cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE
ISSN : 24424706     EISSN : 2615109X     DOI : -
Core Subject : Health, Science,
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE publishes original research or theoretical papers, notes, and minireviews on new knowledge and research or research applications on current issues in basic sciences (biology, phsycology, pharmacy, midwifery, public health and physics). The journal is published by the Directorate of Research and Community Service, Universitas Ubudiyah Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 1,226 Documents
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN TRANSDERMAL PATCH DARI EKSTRAK ETANOL BUAH PALA (MYRISTICA FRAGRANS HOUTT.) SEBAGAI PEREDA NYERI Meilina, Rulia; Putri, Indah Amelia; Kulla, Periskila Dina Kali; Andika, Fauziah; Willis, Ratna; Ismail, Ismail; Syafriadi, Syafriadi; Yulisma, Ardhana; Alvionida, Fitra; Ningsih, Yustika Wirda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4839

Abstract

Buah pala merupakan tanaman obat tradisional yang telah lama digunakan. Buah pala memiliki aktivitas sebagai analgesik karena mengandung senyawa flavonoid. Senyawa flavonoid memiliki peran dalam menghambat pembentukan prostaglandin. Rhematoid arthitis merupakan penyakit sendi yang menyebabkan nyeri, menurut WHO penderita penyakit ini telah mencapai 355 juta jiwa dengan penghantaran obat yang dapat mengiritasi lambung, sehingga diberikan alternatif lain dengan penghantaran obat secara transdermal untuk mengurangi first pass effect. Penelitian ini dilakukan untuk memformulasi ekstrak etanol buah pala menjadi sediaan transdermal patch sebagai pereda nyeri. Penelitian dilakukan secara eksperimen laboratorium, ekstrak yang didapat diformulasikan menjadi sediaan patch selanjutnya dilakukan uji evaluasi dan uji efektivitas analgesik. Analisa data dilakukan secara statistik dengan One Way ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah pala dapat diformulasikan menjadi sediaan transdermal patch yang memiliki efektivitas sebagai pereda nyeri dengan hasil pengujian terhadap hewan coba yaitu mencit yang telah dianalisis secara statistik sehingga diperoleh formulasi F1(10%), F2 (15%), dan F3(20%) memiliki perbedaan efektivitas sebagai pereda nyeri. Formulasi terbaik yaitu formula 3 dengan konsentrasi 20% dengan nilai p-value yaitu 0.000 atau <0.05.
ANALISIS FAKTOR KEJADIAN RESIKO STUNTING PADA ANAK BATITA DI WILAYAH PESISIR KEC. SYIAH KUALA KOTA BANDA ACEH 2024 Junaidi, Junaidi; Zubir, Zubir; Zulkifli, Zulkifli; Fitriana, Nanda
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4768

Abstract

Stunting merupakan indikator kekurangan gizi kronis atau masalah gizi masa lalu yang diukur berdasarkan tinggi badan menurut umur. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor resiko terjadinya stunting pada balita bawah tiga tahun di wilayah Pesisir dalam Kecamatan Syiah Kuala Kota Banda Aceh Tahun 2024. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan desain Crosseksional Study. Pengumpulan data menggunakan data primer dan kuesioner. Populasi yang digunakan sebanyak 650 orang dengan sampel 162 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada pengaruh antara penyakit infeksi, asupan protein, pengetahuan ibu, serta perilaku hidup sehat (p value = 0.466). Sedangkan perilaku pencegahan stunting (p value = 0.000) dan pola asuh stunting berpengaruh signifikan. Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu faktor-faktor risiko yang paling berhubungan dengan kejadian stunting pada anak balita di wilayah pesisir adalah sikap ibu dan pola asuh.
ANALISIS KADAR MERKURI (HG) KRIM PEMUTIH WAJAH MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI SERAPAN ATOM (SSA) DI KOTA BANDA ACEH Samaniyah, Siti; Meilina, Rulia; Fitria, Fitria; Asyura, Syarifah; Mutiawati, Mutiawati
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4852

Abstract

AbstrakKrim pemutih wajah merupakan salah satu produk kosmetik yang banyak digunakan masyarakat, khususnya di kota-kota besar seperti Banda Aceh. Namun, maraknya penggunaan krim pemutih ilegal yang mengandung bahan berbahaya seperti merkuri (Hg) menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan kesehatan pengguna. Pemeriksaan BPOM Aceh pada tahun 2023 menemukan banyak kosmetik mengandung bahan berbahaya. Keberadaan merkuri dalam produk kosmetik dapat menyebabkan kerusakan ginjal, gangguan sistem saraf, hingga kanker kulit dalam penggunaan jangka panjang. Oleh karena itu, pengawasan rutin terhadap produk kosmetik di pasaran sangat diperlukan guna melindungi konsumen dari paparan bahan berbahaya. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mendeteksi kandungan merkuri dalam krim pemutih wajah yang digunakan di Kota Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah masih ada krim pemutih wajah yang mengandung merkuri (Hg) dipasaran Kota Banda aceh. Jenis metode penelitian ini dilakukan secara eksperimental dengan variabel bebas diwakili oleh krim pemutih wajah yang terdapat di pasaran kota Banda Aceh serta. Penelitian meliputi pengumpulan sampel, penyiapan sampel, desktrusi basah, dan analisa kualitatif serta analisis kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih ada kosmetik di kawasan kota banda aceh yang mengandung merkuri.Kata kunci: Merkuri, Krim Pemutih Wajah, Spektrofotometri Serapan Atom. AbstractThe cosmetic industry in Indonesia has grown rapidly. However, some products, such as facial whitening creams, often contain hazardous chemicals such as mercury which can cause serious health problems. BPOM Aceh's inspection in 2023 found that many cosmetics contained hazardous materials. Therefore, further research is needed to identify and detect mercury content in facial whitening creams used in Banda Aceh City. The purpose of this study was to determine whether there are still facial whitening creams containing mercury (Hg) on the Banda Aceh City market. This type of research method was carried out experimentally with the independent variable represented by facial whitening creams available on the Banda Aceh City market as well. The study included sample collection, sample preparation, wet detrusion, and qualitative and quantitative analysis. The results of this study indicate that there are still cosmetics in the Banda Aceh City area that contain mercury.Keywords: Mercury, Facial Whitening Cream, Atomic Absorption Spectrophotometry.
HUBUNGAN ASUPAN NUTRISI DENGAN KEJADIAN DISMENORE PADA REMAJA PUTRI DI SMPN 02 MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT Dianah, Nova; Syam, Nasrianti; Muliadi, Teuku; Safrida, Safrida
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4475

Abstract

Ketidaknyamanan saat haid, atau dismenore, adalah gejala kejang otot rahim. Di antara banyak variabel yang dapat memengaruhi frekuensi dismenore adalah apa yang dimakan. Mencari tahu bagaimana kebiasaan makan mempengaruhi frekuensi dismenore pada remaja putri merupakan pendorong dilakukannya penelitian ini. Strategi penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis observasional cross-sectional. Algoritma slovin digunakan untuk memilih 64 partisipan, yang semuanya adalah remaja putri dari SMPN 2 Meureubo. Evaluasi mengandalkan uji Chi-Square. Pengukuran skala penilaian numerik (NRS) memberikan informasi tentang kejadian dismenore, sedangkan jawaban kuesioner SQFFQ memberikan informasi tentang asupan makanan: Di antara remaja putri yang disurvei, 60,9% memiliki konsumsi makanan yang tidak memadai. Namun, dismenore terlihat pada sebanyak 76,6% kasus. Terdapat korelasi antara konsumsi makanan dan kejadian dismenore (p=0,020), menurut temuan uji chi-square. Penelitian ini menemukan bahwa konsumsi makanan berhubungan dengan prevalensi dismenore yang lebih rendah pada remaja putri di SMPN 2 Meureubo Kabupaten Aceh Barat.Kata kunci: Dismenore, Asupan gizi, Remaja putri.
INTEGRASI MOTIVASI DAN PELATIHAN DALAM MENDORONG EFEKTIVITAS KERJA PETUGAS KIA PUSKESMAS SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR Rosita, Sri; Rahmayani, Rahmayani; Yani, Evi Dewi; Yunita, Yunita
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4846

Abstract

Latar Belakang Masalah: Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) merupakan salah satu indikator penting dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Efektivitas kerja petugas KIA sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal, termasuk motivasi kerja dan pengalaman pelatihan yang diperoleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan motivasi dan pelatihan dengan efektivitas kerja petugas KIA di Puskesmas Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Besar. Desain penelitian menggunakan pendekatan cross sectional dengan populasi seluruh petugas KIA yang berjumlah 41 orang dan dijadikan sampel secara total. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah motivasi dan pelatihan, sedangkan variabel terikat adalah efektivitas kerja petugas. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan observasi langsung, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,2% responden memiliki motivasi kerja rendah, dan 56,1% belum pernah mengikuti pelatihan. Terdapat hubungan signifikan antara motivasi (p=0,019) dan pelatihan (p=0,004) dengan efektivitas kerja petugas KIA. Disarankan agar dilakukan pelatihan teknis secara berkala yang relevan dengan tugas KIA, serta penguatan strategi peningkatan motivasi kerja melalui supervisi, penghargaan, dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung.
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SHAMPO EKSTRAK ETANOL DAUN BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L.) Ananda, Zulia; Putri, Fania Ayunda; Samaniyah, Siti; Safitri, Faradilla
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4690

Abstract

AbstrakMempercantik diri telah menjadi prioritas utama dalam penampilan sehari-hari, dan salah satu cara yang digunakan adalah melalui penggunaan kosmetik. Salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat di Indonesia adalah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.), yang dikenal dapat digunakan untuk mengobati jerawat, terutama bagian daunnya yang kaya akan flavonoid, saponin, dan senyawa lainnya. Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun belimbing wuluh dapat dikembangkan menjadi produk farmasi, seperti krim dan sampo. Oleh karena itu, penelitian ini akan fokus pada formulasi dan evaluasi sampo berbahan dasar ekstrak etanol daun belimbing wuluh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dapat di formulasikan sebagai sediaan shampoo anti ketombe. Metode penelitian yang dilakukan adalah eksperimental laboratorium. Dari daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.), pembuatan formulasi sediaan shampo meliputi beberapa tahap penelitian yaitu pembuatan ekstrak, pembuatan formulasi dan evaluasi terhadap hasil sediaan shampo dari ekstrak daun belimbing wuluh. Data hasil penelitian dioleh menggunakan aplikasi SPSS dengan menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dapat diformulasikan sebagai sedian shampo dengan konsentrasinya, 5%, 10% dan 15%. Ekstrak daun belimbing wuluh dapat di formulasikan sebagai sediaan shampo yang stabil, secara fisik dapat di lihat dari uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji tinggi busa dan uji iritasi sediaan. Sediaan shampo ini juga dan memiliki memiliki perbedaan pada setiap formulasinya berdasarkan tingkat kesukaan dari responden.Kata kunci: Daun Belimbing Wuluh, Shampo, Antiketombe, Evaluasi Sediaan.  Abstract Beautifying oneself has become a top priority in everyday appearance, and one way that is used is through the use of cosmetics. One of the plants that has many benefits in Indonesia is starfruit (Averrhoa bilimbi L.), which is known to be used to treat acne, especially the leaves which are rich in flavonoids, saponins, and other compounds. Research shows that ethanol extract of starfruit leaves can be developed into pharmaceutical products, such as creams and shampoos. Therefore, this study will focus on the formulation and evaluation of shampoos based on ethanol extract of starfruit leaves.  The purpose of this study was to determine whether starfruit leaf extract (Averrhoa bilimbi L.) can be formulated as an anti-dandruff shampoo preparation. The research method used was an experimental laboratory. From Belimbing Wuluh Leaves (Averrhoa bilimbi L), the formulation of Shampoo preparations includes several stages of research, namely extract making, formulation making and evaluation of the results of shampoo preparations from belimbing wuluh leaf extract. The research data were processed using the SPSS application using the ANOVA test. The results showed that belimbing wuluh leaves (averrhoa bilimbi L.) can be formulated as a shampoo preparation with concentrations of 5%, 10% and 15%. Belimbing wuluh leaf extract can be formulated as a physically stable shampoo preparation as seen from the organoleptic test, homogeneity test, pH test, foam height test and irritation test of the preparation. This shampoo preparation also has differences in each formulation based on the level of preference of the respondents.Keywords: Wuluh starfruit leaves, shampoo, anti-dandruff, preparation evaluation.
HUBUNGAN MENGKONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN STATUS KARIES GIGI PADA SISWA SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA KABUPATEN ACEH BESAR Keumala, Cut Ratna; Andriani, Andriani; Kurniawati, Nia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4798

Abstract

Karies merupakan kerusakan suatu jaringan keras gigi yang disebabkan oleh  aktivitas  jasad  renik  dalam  suatu  karbohidrat  yang  diragikan.  Faktor penyebab terjadinya karies gigi salah satunya adalah makanan kariogenik. Data awal pemeriksaan yang dilakukan pada 15 siswa di SMP Negeri 1 Peukan Bada menunjukkan status karies gigi dengan rata-rata DMF-T sebesar 3,6 pada kategori sedang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara mengkonsumsi makanan kariogenik dengan status karies gigi pada siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Penelitian ini bersifat analitik dengan  desain  cross  sectional,  dilaksanakan  tanggal  23-25  Februari  2023. Populasi dalam penelitian ini yaitu 600 siswa. Sampel dalam penelitian ini ditentukan menggunakan rumus slovin dengan metode random sampling yaitu 86 siswa.  Pengumpulan  data  dengan  cara  pemeriksaan  karies  gigi  dan  angket. Analisa ini di uji secara statistik menggunakan program SPSS dengan uji Chi- Square,  ?  0,05.  Hasil  penelitian  menunjukkan  siswa  yang  mengkonsumsi makanan kariogenik rata-rata pada kategori sedang yaitu 43 orang (50%). Status karies gigi dengan nilai rata-rata 3,1 (kategori sedang). Hasil analisis data menunjukkan nilai p-value = 0.001 < ? = 0.05 sehingga adanya hubungan antara mengkonsumsi makanan kariogenik dengan status karies gigi pada siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada. Disarankan kepada siswa agar lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi dan setelah mengkonsumsi makanan ada baiknya berkumur-kumur dan menyikat gigi teratur dua kali sehari. Dalam hal ini juga dibutuhkan bantuan dari orang tua dan guru.   
FORMULASI DAN EVALUASI SABUN PADAT TRANSPARAN DARI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L) Kesumawati, Kesumawati; Jannah, Rauzatul; Meilina, Rulia
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4900

Abstract

Sabun padat berbahan alami, seperti ekstrak daun jambu biji (Psidium guajava L.), semakin diminati karena manfaat kesehatan kulit dan efek antimikrobanya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui formulasi sabun padat transparan dari ekstrak etanol daun Jambu biji (Psidium guajava L) dan hasil evaluasi sediannya.  Penelitian ini memformulasikan sabun padat transparan dengan konsentrasi ekstrak etanol daun jambu biji 0,5%, 1%, 2%, 4%, dan 8%. Evaluasi meliputi uji organoleptis, pH, stabilitas busa, iritasi, kelembaban, dan preferensi. Hasilnya, sabun dengan karakteristik transparan, warna coklat hingga merah pekat, aroma khas, dan memenuhi semua parameter uji, disukai oleh responden.Kata Kunci: Daun Jambu Biji, Sabun Padat Transparan, Melembabkan Kulit.
HUBUNGAN KARAKTERISTIK IBU NIFAS DENGAN KELANCARAN PRODUKSI ASI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAMUNTI Yuliana, Sakalesi Sari; Mariana, Frani; Ningrum, Novalia Widiya; Rahmawati, Dwi
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4625

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) merupakan produk yang istimewa dan sangat spesifik. Menurut UNICEF (United Natioon Children Fund) ASI Eksklusif kedapat menekan angka kematian bayi diIndonesia. Dari Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) pada tahun 2022, jumlah ibu nifas yang menyusui bayinya adalah 17,3% dan ibu yang tidak menyusui bayinya sama sekali sebanyak 20,7% dan ibu yang berhenti menyusui bayinya adalah 62%.Tujuan : Mengetahui hubungan karakteristik ibu nifas dengan Kelancaran Produksi ASI di Wilayah Kerja Puskesmas LamuntiMetode : Penelitian ini adalah jenis survey analitik dengan pendekatan cross sectional, Dengan tehnik sampling Porposive Sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu Nifas di Puskesmas Lamunti bulan Januari 2024 sebanyak 32 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas hari ke-7 sampai dengan hari ke- 14 dengan jumlah 30 orang.Hasil : usia ibu yang paling banyak adalah usia 20-35 yaitu sebanyak 17 orang (56,7%) yang ≤20 - ≥35tahun sebanyak 13 orang (43,3%), Paritas ibu yang paling banyak adalah >1 sebanyak 19 orang (63,3%) yang paritas 1 sebanyak 11 orang (36,7%), sedangkan pendidikan ibu paling banyak adalah SMA-PT sebanyak 17 orang (56,7%) dan SD-SMP sebanyak 13 orang (43,3%), dan pekerjaan terbanyak adalah yang bekerja sebanyak 16 orang (53,3%), ibu yang tidak bekerja sebanyak 14 orang (46,7%).Simpulan : Adanya hubungan karakteristik responden (usia dengan p-value 0,021, paritas dengan p-value 0,022, pendidikan dengan p-value 0,025, pekerjaan dengan p-value 0,020) dengan kelancaran ASI di Wilayah Kerja Puskesmas Lamunti Kata kunci: kelancaran asi, paritas, pendidikan, pekerjaan, usia.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG NIFAS HAMBAWANG RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN Khoirul, Khoirul; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Ariani, Malisa; Fetriyah, Umi Hanik
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4805

Abstract

Latar Belakang: ASI pertama keluar (kolostrum) mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit,melindungi dari infeksi, diare,dan ikterus. Survei Kesehatan Nasional Tahun 2023 cakupan pemberian kolostrum masih dibawah target dari target. Hal ini dipengaruhi oleh faktor internal ibu meliputi tingkat pengetahuan,sikap, parietas, kondisi ibu serta faktor eksternal yaitu dukungan keluarga, petugas kesehatan dan budaya/ lingkungan.Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan  pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Ruang Nifas Hambawang RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan survei analitik desain Cross Sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi rekam medik. Sampel seluruh ibu yang baru melahirkan di Ruang Nifas Hambawang RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin bulan November – Desember Tahun 2024 dengan jumlah 34 orang dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Analisa data menggunakan uji Kolmogoro Smirnov dan uji Chi- Square Fisher Exact.Hasil: Mayoritas usia responden 20-35 tahun sebanyak 23 orang(67,7%),  berpendidikan SMA 16 orang (47,1%), Paritas ibu multipara 20 orang (58,8%) dan  pekerjaan sebagai ibu rumah tangga  sebanyak 30orang (88,2%). Nilai p-value = 0,049 < ? 0,05  menunjukkan hubungan Tingkat pengetahuan dengan pemberian kolostrum. Nilai p- value = 0,196 > ? 0,05 tidak menunjukkan hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum.Simpulan: Ada hubungan Tingkat pengetahuan dengan pemberian kolostrum dan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum. Bagi tenaga Kesehatan diharapkan dapat mendukung pemberian kolostrum dengan meningkatkan edukasi saat ANC (Antenatal Care) dan melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Kata Kunci: Bayi baru lahir, dukungan keluarga, kolostrum, tingkat pengetahuan