Claim Missing Document
Check
Articles

RANCANG BANGUN SISTEM MANAJEMEN PEMBELAJARAN ASEAN CENTRE FOR ENERGY MENGGUNAKAN METODE EXTREME PROGRAMMING Faldiansyah, Faldiansyah; Laila, Rahmah; Syahrullah, Syahrullah; Lapatta, Nouval Trezandy; Pratama, Septiano Anggun
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 3 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i3.6377

Abstract

ASEAN Centre for Energy (ACE) adalah lembaga antar-pemerintah yang mewakili 10 negara ASEAN dalam sektor energi. ACE berperan penting dalam merancang kebijakan kawasan energi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan menjaga lingkungan. Meskipun menyediakan sumber daya dan sertifikasi internasional, ACE belum memiliki sistem yang efektif untuk mengelola pembelajaran dan sertifikasi. Untuk mengatasi hal tersebut ACE berupaya mengembangkan sebuah platform Learning Management System (LMS) untuk mendukung pembelajaran dan sertifikasi dalam sektor energi di kawasan ASEAN. Penelitian ini menggunakan metode Extreme Programming (XP) yang melibatkan tahapan perencanaan, perancangan wireframe dan Entity Relationship Diagram (ERD), pengkodean dengan teknologi seperti Next.js, PostgreSQL, Django, dan Node.js, serta pengujian dengan metode Blackbox Testing dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform LMS yang dikembangkan memenuhi ekspektasi pengguna dengan tingkat kepuasan mencapai 92,43%. Integrasi PayPal sebagai payment gateway telah memberikan kontribusi signifikan terhadap keamanan dan kemudahan transaksi keuangan, memungkinkan pembayaran lintas negara dengan efisien dan aman. Platform ini tidak hanya memfasilitasi akses ke materi pembelajaran dan kursus sertifikasi, tetapi juga mendukung interaksi antar siswa dan menyediakan informasi terbaru mengenai acara yang diselenggarakan oleh ACE. Diharapkan dengan sistem ini ACE lebih efektif dalam mendukung pengembangan kompetensi di sektor energi serta memperkuat kolaborasi regional di kawasan ASEAN.
Belian Sasak as a life practice: The concept of sickness–health and the cosmology of healing Sibawaihi, Muhammad; Lailaturrahmah, Etika
Satwika : Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial Vol. 10 No. 1 (2026): April (On Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/satwika.v10i1.43923

Abstract

Every society develops its own understanding of the body, illness, and healing, shaped by historical, cosmological, social, and cultural constructions that are experienced and transmitted across generations. Within the biomedical paradigm, illness is understood as a dysfunction of bodily organs, whereas in traditional societies it is interpreted as social imbalance, moral transgression, or spiritual disturbance. Departing from this ontological divergence, this study examines how the healing practices of the Belian Sasak in Lombok construct, articulate, and reaffirm the realities of illness and healing.  This study adopts a qualitative research approach grounded in ethnography and supported by a review of relevant literature. Data were collected through participant observation and in-depth interviews, and were analyzed using narrative analysis of ritual healing practices.  The findings reveal that the belian functions as an ontological actor who, through ritual acts, speech, and symbolic mediation, reactivates and sustains the local cosmology. The efficacy of healing does not rest solely on individual intention, but on the repetition of socially recognized practices that shape a shared horizon of belief. Healing within the Belian practice thus constitutes a relational event that reorders the relationships among the body, community, nature, ancestors, and God.These findings suggest that traditional medicine cannot be reduced merely to a therapeutic technique; rather, it must be understood as a practice that produces and stabilizes the social reality of healing itself. This study contributes to the development of the ontology of medicine and expands our understanding of how healing practices operate within the local cosmology of the Sasak community.   Setiap masyarakat memiliki cara pandang sendiri tentang tubuh, penyakit, dan penyembuhan yang terbentuk dari konstruksi historis, kosmologis, sosial, dan kultural yang mereka alami dan warisi. Dalam masyarakat biomedis, sakit dianggap sebagai gangguan fungsi organ, sementara dalam masyarakat tradisional sakit dimaknai sebagai ketidakseimbangan sosial, pelanggaran moral, atau gangguan spiritual. Berangkat dari perbedaan ontologis tersebut, penelitian ini mengkaji bagaimana praktik belian Sasak di Lombok membentuk, mengartikulasikan, dan meneguhkan realitas sakit dan kesembuhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis naratif atas praktik ritual penyembuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belian berperan sebagai aktor ontologis yang melalui ritual, tutur, dan simbol mengaktifkan kembali kosmologi lokal. Daya kerja penyembuhan tidak terletak semata pada intensi individu, melainkan pada pengulangan praktik yang diakui secara sosial dan membentuk horizon keyakinan kolektif. Dengan demikian, kesembuhan dalam praktik belian merupakan peristiwa relasional yang menata ulang hubungan antara tubuh, komunitas, alam, leluhur, dan Tuhan. Temuan ini menunjukkan bahwa pengobatan tradisional tidak dapat direduksi menjadi teknik terapeutik saja, melainkan harus dipahami sebagai praktik yang memproduksi dan menstabilkan realitas sosial tentang pengobatan itu sendiri. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian ontologi pengobatan dan memperluas pemahaman tentang bagaimana praktik penyembuhan bekerja dalam konteks kosmologi lokal masyarakat Sasak.
Studi Literatur Analisis Pengaruh Tekonologi Dalam Meningkatkan Literasi Digital dan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar Nafiah, Salwa; Satrio, Giri; Ajizah, Nanda Syaharotulo; Hafid, Rosandi; Alviah, Azza; Purnomo, Syalsabila Aulia; Rahmah, Laila
Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar Vol. 1 No. 1 (2026): Jurnal Inovasi dan Riset Pendidikan Dasar
Publisher : PT. Intelektiva Global Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64421/jirpd.v1i1.53

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh teknologi dalam meningkatkan literasi digital dan motivasi belajar siswa sekolah dasar melalui tinjauan sistematis literatur (SLR). Metode yang digunakan mengikuti pedoman PRISMA 2020, yang meliputi identifikasi, seleksi, evaluasi, dan sintesis penelitian sebelumnya. Pencarian dilakukan di Google Scholar menggunakan kata kunci terkait literasi digital, sekolah dasar, dan media pembelajaran, dengan fokus pada rentang waktu 2021-2025. Setelah proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, 28 artikel dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa literasi digital secara signifikan mempengaruhi motivasi belajar dan kreativitas siswa. Penggunaan teknologi menciptakan lingkungan belajar yang lebih interaktif, meningkatkan keterlibatan siswa dan hasil belajar. Tantangan meliputi keterbatasan keterampilan membaca di kalangan siswa kelas bawah, keterbatasan infrastruktur, dan kebutuhan akan peningkatan kompetensi digital di kalangan guru. Penelitian ini menyarankan bahwa teknologi memainkan peran krusial dalam mendukung pengembangan pendidikan, memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi pembelajaran berbasis teknologi.
Co-Authors A Wahab Jufri Absor, Sholihul Afiah, Nurul Anggun Ajizah, Nanda Syaharotulo Al Hakim, Roby Maulana Alviah, Azza Anggreni, Dwi Shinta Anita Ahmad Kasim Anita, Ayu Anwar, Asriani Azkia, St. Aulia Billyardi Ramdhan Bogheiry, Ali Chirzun, Ahmad Damayanti, Sherli Darojah, Murtafiatun Deny Wiria Nugraha Dessy Santi Diana Wahyuni Sulasti Dwi Shinta Angreni Dwiyanto, Andika Fahrudda, Ansarul Fajriyah, Nurul Faldiansyah, Faldiansyah Firhan Nurfaizi Hafid, Rosandi Hajra Rasmita Ngemba Haniifah, Ulaa Hartamto, Offia Melda Permata Imam Abdullah , Ahmad Imam Wahyudi Indrawan, Imam Wahyudi Imas Hasdianti Jamil, Ahmad Mochtar Jonathan Wongkar, Noel Marcell Joned Bangkit Wahyu Laksono Jujun Ratnasari Kasaedja, Tafania Natalia Laala, Jonathan Zebina Lamadjido, Moh. Raihan Dirga Putra Lamasitudju, Chairunnisa M Thaha, M M Zakaria Meyssa Dwi Miftah Miftah Miftah, Miftah Mohammad Yazdi Pusadan Muhammad Anas Muhammad Jindan Mundakir Nafiah, Salwa Ngitung, Putri Aisyah Ningsih, Alief Surya Nouval Trezandy Lapatta Nugroho, Yudhistiro Andri Nurholisoh, Siti Nursalim, Moh. Agung Nursiana Zasqia, Andi Nirina Pratama, Moh. Asry Eka Pratama, Moh. Rezki Pratiwi, Dian Asri Purnomo, Syalsabila Aulia Puspita, Eka Ari Qothrunnada, Widya Rahmasena, Naomi Rasmita Ngemba, Hajra Rifai, Muhammad Fajar Rima Ahadiah Rini Septiani Rinianty, Rinianty Risaldi Pata’Dungan, Adi Rita Arlitia Rizka Ardiansyah Rosmala Nur Ruddy Indra Frahasta Rumampuk, Viola Gracella Ryfial Azhar Saleh, Muhammad Taufik Salhudin, Salhudin Satrio, Giri Selpi Susilawati Septiano Anggun Pratama Setiono Setiono Sibawaihi, Muhammad Silvi Husnaini Siti Jamilah Siti Khodijah Parinduri Sri Purnawati SRI RAHAYU Sudharsono, Muhamad Suswojo, Heru Syahrullah Syahrullah Syahrullah Syaiful Hendra Teti Damayanti Thaha, M. Thaha TITIN SUNARYATI Ulfa Fauzi Vira Safitri Aulia Widyati, Made Ayu Sri Wilda Waliam Wirdayanti Wiska Hera Yuri Yudhaswana Joefrie Yusuf Anshori