cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 332 Documents
Edukasi Bahaya Meal Skipping pada Remaja Putri di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan Wijaya, Sofyan Musyabiq; Komala, Ramadhana; Febriani, Wiwi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3225

Abstract

Meal skipping merupakan sebuah tindakan untuk melewatkan waktu makan, baik sarapan, makan siang, ataupun makan malam. Jika kegiatan ini dilakukan dalam jangka waktu yang lama akan berakibat pada status gizi seperti permasalahan Kurang Energi Kronis (KEK). Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mengenai bahaya meal skipping pada remaja putri di Desa Karang Anyar, Lampung Selatan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan kesehatan Remaja Putri di Karang Anyar Lampung Selatan. Kegiatan dilakukan di Balai Desa KarangAnyar, Lampung Selatan dengan sasaran adalah remaja putri. Evaluasi mnggunakan metode pre dan posttest selama kegiatan untuk melihat peningkatan pengetahuan. Hasil menunjukan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan mengenai meal skipping pada remaja putri (n = 25 orang, nilai p = 0,000) setelah dilakukan penyuluhan. Oleh karena itu, penting untuk memberikaninformasi dan penyuluhan mengenai hal-hal terkait meal skipping pada remaja putri untuk menghindarkan diri dari berbagai resiko dan bahaya yang mungkin timbul akibat kebiasaan makan tersebut khususnya untuk remaja putri.Kata Kunci: Edukasi, Meal Skipping, Remaja Putri
Gerakan Pencegahan dan Penurunan Prevalensi Stunting: Tepat Menggunakan Obat maupun Produk Herbal Selama Hamil dan Menyusui Iqbal, Muhammad; Triyandi, Ramadhan; Pramesona, Bayu Anggelio; S, Suci Ainu; B, Agaphe Suluh; S, Natalia Michelle; R, Diah Puspita; S, Nova Antika; Hartanti, Lani; H, Fitri Nur; Anggraini K, Dea; Anggraini T, Salsabila
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3226

Abstract

Stunting merupakan manifestasi dari malnutrisi dan menjadi masalah kesehatan utama global pada pertumbuhan anaBerbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan prevalensi stunting, tetapi kasus stunting masih banyak terjadi di negarberkembang dan berpenghasilan rendah-menengah, termasuk Indonesia. Berdasarkan fenomena yang terjadi di Desa UmbNatar, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, diperoleh informasi bahwa masyarakat masih belumemahami mengenai stunting serta upaya pencegahan dan dampaknya bagi kesehatan anak. Rendahnya tingkat pengetahuamasyarakat di Desa Umbul Natar disebabkan kurangnya informasi kesehatan. Edukasi kesehatan tentang stunting merupakasolusi untuk permasalahan tersebut. Diharapkan dengan adanya pemahaman yang tepat tentang stunting dapat menurunkaangka kejadian stunting, khususnya di daerah Desa tersebut dan secara tidak langsung dapat meningkatkan kesehatan anasebagai generasi penerus bangsa. Edukasi kesehatan diarahkan pada penggunaan obat maupun produk herbal selama maskehamilan dan menyusui. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, yang dilanjutkan dengan diskusi. Mitrsasaran dalam kegiatan ini adalah 29 orang ibu rumah tangga. Evaluasi indikator keberhasilan kegiatan ini terdiri dari evaluaawal, evaluasi proses dan evaluasi akhir. Tim pengabdian terdiri dari kolaborasi tenaga ahli di bidang farmasi dan kesehatamasyarakat. Hasil promosi kesehatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pemahaman pada keseluruhan peserta. Selaitu, terjadi diskusi interaktif yang mengeksplorasi lebih dalam terkait stunting dan kaitannya dengan penggunaan obkonvensional maupun obat herbal. Promosi kesehatan ini dapat meningkatkan pemahaman masyarakat desa Umbul Natar dalammenurunkan prevalensi stunting yang ada di daerahnya.  Kata kunci: stunting, obat, produk herbal, kehamilan, menyusui
Aktualisasi Manajemen Pencegahan Serta Tatalaksana Infeksi Laten Tuberkulosis di Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Mustofa, Syazili; Soemarwoto, Retno Ariza; Kusumajati, Pusparini; Gusti Wahyu, Pratiwi; Pratama, Arianda; Juhana, Hakim AlHaady; Sanjaya, Rizki Putra; Fitriyah, Fitriyah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3227

Abstract

Penyakit saluran pernapasan tuberkulosis paru (TB) merupakah salah satu penyakit dengan kejadian tertinggi di Indonesia.Tuberkulosis paru juga terjadi secara global di seluruh belahan dunia. Epidemiologi tuberkulosis lebih umum berkaitandengan negara berkembang karena faktor sosioekonomi yang kurang baik, di mana Indonesia masuk ke dalam salah satunya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat kali in adalah dalam bentuk penyuluhan yang di lanjutkandnegan diskusi terkait manajamen dan tatalaksana serta pencegahan untuk terjadinya penyakit tuberkulosis yangdilaksanankan di kabupaten Pringsewu yang diikuti oleh 61 orang peserta dari dokter hingga tenaga medis dan staf DinasKesehatan Kabupaten Pringsewu dengan dukungan dari IDI Provinsi dan kabupaten juga membantu dalam mensukseskanpencegahan dan tatalaksana tuberkulosis di Indonesia. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dokter dantenaga medis lainnya mengenai pencegahan dan tatalaksana terkait penyakit tuberkulosis.Kata kunci:  Infeksi Laten Tuberkulosis.
Penyuluhan Tentang Penyakit Dermatitis Atopik Bijak Dalam Pencegahan dan Penanganan Penyakit Dermatitis Atopik di Kampung Belajar D’lima Bandar Lampung Marcellia, Selvi; Jausal, Annisa Nuraisa; Rosa, Emantis; Setyaningrum, Endah
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3228

Abstract

Dermatitis atopik adalah peradangan pada kulit yang menimbulkan gejala yang menggagu, seperti ruam kemerahan serta kulit yang gatal, kering dan bersisik. Sasaran penyuluhan ini adalah adik-adik dari jenjang SD-SMA dengan tujuan umum untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya penyakit pada dermatitis atopik. Kemudian memiliki tujuan khusus agar adik-adik mampu mengetahui pennyakit dermatitis atopik serta pencegahan dan penanganannya yang baik dan benar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 desember 2020 bertempat di Kampung Belajar D’Lima Bandar Lampung. Adapun hasil yang didapat dari kegiatan ini adalah berdasarkan data kuesioner peserta penyuluhan banyak yang belum memahami sebelum materi dipaparkan. Berdasarkan data kuesioner ke-1 24 lembar yang telah diberikan kepada peserta, ternyata terdapat 4 peserta yang sudah memahami materi. Sedangkan, setelah penyampaian materi pada pengisian kuesioner ke-2 24 lembar yang telah diberikan kepada peserta, terdapat 6 peserta yang masih belum memahami. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa hasil dari penyuluhan memberikan peningkatan pengetahuan kepada adik-adik yang berada di Kampung Belajar D’Lima Bandar Lampung.Kata Kunci : Dermatitis Atopik, Pencegahan, Penanganan
Pencegahan Perilaku Merokok Siswa Sekolah Menengah Pertama di SMP Islam Mumtaz, Bandar Lampung Mustofa, Syazili; Kurniawaty, Evi; Saputra, Oktadoni; Wulan, Anggraini Janar; Nuriah, Nuriah; Suharyani, Suharyani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3229

Abstract

Perokok usia muda semakin meningkat jumlahnya dari tahun ke tahun. Banyak factor yang menyebabkan anak usia sekolah mulai merokok, misalnya mengikuti gaya hidup, ingin terlihat keren, dan ketidak tahuan mengenai bahaya merokok.Perokok anak dan remaja dapat terjangkit penyakit misalnya asma, ISPA dan penurunan fungsi paru. Remaja di Indonesia mulai merokok karena tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang bahaya merokok bagi kesehatan. Peran temansebaya sangat dibutuhkan anak remaja dalam memberikan informasi pengetahuan yang tepat dan memotivasi berperilaku hidup sehat. Target khusus kegiatan ini adalah meningkatkan kesehatan remaja melalui pemberdayaan siswa sebagai peereducator dalam rangka upaya pencegahan perilaku merokok siswa di SMP Islam Mumtaz Bandar Lampung. Kegiatan ini berbentuk pendidikan pada masyarakat untuk pencegahan perilaku merokok di  SMP Islam Mumtaz, Bandar Lampung.Kegiatan mampu meningkatkan pengetahuan siswa SMP Islam Mumtaz terhadap bahaya rokok dan pencegahan perilaku merokok. Kami menyarankan kepada semua pihak untuk fokus dalam menghadapi permasalahan ini dan mengembangkan berbagai metode untuk menecegah perokok pada usia muda di Indonesia. Kata kunci: Bahaya merokok, pencegahan merokok, perokok siswa sekolah.
Tim Pendamping Kesiapan Masyarakat Pekon Kedaung Kecamatan Pardasuka Kabupaten Pringsewu Menghadapi Era Transisi Pandemi Menuju Endemi Covid-19 Ismunandar, Helmi; Himayani, Rani; Oktarlina, Rasmi Zakiah; Wahyuni, Ari; T. Adjeng, Andi Nafisah; Andrifianie, Femmy; Oktoba, Zulpakor
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3230

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) adalah penyakit menular baru yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARSCoV-2). Pada kasus Covid-19 yang berat dapat menyebabkan pneumonia, sindrompernapasan akut, gagal ginjal, dan bahkan kematian.  Pada 11 Maret 2020 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan Covid-19 sebagai Pandemi Dunia. Namun saat ini kita telah memasuki era transisi dari pandemi  menujuendemi Covid-19 yang ditandai dengan keluarnya Keputusan Presiden Nomor 17 tahun 2023. Namun, virus SARSCoV-2 ini masih ada di antara kita dan kita harus selalu waspada. Tujuan pengabdian ini adalah membentuk suatu kadermasyarakat yang siap beradaptasi pada masa pandemi menuju endemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah penyuluhan kesehatan dengan ceramah dan diskusi . Kegiatan juga meliputipengobatan masal gratis. Kegiatan diikuti oleh 40 orang peserta. Setelah dilakukan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang didapatkan dari nilai rerata pre-test dan post-test yaitu 56,7 menjadi 81,4. Berdasarkan hasil ini menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan mengenai masa transisi Covid-19 dari pandemi menuju endemi. Pengetahuan ini masih awam bagi masyarakat sehingga diperlukan peninjauan dan sosialisasi lebih lanjut.Kata kunci: Covid-19, pandemi, endemi
Pembentukan Peer Educator dalam Rangka Menurunkan Prevalensi Penyakit Skabies pada Pondok Pesantren di Wilayah Kerja Puskesmas Natar Zuraida, Reni; Susianti, Susianti; Komala, Ramadhana; Surriandari, Latifah Dwi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3231

Abstract

Skabies adalah penyakit infeksi kulit menular, yang sering ditemukan pada tempat yang ditinggali oleh banyak orang dengan sanitasi dan perilaku penghuninya yang buruk, salah satunya adalah pondok pesantren. Prevalensi kejadian skabies padakomunitas pondok pesantren di Wilayah Kerja Puskesmas Induk Natar adalah sebesar 48%. Meskipun kegiatan penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), penyuluhan tentang penyakit skabies telah dilakukan, namun belum mampu menurunkan prevalensi penyakit skabies secara signifikan. Peer educator  merupakan metode pendidikan sebaya yang dilakukan oleh kelompok sebaya dengan didampingi fasilitator. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalahpembentukan peer educator santri dan sekaligus memberikan informasi tentang penyakit skabies, cara penanganan dan pencegahan skabies kepada para santri. Kegiatan pengabdian mencakup pembentukan peer educator santri denganmeningkatkan pengetahuan dan keterampilan konseling calon peer educator, serta penyusunan media informasi tentang skabies, penanganan dan pencegahan skabies. Setelah mendapatkan materi tentang Skabies dan pembentukan ‘peer educator’ sebaya di pondok pesantren Al Fatah, maka pengetahuan ‘peer educator’ sebaya menjadi meningkat. dimana pada pre-test sekitar 22,1% peserta tidak paham, 73,7% cukup paham, 5,3% paham mengenai materi yang disampaikan. Setelah dilakukan kegiatan pelatihan, nilai hasil pengamatan meningkat, dimana sebanyak 40% dan yang sangat paham sebanyak 60%. Ratarata tingkat pengetahuan peserta pada pre-test adalah 56,3 menjadi bertambah pada post-test  menjadi 93,2. Kegiatan pembentukan ‘peer educator’ sebaya untuk pengentasan Skabies pada santri dan santriwati di lingkungan pondok pesantren perlu terus dilakukan dan diadaptasi di pondok-pondok pesantren lain di wilayah kerja puskesmas Natar kecamatan Natar. Kata Kunci : Peer educator, Pondok Pesantren, Santri, Skabies
Pendidikan Berkelanjutan untuk Ibu “ Mempersiapkan dan Memberikan MP Asi yang Berkualitas ’’ Sebagai Salah Satu Strategi Cegah Stunting pada Masyarakat Desa Jatisari Kecamatan Jatimulyo Lampung Selatan Wulan, Anggraini Janar; Windarti, Indri; Mutiara, Hanna; Mustofa, Syazili; Fiana, Dewi Nur
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3232

Abstract

Stunting atau kerdil merupakan masalah gizi kronis pada balita yang ditandai dengan tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya. Salah satu penyebab terjadinya masalah kekurangan gizi pada bayi adalah praktekpemberian MP ASI yang kurang tepat seperti pemberian MP ASI terlalu dini atau terlambat, pemilihan bahan yang tidak bervariasi, serta MP-ASI yang tidak memenuhi kebutuhan zat gizi. Para ibu dan juga para kader Kesehatan diwilayah Jatisari, Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan belum mendapatkan pengetahuan yang memadai mengenai MP ASI. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya promotif untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman para ibudengan bayi dan balita mengenai seluk beluk tentang pemberian MP ASI yang benar. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang berkesinambungan dengan pelatihan manajemen ASI Eksklusif pada tahun 2022. Kegiatan meliputi penyuluhandan diskusi interaktif. Pemberian penyuluhan meningkatan pengetahuan diketahui dari hasil pre test dan post test. Pemberian penyuluhan meningkatan  pengetahuan diketahui dari hasil pre test dan post test. Pada pre test p’ada pretest didapatkan bahwa 9 peserta (33,3 %) memiliki tingkat pengetahuan kurang paham mengenai MP ASI, 11 peserta (40,7%) sudah cukup paham dan terdapat 7 peserta (25,9%) yang sangat paham mengenai MP ASI. Pada hasil post testdidapatkan hampir seluruh peserta kegiatan atau 20 peserta (74,1%) sudah sangat paham mengenai MP ASI dan terdapat 7 peserta (25,9%) yang cukup paham dengan manajemen laktasi. Kegiatan pengabdian dikatakan berhasilkarena meningkatkan pengetahuan pada 74,07% peserta. Disimpulkan bahwa setelah mendapatkan penyuluhan mengenai MP ASI, maka pengetahuan Masyarakat khususnya ibu-ibu dengan bayi dan balita mengenai MP ASI di DesaJatisari, Kecamatan Jatimulyo, Lampung Selatan  meningkat. Kata kunci: MP ASI, Stunting
Penyuluhan dan Diskusi Penyakit Asma dalam Kehamilan bagi Perempuan Usia Produktif di Provinsi Lampung Wibowo, Adityo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3233

Abstract

Asma dalam kehamilan menjadi salah satu hal yang perlu ditangani secara menyeluruh. Kejadian kekambuhan asma pada ibu hamil meningkatkan risiko diturunkannya penyakit asma pada anaknya di kemudian hari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan perempuan usia produktif, utamanya bagi yang memiliki penyakit asma,agar memahami mekanisme munculnya gejala asma pada ibu hamil, menghindari pencetus untuk mencegah kekambuhan, dan mengetahui pengobatan asma yang aman bagi ibu hamil. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan secara daring terhadap perempuan usia produktif dan ibu hamil di Provinsi Lampung mengenai penyakit asma, informasi tentang keamanan obat asma yang digunakan saat hamil, dan pencegahan kekambuhan asma saat hamil, dilanjutkan dengan diskusi serta sesi tanya jawab. Pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan dapat meluruskan stigma yang beredar pada kelompok perempuan usia produktif dan ibu hamil mengenai keamaan obat asma yang digunakan saat hamil. Asma dalam kehamilan menjadi masalah yang perlu ditangani secara menyeluruh baik dari segi pencegahan maupun penatalaksanaan karena mencakup kesehatan bagi ibu dan bayi dalam kandungan.Kata kunci: asma, kehamilan, perempuan usia produktif
Pelatihan Pembuatan Repelen Anti Nyamuk Daun Pandan Wangi (Pandanus ammaryllifolius Roxb) pada Anggota PKK di Teluk Pandan Pesawaran Lampung Setyaningrum, Endah; Nurcahyani, Nuning; Septiani, Linda; Kanedi, M.
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v8i2.3234

Abstract

Salah satu upaya pencegahan penyakit tular vektor adalah dengan menggunakan Insektisida, namun dalam penggunaannya kadang terlalu berlebihan dan berulang-ulang sehingga dapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan seperti pencemaran lingkungan, salah satu cara untuk mendapatkan bahan kimia yang ramah lingkungan adalah memanfaatkan potensi alam yaitu tanaman yang mengandung bioinsektisida. Salah satunya adalah tanaman pandan wangi  (Pandanus amaryllifolius Roxb) yang dapat dimanfaatkan sebagai pengusir nyamuk karena mengandung zat-zat seperti geraniol, metil heptenon, terpenterpen, terpen-alkohol, asam-asam organik dan terutama sitronela sebagaiobat nyamuk semprot. Tujuan pengabdian adalah untuk memberikan ketrampilan kepada kelompok PKK dalam mengolah tanaman pandan wangi sebagai obat anti gigitan nyamuk (repellent) atau penolak nyamuk. Metode pemecahan permasalahan yang digunakan dengan metode ceramah, diskusi danpelatihan. Adapun rangkaian dari metode tersebut diterapkan sebagai berikut: memberikan pengetahuan dasar tentang cara meramu cairan pembasmi nyamuk dari daun pandan wangi. Selanjutnya memberikan informasi dan pelatihan tentang bagaimana cara membuat cairan repelen  dari daun panda wangi. Kegiatan Pengabdian Masyarakat telah dilaksanakan pada bulan Agustus 2023 di Pos Kesehatan desa, yang diikuti sebanyak 25 anggota PKK. Keberhasilan kegiatan adalah peserta pelatihan mampu memahami dan meningkatkan pengetahuan tentang pengendalian vektor penyakit serta yang paling pentingadalah mampu melakukan pembuatan cairan dalam bentuk spray sebagai repelan  dengan efektif untuk menolak nyamuk. Pengabdian dengan metode demonstrasi berpengaruh terhadap peningkatan keterampilan  dalam membuat ramuan repelen anti nyamuk dari daun pandan wangi. Kata kunci: Penyakit tular vektor, repelen anti nyamuk, pandan wangi