Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH VARIASI DEBIT ALIRAN TERHADAP KARAKTERISTIK API PEMBAKARAN DIFUSI LPG DAN CNG Dwinanda, Angga; Mufarida, Nely Ana; Finali, Asmar
J-Proteksion Vol 3, No 2 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i2.2247

Abstract

Proses pembakaran difusi banyak sekali diterapkan dalam kegiatan industri besar seperti penggunaan boiler pada pembangit listrik, ruang bakar pada pabrik-pabrik kimia maupun kegiatan rumah tangga. Namun untuk pemilihan penggunaan bahan bakar khususnya bahan bakar gas merupakan bagian yang terpenting untuk menekan biaya dan waktu. Penelitian ini melakukan pengamatan mengenai kualitas nyala api yang dihasilkan LPG dan CNG terhadap distribusi, tinggi api, dan warna api dengan membandingkan variasi debit aliran 0,204 m3/jam, 0,245 m3/jam, 0,285 m3/jam, 0,326 m3/jam, 0,367 m3/jam. Dari hasil pengujian distribusi nyala api tertinggi CNG dan LPG ada pada debit aliran bahan bakar tertinggi yaitu 0,367 m3/jam dan nyala api terendah ada pada debit aliran bahan bakar terendah sebesar 0,204 m3/jam. tinggi nyala api tertinggi pada CNG lebih rendah dari pada nyala api terendah LPG. Persentase warna api biru CNG rata-rata tertinggi pada debit aliran 0,285 m3/jam sebesar 44,291 % dan LPG pada debit aliran 0,204 m3/jam sebesar 36,779 %. Pada suplai 0,245 m3/jam CNG merupakan nyala api hijau terbaik sebesar 31,841 % dan untuk LPG pada debit aliran 0,285 m3/jam dengan nilai 34,59 %. Persentase warna api merah terbesar berada pada debit aliran 0,204 m3/jam sebesar 30,205 % dan LPG pada debit aliran 0,245 m3/jam sebesar 30,95 %.
PENGARUH VARIASI ARUS PENGELASAN SHIELD METAL ARC WELDING (SMAW) TERHADAP KEKUATAN TARIK PADA MATERIAL STAINLESS STEEL 304L Yaqin, Moh. Ainul; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
J-Proteksion Vol 4, No 1 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v4i1.3016

Abstract

Proses pengelasan merupakan salah satu cara untuk menyambungkan dua bagian logam secara permanen dengan menggunakan energi panas yang diperoleh dari elektroda. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimen dengan memvariasikan kuat arus pengelasan pada spesimen baja Stainlesss Steel 304L. Selain itu, pada proses pengelasan menggunakan model butt weld joint dengan alur berbentuk V tunggal. Dari hasil penelitian dan analisis data, dapat diketahui bahwa nilai uji tarik yang diperoleh mengalami kenaikan seiring dengan meningkatnya variasi kuat arus pengelasan. Pada variasi kuat arus 73 A diperoleh nilai uji tarik rata-rata sebesar 704 N/mm2. Untuk variasi kuat arus 78 A menghasilkan nilai rata-rata uji tarik sebesar 718 N/mm2. Dan variasi kuat arus 80 A menghasilkan nilai uji tarik tertinggi yaitu sebesar 804 N/mm2.
PENGARUH VARIASI KECEPATAN MOTOR PADA MESIN PENGHALUS PERMUKAAN TIPE DISC DAN BELT TERHADAP TINGKAT KEKASARAN PERMUKAAN BENDA KERJA Noval, Moh Hasan; Mufarida, Nely Ana; Finali, Asmar
J-Proteksion Vol 2, No 2 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i2.2227

Abstract

Amplas atau disebut kertas pasir yaitu sejenis kertas yang digunakan untuk membuat permukaan benda-benda menjadi lebih halus. Mesin penghalus otomatis dibuat untuk mengedepankan keunggulan tingkat akurasi dan presisi yang lebih tinggi sehingga mempermudah hasil yang diperoleh. Spesifikasi dari alat tersebut adalah dengan menggunakan driver motor AC untuk mengatur kecepatan putaran motor AC (dynamo). Untuk bahan pengujian menggunakan 9 kubus kayu berukuran sisi 30 mm. Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kekasaran permukaan benda kerja pada masing-masing kecepatan 1100 RPM, 1300 RPM dan 1500 RPM. Selanjutnya akan dicari nilai rata-rata dari setiap kecepatan putaran motor yang berbeda-beda untuk mengetahui besar dari nilai kekasaran dan keausan pada benda kerja. Nilai kecepatan putaran diukur menggunakan Tachometer sedangkan output tegangan listrik diukur menggunakan AVO meter digital. Setelah diukur data akan ditulis untuk mengetahui variasi kecepatan putaran motor yang diatur menggunakan driver motor.
PENGARUH PROSENTASE PENAMBAHAN ETHANOL PADA BAHAN BAKAR PERTALITE TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA MESIN MOTOR MATIC 125 CC Wahyu, Muh Andrea; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
J-Proteksion Vol 3, No 2 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i2.2248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ethanol dengan pertalite pada torsi dan daya sepeda motor matic 125cc. Penelitian ini merupakan eksperimen. Sampel diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel standart. Sampel penelitian adalah sepeda motor Matic 125cc. Data torsi dan daya diperoleh dengan menggunakan Dynotest Sportdyno V3.3. Data penelitian adalah, daya dan torsi dari variasi campuran ethanol 0%, 10%, dan 20%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertama, penambahan ethanol pertalite dapat mengurangi torsi dan daya sepeda motor. kedua, torsi tertinggi dari pengujian yaitu 12,52 Nm, ditemukan untuk penambahan ethanol 10% dengan pemanasan bahan bakar, sedangkan torsi terendah, yaitu 6.78 Nm, ditemukan dengan variasi penambahan ethanol 0%, dan ketiga, daya tertinggi yaitu 8,4 HP, ditemukan dengan variasi penambahan ethanol 10%, sedangkan daya terendah, yaitu 2,6 HP, ditemukan dengan penambahan ethanol 0%.
ANALISIS PRESTASI KERJA MESIN MENGGUNAKAN CAMPURAN BAHAN BAKAR BENSIN PERTAMAX DAN METHANOL (CH3OH) PADA MOTOR BAKAR BENSIN 4 LANGKAH Lestar, Beni Pamuji; Mufarida, Nely Ana; Irawan, Andik
J-Proteksion Vol 3, No 1 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i1.2277

Abstract

Dengan meningkatnya perkembangan sektor transportasi darat yang pesat, maka pemanfaatan dan peningkatan kualitas minyak bumi terus menerus dilakukan. Perbaikan kualitas bahan bakar dilakukan bermacam-macam cara, antara lain dengan penambahan zat aditif, meliputi : TEL (Tetra Ethyl Lead), TML (Tertra Methyl Lead), MMT (Methilcyclopentadienyl Manganese Tricarbonyl). Penambahan aditif ini diharapkan dapat menaikkan nilai oktan, salah satu contohnya adalah bahan bakar bensin pertamax yang mempunyai nilai oktan 91,5 didapat dari hasil pencampuran bensin premium dengan MTBE (Methyl Tertiary Buthyl Ether) sebanyak 10%. Selain itu dapat juga ditambahkan hidro karbon ringan. Penambahan atau pencampuran bahan bakar murni dengan hidro karbon lebih dirasakan aman bagi lingkungan, beda halnya dengan penggunaan zat aditif diatas yang mempunyai kadar timbal (Pb) dan juga mangan. Pada penelitian ini penulis mencoba mencampur bahan bakar bensin pertamax murni 100% dengan senyawa hidro karbon yaitu methanol (CH3OH), penelitian ini dilakukan dengan membandingkan bahan bakar bensin murni (pertamax) dengan berbagai campuran methanol yaitu 5% sampai 25% methanol dengan range 5% terhadap prestasi mesinnya. Dalam melakukan penelitian ini posisi throttle terbuka penuh, kemudian menetapkan variasi putaran mesin yang berubah-ubah (dari 1000 rpm s/d 70000 rpm), sehingga didapatkan sebuah data untuk mengetahui prestasi mesin. Dari hasil pengujian emisi gas Buang Karbon Monoksida (CO) dan Hidrokarbon (HC) rata-rata tertinggi pada rpm rendah (1000 rpm) dan penambahan methanol dapat mengurangi kadar CO pada rpm tinggi (4000 - 7000 rpm) dengan kadar CO tertinggi 6,66% dan terendah 0,08%, untuk HC tertinggi 759 ppm dan terendah 29 ppm. Torsi dan daya tertinggi diperoleh pada variasi pertamax 75% : 25% methanol, sehingga penambahan methanol bisa meningkatkan torsi dan daya. Penggunaan methanol untuk campuran bahan bakar, meskipun bisa menurunkan kadar CO dan HC, tapi untuk adanya methanol berakibat turunnya daya dan torsi.
PENGARUH DIAMETER PORTING POLISH TERHADAP UNJUK KERJA MOTOR BAKAR 4 LANGKAH Taufik, Moch; Mufarida, Nely Ana; Finali, Asmar
J-Proteksion Vol 1, No 2 (2017): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i2.2172

Abstract

Kepala silinder dipasang di bagian atas blok silinder, kepala silinder terdapat ruang bakar, mempunyai saluran masuk dan buang. Sebagai tempat pemasangan mekanisme katup. Poros engkol dipasang pada dudukan blok silinder bagian bawah yang diikat dengan bantalan. Dipasang pula dengan batang piston  bersama piston dan kelengkapannya. Sedangkan roda penerus dipasang pada pangkal poros engkol (flens crank shaft). Roda penerus dapat menyimpan tenaga, membawa piston dalam siklus kerja motor, menyeimbangkan putaran dan  mengurangi getaran mekanik mesin. Upaya untuk mengatasi kurangnya daya atau tenaga pada motor bakar 4 langkah salah satunya dengan memodifikasi dimensi intake valve dengan diameter lebih besar dari ukuran standar (porting). Porting merupakan pembentukan ulang pada lubang in dan out agar volume udara dan bahan bakar yang masuk ke ruang bakar bertambah banyak dan dapat berjalan lancar untuk menghasilkan tenaga motor yang maksimal. Hasil pengujian maupun pembahasan performa motor 4 langkah silinder tunggal  100 cc dengan 5 variasi diameter porting intake dan exhaust (porting variasi 1, porting variasi 2, porting variasi 3, dan porting variasi 4) yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa hasil terbaik terdapat pada porting variasi 2 dengan daya rata-rata sebesar 2,887 HP, torsi rata-rata sebesar 4,804 N.m, tekanan efektif rata-rata mencapai 622,44 kPa, dan sfc terendah mencapai 0,093 kg/HP.jam.Kata Kunci: Porting Polish, Intake Valve, Daya, Torsi.
PENGARUH VARIASI MEDIA PENDINGIN TERHADAP KEKERASAN DAN KEKUATAN UJI TARIK PADA HASIL PENGELASAN SMAW MATERIAL STAINLESS STEEL AISI 304 Pranoto, Rachmad Adi; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
J-Proteksion Vol 2, No 1 (2017): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i1.2218

Abstract

Teknologi pengelasan merupakan salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam suatu proses manufaktur karena pengelasan memegang peranan penting dalam setiap rekayasa logam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi media pendingin terhadap nilai kekuatan uji tarik dan nilai kekerasan Stainless Steel AISI 304, Pada penelitian ini pengelasan yang dilakukan adalah pengelasan SMAW menggunakan elektroda E308-16 Ø 2,6 mm pada material Stainless Steel AISI 304 dengan sambungan pengelasan berbentuk kampuh V tunggal dengan sudut kampuh 70° dan variasi media pendingin yang digunakan adalah coolant mesin bubut , coolant engine dan oli SAE 40. Dari hasil analisa data penelitian nilai kekerasan tertinggi pada logam las terdapat pada hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin coolant engine dengan nilai rata-rata 129,83 HB, dan nilai kekerasan terendah pada logam las terdapat pada hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin oli SAE 40 dengan nilai rata-rata 98,87 HB, dan Dari hasil analisa data penelitian nilai kekuatan tarik tertinggi terdapat pada hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin coolant engine dengan nilai rata rata 991,343 N/mm2, dan nilai kekuatan tarik terendah terdapat pada hasil pengelasan SMAW dengan variasi media pendingin oli SAE 40 dengan nilai rata-rata 900,991 N/mm2
PENGARUH UNJUK KERJA (STROKE UP) TERHADAP PERFORMA MESIN PADA MOTOR 4 LANGKAH YANG MENGGUNAKAN VARIASI (CRANKSHAFT CG200) Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko; Ariyanto, Ariyanto
J-Proteksion Vol 2, No 2 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i2.2223

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan daya, torsi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan sepeda motor yang divariasi dengan poros engkol (Crankshaft) standar dan poros engkol (Crankshaft) CG200 yang menggunakan bahan bakar pertamax. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada sepeda motor 4 langkah 160 CC. Data hasil penelitian dianalisa dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk grafik dan tabel. Pada pengujian ini digunakan alat dynamometer untuk mengetahui daya dan torsi yang dihasilkan, sedangkan untuk pengujian laju konsumsi bahan bakar menggunakan alat buret ukur, kemudian dilakukan perhitungan konsumsi bahan bakar. Perbedaan daya sekitar 49,7 %, dihasilkan oleh poros engkol (Crankshaft) standard yang di ambil rata-rata sekitar 9,7 HP dan pada poros engkol (Crankshaft) CG200 yaitu 19,3 HP. Perbedaan torsi sekitar 46,5 %, dihasilkan oleh poros engkol (Crankshaft) standard yang di ambil rata-rata sekitar 10,5 Nm dan pada poros engkol (Crankshaft) CG200 yaitu 19,65Nm. konsumsi bahan bakar terendah diperoleh pada motor yang menggunakan poros engkol (crankshaft) CG200 yaitu sebesar 1,2 liter/jam, sedangkan konsumsi bahan bakar terbesar didapat pada penggunaan poros engkol (crankshaft) standar yaitu sebesar 1,5 liter/jam. Perbedaan daya dan torsi yang dihasilkan lebih maksimal karena perbedaan panjang langkah dari poros engkol yang membuat rasio kompresi semakin tinggi.
PENGARUH CAMPURAN MINYAK PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLINE (LDPE) DENGAN VARIASI BAHAN BAKAR TERHADAP PERFORMA GAS BUANG Hidayat, Rahmat; Mufarida, Nely Ana; Shofiyah, Rohimatush
J-Proteksion Vol 2, No 2 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i2.2228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah minyak plastik dapat digunakan sebagai bahan bakar alternative dan juga mengetahui pengaruh campuran minyak plastik denagan premium, pertalite dan juga pertamax terhadap performa emisi gas buang. Penelitian ini untuk mengetahui kadar emisi gas buang HC dan CO dengan mengunakan gas analyzer. Hasil penelitian ini di ketahui premium yang di campurkan minyak plastik 10 % mengalami penurunan sebesar 606 ppm HC dan CO mengalami penurunan sebesar 1,24%, untuk yang campuran 15% mengalami penurunan HC sebesar 701 ppm dan CO sebesar 1,3 % dari premium murni yang di uji. Denagan bahan bakar jenis pertalite denagn komposisi 10% minyak plastik gas HC mengalami penurunan sebesar 408 ppm dan CO sebesar 0,97 % , untuk komposisi 15 % mengalami penurunan gas HC sebesar 915ppm dan gas CO mengalami penurunan sebesar 3,04 % dari pertalite murni yang di uji. Untuk bahan bakar pertamax yang di campur 10% minyak plastik gas HC menurun sebesar 139 ppm untuk CO sebesar 0,33% dan campuran 15% menurun sebesar 398 ppm pada gas HC 0,93% pada gas CO dari pertamax yang di uji.
PENGARUH PENGGUNAAN VARIASI BAHAN BAKAR PERTAMAX, PERTALITE DAN PREMIUM TERHADAP PERFORMA MESIN MOTOR INJECTION 115 CC TAHUN 2013 Khoiri, Yasirul; Mufarida, Nely Ana; Kosjoko, Kosjoko
J-Proteksion Vol 3, No 2 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i2.2249

Abstract

Saat ini semakin banyaknya jenis kendaraan umum seperti sepeda motor membuat pengendara dapat memilih alternatif jenis bahan bakar pertamina untuk motor bensin antara lain premium, pertalite dan pertamax. Performa mesin motor dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah jenis bahan bakar yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan performa motor terhadap penggunaan variasi bahan bakar bakar premium, pertalite dan pertamax dengan melakukan pengujian daya dan torsi. Pengujian masing-masing jenis bahan bakar diuji pada mesin motor injeksi 115 cc tahun 2013 dengan menggunakan dynotest, yang terhubung dengan komputer. pada komputer akan mencatat grafik hasil perubahan daya dan torsi dari masing-masing jenis pengujian bahan bakar. Hasil penelitian menunjukkan torsi maksimum pada pertamax sebesar 9,86 N.m pada putaran mesin 3500 rpm dan torsi maksimum pada pertalite yaitu 9,91 N.m pada putaran mesin 3500 rpm. Sedangkan torsi tertinggi yang dihasilkan pada premium sebesar 9,67 N.m pada putaran mesin 3000 rpm. Sedangkan daya maksimum yang dihasilkan oleh premium, pertalite dan pertamax diuputaran mesin yang sama yaitu 7000 rpm untuk premium daya tertinggi sebesar 9,3 hp dan pertalite daya maksimum yang dihasilkan yaitu sebesar 9,3 hp. Sedangkan daya tertinggi yang dihasilkan pertamax sebesar 9,4 hp.
Co-Authors Abadi Sanosra Abadi, Taufan Aditya Dimas Pratama Aditya Surya Manggala Agus Hari Cahyono Ahmad Abi Sodik Aji Sangjoko Alfian Anggraista Amelia novinda sari Aminulloh, Romi Amri Gunasti Andik Irawan Andre, Irham Andrean Angga Dwinanda Anggraista, Alfian Ardhi Fathoni Syam PN Ardhi, Nusantara Fathonisyam Putra Ariyanto Ariyanto Ariyanto, Ariyanto Asroful Abidin Azimansyah, Rafidan Bahri, Hairul Bahri, Mokh Hairul Bahri, Mokh. Hairul Bakti, Budi Satria Baskara, Ayun Beni Pamuji Lestar Cahyono, Agus Hari Dekiyanto Dwi Haryono Desta, Senki Dwi Bayu Kristanto Dwinanda, Angga Eko Budi Satoto Erna Ipak Rahmawati Febri Ari Sandi Finali, Asmar Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Fitriana Fitriana Fitriana, Fitriana Galatea, Chusnul Khotimah Gery Retanubun Gilang, Aditya Hamduwibawa, Rofi Budi Harum Tri Wahyudi Hawaij, Dedi Maulana Hidayat, Rahmat Hifni, Mada Naufal Ikhfan Tri Wahyulianto Putra Ilanka Cahya Dewi Indra Eka Prasetya Irawati Irawati Iskandar Umarie Jawantino Samawa Khoiri, Yasirul Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko kosjoko kosjoko Kosjoko, Kosjoko Lakum, Yuslih Lestar, Beni Pamuji M. Wildanul Kahfi Mihrozi, Moch Iqbal Moch Iqbal Mihrozi Moch Taufik Moch. Arif Wibowo Moh Hasan Noval Moh. Ainul Yaqin Muarifin, Muarifin Muh Andrea Wahyu Muhammad Reza Ardian Putra Muhammad Zaenuri Muhammad Zainur Ridlo Muhtar Muhtar Muhtar Muhtar Nanang Saiful Rizal Noval, Moh Hasan Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurlina, Ika Tyas Octa, Hakim Orisanto Darma Setiawan Prakosa, Gilang Satria Pranoto, Rachmad Adi Pratama, Mokhammad Yoga Prayogi Donny Dharmawan Probowulan, Diyah Putra, Dhian Wahana Putra, Ikhfan Tri Wahyulianto Putra, Muhammad Reza Ardian Rachmad Adi Pranoto Rahmat Hidayat Retanubun, Gery Romadhon, Muhammad Firly Sandi, Febri Ari Setiyo Ferdi Yanuar Shofiyah, Rohimatush Sholehuddin, Ilham Sodik, Ahmad Abi Sofia Ariyani Sofyan Rofi Soleh, Abdullah Robeid Suharso, Wiwik Sultan Maulana Abdul Wahid Surahman, Andika Sutikno Sutikno Syah, Moch. Thoriqur Rahman Taufan Abadi Taufik, Moch Toha, Kamil Totok Dwi Kuryanto Ulumudin, M Ikhya Umarie, Iskandar Wahyu, Muh Andrea Wahyudi, Harum Tri Wahyudi, Irfan Sholeh Wibowo, Bintang Yudhistira Adi Wibowo, Moch. Arif Yanuar, Setiyo Ferdi Yaqin, Moh. Ainul Yasirul Khoiri Yuslih Lakum