cover
Contact Name
Rima Pratiwi Fadli
Contact Email
rima@konselor.org
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Konseling dan Pendidikan
ISSN : 23376740     EISSN : 23376880     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Konseling dan Pendidikan merupakan jurnal ilmiah dalam bidang keilmuan Bimbingan dan Konseling dan Pendidikan. Jurnal ini diterbitkan oleh Indonesian Institute for Counseling And Education (IICE), merupakan sub lembaga dari perusahaan Multikarya Kons merupakan salah satu Pusat Kajian, Latihan dan Pelayanan Konseling serta Pendidikan di Indonesia. IICE beranggotakan Konselor-konselor dan para profesional dalam bidang konseling dan pendidikan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 758 Documents
Enhancing educational quality during MBKM implementation Khairul Bariyyah; Laily Tiarani Soejanto; Leny Latifah; Eva Kartika Wulan Sari; Ifdil Ifdil
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/185300

Abstract

This study aimed to evaluate the educational quality of Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) curriculum, alongside the competency of students and the satisfaction level of the framework partners. An exploratory and descriptive approach was employed, involving students and partners associated with MBKM during the semester 2021/2022 academic session. A descriptive quantitative approach was also used, involving a total of 199 respondents selected through complete sampling. This group comprised 189 students, with 3 university associates, and 8 non-university partners. Data collection was carried out using a questionnaire provided by the Indonesian Ministry of Education, Culture, Analysis, and Technology, and subjected to simple regression analysis. The results showed that MBKM implementation met the quality standards encompassing education, array, community engagement, and additional criteria as specified in SN-DIKTI. This indicated a positive connection between the competency of students and the satisfaction of MBKM partners. Therefore, this study observed that MBKM implementation successfully achieved the education quality criteria for graduate competency.
Hubungan antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual Rosiana, Dewi; Wangi, Eneng Nurlaili; Aslamawati, Yuli
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/197700

Abstract

Kekerasan seksual berdampak banyak pada aspek-aspek kehidupan korbannya. kekerasan seksual berdampak pada penurunan fungsi kognitif yang selanjutnya berdampak pada kemampuan akademis. Korban kekerasan seksual pun memperlihatkan masalah perilaku yang bentuknya internalisasi (menarik diri) dan eksternalisasi (memberontak atau mengganggu orang lain), hal ini memungkinkan para korban mengalami hambatan dalam menyesuaikan diri di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan meneliti mengenai korelasi antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual. Partisipan berjumlah 60 orang mahasiswa dengan usia rata-rata 21,6 tahun, yang terdiri dari perempuan sebanyak 58,33%, serta berdomisili di kota Bandung. Alat ukur menggunakan kuesioner adjustment to college (SACQ), dan tes fungsi kognitif menggunakan The Indonesian Version of Montreal Cognitive Assessment (MoCA-Ina). Hasil penelitian menunjukkan terdapat korelasi positif yang signifikan antara fungsi kognitif dengan penyesuaian perguruan tinggi pada mahasiswa korban kekerasan seksual. Penelitian ini melengkapi referensi mengenai dampak kekerasan seksual dalam seting pendidikan di perguruan tinggi, serta diharapkan dapat menjadi bahan rujukan dalam menyusun intervensi guna membantu para korban kekerasan seksual menyelesaikan pendidikannya.
Construct validity test on the Indonesian version of Career Decision-Making Self-Efficacy Scale (CDSES) P. Tommy Y. S. Suyasa; Jessyca Jessyca; Felita Oktaviani; Amala Fahditia
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 1 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/178400

Abstract

This study aimed to assess the construct validity of Indonesian version of the Career Decision-Making Self-Efficacy Scale (CDSES) by conducting a convergent evidence test. This version comprised 30 items that measured individual confidence in making career-related decision across seven dimensions, including occupational information (OI), goal selection (GS), self-appraisal (SA), school achievement (ScA), problem-solving (PS), social support (SS), and planning. Despite passing the content validity test, CDSES-Indonesian version lacked psychometric properties in terms of convergent evidence. A construct validation analysis was carried out, incorporating the NEO-PI instruments developed by Costa & McCrae in 1992 into CDSES-Indonesia version. This study involved 211 respondents, including 123 women and 88 men aged between 17 and 35, all being university students. Google Form was used as a platform to distribute the questionnaires for the two measuring instruments to the participants. The results showed a significant relationship between CDSES and personality traits. Four personality traits, namely conscientiousness, openness, extraversion, and agreeableness, exhibited positive correlations with CDSES, while neuroticism showed a negative relationship.
Kinerja guru bimbingan konseling dan implikasi penerapan sistem poin pelanggaran terhadap kedisiplinan siswa Aisya Alkestri Mallaena; Hasbi Hasbi; Munir Yusuf
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 3 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/199100

Abstract

Kompetensi guru bimbingan konseling memiliki pengaruh terhadap kedisiplinan siswa dan menghambat efektivitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pelaksanaan layanan bimbingan konseling dan pemberian poin pelanggaran serta persepsi siswa dalam disiplin. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kualitatif, dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik triangulasi dan dianalisis dengan metode penelitian Miles dan Huberman. Hasil penelitian menemukan  bahwa 1) kinerja guru BK belum optimal, namun inisiatif dengan membentuk Tim Konselor Terpadu menunjukkan upaya adaptasi meski terhambat oleh keterbatasan fasilitas dan kendala administratif; 2) Sistem poin pelanggaran di MTsN Luwu, sebagai inovasi pendidikan, bertujuan meningkatkan kedisiplinan siswa meski menghadapi tantangan administratif dan perlunya keterlibatan aktif seluruh stakeholder untuk efektivitas penerapannya; dan 3) Siswa MTsN Luwu merasa tekanan dari sanksi disiplin namun mengakui efektivitasnya dalam meningkatkan perilaku, meskipun adanya persepsi ketidak-konsistenan penerapan aturan oleh beberapa guru. Penelitian di MTsN Luwu mengungkapkan kebutuhan peningkatan sumber daya bagi guru BK agar layanan bimbingan dan konseling lebih efektif. Sistem poin pelanggaran perlu dievaluasi agar diterima tanpa menimbulkan tekanan berlebih dan diterapkan dengan konsisten. Keterlibatan stakeholder dan evaluasi rutin penting untuk memastikan efektivitas sistem disiplin dan program bimbingan.
The interaction effect of personality hardiness and fear of failure to predict achievement motivation adolescents of working mother Syarifah Farradinna; Sindy Putri Arlena
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/192100

Abstract

Individuals with traits of hardiness believe that success is the result of both positive and negative life experiences. People who are highly motivated to achieve have a close relationship with intense dedication, reasonable control, and positive challenges. They are even willing to accept failure as part of the goal-setting process This study was conducted to explain the psychological characteristics of hardness and fear of failure that are predicted to determine the achievement motivation of adolescents whose mothers are employed. Participants were recruited anonymously and willingly from universities in Pekanbaru, Indonesia, Riau. After collecting and analyzing 280 questionnaires for outlier analysis, 188 were found valid for further study. Two stages of measurement were carried out; measuring was examined, and the structural model was deemed statistically significant. This study applied a quantitative methodology to the analysis of the path analysis mediation model. This study employs three measurement instruments and demographic data to address research issues. Dispositional Resilience Scale-15 (DRS-15), an action strategy to measure achievement motivation behavior personality, and the Performance Failure Appraisal Inventory (PFAI), a multidimensional assessment of cognitive-motivational-relational fear of failure, were used in this study to collect data. Path analysis from SmartPLS 3.2 was used to analyze the research data and determine the moderating and correlation values for the studied variables. This assessment indicates that fear of failure does not contribute to SMK students in Pekanbaru's toughness with success motivation. In contrast, the coefficient values for other factors indicate a positive contribution.
CIP: an alternative career guidance model to improve self-understanding and work understanding for deaf students Endang Pudjiastuti Sartinah; Esa Nur Wahyuni; Eryana Fatimasari Retno Budiati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/198700

Abstract

The Cognitive Information Processing (CIP) career guidance model is an approach that emphasizes the reconstruction of the mind to achieve self-understanding and understanding of work.  This research examines the CIP career guidance model to improve self-understanding and work understanding in deaf students. This research uses a single-subject design with a pretest-posttest on 12 deaf students in Indonesia. Data collection uses the self-understanding and work understanding Instrument developed by researchers, intervention workbooks, observation instruments, and interviews. Data analysis of this study using non-parametric statistics with the Wilcoxon Test. The results showed that CIP, a career guidance model for deaf students, can improve the knowledge and skills of self-understanding and work understanding. Thus, CIP can be used as a career guidance model for deaf students to improve their self-understanding and work understanding.
Characteristics of student cultural intelligence in East Priangan and counseling services to facilitate it Agung Nugraha; Mamat Supriatna; Uman Suherman; Nandang Budiman; Aam Imaddudin
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1101300

Abstract

The current era of Society 5.0 and high accessibility has an impact on the dynamics of academic life in higher education, namely the increasingly diverse characters and backgrounds of students’ lives. Cultural competency for students in conditions like this becomes a necessity. This research aims to reveal the characteristics of students' cultural intelligence in East Priangan, including in terms of gender differences.  Apart from that, another aim of this research is also to formulate counseling services to facilitate the optimization of students’ cultural intelligence. A cross-sectional study was used to reveal the cultural intelligence characteristics of 417 students in East Priangan. Accidental sampling was used in this research. Data collection uses the Cultural Intelligence Scale (CQS). The analysis technique uses a central symptom measure to describe the characteristics of students' cultural intelligence and Pearson correlation to measure the relationship between its aspects. Independent t test analysis was used to compare the characteristics of students' cultural intelligence based on gender. The result of the analysis are alpha 0,05; F=0,405; p =0,715.  The results of the research show that the cultural intelligence of East Priangan students is moderate and there is no significant difference between male and female students. Recommendations for a counseling framework to facilitate the cultural intelligence of students in East Priangan which can be formulated based on the original values of stusdent life in East Priangan as well as multicultural competence for counselors who will use this framework.
Memahami makna hidup siswa dari keluarga broken home : wawasan gender, urutan kelahiran, dan penggunaan internet Nilma Zola; Ifdil Ifdil; Rahmi Dwi Febriani; Puji Gusri Handayani; Abdul Hanan; Safira Zahira Putri
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 2 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1100100

Abstract

Keluarga broken home, yang terjadi akibat perceraian atau pemisahan orang tua, sering kali secara langsung memengaruhi pemahaman makna hidup siswa. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi-kan kondisi meaning of life siswa dari keluarga broken home berdasarkan gender, urutan kelahiran, kondisi keluarga dan akses internet. Jenis penelitian deskriptif kuantitatif, sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 siswa dari  keluarga broken home  (laki-laki 41.9%; perempuan 58.1%) yang tersebar di dua provinsi yaitu Sumatera Barat dan DKI Jakarta. Instrumen dalam penelitian ini adalah instrumen Meaning of life 17 item. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Temuan pada penelitian menunjukkan meaning of life siswa dari keluarga broken home berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai 45.2%. Selain itu, kondisi meaning of life menunjukkan siswa laki-laki lebih tinggi skor meaning of life dibandingkan dengan siswa perempuan. Selain itu, anak sulung cenderung memiliki pemahaman yang lebih tinggi tentang makna hidup daripada anak tengah dan anak bungsu. Temuan lainnya adalah siswa yang hidup bersama ayah single parent lebih memahami makna hidup dibandingkan dengan siswa yang tinggal bersama ibu single parent. Akses internet dalam jumlah yang sedang (1-3 Jam) lebih mungkin menggunakan untuk mencari jawaban atau koneksi yang mereka butuhkan dalam situasi keluarga broken home.
Pengaruh strategi pembelajaran rangkaian permainan dan jenis kelamin terhadap keterampilan gerak dasar anak usia dini Mochammad Dadang Affandi; Damrah Damrah; Syahrial Bakhtiar; Anton Komaini
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1105900

Abstract

Tujuan penelitian ini menganalisis pengaruh strategi pembelajaran rangkaian permainan terhadap peningkatan keterampilan gerak. Strategi Pembelajaran Rangkaian Permainan yang menyenangkan dan kompetitif diharapkan dapat menumbuhkan motivasi belajar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penelitian eksperimen dengan analisis data Anova 2 arah untuk menguji hipotesis penelitian. Penelitian ini menggunakan desain faktorial 2 x 2. Jumlah populasi 70 anak dan sampel 36 anak.  Hasil penelitian ini terdapat perbedaan antara strategi pembelajaran rangkaian permainan dengan strategi pembelajaran konvensional, terdapat perbedaan antara laki-laki dan Perempuan, terdapat interaksi antara strategi pembelajaran dan jenis kelamin, terdapat perbedaan strategi pembelajaran rangkaian permainan (laki-laki) dengan strategi pembelajaran konvensional (laki-laki), terdapat perbedaan strategi pembelajaran rangkaian permainan (perempuan) dengan strategi pembelajaran konvensional (perempuan). Jadi kesimpulannya adalah Strategi Pembelajaran Rangkaian Permainan untuk anak laki-laki atau perempuan sama-sama memberikan pengaruh yang tinggi terhadap peningkatan keterampilan gerak dasar dibandingkan strategi pembelajaran konvensional. Penggunaan strategi pembelajaran rangkaian permainan sangat penting dan berdampak baik dalam proses pembelajaran gerak dasar anak usia dini. Setiap guru TK dapat menerapkan strategi pembelajaran rangkaian permainan untuk meningkatkan keterampilan gerak dasar
The influence media in learning: the effect of videos and posters on learning concentration on the kihon ability of karate extracurricular students Jumis Akbar Alfaritsi; Bafirman Bafirman; Alnedral Alnedral; Aldo Naza Putra
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol 11, No 4 (2023): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1104100

Abstract

Fundamental karate movement techniques (Kihon) are taught to students. Karate's fundamental techniques consist of blocks, strikes, jabs, and kicks. Karate novices are required to master kihon, or fundamental techniques, from which further training is derived. The effect of rigid and repetitive training methods on students is one of boredom and saturation. A method employed to enhance students' proficiency in kihon is the utilization of visual media. The objective of this study is to compare the impact of video media and poster image learning in high-concentration and low-concentration groups on the Kihon ability of SMPN 23 Pekanbaru extracurricular karate students.The experimental methodology utilized in this investigation is a 2x2 factorial experimental design. The study's population comprises 60 pupils enrolled in extracurricular karate at SMPN 23 Pekanbaru. The sample consisted of 16 students, which were divided into two groups. The data were analyzed utilizing two-way ANOVA and the T-test. Conclusions of the investigation The impact of video media and poster images in the classroom on the kihon abilities of students varies, irrespective of their placement in the high-concentration or low-concentration group under instruction. Students' kihon abilities are not influenced by the utilization of video media and poster images to acquire knowledge, irrespective of their placement in the high-concentration or low-concentration group.The mean difference in learning outcomes between video media and poster images was notably greater in both the high-concentration and low-concentration groups when compared to learning via poster images.

Filter by Year

2013 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): JKP Vol. 13 No. 4 (2025): JKP Vol. 13 No. 3 (2025): JKP Vol. 13 No. 2 (2025): JKP Vol. 13 No. 1 (2025): JKP Vol. 12 No. 4 (2024): JKP Vol 12, No 3 (2024): JKP Vol. 12 No. 3 (2024): JKP Vol 12, No 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 2 (2024): JKP Vol. 12 No. 1 (2024): JKP Vol 12, No 1 (2024): JKP Vol. 11 No. 4 (2023): JKP Vol 11, No 4 (2023): JKP Vol. 11 No. 3 (2023): JKP Vol 11, No 3 (2023): JKP Vol. 11 No. 2 (2023): JKP Vol 11, No 2 (2023): JKP Vol 11, No 1 (2023): JKP Vol. 11 No. 1 (2023): JKP Inpress 2023 Vol 10, No 4 (2022): JKP Vol 10, No 3 (2022): JKP Vol. 10 No. 3 (2022): JKP Vol. 10 No. 2 (2022): JKP Vol 10, No 2 (2022): JKP Vol. 10 No. 1 (2022): JKP Vol 10, No 1 (2022): JKP Vol. 9 No. 4 (2021): JKP Vol 9, No 4 (2021): JKP Vol. 9 No. 3 (2021): JKP Vol 9, No 3 (2021): JKP Vol. 9 No. 2 (2021): JKP Vol 9, No 2 (2021): JKP Vol. 9 No. 1 (2021): JKP Vol 9, No 1 (2021): JKP Vol. 8 No. 3 (2020): JKP Vol 8, No 3 (2020): JKP Vol 8, No 2 (2020): JKP Vol 8, No 1 (2020): JKP Vol 7, No 3 (2019): JKP Vol 7, No 2 (2019): JKP Vol 7, No 1 (2019): JKP Vol. 7 No. 1 (2019): JKP Vol 6, No 3 (2018): JKP Vol 6, No 2 (2018): JKP Vol 6, No 1 (2018): JKP Vol 5, No 3 (2017): JKP Vol 5, No 2 (2017): JKP Vol 5, No 1 (2017): JKP Vol 4, No 3 (2016): JKP Vol 4, No 2 (2016): JKP Vol 4, No 1 (2016): JKP Vol 3, No 3 (2015): JKP Vol 3, No 2 (2015): JKP Vol 3, No 1 (2015): JKP Vol 2, No 3 (2014): JKP Vol 2, No 2 (2014): JKP Vol 2, No 1 (2014): JKP Vol 1, No 3 (2013): JKP Vol 1, No 2 (2013): JKP Vol 1, No 1 (2013): JKP More Issue