cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP)
Published by Universitas Hasanuddin
ISSN : 24608173     EISSN : 25283219     DOI : -
Core Subject :
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) merupakan media publikasi kegiatan pengabdian pada masyarakat di bidang agrokompleks, sains, sosial kemasyarakatan dalam bentuk penerapan IPTEKS maupun peningkatan pemberdayaan masyarakat. Jurnal ini terbit dua kali setahun di bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : -
Articles 363 Documents
PELATIHAN TEKNOLOGI BUDIDAYA LADA PERDU DI PEKARANGAN PADA KELOMPOK WANITA DI DESA PADANGLAMPE PANGKEP: Training on Cultivation Technology of Shrubs Pepper for Women Farmer's Groups in Padanglampe Village, Pangkep Syam, Netty; Nurliani, Nurliani; Jabir, Sitti Rahmah; Hidrawati, Hidrawati
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i1.40400

Abstract

Pesantren Darul Mukhlisin milik Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang ada di Desa Mitra Binaan Desa Padanglampe memiliki lahan yang sebahagian digunakan untuk tanaman lada sejak tahun 2015.  Populasi lada sekitar 800 pohon dan sudah  beberapa kali dipanen. Pengembangan lada oleh masyarakat di sekitar pesantren terkendala oleh adanya musim kering yang panjang di Desa Padanglampe yang berlangsung selama ≥ 6 bulan. Upaya pengembangan lada dilakukan dengan Program Pemberdayaan kelompok wanita  untuk membangun daya, mendorong motivasi, membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimilikinya dan berusaha untuk mengembangkannya. Metode yang digunakan berupa metode pelatihan partisipatif, yaitu melibatkan sebanyak mungkin peran serta mitra dalam kegiatan ceramah, diskusi, dan praktek pendampingan teknologi dan cipta karya. Teknologi yang diberikan pada mitra berupa Pembibitan lada perdu dan metode penanaman bibit ke planterbag di pekarangan. Pelaksanaan kegiatan Pelatihan dan pendampingan sudah dilaksanakan melalui transfer teknologi pada Aspek produksi Mitra sangat antusias dan berpartisipasi sangat aktif dalam semua kegiatan pelatihan dan pendampingan. ABSTRACT Darul Mukhlisin Islamic Boarding School owned by the Indonesian Muslim University (UMI) located in the Partner Village of Padanglampe Village has land that has been partly used for pepper plants since 2015. The pepper population is around 800 trees and has been harvested several times. The development of pepper by the community around the Islamic boarding school is hampered by the long dry season in Padanglampe Village which lasts for ≥ 6 months. Efforts to develop pepper are carried out through the Women's Group Empowerment Program to build power, encourage motivation, raise awareness of their potential, and strive to produce it. The method used is a training method and community mentoring through active partner participation. The technology provided to partners is in the form of pepper shrub nurseries and a method of planting seeds in planter bags in the yard. Training and mentoring activities have been carried out through technology transfer in the production aspect. Partners are enthusiastic and participate actively in all training and mentoring activities. Keywords: Shrubs pepper, group empowerment, Padanglampe Village.
PELATIHAN BUDIDAYA HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS LAHAN PADA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) LAMPERANGAN Syamsia, Syamsia; Rahim, Iradhatullah; Anwar, Andi Rahayu; Rohana, Rohana; Safira, Nanda; Amandira, Selfi; Syahrir, Muhammad; Aidin, Ilhamsyah; Syafar, Sukma
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i1.41505

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Lamperangan tentang teknik bercocok tanam hidroponik sayuran untuk meningkatkan produktivitas lahan. Teknologi hidroponik yang diperkenalkan diharapakan dapat diterapkan oleh mitra sasaran dan menjadi sumber pendapatan bagi kelompok tani Lamperangan serta menjadi tempat eduwisata. Kegiatan ini dibagi dalam 3 tahapan yaitu: 1) Persiapan bahan dan peralatan; 2) Pelatihan dan penyuluhan; dan 3) Penerapan budidaya hidroponik sayuran. Hasil dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa anggota KTH Lamperangan memiliki minat yang cukup besar dalam menerapkan teknik budidaya hidroponik, peserta pelatihan sangat bersemangat saat praktek persemaian benih sayuran pada media rockwol, pemindahan bibit yang telah tumbuh ke instalasi serta pembuatan larutan nutrisi AB mix. ABSTRACT This activity aims to provide knowledge and skills to the Lamperangan Forest Farmers Group (KTH) regarding hydroponic vegetable farming techniques to increase land productivity. It is hoped that the hydroponic technology introduced can be implemented by target partners and become a source of income for Lamperangan farming groups as well as becoming an educational tourism destination. This activity is divided into 3 stages, namely: 1) preparation of materials and equipment; 2) training and counseling; 3) Application of hydroponic vegetable cultivation. The results of this service activity can be concluded that KTH Lamperangan members have quite a big interest in implementing hydroponic cultivation techniques, the training participants were very enthusiastic when practicing sowing vegetable seeds on rockwool media, transferring grown seeds to the installation and making AB mix nutrient solutions. Keywords: Edutourism, wick hydroponics, productivity.
BIOKONVERSI LIMBAH PABRIK TEH DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN USAHA PRODUKSI PUPUK ORGANIK PADA PT. MADINA ANEKA SUBUR Haruna, Harsani; Poleuleng, Andi Besse; Hala, Dian Magfirah; Nurnawati, Andi Ayu; Indriani, Susi; Rasbawati, Rasbawati; Fajri, Syarif Al; Mutmainna, Mutmainna; Servianti, Servianti; Yusbasari, Yuki; Para’pean, Yulius Tina’
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i1.41744

Abstract

Proses pembuatan pupuk organik oleh PT Madina Aneka Subur memanfaatkan limbah pabrik teh berupa ampas sebagai bahan baku pupuk organik. Limbah ampas teh merupakan bahan organik dan memiliki berbagai macam kandungan. Masih awamnya pemahaman mengenai Maggot yang meliputi manfaat dan cara budidaya Maggot sehingga jarang yang memanfaatkan Maggot sebagai pengurai bahan organik. Pelatihan dan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman PT Madina Aneka Subur dalam mengelola limbah pabrik teh dalam meningkatkan pendapatan usaha produksi pupuk. Metode pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan cara ceramah serta diskusi, sedanngkan pendampingan dilakukan dengan cara praktek di lokasi PT Madina Aneka Subur. Hasil kegiatan menjunukkan semangat dan antusias dari PT Madina Aneka Subur yang ingin memahami lebih lanjut proses pengolahan dengan memanfaatkan Maggot. Hal ini ditunjukkan pada saat kegiatan lanjutan berupa pendampingan budidaya Maggot. Kegiatan pelatihan dan pendampingan biokonversi limbah pabrik teh dengan memanfaatkan maggot berlangsung lancar dan sukses serta pemahaman peserta dari PT Madina Aneka Subur meningkat terkait pengolahan limbah pabrik teh dengan budidaya Maggot
SOSIALISASI DAN EDUKASI MENGENAI PERATURAN BUPATI BADUNG NOMOR 43 TAHUN 2021 TENTANG PROGRAM GAPURA DESA Dwiputra Aryasa, I Gusti Ngurah Made Hegar; Dharmawan Pradhana, I Putu; Ramadiansyah, Sahri Aflah
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.36558

Abstract

Artikel ini merangkum pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dengan kegiatan sosialisasi dan edukasi mengenai Peraturan Bupati Badung Nomor 43 Tahun 2021 tentang Gerbang Pelayanan Umum Pertama Menuju Desa Berbasis Elektronik, Sejahtera dan Aman (GAPURA DESA). Strategi dan metode yang digunakan dalam sosialisasi dan edukasi ini berupa penyuluhan lapangan. Tujuan dari kegiatan pengabdian adalah untuk mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat tentang Peraturan Bupati Badung No. 43 Tahun 2021 mengenai Gapura Desa. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan penyuluhan dan pembagian brosur. Dari pelaksanaan kegiatan pengabdian diketahui bahwa setelah dilakukannya kegiatan sosialisasi dan edukasi, masyarakat Badung memahami dan ikut berpartisipasi dalam menjalankan Peraturan Bupati Badung No. 43 Tahun 2021 mengenai Gapura Desa. Kata kunci: Gapura Desa, pengabdian, sosialisasi. ABSTRACT This article summarizes the implementation of community service with socialization and education activities regarding Badung Regent Regulation Number 43 of 2021 concerning the First Public Service Gate Towards Electronic-based, Prosperous and Safe Villages (GAPURA DESA). The strategies and methods used in this socialization and education are in the form of field counseling. The purpose of the service activity is to socialize and educate the community about the Badung Regent Regulation No. 43 of 2021 concerning Village Gapura. The method used is by conducting counseling and distributing brochures. From the implementation of the service activities, it is known that after the socialization and education activities, the Badung community understands and participates in implementing the Badung Regent Regulation No. 43 of 2021 concerning Village Gapura. Keywords: Gapura Desa, community service, socialization.
STRATEGI EDUKASI UNTUK MENGATASI PERNIKAHAN DINI DI KELURAHAN PENRANG, KECAMATAN WATANG SAWITTO, KABUPATEN PINRANG Juniar, Mutiah Wenda; Wahyuni, Andi Suci; Anas, A.M Aswin; Iskandar, Ismai; Amri, Ulil; Abidin, Novianti
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.37798

Abstract

Perkawinan dini menjadi isu sosial yang cukup serius terutama di Kelurahan Penrang, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Faktor penyebab perkawinan di usia dini disebabkan antara lain oleh ekonomi, sosial budaya, dan pendidikan yang rendah. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui problematika dalam mencegah perkawinan dini serta menganalisa dampak perkawinan di usia dini. Pelaksanaan kegiatan berlangsung satu hari dengan jumlah peserta 30 puluh orang. Bentuk penyelesaian persoalan dilakukan dengan metode sosialisasi. Berdasarkan hasil evaluasi, pengamatan, dan tanggapan langsung dari peserta, kegiatan pengabdian menunjukkan tingkat keberhasilan yang diukur dari tanggapan aktif dari peserta. Untuk memastikan keberlanjutan dan efektivitas dari program tersebut memerlukan pendekatan holistik dan kolaboratif yang mampu melindungi masa depan anak-anak dan secara signifikan meminimalisir pernikahan dini. Kata kunci: Perkawinan dini, masyarakat, pemerintah. ABSTRACT Early marriage is a serious social issue, especially in Pinrang Regency. The factors that cause marriage at an early age are, among others, the economy, socio-culture, and low education. This service aims to discover the problems in preventing early marriage and analyze the impact of marriage at an early age. The implementation of the activity lasted one day and involved 30 participants. The form of problem-solving is done with the socialization method. Based on the results of evaluations, observations, and direct responses from participants, the service activities showed a level of success as measured by active responses. Ensuring the sustainability and effectiveness of the program requires a holistic and collaborative approach that can protect the future of children and significantly minimize early marriage. Keywords: Early marriage, society, government.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SLOW-RELEASE FERTILIZER PADA USAHATANI TEMBAKAU KELOMPOK TANI MAMMINASA DECENG DI KABUPATEN SOPPENG Sukmawati, Sukmawati; Bahruddin, Bahruddin; Suherman, Suherman; Rahim, Iradhatullah; Hapsa, Nur; Qadri, Sri Nur; Zamzam, Syamsiar; Irmayani, Irmayani; Munir, Munir; Semaun, Rahmawati; Kurniawan, Edi; Rahim, Abd.; Ramlayani, Ramlayani; Sukardi, Sukardi; Abdullah, Abdullah; Sarina, Sarina
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.39673

Abstract

Peningkatan retensi nitrogen pada lahan tembakau merupakan strategi penting peningkatan mutu dan produksi tembakau. Pupuk slow release dari biochar sumber nitrogen dari pupuk kimia, urin sapi dan bakteri diyakini mampu meningkatkan retensi nitrogen dan efisien serapan hara. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan pupuk slow release pada budidaya tembakau. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi: 1) penyuluhan penggunaan bahan pembenah tanah; 2) pendampingan produksi pupuk slow release; 3) pendampingan pembibitan tembakau standar SNI; 4) demplot penerapan GAP pada budidaya tembakau; dan 5) pemantauan aplikasi pupuk slow release dan pertumbuhan tanaman. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi aktif petani dari 2 kelompok tani yakni Mamminasa Deceng dan Alemarajae serta perwakilan dari GAPOKTAN Ujung Rilau, dimana berhasil diproduksi pupuk slow release sebanyak tiga formula, yakni 1) Biochar + SP36; 2) Biochar + SP36 + urin sapi; dan 3) Biochar + SP36 + urin sapi + Azotobacter. Keempat formulasi pupuk telah distandarisasi oleh lembaga sertifikasi karbon internasional Biochar Life, sehingga dapat direkomendasikan untuk diterapkan di lahan pertanian khususnya lahan tembakau. Kata kunci: Bina desa, retensi nitrogen, efisiensi serapan hara, produktivitas. ABSTRACT Increasing nitrogen retention in tobacco fields is an important strategy to improve tobacco quality and production. Slow-release fertilizer from biochar, a source of nitrogen from chemical fertilizers, cow urine and bacteria, is believed to be able to increase nitrogen retention and efficient nutrient absorption. Therefore, this activity aims to implement the use of slow-release fertilizer in tobacco cultivation. The implementation methods of the activity include: 1) counseling on the use of soil conditioners; 2) assistance in the production of slow-release fertilizers; 3) assistance in the production of SNI standard tobacco; 4) demonstration plots for the application of GAP in tobacco cultivation and; 5) monitoring the application of slow-release fertilizers and plant growth. The results of the activity showed the active participation of farmers from 2 farmer groups, namely Mamminsa Deceng and Alemarajae, and representatives from GAPOKTAN Ujung Rilau, where three formulas of slow-release fertilizers were successfully produced, namely 1) Biochar + SP36; 2) Biochar + SP36 + Cow urine; and 3) Biochar + SP36 + Cow urine + Azotobacter. The four fertilizer formulations have been standardized by the international carbon certification body Biochar Life so that they can be recommended for application on agricultural land, especially tobacco land. Keywords: Village development, nitrogen retention, nutrient uptake efficiency, productivity.
PEMBERDAYAAN TERINTEGRASI BERMODAL LIMBAH DOMESTIK DENGAN MEMANFAATKAN TEKNOLOGI BIOKONVERSI BERBASIS SERANGGA LARVA BSF (MAGGOT) DI KWT SERUNI KELURAHAN BUNTUSU KECAMATAN TAMALANREA ., Fatmawati; ., Muhlis; ., Muhtar; Munawar, Andi; ., Sappewali; Samad, Nurfaidah; Diapati, Maifa
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.40183

Abstract

Kelompok wanita tani (KWT) seruni adalah kelompok wanita tani yang berada di perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), tepatnya di Blok K, Kelurahan Buntusu Kecamatan Tamalanrea beranggotakan 30 orang. Lokasi pertanaman KWT Seruni berada di tengah-tengah pemukiman warga. Konsep berkebun dan bercocok tanam di lahan terbatas identik dengan urban farming.  KWT Seruni  fokus pada  tanaman hortikultura  dan menerapkan sistem pertanian yang cenderung ke organik, membatasi penggunaan pupuk kimia dan pestisida sintetik tetapi menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan (Kompos). Sampai saat ini menjadi permasalahan yang dihadapi KWT Seruni dari segi produksi yaitu pemenuhan bahan organik (kompos) dengan  ketersediaan pupuk secara kontinu. Solusi untuk menjawab permasalahan tersebut adalah dengan pengolahan limbah organik rumah tangga dengan teknologi biokonversi menggunakan maggot (BSF).   Pemberdayaan ini terintegrasi antara pengolahan limbah domestik dengan pemenuhan pupuk kompos untuk keberlangsungan usaha tani dan mendukung pertanian organik di KWT Seruni.   Pengabdian dilaksanakan dengan memanfaatkan maggot sebagai pengurai limbah domestik. Metode pelaksanaan  dilakukan dengan cara ceramah, diskusi, dan praktek langsung oleh peserta. Hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa dukungan pemerintah setempat Lurah, RW, dan RT sangatlah baik serta antusiasme seluruh anggota KWT Seruni dan masyarakat setempat  terhadap pelatihan budidaya maggot cukup tinggi. Hal ini ditunjukkan dengan jumlah partisipan  dan keaktifan peserta dalam mengikuti sosialisasi dan pelatihan hingga kegiatan selesai. Pada sesi diskusi banyak peserta yang aktif dalam bertanya terkait budidaya maggot. Kegiatan pelatihan budidaya maggot di KWT Seruni berlangsung sukses dan pemahaman kelompok sasaran meningkat terkait pengolahan limbah domestik dengan budidaya maggot untuk mendapatkan pupuk kompos Kata kunci: Maggot, kompos, limbah domestik.   ABSTRACT The Seruni Women's Farming Group (KWT) is a group of women farmers located in the Bumi Tamalanrea Permai (BTP) housing complex, precisely in Block K, Buntusu Village, Tamalanrea District, with 30 members.  The KWT Seruni planting location is in the middle of residential areas. The concept of gardening and farming on limited land is identical to urban farming.  KWT Seruni focuses on horticultural crops and implements an agricultural system that tends to be organic, limiting the use of chemical fertilizers and synthetic pesticides but using environmentally friendly organic fertilizer (Compost). Until now, the problem faced by KWT Seruni in terms of production is the fulfillment of organic material (compost) with the continuous availability of fertilizer. The solution to this problem is to process household organic waste using bioconversion technology using maggot (BSF). This empowerment is integrated into domestic waste processing, compost fertilizer provision for the sustainability of farming businesses, and supporting organic farming in KWT Seruni. The service is carried out by using maggots as a decomposer for domestic waste. The implementation method is carried out using participants' lectures, discussions, and direct practice. From the activity results, it can be concluded that the support from the local government of the Village Head, RW, and RT was very good, and the enthusiasm of all members of KWT Seruni and the local community regarding maggot cultivation training was relatively high. This is shown by the number of participants and the participants' activeness in participating in socialization and training until the activity is completed. In the discussion session, many participants were active in asking questions regarding maggot cultivation. The maggot cultivation training activity at KWT Seruni was successful, and the target group's understanding of processing domestic waste increased by cultivating maggots to obtain compost fertilizer. Keywords: Maggot, compost, domestic waste.
PELATIHAN PENGOLAHAN RUMPUT LAUT SEBAGAI SEDIAAN KOSMETIK DAN PRODUK PANGAN KEPADA KELOMPOK IBU RUMAH TANGGA DESA PUNAGAYA Arifin, Arfiani; Arifin, Arfina Sukmawati; Mega, Dian Asri Unga
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.40201

Abstract

Letak geografis Desa Punagaya yang berbatasan dengan laut menjadikan sebagian besar masyarakatnya bekerja sebagai petani rumput laut. Sayangnya, rumput laut yang dihasilkan masih sebatas dijual dalam bentuk segar maupun kering. Ibu-ibu rumah tangga Desa Punagaya hanya sekedar membantu suaminya dalam penyiapan benih dan menyortir rumput laut. Padahal ibu rumah tangga memiliki peranan yang penting dalam mendukung perekonomian rumah tangga. Masyarakat setempat belum pernah mengonsumsi ataupun mengolah rumput laut yang dibudidayakannya sendiri karena tidak mengetahui cara pengolahannya. Oleh karena itu, tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk transfer pengetahuan dan teknologi mengenai manfaat dan cara pemanfaatan rumput laut (memperkenalkan produk-produk diversitas rumput laut) dan praktik pembuatan olahan rumput laut hingga cara pengemasannya. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah sosialisasi, diskusi interaktif dan demonstrasi pembuatan masker wajah rumput laut, kerupuk stik keju rumput laut, dan bakso sapi rumput laut hingga pelatihan penggunaan beberapa alat segel untuk mengemas masing-masing produk. Hasil dari kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga Desa Pungaya menjadi lebih mengetahui dan memahami produk-produk olahan rumput laut sehingga diharapkan dapat diadopsi dan dikembangkan menjadi produk yang siap untuk dipasarkan yang nantinya dapat berdampak pada perekonomian keluarga. Capaian dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga Desa Punagaya dalam mengolah rumput laut menjadi sediaan kosmetik dan olahan pangan hingga pengemasannya dan dihasilkan tiga produk rumput laut yang terkemas yaitu masker wajah rumput laut, kerupuk stik keju rumput laut, dan bakso sapi rumput laut. Kata kunci: Rumput laut, masker wajah, kerupuk, bakso. ABSTRACT The geographical location of Punagaya Village, which borders the sea, makes most of the community work as seaweed farmers. Unfortunately, the seaweed produced is still limited to being sold in fresh or dried form. Housewives in Punagaya Village only help their husbands prepare seeds and sort seaweed. Meanwhile, housewives play an important role in supporting the household economy. The local community has never consumed or processed seaweed that they cultivate themselves because they do not know how to process it. Therefore, this community service aims to transfer knowledge and technology regarding the benefits and ways of utilizing seaweed (introducing seaweed diversity products) and making processed seaweed into packaging. The methods used in this service are socialization, interactive discussions, and demonstrations of making seaweed face masks, seaweed cheese stick crackers, and seaweed beef meatballs to training in the use of several sealing tools to package each product. The result of this activity is that the housewives of Pungaya Village become more aware and understand the processed seaweed products so that they are expected to be adopted and developed into products that are ready to be marketed which will have an impact on the family economy. The achievement of this activity was the increase in knowledge and skills of housewives in Punagaya Village in processing seaweed into cosmetic preparations and processed food to its packaging and the resulting three packaged seaweed products namely seaweed face masks, seaweed cheese stick crackers, and seaweed beef meatballs. Keywords: Seaweed, face mask, crackers, meatballs.
PENGENALAN PANGAN LOKAL SEBAGAI EDUKASI GIZI DAN PENCEGAHAN STUNTING DI MIN 1 MINAHASA Sudewi, Sri; Sarwan, Sarwan; Edy, Hosea Jaya
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.41144

Abstract

Stunting menjadi isu kesehatan nasional yang membutuhkan perhatian serius, terutama di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, yang masih berada di bawah standar aman. Untuk mengatasinya, MIN 1 Minahasa bekerja sama dengan Program Studi Farmasi FMIPA Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) melaksanakan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) terkait edukasi gizi anak (ega) melalui program pencegahan stunting berbasis produk pangan lokal. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, keterampilan memasak, dan konsumsi pangan lokal yang bergizi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan meliputi edukasi gizi terkait pencegahan stunting, pelatihan memasak berbahan pangan lokal, distribusi paket makanan sehat, serta pengenalan menu berbasis pangan lokal di kantin sekolah. Kegiatan ini melibatkan 79 siswa dan 30 guru serta komite, dimulai dengan pengukuran kesehatan siswa melalui berat badan, tinggi badan, dan lingkar lengan. Guru dan komite sekolah mengikuti pelatihan memasak berbahan lokal seperti kripik daun gedi, es krim alpukat, dan minuman berbasis labu kuning (sambiki), sementara siswa diperkenalkan pada menu-menu tersebut. Hasil dari program ini menunjukkan peningkatan kesadaran akan stunting dan gizi seimbang, dari 50% sebelum program menjadi 90% setelah program. Keterampilan memasak guru dan komite juga meningkat dari 50% menjadi 90%, sedangkan konsumsi pangan lokal di kalangan siswa menunjukkan peningkatan signifikan dengan tingkat kepuasan mencapai 90%. Pengukuran status gizi siswa yang menerima paket makanan sehat menunjukkan perbaikan yang signifikan. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan kesadaran dan konsumsi pangan lokal di lingkungan sekolah. Langkah ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Minahasa serta meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak melalui asupan gizi yang lebih baik. Kata kunci: Edukasi gizi, stunting, pangan lokal, pangan fungsional, MIN 1 Minahasa. ABSTRACT Stunting is one of the national health issues that requires serious attention, especially in Minahasa Regency, North Sulawesi, which is still below safe standards. To overcome this problem, MIN 1 Minahasa in collaboration with the Pharmacy Study Program of FMIPA Sam Ratulangi University (Unsrat) implemented a Community-Based Empowerment Program (CEP) related to child nutrition education (ega) through a stunting prevention program based on local food products. The program aims to increase awareness, cooking skills, and consumption of nutritious local food in the school’s elements. The methods used include nutrition education related to stunting prevention, cooking training with local ingredients, distribution of healthy food packages, and the introduction of local food-based menus in school canteens. This activity involved 79 students and 30 teachers as well as a committee, starting with measuring the health of students through weight, height, and arm circumference. Teachers and school committees participated in cooking training with local ingredients such as gedi leaf chips, avocado ice cream, and yellow pumpkin-based drinks (sambiki), while students were introduced to the menus. The results of this program show an increase in awareness of stunting and the importance of balanced nutrition, from 50% before the program to 90% after the program. The cooking skills of teachers and committees also increased from 50% to 90%, while the consumption of local food among students showed a significant increase with a satisfaction rate of 90%. Measurement of nutritional status of students who received healthy food packages showed significant improvements. Overall, this program has a positive impact in increasing awareness and consumption of local food in the school environment. This step is expected to contribute to reducing the stunting rate in Minahasa Regency and improving the quality of children's health through better nutritional intake. Keywords: Nutrition education, stunting, local food, MIN 1 Minahasa
PELATIHAN PEMBUATAN BUSINESS MODEL CANVAS DALAM MENSTIMULASI JIWA KEWIRAUSAHAAN DI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS HASANUDDIN Kadir, Syahrijuita; Baso, Aida Juliaty; Fachry, Mardiana E.
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v10i2.41480

Abstract

Business Model of Canvas (BMC) adalah suatu model pembuatan perencanaan suatu usaha yang paripurna. Melalui pelatihan dasar kewirausahaan di Fakultas Kedokteran diadakan  pembuatan BMC dalam menstimulasi jiwa kewirausahaan mahasiswa. Pelatihan ini diikuti oleh 41 mahasiswa dan 9 dosen pembimbing kemahasiswaan serta 3 pemateri dari unhas dan 1 pemateri dari mitra usaha. Pelatihan ini dilakukan dengan model interaktif yang mengkombinasikan antara ceramah, diskusi dan presentasi hasil kerja kelompok berupa rencana usaha dalam bentuk BMC. Pelatihan ini berlangsung efektif 10 jam dengan menghasilkan 8 BMC rencana usaha dari peserta pelatihan. Pelatihan ini diberi sertifikat pelatihan bagi seluruh peserta dan berhasil meningkatkan IKU2, IKU3, dan IKU 4 bagi Fakultas Kedokteran dan Unhas sehingga diharapkan dapat dilakukan secara berkesinambungan. Pelatihan ini dikembangkan dengan pendanaan melalui Program Pengembangan Usaha Intelektual Kampus (PPUPIK) sebagai hibah internal Universitas Hasanuddin dalam mewujudkan kesehatan bagi seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia. Kata kunci: Business Model of Canvas, kewirausahaan, mahasiswa. ABSTRACT Business Model of Canvas (BMC) is a model for planning a complete business. Through Basic Entrepreneurship Training at the Faculty of Medicine, BMC was created to stimulate students' entrepreneurial spirit. This training was attended by 41 students and 9 Student Affairs Supervisors, and 3 presenters from Unhas and 1 presenter from Business collaborated. This training is carried out using an interactive model combining lectures, discussions, and presentations of group work results in business plans in BMC. This training lasted effectively 10 hours and produced 8 BMC business plans from the training participants. This training was given a training certificate for all participants, and IKU2, IKU3, and IKU 4 for the Faculty of Medicine and Unhas were successfully increased, so it is hoped that it can be carried out continuously. Developed through a program from the Intellectual Business Development Program Campus (IBDPC) as an internal grant from Hasanuddin University in realizing health for all Indonesian people and society. Keywords: Business Model of Canvas, entrepreneurship, students.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 11 No. 2 (2026): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 2 JANUARI 2026 Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 11 NO. 1 OKTOBER 2025 Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 4 JULI 2025 Vol. 10 No. 3 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 3 APRIL 2025 Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 2 JANUARI 2025 Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 10 NO. 1 OKTOBER 2024 Vol. 9 No. 2 (2024): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 2 MEI 2024 Vol. 9 No. 1 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 9 NO. 1 OKTOBER 2023 Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023 Vol. 8 No. 1 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 1 OKTOBER 2022 Vol. 7 No. 2 (2022): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 2 MEI 2022 Vol. 7 No. 1 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 7 NO. 1 OKTOBER 2021 Vol. 6 No. 2 (2021): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 2 MEI 2021 Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 6 NO. 1 OKTOBER 2020 Vol. 5 No. 2 (2020): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 2 MEI 2020 Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019 Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019 Vol. 4 No. 1 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 1 OKTOBER 2018 Vol. 3 No. 2 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 2 MEI 2018 Vol. 4 (2018): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. (EDISI KHUSUS) NOVEMBER 2018 Vol. 3 No. 1 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 3 NO. 1 OKTOBER 2017 Vol. 2 No. 2 (2017): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 2 MEI 2017 Vol. 2 No. 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol 2, No 1 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 2 NO. 1 OKTOBER 2016 Vol. 1 No. 2 (2016): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 2 MEI 2016 Vol. 1 No. 1 (2015): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 1 NO. 1 OKTOBER 2015 More Issue