Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

AI-Based Technopreneurship for Speech Disorder Therapyin ADHD Children Uki Hares Yulianti; Ida Zulaeha; Subyantoro; Yusro Edy Nugroho; Kgomotso Moyo
CORISINTA Vol 2 No 2 (2025): August
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/corisinta.v2i2.135

Abstract

While existing literature explores AI in healthcare, this study uniquely high-lights technopreneurial approaches to address accessibility and affordability ofAI-based therapies. Focusing on Indonesia as a case study, the paper exam-ines how AI can support children with ADHD who often face delays in speechdevelopment and communication. ADHD affects attention, language process-ing, and social interaction, creating challenges for effective therapy. AI inte-grates machine learning to analyze speech patterns, detect phonological errors,and provide adaptive therapy exercises tailored to children’s developmental lev-els. Findings indicate that AI improves diagnostic accuracy and delivers engag-ing interventions through interactive and gamified tools, enhancing motivationand participation for children who struggle with conventional therapy. AI sys-tems can track progress and adjust feedback in real time, offering personalizedsupport. However, barriers remain regarding affordability, infrastructure, andthe need for human oversight to manage complex emotional and behavioral re-sponses. In this context, technopreneurship is essential to scale affordable AI-based therapies for schools, clinics, and homes. By bridging gaps in healthcaredelivery, this study contributes to SDG 3 (Good Health), SDG 4 (Quality Ed-ucation), and SDG 10 (Reduced Inequalities). It emphasizes the importance ofinterdisciplinary collaboration among AI developers, speech-language patholo-gists, medical professionals, and educators. Overall, AI-driven technopreneur-ship demonstrates strong potential to improve early detection, therapy person-alization, and language development for children with ADHD, while ensuringbroader accessibility and sustainability.
Analisis Kebutuhan dan Perancangan Perangkat Pembelajaran Digitalisasi Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing Tingkat Pemula Uki Hares Yulianti
ESTETIK : Jurnal Bahasa Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Mei
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/estetik.v7i1.8473

Abstract

Abstrak. Pemanfaatan teknologi informasi dan perangkat lunak pendidikan yang interaktif dikemas ke dalam digitalisasi pembelajaran. Saat ini perangkat pembelajaran masih dibuat secara tradisional belum terdigitalisasinya perangkat pembelajaran. Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing atau biasa disingkat BIPA merupakan sebuah program pembelajaran keterampilan berbahasa Indonesia bagi penutur asing. Saat ini masih terbatas perangkat pembelajaran yang sudah terdigitalisasi. Perangkat pembelajaran belum bisa diakses oleh pengajar, pemelajar BIPA secara terbuka. Hal ini dikarenakan belum ada e-learning yang digunakan untuk mendigitalisasi perangkat pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsi kebutuhan dan prototipe pengembangan perangkat pembelajaran digital bahasa Indonesia bagi penutur asing tingkat pemula untuk pembelajar dan pemelajar BIPA. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan research & development (R&D). Model penelitian yang digunakan mengacu pada desain model ADDIE terdiri dari lima tahap, yaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi). Upaya kebutuhan penelitian ini disesuaikan dengan tujuan dan kondisi penelitian yang sebenarnya. Hasil observasi, wawancara, pengisian angket, dan FGD (Focus Group Discusion). Hasil dari penelitian: 1) kebutuhan perangkat pembelajaran digital bahasa Indonesia bagi penutur asing tingkat pemula, 2) Perangkat pembelajaran yang dikembangkan berupa RPP, sumber belajar, instrumen dan penilaian. Dari hasil angket menyatakan perlunya perangkat pembelajaran BIPA yang sudah terdigitalisasi.
TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DRAMA AUDITIF RADIO REPUBLIK INDONESIA PURWOKERTO KAJIAN PRAGMATIK Saputra, Kevin Julian; Yulianti, Uki Hares; Nugroho, Bivit Anggoro Prasetyo
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1146

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya penelitian pragmatik yang menelaah drama radio sebagai media komunikasi berbasis audio tanpa dukungan visual, khususnya produksi Lembaga Penyiaran Publik Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk tindak tutur ilokusi dalam dialog drama radio “Kampung Guyub” RRI Purwokerto. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan dalam empat seri drama radio “Kampung Guyub”. Data dikumpulkan melalui teknik simak bebas libat cakap dan teknik catat, kemudian dianalisis menggunakan metode padan dengan teknik pilah unsur penentu. Hasil penelitian menunjukkan adanya lima bentuk tindak tutur ilokusi, yaitu asertif, direktif, komisif, ekspresif, dan deklaratif. Tindak tutur asertif digunakan untuk mengeluh dan memberitahu, direktif untuk meminta dan menasihati, komisif untuk berjanji dan menolak, ekspresif untuk mengungkapkan terima kasih dan permintaan maaf, serta deklaratif untuk menjatuhkan hukuman atau memberikan peringatan. Temuan ini menunjukkan bahwa tindak tutur ilokusi tidak hanya berfungsi sebagai sarana antartokoh, tetapi juga merepresentasikan realitas sosial, nilai moral, serta dinamika kehidupan masyarakat yang disampaikan melalui media audio. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian pragmatik, khusunya mengenai tindak tutur ilokusi dalam dunia penyiaran radio.