Pada situasi bencana alam, ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan yang berisiko terjadinya masalah kesehatan. Kejadian bencana alam mengakibatkan kelemahan fisik dan menimbulkan kecemasan ibu hamil yang dapat menimbulkan terjadinya kontraksi, sehingga menyebabkan keguguran janin, kelahiran prematur dan persalinan lebih cepat dari waktu seharusnya. Pada situasi bencana alam, sangat dibutuhkan kesiap siagaan aparat desa, petugas kesehatan dan keterlibatan masyarakat. Keterbatasan tenaga kesehatan, sangat membutuhkan keterlibatan kader kesehatan untuk pendampingan ibu hamil. Sebagai bagian dari masyarakat, kader kesehatan merupakan orang yang dekat dengan ibu hamil, sekaligus penggerak pembangunan kesehatan masyarakat. Sebagai bagian pemberdayaan masyarakat, peran kader kesehatan sangat penting pada situasi bencana alam. Kader kesehatan diharapkan dapat membantu masyarakat khususnya ibu hamil dan keluarganya mengenal sedini mungkin risiko dan tanda bahaya ibu hamil, untuk mencegah terjadinya komplikasi kehamilan pada situasi bencana alam. Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi merupakan salah satu wilayah rawan bencana alam. Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pengetahuan pendampingan ibu hamil pada situasi bencana alam Kader Kesehatan di Desa Beka Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi. Sasaran kegiatan adalah kader kesehatan Desa Beka Wilayah Kerja Puskesmas Marawola Kabupaten Sigi. Target kegiatan meningkatnya pengetahuan kader dalam pendampingan ibu hamil untuk mengurangi risiko dampak bencana alam. Metode pelaksanaan meliputi edukasi kader kesehatan tentang pendampingang ibu hamil pada situasi bencana alam. Kegiatan diawali kegiatan apersepsi materi edukasi, dilanjutkan kegiatan edukasi. Kegiatan telah terlaksana dengan baik dan dinilai melalui pre test dan post test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan kader kesehatan (97%). Hal ini juga terlihat pada proses tanya jawab serta pernyataan keinginan kader kesehatan untuk menerapkan dan termotivasi menerapkan materi yang diperoleh.