cover
Contact Name
Erwin Hafid
Contact Email
jurnal.inspiratifpendidikan@uin-alauddin.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jurnal.inspiratifpendidikan@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Inspiratif Pendidikan
ISSN : 23376767     EISSN : 26554445     DOI : 10.24252
Inspiratif Pendidikan is a scholarly journal published by Department of Islamic Religion Education, Faculty of Tarbiyah and Teaching, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. The journal only accepts research findings, thoughts that related to education and teaching development in general, and more specifically in Islamic point of view.
Articles 351 Documents
Learning Outcomes: How does the Experimentation of the MEA and STAD Models? Ulfah Hidayati; Devi Sela Eka Selvia; Nurul Azizah; Baharudin; Beti Susilawati
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i2.52874

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the MEA and STAD learning models on student learning outcomes in Religious Education (PAI) at SMA Negeri 10 Bandar Lampung. The research uses a quantitative approach with a quasi-experimental design. The sampling technique employed is probability sampling, specifically simple random sampling, where classes are randomly selected without considering their grade levels. The instrument used in this study is a multiple-choice test. Class X.1 serves as the control group, while classes X.5 and X.7 are the experimental groups. The results of this study show that the normality test yielded a value of 0.00 < 0.05, indicating that the data is not normally distributed. Therefore, a non-parametric test was conducted using the Mann-Whitney test, with results of 1.00 for the MEA model and 0.007 for the STAD model. The homogeneity test yielded a result of 0.407 > 0.05, indicating that the data is homogeneous. The hypothesis test using one-way ANOVA yielded a result of 0.376 > 0.05, so it can be concluded that H0 is accepted and Ha is rejected, meaning there is no significant effect of the MEA and STAD learning models on student learning outcomes. This study offers a new contribution by comparing two learning models that have been more commonly applied to mathematics subjects rather than PAI. Additionally, this research responds to issues in education such as low learning motivation and the lack of innovative teaching models, with the hope of contributing to the field of education, particularly in Religious Education (PAI).
Implementation of Spiritual and Moral Values ​​Through Studying the Book of Tanwīr Al-Qulūb at the Ma'had Aly As'adiyah Sengkang Muhammad Irfan; A. Marjuni; Achruh, Andi
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 2 (2024): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i2.53055

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) Nilai spiritual dan Akhlak dalam kitab Tanwīr al-Qulūb (2) implementasi nilai spiritual dan Akhlak melalui pengajian kitab Tanwīr al-Qulūb pada Ma’had Aly As’adiyah Sengkang (3) dampak impelementasi nilai spiritual dan Akhlak dalam kitab Tanwīr al-Qulūb terhadap pendidik dan peserta didik pada Ma’had Aly As’adiyah Sengkang. Metode penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dengan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan fenomenologis. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yakni sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer terdiri atas wawancara dengan informan, hasil observasi di lapangan serta dokumen-dokumen yang berkaitan dengan hasil penelitian, sedangkan sumber data sekunder terdiri atas sumber-sumber tertulis yang relevan dengan hasil penelitian. Adapun metode pe­ngumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Sementara itu, uji keabsahan data yang digunakan adalah derajat kepercayaan (credibility). Hasil penelitian ini menunjukkan: pertama, nilai spiritual dan akhlak dalam kitab Tanwīr al-Qulūb karangan Muhammad Amin al-Kurdi adalah tashfiyat al-qalb (pembersihan hati) dengan prinsip takhalli dan tahalli. Kedua, penelitian ini menunjukkan bahwa pada implementasi nilai spiritual dan akhlak pada Ma’had ‘Aly As’adiyah Sengkang melalui pengajian kitab Tanwīr al-Qulūb adalah para peserta didik (mahasantri) membiasakan untuk melakukan hal-hal yang positif baik masih berstatus sebagai mahasantri maupun setelah menjadi alumni Ma’had Aly As’adiyah. Beberapa hal yang dibiasakan mahasantri adalah tafaqqu fil al-qur’an, ikhlas, husnudzan, tawassul ilallah yang sejalan dengan dengan nilai spirtual dan akhlak yang termaktub dalam kitab Tanwīr al-Qulūb. Implikasi penelitian ini yakni kepada peneliti lainnya yang berkeinginan untuk meneliti dalam wilayah kajian yang sama, maka selanjutnya dapat mengembangkan nilai-nilai spiritual dan akhlak dari berbagai karya ulama yang dapat di implementasikan oleh pendidik kepada peserta didik sehingga tujuan pendidikan dapat tercapai.
Pendidikan Akhlak dalam QS. Lukman Asmullah
Inspiratif Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i2.53058

Abstract

The purpose of this study is to elaborate on moral education contained in QS. Lukman/31: 13-19, the goal is to form noble morals for all individuals, especially for those seeking knowledge and the next generation. The focus of the research in this paper is: 1) How is Moral Education contained in QS. Lukman. 2). What are the benefits of moral education contained in QS. Lukman and its implementation in life. To answer this research, a qualitative approach and descriptive analysis method are used using the type of library research by collecting primary and secondary data including verses of the Qur'an and the opinions of experts in interpretation related to moral education in various books and writings in order to obtain a deep and accurate understanding. The results of this study indicate that moral education contained in QS. Lukman/31: 13-19 includes monotheism education, respecting both parents, being motivated to do good, carrying out orders, being humble, and being modest. The benefits of moral education contained in QS. Lukman and its implementation in life are to elevate human status to a noble status. Because by implementing moral education contained in QS. Lukman/31; 13-19, humans always improve their relationship with the Creator, namely Allah SWT, improve their relationship with other humans, improve their morals towards themselves, and improve their morals towards the environment.
Formation of Religious Character through Habituation of Religious Behavior in Islamic Religious Education at State Vocational High School 4 Agribusiness and Agrotechnology Jayapura Rahmat; M. Anang Firdaus; Muhammad Taslim
Inspiratif Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i2.53900

Abstract

Proses belajar mengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 4 Agribisnis dan Agroteknologi masih memberatkan pada pembelajaran klasikal, dimana guru memberikan materi pelajaran PAI hanya sebatas menyampaikan inti materi Pelajaran saja di dalam kelas. Sementara itu, pembentukan karakter religius peserta didik hendaknya Pelajaran PAI terdapat pengamalan materi dalam bentuk demonstrasi atau praktek ibadah. Adapun tujuan dari penelitian tesis ini, sebagai berikut: (a) Memberikan gambaran dan deskripsi tentang proses pembentukan karakter religius dengan pembiasaan perilaku religi di SMK Negeri 4 Agribisnis dan Agroteknologi Jayapura, (b) Menguraikan kendala yang dihadapi dalam pembentukan karakter religius dengan pembiasaan perilaku religi, dan (c) Mendeskripsikan solusi untuk mengatasi kendala yang dihadapi dalam pembentukan karakter religius dengan pembiasaan perilaku religi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan keilmuan sosiologis, sedangkan pendekatan metodologi digunakan pendekatan fenomenologi. Hasil penelitian; (1) Pelaksanaan pembiasaan dalam membentuk karakter religius peserta didik dilaksanakan secara terprogram berdasarkan buku panduan khusus tentang Penumbuhan Budi Pekerti. (2) Kendala yang dihadapi yaitu; (a). Faktor internal meliputi perilaku bawaan; (b) Faktor ekstern meliputi kurang maksimalnya pengondisian dan dukungan dari guru-guru, latar belakang pendidikan peserta didik, pola asuh orang tua, teman sebaya, media sosial dan sarana prasarana, (3) Solusi untuk mengatasi kendala pelaksanaan pembiasaan dalam membentuk karakter religius peserta didik, yaitu: (a) sosialisasi pentingnya pendidikan karakter; (b) tata tertib; (c) reward dan punishment (d) controlling; (e) penambahan sarana prasarana.
NILAI – NILAI PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS WASATHIYAH PERSPEKTIF MUHAMMAD QURASIH SHIHAB Isnani Kalinda; Muhammad Asrori; A. Nurul Kawakip
Inspiratif Pendidikan Vol 11 No 2 (2022): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v11i2.54678

Abstract

Muslim intellectuals studied his views on the concept of wasathiyah (religious moderation). Among these figures is Muhammad Qurais shibab. This character will be the focus of the researcher's study. Muslim intellectuals who have thoughts and views on the wasathiyah concept, this is evidenced by writings such as: Islamic Insights on Religious Moderation, Grounding the Al-Qur'an the function and role of revelation in people's lives, Islam that I adhere to, Insights on the Al-Qur'an thematic interpretation on various problems of the people, Tafsir Al-Misbah. This study aims to describe (1) Muhammad Quraish Shihab's ideas about wasathiyah, and (2) Identify the educational values contained in Muhammad Quraish Shihab's thoughts. This type of research is library research and uses a historical approach and a philosophical approach. The data sources of this research are primary sources, such as works written directly by the character, and secondary sources, such as literature works relevant to the theme raised. documentation study. The data analysis method uses data content analysis techniques. The results of the study are (1) Muhammad Quraish Shihab's ideas about wasathiyah refer to wasathiyah values or moderation, namely based on religious values, this study emphasizes that to determine wasatiyah one must have religious knowledge. (2) The educational values contained in the thoughts of Muhammad Quraish Shihab are: 1) Belief in God (Faith). 2) Morals (Being Submissive). 3) Worship. 4) Social Life. 5) Social Relations.
Implementation of the Story Method in the Subject of Islamic Cultural History in Instilling Religious Values in Students in Class X of MAN 1 East Flores Ashhaabal; Yahdi, Muhammad; Syamsuri
Inspiratif Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v14i1.59067

Abstract

Jurnal ini membahas mengenai Implementasi Metode Cerita Pada Mata Pelajaran Sejarah kebudayaan Islam dalam penanaman Nilai Keagamaan peserta didik kelas X MAN 1 Flores Timur yang bertujuan untuk mengetahui: (1) mengetahui metode cerita dalam mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam di kelas X MAN 1 Flores Timr (2) mengetahui implementasi metode cerita dalam penanaman nilai keagamaan peserta didik pada mata pelajaran sejarah keudayaan Islam di kelas X MAN 1 Flores Timur (3) mengetahui tantangan dan problem penggunaan metode cerita dalam menanamkan nilai keagamaan peserta didik di kelas X MAN 1 Flores Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Adapun sumber data primer dalam penelitian ini yaitu guru dan peserta didik, sedangkan sumber data sekunder yaitu profil sekolah dan foto-foto pada saat kegiatan penelitian. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan ceklis dokumentasi. Teknik pengolahan data yaitu reduksi data, data display (penyajian data), conclusing drawing/verivication (penarikan kesimpulan). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa model pembelajaran yang digunakan di kelas X MAN 1 Flores Timur adalah metode cerita. (1) Implementasi Metode Cerita Pada Mata Pelajaran Sejarah kebudayaan Islam cukup efektif Sebagai bukti bahwa proses pembelajaran yang aktif di kelas serta respon dari peserta didik terhadap mata pelajaran tersebut. (2) Implementasi metode cerita dalam penanaman nilai keagamaan peserta didik kelas X MAN 1 Flores Timur memiliki peran penting dalam mata pelajaran sejarah kebudayaan Islam beberapa alasan diantaranya meningkatkan pemahaman dan kedekatan emosional, memperkuat ingatan dan daya Tarik, mengembangkan nilai-nilai moral dan spiritual, dan meningkatkan partisipasi dan keterlibatan peserta didik. (3) problem yang dihadapi dalam menggunakan metode cerita yaitu rendahnya konsentrasi peserta didik yang disebabkan oleh jadwal pelajaran yang ditempatkan di akhir.
PENGARUH BOARDING SCHOOL (ASRAMA) TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER KEMANDIRIAN PESERTA DIDIK PROGRAM KEAGAMAAN DI MAN 3 KOTA MAKASSAR Ummu Nurul Fitri; Saprin; Rusdi, Muh; Abd. Rahman Sakka; Muhammad Rusmin B; Risna Mosiba
Inspiratif Pendidikan Vol 14 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v14i1.55449

Abstract

: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh sistem boarding school (asrama) terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik Program Keagamaan di MAN 3 Kota Makassar. Sistem boarding school memungkinkan peserta didik untuk berinteraksi dalam lingkungan yang terstruktur selama 24 jam, yang diharapkan mampu membentuk kemandirian mereka dalam berbagai aspek kehidupan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 106 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem boarding school memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter kemandirian peserta didik. Program keagamaan yang diterapkan di MAN 3 Kota Makassar, seperti salat berjamaah, pengajian kitab kuning, dan tahfizh Al-Qur’an, berkontribusi dalam membentuk sikap mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti perbedaan tingkat adaptasi peserta didik terhadap kehidupan asrama dan keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan asrama. Temuan ini mengindikasikan bahwa sistem boarding school dapat menjadi model pendidikan yang efektif dalam menanamkan kemandirian peserta didik, namun perlu adanya optimalisasi dalam pengelolaan fasilitas dan pembinaan peserta didik agar hasil yang dicapai lebih maksimal.
PENERAPAN WHATSAPP SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB PADA MATERI QIRAAH SISWA DI MTS MUHAMMADIYAH MANDALLE KABUPATEN GOWA Nurhudayah S
Inspiratif Pendidikan Vol 12 No 2 (2023): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v12i2.60568

Abstract

This jurnal discusses the application of WhatsApp as a medium of Learning Arabic on the material of students at MTs Muhammadiyah Mandalle Gowa Regency. This study aims (1). To find out the design of WhatsApp learning as a medium of learning Arabic on the material of students in class IX A (2). To find out the use of WhatsApp as a medium of learning Arabic in the material of students in class IX A (3). To find out the effectiveness of WhatsApp as a medium of learning Arabic on students' qiraah material, (4). To find out the supporting factors and inhibiting factors of WhatsApp as a medium of learning Arabic on students' qiraah material. This research is qualitative research. Data is collected using observations, interviews and documentation. Data is collected and then processed in 3 ways, namely: data reduction, presentation of data and withdrawal of conclusions. The results of the study that the application of WhatsApp as a medium of Learning Arabic in the material of students at MTs Muhammadiyah Mandalle went well. Learning design compiled by teachers is made with analysis of student characteristics including learning objectives, learning materials, methods used, assessment and evaluation of students. Effectiveness is seen from achieving learning goals, the ability of teachers and students to use WhatsApp, effective in the use of time and cost. Supporting factors in the application of WhatsApp as a learning medium are teachers, parents of students, the availability of smartphones, and good networks and WhatsApp is flexible. And the inhibiting factor in the application of WhatsApp as a learning medium is not available internet data quotas, bad networks, replacing WhatsApp numbers and distracted concentration. The implications of such activities are expected: 1) In the implementation of Arabic learning on qiraah material can provide a change in attitude and behavior in students of class IX A MTs Muhammadiyah Mandalle in a better direction in relationships with fellow humans, the environment and God. 2) WhatsApp implementation forms for teachers and students can be optimized. 3) The obstacles faced become a lesson to continue to do and work in online learning using WhatsApp as a learning medium.
PERGERSERAN TRADISI ULAON MANGOKAL HOLI DALAM MASYARAKAT BATAK TOBA DI KECAMATAN BANDAR PASIR MANDOGE KABUPATEN ASAHAN Roger Frans Sinaga; Bunari; Suroyo
Inspiratif Pendidikan Vol 11 No 1 (2022): JURNAL INSPIRATIF PENDIDIKAN
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v11i1.60856

Abstract

Ritual mangongkal holi adalah tradisi turun temurun orang Batak yang sampai saat ini masih dilakukan oleh masyarakat Batak. Seiring perkembangan jaman tradisi ritual mangokal holi mengalami banyak perubahan pada cara pelaksanaan nya serta makna yang terkandung di dalam setiap proses pelaksanaan upacara kegiatan mangokal holi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui sejarah awal tradisi ulaon mangokal holi dalam masyarakat Batak Toba di kawasan Sumatera Utara 2) Untuk mengetahui proses ulaon mangokal holi di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan .3) Untuk mengetahui pergeseran tradisi ulaon mangokal holi pada masyarakat Batak di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Kabupaten Asahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah. Sejarah awal pelaksanaan tradisi mangokal holi telah ada sejak dahulu dalam masyarakat Batak bahkan sebelum masuknya ke-Kristenan di tanah Batak. Awal dari pelaksanaan mangokal holi adalah meminta izin kepada seluruh pihak keluarga dari kelompok marga suami dan istri baik kandung maupun hubungan punguan marga (perkumpulan klan). Pergeseran tradisi mangokal holi disebabkan oleh pengaruh ke-Kristenan atas aturan-aturan yang dibuat oleh gereja untuk mengarahkan orang Batak agar sesuai dengan ajaran Kristen.
The Relationship between Self-Confidence and Learning Independence with Student Learning Achievement in Islamic Religious Education and Character Education Subjects Wahyuning Puji Wulandari; Imam Syafe’i; Waluyo Erry Wahyudi
Inspiratif Pendidikan Vol 14 No 2 (2025): DECEMBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara keyakinan diri dan kemandirian belajar dengan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Budi Pekerti pada peserta didik kelas VIII SMPN 31 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi berjumlah 290 peserta didik, dengan sampel sebanyak 74 peserta didik yang ditentukan melalui rumus Slovin. Instrumen ppenelitian yang digunakan berupa angket dan diuji menggunaka IBM SPSS 25. Hasil penelitian menunjukan bahwa hubungan keyakinan diri dengan hasil belajar memiliki koefisien korelasi sebesar -0,126 dengan nilai sig. = 0,286 (> 0,05). Artinya, tidak terdapat hubungan signifikan antara keyakinan diri dengan hasil belajar. Sedangkan hubungan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar memiliki koefisien korelasi sebesar -0,191 dengan nilai sig. = 0,103 (> 0,05). Artinya, tidak terdapat hubungan signifikan antara kemandirian belajar dengan hasil belajar. Kedua variabel bebas tidak berhubungan dengan variabel terikat. Bahkan arah korelasi menunjukan hubungan negatif meskipun lemah, yang berarti semakin tinggi keyakinan diri atau kemandirian belajar justru cenderung diikuti penurunan hasil belajar.