING OBAT DALAM RANGKA MENINGKATKAN ANGKA KESEMBUHAN PASIEN DI RS YUKUM MEDICAL CENTRE, LAMPUNG TENGAH Saputra, Tetra Arya; Wibowo, Adityo; Soemarwoto, Retno Ariza S.; Ekawati, Diyan; Ginting, Bisart Benedicto
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3297

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru. Bakteri TB menyebar melalui udara ketika terinfeksi batuk, bersin, atau berbicara. Pengobatan TB melibatkan regimen antibiotik yang berlangsung selama beberapa bulan dengan kepatuhan dalam minum obat yang sangat penting untuk mencegah kekambuhan dan resistensi obat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pasien dan keluarga pasien mengenai cara deteksi Tuberkulosis, kepatuhan pengobatan, dan pengetahuan mengenai efek samping obat Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara langsung di Rumah Sakit Yukum Medical Centre, Lampung Tengah dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Kegiatan ini menunjukkan bahwa program peningkatan pengetahuan terhadap pasien dan keluarga pasien melalui penyuluhan berkala dan berkelanjutan tentang TB penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang gejala, cara penularan, dan pentingnya pengobatan yang tepat. Dengan pendekatan penyuluhan yang komprehensif, diharapkan dapat mengurangi penyebaran TB dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya menurunkan angka penularan Tuberkulosis. Kata kunci: tuberkulosis, penyuluhan, kepatuhan minum obat.