cover
Contact Name
trio saputra
Contact Email
trio_saputra@unilak.ac.id
Phone
+6285364465335
Journal Mail Official
jurnalniara@gmail.com
Editorial Address
jl. yos sudarso Km.08 Rumbai Pekanbaru
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
jurnal niara
ISSN : 16933516     EISSN : 25287575     DOI : 10.31849
The scope includes but is not limited to topics, e.g. public policy, administrative reform, corporate governance, collaborative governance, dynamic public services, e-government, digital governance, e-commerce, local government studies, multi-level governance, financial institutions, behavioral finance, innovation, entrepreneurship, microfinance, human resource, knowledge management, leadership, strategic management, organizational development, institutionalization, organizational behavior, learning culture, fiscal policy, tax administration, international tax, politics of taxation, welfare and national security, and sustainable development
Articles 509 Documents
Pendaftaran Tanah Pertama Kali Berdasarkan Putusan Pengadilan Pada Kantor Pertanahan Solok Nelia Verawati; Kurnia Warman; Hengki Andora
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/rvenvf02

Abstract

Mekanisme penyelesaian sengketa dan pendaftaran tanah pertama kali pasca-sengketa di Kantor Pertanahan Kota Solok, dengan studi kasus tanah pusako tinggi Kaum Sampono Marajo seluas ±6,7 hektar. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme mediasi berdasarkan Permen ATR/BPN Nomor 21 Tahun 2020 dan PERMA Nomor 1 Tahun 2016 telah menyediakan kerangka penyelesaian yang komprehensif, namun belum sepenuhnya menjamin kepastian hukum. Sengketa yang melibatkan Nofiandi dan Butinur diselesaikan melalui akta perdamaian yang dikukuhkan Pengadilan Tinggi Padang melalui Putusan No. 221/Pdt/2021/PT.PDG. Proses pendaftaran tanah baru dapat dilanjutkan pada tahun 2022 setelah sengketa tuntas. Kompleksitas hukum adat Minangkabau, hukum administrasi pertanahan, dan putusan pengadilan menyebabkan proses berlangsung lebih dari satu dekade, mencerminkan belum optimalnya integrasi struktur, substansi, dan budaya hukum dalam sistem pendaftaran tanah di Indonesia.
Kepentingan Asean Dalam Kerjasama Asean-China Free Trade Area (ACFTA) 2018-2024 Rizki Akbar; M. Saeri; Saiman Pakpahan
Jurnal Niara Vol. 18 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/aehycv66

Abstract

Pembentukan ASEAN–China Free Trade Area (ACFTA) merupakan salah satu bentuk kerja sama ekonomi regional yang paling signifikan di kawasan Asia Timur. Perjanjian ini mencerminkan upaya ASEAN dalam merespons dinamika globalisasi, liberalisasi perdagangan, serta meningkatnya peran Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi global. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepentingan ASEAN dalam kerja sama ACFTA pada periode 2018–2024. Fokus utama kajian diarahkan pada bagaimana ASEAN merumuskan dan menjaga kepentingan bersama di tengah peluang ekonomi dan tantangan struktural yang muncul akibat integrasi perdagangan bebas dengan Tiongkok. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui studi terhadap buku, jurnal ilmiah, laporan resmi, dan publikasi institusi terkait yang relevan dengan perdagangan ASEAN, ACFTA, dan hubungan ekonomi ASEAN–Tiongkok. Kerangka analisis dalam penelitian ini didasarkan pada paradigma liberalisme dan teori kerja sama internasional, khususnya konsep absolute gains dan interdependence. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepentingan ASEAN dalam ACFTA meliputi penguatan pertumbuhan ekonomi kolektif, percepatan integrasi ekonomi regional, peningkatan daya tarik investasi asing langsung (FDI), serta upaya menjaga stabilitas ekonomi kawasan. Selain itu, ACFTA juga dipandang sebagai instrumen strategis bagi ASEAN untuk meningkatkan posisi tawar kolektif dan mengelola ketergantungan ekonomi dengan Tiongkok agar tidak menimbulkan dominasi eksternal yang merugikan negara-negara anggota. Dengan demikian, ACFTA tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme liberalisasi perdagangan, tetapi juga sebagai sarana strategis ASEAN dalam mempertahankan kepentingan regional di tengah dinamika ekonomi dan geopolitik kawasan Asia Timur
Strategi Pemenangan Kasmarni Dan Bagus Santoso Pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bengkalis Siti Zubaidah; Hasanuddin; Zulkarnaini
Jurnal Niara Vol. 18 No. 3 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/e50hj460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemenangan Kasmarni – Bagus Santoso dalam Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bengkalis Tahun 2020 dan Faktor-faktor yang mempengaruhi kemenangan. Teori yang digunakan adalah teori menurut Schroder (2009) yang mengelompokkan strategi dalam 2 jenis yaitu Ofensif dan Defensif. Lokasi penelitian ini di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatifyang bersifat deskripstif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penelusuran dokumen. Hasil penelitian yang didapatkan adalah strategi pemenangan yang dilakukan oleh Kasmarni dan Bagus Santoso tidak terlepas dari strategi Ofensif yaitu optimalisasi dukungan keluarga dan kerabat, optimalisasi partai pengusung dan tim relawan yang di dalamnya terdapat konsolidasi partai pengusung dan soliditas tim pengusung/relawan, optimalisasi komunikasi dan kampanye yang di dalamnya terdapat kampanye yang inovatif dan edukatif, door to door dan blusukan, personal branding, jaringan dan komunitas. Dalam strategi Defensif yaitu Patronase sebagai strategi defensif yang didalam nya terdapat patronase dengan organisasi kedaerahan dan tokoh lokal serta patronase sebagai penanganan isu negatif dengan tokoh lokal
Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Prostitusi Online Di Kota Padang Resmi Yani; Ismansyah; Nani Mulyati
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/69wbr114

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola kejahatan kesusilaan, termasuk praktik prostitusi yang bergeser dari pola konvensional ke ruang digital melalui media sosial dan aplikasi pesan instan. Fenomena prostitusi online di Kota Padang menimbulkan keresahan sosial karena bertentangan dengan nilai-nilai adat dan agama masyarakat Minangkabau yang berfalsafah adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, sekaligus memunculkan tantangan baru bagi aparat penegak hukum terutama pada aspek pembuktian dan penentuan konstruksi pasal yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis-empiris bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Polresta Padang telah menjalankan penegakan hukum secara sistematis melalui upaya preventif dan represif berdasarkan KUHP Baru (UU No. 1 Tahun 2023) dan UU TPPO. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan penyidik siber, sulitnya memperoleh alat bukti digital, penggunaan identitas palsu, stigma sosial, dan keberagaman regulasi. Upaya optimalisasi mencakup peningkatan SDM, sarana-prasarana, dan kerja sama masyarakat.
Tanggung Jawab PPAT Atas Akta Jual Beli Yang Dibatalkan Melalui Putusan Pengadilan Shafira Adianda; Rembrandt; Jean Elvardi
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/jhfqmy18

Abstract

Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) memegang peran strategis dalam sistem pertanahan nasional sebagai pejabat yang berwenang membuat akta otentik atas perbuatan hukum hak atas tanah. Penelitian ini mengkaji tanggung jawab PPAT atas Akta Jual Beli yang dibatalkan oleh pengadilan berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1012 K/Pdt/2022. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPAT JWL melanggar prosedur pembuatan akta jual beli dengan tidak memverifikasi dokumen identitas asli para penghadap, sehingga akta dinyatakan batal demi hukum karena cacat formal. Pertanggungjawaban PPAT mencakup aspek administratif, perdata, dan pidana. Dalam perkara ini, PPAT tidak bertanggungjawab secara pidana karena cacat hukum bersumber dari pemalsuan identitas oleh para penghadap. Konsekuensinya, PPAT hanya dikenai sanksi administratif berupa kewajiban mengembalikan objek perkara ke keadaan semula. Penelitian ini menegaskan pentingnya penerapan prinsip kehati-hatian oleh PPAT dalam setiap tahap pembuatan akta guna menjamin kepastian hukum bagi seluruh pihak.
Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia Lokal Dalam Meningkatkan Daya Saing Desa Wisata Riana Handayani Silalahi; Bastanta Eka Putra Kembaren; Deafany Clara Sinaga; Ellyta Elfrida Tambunan
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/avbm2811

Abstract

This study aims to analyze the condition of local human resources (HR), identify supporting and inhibiting factors in HR management, and formulate integrated HR management strategies to improve the competitiveness of Riverside Juma Bulu Tourism Village, Pardomuan Ajibata, Toba Regency. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation involving four key informants: the village head, village secretary, Pokdarwis chairman, and PKK representative. Data analysis employed Miles and Huberman's interactive model through data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that local HR professionalism remains limited, constrained by an agrarian mindset that still prioritizes subsistence agriculture over tourism engagement. Key supporting factors include the community's strong gotong royong culture and a distinctive adventure product river tubing as the destination's competitive differentiator in the Lake Toba region. Five integrated strategies are recommended: hands-on practical training, cross-sector partnership building, strategic digital promotion, active youth engagement, and formulation of minimum service standards. This study contributes to the development of a contextual and measurable HR management model for nature-based tourism villages grounded in community-based tourism (CBT) principles
Peran Supervisor Meningkatkan Keterampilan Guru Dalam Mengelola Kelas Di SMPN 3 Cintapuri Darussalam Tri Muthoharoh; Irma; Ambo Sakka; Metroyadi
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/zfnfx590

Abstract

Penelitian ini menganalisis peran supervisor dalam meningkatkan keterampilan guru mengelola kelas di SMPN 3 Cintapuri. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan supervisor dan observasi terhadap praktik supervisi yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa supervisor di SMPN 3 Cintapuri menerapkan berbagai strategi supervisi yang adaptif dan holistik, meliputi pendekatan personal atau individual, identifikasi dan penanganan masalah spesifik guru, pemberian umpan balik berkelanjutan, fasilitasi pengembangan profesional melalui komunitas belajar (Kombel "Cinta") dan program in-house training, serta pelibatan pihak eksternal (orang tua dan kepolisian). Temuan ini menyoroti efektivitas pendekatan individual dan informal dalam menciptakan lingkungan belajar yang suportif bagi guru. Pembahasan mendalam mengelaborasi bagaimana setiap strategi supervisi berkontribusi pada peningkatan keterampilan guru, di mana pendekatan personal memungkinkan identifikasi kebutuhan unik setiap guru, sementara komunitas belajar dan pelibatan pihak eksternal memperkaya sumber daya dan perspektif pengembangan profesional. Keterlibatan siswa dalam supervisi juga menunjukkan pendekatan partisipatif yang komprehensif. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya adaptasi metodologi supervisi yang responsif terhadap konteks lokal dan karakteristik guru.
Efektivitas Pelaksanaan Program Sembako Di Desa Karias Dalam Kecamatan Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara Gusti Muhammad Hidayatullah; Fakhri; Muawanah
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/38xqpe23

Abstract

Program Sembako merupakan pengembangan dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai program transformasi bantuan pangan untuk memastikan program menjadi lebih tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, tepat harga, tepat kualitas, dan tepat administrasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Pelaksanaan Program Sembako di Desa Karias Dalam Kecamatan Banjang Kabupaten Hulu Sungai Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang diambil melalui teknik purposive sampling yang berjumlah 9 orang responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas pelaksanaan program Sembako di Desa Karias Dalam dinilai cukup efektif. Hal ini dapat dilihat dari beberapa indikator, yakni: Pertama, tepat sasaran dan peserta program cukup efektif. Kedua, kemampuan penyelenggara program cukup efektif sedangkan informasi program kurang efektif. Ketiga, kesesuaian antara hasil pelaksanaan program dan pemahaman terhadap program cukup efektif. Keempat, perhatian dan tindak lanjut cukup efektif. Adapun faktor penghambat, pertama verifikasi data yang kurang update, kedua ketepatan (guna dan waktu), ketiga sosialisasi yang kurang intensif, keempat keterbatasan pendamping dilapangan. Untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program sembako di Desa Karias Dalam, maka disarankan kepada instansi terkait seperti Dinas Sosial, TKSK Kecamatan, pihak penyelenggara program di desa agar memperkuat koordinasi dan komunikasi  dalam setiap tahapan pelaksanaan program.
Partisipasi Remaja Dalam Keikutsertaan Posyandu Remaja Di Desa Galumbang Kecamatan Juai Kabupaten Balangan Anna Maryati; Rina Andreana
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/rcrq3t43

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui partisipasi remaja dalam keikutsertaan Posyandu Remaja di Desa Galumbang Kecamatan Juai Kabupaten Balangan serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan sebanyak 13 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi remaja dalam kegiatan Posyandu Remaja di Desa Galumbang masih tergolong rendah. Rendahnya partisipasi tersebut disebabkan oleh kurangnya pengetahuan remaja mengenai manfaat Posyandu Remaja, rendahnya minat remaja untuk berpartisipasi, jadwal kegiatan yang sering berbenturan dengan aktivitas sekolah, serta kurangnya dukungan dari orang tua. Faktor pendukung yang dapat meningkatkan partisipasi remaja adalah adanya keterbukaan informasi mengenai jadwal pelaksanaan kegiatan Posyandu Remaja sehingga memudahkan remaja untuk mengikuti kegiatan tersebut. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sosialisasi dan dukungan dari berbagai pihak untuk meningkatkan partisipasi remaja dalam kegiatan Posyandu Remaja.
Pengaruh Motivasi Melalui Ketersediaan Perumahan Dinas Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Setiawan Latif; M. B. Panjaitan; Rina Marlina
Jurnal Niara Vol. 19 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/0hx21b32

Abstract

This study aims to analyze the effect of motivation through the provision of official housing based on Government Sharia Securities (SBSN) and the work environment on the performance of soldiers at Kodaeral VI Makassar. This study employs a quantitative approach with an explanatory research design. The sample consists of 86 respondents selected using proportionate stratified random sampling. Data were collected through the distribution of questionnaires to the respondents. Data analysis was conducted using multiple linear regression supported by t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R²). The results indicate that motivation through the provision of SBSN-based official housing has a positive and significant effect on soldiers’ performance (p = 0.028), and the work environment also has a positive and significant effect on performance (p = 0.038). Simultaneously, both variables have a significant effect on soldiers’ performance (p = 0.003). The coefficient of determination of 13.2% shows that motivation and the work environment contribute to performance, although other factors also influence it. Thus, this study confirms that enhancing motivation through adequate provision of official housing, supported by a conducive work environment, can improve soldiers’ performance optimally.