Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENGOLAHAN IKAN LAUT SEGAR (IKAN KUNIR) DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS PRODUKSI OLAHAN KERIPIK SEBAGAI BENTUK USAHA EKONOMI KREATIF Nely Ana Mufarida; Aditya Dimas Pratama; Kosjoko Kosjoko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 6, No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v6i1.7648

Abstract

ABSTRAKUD. Farah merupakan usaha dagang yang bergerak dalam bidang pembuatan keripik ikan laut segar “Ikan Kunir” yang didirikan pada tahun 1999. Berdasarkan situasi diatas, dapat dirumuskan beberapa permasalahan yaitu sebagai berikut a) Pembuatan keripik ikan kunir masih menggunakan sistem penggorengan tradisional; b) Belum adanya diversifikasi produk olahan keripik ikan kunir; c) Kemasan yang digunakan mitra untuk membungkus produk kurang menarik; d) Penjualan keripik ikan kunir ini masih terbatas cara yang konvensional juga; e) Belum adanya sistem pembukuan sederhana terkait dengan sistem manajemen dan administrasi. Berdasarkan hal tersebut, diperlukan kegiatan pelatihan kewirausahaan dan pengembangan teknologi pengolahan keripik ikan kunir dengan tujuan memberikan ilmu pengetahuan kepada mitra. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pelatihan dan pendampingan mengenai aspek produksi dan aspek manajemen. Aspek produksi yaitu pelatihan mengenai pengoperasian mesin vacuum frying. Sedangkan aspek manajemen yaitu pelatihan tentang sistem manajemen keuangan. Kegiatan Pengabdian yang dilakukan pada bulan Februari 2022 mendapatkan hasil yang sangat positif. Hal ini dikarenakan setelah diadakan pelatihan, mitra menerapkan proses penggorengan keripik ikan kunir menggunakan mesin vacuum frying dan tidak lagi menggunakan dapur “Tomang” tradisional. Kemudian mitra juga mengubah kemasan menjadi terlihat lebih menarik dan selain itu juga adanya sistem manajemen pembukuan keungan untuk memudahkan kegiatan administrasi. Kata kunci: keripik ikan kunir; vacuum frying; ekonomi kreatif ABSTRACTUD. Farah is a trading company engaged in the manufacture of fresh sea fish chips "Ikan Kunir" which was founded in 1999. Based on the above situation, several problems can be formulated, namely as follows a) The manufacture of turmeric fish chips still uses the traditional frying system; b) There is no diversification of processed products of turmeric fish chips; c) The packaging used by partners to wrap the product is less attractive; d) The sale of turmeric fish chips is still limited by conventional methods; e) There is no simple bookkeeping system related to management and administration systems. Based on this, entrepreneurship training activities and development of turmeric fish chip processing technology are needed with the aim of providing knowledge to partners. This service activity uses training and mentoring methods regarding production and management aspects. The production aspect is training on the operation of the vacuum frying machine. While the management aspect is training on financial management systems. The Service Activities carried out in February 2022 got very positive results. This is because after the training, partners apply the process of frying turmeric fish chips using a vacuum frying machine and no longer use the traditional "Tomang" kitchen. Then partners also change the packaging to make it look more attractive and besides that there is also a financial accounting management system to facilitate administrative activities. Keywords: turmeric fish chips; vacuum frying; creative economy
PENGARUH VARIASI ARUS LISTRIK DAN KAMPUH LAS TERHADAP KEKUATAN TARIK DAN STRUKTUR MIKRO SAMBUNGAN LAS TIG PADA ALUMINUM ALLOY 6061 Indra Eka Prasetya; Kosjoko Kosjoko; Nely Ana Mufarida
ELEMEN : JURNAL TEKNIK MESIN Vol 9 No 1 (2022)
Publisher : POLITALA PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/je.v9i1.187

Abstract

Paduan aluminium 6061 merupakan paduan kekuatan tinggi yang pengaplikasiannya terdapat pada elemen perancah, bangunan mesin, dan kedirgantaraan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kekuatan tarik dan microstructure pada AA 6061 dengan sambungan V dan X serta variasi arus pengelasan sebesar 120A, 130A, dan 140A. Penelitian ini, menggunakan standar ASTM E8/E8M-16a untuk pengujian tarik dan ASTM E112 untuk mikrografi. Berdasarkan data penelitian yang diperoleh, sambungan pengelasan TIG kampuh V memiliki kekuatan tarik tertinggi pada arus 140A, yaitu 92,7 MPa sedangkan kampuh X memiliki kekuatan tarik tertinggi sebesar 73,4 MPa. Pada pengujian grain size, arus 120A memiliki diameter butir sebesar 151,0 μm. Sedangkan pada arus 130A dan 140A memiliki ukuran butir sebesar 127,0 μm dan 106,8 μm. Disimpulkan bahwa kampuh V dengan arus 140A memiliki kekuatan tarik tertinggi. Sedangkan pengujian mikrografi, arus 140A memiliki grain size terkecil.
THE EFFECT OF FRYING TEMPERATURE AND TIME IN VACUUM FRYING MACHINE ON THE IMPROVEMENT OF THE QUALITY OF APPLE CRISPS Nely Ana Mufarida; Asroful Abidin; Fitriana Fitriana
MULTITEK INDONESIA Vol 15, No 1 (2021): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/mtkind.v15i1.3146

Abstract

The frying temperature in the frying process using a vacuum frying machine can be designed according to your needs. Usually used for frying at low temperatures so that damage to aroma and taste can be avoided. The purpose of this study was to analyze the effect of temperature and frying time on a vacuum frying machine on improving the quality of apple chips so that apple chip products can be obtained according to consumer desires. The temperatures used for frying are 50, 55, and 60oC with time variations of 40, 50, and 60 minutes. This aims to avoid changes in color and taste to obtain optimal quality apple chips. The water content of fried apples is 85% - 86.5%. The maximum capacity of the frying tube is 2 kg with a requirement of 12 liters of cooking oil. The main processed ingredients used in this study were manalagi varieties of apples. The resulting chips have a delicious, sweet, crispy texture, and have a yellow color. The higher the temperature and the longer the frying time, the air content tends to decrease. This is caused by higher heat which causes greater evaporation of air from inside the material. The results of the fried ingredients are more crunchy because evaporation at a low boiling point allows more air content to evaporate.
PENGOLAHAN BUAH MANGGA MENJADI KERIPIK PROCESSING OF FRUITS TO BECOME CHIPS Nely Ana Mufarida; Wiwik Suharso
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 3, No 2 (2017): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/pengabdian_iptek.v3i2.1477

Abstract

Dalam setiap musim panen ditemukan lebih dari 30% buah mangga jenis gadung 21 yang afkir di Kelompok Tani Sinar Ladang Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo. Buah mangga afkir disebabkan oleh cacat fisik, bentuk atau ukurannya tidak sesuai dengan permintaan konsumen sehingga harganya turun hingga 50%. Disamping itu masyarakat umumnya mengkonsumsi daging buah mangga segar dan membuang bijihnya sebagai limbah. Penelitian ilmiah mengungkapkan bahwa bijih buah mangga memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Oleh karena itu kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan nilai tambah signifikan dari buah mangga afkir dengan melakukan diversifikasi pengolahan buah mangga baik daging dan bijihnya dalam bentuk keripik buah yang bercita rasa dan bernilai jual tinggi. Keripik buah memiliki masa simpan lama, harga tinggi, volume ringan dan mudah dalam distribusi produk. Sementara Koperasi Wanita Sekar Arum Desa Bayeman Kecamatan Arjasa Kabupaten Situbondo menghadapi masalah penurunan motivasi anggota akibat tidak adanya kegiatan ekonomi kreatif yang berdampak pada pendapatan keluarga. Sehingga target khusus yang akan dicapai adalah terbentuknya unit usaha penyedia keripik buah berkualitas tinggi dari bahan baku buah mangga afkir dari Kelompok Tani yang dikelola oleh Koperasi Wanita. Pada kegiatan PKM ini telah dilakukan kegiatan perancangan mesin vacuum frying sebagai alat penggorengan keripik buah, pengujian performa mesin dengan bahan baku buah mangga dan penyusunan standar operasi prosedur dalam produksi, perancangan sistem informasi keuangan dan pemasaran berbasis web, dan sosialisasi kepada mitra tentang pengolahan buah mangga afkir menjadi keripik buah dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kegiatan bisnis. Kata kunci : Vacuum Frying, Mangga, Keripik Buah, Web
Pelatihan Kewirausahaan Dan Pengembangan Teknologi Pengolahan Kedelai Dalam Rangka Peningkatan Kualitas Produksi Olahan Minuman Sari Kedelai Sebagai Bentuk Usaha Ekonomi Kreatif Nely Ana Mufarida; Aditya Dimas Pratama
Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS Vol 7, No 1 (2021): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT IPTEKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jpmi.v7i1.4177

Abstract

Ibu-ibu rumah tangga istri karyawan UD. Arya Jaya terdiri dari 37% usia sangat produktif (25-40 tahun) yaitu masih mampu untuk melakukan banyak hal yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga. Tetapi kebanyakan hanya mengandalkan penghasilan suami untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari karena kurangnya ketrampilan dan informasi serta peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan. Permasalahannya adalah usaha memproduksi minuman sari kedelai  masih menggunakan peralatan dapur sederhana sehingga usaha rumah tangga tersebut sifatnya hanya bisnis sampingan dan tidak dikelola dengan cukup baik maka tidak dapat berkembang menjadi penghasilan utama untuk menopang perekonomian keluarga. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk membantu mitra masyarakat pengrajin minuman sari kedelai agar dapat memperbaiki aspek produksi secara kuantitas maupun kualitas sehingga mitra akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru mengenai pembuatan diversifikasi olahan minuman sari kedelai serta penghasilan lebih dari produk olahan minuman sari kedelai. Beberapa program untuk mengatasi masalah tersebut, antara lain: (1) Pengenalan teknologi alat mesin produksi minuman sari  kedelai sekaligus melatih mitra dalam mengoperasikan alat tersebut (2) Perancangan desain kemasan dan merk/label pada kemasan produk susu kedelai untuk memudahkan konsumen dalam mengenali produk yang akan dipilih (3) Melakukan analisis STP (Segmentation, Targeting and Product) untuk meningkatkan kualitas, nilai jual, dan strategi pemasaran minuman sari kedelai.
PENGARUH PROSENTASE PENAMBAHAN ETHANOL PADA BAHAN BAKAR PERTALITE TERHADAP DAYA DAN TORSI PADA MESIN MOTOR MATIC 125 CC Muh Andrea Wahyu; Nely Ana Mufarida; Kosjoko Kosjoko
J-Proteksion Vol 3, No 2 (2019): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v3i2.2248

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ethanol dengan pertalite pada torsi dan daya sepeda motor matic 125cc. Penelitian ini merupakan eksperimen. Sampel diambil dengan menggunakan teknik pengambilan sampel standart. Sampel penelitian adalah sepeda motor Matic 125cc. Data torsi dan daya diperoleh dengan menggunakan Dynotest Sportdyno V3.3. Data penelitian adalah, daya dan torsi dari variasi campuran ethanol 0%, 10%, dan 20%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertama, penambahan ethanol pertalite dapat mengurangi torsi dan daya sepeda motor. kedua, torsi tertinggi dari pengujian yaitu 12,52 Nm, ditemukan untuk penambahan ethanol 10% dengan pemanasan bahan bakar, sedangkan torsi terendah, yaitu 6.78 Nm, ditemukan dengan variasi penambahan ethanol 0%, dan ketiga, daya tertinggi yaitu 8,4 HP, ditemukan dengan variasi penambahan ethanol 10%, sedangkan daya terendah, yaitu 2,6 HP, ditemukan dengan penambahan ethanol 0%.
Analisis Perbandingan Angle of Attack pada Airfoil Modifikasi dan NACA 0018 menggunakan Pendekatan Komputasional (CFD) Prayogi Donny Dharmawan; Ardhi Fathoni Syam PN; Nely Ana Mufarida
J-Proteksion Vol 6, No 1 (2021): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v6i1.5353

Abstract

Pengembangan turbin angin di Indonesia masih minim salah satu penyebabnya adalah biaya penelitian yang sangat mahal. Namun seiring perkembangan tekonologi penelitian saat ini bisa dilakukan melalui pendekatan komputasional menggunakan software dengan perhitungan numerical. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui desain dan permodelan pada airfoil serta pengaruh variasi pada Coefisient Lift (Cl) dan Coefisient Drag (Cd) Dalam studi ini akan dilakukan analisa perbandingan laju aliran menggunakan CFD pada airfoil turbin berjenis NACA 0018 yang hasilnya akan dibandingkan dengan airfoil modifikasi. Pada prosesnya airfoil akan diberi variasi berupa Angle of Attack sebesar 0º, 15º, 30º, 45º, 60º dan menggunakan aliran turbulensi k-omega SST. Hasil dari penelitian ini menunjukkan nilai Cl dan Cd tertinggi didapat airfoil NACA 0018 pada sudut serang 30º dengan nilai sebesar 1,59810 dan 1,01970. Sedangkan untuk Airfoil modifikasi didapat nilai terbaik pada variasi sudut serang 0º dengan nilai Cl sebesar 0,077618 dan Cd sebesar 0,019107.
PENGARUH UNJUK KERJA (STROKE UP) TERHADAP PERFORMA MESIN PADA MOTOR 4 LANGKAH YANG MENGGUNAKAN VARIASI (CRANKSHAFT CG200) Ariyanto Ariyanto; Nely Ana Mufarida; Kosjoko Kosjoko
J-Proteksion Vol 2, No 2 (2018): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v2i2.2223

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya perbedaan daya, torsi dan konsumsi bahan bakar yang dihasilkan sepeda motor yang divariasi dengan poros engkol (Crankshaft) standar dan poros engkol (Crankshaft) CG200 yang menggunakan bahan bakar pertamax. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dilakukan pada sepeda motor 4 langkah 160 CC. Data hasil penelitian dianalisa dengan cara mengamati secara langsung hasil eksperimen kemudian menyimpulkan dan menentukan hasil penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk grafik dan tabel. Pada pengujian ini digunakan alat dynamometer untuk mengetahui daya dan torsi yang dihasilkan, sedangkan untuk pengujian laju konsumsi bahan bakar menggunakan alat buret ukur, kemudian dilakukan perhitungan konsumsi bahan bakar. Perbedaan daya sekitar 49,7 %, dihasilkan oleh poros engkol (Crankshaft) standard yang di ambil rata-rata sekitar 9,7 HP dan pada poros engkol (Crankshaft) CG200 yaitu 19,3 HP. Perbedaan torsi sekitar 46,5 %, dihasilkan oleh poros engkol (Crankshaft) standard yang di ambil rata-rata sekitar 10,5 Nm dan pada poros engkol (Crankshaft) CG200 yaitu 19,65Nm. konsumsi bahan bakar terendah diperoleh pada motor yang menggunakan poros engkol (crankshaft) CG200 yaitu sebesar 1,2 liter/jam, sedangkan konsumsi bahan bakar terbesar didapat pada penggunaan poros engkol (crankshaft) standar yaitu sebesar 1,5 liter/jam. Perbedaan daya dan torsi yang dihasilkan lebih maksimal karena perbedaan panjang langkah dari poros engkol yang membuat rasio kompresi semakin tinggi.
PENGARUH VARIASI KECEPATAN SPINDEL DAN KEDALAMAN PEMAKANAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN STAINLESS STEEL AISI 304 PADA PROSES FRAIS KONVENSIONAL DENGAN METODE TAGUCHI Agus Hari Cahyono; Nely Ana Mufarida; Asmar Finali
J-Proteksion Vol 1, No 2 (2017): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v1i2.2197

Abstract

Proses pemesinan frais adalah proses pemesinan yang dilakukan dengan cara memotong atau menyayat benda kerja menggunakan alat potong bermata banyak yang berputar. Setiap permukaan benda kerja yang telah mengalami proses pemesinan frais akan menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang berbeda. Tujuan pada penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari parameter pemotongan serta mengetahui kombinasi yang optimal dari parameter pemotongan tersebut agar menghasilkan nilai kekasaran permukaan yang kecil. Pada penelitian ini parameter pemotongan yang digunakan adalah kecepatan spindel dengan variasai 600 rpm; 860 rpm; 960 rpm dan kedalaman pemakanan dengan variasi 0,1 mm; 0,3 mm; 0,5 mm, sedangkan proses frais yang dilakukan adalah proses frais vertikal dengan menggunakan mesin frais konvensional pada material Stainless Steel AISI 304 dan menggunakan pisau frais jari berbahan dasar HSS (High Speed Steel) dengan diameter 12 mm dan jumlah mata pisau 4 flute. Dari hasil analisa data menggunakan metode Taguchi dapat diketahui nilai kekasaran permukaan paling besar terdapat pada parameter pemotongan kecepatan spindel 600 rpm dan kedalaman pemakanan 0,5 yaitu 2,259 ìm, sedangkan nilai kekasaran permukaan paling kecil terdapat pada pada parameter pemotongan kecepatan spindel 960 rpm dan kedalaman pemakanan 0,1 mm yaitu 1,137 ìm, sehingga kombinasi yang optimal dari parameter pemotongan adalah kecepatan spindel sebesar 960 rpm dan kedalaman pemakanan sebesar 0,1 mm.
PENGARUH VARIASI KOMPOSISI STARTER KOTORAN SAPI, KOTORAN AYAM DAN CAMPURAN KULIT PISANG TERHADAP KUALITAS BAHAN BAKAR BIOGAS LIMBAH CAIR TAHU Muhammad Reza Ardian Putra; Nely Ana Mufarida; Nurhalim Nurhalim
J-Proteksion Vol 4, No 2 (2020): J-Proteksion
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/jp.v4i2.3141

Abstract

Permintaan bahan bakar fosil telah meningkat secara pesat. Oleh karena itu, dibutuhkan bahan bakar alternatif yaitu biogas. Bahan yang digunakan sebagai biogas adalah limbah cair tahu. Penelitian ini melakukan pengujian terhadap kualitas bahan bakar biogas yang dihasilkan, yaitu; rasio C/N, nilai pH, suhu, volume, kandungan gas metana (CH4), kandungan oksigen (O2), kandungan hidrogen sulfida (H2S), dan kandungan karbon monoksida (CO) dengan variasi komposisi starter: 1) Kotoran sapi 50% + limbah cair tahu 50%, 2) Kotoran sapi 50% + limbah cair tahu 47% + kulit pisang 3%, 3) Kotoran ayam 50% + limbah cair tahu 50%. Pengaruh variasi komposisi campuran starter pada pada 50% kotoran sapi + 50% limbah cair tahu yang mengandung rasio C/N sebesar 8,884 mengalami peningkatan kualitas bahan bakar biogas ditandai dengan meningkatnya kandungan CH4 sebesar 63%, suhu sebesar 31,2oC, volume sebesar 251,4 mL dan menurunnya kandungan H2S sebesar 7 ppm,  CO sebesar 12 ppm, O2 sebesar 17,4%.
Co-Authors Abadi Sanosra Aditya Dimas Pratama Aditya Surya Manggala Agus Hari Cahyono Ahmad Abi Sodik Aji Sangjoko Alfian Anggraista Amelia novinda sari Aminulloh, Romi Amri Gunasti Andik Irawan Andre, Irham Andrean Angga Dwinanda Anggraista, Alfian Ardhi Fathoni Syam PN Ardhi, Nusantara Fathonisyam Putra Ariyanto Ariyanto Ariyanto, Ariyanto Asroful Abidin Azimansyah, Rafidan Bahri, Hairul Bahri, Mokh Hairul Bahri, Mokh. Hairul Baskara, Ayun Beni Pamuji Lestar Budi Satria Bakti Cahyono, Agus Hari Dekiyanto Dwi Haryono Desta, Senki Dwi Bayu Kristanto Dwinanda, Angga Effendy , Machmud Eko Budi Satoto Erna Ipak Rahmawati Febri Ari Sandi Finali, Asmar Firmansyah Firmansyah Firmansyah, Firmansyah Fitriana Fitriana Fitriana, Fitriana Galatea, Chusnul Khotimah Gery Retanubun Gilang, Aditya Hamduwibawa, Rofi Budi Harum Tri Wahyudi Hawaij, Dedi Maulana Hidayat, Rahmat Hifni, Mada Naufal Ikhfan Tri Wahyulianto Putra Ilanka Cahya Dewi Indra Eka Prasetya Irawati Irawati Iskandar Umarie Jawantino Samawa Khoiri, Yasirul Kosjoko Kosjoko Kosjoko kosjoko kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko Kosjoko, Kosjoko Lakum, Yuslih Lestar, Beni Pamuji M. Wildanul Kahfi Mihrozi, Moch Iqbal Moch Iqbal Mihrozi Moch Taufik Moch. Arif Wibowo Moh Hasan Noval Moh. Ainul Yaqin Muarifin Muarifin, Muarifin Mufarida, Nely Muh Andrea Wahyu Muhammad Reza Ardian Putra Muhammad Zaenuri Muhammad Zainur Ridlo Muhtar Muhtar Nanang Saiful Rizal Noval, Moh Hasan Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurhalim, Nurhalim Nurlina, Ika Tyas Octa, Hakim Orisanto Darma Setiawan Prakosa, Gilang Satria Pranoto, Rachmad Adi Pratama, Mokhammad Yoga Prayogi Donny Dharmawan Probowulan, Diyah Putra, Dhian Wahana Putra, Ikhfan Tri Wahyulianto Putra, Muhammad Reza Ardian Rachmad Adi Pranoto Rahmat Hidayat Retanubun, Gery Romadhon, Muhammad Firly Rusdiana Setyaningtyas Sandi, Febri Ari Setiyo Ferdi Yanuar Shofiyah, Rohimatush Sholehuddin, Ilham Sodik, Ahmad Abi Sofia Ariyani Sofyan Rofi Soleh, Abdullah Robeid Suharso, Wiwik Sultan Maulana Abdul Wahid Surahman, Andika Sutikno Sutikno Sutikno Sutikno Syah, Moch. Thoriqur Rahman Taufan Abadi Taufik, Moch Toha, Kamil Totok Dwi Kuryanto Ukasyah Shibghaturrahman Ulumudin, M Ikhya Ulya Anisatur Rosyidah Umarie, Iskandar Umilasari, Reni Wahyu, Muh Andrea Wahyudi, Harum Tri Wahyudi, Irfan Sholeh Wibowo, Bintang Yudhistira Adi Wibowo, Moch. Arif Winahyu, Pawestri Yanuar, Setiyo Ferdi Yaqin, Moh. Ainul Yasirul Khoiri Yuslih Lakum