cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
PENYULUHAN TUBERKULOSIS PADA ANAK DI POSYANDU CEMPAKA KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Wardani, Dyah Wulan Sumekar Rengganis; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3298

Abstract

Penyakit Tuberkulosis (TB) disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan secara global. Indonesia menduduki peringkat kedua dengan beban TBC tertinggi setelah India pada tahun 2022. Kasus TBC anak mengalami peningkatan yang signifikan tahun 2022. Di provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Selatan kecamatan Natar, jumlah kasus Kasus TB Anak Usia 0-14 menduduki peringkat pertama sebanyak 32 kasus. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan TB salah satunya adalah dengan memperhatikan faktor risiko TB yakni riwayat kontak dengan orang yang menderita TB. Riwayat kontak ini dapat meningkatkan risiko infeksi TB pada anak, jika anak tidak mendapatkan imunisasi Bacillus Calmette Guerin (BCG) atau tidak mendapatkan pengobatan yang tepat. Berdasarkan hal tersebut, penting bagi posyandu untuk melakukan pemantauan pertumbuhan balita sebagai salah satu upaya pencegahan dan pengobatan gizi buruk pada anak yang disebabkan salah satunya karena terinfeksi TB. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan kesehatan kepada orang tua (Ibu) balita untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat tentang tuberkulosis pada anak di Posyandu Cempaka, Natar. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai tuberkulosis pada anak kepada Ibu balita di posyandu. Pada kegiatan ini peserta penyuluhan juga diberikan poster dan leaflet tentang pengenalan dini tuberkulosis pada anak mulai dari kasus, penyebab TB, Gejala, cara penularan, pencegahan, dan pengobatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat memberikan pemahaman dan meningkatkan pengetahuan para Ibu balita tentang tuberkulosis sebesar 84,4%. Oleh karena itu, penyuluhan yang berkelanjutan diperlukan agar masyarakat memiliki pengetahuan yang komprehensif tentang tuberkulosis pada anak. Dengan demikian, diharapkan dapat menurunkan prevalensi TB anak. Kata kunci: penyuluhan, tuberkulosis anak, posyandu.
PEMBERDAYAAN PETANI MUDA DALAM PENCEGAHAN KERACUNAN AKIBAT PENGGUNAAN PESTISIDA DI DESA UMBUL NITI KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suharmanto; Pramesona, Bayu Anggileo; Susianti; Kurniawan, Betta; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal; Sutyarso
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3300

Abstract

Prevalensi keracunan akibat penggunaan pestisida masih tinggi baik di dunia maupun Indonesia. Keracunan ini dapat disebabkan oleh perilaku petani yang kurang baik pada penggunaan pestisida. Akibatnya yang buruk dapat menggangu sistem tubuh bahkan dapat menyebabkan kematian. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat petani muda melalui penyuluhan dan diskusi. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, sikap, praktik, meningkatkan literasi tentang penggunaan pestisida yang aman sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan petani muda. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 petani muda di Desa Umbul Niti Lampung Selatan. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang penggunaan pestisida yang aman. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Penyuluhan yang dilakukan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang penggunaan pestisida yang aman. Kata kunci: Pemberdayaan, pencegahan keracunan, petani muda
PENYULUHAN PENYAKIT CAMPAK RUBELLA PADA MASYARAKAT POSYANDU MELATI PUTIH KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Larasati, TA; Happy, Terza Aflika; Rahmatullah, M Raihan; Akbar, Dafa Rafiqi; Wahidah, Putri Kamila; Sihaloho, Yohana Christiani; Azhar, Hafidz Sirojudin; Napitupulu, Cindy Cecilia Anasthasya; Nirwan, Qurratul Aini; Ratu, Sarih; Putri, Aulia; Efendy, Monica Cindy Intan; Juliana, Risna
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3302

Abstract

Campak dan rubella merupakan penyakit yang mudah menular, disebabkan oleh virus yang dapat menyebar melalui percikan saliva dan kontak langsung. Gejala campak ditandai dengan batuk berdahak, demam, ruam dan mata berair. Gejala rubella ditandai dengan adanya hidung tersumbat, nyeri sendi, ruam dan demam ringan. Kedua penyakit ini dapat menginfeksi segala usia, baik anak-anak maupun dewasa. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit Campak-Rubella kepada masyarakat Posyandu Melati Putih yang mempunyai anak usia Balita, Lampung Selatan. Kegiatan dilakukan dengan mengadakan penyuluhan Kesehatan tentang Campak-Rubella dan pemberian pre-post test pada warga di Posyandu Melati Putih, Lampung Selatan yang mempunyai anak usia Balita. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan tentang Campak-Rubella, sebelum dilakukan penyuluhan 8.4 % menjadi 9.2 % setelah dilakukan penyuluhan. Kata kunci: Campak, penyuluhan, rubella.
EDUKASI KEPADA REMAJA PUTRI KELOMPOK USIA 12-18 TAHUN MENGENAI KEPUTIHAN DAN CARA PENCEGAHANNYA UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS KESEHATAN REPRODUKSI DI DESA JATISARI KECAMATAN JATIMULYO LAMPUNG SELATAN Wulan, Anggraeni Janar; Hanriko, Rizki; Fiana, Dewi Nur; Rahmayani, Fidha
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3304

Abstract

Keputihan merupakan keluhan yang sering muncul pada organ reproduksi. Kejadian keputihan fisiologis lebih tinggi dibandingkan keadaan patologis (81% v 19%). Sebanyak 75% wanita maupun remaja mengalami sedikitnya satu kali episode keputihan. Prevalensi keputihan remaja di Indonesia dalam 5 tahun terakhir berkisar antara 48,5% - 81%. Salah satu penyebab seringnya terjadi keputihan pada remaja adalah kurangnya pengetahuan mengenai perilaku kebersihan pribadi area reproduksi. Studi pendahuluan menunjukkan ditemukan keluhan keputihan pada santri putri Rumah Al-Quran Nuruz Zaini, dusun Jatisari, Jatimulyo, Lampung Selatan dan belum pernah mendapatkan edukasi mengenai keputihan secara menyeluruh. Oleh karena itu edukasi kepada remaja putri mengenai keputihan merupakan hal yang sangat penting. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman remaja putri mengenai perubahan anatomi fisiologis pada remaja, siklus haid, keputihan, membedakan keputihan normal dan tidak normal dan mengenali perilaku yang berpotensi menyebabkan terjadinya keputihan dan pencegahannya. Kegiatan dilaksanakan hari Jumat, 3 Mei 2024 dan melibatkan tim dokter FK Unila dan Santri RQ Nuruz Zaini. Peserta : 19 remaja putri (9 – 21 tahun). Kegiatan meliputi penyuluhan dan diskusi interaktif. Keberhasilan edukasi diketahui dari hasil pre-post test. Pada pre test didapatkan 12 peserta (63,16 %) belum memahami, 4 (21,05%) sudah paham dan 3 peserta (15,78) sudah sangat paham tentang keputihan. Pada post test tidak didapatkan peserta yang tidak paham, 2 peserta memahami dan 17 peserta (89,42%) sudah sangat paham mengenai keputihan. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan 73,64% peserta. Simpulan : penyuluhan mengenai kesehatan reproduksi secara umum dan keputihan meningkatkan tingkat pengetahuan remaja mengenai masalah tersebut. Kata kunci: keputihan, remaja, reproduksi
EDUKASI FAKTA DAN MITOS LEMAK BAGI KESEHATAN PADA RESIDEN REHABILITASI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN KELAS II A KOTA MALANG Illahika, Anung Putri; Pravitasari, Dwi Nurwulan; Tunjungsari, Feny; Lestari, Karunia Mahardika; Rosyanti, Nielanawalul Putri
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3305

Abstract

Penyakit Jantung koroner (PJK) adalah salah satu contoh dari Penyakit Tidak Menular yang menempati posisi tertinggi kematian di dunia. Secara umum, wanita dengan PJK memiliki hasil yang lebih buruk daripada pria ketika tidak ada penyesuaian yang dibuat untuk karakteristik dan komorbiditas lain. Faktor risiko utama PJK diantaranya adalah dislipidemia. Dislipidemia merupakan suatu kondisi dimana abnormalitas kadar lipid di dalam darah,diantaranya peningkatan kadar kolesterol Low Density Lipoprotein (LDL), dan kadar trigliserida, serta penurunan kadar High Density Lipoprotein (HDL). Peningkatan pengetahuan serta pemahaman mengenai lemak bagi kesehatan tubuh, diharapkan mampu membentuk pola pikir bahwa keberadaan lemak memiliki peran sangat penting dalam menjaga komposisi tubuh, tidak hanya hal yang merugikan tubuh. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa vitamin dan mineral yang membutuhkan lemak sebagai alat transportasinya. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah memberikan edukasi dan meningkatkan pengetahuan mengenai pentingnya lemak bagi kesehatan pada residen di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kota Malang, khususnya residen rehabilitasi. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan mengenai fakta dan mitos lemak, peran lemak dalam komposisi tubuh manusia. Pada kegiatan pengabdian ini juga diberikan flyer materi. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan ini dapat membuka wawasan dan meningkatkan pengetahuan para residen di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Kota Malang tentang pentingnya lemak bagi kesehatan. Oleh karena itu, penyuluhan yang kontinu diperlukan untuk peningkatan pengetahuan secara berkelanjutan. Penyuluhan dapat dilakukan melalui media yang telah ada seperti flyer dan poster edukasi. Kata kunci: Kesehatan, lemak, residen.
PENINGKATAN KESADARAN GEJALA SINDROM METABOLIK PADA LANSIA DI PUSKESMAS KORPRI BANDAR LAMPUNG Putri, Giska Tri; Ratna, Maya Ganda; Karima, Nisa; Jausal, Anisa Nuraisa; Irawati, Nur Ayu Virginia; Adnan, Ayu Zahera
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3306

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan pengetahuan tentang sindrom metabolik pada masyarakat khususnya lansia agar dapat mengenali lebih dini gejala dan segera melakukan pemeriksaan ke pelayanan kesehatan. Pengabdian ini dilakukan dengan beberapa kegiatan meliputi penyuluhan tentang sindrom metabolic dan pemeriksaan kesehatan pada peserta pengabdian. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran tekanan darah dan glukosa darah sewaktu. Manfaat yang diharapkan pada pengabdian ini yaitu masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai sindrom metabolik dan mengetahui hasil pemeriksaan kesehatannya. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang sindrom metabolik. Sebelum pemberian materi peserta diberikan pretes, setelah pemberian materi dilanjutkan dengan diskusi dan pemberian postes. Hasil postes memiliki nilai yang lebih baik dimana 90% peserta mendapatkan nilai >80 dibandingkan nilai pretes dimana 50% peserta mendapatkan nilai dibawah 50. Kemudian dilanjutkan pemeriksaan kesehatan peserta berupa pemeriksaan tekanan darah dan gula darah sewaktu. Hasil pemeriksaan langsung diberitahukan oleh tim pengabdian dan langsung diberikan edukasi terkait hasil pemeriksaan tersebut. Kata kunci: Lansiia, penyuluhan, sindrom metabolik.
EDUKASI PENGELOLAAN PENYAKIT TIDAK MENULAR DI DESA KALISARI KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Susianti; Hanriko, Rizki; Windarti, Indri; Rudiyanto, Waluyo; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3307

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan tingkat morbiditas dan mortalitas yang tinggi. Penyakit seperti ini berkembang secara bertahap dan bertahan dalam waktu yang lama. Penyakit degeneratif, penyakit non-infeksi non communicable disease, dan penyakit degeneratif adalah beberapa istilah yang digunakan untuk menggambarkan PTM. Berbagai penyakit yang termasuk dalam kategori penyakit tidak menular antara lain penyakit kardiovaskular, gula darah, lipid, obesitas, berbagai jenis kanker, penyakit pernafasan kronis, alzheimer, artritis, epilepsi, hemofilia, dan berbagai penyakit tidak menular lainnya. Data sensus menunjukkan bahwa Kecamatan Natar adalah yang memiliki populasi tertinggi di Kabupaten Lampung Selatan. Desa Kalisari juga termasuk populasi terpadat di Kecamatan Natar, meskipun lokasinya dekat dengan ibu kota provinsi dan kecamatan hanya satu jam. Keterbatasan angkutan umum adalah salah satu penyebab keterbatasan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberi ibu-ibu di Desa Kalisari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan lebih banyak pengetahuan tentang cara mengelola penyakit tidak menular. Penyuluhan, diskusi, dan evaluasi adalah tiga kegiatan yang digunakan dalam metode pengabdian ini. Kegiatan tersebut diadakan pada tanggal 24 Agustus 2023 di rumah Pak Agus, seorang warga, dari pukul 16.00 hingga 18.00, dan dihadiri oleh 42 orang ibu-ibu. Dari nilai pre test dan post test yang telah dilakukan didapatkan hasil rata-rata nilai pre test sebesar 49,30 dan nilai post test 73,02. Nilai tersebut menunjukkan telah terjadi peningkatan pengetahuan bagi ibu-ibu peserta edukasi tentang pengelolaan penyakit tidak menular. Kata kunci: Penyakit tidak menular, edukasi, pengabdian masyarakat, kalisari, natar
PELATIHAN PENGENDALIAN VEKTOR MALARIA BAGI KADER MALARIA DI DESA HANURA KECAMATAN TELUK PANDAN KABUPATEN PESAWARAN Setyaningrum, Endah; Kanedi, Muhammad; Marcellia, Selvi; Mumtazah, Dzul Fithria; Santoso, Budi; Aslina, Enna; Masherni, Erniza; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3308

Abstract

Salah satu daerah endemis malaria di Pesawaran adalah desa Hanura kecamatan Teluk Pandan. Kasus malaria di Pesawaran sempat mengalami penurunan dari 235 kasus pada tahun 2019 menjadi 21 kasus pada tahun 2020, namun kembali meningkat signifikan pada tahun 2021 dan 2022 sebanyak 161 dan 172 kasus. Beberapa faktor risiko terkait yaitu kurangnya pemahaman masyarakat tentang malaria, kurangnya informasi tentang pengendalian vektor malaria, serta kurang optimalnya praktik pengendalian vektor malaria di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan memberikan pelatihan pengendalian vector malaria bagi kader malaria di desa Hanura dalam rangka pencegahan penyakit malaria dan memberikan keterampilan pengendalian vektor malaria sehingga dapat menurunkan kasus malaria khususnya di Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Pada kegiatan ini, peserta berjumlah 30 orang. Dari hasil uji paired samples t test didapatkan rata-rata skor sebelum pelatihan sebesar 65,4% dan setelah pelatihan sebesar 87,6% dengan nilai uji p < 0,0001. Hal itu menunjukkan adanya perbedaan antara pengetahuan peserta sebelum dan sesudah pelatihan. Kegiatan ini dinilai berhasil berdasarkan peningkatan pengetahuan mengenai pencegahan malaria dan pengendalian vektor. Selain itu, jumlah peserta yang diundang hadir semua, mereka aktif dan antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, serta tanggapan positif peserta berperan aktif dalam mendukung penurunan malaria di wilayahnya. Diharapkan para kader malaria dan pemerintah setempat dapat lebih mengoptimalkan dan berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat untuk pencegahan malaria di Desa Hanura Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Kata kunci: Pengendalian vektor, kader, malaria, desa hanura.
KONSELING DAN PENGOBATAN PENYAKIT KRONIS PADA PETANI DI DESA UMBUL NITI KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suharmanto; Rudiyanto, Waluyo; Hanriko, Rizki; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3309

Abstract

Riskesdas tahun 2018 mendapatkan prevalensi hipertensi sebesar sebesar 34,11%, diabetes melitus sebesar 8,5%, kanker sebesar 1,8%, stroke sebesar 10,9% dan gagal ginjal kronik sebesar 3,8%. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat petani melalui konseling dan diskusi. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatnya pengetahuan, pemahaman, sikap, praktik, meningkatkan literasi tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatan petani . Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah konseling dan pengobatan. Khalayak sasaran yang cukup strategis dalam kegiatan ini adalah 20 petani di Desa Umbul Niti Lampung Selatan. Materi konseling yang diberikan mencakup materi tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis. Diskusi dilakukan setelah konseling selesai dilaksanakan. Konseling yang dilakukan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan dan penanganan penyakit kronis. Kata kunci: konseling, pengobatan, penyakit kroni, petani
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA TIGA JAYA Afriyani; Marcellia, Selvi; Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3310

Abstract

Permasalahan kesehatan seperti kurangnya asupan gizi dan pola hidup yang kurang baik masih banyak dijumpai di beberapa desa. Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di sejumlah desa di Indonesia yang keberadaannya masih membutuhkan penanggulangan secara efektif. Stunting merupakan gangguan kronis masalah gizi dimana pertumbuhan fisik dan otak pada anak tidak sesuai dengan usia anak. Pernikahan dini dengan pemahaman mengenai stunting dan dampak pencegahan serta penanggulangannya yang rendah menjadi penyebab terjadinya stunting di Desa Tiga Jaya. Berdasarkan koordinasi dengan kader-kader posyandu di Desa Tiga Jaya, ditemukan 22 kasus stunting yang terjadi pada anak. Upaya mengatasi permasalahan stunting di Desa Tiga Jaya dapat dilakukan melalui promosi kesehatan, yaitu sosialisasi dan edukasi masyarakat terkait stunting serta dampak dan upaya pencegahannya yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengurangi angka kasus stunting di Desa Tiga Jaya. Sosialisasi dan edukasi dilakukan dalam bentuk pemberian pemahaman kepada masyarakat dalam kegiatan posyandu. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif yang mendeskripsikan program kerja Sosialisasi dan Edukasi Stunting yang dilakukan selama Kuliah Kerja Nyata secara mendetail mulai dari perencanaan, proses, hingga output atau outcome dari program kerja tersebut. Data primer dalam artikel ini diperoleh melalui pengalaman dan observasi secara langsung oleh anggota kelompok, sedangkan data sekunder bersumber dari kajian sejumlah literatur serta penelitian terdahulu terkait dengan penyebab dan urgensi penanggulangan stunting di suatu daerah. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi stunting ini terdiri dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kata kunci: Stunting, pernikahan dini, sosialisasi, edukasi